• Tidak ada hasil yang ditemukan

Faktor-Faktor Pendukung dan penghambat Pembinaan

BAB IV. HASIL PENELITIAN

D. Faktor-Faktor Pendukung dan penghambat Pembinaan

D. Faktor-Faktor Pendukung dan Penghambat Pembinaan Akhlak di

kepribadian islami, watak, skill maupun kreatifitas siswa baik di sekolah maupun di lingkungan rumah, dengan harapan setelah mereka keluar dari sekolah ini bisa menjadi manusia yang berguna bagi nusa, bangsa dan agama” (Wawancara tanggal 6 Februari 2016 di Ruang Kepala Sekolah)

Selain itu pula, di SMP Islam Darul Fallah juga terdapat salah satu Ortom Muhammadiyah lain yang menjadi Stakeholder IPM dalam menjalankan program pembinaan akhlak yang bernama Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan (HW). Muh Abduh, SS juga mengatakan:

“Selain IPM, sekolah kami juga memiliki HW sebagai organisasi yang membina kegiatan ekstrakulikuler siswa dalam bentuk kepanduan.

Berbagai aktifitas mendidik juga dilaksanakan didalam kegiatan HW yang tentunya seiring dengan maksud dan tujuan IPM untuk melakukan pembinaan akhlak siswa” (Wawancara Tanggal 16 Februari 2016 di Ruang Guru”

Ketua IPM SMP Islam Darul Fallah, menuturkan:

“Dalam menjalankan kegiatan kami, kadang kala menghadapi beberapa kendala seperti kurangnya kesadaran sebagian siswa untuk hadir dalam kegiatan, kesulitan dalam menyesuaikan waktu sekolah dan waktu berkegiatan, serta adanya sebagian siswa yang memiliki tempat pergaullan di luar sekolah yang memengaruhi mereka ke arah yang tidak baik” (Wawancara tanggal 6 Februari 2016 di sekretariat IPM)

Berdasarkan data wawancara dan observasi di atas penulis mengambil kesimpulan bahwasanya faktor pendukung dan penghambat dalam penerapan nilai-nilai keagamaan dalam pendidikan kepramukaan di SMP Islam Darul Fallah yaitu:

1. Faktor pendukung

a. Adanya dukungan, kerjasaman dan peran serta antara pihak sekolah dengan guru/pembina dan PR IPM SMP Darul Fallah dalam membina moral siswa.

b. Adanya sarana dan prasarana yang memadai untuk digunakan dalam setiap kegiatan pembinaan akhlak siswa utamanya yang dilakukan oleh IPM

c. Adanya keinginan dan kemauan yang kuat dari siswa untuk mendalami ilmu-ilmu keagamaan.

d. Kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan PR IPM SMP Darul Fallah yang menarik dan mendidik.

e. Adanya Kepanduan Hizbul Wathan yang juga memiliki tujuan yang sama dengan IPM dalam menjalankan pembinana akhlak bagi siswa.

2. Faktor penghambat

a. Kurangnya kesadaran dari mereka dalam melakukan perbuatan yang baik di kehidupan sehari-hari dengan ilmu yang di terima baik di bangku sekolah maupun di organisasi.

b. Jadwal kegiatan ekstra yang sering berbenturan dengan jadwal kegiatan yang lain.

c. Faktor pergaulan, ada sebagian siswa yang terpengaruh dengan tingkah laku temanya yang kurang sesuai dengan norma-norma yang telah ditetapkan.

BAB V PENUTUP A. Kesimpulan

Setelah melakukan penelitian, pengumpulan data, dan analisis terhadap data yang diperoleh maka penulis mengambil kesimpulan skripsi ini yaitu

8. Gambaran akhlak siswa di SMP Islam Darul Fallah menunjukkan keadaan yang sangat baik. Akhlak keseharian siswa sudah mencerminkan kepribadian seorang muslim yang baik. Akhlak tersebut tidak hanya diimplementasikan di sekolah, namun juga dalam kehidupan keseharian mereka di rumah dan di masyarakat

9. Peranan IPM dalam melaksanakan pembinaan akhlak bagi siswa SPM Islam Darul Fallah dilaksanakan melalui kegiatan-kegiatan yang menarik dan mendidik seperti; Pelatihan Kader Taruna Melati I (PKTM I), Pengajian Islam Rutin (PIR), Pelatihan Da‟i Pelajar, Mabit (Malam Bina Iman dan Takwa),Pekan Kreatifitas Pelajar (PKP), Kajian Ipmawati, dan Pelatihan Jurnalistik

10. Faktor pendukung dalam pembinana akhlak di SMP Islam Darul Fallah antara lain; Adanya dukungan, kerjasaman dan peran serta antara pihak sekolah dengan guru/pembina dan PR IPM SMP Darul Fallah.

adanya sarana dan prasarana yang memadai untuk digunakan dalam setiap kegiatan pembinaan akhlak siswa utamanya yang dilakukan oleh

IPM , adanya keinginan dan kemauan yang kuat dari siswa untuk mendalami ilmu-ilmu keagamaan, kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan PR IPM SMP Darul Fallah yang menarik dan mendidik, adanya Kepanduan Hizbul Wathan yang juga memiliki tujuan yang sama dengan IPM dalam menjalankan pembinana akhlak bagi siswa.

