BAB IV PEMBAHASAN DAN HASIL
A. Deskriptif Lokasi Penelitian
1) Gambaran Umum Kota Makassar
Kota Makassar dari 1971 hingga 1999 secara resmi dikenal sebagai Ujung Pandang. Kota Makassar adalah sebuah kotamadya dan sekaligus ibu kota Provinsi Sulawesi Selatan. Kotamadya adalah kota terbesar pada 5°8’S 119°25’E, di pesisir barat daya pulau Sulawesi berhadapan dengan Selatan Makassar. Kota makassar adalah salah satu kota metropolitas di Indonesia dan sekaligus sebagai ibu kota provinsi dan terbesar di Kawasan Timur Indonesia. Sebagai pusat pelayanan di Kawasan Timur Indonesia (KTI), Kota Makassar berperan sebagai pusat perdangangan dan jasa, pusat kegiatan industri, pusat kegiatan pemerintahan, simpul jasa angkutan barang dan penumpang baik darat, laut maupun udara dan pusat pelayanan pendidikan dan kesehatan.
Secara administrasi kota ini terdiri dari 15 kecamatan yang terdiri dari Kecamatan Mariso, Mamajang, Tamalate, Rappocini, Makassar, Ujung Pandang, Wajo, Bontoala, Kepulauan Kangkarang, Tallo, Panakukkang, Manggala, Biringkanaya, Tamalanrea. Dan terdapat 153 kelurahan dengan Penduduk Kota Makassar pada tahun 2019 tercatat sebesar 1.526.677 juta jiwa yang terdiri dari laki-laki 755.968 jiwa penduduk dan perempuan 770.709 jiwa penduduk.
Tabel 4.1
Jumlah Kecamatan dan Jumlah Penduduk Tahun 2019
Sumber: BPS Kota Makassar tahun 2021
Berdasarkan sistem perkotaan nasional, Kota Makassar telah ditetapkan sebagai Pusat Kegiatan Nasional (PKN). Dalam RPJMN 2015- 2019, Kota Makassar merupakan bagian dari kawasan perkotaan
NO KECAMATAN PENDUDUK
1 MARISO 57 594
2 MAMAJANG 56 056
3 TAMALATE 181 533
4 RAPPOCINI 144 619
5 MAKASSAR 82 142
6 UJUNG PANDANG 24 526
7 WAJO 30 033
8 BONTOALA 55 102
9 UJUNG TANAH 35 947
10 KEPULAUAN SANGKARANG 14 187
11 TALLO 145 400
12 PANAKUKANG 139 635
13 MANGGALA 147 549
14 BIRINGKANAYA 210 076
15 TAMALANREA 103 220
JUMLAH 1 427 619
metropolitan Mamminasata dan diarahkan sebagai Pekan Kegiatan Nasional (PKN) berskala global yang mendorong pertumbunhan kota-kota di sekitarnya sebagai sentra produksi wilayah pulau serta sebagai pusat orientasi pelayanan berskala internasional dan penggerak utama bagi kawasan Timur Indonesia . Kota Makassar juga termasuk ke dalam kawasan strategis nasional perkotaan Mamminasata.
2) Profil Umum Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Makassar Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) untuk wilayah Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Disdukcapil Makassar merupakan instansi pemerintah yang bertugas dalam pembantuan di bidang kependudukan dan pencatatan sipil dan tugas lainnya yang diberikan sesuai dengan lingkup tugas dan fungsinya di wilayah Makassar.
Fungsi dan tugas Dukcapil tersebut merupakan dalam mengurus berbagai persuratan seperti membuat surat akta lahir atau akta kelahiran, surat dokumen kependudukan, kartu keluarga (KK), akta perkawinan, surat keterangan pindah, hingga pembuatan KTP- elektronik atau e-KTP. Untuk warga yang akan mengurus dokumen pendudukan agar dapat menyiapkan syarat-syarat kelengkapan berkas.
Secara khusus Lokasi Penelitian ini berada di jalan Sultan Alaudin No.295, Kelurahan Gunung Sari, Kecamatan Rappocini Kota Makassar.
Tepat berada disamping kantor Dinas Kesehatan di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Makassar.
