• Tidak ada hasil yang ditemukan

EVALUASI INDIKATOR KINERJA UTAMA DAN PELAKSANAAN PROGRAM TAHUN 2021

Dalam dokumen daftar isi - PPID - Kabupaten Agam (Halaman 167-180)

BAB VII PENUTUP

B. Inflasi

3) Drainase

2.3 EVALUASI INDIKATOR KINERJA UTAMA DAN PELAKSANAAN PROGRAM TAHUN 2021

Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kab. Agam Tahun 2023 II.136

2.3 EVALUASI INDIKATOR KINERJA UTAMA DAN PELAKSANAAN

Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Agam Tahun 2023 II.137 No Indikator Kinerja Sasaran Target Capaian Persentase Capaian

9 Indeks Reformasi Birokrasi CC (51) 10 Predikat nilai akuntabilitas

kinerja kabupaten BB

11 Pencapaian opini atas laporan

keuangan WTP WTP 100

Misi III : Meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia yang cerdas, sehat, beriman dan berkarakter

12 Rata-rata lama sekolah

penduduk usia diatas 25 tahun 9,03 8,97 99,34 Sangat tinggi 13 Angka harapan lama sekolah 14,09 13,88 98,51 Sangat

tinggi

14 Angka kelulusan SD/MI 100 100 100,00 Sangat

tinggi

15 Angka kelulusan SMP/MTS 100 100 100,00

16 Rata-rata Nilai Ujian Akhir Sekolah SD/MI 81,67 80,68 98,79 Sangat tinggi 17 Rata-rata Nilai Ujian Akhir

Sekolah SMP/MTS 78,43 78,5 100,09 Sangat

tinggi 18 Angka kematian ibu (AKI) 152,5 285,4 12,85 Sangat

rendah

19 Angka kematian bayi 9,5 9,5 100 Sangat

tinggi 20 Persentase penduduk yang

memiliki jaminan kesehatan 85 83 98 Sangat

tinggi 21

Persentase sarana kesehatan dasar dan rujukan yang terakreditasi

100 100 100,00 Sangat

tinggi 22 Prevalensi balita gizi buruk 0,1 0,5 -300,00 Sangat

rendah 23 Persentase rumah tangga ber

PHBS 79 78,9 99,87 Sangat

tinggi 24 Prevalensi penyakit menular (per

100.000 penduduk) 570 570 100 Sangat

tinggi 25 Prevalensi penyakit tidak menular (per 100.000 penduduk) 13.398 11.652 86,97 Tinggi

26 Angka kelahiran (TFR) 2,93 2,96 98,98 Sangat

tinggi 27 Jumlah perolehan medali Kab.

Agam di event olahraga propinsi / nasional

386 - - -

28 Peringkat Kab. Agam di event

Pekan Olahraga Provinsi 3 - -

Misi IV : Meningkatkan daya saing ekonomi daerah melalui pertumbuhan ekonomi yang berkualitas, berkelanjutan dan berkeadilan

29 Persentase Laju Pertumbuhan

Ekonomi (ADHK) 2,59 3,7 142,9 Sangat

tinggi 30 Nilai PDRB perkapita ADHK

tahun dasar 2010 (Rp. Juta) 29,75 27,97 94,02 Sangat tinggi

31 Indeks Gini 0,25 0,272 91,20 Sangat

tinggi

Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Agam Tahun 2023 II.138 No Indikator Kinerja Sasaran Target Capaian Persentase Capaian 32

Persentase Peningkatan Kesediaan Bahan Pangan Daerah Dibanding Tahun Dasar 2015

45 47,2 104,89 Sangat

tinggi

33 Skor Pola Pangan Harapan 81 79 97,53 Sangat

tinggi Misi V : Meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui optimalisasi sumber daya daerah berbasis pemberdayaan masyarakat yang kreatif dan inovatif

34 Persentase penduduk di bawah

garis kemiskinan 6,9 6,85 100,72 sangat

tinggi 35 Persentase pengangguran

terbuka 4,38 5,06 84,47 Tinggi

36

Persentase peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan dibanding tahun 2015

