BAB VI HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
B. Hasil Penelitian
Tabel 4.5
Keadaan Gedung/Bangunan MI Haqqul Yaqin NW Sayang- sayang mendukung proses pembelajaran
Tahun Pelajaran 2017/2018
No Jenis Ruang
Milik Baik Rusak
Ringan
Rusak Berat
Jumlah
1 Ruang Kelas 6 0 0 6
2 Ruang Perpustakaan 1 0 0 1
3 Laboraturium IPA - - - -
4
Ruang Kepala
Sekolah 1 0 0 1
8 Ruang Guru 1 0 0 1
9 UKS 1 0 0 1
10 WC 2 1 0 3
semester genap MI Haqqul Yaqin NW Sayang-sayang tahun pelajaran 2017/2018 dengan jumlah siswa 10 orang.
Pada penelitian ini, data keterlaksanaan RPP dalam proses pembelajaran diperoleh dari lembar observasi, sedangkan data untuk mengetahui hasil belajar siswa diperoleh dari tes yang dilakukan pada setiap akhir siklus.
Adapun uraian keterlaksanaan penelitian tindakan pada penelitian ini diuraikan sebagai berikut :
1. Pelaksanaan Siklus 1
Pembelajaran siklus 1 dilaksanakan selama 2x pertemuan yaitu 4x35 menit. Adapun tahapan-tahapan yang dilaksanakan pada siklus 1 ini sebagai beriku :
a. Perencanaan
Berdasarkan hasil koordinasi dengan guru mata pelajaran kaitannya dengan tekhnis penelitian tentang meningkatkan hasil belajar siswa pada materi sumber daya alam ada beberapa hal yang dipersiapkan antara lain : penyususnan RPP, lembar Observasi Guru dan Siswa
b. Pelaksanaan tindakan
Dalam tahap ini guru melakukan pembelajaran dengan menggunakan media lingkungan sekitar sekolah sesuai rencana yang telah disusun. Siklus satu dilakukan selama 2x pertemuan yaitu 2x35 menit selama proses belajar mengajar berlangsung
1) Pertemuan pertama
Kegiatan diawali dengan guru membuka pembelajaran dengan Do’a dan memberikan motivasi kepada siswa.
Kegiatan inti guru dalam memberi penjelasan awal kepada siswa mengenai sumber daya alam seperti misalnya pengertian sumber daya alam, macam-macam sumber daya alam, pembagian sumber daya alam berdasarkan sifatnya serta contoh sumber daya alam dengan menggunakan media lingkungan sekitar sekolah dengan cara pertama guru setelah memberikan penjelasan kepada siswa lalu guru memyuruh siswa mencari contoh sumber daya alam yang ada di sekitar lingkungan sekolah seperti yang tergolong kedalam sumber daya alam hayati ataupun non hayati. Sambil guru memberikan bimbingan kepada siswa dengan ikut berpartisipasi keluar kelas, sambil siswa membawa bacaan berupa LKS untuk menjadi panduan siswa keluar kelas.
Kegiatan akhir pada kegiatan ini sebelum guru menutup pelajaran guru memberikan refleksi seperti memberikan kesimpulan dari pelajaran yang telah dilakukan setelah itu guru menutup pelajaran dengan salam dan Do’a.
2) Pertemuan kedua
Pada kegiatan ini guru memberikan tes evaluasi untuk mengetahui hasil belajar mengenai sumber daya alam.
c. Pengamatan 1) Observasi
Tahap observasi membutuhkan peran yang sangat aktif bagi peniliti untuk memperhatikan berbagai komponen yang akan diamati dalam proses belajar mengajar hal yang perlu diobservasi adalah aktivitas mengajar guru dan aktivitas belajar siswa
a) Hasil observasi aktivitas guru
Berdasarkan hasil pengamatan yang dilakukan observer terhadap aktivitas guru dalam keterlaksanaan langkah-langkah pelaksanaan pembelajaran di peroleh hasil pengamatan sebagai berikut :
Hasil observasi guru siklus 1 dengan menggunakan media lingkungan sekitar sekolah diperoleh skor sebesar : 60 % dikategorikan terlaksana baik, pada lampiran 1. hal itu dapat dilihat dari hasil observasi dari tabel di bawah ini :
Tabel 4.6
Hasil observasi aktivitas guru MI Haqqul Yaqin NW Sayang- sayang Tahun Pelajaran 2017/2018
Siklus Skor aktivitas guru Rata-rata Kategori
I 24 60% Cukup
Dari tabel diatas dapat dilihat bahwa skor aktivitas guru pada siklus I sebesar 60 % dan tergolong cukup. Pada siklus selanjutnya kegiatan guru perlu ditingkatkan kembali. Hal yang belum tercapai dalam observasi aktivitas guru pada siklus I yang perlu ditingkatkan kembali pada siklus II.
