• Tidak ada hasil yang ditemukan

daftar isi - PPID - Kabupaten Agam

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "daftar isi - PPID - Kabupaten Agam"

Copied!
790
0
0

Teks penuh

Latar Belakang

Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Agam Tahun 2023 I.2 Pada prinsipnya berdasarkan hal tersebut maka prioritas pembangunan tahun 2023 adalah mengoperasionalkan visi dan misi kepala daerah dan wakil kepala daerah terpilih berdasarkan hasil rangkap kepala daerah tahun 2020. Pemilihan kepala sebagaimana tercantum dalam RPJMD periode 2021-2026 dipimpin oleh RPJPD tahun ini dan dikoordinasikan dengan prioritas nasional, dengan penekanan pada penyelesaian permasalahan yang mendesak dan berskala besar. Penyusunan RKPD Kabupaten Agam Tahun 2023 berpedoman pada Keputusan Menteri Dalam Negeri No. 050-5889 Tahun 2021 tentang Hasil Verifikasi dan Penegasan Pemutakhiran Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 90 Tahun 2019 tentang Klasifikasi, Kodifikasi dan Nomenklatur Perencanaan Pembangunan dan Keuangan Daerah, yang mengamanatkan penyusunan perencanaan program dan kegiatan pada tahun 2023 dengan menggunakan program, kegiatan dan subkegiatan sebagaimana diatur dalam pemutakhiran Permendagri nomor 90 tahun 2019. Sesuai dengan mekanisme perencanaan pembangunan daerah, proses penyusunan RKPD Kabupaten Agam Tahun 2023 dilakukan dengan pendekatan teknokratis.

Untuk lebih menjamin akuntabilitas, keselarasan, dan kualitas dokumen perencanaan, secara teknis telah diterapkan penerapan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) Kementerian Dalam Negeri dalam penyusunan perencanaan tahun 2023. Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Agam Tahun 2023 I.6 Rencana Kerja Pembangunan Daerah dan Pemerintah Daerah Jangka Menengah; Peraturan Daerah Kabupaten Agam Nomor 11 Tahun 2005 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang (Lembaran Daerah Nomor 11 Tahun 2005);

Peraturan Daerah Kabupaten Agam No. 13 Tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Agam Tahun 2011, Berita Resmi Daerah No. 13). Peraturan Daerah Kabupaten Agam No. 3 Tahun 2021 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah pada Buletin Daerah No. 3 untuk tahun 2021).

Hubungan Antar Dokumen

Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 90 Tahun 2019 tentang Klasifikasi, Kodifikasi dan Nomenklatur Perencanaan Pembangunan dan Keuangan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2019 Nomor 1447), sebagaimana telah diperbaharui dengan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 050- 5889 Tahun 2021 tentang Verifikasi dan Validasi Hasil Pemutakhiran, Klasifikasi, Kodifikasi, dan Nomenklatur Perencanaan Pembangunan dan Keuangan Daerah; Pendekatan holistik – tematik, yaitu perencanaan pembangunan Kabupaten Agam mempertimbangkan seluruh unsur/bagian/kegiatan pembangunan sebagai satu kesatuan faktor, tantangan, hambatan, dan/atau permasalahan potensial yang saling terkait dalam kerangka sistem perencanaan pembangunan nasional. Pendekatan integratif, yaitu perencanaan pembangunan Kabupaten Agam dilakukan dengan mempertemukan beberapa kewenangan dalam satu proses yang terpadu dan fokus yang jelas dalam upaya mencapai tujuan pembangunan daerah.

Sehubungan dengan hal tersebut di atas, KPZHR 2023 sangat strategis karena merupakan penjabaran RPJMD tahun ketiga yang sejalan dengan perencanaan pembangunan provinsi dan nasional, serta pedoman Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) 2020. .

Maksud dan Tujuan

PENUTUP

KONDISI UMUM DAERAH

  • ASPEK GEOGRAFI DAN DEMOGRAFI .1 ASPEK GEOGRAFIS
    • ASPEK DEMOGRAFI
    • POTENSI PENGEMBANGAN WILAYAH

Kecamatan terluas di Kabupaten Agam adalah Kecamatan Palembayan, sedangkan kecamatan dengan luas wilayah terkecil adalah Kecamatan Ampek Angkek. Potensi Kabupaten Agam sangat besar untuk mendukung proses peningkatan kesejahteraan penduduknya, baik dari segi ekonomi, keuangan, sosial dan budaya. Dari segi ekonomi, Kabupaten Agam terkenal dengan tanahnya yang subur, sumber air yang melimpah serta iklim dengan curah hujan yang konsisten sepanjang tahun sehingga sangat cocok untuk pertanian.

Berdasarkan potensi tersebut, masyarakat Agam menjadikan pertanian khususnya bidang pangan sebagai passion/brand Kabupaten Agam. Wilayah timur Kabupaten Agam yang perkembangannya semakin pesat tentunya membutuhkan dorongan perekonomian yang besar agar dapat berkembang dengan pesat. Berdasarkan data kependudukan BPS, jumlah penduduk Kabupaten Agam pada tahun 2021 mencapai 534.202 jiwa, tersebar di 16 kecamatan dengan tingkat kepadatan penduduk berbeda-beda.

Kecamatan Lubuk Basung mempunyai jumlah penduduk terbanyak yaitu 82.351 jiwa atau 15,63% dari total penduduk Kabupaten Agam. Jika digambarkan dalam bentuk piramida penduduk, maka piramida Kabupaten Agam tahun 2021 termasuk tipe ekspansif, dengan mayoritas penduduknya adalah generasi muda.

