BAB VI. KEADAAN UMUM PERUSAHAAN
4.6 Fasilitas Produksi
Fasilitas produksi sangat berperan penting dalam berlangsungnya proses produksi. Adapun fasilitas produksi yang terdapat di PT. Istana Cipta Sembada adalah sebagai berikut :
4.6.1 Meja Proses
Meja proses yang digunakan di PT. Istana Cipta Sembada terbuat dari bahan stainless steel. Meja proses tersebut di desain dengan ukuran tubuh para pekerja agar memudahkan dalam proses produksi dan membersihkannya. Terdapat karet pada kaki meja untuk mengurangi kerusakan lantai akibat dari gesekan atau tekanan kaki meja. Pada ruang proses produksi gurita beku terdiri dari meja penerimaan, meja gutting, meja cutting raw, meja cutting cook, meja timbang, meja packing. Selain meja proses yang terbuat dari stainless steel terdapat juga meja lampu di ruang proses cutting cook.
4.6.2 Washing Tank
Whasing tank pada industri perikanan adalah tangki pencucian yang digunakan untuk membersihkan ikan atau produk perikanan lainnya sebelum diproses lebih lanjut. Tangki ini biasanya dilengkapi dengan sistem pengaduk dan sistem sirkulasi air untuk memastikan pencucian yang efektif. Washing tank yang terdapat di ruang proses cutting cook. Washing tank digunakan untuk mencuci
30 gurita yang sudah di potong-potong sesuai dengan size sebelum dilanjutkan pada proses sortasi. Proses pencucian pada washing tank menggunakan air dan es.
4.6.3 Conveyor
Conveyor adalah alat bantu angkut yang digunakan untuk memindahkan bahan atau barang dari satu tempat ke tempat lain dalam satu rangkaian. Pada industri perikanan, conveyor digunakan untuk memindahkan produk hasil perikanan dari kapal ke pabrik pengolahan ikan. Conveyor juga digunakan untuk memindahkan ikan dari satu tahap produksi ke tahap produksi berikutnya.
Conveyor pada industri perikanan dapat membantu meningkatkan efisiensi produksi dan mengurangi biaya tenaga kerja. Conveyor yang terdapat pada ruang proses cutting cook digunakan untuk final check. Sortasi yang dilakukan pada conveyor adalah kesesuaian size gurita yang sudah dipotong.
4.6.4 Timbangan
Timbangan digital adalah alat yang digunakan untuk mengetahui massa suatu benda atau barang. Timbangan ini menjadi salah satu alat yang menjadi komponen pendukung dari suatu operasional industri. Timbangan digital memiliki nilai akurasi yang tinggi sehingga dapat digunakan pada industri, termasuk industry perikanan. Timbangan digital pada proses pengolahan gurita digunakan pada area raw material, gutting, cutting raw, berjumlah 2 buah. Pada ruang boil terdapat 1 buah, ruang proses cutting cook terdapat 4 buah timbangan digital yang digunakan dan terakhir terdapat 1 buah timbangan digital diruang IQF.
4.6.5 Box
Box yang digunakan pada proses produksi adalah box plastik. Box ini terbuat dari plastik yang tebal sehingga tidak mudah pecah pada saat digunakan.
31 Kapasitas dari box yang digunakan pada proses pengolahan gurita adalah sekitar 30-300 kg. Box tersebut terdiri dari ukuran besar, sedang, dan kecil. Box plastik digunakan untuk penimbunan raw material sementara, perendaman (soaking), pendinginan (cooling), dan penampungan air.
4.6.6 Tumbler
Tumbler adalah salah satu alat perendaman pada pengolahan gurita beku.
Proses perendaman menggunakan tumbler ini dilakukan dengan tujuan untuk menghilangkan lendir dan kotoran pada tubuh gurita mengenyalkan daging gurita, memekarkan daging gurita. Sehingga gurita dapat dengan mudah dibentuk.
Tumbler pada pengolahan gurita terdapat di area soaking. Tumbler digunakan untuk mencampurkan bahan tambahan pangan dan gurita yang sudah melewati proses cutting raw. Tumbler pada PT. Istana Cipta Sembada digunakan untuk memproduksi produk gurita natural.
4.6.7 Kereta Dorong
Kereta dorong pada industri perikanan dapat membantu meningkatkan efisiensi produksi. Kereta dorong yang digunakan pada PT. Istana Cipta Sembada terdapat 2 jenis yaitu besar dan kecil. Kereta dorong digunakan untuk mendistribusikan gurita dan es dari satu proses keproses yang lain. Selain itu, digunakan juga untuk mendistribusikan bahan-bahan lain seperti inner cartoon dan master cartoon. Bahan dari kereta dorong sendiri adalah stainless steel yang mudah dibersihkan.
