BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN
A. Deskripsi Lokasi Penelitian
1. Profil Dinas Pendidikan Kota Makassar
Gambar 4.1 Peta Dinas Pendidikan Kota Makassar
Dinas Pendidikan Kota Makassar terletak di jalan Anggrek Raya No.
2, Paropo, Kecamatan Panakukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Profil Pendidikan Kota Makassar merupakan kumpulan data pendidikan dan non pendidikan sebagai gambaran kondisi pendidikan di Kota Makassar. Profil Pendidikan yang lengkap menjadi referensi dan bahan dalam menyusun Perencanaan Pembangunan Pendidikan yang realistis karena berbasis data.
Penyusunan perencanaan pembangunan bidang pendidikan membutuhkan data
dan informasi yang lengkap, tidak hanya data di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Makassar melainkan juga di luar Dinas Pendidikan. Data yang terintegrasi, lengkap dan terkini mengenai keadaan pendidikan perlu dikaitkan dengan data dan informasi di luar Dinas Pendidikan Kota Makassar seperti Administrasi Pemerintah Daerah, Demografi, Geografi, Ekonomi, Sosial Budaya dan Agama, Transportasi dan Komunikasi, serta data lainnya yang relevan. Hal tersebut dilakukan untuk mengatasi masalah-masalah yang berkaitan dengan pembangunan di bidang pendidikan.
Tujuan umum dari Kantor Dinas Pendidikan Kota Makassar ialah untuk menghasilkan data yang terintegrasi antara data nonpendidikan dengan data pendidikan yang dapat digunakan untuk semua pihak yang berkepentingan dengan pembangunan pendidikan. Tujuan khususnya adalah untuk mengetahui: 1) Kondisi Pendidikan Khususnya PAUD serta Pendidikan Dasar di Kota Makassar, 2) Kinerja Pendidikan Dasar di Kota Makassar, serta 3) Masalah yang dihadapi sebagai Bahan Perencanaan Pembangunan Pendidikan Khususnya pada Aspek Pemerataan dan Perluasan Akses Pendidikan; Peningkatan Mutu, Relevansi, Daya Saing Pendidikan; Tata Kelola, Akuntabilitas dan Citra Publik Pendidikan.
2. Visi Dan Misi Dinas Pendidikan Kota Makassar
Penyusunan serta penetapan Visi Dan Misi Dinas Peendidikan Kota Makassar didasarkan pada isu-isu strategis, tuga pokok dan fungsi Dinas Pendidikan serta Peraturan Daerah Kota Makassar Nomor 8 Tahun 2018
tentang Pembetukan dan Susunan Perangkat Daerah Kota Makassar yang bertanggungjawab dalam melaksanakan pendidkan di Kota Makassar.
Dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional mengatakan bahwa “Negara Wajib Menyediakan Pelayanan Pendidikan Yang Bermutu Bagi Setiap Warga Negara”. Maka dari itu, pemerintah pusat dan daerah wajib menyelenggarakan pelayanan pendidikan yang bermutu dan berhak mengarahakna, membimbing, membantu serta mengawasi pelaksanaan pendidikan sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku, dengan merujuk pada prinsip-prinsip sebagai berikut:
1. Berkeadilan dan demokratis, serta tidak deskriminatif dan menjunjung tinggi nilai keagamaan, HAM, nilai kultural dan kemajuan bangsa;
2. Merupakan satu kesatuan yang sistemik dengan sitem yang terbuka dan multimakna, diselenggarakan sebagai suatu proses pembudayaan dan pemberdayaan peserta didik yang berlangsung sepanjang hayat;
3. Memberikan keteladanan, membangun kemauan serta mengembangkan kreativitas didik dalam proses pelaksanaan pembelajaran;
4. Mengembangkan budaya menulis, membaca dan berhitung bagi segenap warga masyarakat;
5. Pendidkna diselenggarakan dengan memberdayakan semua komponen masyarakat melalui peran serta dalam penyelenggaraan serta pengendalian mutu layanan pendidikan.
