A. PERUMUSAN MASALAH
5. Faktor-faktor yang Mendasari Perumusan Masalah
Penyusunan rumusan masalah penelitian harus didasarkan pada pemahaman yang dimiliki peneliti tentang masalah yang ada dan berkembang saat itu. Hal-hal yang harus diperhatikan oleh peneliti meliputi factor-faktor tersebut dibawah ini :
a. Mendefinisikan permasalahan/topic (fakta empiris-induktif) b. Mulai mencari sumber kepustakaan (kajian teori-deduksi) c. Interaksi antara teman sejawat atau anggota tim
d. Layak dijabarkan (feasibility)
29
|R I S E T
K e p e r a w a t a n LatihanUntuk lebih menambah pemahaman Anda tentang topik pada kegiatan belajar 2 ini, berikut diberikan tugas kelompok untuk dikerjakan secara berkelompok. Ikutilah petunjuk di bawah ini :
1. Bentuklah kelompok kecil, dimana masing-masing kelompok terdiri dari 4 orang.
2. Masing-masing anggota kelompok diberikan tugas untuk memahami pokok materi yang berbeda-beda pada kegiatan belajar 2 (kelompok heterogen), yaitu :
- Anggota kelompok 1, memahami pokok materi masalah perawat di RS
- Anggota kelompok 2, memahami pokok materi masalah perawat di Puskesmas - Anggota kelompok 3, memahami pokok materi masalah perawat di Dinas
Kesehatan
- Anggota kelompok 4, memahami pokok materi masalah perawat di klinik
3. Setelah anggota kelompok menguasai pokok materi yang menjadi tugasnya, berkumpullah dengan anggota kelompok lain yang mempunyai tugas menguasai pokok materi yang sama dengan Anda (bentuk kelompok homogen)
4. Setelah kelompok kelompok homogen terbentuk, diskusikan kembali tentang pokok materi yang sama
5. Kemudian kembali ke kelompok heterogen untuk menyampaikan hasil diskusi dari kelompok homogen.
6. Masing-masing kelompok heterogen mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelas.
Rangkuman
1. Masalah adalah kesenjangan (discrepancy) antara apa yang seharusnya (harapan) dengan apa yang ada dalam kenyataan, antara apa yang diperlukan dengan apa yang tersedia, antara harapan dengan capaian. (Zainuddin, 2003)
30
|R I S E T
K e p e r a w a t a n2. Perumusan masalah atau research questions atau disebut juga sebagai research problem, diartikan sebagai suatu rumusan yang mempertanyakan suatu fenomena, baik dalam kedudukannya sebagai fenomena mandiri, maupun dalam kedudukannya sebagai fenomena yang saling terkait di antara fenomena yang satu dengan yang lainnya, baik sebagai penyebab maupun sebagai akibat. (Ahmad Kurnia, 2009)
3. Perumusan masalah penelitian dapat dibedakan dalam dua sifat, meliputi :
Perumusan masalah deskriptif, apabila tidak menghubungkan antar fenomena, dan
Perumusan masalah eksplanatoris, apabila rumusannya menunjukkan adanya hubungan atau pengaruh antara dua atau lebih fenomena.
4. Kriteria masalah penelitian yang baik (Danim, 2003), yaitu : a) Bersifat kausalitas atau menghubungkan 2 variabel b) Dapat diukur secara empiris dan objektif
c) Dinyatakan secara jelas dan tidka bermakna ganda, lebih baik dinyatakan dalam bentuk pertanyaan
d) Tidak mencerminkan ambisi pribadi atau masyarakat, dan tidak pula menuntut jawaban dengan pertimbangan moral subjektif
5. Turney dan Noble (1971) mengemukakan bahwa ada 5 sumber masalah penelitian empiris, termasuk masalah penelitian keperawatan, yaitu :
a) Pengalaman Pribadi
b) Keterangan Yang Diperoleh Secara Kebetulan c) Kerja dan Kontak Profesional
d) Pengujian dan Pengembangan Teori
e) Analisis Literatur Profesional dan Hasil Penelitian Sebelumnya
Tes Formatif 2
31
|R I S E T
K e p e r a w a t a nUmpan Balik dan Tindak Lanjut
Cocokkan jawaban anda dengan kunci jawaban tes formatif 1 yang terletak pada bagian akhir modul 1 ini. Hitunglah jawaban benar selanjutnya berikanlah penilaian dengan menggunakan rumus untuk mengetahui tingkat pengusaan anda terkait materi pada kegiatan belajar 1.