3) Visi dan misi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Makassar
Visi :
“Makassar menuju tertib kepemilikan dokumen kependudukan dan pencatatatan sipil”
Misi :
a) Menyelenggarakan Administrasi pendaftaran penduduk dan pencatatan sipil secara terintegrasi melalui SIAK
b) Meningkatkan pengelolaan database kependudukan secara berkelanjutan
c) Meningkatkan sumberdaya yang professional secara berkelanjutan d) Menambah dan mengembangkan sarana dan prasarana SIAK secara
berkelanjutan
e) Meningkatkan insentitas kajian kebijakan dan pengendalian administrasi kependudukan dan pencatatan sipil
f) Meningkatkan insentitas koordinasi dan sinkronisasi dengan instansi terkait dalam pelaksanaan tugas.
4) Tugas pokok dan fungsi a. Tugas pokok dan fungsi
Berdasarkan Peraturan Daerah Kota Makassar Nomor 9 Tahun 2009 tentang penyelenggaraan administrasi kependudukan dan catatan sipil Kota Makassar, bahwa penyelenggaraan pelayanan dokumen kependudukan merupakan kewenangan dinas kependudukan dan pencatatan sipil. Berdasarkan kewenangan tersebut dapat diberikan
gambaran umum pelayanan yang diberikan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil meliputi :
a) Pencatatan biodata penduduk
Dapat dilakukan secara aktif oleh penduduk atas setiap peristiwa yang dialami baik peristiwa kependudukan maupun peristiwa yang dialami baik peristiwa kependudukan maupun peristiwa penting atau sebaliknya pemerintah kota melalui Dinas dapat pula melakukan secara aktif.
b) Penerbitan pencatatan dokumen kependudukan meliputi:
- Penerbitan Kartu Tanda Penduduk (KTP) - Penerbitan Kartu Keluarga (KK)
- Penerbitan Surat Pindah
c) Penerbitan dokumen pencatatan sipil meliputi:
- Akta kelahiran - Akta kematian - Akta perkawinan - Akta perceraian
d) Perubahan akta pencatatan sipil meliputi : - Pengangkatan anak
- Pengesahan anak - Perubahan nama
Perubahan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan dengan Undang-Undang Nomor 24 Tahun
2013 yang telah disahkan oleh DPR RI pada tanggal 26 November 2013 merupakan perubahan yang mendasar dibidang administrasi kependudukan.
Tujuan utama dari perubahan Undang-Undang dimaksud adalah untuk meningkatkan efektivitas pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat, menjamin akurasi data kependudukan dan ketunggalan Nomor Induk Kependudukan (NIK) serta ketunggalan dokumen kependudukan.
5) Mekanisme persyaratan pelayanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Makassar
1) Akta kelahiran
- Fotocopy KTP orang tua - Fotocopy KK
- Fotocopy Buku nikah/ Akta perkawinan orang tua - Foto copy ijazah bagi yang telah memiliki
Untuk Warga Negara Asing (WNA) - Surat Keterangan tempat tinggal orang tua - Fotocopy pasport orang tua
- Surat kelahiran dari urmah sakit bersalin 2) Akta kematian
- Surat keterangan kematian dari rumah sakit, dokter, atau kelurahan - Bukti dokumen kependudukan bagi yang meninggal (KTP/KK) - Surat keterangan penguburan
3) Akta perkawinan
- Surat nikah dari gereja/ vihara/ pura, yang sudah pemberkatan nikah oleh pemuka agama
- Fotocopy akta kelahiran pengantin pria dan wanita - Fotocopy KTP dan KK pengantin pria dan wanita
- Surat izin dari komandan/ kesatuan bagi anggota TNI dan POLRI - Surat izin kawin dari kedutaan/ konsul bagi warga negara asing - Pas foto gandeng 4×6 berwarna sebanyak 3 lembar
4) Akta perceraian
- Penepatan dari Pengadilan Negeri yang telah berkekuatan hukum tetap
- Fotocopy KTP dan KK bagi yang mau diterbitkan akta perceraian - Mengembalikan akta perkawinan yang asli
5) KIA (Kartu Identitas Anak) - Fotocpy akta kelahiran anak - Fotocopy KK
- Fotocopy KTP- Elektronik orang tua - Pas foto 3×4 berwarna 2 lembar
6) Pengaktifan/perubahan data kependudukan - Fotocopy KK