Kewajiban menyelenggarakan pendidikan dijelaskan dari KEMENDIKBUD dan vis kota Makassar yang mengatakan “Makassar kota dunia yang nyaman untuk semua” dan menetapkan delapan jalan masa depan menuju masyarakat yang sejahtera strandar dunia. Dalam konteks pendidkan yang tetapkan pada jalan ke-4 yaitu pelayanan pendidikan gratis yang diterjemahkan: Gratis seluruh pendidikan, Gratis perlengkapan sekolah, Gratis transportasi bagi murid tidaak mampu.
Secara umum, scenario Visi dan Misi Pendidikan Kota Makassar berlandaskan pada Empaat Pilar Pendidkan Nasional, yaitu ketersediaan akses dan layanaan, kualitas dan relevansi, serta pelestarian budaya dan tata kelola.
Berdasarkan uraian tersebut, Dinas Pendidikan Kota Makassar menetapkan Visi dan Misi yaitu “Mewujudkan Pendidikan yang Berwawasan Global, Inovatif, Berkaraakter dan Religius”.
3. Kedudukan Dan Susunan Organisasi
Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Dinas Pendidikan berdasarkan Peraturan Walikota Makassar Nomor 82 Tahun 2016 tentang Kedudukan, adalah sebagai berikut:
a. Kedudukan
Berdasarkan Peraturan Walikota Makassar Nomor 82 Tahun 2016 pada pasal 2 ayat 1 dan 2 yang menyatakan : (1) Dinas Pendidikan merupakan unsur yang bertugas dalam pelaksana Urusan Pemerintahan di bidang pendidikan yang menjadi kewenangan Daerah; (2) Dinas Pendidikan
dipimpin oleh Kepala Dinas yang berkedudukan di bawah dan bertanggung jawab kepada Walikota melalui Sekretaris Daerah.
b. Susunan Organisasi
Sesuai Peraturan Walikota Makassar Nomor 82 Tahun 2016 pada pasal 3 menyatakan bahwa Susunan Organisasi Dinas Pendidikan, terdiri atas:
a. Kepala Dinas
b. Sekretariat terdiri dari:
1. Subbagian Perencanaan dan Pelaporan 2. Subbagian Keuangan
3. Subbagian Umum dan Kepegawaian
c. Bidang Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat, terdiri atas:
1. Seksi Pembelajaran
2. Seksi Kelembagaan dan Kemitraan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat
3. Seksi Pembinaan dan Pengembangan Peserta Didik d. Bidang Pengembangan Pendidikan Dasar, terdiri atas:
1. Seksi Pembelajaran
2. Seksi Kelembagaan dan Kemitraan Pendidikan Dasar 3. Seksi Pembinaan dan Pengembangan Peserta Didik
e. Bidang Manajemen Guru dan Tenaga Kependidikan, terdiri atas:
1. Seksi Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat
2. Seksi Guru dan Tenaga Kependidikan Sekolah Dasar
3. Seksi Guru dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Pertama.
f. Bidang Sarana dan Prasarana Pendidikan, terdiri atas:
1. Seksi Perencanaan dan Pengawasan;
2. Seksi Pembangunan Sarana;
3. Seksi Pengadaan Prasarana.
g. Kelompok Jabatan Fungsional
h. Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang berada dibawah koordinasi Dinas Pendidikan Kota Makassar terdiri atas 14 UPTD sebagai berikut:
1. UPTD Pendidikan Kecamatan Bontoala 2. UPTD Pendidikan Kecamatan Biringkanaya 3. UPTD Pendidikan Kecamatan Makassar 4. UPTD Pendidikan Kecamatan Mamajang 5. UPTD Pendidikan Kecamatan Manggala 6. UPTD Pendidikan Kecamatan Mariso 7. UPTD Pendidikan Kecamatan Panakkukang 8. UPTD Pendidikan Kecamatan Rappocini 9. UPTD Pendidikan Kecamatan Ujung Pandang 10. UPTD Pendidikan Kecamatan Ujung Tanah 11. UPTD Pendidikan Kecamatan Tamalate 12. UPTD Pendidikan Kecamatan Tamalanrea 13. UPTD Pendidikan Kecamatan Tallo 14. UPTD Pendidikan Kecamatan Wajo
15. Kecamatan Sangkarrang belum memiliki UPTD masih bergabung dengan UPTD Kecamatan Ujung Tanah
c. Tugas, Fungsi dan Uraian Tugas
Berdasarkan Peraturan Walikota Makassar Nomor 82 Tahun 2016 pada pasal 4, Susunan organisasi Dinas Pendidikan Kota Makassar memiliki tugas, fungsi dan uraian tugas sebagai berikut:
1. Kepala Dinas a. Tugas
Adapun tugas seorang kepela dinas adalah sebagai berikut:
1. Menyusun serta melaksanakan kebijakan di bidang pendidikan;
2. Menyusun serta melaksanakan visi dan misi;
3. menyusun dan mengendalikan pelaksanaan program dan kegiatan Sekretariat dan Bidang Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat, Bidang Sarana dan Prasarana Pendidikan dan Bidang Manajemen Guru dan Tenaga Kependidikan;
4. merumuskan Rencana Strategis (RENSTRA) dan Rencana Kerja (RENJA), Indikator Kinerja Utama (IKU), Rencana Kerja dan Anggaran (RKA)/RKPA, Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA)/DPPA dan Perjanjian Kinerja (PK) dinas;
5. mengoordinasikan dan mermuskan bahan penyiapan penyusunan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD), Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) dan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP)/ Sistem
Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Kota dan segala bentuk pelaporan lainnya sesuai bidang tugasnya;
6. merumuskan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP)/Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dinas;
7. merumuskan Standar Operasional Prosedur (SOP) dan Standar Pelayanan (SP) dinas;
8. mengoordinasikan pembinaan dan pengembangan kapasitas organisasi dan tata laksana;
9. merumuskan kebijakan pengelolaan dan pengembangan mutu pendidikan anak usia dini, pendidikan masyarakat dan pendidikan dasar;
10. merumuskan kebijakan penyelenggaraan manajemen guru dan tenaga kependidikan serta pembangunan sarana dan pengadaan prasarana pendidikan anak usia dini, pendidikan masyarakat dan pendidikan dasar;
11. melaksanakan dan mengoordinasikan pengelolaan dan pengembangan mutu pendidikan anak usia dini, pendidikan masyarakat dan pendidikan dasar;
12. melaksanakan dan mengoordinasikan penyelenggaraan manajemen guru dan tenaga kependidikan serta pembangunan sarana dan pengadaan prasarana pendidikan anak usia dini, pendidikan masyarakat dan pendidikan dasar;
13. melaksanakan perencanaan dan pengendalian teknis operasional pengelolaan keuangan, kepegawaian dan pengurusan barang milik Daerah yang berada dalam penguasaannya;
14. melaksanaan tugas pembantuan dari pemerintah Provinsi ke pemerintah Kota sesuai dengan bidang tugasnya;
15. mengevaluasi pelaksanaan tugas dan menginventarisasi permasalahan di lingkup tugasnya serta mencari alternatif pemecahannya;
16. mempelajari, memahami dan melaksanakan peraturan perundang- undangan yang berkaitan dengan lingkup tugasnya sebagai pedoman dalam melaksanakan tugas;
17. memberikan saran dan pertimbangan teknis kepada pimpinan;
18. melaksanakan koordinasi dengan instansi terkait lainnya sesuai dengan lingkup tugasnya;
19. membina, membagi tugas, memberi petunjuk, menilai dan mengevaluasi hasil kerja bawahan agar pelaksanaan tugas dapat berjalan lancar sesuai dengan ketentuan yang berlaku;
20. melaksanakan pembinaan jabatan fungsional;
21. melaksanakan pembinaan unit pelaksana teknis dan satuan pendidikan;
22. menyampaikan laporan hasil pelaksanaan tugas kepada walikota melalui sekretaris Daerah;
23. melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang diberikan oleh walikota.
b. Fungsi
Kepala Dinas Pendidikan menyelenggarakan fungsi:
1. perumusan kebijakan penyelenggaraan Urusan Pemerintahan bidang pendidikan;
2. pelaksanaan kebijakan Urusan Pemerintahan bidang pendidikan;
3. pelaksanaan evaluasi dan pelaporan Urusan Pemerintahan bidang pendidikan;
4. pelaksanaan administrasi dinas Urusan Pemerintahan bidang pendidikan;
5. pembinaan, pengoordinasian, pengelolaan, pengendalian, dan pengawasan program dan kegiatan bidang pendidikan; dan
6. pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh walikota terkait dengan tugas dan fungsinya.
