BAB VII GOOD ETHICS DAN GOOD BUSINESS
C. Good Ethics dan Good Business
83 Dr. Karuniana Dianta Arfiando Sebayang, M.E.
Ericsson juga pernah menggugat Qualcomm. Tahun lalu Ericsson pernah mengadu ke Uni Eropa karena Qualcomm dituduh telah ‘mencekik’ kompetisi di pasar chip ponsel.
Kembali ke gugatan terhadap Samsung. Lindskog mengatakan beberapa paten teknologi yang digugat Ericsson kepada Samsung adalah GSM (Global System for Mobile Communications), GPRS (General Packet Radio Service) dan EDGE (Enhanced Data rates for GSM Evolution).
“Ini adalah tindakan yang patut disayangkan, tetapi kami harus melindungi para pemegang saham dan investor kami karena kami sudah menginvestasikan banyak dana di R&D selama bertahun-tahun,” kata Lindskog. Demikian dilansir detikINET dari Reut
Jika dikaji dengan bijak, sejatinya praktik etika bisnis akan selalu menguntungkan perusahaan baik untuk jangka menengah maupun jangka panjang. Misalnya dapat mengurangi biaya akibat dicegahnya kemungkinan terjadinya friksi baik internal perusahaan maupun dengan eksternal. Perusahaan yang menerapkan etika, dapat meningkatkan motivasi kru dalam bekerja, bahwa bekerja selain dituntut menghasilkan yang terbaik, juga diperoleh dengan cara yang baik pula. Penerapan etika juga melindungi prinsip kebebasan berusaha serta meningkatkan keunggulan bersaing. Selain itu, penerapan etika bisnis juga mencegah agar perusahaan tidak terkena sanksi-sanksi pemerintah karena berperilaku tidak beretika yang dapat digolongkan sebagai pebuatan melawan hukum.
Tanpa etika bisnis, para pebisnis akan lepas tidak terkendali, mengupayakan segala cara, mengorbankan apa saja untuk mencapai tujuannya. Pada umumnya filosofi yang mendomonasi para pebisnis adalah bagaimana cara memaksimalkan keuntungan. Pebisnis seperti ini, sepeti yang dikatakan oleh Charles Diskens : “Semua perhatian, dorongan, harapan, pandangan, dan rekanan mereka meleleh dalam dolar. Manusia dinilai dari dolarnya”. Theodore Levitt mengatakn bahwa para pebisnis ada hanya untuk satu tujuan, yaitu untuk menciptakan dan mengalirkan nilai kepuasan dari suatu keuntungan hanya pada dirinya dan nilai budaya, nilai spiritual dan moral tidak menjadi pertimbangan dalam pekerjaannya. Akibatnya sungguh mengerikan. Mereka dapat menyebabkan perang antarbangsa, antarlembaga, dan antarperusahaan. Mereka menganggap dan membuat bisnis seolah medan perang. Dalam perekonomian yang berjalan berdasarkan prinsip pasar dimana “bisnis adalah bisnis”, kebebasan berusaha adalah yang utama. Namun kebebasan untuk mengejar tujuan bisnis juga mengandung kewajiban
85 Dr. Karuniana Dianta Arfiando Sebayang, M.E.
untuk memastikan bahwa kebebasan itu diperoleh secara bertanggung jawab.
Perumusan dan penetapan etika bisnis merupakan salah satu dari sekian banyak upaya pemersatu (internal intergration) yang diusahakan oleh pemimpin perusahaan untuk meningkatkan daya tahan bisnisnya. Itu dilakukan dengan mengindahkan prinsip-prinsip pengelolaan usaha yang baik (good corporate gorvemance) sekaligus memenuhi kewajibannya sebagai warga masyarakat yang bertanggung jawab (corporate sosial responsibility).
Etika bisnis juga berhubungan dengan nilai merek (brand value). Perilaku bisnis yang beretika berkontribusi pada pembangunan citra dari nilai merek sebuah produk.