4.6.8 Mesin Pembekuan
Mesin pembekuan adalah teknologi pengawetan makanan dengan menurunkan suhu hingga di bawah suhu titik beku air. Mesin pembekuan gurita
32 yang dimiliki PT. Istana Cipta Sembada terdiri atas 1 mesin IQF (individual quick freezer). Pembekuan dengan IQF bertujuan agar tiap potong ikan atau udang menjadi beku tanpa menempel satu sama lain. Kapasita dari mesin pembekuan IQF di PT. Istana Cipta Sembada adalah 270 kg per jam. Alat pembekuan tersebut menggunakan Amonia (NH3) sebagai sistem pendingin.
4.6.9 Cold Storage
Cold storage adalah sebuah ruangan yang akan dirancang khusus dengan kondisi suhu tertentu dan akan digunakan untuk menyimpan berbagai macam produk. Penyimpanan makanan dalam cold storage bertujuan untuk mempertahankan kesegarannya. Cold storage pada PT. Istana Cipta Sembada digunakan untuk menyimpan produk yang siap untuk di distribusikan. Cold storage yang terdapat di PT. Istana Cipta Sembada yaitu 2 ruangan. Masing-masing ruangan terdapat 2 pintu dengan suhu mencapai -200 sampai -220 C.
4.6.10 Metal Detector
Metal detector adalah alat yang digunakan untuk mendeteksi keberadaan logam pada suatu benda. Pada industri perikanan, metal detector digunakan untuk mendeteksi keberadaan logam pada ikan dan produk-produk perikanan lainnya.
Prinsip kerja metal detector pada dasarnya adalah dengan memanfaatkan medan magnet yang dihasilkan oleh kumparan pemancar untuk mendeteksi keberadaan logam pada benda yang melewatinya. Ketika medan magnet bertemu dengan logam, maka akan terjadi perubahan medan magnetik yang akan dideteksi oleh kumparan penerima. Metal detector digunakan untuk mendeteksi adanya logam yang ikut terbawa dalam produk yang sudah dikemas. Mesin metal detector yang dimiliki PT. Istana Cipta Sembada sebanyak 2 buah.
33 4.6.11 X-Ray
X-Ray adalah bentuk elektromagnetik dengan panjang gelombang yang terlihat pendek namun memiliki energi yang tinggi. Sinar-x atau juga disebut dengan X-ray dapat digunakan untuk menembus sebuah produk makanan dan untuk mendeteksi kecacatan fisik atau kontaminan tanpa merusak produk makanan. Jika sinar-x bertemu dengan area yang padat dalam makanan, seperti logam dan yang lainnya, maka X-ray ini akan meninggalkan sensor pada makanan. Dengan kontaminan yang lebih gelap akan muncul sebuah gambar yang membantu kita dalam identifikasi produk makanan tersebut. Mesin X-ray digunakan untuk mendeteksi adanya foreign mater yang masih menempel atau ikut terbawa pada produk seperti pasir.
4.6.12 Bak Air Dingin dan Chlorine
Bak air dingin dan chlorine terbuat dari bahan stainless steel yang mudah dibersihkan. Bak air dingin dan chlorine digunakan untuk mencelupkan produk pada saat proses glazing ataupun pencucian.
4.6.13 Keranjang
Keranjang yang digunakan terbuat dari bahan plastik yang tahan terhadap suhu tinggi saat dilakukan proses perebusan. Keranjang yang digunakan berkapasitas 30 kg. Keranjang plastik digunakan untuk wadah produk atau pemisahan produk anatar kepala, kaki, dan leher gurita. Selain itu, keranjang juga digunakan untuk wadah penirisan saat proses after soaking dan pada saat perebusan gurita.
34 4.6.14 Pisau dan Talenan
Bahan yang digunakan pada pisau dan talenan mudah dibersihkan. Talenan yang digunakan berbahan plastik tebal dengan permukaan sedikit bertekstur.
Pisau dan talenan digunakan pada saat proses cutting raw dan cutting cook untuk memotong gurita.
4.6.15 Hand Pallet
Hand pallet digunakan untuk memindahkan palet berisi bahan baku, produk jadi, atau barang-barang lainnya dari satu tempat ke tempat lainnya. Hand pallet biasanya digunakan di area gudang, pabrik, atau tempat penyimpanan barang.
Hand pallet digunakan sebagai alat untuk mengangkat dan memindahkan box berisi raw material gurita ketempat yang diinginkan.