Gambar II.1  Peta Kabupaten Agam
Gambar II.1 Peta Kabupaten Agam

Pengembangan Kawasan Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura

Pengembangan Kawasan Peternakan

Buffels in de districten Tilatang Kamang, Palupuh, IV Koto, Tanjung Mutiara, IV Nagari, Matur en Palembayan. Vleeskuikens in District IV Nagari, Palembayan, Lubuk Basung, Tanjung Mutiara, Ampek Angkek en Kamang Magek. Het Minapolitische gebied in het district Tanjung Raya is het regionale centrum, evenals Lubuk Basung, Ampek Nagari, Tanjung Mutiara en Palembayan als het regionale achterland.

Saat ini budidaya perikanan di Kecamatan Tanjung Raya tidak lagi terfokus pada danau (KJA) namun diarahkan pada perairan non danau seperti tambak, perairan umum lainnya, dan persawahan. Kawasan Sentra Budidaya Lele di Kecamatan Tilatang Kamang, Kamang Magek, Lubuk Basung, Palembayan dan Nagari Ampek. Kawasan budidaya ikan gabus di Tanjung Raya, Lubuk Basung, Tanjung Mutiara, Nagari IV dan Palembayan.

Pengawasan Budidaya Nilem jeung Ikan Mas di Tilatang Kamang, Kamang Magek, Baso jeung Palupuh.

Pengembangan Kawasan Pariwisata

  • WILAYAH RAWAN BENCANA
  • ASPEK KESEJAHTERAAAN MASYARAKAT .1 FOKUS KESEJAHTERAAN EKONOMI

Perekonomian Kabupaten Agam tidak jauh berbeda dengan kondisi perekonomian di Indonesia dan Sumatera Barat, namun juga terkena dampak negatif dari Covid-19. Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Agam melambat menjadi -1,38% pada tahun 2020, meski mulai membaik pada tahun 2021 menjadi 3,49%. Nilai PDRB Kabupaten Agam pada ADHB tahun 2021 mencapai 21,35 triliun rupiah, dibandingkan tahun 2020 sebesar 20,37 triliun rupiah, meningkat sebesar 973,4 miliar rupiah.

Perkembangan nilai, kontribusi per sektor PDRB dan pertumbuhan ADHB Kabupaten Agam tahun 2020 hingga tahun 2021 disajikan pada Tabel II.4 di bawah ini. Bahkan jika dibandingkan dengan LPE Sumbar dan Nasional, angka pertumbuhan ekonomi Kabupaten Agam sedikit lebih baik. Pada tahun 2021, PDRB per kapita Kabupaten Agam atas dasar harga berlaku (ADHB) mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.

Dalam RPJM Kabupaten Agam Tahun 2021-2026, salah satu indikator kinerja utama adalah laju pertumbuhan PDB per kapita yang dihitung atas dasar harga berlaku. Jika kita bandingkan nilai PDRB per kapita Kabupaten Agam dengan Provinsi Sumatera Barat dan Nasional masih berada di bawah nilai PDRB per kapita Provinsi Sumatera Barat dan PDRB Nasional.

Grafik II.2
Grafik II.2

Inflasi

  • Ketimpangan Pembangunan
  • Ketimpangan Pendapatan
    • Fokus Kesejahteraan Sosial a) Indeks Pembangunan Manusia
  • Rata-rata lama sekolah
  • Angka Harapan Lama Sekolah
  • Angka Harapan Hidup
  • Pengeluaran per Kapita
    • FOKUS LAYANAN URUSAN PEMERINTAH WAJIB DASAR
  • Angka Partisipasi Sekolah
  • Angka Partisipasi Kasar dan Angka Partisipasi Murni
  • Angka Kelulusan
  • Angka Putus Sekolah
  • Akreditasi Sekolah
  • Rasio Ketersediaan Sekolah/Penduduk Usia Sekolah
  • Capaian SPM Bidang Kesehatan
  • Angka Kematian Ibu
  • Akses Layanan Kesehatan yang bermutu
  • Cakupan Jorong Universal Child Immunization (UCI)
  • Jembatan
  • Jaringan Irigasi
  • Air Minum dan Sanitasi
    • LAYANAN URUSAN WAJIB NON DASAR a) Urusan Tenaga Kerja
  • Indeks Kualitas lingkungan Hidup
  • Pengelolaan Persampahan
  • Drainase
    • FOKUS LAYANAN URUSAN PILIHAN a) Urusan Pariwisata
    • ASPEK DAYA SAING DAERAH
    • EVALUASI KEBIJAKAN KEBIJAKAN TEMATIK TAHUN 2021
    • EVALUASI INDIKATOR KINERJA UTAMA DAN PELAKSANAAN PROGRAM TAHUN 2021
    • PERMASALAHAN PEMBANGUNAN DAERAH
    • ISU STRATEGIS DAERAH
    • Arah Kebijakan Ekonomi Daerah

Gambar

Gambar II.1  Peta Kabupaten Agam
Tabel II.2
Grafik II.1
Grafik II.2
+7

Referensi

Dokumen terkait

Nilai sasaran ini didukung oleh 3 (tiga) Indikator Kinerja, yaitu meningkatnya jumlah dokumen kerja sama dan perjanjian internasional bidang kelautan dan

Rencana Kinerja Kantor Pengolahan Data elektronik Kabupaten Lamongan tahun 2016 terdiri dari 2 sasaran yaitu Meningkatnya Pengguna Layanan Informasi dan Komunikasi Publik

PEAVETAPAN KmER.A Nama Unit Organisasi Tahun DINAS ARSIP DAN PERPUSTAKAAN 2022 SASARAN IHDIKATOR TrmGRT I PROGRAM rmGGAIRA" I STRATREIS KINERJA 1 2 3 4 5 Meningkatnya Nilai 24