Salah satu caranya dengan memberikan pelatihan mengenai etika pada kru. Hasilnya sungguh luar biasa. Misalnya, menurunnya biaya, menurunnya pelputasi, anggaran dan perusakan pada merek atau reputasi, dan pada akhirnya menurunnya hukuman akibat melanggar aturan yang telah ditentukan.
Pada akhirnya, memperlakukan karyawan, konsumen, pemasok, pemodal dan masyarakat secara etis dan jujur, merupakan cara efektif bertahan dalam bisnis. Etika bisnis yang dilakukan dengan baik, tidak saja memengaruhi kepercayaan internal bisnis tetapi juga masing-masing elemen dalam lingkaran bisnis. Ketika masing-masing elemen bisnis menjaga sekaligus melakukan etika bisnis dengan baik, maka akan mendatangkan keuntungan jangka panjang.
87
DAFTAR PUSTAKA
Bertens, K. 2000. Etika Bisnis. Yogyakarta: Kanisius.
Franz Magnis Suseno. 1987. Etika Politik: Prinsip-Prinsip Kenegaraan Modern. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Hartman & Desjardins. 2008. Etika Bisnis: Pengambilan Keputusan untuk Integritas pribadi & Tanggungjawab Sosial. Terjemahan. Jakarta: Salemba Empat.
Haryatmoko. 2007. Etika Komunikasi. Yogyakarta: Kanisius.
___________. 2013. Etika Publik: untuk Integritas Pejabat Publik dan Politisi. Jakarta: Gramedia.
___________. 2014. Etika Politik & Kekuasaa. Jakarta:
Kompas.
Heru Satyanugraha. 2003. Etika Bisnis, Prinsip dan Aplikasi.
Jakarta: LPFR.
http://donny-tresna.blogspot.co.id/2014/11/perusahaan- yang-melanggar-etika-di.html.
http://rahayuwidayana210793.blogspot.co.id/2014/11/
tugas-kedua-softskill-perusahaan-lokal.html
https://silvesterhotasi.wordpress.com/2015/11/22/contoh- kasus-perusahaan-yang-melanggar-secara-etika- bisnis-kasus-di-luar-negeri-dan-di-dalam-negeri/
I Ketut Rindjin. 2004. Etika Bisnis dan Implementasinya.
Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
Sonny Keraf. 1998. Etika Bisnis; Tuntutan dan Relevansinya.
Jakarta: Kanisius.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen.
Velasquez, Manuel G. 2005. Etika Bisnis; Konsep dan Kasus, Edisi 5. Yogyakarta: Penerbit Andi.
Wikipedia. Apa itu Konsumen? Tersedia pada laman https://
id.wikipedia.org/wiki/Konsumen
89
TENTANG PENULIS
Karuniana Dianta Arfiando Sebayang, M.E. menekuni pekerjaan sehari-hari sebagai Dosen Tetap di Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Jakarta. Lahir di Jakarta pada 24 September 1980. Merupakan putra pertama dari pasangan Prof. Dr.
Ing. Ir Darwin Sebayang dan Umenda Adiany Sembiring.
Jenjang pendidikan dari TK hingga SMP ditempuh di Luar Negeri, tepatnya di Kota Aachen, Jerman. Jenjang SMA ditempuhnya di SMA 12 Jakarta. Selanjutnya mengambil program sarjana di Universitas Pajadjaran (Unpad) Bandung, Jurusan Ilmu Politik Universitas Pajadjaran. Jenjang Magister Ekonomi ditempuh di Universitas Indonesia. Sedangkan gelar Doktor diraih pada Program Doktoral Kebijakan Publik Universitas Indonesia (UI).
