• Tidak ada hasil yang ditemukan

Data dan Deskripsi Hasil Penelitian

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.2 Data dan Deskripsi Hasil Penelitian

61

Sedangkan misi PT. Pharos untuk melayani dan memuaskan pemangku kepentingan yaitu dengan:

1. Memperkuat portofolio produk di setiap kategori spesialis yang difokuskan

2. Produk inovatif serta desain melalui perbaikan terus menerus 3. Menyediakan produk berkualitas tinggi dengan biaya rendah

4. Memberikan pelayanan prima kepada seluruh spesialis di Indonesia (dengan produk etis) dan kepada masyarakat luas (dengan produk non etis) 5. Menumbuhkan budaya SDM yang kuat dan positif berbasis kompetensi

dalam mendukung penjualan. Total assets turnover dapat dihitung menggunakan rumus yaitu sebagai berikut :

ð‘‡ð‘œð‘Ąð‘Žð‘™ ðīð‘ ð‘ ð‘’ð‘Ąð‘  𝑇ð‘Ē𝑟𝑛𝑜ð‘Ģ𝑒𝑟 =Penjualan Total Aset Tabel 4.2

Total Assets Turnover perusahaan Farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2017 – 2019

No. Nama Perusahaan Tahun Rata-

Rata 2017 2018 2019

1. PT. Darya Varia Laboratoria Tbk

0,96 1,01 0,99 0,99

2. PT. Kalbe Farma Tbk 1,21 1,16 1,12 1,16

3. PT. Kimia Farma (Perseroan) Tbk

1,01 0,79 0,51 0,77 4. PT. Merck Indonesia Tbk 0,69 0,48 0,83 0,67 5. PT. Pyridam Farma Tbk 1,40 1,34 1,30 1,35 6. PT. Industri Jamu dan Farmasi

Sidomuncul Tbk

0,27 0,28 0,87 0,47 7. PT. Tempo Scan Pacific Tbk 1,29 1,28 1,31 1,29

8. PT. Pharos Tbk 0,85 0,55 0,53 0,64

Jumlah 7,68 6,89 7,46

Rata – Rata 0,96 0,86 0,93

Sumber : Peneliti 2021

Dari tabel perhitungan total assets turnover di atas, dapat dilihat nilai rata – rata dari total assets turnover pada tahun 2017 – 2019 mengalami penurunan dan kenaikan di setiap tahunnya, dari tahun 2017 yang memiliki nilai rata – rata 0,96 di tahun 2018 menurun menjadi 0,86 kemudian di tahun 2019 mengalami kenaikan sebesar 0,93. Sedangkan Rata – rata total assets turnover pada masing – masing perusahaan, yang tertinggi berada di perusahaan PT. Pyridam Farma Tbk dengan nilai rata – rata sebesar 1,35. Dan perusahaan yang memiliki nilai rata – rata terendah adalah perusahaan PT.

Industri Jamu dan Farmasi Sidomuncul Tbk sebesar 0,47.

63

4.2.2 Debt to Assets Ratio (X2)

Debt to Asset Ratio merupakan suatu rasio utang yang membandingkan antara total utang yang dimiliki perusahaan dengan total aset. Debt to Asset Ratio digunakan untuk mengukur dan mengetahui sampai seberapa besar utang perusahaan dalam mendanai aset perusahaan. Debt to Asset Ratio dapat dihitung menggunakan rumus :

ð·ð‘’ð‘ð‘Ą ð‘Ąð‘œ ðīð‘ ð‘ ð‘’ð‘Ą ð‘…ð‘Žð‘Ąð‘–ð‘œ (DAR) =Total utang Total aset Tabel 4.3

Debt to Assets Ratio perusahaan Farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2017 – 2019

No. Nama Perusahaan Tahun Rata-

Rata 2017 2018 2019

1. PT. Darya Varia Laboratoria Tbk

0,32 0,29 0,29 0,30

2. PT. Kalbe Farma Tbk 0,16 0,16 0,18 0,17

3. PT. Kimia Farma (Perseroan) Tbk

0,58 0,65 0,60 0,61 4. PT. Merck Indonesia Tbk 0,27 0,59 0,34 0,40 5. PT. Pyridam Farma Tbk 0,32 0,36 0,35 0,34 6. PT. Industri Jamu dan

Farmasi Sidomuncul Tbk

0,42 0,47 0,13 0,34 7. PT. Tempo Scan Pacific Tbk 0,32 0,31 0,31 0,31

8. PT. Pharos Tbk 0,40 0,58 0,61 0,53

Jumlah 2,79 3,41 2,81

Rata – Rata 0,35 0,43 0,35

Sumber : Peneliti 2021

Dapat dilihat dari tabel 4.3 di atas yaitu tabel perhitungan Debt to Assets Ratio. Yang memiliki nilai rata – rata Debt to Assets Ratio tertinggi yaitu pada tahun 2018 dengan nilai rata – rata sebesar 0,43. Sedangkan yang terendah yaitu pada tahun 2017 dan 2019 yang nilai rata – ratanya sebesar 0,35. Sedangkan pada masing – masing perusahaan yang memiliki nilai rata –

rata Debt to Assets Ratio tertinggi adalah perusahaan PT. Kimia Farma (Perseroan) Tbk dengan nilai sebesar 0,61. Sedangkan yang terendah yaitu pada perusahaan PT. Kalbe Farma Tbk dengan nilai sebesar 0,17. Sehingga dapat dilihat dalam tabel 4.2 tersebut bahwa Debt to Assets Ratio mengalami fluktuasi dari tahun ke tahun.

