BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN
B. Hasil Penelitian
2. Deskripsi Hasil Sistem Pergerakan
a. Karakteristik Pengguna
Menurut Willumsen (1990 dalam krismiyati, 2002) Karakteristik orang/
pelaku pergerakan, pergerakan sangat dipengaruhi oleh prilaku pergerakan (ind4idu), perilaku ini dipengaruhi oleh karakteristik sosil ekonomi (Pendapatan, kepemilikan kendaraan, dan lain lain). Data hasil karakteristik pengguna didapatkan dari hasil wawancara kepada 100 pengguna Bus Trans Mamminasata pada koridor 3, sehingga didapatkan hasil sebagai berikut :
Tabel 4.73 Presentase Karakteristik Pengguna
No. Karakteristik Pengguna Uraian Persentase
1 Jenis Kelamin L 80%
P 20%
2 Usia < 15 Tahun 2%
16 - 25 Tahun 39%
26 - 35 Tahun 26%
36 - 45 Tahun 18%
46 - 55 Tahun 11%
> 56 Tahun 4%
3 Status Pernikahan Belum Menikah 42%
Sudah Menikah 58%
4 Jenis Kegiatan Tidak Memiliki Pekerjaan 1%
Ibu Rumah Tangga 12%
Pelajar 4%
Mahasiswa 24%
Mahasiswa dan Freelance 2%
Wirausaha 10%
Pekerja 47%
5 Penghasilan (Ribu) Tidak Memiliki Penghasilan 38%
< Rp1000 3%
Rp 1000 - 2499 19%
Rp 2500 - 4990 25%
Rp 5000 - 7499 9%
Rp 7500 - 9999 1%
> Rp 10000 5%
6 Kepemilikan Kendaraan Tidak Memiliki Kendaraan 40%
Motor 46%
Mobil 7%
Mobil dan Motor 6%
Kendaraan Dinas 1%
7 Kelompok Coice 37%
Captive 63%
8
Alasan Menggunakan
BRT Mamminasata
Kualitas Pelayanan 22%
Ekonomis 18%
Pelayanan dan Ekonomis 15%
Kemudahan menuju Halte 2%
Tidak repot dan capek 6%
Pelayanan secara utuh 8%
Sakit 2%
Tidak ada pilihan 4%
Perjalanan jauh 3%
Tidak memiliki kendaraan 12%
Tidak dapat berkendara 4%
Cuaca (Hujan) 3%
Menghindari tilang 1%
Sumber : Hasil Wawancara, 2017
b. Maksud Perjalanan
Menurut Willumsen (1990 dalam krismiyati, 2002) ind4idu melakukan pergerakan berdasarkan maksud, seperti bekerja, ke sekolah, belanja, sosial,
rekreasi dan lain lain. data maksud perjalanan didapatkan dari hasil wawancara terhadap 100 pengguna Bus Trans Mamminasata pada koridor 3, sehingga didapatkan hasil sebagai berikut :
Tabel 4.74 Maksud Perjalanan
No. Ciri Pergerakan Uraian Persentase
1 Maksud Perjalanan
Sekolah 0%
Kuliah 14%
Kerja 16%
Belanja 8%
Sosial 15%
Bisnis 1%
Rumah 46%
Sumber : Hasil Wawancara, 2017
Dari tabel di atas diketahui bahwa maksud perjalanan di dominasi dengan perjalanan rumah sebesar 46 % sedangkan tidak terdapat maksud perjalanan dengan tujuan sekolah.