- Fotocopy akta kelahiran/ ijazah SMU - SK PNS/ Pensiun (bagi PNS/ Pensiunan) - Fotocopy KTP
7) Surat pindah datang antar Kabupaten/ Kota Provinsi
- Melampirkan surat keterangan pindah datang WNI beserta biodata WNI dari daerah asal
- Formulir pindah keluar/ datang penduduk WNI dari kelurahan yang sudah di tanda tangani pemohon serta diketahui oleh lurah/
camat
- Fotocopy KTP asli yang pindah datang
- Fotocopy buku nikah/ akta perkawinan ( bagi yang berstatus kawin)
- Melampirkan KK asli bagi yang menumpang KK sesuai dengan alamat tujuan
8) Surat pindah keluar antar Kabupaten/Kota Provinsi
- Formulir pindah keluar/ datang penduduk WNI dari kelurahan yang sudah ditanda tangani pemohon serta diketahui oleh lurah/camat
- Print out surat pindah dari biodata penduduk WNI yang diterbitkan kecamtan
- Pas foto 3×4 berwarna 2 lembar
- Melampirkan KK asli dan fotocopy KTP (wajib KTP) penduduk WNI yang pindah
9) Kutipan II akta pencatatan sipil Hilang
- Surat keterangan hilang dari kepolisian
- Fotocopy KK dan KTP
- Fotocopy buku nikah/ akta kawin Perubahan/ penggantian nama
- Akta kelahiran aslinya
- Fotocopy ijazah bagi yang sudah memiliki - Fotocopy KK dan KTP
- Fotocopy buku nikah/ akta nikah - Surat kelahiran dari kelurahan
10) Perekaman KTP- Elektronik di Kantor Kecamatan - Fotocopy KK
- Fotocpy akta kelahiran/ ijazah SMU Gambar 4.1
Mekanisme Persyaratan Pelayanan
6) Mekanisme pelayanan online Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Makassar
Pelayanan online dapat dilakukan melalui website resmi Dinas Dukcapil Kota Makassar. Masyarakat dapat melakukan pengajuan pelayanan cukup mengikuti petunjuk yang ada di website dan jam operasional input data dapat dilakukan setiap hari dari pukul 08:00 Wita hingga 14.00 Wita.
Berikut tata cara melakukan pengajuan layanan kependudukan dan pencatatan sipil Makassar secara online:
- Kunjungi halaman resmi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Makassar di dukcapil.makassar.go.id
- Pilih layanan, kemudian klik “Layanan Online”
- Kemudian klik menu yang terdapat diatas ucapan selamat datang - Pilih jenis layanan
- Kemudian isi data diri
- Unggah berkas yang dibutuhkan dalam bentuk file gambar JPEG, JP, PNG, BMP. Ukuran file maksimal 2MB
- Setelah selesai klik kirim
- Selalu pantau progress layanan pada menu “ Lihat Progres Layanan”
pada bagian menu
Gambar 4.2
Mekanisme Pelayanan Pengaduan
7) Struktur organisasi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Makassar
1) Kepala Dinas
Kepala Dinas mempunyai tugas melaksanakan penyiapan perumusan kebijaksanaan, penyiapan koordinasi, pembinaan, pemberian bimbingan dan pengendalian tugas-tugas kantor sesuai dengan kebijakan Walikota berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud kepala dinas menyelenggarakan fungi sebagai berikut :
a) Penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis dibidang administrasi dokumen kependudukan Warga Negara Indonedia (WNI) dan Warga Negara Asing (WNA)
b) Penyiapan bahan penyusunan rencana dan program di bidang pengelolaan dan pelayanan catatan dan penerbitan kutipan akta kelahiran, perkawinan, perceraian, kematian, pengakuan dan pengesahan anak.
c) Penyiapan bahhan bimbingan dan pengendalian teknis pengumpulan dan pengelolaan infotmasi data kependudukan dan catatan sipil serta memberi lapoaran dan penyuluhan
d) Penyiapan bahan bimbingan dan pengendalian teknis di bidang penyiapan dan pemeliharaan dokumen dan pelaksanaan register akta catatan sipil ke Pengadilan Negeri
e) Pengelolaan administrasi urusan tertentu.
2) Sekretaris
Sekretaris mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan surat menyurat, kearsipan, administrasi kepegawaian, keuangan, perlengkapan dan rumah tangga kantor serta pengkoordinasian penyusunan rencana program, evaluasi dan pelaporan.