30 Persen 20 66,67 Sedang

Misi VI : Pembangunan berkelanjutan, berwawasan lingkungan, tata ruang, mitigasi bencana dan menjadikan Agam sebagai destinasi pariwisata unggulan

37 Persentase Ketaatan terhadap

RTRW 100 98,55 98,55

38 Indeks Kualitas Lingkungan

Hidup (IKLH) 81,84 67,76 82,80

39 Indeks Resiko Bencana 143 143 100,00

40 Persentase peningkatan

kunjungan wisatawan nusantara

5 %

(710.000) 0,62 12,40 Sangat rendah 41

Persentase peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara

5 1 40 Sangat

rendah 42 Lama Tinggal wisatawan (length

of stay) (hari) 2,5 2,46 30,817 Sangat

rendah 43

Persentase peningkatan rata- rata pengeluaran wisatawan (Spend of money)

8 0,62 12,40 Sangat

rendah Misi VII : Meningkatkan kuantitas dan kualitas infrastruktur fisik, ekonomi dan social

44

Tingkat Konektifitas (Persentase jalan penghubung dari ibukota kecamatan ke kawasan

pemukiman penduduk minimal dilalui roda 4 dan diaspal)

100 100 100 Sangat

tinggi

45

Persentase rumah tangga berakses sanitasi layak (memenuhi syarat kesehatan)

78,05 78,07 100,03 Sangat tinggi 46 Persentase penduduk berakses

air minum 85 84,96 99,95 Sangat

tinggi 47 Persentase jaringan irigasi

kondisi baik 66,28 50,25 75,81 Tinggi

48 Panjang jalan dan jembatan

kondisi baik (km) 1.694,5 1359,987 80,3 Tinggi

Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Agam Tahun 2023 II.139 Secara umum tingkat capaian indikator kinerja utama (IKU) RPJMD Tahun 2016 – 2021 dapat dikategorikan sebagai berikut :

1. Terdapat 31 indikator dengan kategori capaian kinerja sangat tinggi (64,58%) 2. Terdapat 5 indikator dengan kategori capaian kinerja tinggi (10,42%)

3. Terdapat 1 indikator dengan kategori capaian kinerja sedang (2,08%) 4. Terdapat 1 indikator dengan kategori capaian kinerja rendah (2,08%)

5. Terdapat 7 indikator dengan kategori capaian kinerja sangat rendah (14,58%) 6. Terdapat 3 indikator belum ada nilai (6,25%)

Lebih jelasnya dapat dilihat pada diagram II.34 berikut ini.

Grafik II.34 : Diagram Capaian Kinerja Utama (IKU) Tahun 2021

Selanjutnya karena tahun 2021 juga merupakan tahun pertama untuk pelaksanaan RPJM Kabupaten Agam Tahun 2021-2026, maka dilakukan evaluasi terhadap capaian indikator kinerja utama tahun 2021 berdasarkan RPJM Kabupaten Agam Tahun 2021-2026, yang disajikan pada Tabel II.92. Dari tabel tersebut dapat disimpulkan hasil evaluasi Indikator Kinerja Utama (IKU) tahun 2021 berdasarkan kepada RPJMD 2021 – 2026 dikelompokkan sebagai berikut :

1. Terdapat 30 indikator dengan kategori capaian kinerja sangat tinggi (60%)

2. Terdapat 7 indikator dengan kategori capaian kinerja tinggi (14%) 3. Terdapat 2 indikator dengan kategori capaian kinerja sedang (4%) 4. Terdapat 1 indikator dengan kategori capaian kinerja rendah (2%)

5. Terdapat 2 indikator dengan kategori capaian kinerja sangat rendah (4%)

6. Terdapat 8 indikator belum ada nilai (16%)

Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Agam Tahun 2023 II.140 Lebih jelasnya dapat dilihat pada diagram berikut :

Grafik II.35 : Capaian Kinerja Utama (IKU) RPJMD 2021-2026

Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Agam Tahun 2023 II.141 Tabel II.93

Capaian Indikator Kinerja Pemerintah Daerah Kabupaten Agam Tahun 2021 (RPJMD 2021 – 2026)

