BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A. Hasil Penelitian
Penelitian dilakukan di MI Al-Abrar Makassar yang terletak di Jalan Bonto Duri Raya No. 6, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan. Pertimbangan dan yang menjadi alasan pemilihan lokasi ini sebagai tempat penelitian adalah mudahnya memperoleh data dan jarak tempuh lokasi yang relatif dapat dijangkau. Selain itu, pemilihan lokasi penelitian yang lebih mendasar ialah dapat bekerjasama dengan pihak sekolah di MI Al-Abrar Makassar.
Berada di bawah naungan kementerian agama dan diminati banyak masyarakat, tentunya diharapkan peserta didik memiliki perkembangan moral religius yang baik dengan penanaman nilai-nilai pendidikan Islam melalui kegiatan jumat ibadah yang dilakukan di MI Al Abrar Makassar.
Pada bab ini akan dijelaskan hasil penelitian berdasarkan informasi dan penemuan data yang didapatkan dilapangan dari instrumen penelitian berkaitan dengan variabel pengaruh penanaman nilai-nilai pendidikan Islam melalui kegitan jumat ibadah (X) dan perkembangan moral religius (Y) peserta didik di MI Al- Abrar Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan psikologi di mana pengukuran yang dilakukan dengan menggunakan angket yang berbentuk skala likert. Setelah data terkumpul, selanjutnya dianalisis menggunakan analisis deskriptif untuk mengetahui gambaran dari masing-masing variabel dan statistik inferensial dengan bantuan program Statistical Packages for Social Sciense (SPSS) versi 25, untuk mencari pengaruh penanaman nilai-nilai pendidikan Islam melalui kegiatan jumat ibadah terhadap moral religius peserta didik di MI Al- Abrar Makassar. Adapun hasil penelitian yang diperoleh yaitu:
1. Penanaman Nilai-nilai Pendidikan Islam melalui Kegiatan Jumat Ibadah di MI Al-Abrar Makassar
Indikator penanaman nilai-nilai pendidikan Islam melalui kegiatan jumat ibadah terdiri dari 4 (empat) indikator, yaitu: (1) Guru menjadwalkan pelaksanaan kegiatan jumat ibadah, (2) menanamkan nilai-nilai ketauhidan dalam diri peserta didik melalui kegiatan jumat ibadah, (3) mencerminkan akhlak yang baik kepada peserta didik melalui kegiatan jumat ibadah, (4) mewajibkan peserta didik untuk senantiasa melaksanakan ibadah yang dibiasakan melalui praktek salat.
Tabel 4. 1 Rekapitulasi Hasil Angket tentang Pengaruh Penanaman Nilai- nilai Pendidikan Islam melalui Kegiatan Jumat Ibadah
No Nama Kelas Skor
1 Ahmad Fauzan Badrani 5 Zaid bin Haritsah 40 2 Ahmad Zuhair Fauzan Sirajuddin 5 Zaid bin Haritsah 39
3 Albi Tri Wijaya 5 Zaid bin Haritsah 35
4 Alfian Maulana Mile 5 Zaid bin Haritsah 40
5 Aliyyah Fathiinah Azzahra 5 Zaid bin Haritsah 36
6 Andi Zanti Ilham 5 Zaid bin Haritsah 39
7 Asmaul Husna 5 Zaid bin Haritsah 40
8 Awaru Andi Tenri 5 Zaid bin Haritsah 38
9 Chintame Jullya Azza 5 Zaid bin Haritsah 40
10 Didi Noor Fauzan 5 Zaid bin Haritsah 39
11 Dirgham Athallah Arhab 5 Zaid bin Haritsah 35
12 El Jalaluddin Rumi 5 Zaid bin Haritsah 39
13 Fadhil Ibnu Agsani 5 Zaid bin Haritsah 37
14 Fahmi Pardi Saputra 5 Zaid bin Haritsah 40
15 Fany Rezky Amelia 5 Zaid bin Haritsah 40
16 Kesyah Pratama Putri 5 Zaid bin Haritsah 40
17 M. Hafiz Irham Hadis 5 Zaid bin Haritsah 39
18 Minerva Azalea Cesaria Renata 5 Zaid bin Haritsah 40
19 Muh Dava Arifatayya 5 Zaid bin Haritsah 39
20 Muh Farhan R 5 Zaid bin Haritsah 39
21 Muh. Ikram 5 Zaid bin Haritsah 35
22 Muh. Rikki Mahmud 5 Zaid bin Haritsah 35
23 Muhammad Abidzar Gifari Tan 5 Zaid bin Haritsah 39 24 Muhammad Arkan Harith Putra 5 Zaid bin Haritsah 40 25 Muhammad Azzam Ghalib
Suhermanto
5 Zaid bin Haritsah 38 26 Muhammad Faiq Muntashir 5 Zaid bin Haritsah 40
27 Muhammad Fauzan 5 Zaid bin Haritsah 36 28 Muhammad Ikhsan Fahryza 5 Zaid bin Haritsah 40
29 Nabila Syahira R 5 Zaid bin Haritsah 36
30 Naurah Al Zalikha Putri Riwanda 5 Zaid bin Haritsah 40
31 Nur Annisa Zahra 5 Zaid bin Haritsah 40
32 Nur Azizah 5 Zaid bin Haritsah 38
33 Nurfadilah Syahrul 5 Zaid bin Haritsah 40
34 Nurinayah Fathilah 5 Zaid bin Haritsah 40
35 Reskiyatil Huqmi Nurdin 5 Zaid bin Haritsah 36
36 Suci Febrianti 5 Zaid bin Haritsah 36
37 Zafira Putri 5 Zaid bin Haritsah 39
38 Adibah Zuleika Bakri 6 Ali bin Abi Thalib 40
39 Adinda Aliyah Sita 6 Ali bin Abi Thalib 35
40 Afifah Fitria 6 Ali bin Abi Thalib 38
41 Alfian Abdul Latif 6 Ali bin Abi Thalib 35
42 Aliyah Syarifah Zahra 6 Ali bin Abi Thalib 36 43 Amelia Rahima Hauriq 6 Ali bin Abi Thalib 40 44 Andi Afqa M. Ahsan Pasauri 6 Ali bin Abi Thalib 38 45 Andi Muhammad Alfian Maulana. R 6 Ali bin Abi Thalib 37 46 Andi Muhammad Ammar Fahlavi 6 Ali bin Abi Thalib 40 47 Andi Sultan Syakhi Syamsul 6 Ali bin Abi Thalib 40 48 Ariqah Fathinah Irwan 6 Ali bin Abi Thalib 38 49 Asha Pramesti Maarif 6 Ali bin Abi Thalib 35
50 Dafina Humayra 6 Ali bin Abi Thalib 36
51 Fakih Alkiswah 6 Ali bin Abi Thalib 35
52 Haekal Aiman Abqaril Jihad.SS 6 Ali bin Abi Thalib 40 53 Hanin Aliyah Azizah Faisal 6 Ali bin Abi Thalib 35 54 M. Aidan Rinra Irwan 6 Ali bin Abi Thalib 37 55 Muh Mirza Achmad Aras Awaluddin 6 Ali bin Abi Thalib 40
56 Muh. Arif Hidayat 6 Ali bin Abi Thalib 36
57 Muh. Isran Afdhaly 6 Ali bin Abi Thalib 36
58 Muhammad Afiq Alfarizi Archam 6 Ali bin Abi Thalib 40
59 Muhammad Arlan 6 Ali bin Abi Thalib 37
60 Muhammad Bakil Hamiz 6 Ali bin Abi Thalib 40 61 Muhammad Yusuf Putra 6 Ali bin Abi Thalib 37
62 Nurul Husna 6 Ali bin Abi Thalib 40
63 Nurul Salsabila Madjid 6 Ali bin Abi Thalib 38 64 Nurul Selfiany Pratiwi 6 Ali bin Abi Thalib 35 65 Putri Zhelghina Oktaviani. S 6 Ali bin Abi Thalib 40
66 Rahmat Nur Ramadhan 6 Ali bin Abi Thalib 38
67 Rajwa Syifa Wardani S 6 Ali bin Abi Thalib 39
68 Rifqi Ananda Putra 6 Ali bin Abi Thalib 36
69 St. Najwa Althafunnisa Suman 6 Ali bin Abi Thalib 40
70 Ulfiah Nafisah 6 Ali bin Abi Thalib 35
71 Wahdaniya Fausi 6 Ali bin Abi Thalib 37 72 Wizdah Nazeefah Irmy 6 Ali bin Abi Thalib 36
73 Zaskiah Ansar 6 Ali bin Abi Thalib 40
Pada analisis deskriptif data yang diolah yaitu data penanaman nilai-nilai pendidikan Islam melalui kegiatan jumat ibadah terhadap moral religius peserta didik di MI Al-Abrar Makassar yang berupa skor maksimum, skor minimum, persentase data, rata-rata skor, standar deviasi, variasi, dan sajian data yang bertujuan untuk mengetahui gambaran umum tentang penanaman nilai-nilai pendidikan agama Islam melalui kegiatan jumat ibadah terhadap moral religius peserta didik di MI Al-Abrar Makassar. Data tersebut dapat dilihat dari hasil analisis data statisitik deskriptif berikut ini:
a. Menghitung rentang kelas R = Xt – Xr
= 40-35 = 5
b. Menghitung jumlah kelas interval K = 1 + (3,3) log N
= 1 + (3,3) log 73 = 1 + (3,3) 1,86 = 1 + 6,13 = 7,13 = 7
c. Menghitung panjang kelas interval P = R/K
= 5/7 = 0,71 = 1
d. Menghitung presentase (%) = 100
= 22
73 100 = 30,13 = 14
73 100 = 19,17 =37
73 100 = 50,70
Tabel 4. 2 Distribusi Frekuensi dan Presentase Penanaman Nilai-nilai Pendidikan Islam melalui Kegiatan Jumat Ibadah
Interval Frekuensi Presentase
35-36 22 30,13%
37-38 14 19,17%
39-40 37 50,70%
41-42 0 0
43-44 0 0
45-46 0 0
47-48 0 0
Jumlah 73 100%
Sumber : Hasil Olahan Data Penanaman Nilai-nilai Pendidikan Islam melalui Kegiatan Jumat Ibadah
Berdasarkan tabel distribusi frekuensi di atas menunjukkan bahwa skor responden dengan nilai tertinggi berada pada interval 39-40 dengan frekuensi sebanyak 37 dan presentase sebanyak 50,70%.
e. Menghitung rata-rata (mean)
Tabel 4. 3 Menghitung Rata-rata (mean) Penanaman Nilai-nilai Pendidikan Islam melalui Kegiatan Jumat Ibadah
Interval Frekuensi xi fi xi Presentase (%)
35-36 22 35,5 781 30,13%
37-38 14 37,5 525 19,17%
39-40 37 39,5 1461,5 50,70%
41-42 0 0 0 0
43-44 0 0 0 0
45-46 0 0 0 0
47-48 0 0 0 0
Jumlah 73 2767,5 100%
Sumber : Hasil Olahan Data Penanaman Nilai-nilai Pendidikan Islam melalui Kegiatan Jumat Ibadah
= =1 .
=1
= 2767,5 73
= 37,9
= 38
f. Menghitung Standar deviasi
Tabel 4. 4 Menghitung Standar Deviasi Penanaman Nilai-nilai Pendidikan Islam melalui Kegiatan Jumat Ibadah
Interval Frekuensi xi fi xi xi - X (xi - X)2 f1(xi-X)2
35-36 22 35,5 781 -3 9 198
37-38 14 37,5 525 -1 1 14
39-40 37 39,5 1461,5 2 4 148
41-42 0 0 0 0 0 0
43-44 0 0 0 0 0 0
45-46 0 0 0 0 0 0
47-48 0 0 0 0 0 0
Jumlah 73 2767,5 360
Sumber : Hasil Olahan Data Penanaman Nilai-nilai Pendidikan Islam melalui Kegiatan Jumat Ibadah
= √ ( − ̅)
= √
= √ , = 1,923
Tabel 4. 5 Analisis Deskriptif Penanaman Nilai-nilai Pendidikan Islam melalui Kegiatan Jumat Ibadah
Statistik Deskriptif Nilai
Jumlah Sampel 73
Skor Maksimum 40
Skor Minumum 35
Range 5
Rata-rata 38
Standar Deviasi 1,923
Sumber : Hasil Olahan Data Penanaman Nilai-nilai Pendidikan Islam melalui Kegiatan Jumat Ibadah
Dari data deskriptif tersebut dapat kita peroleh bahwa, jumlah samper 73, nilai minimum 35, nilai maksimum 40 dan range 5. Sementara rata-rata yaitu 38 dengan standar deviasi 1.923.
g. Kategorisasi
Berdasarkan data deskriptif, berikut adalah kategorisasi penanaman nilai- nilai pendidikan Islam melalui kegiatan jumat ibadah.
a. Kategori Rendah:
x < (Mean − 1(𝜎)) x < (38 -1(1,923)) x < 36,077
b. Kategori Sedang:
Mean-(1 (𝜎)) ≤ x < Mean + (1(𝜎)) 38 -1,923 ≤ x < 38 +1,923
36,077 ≤ x < 39,923 c. Kategori Tinggi:
x ≥ Mean + (1(𝜎)) x ≥ 38 + 1,923 x ≥ 39,923
Dengan demikian kecenderungan tanggapan responden terhadap variabel penanaman nilai-nilai pendidikan Islam melalui kegiatan jumat ibadah dapat dilihat pada tabel berikut ini:
Tabel 4. 6 Kategorisasi Penanaman Nilai-nilai Pendidikan Islam melalui Kegiatan umat Ibadah
No Kategori Interval Frekuensi Presentase
1 Tinggi x ≥ 39,923 27 37%
2 Sedang 36,077 ≤ x < 39,923 24 33%
3 Rendah x < 36,077 22 30%
Total 73 100%
Sumber : Hasil Olahan Data Penanaman Nilai-nilai Pendidikan Islam melalui Kegiatan Jumat Ibadah
Berdasarkan tabel di atas dapat dilihat bahwa, jawaban responden terhadap variabel penanaman nilai-nilai pendidikan Islam pada kategori tinggi terdapat 27 responden (37%). Jawaban responden pada kategori sedang sebanyak 24
responden (33%). Serta 22 (30%) responden menjawab pada kategori rendah. Hal tersebut dapat disimpulkan bahwa kecenderungan jawaban peserta didik di MI Al Abrar Makassar terhadap penanaman nilai-nilai pendidikan Islam melalui kegiatan jumat ibadah berada pada kategori tinggi. Sehingga dapat dikatakan bahwa rata-rata peserta didik di MI Al Abrar Makassar mengaggap penanaman nilai-nilai pendidikan Islam sudah terlaksana dengan maksimal.
2. Moral Religius Peserta Didik di MI Al Abrar Makassar
Indikator moral religius peserta didik di MI Al Abrar Makasar terdiri dari tiga (3) indikator, yaitu: (1) Peserta didik mematuhi aturan dan bertanggung jawab, (2) Peserta didik memiliki kepedulian terhadap sesama, (3) Peserta didik memiliki sikap sopan santun dan saling menghormati.
Tabel 4. 7 Rekapitulasi Hasil Angket tentang Moral Religius Peserta Didik di MI Al Abrar Makassar
No Nama Kelas Skor
1 Ahmad Fauzan Badrani 5 Zaid bin Haritsah 37 2 Ahmad Zuhair Fauzan Sirajuddin 5 Zaid bin Haritsah 35
3 Albi Tri Wijaya 5 Zaid bin Haritsah 35
4 Alfian Maulana Mile 5 Zaid bin Haritsah 35
5 Aliyyah Fathiinah Azzahra 5 Zaid bin Haritsah 36
6 Andi Zanti Ilham 5 Zaid bin Haritsah 40
7 Asmaul Husna 5 Zaid bin Haritsah 39
8 Awaru Andi Tenri 5 Zaid bin Haritsah 38
9 Chintame Jullya Azza 5 Zaid bin Haritsah 40
10 Didi Noor Fauzan 5 Zaid bin Haritsah 40
11 Dirgham Athallah Arhab 5 Zaid bin Haritsah 40
12 El Jalaluddin Rumi 5 Zaid bin Haritsah 40
13 Fadhil Ibnu Agsani 5 Zaid bin Haritsah 40
14 Fahmi Pardi Saputra 5 Zaid bin Haritsah 40
15 Fany Rezky Amelia 5 Zaid bin Haritsah 35
16 Kesyah Pratama Putri 5 Zaid bin Haritsah 37
17 M. Hafiz Irham Hadis 5 Zaid bin Haritsah 36
18 Minerva Azalea Cesaria Renata 5 Zaid bin Haritsah 39
19 Muh Dava Arifatayya 5 Zaid bin Haritsah 37
20 Muh Farhan R 5 Zaid bin Haritsah 38
21 Muh. Ikram 5 Zaid bin Haritsah 37
22 Muh. Rikki Mahmud 5 Zaid bin Haritsah 37
23 Muhammad Abidzar Gifari Tan 5 Zaid bin Haritsah 40 24 Muhammad Arkan Harith Putra 5 Zaid bin Haritsah 40 25 Muhammad Azzam Ghalib
Suhermanto
5 Zaid bin Haritsah 40 26 Muhammad Faiq Muntashir 5 Zaid bin Haritsah 40
27 Muhammad Fauzan 5 Zaid bin Haritsah 37
28 Muhammad Ikhsan Fahryza 5 Zaid bin Haritsah 38
29 Nabila Syahira R 5 Zaid bin Haritsah 36
30 Naurah Al Zalikha Putri Riwanda 5 Zaid bin Haritsah 35
31 Nur Annisa Zahra 5 Zaid bin Haritsah 40
32 Nur Azizah 5 Zaid bin Haritsah 35
33 Nurfadilah Syahrul 5 Zaid bin Haritsah 38
34 Nurinayah Fathilah 5 Zaid bin Haritsah 39
35 Reskiyatil Huqmi Nurdin 5 Zaid bin Haritsah 36
36 Suci Febrianti 5 Zaid bin Haritsah 39
37 Zafira Putri 5 Zaid bin Haritsah 38
38 Adibah Zuleika Bakri 6 Ali bin Abi Thalib 39
39 Adinda Aliyah Sita 6 Ali bin Abi Thalib 36
40 Afifah Fitria 6 Ali bin Abi Thalib 39
41 Alfian Abdul Latif 6 Ali bin Abi Thalib 40
42 Aliyah Syarifah Zahra 6 Ali bin Abi Thalib 36 43 Amelia Rahima Hauriq 6 Ali bin Abi Thalib 36 44 Andi Afqa M. Ahsan Pasauri 6 Ali bin Abi Thalib 40 45 Andi Muhammad Alfian Maulana. R 6 Ali bin Abi Thalib 40 46 Andi Muhammad Ammar Fahlavi 6 Ali bin Abi Thalib 40 47 Andi Sultan Syakhi Syamsul 6 Ali bin Abi Thalib 39 48 Ariqah Fathinah Irwan 6 Ali bin Abi Thalib 36 49 Asha Pramesti Maarif 6 Ali bin Abi Thalib 40
50 Dafina Humayra 6 Ali bin Abi Thalib 40
51 Fakih Alkiswah 6 Ali bin Abi Thalib 38
52 Haekal Aiman Abqaril Jihad.SS 6 Ali bin Abi Thalib 39 53 Hanin Aliyah Azizah Faisal 6 Ali bin Abi Thalib 36 54 M. Aidan Rinra Irwan 6 Ali bin Abi Thalib 38 55 Muh Mirza Achmad Aras Awaluddin 6 Ali bin Abi Thalib 40
56 Muh. Arif Hidayat 6 Ali bin Abi Thalib 40
57 Muh. Isran Afdhaly 6 Ali bin Abi Thalib 38
58 Muhammad Afiq Alfarizi Archam 6 Ali bin Abi Thalib 37
59 Muhammad Arlan 6 Ali bin Abi Thalib 35
60 Muhammad Bakil Hamiz 6 Ali bin Abi Thalib 36 61 Muhammad Yusuf Putra 6 Ali bin Abi Thalib 40
62 Nurul Husna 6 Ali bin Abi Thalib 40
63 Nurul Salsabila Madjid 6 Ali bin Abi Thalib 37 64 Nurul Selfiany Pratiwi 6 Ali bin Abi Thalib 40 65 Putri Zhelghina Oktaviani. S 6 Ali bin Abi Thalib 37
66 Rahmat Nur Ramadhan 6 Ali bin Abi Thalib 35
67 Rajwa Syifa Wardani S 6 Ali bin Abi Thalib 40
68 Rifqi Ananda Putra 6 Ali bin Abi Thalib 40
69 St. Najwa Althafunnisa Suman 6 Ali bin Abi Thalib 40
70 Ulfiah Nafisah 6 Ali bin Abi Thalib 39
71 Wahdaniya Fausi 6 Ali bin Abi Thalib 40
72 Wizdah Nazeefah Irmy 6 Ali bin Abi Thalib 40
73 Zaskiah Ansar 6 Ali bin Abi Thalib 38
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan peneliti terhadap peserta didik di MI Al Abrar Makassar dengan sampel berjumlah 73 orang, maka peneliti mendapatkan hasil penelitian dari penyebaran angket yang dilakukan dan diisi oleh peserta didik yang bersangkutan dan telah diberi nilai/skor pada setiap item pernyataan. Dari perolehan skor tersebut maka hasil analisis deskirptif moral religius peserta didik di MI Al Abrar Makassar dengan jumlah sampel 73 orang peserta didik, dapat dilihat dari hasil analisis data statisitik deskriptif berikut ini:
a. Menghitung rentang kelas R = Xt – Xr
= 40-35 = 5
b. Menghitung jumlah kelas interval K = 1 + (3,3) log N
= 1 + (3,3) log 73 = 1 + (3,3) 1,86 = 1 + 6,13 = 7,13 = 7
c. Menghitung panjang kelas interval P = R/K
= 5/7 = 0,71
= 1
d. Menghitung presentase (%) = 100
= 18
73 100 = 24,65 = 18
73 100 = 24,65 =37
73 100 = 50,70
Tabel 4. 8 Distribusi Frekuensi dan Presentase Moral Religius Peserta Didik di MI Al Abrar Makassar
Interval Frekuensi Presentase
35-36 18 24,65%
37-38 18 24,65%
39-40 37 50,70%
41-42 0 0
43-44 0 0
45-46 0 0
47-48 0 0
Jumlah 73 100%
Sumber : Hasil Olahan Data Moral Religius Peserta Didik di MI Al Abrar Makassar
Berdasarkan tabel distribusi frekuensi di atas menunjukkan bahwa skor responden dengan nilai tertinggi berada pada interval 39-40 dengan frekuensi sebanyak 37 dan presentase sebanyak 50,70%
e. Menghitung rata-rata (mean)
Tabel 4. 9 Menghitung Rata-rata (Mean) Moral Religius Peserta Didik di MI Al Abrar Makassar
Interval Frekuensi xi fi xi Presentase (%)
35-36 18 35,5 639 24,65%
37-38 18 37,5 675 24,65%
39-40 37 39,5 1461,5 50,70%
41-42 0 0 0 0
43-44 0 0 0 0
45-46 0 0 0 0
47-48 0 0 0 0
Jumlah 73 2775,5 100%
Sumber : Hasil Olahan Data Moral Religius Peserta Didik di MI Al Abrar Makassar
= =1 .
=1
= 2775,5 73
= 38,02
= 38
f. Menghitung standar deviasi
Tabel 4. 10 Menghitung Standar Deviasi Moral Religius Peserta Didik di MI Al Abrar Makassar
Interval Frekuensi xi fi xi xi - X (xi - X)2 f1(xi-X)2
35-36 18 35,5 639 -3 9 162
37-38 18 37,5 675 -1 1 18
39-40 37 39,5 1461,5 2 4 148
41-42 0 0 0 0 0 0
43-44 0 0 0 0 0 0
45-46 0 0 0 0 0 0
47-48 0 0 0 0 0 0
Jumlah 73 2775,5 328
Sumber : Hasil Olahan Data Moral Religius Peserta Didik di MI Al Abrar Makassar
= √ ( − ̅)
= √
= √ , = 1,816
Tabel 4. 11 Analisis Deskriptif Moral Religius Peserta Didik di MI Al Abrar Makassar
Statistik Deskriptif Nilai
Jumlah Sampel 73
Skor Maksimum 40
Skor Minumum 35
Range 5
Rata-rata 38
Standar Deviasi 1,816
Sumber : Hasil Olahan Data Moral Religius Peserta Didik di MI Al Abrar Makassar
Dari data deskriptif tersebut dapat kita peroleh bahwa, jumlah sampel 73, nilai minimum 35, nilai maksimum 40 dan range 5. Sementara rata-rata yaitu 38 dengan standar deviasi 1.816.
g. Kategorisasi
Berdasarkan data deskriptif, berikut adalah kategorisasi moral religius peserta didik di MI Al Abrar Makassar.
a. Kategori Rendah:
x < (Mean − 1(𝜎)) x < (38 -1(1,816)) x < 36,184
b. Kategori Sedang:
Mean-(1 (𝜎)) ≤ x < Mean + (1(𝜎)) 38 -1,816 ≤ x < 38 +1,816
36,184 ≤ x < 39,816 c. Kategori Tinggi:
x ≥ Mean + (1(𝜎)) x ≥ 38 + 1,816 x ≥ 39,816
Dengan demikian kecenderungan tanggapan responden terhadap variabel penanaman nilai-nilai pendidikan Islam melalui kegiatan jumat ibadah dapat dilihat pada tabel berikut ini:
Tabel 4. 12 Kategorisasi Moral Religius Peserta Didik di MI Al Abrar Makassar
No Kategori Interval Frekuensi Presentase
1 Tinggi x ≥ 39,816 28 38%
2 Sedang 36,184 ≤ x < 39,816 27 37%
3 Rendah x < 36,184 18 25%
Total 73 100%
Sumber : Hasil Olahan Data Moral Religius Peserta Didik di MI Al Abrar Makassar
Berdasarkan tabel di atas dapat dilihat bahwa, jawaban responden terhadap variabel moral religius peserta didik pada kategori tinggi terdapat 28 responden (38%). Jawaban responden pada kategori sedang sebanyak 27 responden (37%).
Serta 18 (25%) responden menjawab pada kategori rendah. Hal ini mengartikan bahwa kecenderungan moral religius peserta di MI Al Abrar Makassar berada pada kategori tinggi, ini berbanding lurus dengan maksimalnya proses penanaman nilai-nilai pendidikan Islam melalui kegiatan jumat ibadah, sehingga berpengaruh pada meningkatnya moral religius peserta didik. Dapat diisimpulkan bahwa rata- rata peserta didik MI Al Abrar Makassar memiliki moral yang baik.
3. Analisis Inferensial
Statistik inferensial digunakan dalam menguji hipotesis penelitiaan.
Pengujian digunakan menguji hipotesis. Hipotesis bertujuan mengetahui apakah penanaman nilai-nilai pendidikan Islam berpengaruh terhadap moral religius peserta didik. Penelitiaan terdiri dari variabel independen dan variabel dependen.
a. Uji Prasyarat
Uji prasyarat merupakan syarat yang harus dipenuhi terlebih dahulu, sebelum penulis masuk pada tahapan uji hipotesis.Uji prasyarat dalam penelitian ini menggunakan 2 uji yaitu uji normalitas, dan uji linearitas.
1) Uji Normalitas
Uji normalitas digunakan untuk mengetahui apakah data penelitian yang diperoleh berdistribusi normal atau mendekati normal. Syarat data dikatakan normal jika nilai asymp sig pada uji kolmogorov smirnov > 0,05. Adapun hasil dari uji normalitas dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test
Unstandardized Residual
N 73
Normal Parametersa,b Mean .0000000
Std. Deviation 1.82361545 Most Extreme Differences Absolute .214
Positive .139
Negative -.214
Test Statistic .214
Asymp. Sig. (2-tailed) .000c
a. Test distribution is Normal.
b. Calculated from data.
c. Lilliefors Significance Correction.
Gambar 4. 1 One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Sumber: Data Primer yang Diolah Peneliti,2023
Gambar di atas menunjukkan plot data yang tidak berdistribusi normal.
Pada penelitian ini menggunakan metode analisis regresi yang mengasumsikan data berdistribusi normal. Sehingga, perlu dilakukan transformasi data agar data yang akan dianalisis memenuhi asumsi normal.1
Setelah dilakukan trnsforma data maka di peroleh hasil pengolahan data seperti pada table berikut ini:
Tabel 4. 13 Uji Normalitas
Jenis Uji p-value α
Normalitas (Kolmogorov Smirnov) 0,25 0,005
Berdasarkan Tabel di atas maka dapat diperoleh nilai p-Value 0,25 lebih besar dari α = 0,005 sehingga data berdistribusi normal dan dapat dilakukan uji selanjutnya.
2) Uji Linearitas
Uji linearitas digunakan untuk mengetahui apakah dua variabel atau lebih mempunyai hubungan yang linear secara signifikan atau tidak. Syarat data
1Ferdinand, Structural Equation Modeling dalam Penelitian Manajemen Edisi 5 (Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro, 2014).
dikatakan memiliki hubungan linear jika nilai deviation from linearity sig> 0,05.2 Adapun hasil dari uji linearitas dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
ANOVAa
Model Sum of Squares df Mean Square F Sig.
1 Regression .692 1 .692 2.595 .116b
Residual 9.331 35 .267
Total 10.022 36
a. Dependent Variable: Y b. Predictors: (Constant), X
Gambar 4. 2 Anova
Sumber: Data Primer yang Diolah Peneliti, 2023
Berdasarkan tabel di atas menunjukkan bahwa nilai Sig sebesar 0,116 >
0,05. Hal ini mengartikan bahwa data dari variabel independen yaitu penanaman nilai Pendidikan Islam dan variabel dependen yaitu moral religius pada penelitian ini memiliki hubungan linear secara signifikan, sehingga data dalam penelitian ini layak dilanjutkan pada pengujian selanjutnya.
b. Analisis Regresi Linear Sederhana
Analisis regresi linear sederhana digunakan untuk mengukur kekuatan hubungan dari satu variabel independen terhadap satu variabel dependen, serta untuk menunjukkan arah hubungan antara variabel dependen dengan variabel independen. Model persamaan regresi yang baik adalah yang telah memenuhi uji pra syarat terlebih dahulu. Berdasarkan hasil uji yang telah dipaparkan sebelumnya membuktikan bahwa data pada penelitian ini telah memenuhi semua uji prasyarat.
Penelitian ini menggunakan analisis regresi linear sederhana untuk memprediksi seberapa jauh perubahan nilai dari variabel dependen moral religius, bila nilai variabel independen yaitu penanaman nilai-nilai Pendidikan Islam
2Sugiyono, Penelitian Kuantitatif, Kualitatif Dan R&D, h. 168.
mengalami kenaikan atau justru penurunan. Adapun hasil analisis regresi linear sederhana dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
Coefficientsa
Model
Unstandardized Coefficients
Standardized Coefficients
t Sig.
B Std. Error Beta
1 (Constant) 1.434 .230 6.228 .000
X .159 .099 .263 1.611 .116
a. Dependent Variable: Y
Gambar 4. 3: Coefficients
Sumber: Data Primer yang Diolah Peneliti, 2023
Pada tabel di atas dapat diperoleh persamaan regresi linear sederhana pada penelitian ini, yaitu :
= 1,434 + 0,159
Adapun hasil analisis dari persamaan regresi tersebut adalah sebagai berikut:
1. Nilai konstanta dalam penelitian ini sebesar 1,434, angka tersebut menunjukkan bahwa jika variabel penanaman nilai Pendidikan Islam tidak mengalami perubahan, maka variabel moral religius sebesar 1,434.
2. Variabel penanaman nilai Pendidikan Islam dalam penelitian ini memiliki nilai koefisien sebesar 0,159. Hal ini mengartikan bahwa jika terjadi kenaikan variabel penanaman nilai Pendidikan Islam sebesar 1%, maka moral religius peserta didik juga akan mengalami kenaikan sebesar variabel pengalinya yaitu sebesar 0,159.
c. Uji Koefisien Determinasi
Uji koefisien determinasi digunakan untuk mengetahui seberapa jauh kemampuan variasi variabel independen dapat menjelaskan variabel dependen.
Nilai R2 memiliki nilai interval antara 0 sampai 1 (0 ≤ R2≤ 1), dimana semakin besar nilai R2 mendekati angka 1 maka akan semakin besar kemampuan variabel
independen mampu menjelaskan variabel dependen, namun semakin mendekati angka 0 nilai R2 maka akan semakin tidak mampu variabel independen dalam menjelaskan variabel dependen. Adapun hasil dari uji koefisien determinasi dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
Model Summary
Model R R Square
Adjusted R Square
Std. Error of the Estimate
1 .263a .069 .042 .51632
a. Predictors: (Constant), X
Gambar 4. 4: Model Summary
Sumber: Data Primer yang Diolah Peneliti, 2023 Tabel 4. 14 Tabel Model Summary (X-Y)
Variabel R R Square Keterangan
X-Y 0,263a 0,069 Ada Pengaruh
69%
Berdasarkan tabel di atas menunjukkan bahwa nilai koefisien determinasi yang dinyatakan dengan nilai r-square dalam penelitian ini sebesar 0,069 atau 69%. Hal ini mengartikan bahwa moral religius dapat dijelaskan oleh variasi variabel penanaman nilai Pendidikan Islam sebesar 69%, sedangkan sisanya sebesar 31% dijelaskan oleh variasi variabel yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
d. Uji Hipotesis
Uji hipotesis dalam penelitian ini digunakan untuk menjawab hipotesis yang telah dirumuskan pada bab sebelumnya. Adapun uji yang digunakan adalah uji parsial (uji-t), digunakan untuk mengukur seberapa jauh pengaruh satu variabel independen secara individual dalam menjelaskan variabel dependen.3 Adapun hasil yang telah diolah oleh peneliti adalah sebagai berikut:
3Sugiyono, Penelitian Kuantitatif, Kualitatif Dan R&D, h.175.