Dalam melaksanakan tugas tersebut, sekretaris menyelenggarakan fungsi:
a) Pelaksanaan pengkoordinasian penyusunan rencana program dan kegiatan
b) Pelayanan administrasi umum, ketatausahaan, kearsipan dan dokumentasi dalam rangka menunjang kelancaran pelaksanaan tugas
c) Pengelolaan administrasi keuangan dan urusan kepegawaian
d) Pengelolaan urusan rumah tangga, perlengkapan dan inventaris kantor
e) Pelaksanaan pengkorrdinasian bidang-bidang di lingkup Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil
f) Pengkoordinasian dan penyusunan laporan hasil pelaksanaan program dan kegiatan
g) Pelaksanaan tugas kedinasan lain yang diberikan Kepala Dinas sesuai dengan bidang tugasnya.
3) Kasubag Perencanaan dan Pelaporan
Kepala sub bagian perencanaan dan pelaporan mempunyai tugas pokok melaksanakan pengendalian kegiatan subbagian perencanaan dan pelaporan, membantu sekretaris dinas melaksanakan koordinasi penyusunan bahan kebijakan teknis, pelayanan administrasi perencanaan dan pelaporan serta melaksanakan pemantauan, evaluasi dan pelaporan kegiatan dinas.
Dalam menyelenggarakan tugas pokok Subbagian Perencanaan dan Pelaporan mempunyai fungsi :
a) Pelaksanaan koordinasi dan penyusuan bahan kebijakan teknis di bidang perencanaan dan pelaporan yang dilaksanakan oleh Dinas b) Pelaksanaan perencanaan dan pelaporan
c) Pelaksanaan evaluasi dan pelaporan Dinas
d) Pelaksanaan fungsi lain sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.
4) Kasubag Keuangan
Kepala Sub Bagian Keuangan mempunyai tugas menyusun rencana kerja dan melaksanakan tugas teknis keuangan. Dalam melaksanakan tugas sebagimana dimaksudkan, Subbagian Keuangan menyelenggarakan fungsi :
a) Menyusun rencana dan program kerja Subbagian Keuangan
b) Mengumpulkan dan meyusunan Rencana Kerja Satuan Kerja Perangkat Daerah
c) Mengumpulkan dan menyiapkan bahan penyusunan Rencana Kerja Anggaran (RKA) dan Dokumen Perencanaan Anggaran (DPA) dari masing-masing bidang dan sekretariat sebagai bahan konsultasi perencanaan ke Beppeda melalui Kepala Dinas
d) Menyusun realisasi anggaran dan administrasi perbendaharaan dinas e) Menngumpulkan dan mentuapkan bahan Laporan Akunbilitas
Kinerja Instansi dari masing-masing satuan kerja f) Menyusun laporan neraca SKPD
g) Menyusun laporan hasil pelaksanaan tugas
h) Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh atasan.
5) Kasubag Umum dan Kepegawaian
Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian mempunyai tugas menyusun rencana kerja, melaksanakan tugas teknis ketatausahaan, mengelola administrasi kepegawaian serta melaksanakan urusan kerumahtanggan dinas.
Maka dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud, Kasubag Umum dan Kepegawaian menyelenggaran fungsi:
a) Melaksanakan penyusunan rencana dan program kerja sebagai kepala sub bagian umum dan kepegawaian
b) Mengatur pelaksanaan kegiatan sebagai urusan ketatausahaan meliputi surat-meenyurat, kearsipan, surat perjalanan dinas
c) Melaksanakan urusan kerumahtanggan dinas
d) Melaksanakan usul kenaikan pangkat, mutasi dan pensiun
e) Melaksanakan usul gaji berkala, usul tugas belajar dan izin belajar f) Menghimpun dan mensosiaslisasi peraturan perundang-undangan
dibidang kepegawaian dalam lingkup dinas
g) Menyiapkan bahan penyusunan standarisasi yang meliputi bidang kepegawaian, pelayanan, organisasi dan ketatausahaan
h) Melakukan koordinasi dengan unit kerja lain yang berkaitan dengan bidang tugasnya
i) Melakukan koordinasi dengan Sekretariat Korpri Kota Makassar j) Melaksanakan tugas pembinaan terhadap anggota Korpri pada unit
kerja masing-masing
k) Menyusun laporan hasil pelaksanakan tugas
l) Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh atasan.
6) Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk
Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk berfungsi untuk memimpin dan melaksanakan kegiatan pelayanan pendaftaran penduduk yang
meliputi identitas penduduk, pindah datang penduduk, serta pendataan penduduk di lingkungan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil sesuai dengan kebijakan dan ketentuan yang berlaku agar dari kesalahan dalam menyelenggarakan tugas.
Maka dalam melaksanakan fungsi sebagaimana dimaksud, Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk menyelenggarakan tugas :
a) Menyusun rencana operasional di lingkungan Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk berdasarkan program kerja Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil
b) Mendistribusikan tugas kepada bawahan di lingkungan Bidang Pelayanan Pencatatan Sipil sesuai dengan tupoksi dan tanggung jawab yang ditetapkan agar yang diberikan dapat berjalan efektif dan efisien
c) Memberikan petunjuk tugas kepada bawahan dilingkungan Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku agar tidak terjadi kesalahan dalam pelaksanaan tugas
d) Menyelia pelaksanaan tugas bawahan di lingkungan Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk secara berkala sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku untuk mencapai target kinerja yang diharapkan
e) Menyusun konsep kebijakan, pedoman, dan petunjuk yang dikaitkan dengan pelayanan pendaftaran penduduk
f) Melaksanakan tugas dinas lain yang diberikan pimpinan baik lisan maupun tertulis.
7) Kabid Pelayanan Pencatatan Sipil
Bidang pelayanan pencatatan sipil di pimpin oleh seorang kepala bidang dalam melaksanakan tugasnya bertanggung jawab kepada kepala dinas.
Bidang pelayanan pencatatan sipil mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas dinas di bidang pelayanan pencatatan sipil yang meliputi pencatatan kelahiran dan kematian, perkawinan dan perceraian, serta pengangkatan, pengakuan dan pengesahan anak.
Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud, Bidang Pelayanan Pencatatan Sipil mempunyai fungsi :
a) Penyiapan penyusunan perencanaan pelaksanaan fasilitas, pembinaan umum dan koordinasi di bidang pelayanan pencatatan sipil meliputi pencatatan kelahiran, kematian, perkawinan, perceraian, perubahan status anak, pewarganegaraan, monitoring, evaluasi dan dokumentasi
b) Penyiapan perumusan kebijakan teknis di bidang pelayanan pencatatan sipil
c) Pelaksanaan pembinaan umum dan koordinasi pelaksanaan pencatatan sipil
d) Pemberian bimbingan teknis dan supervisi di bidang pelayanan pencatatan sipil
e) Pelaksanaan kebijakan dibidang pelayanan pencatatan sipil
f) Pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan di bidang pelayanan pencatatan sipil
g) Pelaksanaan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai dengan bidang.
8) Kabid Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan
Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan mempumyai tugas melaksanakan sebagian tugas Kepala Dinas dalam melaksanakan urusan administrasi kependudukan dan pencatatan sipil di bidang pengelolaan informasi administrasi kependudukan.
Dalam melaksanakan tugas tersebut, Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan menyelenggarakan fungsi sebagai berikut:
a) Pelaksanaan koordinasi penyusunan bahan kebijakan pengelolaan informasi administrasi kependudukan yang meliputi sistem informasi administrasi kependudukan, pengolahan dan penyajian data kependudukan serta tata kelola teknologi informasi dan komunikasi dan sumberdaya manusia teknologi infomasi dan komunisasi
b) Pelaksanaan koordinasi dan sinkronisasi program dan kebijakan pengelolaan informasi administrasi kependudukan, informasi administrasi kependudukan, pengolahan dan penyajian data kependudukan serta sumberdaya manusia TIK
c) Penyusunan perencanaan pengelolaan informasi administrasi kependudukan
d) Pelaksanaan pembinaan, koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan pengelolaan informasi administrasi kependudukan
e) Pelaksanaan pengelolaan informasi administrasi kependudukan f) Pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan pengelolaan
informasi administrasi kependudukan
g) Pelaksanaan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai dengan tugasnya.
9) Kabid Pemanfaatan Data dan Inovasi Pelayanan
Bidang Pemanfaatan Data dan Inovasi mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas Kepala Dinas dalam melaksanakan urusan administrasi kependudukan dan pencatatan sipil di bidang pemanfaatan data inovasi pelayanan.