No Indikator

RPJM 2021-2026, Tingkat Capaian sampai dengan Tahun 2021

Keterangan Target Realisasi Tingkat

capaian Kriteria I Misi 1 : Menghadirkan tata kelola pemerintahan yang efektif, bersih, akuntabel dan melayani

1 Indeks Reformasi Birokrasi CC (51) nilai belum keluar

2 Nilai Sakip B (68) nilai belum keluar

3 Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah

sangat perlu

perbaikan (65) 64,146 98,69 Sangat tinggi berdasarkan SK Gubernur Nomor 070- 1046-2021

4 Nilai EPPD 3,13 nilai belum keluar

5 Tingkat Kematangan Perangkat

Daerah tinggi (38) tinggi (38,04) 100 sangat tinggi

6 Indeks Profesionalitas ASN 53,96 50,6 93,8 sangat tinggi

7 Indeks SPBE cukup (2,5) cukup (2.31) 92,4 sangat tinggi

8 Indeks Kepuasan Masyarakat

terhadap pelayanan publik 83 83,49 100,59 sangat tinggi

9 Persentase Nagari dengan

kategori cepat berkembang 15,85 25,6 161,51 sangat tinggi 10 Indeks Pengelolaan

Pemerintahan Nagari 424 430 101,42 sangat tinggi

II Misi 2 : Membangun perekonomian masyarakat yang kokoh melalui optimalisasi sumberdaya daerah dan pengembangan pariwisata 1 Laju Pertumbuhan PDRB

Perkapita (ADHB) 1,26 3,47 275,40 sangat tinggi

Nilai PDRB perkapita tahun 2020 ADHB adalahRp.38.625.890,- tahun 2021 meningkat menjadi Rp.39.961.300,-

Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Agam Tahun 2023 II.142

Artinya tumbuh 3,47%. Sementara ditargetkan tumbuhnya sebesar 1,26%, maka tingkat capaian kinerja sangat tinggi yaitu 275,40%

2 Laju Pertumbuhan Ekonomi 2,59 3,7 142,86 Sangat tinggi Sudah dijelaskan pada Tabel 3.4.

3 Laju pertumbuhan PDRB lapangan usaha pertanian (ADHK)

1,08 2,06 190,74 Sangat tinggi

4 Laju pertumbuhan pelaku

usaha skala mikro 2 23,64 1.182 Sangat tinggi

Data tahun 2020 sebanyak 13.447 usaha mikro, tahun 2021 menjadi 16.627 atau meningkat 1.182%. hal ini disebabkan karena berdasarkan PP No 7 tahun 2021, usaha dengan kepemilikian asset sampai dengan 2 M termasuk kategori skala usaha mikro. Sehingga UKM yang ada berubah menjadi mikro.

5 Laju pertumbuhan nilai

tambah usaha mikro 2

6

Laju pertumbuhan PDRB lapangan usaha akomodasi dan makan minum (ADHK)

O,69 7,22 1046,38 Sangat tinggi

Tahun 2020 nilai PDRB lapangnan usaha ini sebesar Rp.159.295,31 (juta), tahun 2021 meningkat mencapai Rp.170.804,02 (juta). Artinya tumbuh 7,22%. Sementara ditargetkan hanya tumbuh 0,69%.

Sehingga tingkat capaian menjadi sangat tinggi.

7 Jumlah kunjungan wisatawan 683.146 734.610 107,5 sangat tinggi

8

Laju pertumbuhan PDRB lapangan usaha transportasi

(ADHK) 1,2 5,7 475 Sangat tinggi

tahun 2020, nilai PDRB Lapangan usaha transportasi (ADHK) sebesar Rp.

1.296.804,97 (juta), tahun tahun 2021 meningkat menjadi Rp.1.370.880,41 (juta).

Tumbuh 5,7%. Sementara ditargetkan tumbuh hanya 1,2%, sehingga tingkat capaian menjadi sangat tinggi.

Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Agam Tahun 2023 II.143 9 Persentase jalan kabupaten

kondisi mantap 78,44 80,3 102,4 sangat tinggi

10 Persentase peningkatan nilai

realisasi Investasi. 10 -36,6 -366,0 sangat rendah

Pandemi covid-19 yang masih ada serta pemberlakuan PPKM level 3, menyebabkan rendahnya minat investor menanamkan modal di Kab. Agam

III Misi 3 : Pembangunan berkelanjutan yang berwawasan lingkungan, keterpaduan tataruang wilayah dan migitasi bencana.

1 Tingkat Kapasitas Ketahanan

Daerah Sedang Sedang dihitung

2 Indeks kualitas lingkungan

Hidup 67,37 67,76 100,58 sangat tinggi

3 Indeks ketaatan terhadap tata

ruang 98,6 98,5 99,90 sangat tinggi

4 Persentase penanggulangan

bencana terintegrasi 71 82,53 116,2 sangat tinggi

IV Misi 4 : Membangun masyarakat yang mandiri, berdaya saing, berkualitas dan berkararakter

1 Indeks Pembangunan Manusia 73,06 72,57 99,33 sangat tinggi 2 Angka Harapan Lama Sekolah 14,09 13,88 98,51 Sangat tinggi

3 Rata-rata lama sekolah 9,03 8,97 99,34 sangat tinggi

4 Angka Harapan Hidup 72,55 72,53 99,97 sangat tinggi

5 Nilai produktivitas total

daerah. 59,64 Rekonsiliasi Data

6 Tingkat Pengangguran Terbuka 4,38 5,06 84,47 tinggi Sudah dijelaskan pada Tabel 3.4.

7 Persentase organisasi

kepemudaan yang aktif 90 40 44,4 sangat rendah

8 Jumlah cabang olah raga yang

berprestasi yang dibina. 38 44 115,8 sangat tinggi

9 Indeks ketahanan pangan

daerah 86 Menunggu perhitungan dari Badan

Ketahanan Pangan

Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Agam Tahun 2023 II.144

10 Indeks Kesejahteraan Rakyat 70,83 50 70,6 sedang

11 Jumlah Nagari dengan status

IDM : 85,54 tinggi

- Mandiri 13 10 76,9

- Maju 47 46 97,9

- Berkembang 22 26 81

12

Persentase PPKS yang memperoleh pelayanan dan pemberdayaan sosial

67,49 50 74,09 sedang

13 Indeks Pembangunan Gender

(IPG) 97,04 97,01 99,97 sangat tinggi

14 Indeks Perlindungan Anak 60 60 100 sangat tinggi

15 Total Fertility Rate 2,59 2,96 85,71 tinggi

V Misi 5 : Meningkatkan kehidupan bermasyarakat yang madani, berlandaskan ABS-SBK

1 Indeks Keamanan 67,96 52,95 77,9 tinggi

2 Angka kriminalitas per 10.000

penduduk. 5,69 6,02 94,20 sangat tinggi

Tahun 2021 angka kriminalitas ditargetkan turun mencapai 5,69. Realisasinya adalah 6,02. Walaupun belum mencapai target akan tetapi tingkat capaian penurunan angka kriminalitas di sangat baik yaitu 94,20%.

3

Persentase penurunan kasus kekerasan dan TPPO pada

perempuan. 85 83 97,6 sangat tinggi

4 Persentase pemenuhan waktu tanggap pelayanan

pemadaman kebakaran.

100 63 63,0 rendah Hal ini karena masih terbatasnya jumlah

Posko, sehingga cakupan layanan wilayah masih sangat luas.

5 Persentase Nagari Madani

pada Level V 9,76 9 87,5 tinggi

Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Agam Tahun 2023 II.145 6 Jumlah Nagari Madani dengan

level : tinggi

- V 8 7 87,5

- IV 20 39 195,0

- III 36 26 72,2

- II 21 10 47,6

7 Persentase lembaga adat yang aktif menegakkan Adat

Salingka Nagari

69,19 72,15 104,3 sangat tinggi

8

Persentase kesenian

tradisional, cagar budaya dan peninggalan sejarah yang dilestarikan.