2. Sekertariat a. Tugas
Adapun tugas sekertariat dinas pendidikan terdiri atas:
1. merencanakan, menyusun dan melaksanakan program dan kegiatan Sekretariat;
2. melaksanakan penyusunan kebijakan teknis urusan perencanaan dan pelaporan, keuangan, umum dan kepegawaian;
3. mengoordinasikan pelaksanaan tugas Subbagian Perencanaan dan Pelaporan, Subbagian Keuangan dan Subbagian Umum dan Kepegawaian;
4. menghimpun dan menyusun bahan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA)/RKPA, Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA)/DPPA Sekretariat;
5. mengoordinasikan, mengawasi dan mengendalikan pelaksanaan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA)/DPPA Sekretariat;
6. mengoordinasikan setiap bidang dalam penyusunan Rencana Strategis (RENSTRA) dan Rencana Kerja (RENJA), Indikator Kinerja Utama (IKU), Rencana Kerja dan Anggaran (RKA)/RKPA, Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA)/DPPA dan Perjanjian Kinerja (PK), Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP)/Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dinas;
7. mengoordinasikan setiap bidang dalam penyusunan laporan dan penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM) di bidang pendidikan;
8. mengoordinasikan setiap bidang dalam penyiapan bahan penyusunan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD), Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) dan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP)/Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah
(SAKIP) kota dan segala bentuk pelaporan lainnya sesuai bidang tugasnya;
9. mengoordinasikan setiap bidang dalam penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) dan Standar Pelayanan (SP) dinas;
10. mengoordinasikan setiap bidang dalam pembinaan dan pengembangan kapasitas organisasi dan tata laksana;
11. mengoordinasikan penyelenggaraan urusan ketatausahaan, administrasi kepegawaian, administrasi keuangan dan aset serta urusan kehumasan, dokumentasi dan protokoler dinas;
12. mengevaluasi pelaksanaan tugas dan menginventarisasi permasalahan di lingkup tugasnya serta mencari alternatif pemecahannya;
13. mempelajari, memahami dan melaksanakan peraturan perundang- undangan yang berkaitan dengan lingkup tugasnya sebagai pedoman dalam melaksanakan tugas;
14. memberikan saran dan pertimbangan teknis kepada atasan;
15. melaksanakan pembinaan disiplin aparatur sipil negara di lingkup dinas;
16. membagi tugas, memberi petunjuk, menilai dan mengevaluasi hasil kerja bawahan agar pelaksanaan tugas dapat berjalan lancar sesuai dengan ketentuan yang berlaku;
17. menyampaikan laporan pelaksanaan tugas/ kegiatan kepada atasan;
18. melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang diberikan oleh atasan.
b. Fungsi
Sekretariat menyelenggarakan fungsinya:
1) perencanaan operasional urusan perencanaan dan pelaporan, keuangan, umum dan kepegawaian;
2) pelaksanaan urusan perencanaan dan pelaporan, keuangan, umum dan kepegawaian;
3) pengoordinasian urusan perencanaan dan pelaporan, keuangan, umum dan kepegawaian;
4) pengendalian, evaluasi dan pelaporan urusan perencanaan dan pelaporan, keuangan, umum dan kepegawaian;
5) pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh atasan terkait tugas dan fungsinya.
3. Sub Bagian Perencanaan Dan Pelaporan a. Tugas
Tugas Bagian Perencanaan Dan Pelaporan adalah:
1) merencanakan, menyusun dan melaksanakan program dan kegiatan Subbagian Perencanaan dan Pelaporan;
2) menyusun bahan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA)/RKPA, Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA)/DPPA Subbagian Perencanaan dan Pelaporan;
3) melaksanakan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA)/DPPA Subbagian Perencanaan dan Pelaporan;
4) menghimpun bahan dan menyusun Rencana Strategis (RENSTRA) dan Rencana Kerja (RENJA), Indikator Kinerja Utama (IKU), Rencana Kerja dan Anggaran (RKA)/RKPA, Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA)/DPPA dan Perjanjian Kinerja (PK) dinas;
5) menghimpun bahan dan menyusun Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP)/Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dinas;
6) menyiapkan bahan penyusunan laporan dan penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM) di bidang pendidikan;
7) menyiapkan bahan penyusunan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD), Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) dan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP)/Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Kota dan segala bentuk pelaporan lainnya sesuai bidang tugasnya;
8) menghimpun, memaduserasikan dan menyiapkan bahan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA)/RKPA, Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA)/DPPA dari setiap bidang untuk dikoordinasikan dengan Perangkat Daerah terkait;
9) menghimpun dan menganalisa data pelaporan kegiatan dari setiap bidang sebagai bahan evaluasi;
10) mengevaluasi pelaksanaan tugas dan menginventarisasi permasalahan dilingkup tugasnya serta mencari alternatif pemecahannya;
11) mempelajari, memahami dan melaksanakan peraturan perundang- undangan yang berkaitan dengan lingkup tugasnya sebagai pedoman dalam melaksanakan tugas;
12) memberikan saran dan pertimbangan teknis kepada atasan;
13) membagi tugas, memberi petunjuk, menilai dan mengevaluasi hasil kerja bawahan agar pelaksanaan tugas dapat berjalan lancar sesuai dengan ketentuan yang berlaku;
14) menyampaikan laporan pelaksanaan tugas dan/atau kegiatan kepada atasan;
15) melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh atasan.