c. Asal dan Tujuan Perjalanan
Menurut Tamin (2008;49) Asal dan Tujuan perjalanan adalah arus pergerakan yang bergerak dari zona asal ke zona tujuan didalam daerah tertentu dan selama periode waktu tertentu. Data asal dan tujuan berdasarkan kelurahan didapatkan dari hasil wawancara kepada 100 pengguna Bus Trans Mamminasata pada koridor 3 arah Bandara menuju Terminal Palangga dan sebaliknya dari Terminal Palangga menuju Bandara, Sehingga didapatkan hasil sebagai berikut :
Tabel 4.75 Matrik Asal dan Tujuan Arah Bandara - Terminal Palangga
Tujuan Asal
Paccerakkang 1 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 3
Sudiang 5 7 1 1 5 1 3 1 1 1 1 1 0 1 0 0 0 1 30
Sudiang Raya 2 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 4
Bulurokeng 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 2
Pai 2 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 3
Palangga 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 1
Masale 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 2
Sinrijala 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1
Tamamaung 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1
Gunungsari 0 0 0 0 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 2
Kapasa 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1
Tamalanrea 1 0 0 0 1 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 5
Tamalanrea jaya 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1
Total 13 11 1 2 11 1 3 2 1 1 1 1 2 2 1 1 1 1 56
Sudiang Masale
Gunungsari Paccerakkang Palangga Tamalanrea Maloku Mangasa Je'nnetallasa Bontoala Pandang Sungguminasa Jongaya Total indah
Rappocini Karunrung
Tidung Pampang Tapparangkeke
Sumber : Hasil Wawancara, 2017
Dari tabel diatas dapat dilihat bahwa jumlah perjalanan tertinggi dari zona asal arah Bandara menuju Terminal Palangga adalah kelurahan Sudiang yaitu 30 penumpang, sedangkan zona tujuan tertinggi yaitu kelurahan Gunung sari, dengan demikian dapat diasumsikan bahwa jumlah pengguna tertinggi pada kelurahan Sudiang yang merupakan kawasan permukiman dengan kepadatan
tinggi dan Kelurahan Gunungsari merupakan kawasan perkantoran, pendidikan, serta permukiman dengan kepadatan sedang.
Sedangkan zona asal dan tujuan arah Terminal Palangga menuju Bandara dapat dilihat pada tabel dibawah ini : Tabel 4.76 Matrik Asal dan Tujuan Arah Terminal Palangga - Bandara
Tujuan Asal
Palangga 1 4 0 1 0 2 1 1 0 1 11
Je'netallasa 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 1
Mangalli 0 0 0 0 0 2 0 0 0 0 2
Tampobalang 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 1
Sungguminasa 0 2 0 0 0 0 0 0 0 0 2
Karampuang 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 1
Masale 0 10 0 1 0 0 0 1 1 0 13
Pandang 0 2 0 0 0 0 0 0 0 0 2
Gunungsari 1 3 1 0 0 0 0 0 0 0 5
Tidung 0 2 0 0 0 0 0 0 1 0 3
Mangasa 0 1 0 0 1 0 0 0 0 0 2
Tamalanrea Jaya 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 1
Total 2 27 1 3 1 4 1 2 2 1 44
Total
Bangkala Masale Gunungsari Kapasa Tamalanrea Tamalanrea
Indah
Daya Sudiang Sudiang Raya Pai
Sumber : Hasil Wawancara, 2017
Dari tabel diatas dapat dilihat bahwa jumlah perjalanan tertinggi zona asal arah Terminal Palangga menuju Bandara adalah Kelurahan Masale yaitu 13 penumpang, sedangkan zona tujuan tertinggi adalah Kelurahan Sudiang yaitu 27 penumpang, dengan demikian dapat diasumsikan bahwa jumlah pengguna tertinggi berada pada Kelurahan Masale yang merupakan kawasan perdagangan
