BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
C. Hasil Penelitian
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dengan mengunakan kuesioner yang dibagikan kepada 95 responden maka dari itu ditemukan beberapa hal terkait dengan jawaban yang diberikan oleh responden. Pada penelitian ini terdapat dua variabel yang digunakan sebagai objek penelitian.
Variabel yang dimaksud adalah variabel Politik Identitas sebagai variabel independen (X) dan variabel Elektabilitas sebagai variabel terkait (Y) Calon Kepala Desa di Desa Layoa Kecamatan Gantarang Keke Kabupaten Bantaeng.
1. Hasil Uji Regresi Linier Sederhana Dampak Politik Identitas terhadap Elektabilitas Calon Kepala Desa di Desa Layoa Kecamatan Gantarang Keke Kabupaten Bantaeng secara parsial.
Setelah keseluruhan data yang diperoleh dalam penelitian ini, maka tahap selanjutnya dilakukan uji regresi linier sederhana secara parsial tentang variabel politik iddentitas terhadap variabel elektabilitas calon kepala desa di Desa Layoa Kecamatan Gantarang Keke Kabupaten Bantaeng.
a. Dampak Identitas Legitimasi (X1) terhadap Elektabilitas (Y).
Legitimasi identitas, yaitu identitas yang dibangun oleh institusi (penguasa) yang dominan ada dalam kehidupan sosial. Institusi ini menunjukkan dominasinya dengan melekatkan sebuah identitas tertentu pada seseorang atau kelompoki. Untuk mengetahui indikator identitas legitimasi dapat diukur melalui sub indikator dalam tiga pernyataan. Untuk mendeskripsikan pernyataan dari ke 95 responden dengan sub indikator
identitas legitimasi terhadap elektabilitas dapat dilihat dalam pengolahan data hasil uji analisis regresi linier sederhana sacara parsial pada berikut :
Tabel 4.6
Hasil Uji Analisis Regresi Linier Sederhana
Dampak Identitas Legitimasi (X1) terhadap Elektabilitas (Y) Model Summary
Model R R Square
Adjusted R Square
Std. Error of the Estimate
1 .706a .499 .493 2.106
a. Predictors: (Constant), Identitas_Legitimasi
Berdasarkan hasil uji regresi linier sedehana pada tabel 4.6 Model Summary diatas, menjelaskan besarnya nilai korelasi atau hubungan (R) sebesar 0,706. Besar Dampak Identitas Legitimasi (X1) terhadap Elektabilitas (Y) ditunjukkan oleh nilai R Square yaitu sebesar 0,499 artinya 49.9%. Hasil ini didapatkan berdasarkan jawaban 95 orang responden atas 3 (tiga) pernyataan untuk menganalisis indikator Dampak Identitas Legitimasi (X1) terhadap Elektabilitas (Y), yaitu yang terkait dengan: (1) Masyarakat memberikan pengakuan dan dukungan kepada calon kepala desa karena keturunan darah biru (karaeng/andi) yang dipercaya harus memimpin masyarakat. (2) Masyarakat memberikan pengakuan dan dukungan kepada calon kepala desa karena memiliki kualitas pribadi berupa karisma maupun prestasi yang cemerlang. Dan (3) Masyarakat memberikan pengakuan dan dukungan kepada calon kepala desa karena menjanjikan atau menjamin kesejahteraan materiil atau instrumental kepada masyarakat. Hasil ini juga sekaligus menunjukkan bahwa Hipotesis pertama diterima, yaitu ada dampak antara indikator identitas legitimasi (X1) terhadap elektabilitas (Y), dampak yang ditimbulkan yaitu sebesar 49.9%.
b. Dampak Identitas Resistensi (X2) terhadap Elektabilitas (Y).