b. Fungsi
Subbagian Keuangan dalam melaksanakan tugas menyelenggarakan fungsi:
1) perencanaan kegiatan di bidang administrasi dan akuntansi keuangan;
2) pelaksanaan kegiatan di bidang administrasi dan akuntansi keuangan;
3) pembagian tugas dan mengontrol pelaksanaan kegiatan di bidang administrasi dan akuntansi keuangan;
4) pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh atasan terkait tugas dan fungsinya.
4. Sub Bagian keuangan
Peraturan Walikota Makassar Nomor 82 Tahun 2016 pada Pasal 7 menyatakan bahwa Tugas, Fungsi dan Uraian Tugas Subbagian Keuangan Dinas Pendidikan Kota Makassar adalah sebagai berikut:
1. merencanakan, menyusun dan melaksanakan program dan kegiatan Subbagian Keuangan;
2. menyusun bahan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA)/RKPA, Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA)/DPPA Subbagian Keuangan;
3. melaksanakan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA)/DPPA Subbagian Keuangan;
4. melaksanakan kegiatan administrasi dan akuntansi keuangan di lingkup dinas sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku;
5. meneliti dan memverifikasi kelengkapan Surat Perintah Pembayaran (SPP) dan dokumen pencairan anggaran lainnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku;
6. menyiapkan dan menerbitkan Surat Perintah Membayar (SPM) lingkup dinas;
7. menyusun segala bentuk pelaporan keuangan lingkup dinas sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku;
8. mengevaluasi pelaksanaan tugas dan menginventarisasi permasalahan dilingkup tugasnya serta mencari alternatif pemecahannya;
9. mempelajari, memahami dan melaksanakan peraturan perundang- undangan yang berkaitan dengan lingkup tugasnya sebagai pedoman dalam melaksanakan tugas;
10. memberikan saran dan pertimbangan teknis kepada atasan;
11. membagi tugas, memberi petunjuk, menilai dan mengevaluasi hasil kerja bawahan agar pelaksanaan tugas dapat berjalan lancar sesuai dengan ketentuan yang berlaku;
12. menyampaikan laporan pelaksanaan tugas dan/atau kegiatan kepada atasan;
13. melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh atasan Subbagian Keuangan dalam melaksanakan tugas menyelenggarakan fungsi:
1. perencanaan kegiatan di bidang administrasi dan akuntansi keuangan;
2. pelaksanaan kegiatan di bidang administrasi dan akuntansi keuangan;
3. pembagian tugas dan mengontrol pelaksanaan kegiatan di bidang administrasi dan akuntansi keuangan;
4. pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh atasan terkait tugas dan fungsinya.
5. Subbagian Umum dan Kepegawaian a. Tugas
Subbagian Umum dan Kepegawaian mempunyai tugas dalam hal:
1. merencanakan, menyusun dan melaksanakan program dan kegiatan Subbagian Umum dan Kepegawaian;
2. menyusun bahan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA)/RKPA, Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA)/DPPA Subbagian Umum dan Kepegawaian;
3. melaksanakan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA)/DPPA Subbagian Umum dan Kepegawaian;
4. mengatur administrasi dan pelaksanaan surat masuk dan surat keluar sesuai dengan tata naskah dinas yang berlaku;
5. melaksanakan urusan administrasi kepegawaian di lingkup dinas;
6. meminta dan menganalisa rencana kebutuhan barang unit dari setiap bidang;
7. membuat daftar kebutuhan barang dan rencana tahunan barang unit;
8. menyusun kebutuhan biaya pemeliharaan barang;
9. melaksanakan pengadaan, pemeliharaan dan pendistribusian barang di lingkup dinas;
10. melakukan penyimpanan dokumen dan surat berharga lainnya tentang barang inventaris Daerah;
11. melaksanakan tugas kehumasan dan protokoler dinas;
12. menghimpun bahan dan menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) dan Standar Pelayanan (SP) dinas;
13. menyiapkan bahan pembinaan dan pengembangan kapasitas organisasi dan tata laksana;
14. mugevaluasi pelaksanaan tugas dan menginventarisasi permasalahan dilingkup tugasnya serta mencari alternatif pemecahannya;
15. mempelajari, memahami dan melaksanakan peraturan perundang- undangan yang berkaitan dengan lingkup tugasnya sebagai pedoman dalam melaksanakan tugas;
16. memberikan saran dan pertimbangan teknis kepada atasan;
17. membagi tugas, memberi petunjuk, menilai dan mengevaluasi hasil kerja bawahan agar pelaksanaan tugas dapat berjalan lancar sesuai dengan ketentuan yang berlaku;
18. menyampaikan laporan pelaksanaan tugas dan/atau kegiatan kepada atasan;
19. melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh atasan.
b. Fungsi
Subbagian Umum dan Kepegawaian dalam melaksanakan tugas menyelenggarakan fungsi:
1. perencanaan kegiatan urusan umum, penatausahaan surat menyurat, urusan rumah tangga, kehumasan, dokumentasi dan inventarisasi barang serta administrasi kepegawaian;
2. pelaksanaan kegiatan urusan umum, penatausahaan surat menyurat, urusan rumah tangga, kehumasan, dokumentasi dan inventarisasi barang serta administrasi kepegawaian;
3. pembagian tugas dan mengontrol pelaksanaan kegiatan urusan umum, penatausahaan surat menyurat, urusan rumah tangga, kehumasan, dokumentasi dan inventarisasi barang serta administrasi kepegawaian;
4. pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh atasan terkait tugas dan fungsinya.
6. Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Dan Pendidikan Masyarakat a. Tugas
Bidang Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat mempunyai tugas menyusun, melaksanakan dan mengoordinasikan kebijakan di bidang penyelenggaraan pendidikan anak usia dini dan pendidikan masyarakat.
b. Fungsi
Bidang Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat dalam melaksanakan tugas, menyelenggarakan fungsi:
1. perencanaan kegiatan operasional di bidang Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat;
2. pelaksanaan kegiatan di bidang Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat;
3. pengoordinasian pelaksanaan kegiatan di bidang Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat;
4. pengendalian, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan kegiatan di bidang Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat;
5. pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh atasan terkait tugas dan fungsinya.
Seksi Pembelajaran a. Tugas
Seksi Pembelajaran mempunyai tugas menyiapkan bahan perumusan, pelaksanaan dan pengoordinasian kebijakan pembelajaran pendidikan anak usia dini dan pendidikan masyarakat.
b. Fungsi
Seksi Pembelajaran dalam melaksanakan tugas menyelenggarakan fungsi:
1) perencanaan kegiatan di bidang pembelajaran;
2) pelaksanaan kegiatan di bidang pembelajaran;
3) pembagian tugas dan mengontrol pelaksanaan kegiatan di bidang pembelajaran;
4) pelaksanaan fungsi lain terkait tugas dan fungsinya.
Seksi Kelembagaan dan Kemitraan PAUD dan Dikmas a. Tugas
Seksi Kelembagaan dan Kemitraan PAUD dan Dikmas mempunyai tugas menyiapkan bahan perumusan, pelaksanaan dan pengoordinasian kebijakan kelembagaan, kemitraan dan pengembangan mutu pendidikan anak usia dini dan pendidikan masyarakat.
b. Fungsi
Seksi Kelembagaan dan Kemitraan PAUD dan Dikmas dalam melaksanakan tugas, menyelenggarakan fungsi:
1) perencanaan kegiatan pelaksanaan di bidang kelembagaan dan kemitraan PAUD dan Dikmas;
2) pelaksanaan kegiatan di bidang kelembagaan dan kemitraan PAUD dan Dikmas;
3) pembagian tugas dan mengontrol pelaksanaan kegiatan di bidang kelembagaan dan kemitraan PAUD dan Dikmas;
4) pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh atasan terkait tugas dan fungsinya.