Dalam melaksanakan tugas tersebut, Bidang Pemanfaatan Data dan Inovasi Pelayanan menyelenggarakan fungsi :
a) Penyusunan perencanaan kerjasama administrasi kependudukan, pemanfaatan data dan dokumen kependudukan serta inovasi pelayanan administrasi kependudukan
b) Perumusan kebijakan teknis kerjsama administrasi kependudukan pemanfaatan data dan dokumen kependudukan serta inovasi pelayanan administrasi kependudukan
c) Pelaksanaan pembinaan dan koordinasi pelaksanaan kerjasama administrasi kependudukan pemanfaatan data dan dokumen kependudukan serta inovasi pelayanan administrasi kependudukan
d) Pelaksanaan kerjasama dibidang administrasi kependudukan e) Pelaksanaan pemanfaatan data dan dokumen kependudukan
f) Pelaksanaan fasilitas inovasi pelayanan administrasi kependudukan g) Pelaksanaan monitoring dan evaluasi pelaksanaan kerjasama administrasi kependudukan, pemanfaatan data dan dokumen kependudukan serta inovasi pelayanan administrasi kependudukan 10) JF (Jabatan Fungsional) Pranata Komputer Ahli Muda
Jabatan fungsional pranata komputer adalah salah satu bagian dari karier PNS yang terdiri dari bermacam-macam jenis jabatan berdasarkan keterampilan dan keahliannya. Prana Komputer adalah Pegawai Negeri Sipil yang mempunyai ruang lingkup, tugas, tanggung jawab, wewenang, dan hak untuk melaksanakan kegiatan sistem teknologi informasi berbasis komputer. Tugas pokok Pranata Komputer adalah merencanakan, menganalisis, merancang, implementasi, mengembangkan serta mengoperasikan sistem informasi berbasis komputer.
Rincian kegiatan Jabatan Fungsional Komputer Ahli Muda : a) Mengelola katalog layanan teknologi informasi
b) Mengelola permintaan dan layanan teknologi informasi c) Menyusun alternatif solusi permasalahan pengelolaan data d) Melakukan implementasi data model
e) Melakukan implementasi business intelligence f) Melakukan pengumpulan kebutuhan informasi
g) Melakukan perancangan layanan akses data h) Melakukan validasi kebutuhan informasi i) Menyusun tingkat kinerja layanan database j) Melakukan peningkatan kinerja database k) Melakukan pengadministrasian teknologi data
l) Melakukan deteksi dan perbaikan terhadap permasalahan teknologi data.
Berdasarkan Peraturan Walikota Makassar Nomor 83 Tahun 2021 tentang kedudukan, susunan organisasi, tugas dan fungsi serta tata kerja Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dapat dilihat pada gambar berikut:
Gambar 4.3
Struktur Organisasi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Makassar
Sumber: Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Makassar Kepala Dinas
MUH. HATIM, S.STP., M.Tr. A.P
Sekretaris Kosong
KASUBAG Perencanaan dan Pelaporan MULIATI, SE, M.AP
KASUBAG Keuangan IRWANDI, SE, MM
KASUBAG Umum dan Kepegawaian SITTI AMINULLAH, SE,
MM
KABID Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dra. Hj. MELYANA ZUMBRIANA, MM
KABID Pelayanan pencatatan sipil MUHAMMAD ADHAR SALEH,
S.PD.,M.Si
KABID Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan ANASTA TRIUBAYA SAKTI,SE
KABID Pemanfaatan Data dan Inovasi Pelayanan
KOSONG
JF Pranata Komputer Ahli Muda
1. NURHIDAYAT, SH
JF Pranata Komputer Ahli Muda
1. MADA SERI PALAMBA, S.Sos 2. ROSNAERI, SH
JF Pranata Komputer Ahli Muda
1. ANDI AITA MASYITA, S.Sos 2. ANDI HAERULLAH, S.Sos 3. ABDUL RAHMAN, S.Sos
JF Pranata Komputer Ahli Muda 1. INDRAWATI SEMMAING, S.IP., M.AP
2. HAERIATI, ST, MM 3. SUKMAWATY, S.Sos., M.Si
Kelompok Jabatan Fungsional