Resistensi identitas, yaitu identitas yang dilekatkan oleh aktor aktor sosial tertentu dimana pemberian identitas tersebut dilakukan dalam kondisi tertekan karena adanya dominasi hingga memunculkan satu resistensi dan membentuk identitas baru yang berbeda dari kebanyakan anggota komunitas sosial yang lain. Untuk mengetahui indikator identitas resisten dapat diukur melalui sub indikator dalam tiga pernyataan. Untuk mendeskripsikan pernyataan dari ke 95 responden dengan sub indikator identitas resistensi terhadap elektabilitas dapat dilihat dalam pengolahan data hasil uji analisis regresi linier sederhana sacara parsial pada berikut :
Tabel 4.7
Hasil Uji Analisis Regresi Linier Sederhana
Dampak Identitas Resistensi (X2) terhadap Elektabilitas (Y) Model Summary
Model R R Square
Adjusted R Square
Std. Error of the Estimate
1 .802a .642 .639 1.779
a. Predictors: (Constant), Identitas__Resistensi
Berdasarkan hasil uji regresi linier sedehana pada tabel 4.7 Model Summary diatas, menjelaskan besarnya nilai korelasi atau hubungan (R) sebesar 0,802. Besar dampak identitas resistensi (X2) terhadap elektabilitas (Y) ditunjukkan oleh nilai R Square yaitu sebesar 0,642 artinya 64.2%.
Hasil ini didapatkan berdasarkan jawaban 95 orang responden atas 3 (tiga) pernyataan untuk menganalisis dampak indikator identitas resistensi (X2) terhadap elektabilitas (Y), yaitu yang terkait dengan memberikan dukungan kepada calon kepala desa karena memiliki kesamaan etnis (andi/karaeng),
Mempercayai hanya berketurunan bangsawan yang mampu memimpin dan Hanya kuturunan bangsawan yang memiliki kemampuan finansial dan potensi menajadi kepala desa.
Hasil ini juga sekaligus menunjukkan bahwa Hipotesis pertama diterima, yaitu ada dampak antara indikator identitas resistensi (X2) terhadap elektabilitas (Y) yaitu sebesar 64.2%.
c. Dampak Identitas Proyek (X3) terhadap Elektabilitas (Y).
Proyek identitas, konstruksi identitas pada model ini dilakukan oleh aktor sosial dari kelompok tertentu dengan tujuan membentuk identitas baru untuk bisa mencapai posisi-posisi tertentu dalam masyarakat. Untuk mengetahui indikator identitas proyek dapat diukur melalui sub indikator dalam tiga pernyataan. Untuk mendeskripsikan pernyataan dari ke 95 responden dengan sub indikator identitas proyek terhadap elektabilitas dapat dilihat dalam pengolahan data hasil uji analisis regresi linier sederhana sacara parsial pada berikut :
Tabel 4.8
Hasil Uji Analisis Regresi Linier Sederhana
Dampak Identitas Proyek (X3) terhadap Elektabilitas (Y) Model Summary
Model R R Square
Adjusted R Square
Std. Error of the Estimate
1 .814a .662 .659 1.729
a. Predictors: (Constant), Identitas_Proyek
Berdasarkan hasil uji regresi linier sedehana pada tabel 4.8 Model Summary diatas, menjelaskan besarnya nilai korelasi atau hubungan (R) sebesar 0,814. Besar dampak identitas proyek (X3) terhadap elektabilitas (Y)
ditunjukkan oleh nilai R Square yaitu sebesar 0,662 artinya 66.2%. Hasil ini didapatkan berdasarkan jawaban 95 orang responden atas 3 (tiga) pernyataan untuk menganalisis dampak identitas proyek (X3) terhadap elektabilitas (Y), yaitu yang terkait dengan calon Kepala Desa sering mensponsori kegiatan-kegiatan sosial masyarakat, kegiatan olahraga atau kegiatan keagaamaan, Calon Kepala Desa sering terlibat dan sukses dalam penyelenggaraan kegiatan besar yang menarik minat public dan Calon Kepala Desa selalu respon cepat dan sigap pada kejadian-kejadian luar biasa, misalnya bencana alam atau masalah lain yang merugikan orang banyak.
Hasil ini juga sekaligus menunjukkan bahwa Hipotesis pertama diterima, yaitu tidak ada dampak antara indikator identitas proyek (X3) terhadap elektabilitas (Y) yaitu sebesar 66.2%.