Sedangkan faktor penghambat yaitu; Kurangnya kesadaran dari mereka dalam melakukan perbuatan yang baik di kehidupan sehari-hari dengan ilmu yang di terima baik di bangku sekolah maupun di organisasi, jadwal kegiatan ekstra yang sering berbenturan dengan jadwal kegiatan yang lain, sebagian siswa yang terpengaruh dengan tingkah laku temanya yang kurang sesuai dengan norma-norma yang telah ditetapkan.

B. Saran

Setelah melihat kesimpulan dari penelitan ini, maka peneliti mengemukakan beberapa saran terkait judul penelitian ini antara lain:

1. Kepada para pendidik untuk mengutamakan pembinaan akhlak dalam proses pendidikan di sekolah.

2. Menjadikan IPM sebagai salah satu alternatif organisasi siswa dalam proses pembinaan akhlak siswa di sekolah

3. Memberikan perhatian lebih dalam penyedian fasilitas untuk kegiatan pembianaan akhlak siswa di sekolah.

DAFTAR PUSTAKA

Al-qur‟an dan Terjemahnya. 2012. Kementrian Agama Republik Indonesia.

Ahmad, Arifuddin. 2013. Metodologi Pemahaman Hadis, Makassar: Alauddin University Press

Al-Banna, Dzar Dkk. 2012. Refleksi Pemikiran Aktivis IPM. Jakarta: Grafindo.

AmaLee, Irfan. 2002. Panduan Advokasi Pelajar, Yogyakarta: PP IRM Arif Tiro, Muhammad. 2003. Dasar-Dasar Statistik, Makassar : UNM Ilyas, Yunahar. 2011. Kuliah Akhlaq. Yogyakarta: LPPI.

Nashir, Haedar. 2011. Manifestasi Gerakan Perlawanan Pelajar.

Yogyakarata: PP IPM.

PPM. 2003. Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah. Yogyakarta:

Suara Muhammadiyah.

---. 2010. Himpunan Putusan Tarjih Muhammadiyah.

PIP PP IPM. 2010. Menjadi Pejuang : 17 Kisah Inspiratif Aktivis IPM. PP IPM Jakarta

PP IPM. 2008. Tanfidz Muktamar XVI IRM, Yogyakarta: PP IPM

---.2010. Tanfidz Muktamar IPM XVII. Yogyakarta: Surya Sarana Grafika

---.2012. Tanfidz Muktamar XVIII, Yogyakarta: Grama Surya.

R, Margono. 2007 Metodologi Penelitian Pendidikan. Jakarta : Rineka Cipta.

Saebani, Ahmad Beni. 2008. Metode Penelitiani,, Bandung: Pustaka Setia S, Enjang, Aliyudin.2009. Dasar-Dasar Ilmu Dakwah, Bandung: PT Widya

Padjajaran.

Sudirjo. 1987. Penelitian Kurikulum, Jakarta : Fak Ilmu Pendidikan. IKIP YK

Suroyo, Agus dan Harweli Dafri. 2011. Panduan Dakwah Pelajar, Jakarta:

IPM Press.

Sugiono. 2002. Metode Penelitian Administrasi, Bandung: Alfabeta.

Sudjiono, Anas. 2005. Pengantar Statistik Penelitian, Jakarta: PT. Raja Grapindo Sejahtera.

Quraish Shihab, M. 2013. Wawasan Al-qur’an: Tafsir Tematik Atas Pelbagai Persoalan Ummat, Bandung: PT Mizan Pustaka.

RIWAYAT HIDUP

Syamsul Hidayat, Lahir di Makassar 26 Oktober 1993, anak keempat dari 6 bersaudara, pasangan dari Makmur Dahlan dengan Bungalia. Tamat SD Negeri Bawakaraeng 1 Makassar pada tahun 2005, SMP Negeri 1 Tombolo Pao Kab. Gowa pada tahun 2008 dan Madrasah Aliyah (MA) Muhammadiyah Datarang Kab. Gowa pada tahun 2011. Kemudian kuliah pada program Pendidikan Ulama Tarjih (PUT) Universitas Muhammadiyah Makassar tahun 2011-2014 dan dilanjutkan pada program strata satu, di Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Makassar tahun 2014-2016.

Organisasi yang pernah digeluti adalah PMR Wira SMPN 1 Tombolo Pao (2005-2008), BEM-PUT (2012-2013), Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) dengan jenjang kekaderan Pelatihan Kader Taruna Melati I (PKTM I) Tahun 2008, Pelatihan Kader Taruna Melati II (PKTM II) Tahun 2009, Pelatihan Kader Taruna Melati III (PKTM III) Tahun 2013 dan Pelatihan Fasilitator dan Pendamping I (PFP I) Tahun 2013. Pernah menjabat sebagai Ketua Umum Pimpinan Daerah Ikatan pelajar Muhammadiyah Gowa Periode 2012-2014 dan Ketua Bidang Kajian Dakwah Islam (KDI) Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah Sulawesi Selatan Periode 2014-2016. Saat ini

Dokumen terkait