51 51 100 Sangat tinggi

Indikator Makro Daerah

1. Laju Pertumbuhan PDRB

Perkapita (ADHB) 1,26 3,47 275,40 sangat tinggi

Nilai PDRB perkapita tahun 2020 sebesar Rp.38.625.890,- pada tahun 2021 meningkat menjadi Rp.39.961.300,- Artinya tumbuh sebesar 3,47%, sementara ditargetkan adalah 1,26%.

2. Laju Pertumbuhan Ekonomi

(%) 2,59 3,7 142,86 Sangat tinggi Sudah dijelaskan pada Tabel 3.4.

3. Indeks Gini (Gini Rasio) 0,247 0,272 89,88 tinggi Sudah dijelaskan pada Tabel 3.4.

4. Indeks Ketimpangan Regional

(Indeks Willianson) - - - -

Indeks Williamson dihitung untuk tahun 2016 pada angka 0,180. Selanjutnya untuk tahun 2020 pada angka 0,270 yang

artinya terjadi peningkatan indeks

ketimpangan pembangunan, namun masih pada kategori ketimpangan rendah.

5. Persentase Penduduk Miskin 6,9 6,85 100,72 sangat tinggi Sudah dijelaskan pada Tabel 3.4.

6. Tingkat pengangguran Terbuka

(%) 4,38 5,06 84,47 tinggi Sudah dijelaskan pada Tabel 3.4.

7. Indeks Pembangunan Manusia 73,06 72,57 99 sangat tinggi

Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Agam Tahun 2023 II.146 (IPM)

8. Angka Harapan Lama Sekolah 14,09 13,88 101,49 sangat tinggi

8.1. Rata-rata lama sekolah 9,03 8,97 100,66 sangat tinggi

8.2. Angka Harapan Hidup 72,55 72,53 99,97 sangat tinggi

Sumber : BPS dan OPD terkait

Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Agam Tahun 2023 II.147 Pencapaian indikator pada Misi I ditunjukkan dengan sangat tingginya capaian indikator kinerja yaitu indeks pengelolaan keuangan daerah, tingkat kematangan perangkat daerah, indeks profesionalitas ASN, indeks SPBE dan Indeks kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik. Hal ini menunjukkan bahwa tata kelola pemerintahan yang efektif, bersih, akuntabel dan melayani telah berjalan dengan baik. Sedangkan 3 indikator lainnya yaitu Indeks reformasi birokrasi, Nilai SAKIP dan nilai EPPD belum dapat diketahui karena belum ada informasi dari Kementerian terkait. Tidak hanya di tingkat Pemerintah Daerah, Pemerintah Nagari juga menunjukkan peningkatan / perbaikan tata kelola, hal ini terbuktinya sangat tingginya kinerja indikator persentase nagari dengan kategori cepat berkembang dan indeks pengelolaan pemerintahan nagari.

Pencapaian indikator pada Misi II juga menunjukkan perkembangan yang baik. Dari 10 indikator yang ditetapkan pada misi ini, 8 diantaranya memiliki tingkat capaian yang sangat tinggi, 1 indikator sangat rendah dan 1 lagi tidak ada nilainya. Indikator yang memiliki kinerja sangat rendah adalah persentase peningkatan nilai realisasi investasi (-366%). Rendahnya capaian indikator ini dapat dilihat dari masih melemahnya kondisi perekonomian regional, nasional bahan global yang masih bergelut dengan upaya penanganan dampak pandemi COVID-19, yang lebih diutamakan pada penyelamatan jaring pengaman sosial masyarakat dan penanganan sektor kesehatan terutama pelaksanaan vaksinasi.

Pencapaian Misi III ditunjukkan dengan sangat tingginya kinerja indikator Indeks Kualitas Lingkungan Hidup, Indeks Ketaatan Terhadap Tata Ruang dan persentase penanggulangan bencana yang terintegrasi. Hal ini menunjukkan telah adanya sinergitas dan koordinasi yang baik dalam melaksanakan pembangunan berkelanjutan yang berwawasan lingkungan, keterpaduan tata ruang wilayah dengan tetap memperhatikan mitigasi bencana. Sedangkan indikator Tingkat Kapasitas Ketahanan daerah yang menunjukkan ketahanan daerah terhadap kebencanaan sampai dengan saat ini nilainya masih dalam proses penghitungan.