Tabel 4.9
Rekapitulasi Nilai Hasil Uji Regresi Linier Sederhana secara Parsial Dampak Indikator Variabel Politik Identitas (X)
Terhadap Variabel Elektabilitas (Y)
No. Indikator Variabel X Besar Pengaruh terhadap Variabel Y
1 Identitas Legitimasi (X1) 49.9 % 2 Identitas Resistensi (X2) 64.2 %
3 Identitas Proyek (X3) 66.2 %
2. Hasil Uji Regresi Linier Sederhana Dampak Politik Identitas terhadap Elektabilitas Calon Kepala Desa di Desa Layoa Kecamatan Gantarang Keke Kabupaten Bantaeng Secara Simultan.
Untuk melihat hasil dampak politik identitas terhadap elektabilitas calon kepala desa di Desa Layoa Kecamatan Gantarang Keke Kabupaten Bantaeng
pada responden yang berjumlah sebanyak 95 orang yang dilakukan dengan menggunakan analisis regresi sederhana secara simultan dengan bantuan SPSS versi 26. Adapun hasil analisis regresi sederhana dapat diperoleh seperti pada penjelasan dibawah ini:
a. Analisis Regresi Linear Sederhana dan Uji T (Uji Parsial)
Penelitian ini memiliki dua fokus utama yaitu untuk melihat dampak antara variabel (X) Politik Identitas dan variabel (Y) Elektabilitas, apakah terdapat dampak yang positif atau negatif dan dampak yang signifikan.
Untuk memudahkan peneliti dalam mengetahui hubungan antara variabel X dan variabel Y apakah diperoleh positif atau negatif, maka dilakukan analisis regresi linear sederhana. Analisis regresi linear sederhana ini dilakukan dengan bantuan aplikasi SPSS 26. Berikut ini adalah data yang menjelaskan seperti apa hubungan dari kedua variabel dalam penelitian ini:
Tabel 4.10.
Hasil Regresi Linear Sederhana
Variabel Politik Identitas terhadap Elektabilitas Coefficientsa
Model
Unstandardized Coefficients
Standardized Coefficients
t Sig.
B Std. Error Beta
1 (Constant) 1.605 .764 2.100 .038
Politik_Identitas .619 .020 .953 30.278 .000
a. Dependent Variable: Elektabilitas
Adapun rumus model persamaan regresi sederhana yang digunakan dalam menentukan besar dampak variabel X terhadap variabel Y dalam penelitian ini sebagai berikut:
Y = a + bX maka, Y = 1,605 + 0,619 X
Berdasarkan persamaan regresi diatas maka dapat diinterprestasikan bahwa Constanta (a) sebesar 1,605. Sedangkan nilai koefisien regresi (b) sebesar 0,619 yang menyatakan bahwa variabel independen atau Politik Identitas (X) berpengaruh positif terhadap variabel dependen atau Elektabilitas (Y). Persamaan tersebut dapat diterjemahkan nilai Constanta sebesar 1,605 yang mengandung arti bahwa nilai konsisten variabel Elektabilitas adalah sebesar 1,605 dan nilai koefisien regresi Politik Identitas sebesar 0,619 yang menyatakan bahwa setiap penambahan 1%
nilai Politik Identitas, maka nilai Elektabilitas bertambah sebesar 1,605.
Koefisien regresi tersebut bernilai positif, sehingga dapat dikatakan bahwa arah dampak variabel X terhadap Y adalah positif.
Pengambilan keputusan dalam uji regresi sederhana berdasarkan nilai signifikansi sebesar 0,00 ≤ 0,05, sehingga dapat disimpulakan bahwa variabel Politik Identitas (X) memiliki dampak terhadap Variabel Elektabilitas (Y). berdasarkan hasil uji t diketahui nilai thitung sebesar 30.278
≤ ttabel 1,986, sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel politik identitas (X) memiliki dampak terhadap Variabel elektabilitas (Y) Calon Kepala Desa di Desa Layoa Kecamatan Gantarang Keke Kabupaten Bantaeng yang menunjukan hipotesis (Ha) diterima.
b. Uji F (Uji Simultan)
Uji F digunakan dengan tujuan untuk melihat apakah politik identitas atau variabel (X) sebagai variabel independen secara bersama-sama
(simultan) mempengaruhi elektabilitas atau variabel (Y) sebagai variabel dependennya.
Kemudian untuk melihat simultannya, dapat menggunakan rumus apabila nilai Fhitung ≥ dari nilai Ftabel, maka berarti variabel independen yakni politik identitas atau variabel (X) secara bersama-sama memberikan dampak terhadap variabel dependen yakni elektabilitas atau variabel (Y). Uji F dapat pula dilihat melalui tingkat singnifikansi dengan membandingkan dengan jumlah signifikansi dengan 0,05. Apabila nilai Sing lebih kecil dari 0,05 berarti ada dampak begitupun sebaliknya. Adapaun hasil perhitungan uji F dapat dilihat pada tabel berikut:
Tebel 4.11 : Uji F (Simultan) ANOVAa
Model
Sum of
Squares df
Mean
Square F Sig.
1 Regression 747.345 1 747.345 916.773 .000b
Residual 75.813 93 .815
Total 823.158 94
a. Dependent Variable: Elektabilitas b. Predictors: (Constant), Politik_Identitas
Pengambilan keputusan dalam uji regresi linear sederhana mengacu pada dua hal yaitu :
1) Jika nilai signifikan lebih kecil ≤ 0,05 artinya variabel X berpengaruh terhadap variabel Y, maka Ha diterima.
2) Jika nilai signifikan lebih besar ≥ 0,05 artinya variabel X tidak berpengaruh terhadap variabel Y, maka Ha ditolak.
Berdasarkan hasil analisis data statistik tabel 4.11 Anova tersebut digunakan untuk menentukan model persamaan regresi linear sederhana
yang diketahui bahwa nilai Fhitung = 916.773 dengan tingkat signifikan sebesar 0,000 lebih kecil ≤ dari 0,05 maka variabel politik identitas (X) memiliki dampak terhadap variabel elektabilitas (Y) dengan demikan dapat diketahui bahwa Ha diterima karena nilai Signifikasi lebih kecil dari 0,05 yang artinya hipotesis yang mengatakan bahwa terdapat dampak politik identitas terhadap elektabilitas calon kepala Desa di Desa Layoa Kecamatan Gantarang Keke Kabupaten Bantaeng.
c. Uji Koefisien Determinan
Uji koefisien determinan dilakukan dengan tujuan untuk menentukan persentase total variasi dalam variabel elektabilitas sebagai variabel dependent yang diterangkan oleh variabel politik identitas sebagai variabel independent. Karena penelitian ini menggunakan analisis regresi linear sederhana, maka untuk melihat nilai koefisien determinan adalah nilai R Square. Berikut ini tabel yang menyajikan hasil uji determinan.
Tabel 4.12 : Uji Koefisien Determinan Model Summary
Model R R Square
Adjusted R Square
Std. Error of the Estimate
1 .953a .908 .907 .903
a. Predictors: (Constant), Politik_Identitas
Berdasarkan hasil analisis data statistik tabel 4.12 model summary diatas, menjelaskan besarnya nilai korelasi atau hubungan (R) sebesar 0,953.
Besar dampak variabel independen atau politik identitas terhadap variabel dependen atau elektabilitas ditunjukkan oleh nilai R Square sebesar 0,908 artinya 90,8% besar dampak variabel independen atau politik identitas (X)
terhadap variabel dependen atau elektabilitas (Y) calon kepala Desa di Desa Layoa Kecamatan Gantarang Keke Kabupaten Bantaeng.
Dari hasil output tersebut berada pada tingkatan sangat baik.
Sedangkan sisanya (100% – 90.8% = 9,2%) dijelaskan oleh variabel lain di luar penelitian. Melihat masih terdapat angka 9.2% yang merupakan variabel diluar penelitian, maka untuk dilakukan penelitian lanjutan oleh peneliti selanjutnya untuk mengetahui variabel yang belum masuk pada penelitian kali ini.