dan jasa, serta kawasan perkantoran dan Kelurahan Sudiang merupakan kawasan permukiman dengan kepadatan tinggi. Untuk dapat mengambarkan jumlah perjalanan zona asal dan tujuan dapat dilihat pada gambar dibawah ini :
Gambar 4.IV.5 Peta Zona Asal dan Tujuan Perjalanan
Sumber : Hasil Analisis, 2017
d. Waktu Pergerakan
Menurut Tamin (2008;49) Waktu terjadinya pergerakan sangat tergantung
\pada kapan seseorang melakukan aktifitasnya sehari hari, waktu terjadinya pergerakan terbagi dengan waktu sibuk (06:00 - 08:00 Pagi, 12:00 - 14:00 Siang, Jam 16:00 - 18:00 Sore) dan non sibuk (diluar waktu sibuk). Data waktu pergerakan didapatkan dari hasil wawancara dengan 100 pengguna Bus Trans Mamminasata pada koridor 3, sehingga didapatkan hasil waktu pergerakan sebagai berikut:
Tabel 4.77 Persentase Waktu Pergerakan
Ciri Pergerakan Uraian Persentase
Waktu Pergerakan
Sibuk Pagi 06:00 - 08:00 15%
Non Sibuk Pagi 08:00 - 12:00 40%
Sibuk Siang 12:00 - 14:00 12%
Non Sibuk Sore 14:00 - 16:00 15%
Sibuk Sore 16:00 - 18:00 18%
Sumber : Hasil Wawancara, 2017
Dari tabel diatas dapat diasumsikan bahwa pengguna Bus Trans Mamminasata pada koridor 3 melakukan perjalanan berdasarkan waktu pergerakan tertinggi yaitu pada waktu non sibuk pagi antara pukul 08:00 - 12:00 sebesar 40%, sedangkan waktu pergerakan terendah pada waktu sibuk siang antara pukul 12:00 - 14:00 sebesar 12%. Dengan demikian rata rata penggunaan Bus Trans Mamminasata tertinggi berada pada waktu sibuk, hal ini dibuktikan dengan jumlah penumpang tertinggi dari hasil survai dinamis yaitu pada waktu non sibuk antara 08:00 - 12:00 dengan rata rata penumpang sebesar 50 penumpang.
e. Jarak Perjalanan
Menurut Wikipedia Angka yang menunjukkan seberapa jauh suatu benda berubah posisi melalui suatu lintasan tertentu. Data jarak perjalanan didapatkan dari hasil wawancara kepada 100 pengguna Bus Trans Mamminasata yang melayani koridor 3, sehingga didapatkan hasil sebagai berikut :
Tabel 4.78 Persentase Jarak Perjalanan
Ciri Pergerakan Uraian Persentase
Jarak Perjalanan
< 10 km 5%
10 - 20 Km 26%
21 - 30 Km 42%
31 - 40 Km 16%
41 - 50 Km 6%
> 50 Km 5%
Sumber : Hasil Wawancara, 2017
Dari tabel diatas terlihat bahwa jarak perjalanan tertinggi berkisar antara 21 – 30 km yaitu 42%, sehingga dapat diasumsikan bahwa pengguna Bus Trans Mamminasata pada koridor 3 melakukan perjalanan dari asal ke tujuan dengan jarak berkisar antara 21 sampai 30 km.
f. Pilihan Moda
Menurut Tamin (2008;79) Jika interaksi terjadi antara dua tata guna lahan disuatu kota, seseorang akan memutuskan bagaimana interaksi tersebut harus dilakukan. Data pilihan moda berdasarkan pilihan pengguna setelah maupun sesudah menggunakan Bus Trans Mamminasata didapatkan dari hasil wawancara
dengan 100 pengguna Bus Trans Mamminasata pada koridor 3, sehingga didapatkan hasil sebagai berikut :
Tabel 4.79 Presentase Pilihan Moda Jenis Moda
Arah Terminal
Palangga Arah Bandara Jumlah
Sebelu m
Sesuda h
Sebelu m
Sesuda h
Sebelu m
Sesuda h
Berjalan kaki 12 33 24 11 36 44
Becak/ Bentor 1 4 1 3 2 7
Motor 18 1 6 8 24 9
Ojek Motor 3 3 4 3 7
Ojek Online 1 2 0 3
Mobil 5 1 6 0
Taksi
Konvensional 0 0
Taxi Online 1 3 3 1
Angk. Umum
(Pete-pete) 16 13 9 16 25 29
Bus Pemandu
Moda 1 1 0
Sumber : Hasil Wawancara, 2017
Dari tabel diatas diketahui bahwa 36 pengguna melakukan perjalanan sebelum menggunakan Bus Trans Mamminasata dengan berjalan kaki begitu juga sesudah menggunakan Bus Trans Mamminasata sebanyak 44 pengguna.