Pencapaian indikator pada Misi IV ditunjukkan oleh ketercapaian 15 indikator, dimana 7 indikator memiliki kinerja sangat tinggi dan 2 indikator dengan kinerja tinggi yaitu Indeks Pembangunan Manusia, Angka harapan lama sekolah, rata rata lama sekolah, angka harapan hidup, jumlah cabang olah raga yang berprestasi yang dibina, Indeks Pembangunan Gender dan Indeks Perlindungan Anak, serta tingkat pengangguran terbuka dan Total Fertility Rate.

Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Agam Tahun 2023 II.148 Pencapaian indikator kini menunjukkan bahwa upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia terutama di sector Pendidikan dan pembinaan olah raga telah berjalan dengan baik. Berdasarkan data BPS bahwa IPM Kabupaten Agam merupakan IPM Kabupaten tertinggi di Propinsi Sumatera Barat. Di samping itu terdapat 2 indikator dengan kinerja sedang yaitu indeks kesejahteraan rakyat dan persentase PPKS yang memperoleh pelayanan dan pemberdayaan sosial, dan 1 indikator dengan kinerja sangat rendah yaitu persentase organisasi kepemudaan yang aktif. Masih terdapat 2 indikator lagi yang sampai saat ini belum ada datanya yaitu nilai produktivitas total daerah dan indeks ketahanan pangan daerah yang saat ini masih dalam proses penghitungan oleh Perangkat Daerah terkait.

Pencapaian indikator pada Misi V ditunjukkan oleh ketercapaian 8 indikator, dimana 4 indikator yaitu angka kriminalitas per 1000 penduduk, persentase penurunan kasus kekerasan dan TPPO pada perempuan, persentase Lembaga adat yang aktif menegakkan adat salingka nagari serta persentase kesenian tradisional, cagar budaya dan peninggalan sejarah yang dilestarikan memiliki kinerja yang sangat tinggi. Di samping itu, terdapat 3 indikator dengan kinerja tinggi yaitu indeks keamanan, persentase nagari madani level V dan jumlah nagari madani level V, IV, III, II dan I. Sedangkan 1 indikator memiliki kinerja rendah yaitu persentase pemenuhan waktu tanggap pelayanan pemadaman kebakaran. Secara umum indikator-indikator yang ada pada misi V telah tercapai dengan baik, bisa dikatakan ABS-SBK telah diimplementasikan dalam kehidupan masyarakat. Namun rendahnya persentase pemenuhan waktu tanggap pelayanan pemadaman kebakaran, hal ini disebabkan karena rentang kendali yang cukup jauh mengingat luasnya wilayah Kabupaten Agam dengan kondisi geografis yang beragam dan sarana dan prasarana serta Sumber Daya Manusia.

Hasil evaluasi didasarkan pada hasil evaluasi tabel E. 60 yang meliputi urusan konkuren pemerintahan maupun fungsi penunjang urusan pemerintahan. Dalam rangka menjalankan fungsi dan kewenangan di atas, pada tahun 2021 terdapat 239 program yang tersebar di seluruh OPD sekabupaten Agam. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 207 program diantaranya memiliki tingkat capaian sangat tinggi (86,61%), 12 program dengan tingkat capaian tinggi (5,02%), 3 program dengan tingkat capaian

Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Agam Tahun 2023 II.149 sedang (1,26%), 3 program dengan tingkat capaian rendah (1,26%) dan 14 program dengan tingkat capaian sangat rendah (5,86%). Hal ini menggambarkan bahwa secara umum pelaksanaan program pembangunan selama Tahun Anggaran 2021 terlaksana dengan baik.

Grafik II.35 Diagram Capaian Program Tahun 2021

Selengkapnya hasil Evaluasi Program dan Kegiatan serta realisasi anggaran sampai dengan Tahun 2021 sebagaimana tercantum dalam tabel pada akhir bab II RKPD ini.

Dalam dokumen daftar isi - PPID - Kabupaten Agam (Halaman 167-180)