4.2.3 Net Profit Margin (X3)

Net Profit Margin adalah suatu rasio yang digunakan untuk mengukur dan menunjukkan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba bersih dari penjualan atau aktivitas yang dilakukan perusahaan. Net Profit Margin dapat dihitung menggunakan rumus :

ð‘ð‘’ð‘Ą ð‘ƒð‘Ÿð‘œð‘“ð‘–ð‘Ą 𝑀𝑎𝑟𝑔𝑖𝑛 = Laba bersih Penjualan bersih Tabel 4.4

Net Profit Margin perusahaan Farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2017 – 2019

No. Nama Perusahaan Tahun Rata -

Rata 2017 2018 2019

1. PT. Darya Varia Laboratoria Tbk

0,10 0,12 0,12 0,11

2. PT. Kalbe Farma Tbk 0,12 0,14 0,13 0,13

3. PT. Kimia Farma (Perseroan) Tbk

0,05 0,05 0,01 0,04 4. PT. Merck Indonesia Tbk 0,05 0,06 0,11 0,07 5. PT. Pyridam Farma Tbk 0,03 0,03 0,04 0,03 6. PT. Industri Jamu dan

Farmasi Sidomuncul Tbk

0,37 0,30 0,26 0,31 7. PT. Tempo Scan Pacific Tbk 0,06 0,05 0,05 0,05

8. PT. Pharos Tbk 0,13 0,13 0,09 0,12

Jumlah 0,91 0,88 0,81

Rata – Rata 0,11 0,11 0,10

Sumber : Peneliti 2021

65

Dari tabel 4.4 dapat dilihat nilai dari net profit margin dari tahun 2017 – 2019 mengalami penurunan. Yang mendapat nilai rata – rata tertinggi pada tahun 2018 yaitu dengan nilai sebesar 0,11 kemudian terjadi penurunan pada tahun 2019 yaitu nilai rata – rata terendah dengan nilai 0,10. Pada masing – masing perusahaan nilai rata – rata net profit margin tertinggi ialah pada perusahaan PT. Industri Jamu dan Farmasi Sidomuncul Tbk sebesar 0,31 sedangkan nilai rata – rata terendah yaitu pada perusahaan PT. Pyridam Farma Tbk dengan nilai 0,03.

4.2.4 Kinerja Keuangan(Y)

kinerja keuangan merupakan suatu analisis yang digunakan untuk mengukur sejauh mana perusahaan dalam mengelola keuangan secara baik dan benar serta untuk mencapai tujuan keberhasilannya. Adapun salah satu rasio yang digunakan untuk mengukur kinerja keuangan perusahaan yaitu melalui Return on Assets (ROA). Rasio ini mengambarkan kemampuan perusahaan dalam seberapa besarnya menghasilkan laba bersih dari penggunaan aktiva perusahaan.

Perhitungan Return on Assets yaitu menggunakan rumus sebagai berikut : ð‘…ð‘’ð‘Ąð‘Ē𝑟𝑛 𝑜𝑛 ðīð‘ ð‘ ð‘’ð‘Ąs =Laba bersih

Total aset

Tabel 4.5

Kinerja keuangan perusahaan Farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2017 – 2019

No. Nama Perusahaan Tahun Rata -

Rata 2017 2018 2019

1. PT. Darya Varia Laboratoria Tbk

0,10 0,12 0,12 0,11

2. PT. Kalbe Farma Tbk 0,15 0,14 0,13 0,14

3. PT. Kimia Farma (Perseroan) Tbk

0,05 0,04 0,09 0,06 4. PT. Merck Indonesia Tbk 0,03 0,03 0,09 0,05 5. PT. Pyridam Farma Tbk 0,04 0,05 0,05 0,05 6. PT. Industri Jamu dan

Farmasi Sidomuncul Tbk

0,10 0,08 0,23 0,14 7. PT. Tempo Scan Pacific Tbk 0,07 0,07 0,07 0,07

8. PT. Pharos Tbk 0,11 0,07 0,05 0,08

Jumlah 0,65 0,60 0,83

Rata – Rata 0,08 0,08 0,10

Sumber : Peneliti 2021

Dari tabel 4.5 di atas, dapat dilihat bahwa nilai rata – rata kinerja keuangan yaitu mengalami kenaikan pada tahun 2018 – 2019. Nilai rata – rata tertinggi terjadi pada tahun 2019 yaitu dengan nilai sebesar 0,10 sedangkan nilai rata – rata terendah sebesar 0,08 berada pada tahun 2017 dan 2018. Nilai kinerja keuangan pada masing – masing perusahaan yang memiliki nilai rata – rata kinerja keuangan tertinggi adalah berada pada perusahaan PT. Kalbe Farma Tbk dan PT. Industri Jamu dan Farmasi Sidomuncul Tbk dengan nilai sebesar 0,14 dan nilai rata – rata kinerja keuangan terendah adalah perusahaan PT.

Merck Indonesia Tbk dan PT. Pyridam Farma Tbk sebesar 0,05.

67

4.3 Analisis Hasil Penelitian dan Pengujian Hipotesis

Dokumen terkait