Arti tingkat penguasaan : 90 – 100% = Baik sekali 80- 89% = Baik 70 – 79% = Cukup
<70% = kurang
Apabila anda mencapai nilai 80% atau lebih, anda dapat meneruskan mempelajari kegiatan belajar 2. BAGUS, TINGKATKAN KEMAMPUAN ANDA! Jika masih di bawah 80%
berarti anda harus mengulangi kembali mempelajari materi kegiatan belajar 1 terutama pada bagian yang belum anda kuasai.
Tingkat Pengetahuan = Jumlah Jawaban benar x 100%
Jumlah soal
32
|R I S E T
K e p e r a w a t a nMODUL 3
MANFAAT DAN TUJUAN PENELITIAN
Pendahuluan
Bismillah. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Adek-adek semua yang berbahagia. Hari ini kita sampai pada materi ketiga manfaat dan tujuan penelitian.
Setelah menyelesaikan kegiatan belajar 1, diharapkan Anda dapat : 1. Menjelaskan pengertian manfaat penelitian
2. Menjelaskan manfaat penelitian
3. Menjelaskan pengertian tujuan penelitian 4. Menjelaskan macam tujuan penelitian
Manfaat Penelitian
Manfaat peneltian adalah kegunaan hasil penelitian nanti, baik bagi kepentingan pengembangan program maupun kepentingan ilmu pengetahuan. Oleh sebab itu, dalam manfaat penelitian ini harus diuraikan secara terperinci manfaat atau apa gunanya hasil penelitian nanti. Dengan kata lain, data (informasi) yang akan diperoleh dari penelitian tersebut akan dimanfaatkan untuk apa, dalam rangka pengembangan program kesehatan. Dari segi ilmu, data atau informasi yang diperoleh dari penelitian tersebut akan mempunyai kontribusi apa bagi engembangan ilm pengetahuan. Secara spesifik, manfaat penelitian di bidang apapun seyogyanya mencakup dua aspek, yakni:
1. Manfaat praktis atau aplikatif
Adalah manfaat penelitian dari aspek praktis atau aplikatif, yakni manfaat penelitian bagi program. Di bidang kesehatan dengan sendirinya manfaat penelitiannya adalah bagi pembangunan kesehatan atau bagi pengembangan program kesehatan
33
|R I S E T
K e p e r a w a t a n2. Manfaat teoritis atau akademis
Adalah manfaat penelitian dari aspek teoritis yakni manfaat penelitian bagi pengembangan ilmu. Di bidang kesehatan atau kedokteran dengan sendirinya manfaat peenlitian tersebut harus dapat menambah khasanah ilmu kesehatan, khususnya terkait dengan kekhususan bidang kesehatan yang diteliti.
Bagi beberapa penelitian akademis (mahasiswa), kadang-kadang manfaat penelitian ini juga dilihat dari kepentingan pribadi peneliti yakni sebagai pengalaman proses belajar mengajar khususnya dalam bidang metodologi penelitian. Sebenarnya manfaat penelitian seperti ini tidak perlu dicantumkan karena memang penelitian apa saja bagi peneliti otomatis merupakan pengalaman pribadi dalam melakukan penelitian (Soekidjo, 2010)
Manfaat atau Kegunaan hasil penelitian dapat diklasifikasikan menjadi manfaat teoritis dan manfaat praktis. Manfaat teoritis artinya hasil penelitian bermanfaat untuk pengembangan ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan obyek penelitian. Manfaat praktis bermanfaat bagi berbagai pihak yang memerlukannya untuk memperbaiki kinerja, terutama bagi sekolah, guru, dan siswa serta seseorang untuk melakukan penelitian lebih lanjut.
Contoh Manfaat Penelitian Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat baik secara langsung maupun tidak langsung antara lain: