BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
B. Hasil Penelitian
1) Bersama Guru membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), tentang pokok bahasan iman kepada kitab-kitab Allah SWT yang mencerminkan penerapan metode pembelajaran Inkuiri sesuai dengan kriteria yang sudah ditentukan sebelumnya dalam meningkatkan prestasi belajar siswa. (Lampiran 1)
2) Bersama Guru menyiapkan lembar observasi aktifitas guru selama proses pembelajaran berlangsung. (Lampiran 2)
3) Bersama Guru menyiapkan lembar observasi aktifitas belajar siswa selama kegiatan pembelajaran berlangsung. (Lampiran 3)
4) Bersama Guru menyusun tes pilihan ganda yang digunakan untuk mengevaluasi hasil belajar siswa. (Lampiran 4)
5) Bersama Guru menyiapkan kunci jawaban soal tes. (Lampiran 5) b. Pelaksanan Tindakan
Pembelajaran Akidah Akhlak di MTs Al-Hamidiyah dilaksanakan 1 kali pertemuan. Adapun kegiatan yang dilakukan dalam pelaksanaan tindakan ini adalah guru memberikan informasi tentang tujuan dan manfaat mempelajari materi iman kepada kitab-kitab Allah SWT dan guru menerapkan apa yang telah direncanakan dalam RPP pada tahap perencanaan dengan menggunakan metode pembelajaran Inkuiri. Adapun perincian pelaksanaan tindakan ini adalah sebagai
berikut.
Pada awal kegiatan guru membuka pelajaran dengan mengucapkan salam, berdoa sebelum belajar dan mengabsensi siswa.
Dilanjutkan dengan mengkondisikan kelas agar menjadi kondusif supaya siswa siap mengikuti kegiatan belajar. Setelah itu guru melakukan apersepsi tentang materi yang dipelajari minggu lalu dengan cara memberikan pertanyaan kepada siswa.
Dalam kegiatan inti, tindakan yang dilakukan guru adalah menjelaskan mekanisme pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan metode pembelajaran Inkuiri yang dilakukan dalam tindakan sebagai berikut.
1) Guru membagi siswa dalam beberapa kelompok dan setiap kelompok berjumlah 4 orang, setiap kelompok dibagikan masalah tentang iman kepada kitab-kitab Allah yang di diskusikan pada setiap kelompok.
2) Guru memberikan waktu dan meminta siswa mendiskusikan masalah yang diberikan guru secara berkelompok.
3) Guru membantu siswa dalam pemecahan masalah dari masalah yang diberikan dan diselesaikan dengan cara diskusi mengenai hal- hal yang belum dipahami atau dimengerti.
4) Guru meminta siswa untuk melaporkan hasil diskusinya kepada teman kelompok lainnya.
5) Guru meminta siswa memaparkan hasil diskusinya secara bergantian.
6) Guru mengumpulkan hasil kerja siswa bersama-sama menyimpulkan materi yang telah dibahas.
Pada kegiatan penutup, guru mengajak siswa untuk menyimpulkan materi yang telah dibahas. Guru melakukan refleksi dengan memberikan penjelasan dari setiap pertanyaan yang diajukan siswa, kemudian guru melakukan evaluasi dengan membagikan soal pilihan ganda. Guru menyampaikan topik pembelajaran selanjutnya dan guru mengakhiri pelajaran dengan mengucapkan salam dan berdoa bersama.52
c. Observasi dan Evaluasi
Tahap observasi dan evaluasi dilakukan pada akhir siklus, ini bertujuan untuk mengetahui apakah siswa sudah memahami dengan baik materi yang telah diajarkan dalam proses pembelajaran. Untuk mengetahui hasil belajar siswa peneliti menggunakan tes. Adapun hasil tes pada siklus I, disajikan dalam tabel berikut:
1. Tahap Observasi
Untuk mengetahui hasil observasi aktivitas guru dan siswa dapat dilihat dalam tabel berikut.
Tabel 4.4
Hasil Observasi Aktivitas Guru Siklus 1
No Aktivitas
Siklus 1 Terlihat Tidak
Terlihat Skor
1. Guru menggunakan RPP 3
2. Guru menyampaikan cakupan materi pembelajaran dan tujuan
2
3. Guru memberikan apresiasi dan motivasi 2
52 Kegiatan Pembelajaran Siswa dan Guru Siklus I, Observasi, Sidemen, 10 November 2020.
4. Guru mengaitkan materi dengan pengetahuan lain yang relevan
1 5. Guru menjelaskan langkah-langkah
pembelajaran metode inkuiri
2
6. Guru membagi peserta didik menjadi beberapa kelompok
4
7. Guru memberikan lembar kegiatan kepada peserta didik
4
8. Guru memberi kesempatan kepada peserta didik untuk bertanya tentang materi yang belum dipahami
2
9. Guru memberikan kesempatan bagi siswa untuk mempresentasikan hasil diskusinya.
2
10. Guru dan siswa membuat simpulan. 4
Jumlah 9 1 28
Persentase 65%
Kategori Cukup
Rumus untuk menghitung persentase hasil observasi pada guru digunakan rumus:
P = ∑ � ��� �ℎ�
∑���� �� x 100%
P = x 100%
P = 65%
Berdasarkan hasil observasi aktivitas guru, pada tabel di atas maka dapat diketahui persentase tingkat keberhasilan aktivitas guru setelah dilakukan analisis pada siklus I mencapai 65%. Hasil observasi aktivitas guru dapat dikategorikan cukup.
Tabel 4.5
Hasil Observasi Aktivitas Siswa Siklus 1
No Aktivitas
Siklus 1 Terlihat Tidak
Terlihat Skor
1. Siswa siap dalam belajar 2
2. Siswa respons terhadap guru 1
3. Siswa konsentrasi dalam belajar 1
4. Siswa mendengarkan tujuan belajar yang disampaikan oleh guru
3
5. Siswa melakukan pengamatan terhadap guru 1 6. Siswa diskusi dalam kelompoknya masing-
masing .
3
7. Siswa terlihat aktif dalam pembelajaran 2
8. Melihat antusias dalam proses pembelajaran 2 9. Siswa mempresentasikan dan mengomentasi
hasil diskusinya
3
10. Siswa dan guru menyimpulkan bersama. 4
Jumlah skor yang di peroleh 7 3 22
Peresentase 55%
Kategori Kurang Aktif
Rumus untuk menghitung persentase hasil observasi pada siswa digunakan rumus:
P = ∑ � ��� �ℎ�
∑���� �� x 100%
P = x 100%
P = 55%
Berdasarkan hasil observasi aktivitas belajar siswa pada tabel di atas maka diperoleh data pada siklus I mencapai 55%. Dapat disimpulkan keaktifan secara keseluruhan adalah dengan kriteria siswa masih kurang
aktif. Hal ini menunjukkan bahwa keaktifan siswa masih perlu ditingkatkan lagi dan dilanjutkan pada siklus selanjutnya.
2. Tahap Evaluasi
Pada siklus 1 guru melakukan evaluasi dengan memberi tes pilihan ganda kepada siswa sebanyak 10 soal untuk mengetahui hasil belajar siswa.
Tabel 4.6
Hasil Belajar Siswa Masing-masing Individu Siklus 1
NO Nama Siswa Nilai Tuntas/Tidak
Tuntas 1. Ahmad Zidan Parozi 60 Tidak Tuntas
2. Arif Ahlan 50 Tidak Tuntas
3. Arman Maulana 80 Tuntas
4. Fatahurrahman 80 Tuntas
5. Ferdian Hadi 70 Tidak Tuntas
6. Haekal Bayani 70 Tidak Tuntas
7. Harun Arrasyid 80 Tuntas
8 Jumadil Sawal 70 Tidak Tuntas
9 Khairil Baihaki 60 Tidak Tuntas
10 M. Paozi 60 Tidak Tuntas
11 M. Saopi 80 Tuntas
12 M. Taufik Rizki 80 Tuntas
13 M. Wahyu Hidayatullah 60 Tidak Tuntas
14 Mawa Rizki 80 Tuntas
15 Robi Santoso 40 Tidak Tuntas
16 Sopian Asri 70 Tidak Tuntas
17 Dina Hardiana 90 Tuntas
18 Husnul Baiah 70 Tidak Tuntas
19 Husnul Khotimah 80 Tuntas
20 Isnaini 70 Tidak Tuntas
21 Karlia Safitri 90 Tuntas
22 Kurratul Aini 90 Tuntas
23 Laely Hardianty 80 Tuntas
24 Lisiani 80 Tuntas
25 Ria Sapnawati 90 Tuntas
26 Rismahani 40 Tidak Tuntas
27 Rohini 70 Tidak Tuntas
28 Tutik Indrayanti 80 Tuntas
29 Yulia Laili Indriyani 80 Tuntas
30 Yulianingsih 90 Tuntas
31 Zaedatun Hasanah 70 Tidak Tuntas
Tuntas 16 Orang
Tidak Tuntas 15 Orang
Jumlah 2110
Rata-rata 68,64
Rumus hasil analisis tes
P = �
�
P = F
N
P = P = 68,64
Berdasarkan data diatas dapat diketahui bahwa hasil belajar siswa pada siklus I bahwa nilai rata-rata siswa 68,64 dengan perincian siswa yang tuntas sebanyak (16 siswa) dan siswa yang tidak tuntas (15 siswa).
Pada presentase ketuntasan belajar siswa kelas VIII pada siklus I dapat diketahui bahwa hasil belajar siswa belum memenuhi kriteria ketunasan minimum belajar yaitu 75. Untuk itu peneliti perlu melanjutkan ke siklus II untuk memperbaiki kelemahan yang terjadi pada siklus I dan memperbaiki hasil belajar siswa.
d. Refleksi
Berdasarkan hasil evaluasi di atas, dilihat dari hasil aktivitas guru dan siswa pada siklus I, terdapat beberapa kekurangan yang masih perlu diperbaiki pada pelaksanaan siklus selanjutnya. Setelah dilakukan analisis secara seksama bersama dengan guru mata pelajaran, maka kekurangan dalam pelaksanaan pembelajaran yang masih perlu diperbaiki adalah sebagai berikut.
1) Sebagian siswa masih sulit dan kurang paham dalam menyelesaikan soal, terlihat dari 15 siswa yang memperoleh nilai rendah dan belum tercapainya persentasi 75 ketuntasan yang ditetapkan.
2) Masih ada siswa tidak berani bertanya tentang materi yang belum mereka pahami.
3) 15-16 siswa hanya menunggu informasi dari seorang guru.
4) Siswa respons terhadap guru 5) Siswa konsentrasi dalam belajar
6) Siswa melakukan pengamatan terhadap guru.
7) Guru belum mengkaitkan materi dengan pengetahuan lain yang relevan.
1. Siklus II
Berdasarkan hasil pengamatan dan tindakan yang ditemukan peneliti selama proses pembelajaran dari siklus I, masih ada kekurangan- kekurangan pelaksanaan pembelajaran yang ditemukan selama pelaksanaan siklus I. Oleh sebab itu, pada siklus II ini dilakukan sebagai upaya memperbaiki kekurangan-kekurangan yang di temui pada saat pelaksanaan siklus I, proses pembelajaran pada siklus II ini sama prosedurnya dengan siklus I, yaitu dilaksanakan satu kali pertemuan dengan alokasi watu 2 x 45 menit ( 2 jam pelajaran ).
Adapun rancangan pada siklus II sama dengan siklus I yaitu.
a. Perencanaan
Pada tahap perencanaan tindakan ini terdiri dari:
1. Peneliti bersama guru menyiapkan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). (Lampiran 1)
2. Bersama guru menyiapkan lembar observasi aktivitas guru selama proses pembelajaran berlangsung. (Lampiran 2)
3. Bersama guru menyiapkan lembar observasi aktivitas siswa selama proses pembelajaran berlangsung. (Lampiran 3)
4. Bersama guru menyusun tes pilihan ganda yang digunakan untuk mengevaluasi hasil belajar siswa. (Lampiran 4)
5. Bersama guru menyiapkan kunci jawaban soal tes. (lampiran 5).
b. Pelaksanaan Tindakan
Pelaksanaan tindakan pada siklus II sama dengan siklus I yaitu dilaksanakan dalam 1 kali pertemuan dengan alokasi waktu 2 x 45 menit ( 2 jam pelajaran ) pada tanggal 27 November 2020. Pada pertemuan ini peneliti tetap bertugas sebagai observer dan guru yang bersangkutan tetap bertugas sebagai guru akidah akhlak.
Pada awal kegiatan guru membuka pelajaran dengan mengucapkan salam, berdoa sebelum belajar dan mengabsensi siswa.
Dilanjutkan dengan mengkondisikan kelas agar menjadi kondusif supaya siswa siap mengikuti kegiatan belajar. Setelah itu guru melakukan apersepsi tentang materi yang dipelajari minggu lalu dengan cara memberikan pertanyaan kepada siswa.
Dalam kegiatan inti, tindakan yang dilakukan guru adalah menjelaskan mekanisme pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan metode Inkuiri yang dilakukan dalam tindakan sebagai berikut.
1) Guru membagi siska dalam beberapa kelompok masing-masing kelompok terdiri dari 4 orang dan membagikan suatu materi tentang iman kepada kitab-kitab Allah yang akan didiskusikan pada setiap kelompok.
2) Guru memberikan waktu dan meminta siswa untuk mendiskusikan masalah yang telah diberikan secara kelompok.
3) Guru memberikan kesimpulan dari masalah yang telah diberikan dimasing-masing kelompok.
4) Guru membantu siswa untuk berbagi tugas dengan sesama temannya.
5) Guru meminta siswa unuk mengumpulkan laporan hasil diskusi.
6) Guru meminta perwakilan dari setiap kelompok ke kelompok lain untuk memaparkan hasil diskusinya.
7) Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya, jika masih ada yang masih belum dipahami.
Pada kegiatan penutup, guru mengajak siswa untuk menyimpulkan materi yang telah dibahas. Guru melakukan refleksi dengan memberikan penjelasan dari setiap pertanyaan yang diajukan siswa, kemudian guru melakukan evaluasi dengan membagikan soal pilihan ganda sebanyak 10 soal. Guru menyampaikan topik pembelajaran selanjutnya dan guru mengakhiri pelajaran dengan mengucapkan salam dan berdoa bersama.
c. Observasi dan Evaluasi 1. Tahap Observasi
Berdasarkan hasil analisis dan observasi terhadap aktivitas guru, selama proses pembelajaran berlangsung terjadi peningkatan dari siklus sebelumnya. Dapat dilihat pada tabel berikut ini:
Tabel 4.7
Hasil Observasi Aktivitas Guru Siklus II
No Aktivitas
Siklus 1 Terlihat Tidak
Terlihat Skor
1. Guru menggunakan RPP 4
2. Guru menyampaikan cakupan materi pembelajaran dan tujuan
4
3. Guru memberikan apresiasi dan motivasi 4
4. Guru mengaitkan materi dengan pengetahuan lain yang relevan
3
5. Guru menjelaskan langkah-langkah pembelajaran metode inkuiri
4
6. Guru membagi peserta didik menjadi beberapa kelompok
4
7. Guru memberikan lembar kegiatan kepada peserta didik
4
8. Guru memberi kesempatan kepada peserta didik untuk bertanya tentang materi yang belum dipahami
4
9. Guru memberikan kesempatan bagi siswa untuk mempresentasikan hasil diskusinya.
3
10. Guru dan siswa membuat simpulan. 4
Jumlah 10 - 38
Persentase 95%
Kategori Sangat Baik
Rumus untuk menghitung persentase hasil observasi pada guru digunakan rumus:
P = ∑ � ��� �ℎ�
∑���� �� x 100%
P = x 100%
P = 95%
Dari hasil observasi aktivitas guru, pada tabel di atas maka dapat diketahui presentase tingkat keberhasilan aktivitas guru setelah dilakukan
analisis pada siklus II mencapai 95%. Hasil observasi aktivitas guru dapat dikategorikan dengan kategori sangat baik.
Tabel 4.8
Hasil Observasi Aktivitas Siswa Siklus II
No Aktivitas
Siklus 1 Terlihat Tidak
Terlihat Skor
1. Siswa siap dalam belajar 4
2. Siswa respon terhadap guru 4
3. Siswa konsentrasi dalam belajar 4
4. Siswa mendengarkan tujuan belajar yang disampaikan oleh guru
4
5. Siswa melakukan pengamatan terhadap guru 3 6. Siswa diskusi dalam kelompoknya masing-
masing .
4
7. Siswa terlihat aktif dalam pembelajaran 3
8. Melihat antusias dalam proses pembelajaran 3 9. Siswa mempresentasikan dan mengomentasi
hasil diskusinya
4
10. Siswa dan guru menyimpulkan bersama. 4
Jumlah skor yang di peroleh 10 - 37
Peresentase 93%
Kategori Sangat baik
Rumus untuk menghitung persentase hasil observasi pada siswa digunakan rumus:
P = ∑ � ��� �ℎ�
∑���� �� x 100%
P = x 100%
P = 93%
Berdasarkan hasil observasi aktivitas siswa, pada tabel di atas maka diperoleh data pada siklus kedua mencapai 93%. Dapat disimpulkan
keaktifan secara keseluruhan adalah dengan kriteria siswa sudah aktif. Hal ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan setelah dilaksanakan siklus yang kedua.
2. Tahap Evaluasi
Tes evaluasi ini dilakukan dengan memberikan tes tes pilihan ganda sebanyak 10 soal.
Tabel 4.9
Hasil Belajar Siswa Masing-masing Individu Siklus II
NO Nama Siswa Nilai Tuntas/Tidak
Tuntas
1. Ahmad Zidan Parozi 90 Tuntas
2. Arif Ahlan 80 Tuntas
3. Arman Maulana 90 Tuntas
4. Fatahurrahman 80 Tuntas
5. Ferdian Hadi 90 Tuntas
6. Haekal Bayani 80 Tuntas
7. Harun Arrasyid 90 Tuntas
8 Jumadil Sawal 80 Tuntas
9 Khairil Baihaki 90 Tuntas
10 M. Paozi 80 Tuntas
11 M. Saopi 90 Tuntas
12 M. Taufik Rizki 80 Tuntas
13 M. Wahyu Hidayatullah 70 Tidak Tuntas
14 Mawa Rizki 80 Tuntas
15 Robi Santoso 70 Tidak Tuntas
16 Sopian Asri 90 Tuntas
17 Dina Hardiana 90 Tuntas
18 Husnul Baiah 90 Tuntas
19 Husnul Khotimah 80 Tuntas
20 Isnaini 90 Tuntas
21 Karlia Safitri 90 Tuntas
22 Kurratul Aini 90 Tuntas
23 Laely Hardianty 80 Tuntas
24 Lisiani 90 Tuntas
25 Ria Sapnawati 90 Tuntas
26 Rismahani 80 Tuntas
27 Rohini 90 Tuntas
28 Tutik Indrayanti 80 Tuntas
29 Yulia Laili Indriyani 90 Tuntas
30 Yulianingsih 90 Tuntas
31 Zaedatun Hasanah 90 Tuntas
Tuntas 29 Orang
Tidak Tuntas 2 Orang
Jumlah 2640
Rata-rata 85,16
Rumus hasil analisis tes
P = �
�
P = F
N
P = P = 85,16
Tabel 4.10
Ringkasan Evaluasi siklus I dan II
Siklus ke- 1 2
Jumlah Siswa Tuntas 16 29
Jumlah Siswa Tidak Tuntas 15 2
Persentasi Ketuntasan 68,64 85,16
Berdasarkan data yang terdapat pada tabel di atas dapat dilihat adanya peningkatan hasil dan ketuntasan belajar siswa dari siklus sebelumnya.
d. Refleksi
Berdasarkan hasil observasi dan tes yang diisi oleh siswa dapat disimpulkan bahwa guru telah mampu mempertahankan dan
meningkatkan pelaksanaan kegiatan belajar mengajar dengan metode pembelajaran Inkuiri. Hal ini didasarkan pada hasil observasi yang menunjukkan semakin baiknya kegiatan pembelajaran berdasarkan observer. Tes hasil belajar siswa mengalami peningkatan berdasarkan persentasi hasil belajar siswa.
Dengan demikian, berdasarkan hasil tes siklus II hasil belajar akidah akhlak telah sesuai dengan target yang dicapai. Karena tingkat hasil belajar sudah tercapai, maka guru tidak melanjutkan ke siklus berikutnya. Hasil ini menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran dengan menerapkan metode pembelajaran Inkuiri dapat meningkatkan prestasi belajar siswa.