Semenjak jenjang Strata 1 (S1), Karuniana Dianta Arfiando Sebayang, M.E. aktif di berbagai organisasi, di antaranya Ketua Angkatan Ilmu Pemerintahan FISIP Unpad (1999), Pengurus Departemen Pengkajian dan Penalaran Senat FISIP Unpad (2000- 2001), Ketua Cabang Jatinangor ALUMNI SMU 12 Jakarta (2000- 2001), Koordinator Mahasiswa Penerimaan Mahasiswa Baru FISIP
Unpad (2001), Sekretaris Umum Ospek Senat Fakultas FISIP Unpad (2001), Ketua Umum Senat FISIP Unpad (2001-2002), Dewan Direksi Fokus Mahasiswa Ilmu Politik Jawa Barat (2003-2005), Koordinator Ikatan Alumni Pelayaran Kebangsaan Indonesia Jawa Barat (2004- 2005), Ketua Presidium Pusat Ikatan Alumni Pelayaran Kebangsaan Indonesia (2005-2009).
Beberapa karya tulis yang dipublikasikan di berbagai jurnal baik nasional maupun internasional di antaranya: (1) Pengujian Empiris Model CAPM dengan Metode Fama –Macbeth di BEI (2010);
(2) Ketahanan APBN dalam Pembayaran Utang Indonesia (2010);
(3) Tracer Study Jurusan Ekonomi dan Administrasi Angkatan 2003 – 2005 Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Jakarta (2011); (4) Kebijakan Pemerintah dalam Pengembangan Kawasan Agropolitan sebagai Alternatif Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Ekonomi Lokal (2011); (5) An Optimal Model of Monetery and Fiscal Policy Interaction in the Case of Indonesia. 12th Malaysia- Indonesia International Conference on Economics, Management, and Accounting. Indonesia (2011); (6) The Role of Business Development Service in Developing Small Medium Entreprise (SME) Center in Order to Buil a Regional Economic Partnership. International Conference : Development Resources District. Political Economy of Trade Liberization in Developing East Asia: Sustainability,Governance, and the Role of Small Business. Indonesia (2011); (7) SWOT analysis Micro Small Medium Entreprise (MSME) Geulis Craft Umbrella to Succes in Local Economic. International Conference : Development Resources District. Political Economy of Trade Liberization in Developing East Asia: Sustainability,Governance, and the Role of Small Business.
Indonesia (2011); (8) Revitalization Cooperative in the era of Globalization 13th Malaysia – Indonesia International Conference on Economics, Management, and Accounting. Indonesia (2012); (9) Pengembangan Peternakan Susu Nasional melalui Kelembagaan Ekonomi Baru. Jurnal Econo Sains (2012); (10) Revitalisasi Kebijakan dalam Pengembangan Peternakan Sapi Perah Rakyat melalui Koperasi Susu Menuju Swasembada Susu 2020 (2012); (11) Pengaruh Modal Sosial sebagai Dasar Penguatan Kelembagaan Koperasi Agribisnis (2013); (12) Penguatan Kelembagaan Koperasi melalui Modal Penyertaan. Jurnal Econo Sains (2013); (13) Empowerment the Institutional Milk Cooperation. Society of Interdisciplinary
91
Business Research Conference, Thailand (2013); (14) Empowerment the Institutional Milk Cooperation using Soft Systems Methodology.
Review of Integrative Business and Economics Research (2013);
(15) The Dynamic Interaction between Monetery and Fiscal Policies in Indonesia. Romania Journal of Fiscal Policy (2013), dan (16) The Strengthening Agribusiness Cooperative Institutional Based on Social Capital using Soft Systems Methodology, The Asian Conference on Business and Public Policy, Japan (2014).
Karuniana Dianta Arfiando Sebayang, M.E. selain aktif menulis di jurnal nasional dan internasional, juga aktif menulis di media massa nasional di antaranya: Suara Karya, Sinar Harapan, Tribun Jawa Barat, Koran Jakarta, Warta NU, dan Koran Investor Daily. Penulis beralamat di Fakultas E ko n o m i UNJ, Jalan Rawamangun Muka, Gedung IDB R.A. Kartini, Lantai 8, Jakarta Timur. Jika pembaca yang budiman berkenan untuk berdiskusi dan tukar pengalaman terkait ekonomi kelautan dan pesisir, bisa menghubungi penulis melalui email: [email protected].