Seksi Pembinaan dan Pengembangan Peserta Didik a. Tugas
Seksi Pembinaan dan Pengembangan Peserta Didik mempunyai tugas menyiapkan bahan perumusan, pelaksanaan dan pengoordinasian kebijakan pembinaan dan pengembangan peserta didik pada pendidikan anak usia dini dan pendidikan masyarakat.
b. Fungsi
Seksi Pembinaan dan Pengembangan Peserta Didik dalam melaksanakan tugas, menyelenggarakan fungsi:
1) perencanaan kegiatan di bidang pembinaan dan pengembangan peserta didik;
2) pelaksanaan kegiatan bimbingan di bidang pembinaan dan pengembangan peserta didik;
3) pembagian tugas dan mengontrol pelaksanaaan kegiatan di bidang pembinaan dan pengembangan peserta didik;
4) pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh atasan terkait tugas dan fungsinya.
7. Bidang Pengembangan Pendidikan Dasar
a. Tugas, Bidang Pengembangan Pendidikan Dasar mempunyai tugas menyusun, melaksanakan dan mengoordinasikan kebijakan di bidang penyelenggaraan pendidikan dasar.
b. Fungsi
Bidang Pengembangan Pendidikan Dasar dalam melaksanakan tugas menyelenggarakan fungsi:
1) perencanaan kegiatan operasional di bidang Pengembangan Dikdas;
2) pelaksanaan kegiatan di bidang Pengembangan Pendidikan Dasar;
3) pengoordinasian kegiatan di bidang Pengembangan Pendidikan Dasar;
4) pengendalian, evaluasi dan pelaporan kegiatan di bidang Pengembangan Pendidikan Dasar;
5) pelaksanaan fungsi lain oleh atasan terkait tugas dan fungsinya.
Seksi Pembelajaran a. Tugas
Seksi Pembelajaran bertugas menyiapkan bahan perumusan, pelaksanaan dan pengoordinasian kebijakan pembelajaran Dikdas.
b. Fungsi
Adapun fungsi untuk Seksi Pembelajaran di Bidang Pengembangan Pendidikan Dasar menyelenggarakan fungsi:
1) perencanaan kegiatan di bidang Pembelajaran;
2) pelaksanaan kegiatan di bidang Pembelajaran;
3) pembagian tugas dan mengontrol pelaksanaan kegiatan di bidang Pembelajaran;
4) pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh atasan terkait tugas dan fungsinya.
Seksi Kelembagaan dan Kemitraan Pendidikan Dasar a. Tugas
Seksi Kelembagaan dan Kemitraan Pendidikan Dasar bertugas menyiapkan bahan perumusan, pelaksanaan dan pengoordinasian kebijakan kelembagaan, kemitraan dan pengembangan mutu pendidikan dasar.
b. Fungsi
Seksi Kelembagaan dan Kemitraan Pendidikan Dasar dalam melaksanakan tugas menyelenggarakan fungsi:
1) perencanaan kegiatan di bidang kelembagaan dan kemitraan pendidikan dasar;
2) pelaksanaan kegiatan di bidang kelembagaan dan kemitraan pendidikan dasar;
3) pembagian tugas dan mengontrol pelaksanaan kegiatan di bidang kelembagaan dan kemitraan pendidikan dasar;
4) pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh atasan terkait tugasnya.
Seksi Pembinaan dan Pengembangan Peserta Didik a. Tugas
Seksi Pembinaan dan Pengembangan Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan perumusan, pelaksanaan dan pengoordinasian kebijakan pembinaan dan pengembangan peserta didik pada pendidikan dasar.
b. Fungsi
Seksi Pembinaan dan Pengembangan Peserta Didik dalam melaksanakan tugas, menyelenggarakan fungsi:
1) perencanaan kegiatan di bidang pembinaan dan pengembangan peserta didik;
2) pelaksanaan kegiatan di bidang pembinaan dan pengembangan peserta didik;