b) Hasil observasi aktivitas siswa
Data aktivitas siswa pada siklus I selama proses pembelajaran dapat dilihat pada lampiran 3. Data rekapan hasil observasi aktivitas siswa dapat dilihat pada tabel berikut :
Tabel 4.7
Hasil observasi aktivitas siswa MI Haqqul Yaqin NW Sayang- sayang Tahun Pelajaran 2017/2018
Siklus Skor aktivitas siswa Rata-rata Kategori
I 32 57 % Cukup
Dari deskripsi diatas dapat dilihat bahwa skor aktivitas siswa pada siklus I pertemuan I sebesar 57% dan tergolong cukup, pada siklus selanjutnya perlu ditingkatkan lagi. Berdasarkan hasil observasi siswa yang diperoleh selama pelaksanaan siklus I, kekurangan yang terjadi dan harus diperbaiki pada siklus I pertemuan ke II. Dari deskripsi diatas dapat dilihat bahwa skor aktivitas siswa pada siklus I pertemuan I sebesar 57% dan tergolong aktif, pada
siklus selanjutnya perlu ditingkatkan lagi. Berdasarkan hasil observasi siswa yang diperoleh selama pelaksanaan siklus I, kekurangan yang terjadi dan harus diperbaiki pada siklus I pertemuan ke II.
c) Hasil tes
Pada akhir proses pembelajaran siswa diberi tes dengan jumlah 10 soal dengan menggunakan pilihan ganda dengan tujuan untuk mengetahui tingkat keberhasilan siswa dalam pembelajaran yang telah dilakukan. Hasil tes siklus I dengan penggunaan media lingkungan sekitar sekolah dari 10 siswa diperoleh nilai rata-rata 64 dengan siswa yang mencapai ketuntasan belajar adalah 5 orang dengan ketuntasan klasikal 50% dengan kategori tidak tuntas.
Untuk lebih jelasnya dapat dilihat di lampiran 8.
No. Nama Siswa Nilai Keterangan
Tuntas Tidak Tuntas
1. Dian Apriantin 70 T
2. Elvina Vivin Ayu N. 60 TT
3. Gilang Barbera Wira 60 TT
4. Hannan Suwena 80 T
5. Kurnia Widianingsih 50 TT
6. Muzizat Hulaimi 60 TT
7. Nurahman Zidan Pratama 80 T
8. Rifa Sulaeman 50 TT
9. Soviana suri 70 T
10. Surya Adi Saputra 60 T
Jumlah Rata-rata
Jumlah siswa yang hadir Nilai tertinggi
Nilai terendah
Jumlah siswa yang tuntas Jumlah siswa yang tidak tuntas Ketuntasan klasikal
640 64 10 80 50 5 5 50%
Jadi, dilihat dari hasil pembelajaran dengan media lingkungan sekitar di siklus 1 ini belum tuntas, dilihat dari ketuntasan belajar siwa hanya 5 orang siswa yang tuntas mendapat nilai ≥75 dan 5 orang siswa lainnya belum tuntas, adapun permasalahan yang belum tuntas dalam pembelajaran di siklus 1 yang perlu diperbaiki di siklus II d. Refleksi
Peneliti bersama guru secara kolaboratif melakukan refleksi, yakni penilaian atau kajian analisis tentang tindakan yang telah dilakukan di siklus I. Hasil refleksi ini merupakan dasar untuk melakukan perbaikan tindakan pada siklus selanjutnya (siklus II).
Adapun kekurangan-kekurangan pada aktivitas guru, aktivitas siswa dan kegiatan evaluasi belum tercapai pada siklus 1 dan perlu ditingkatkan lagi pada siklus 2 sebagai berikut :
a. Aktivitas Guru
1) Kejelasan guru dalam memberi penjelasan awal kepada siswa 2) Penguasaan penggunaan media lingkungan
3) Pemberian bahan bacaan pada siswa
4) Pemberikan arahan dalam tanya jawab antara guru dan siswa 5) Penyimpulan hasil pembelajaran
6) Pelaksanakan refleksi b. Aktivitas Siswa
a) Siswa menjawab soal dengan tidak memperhatikan soal b) Siswa tidak membaca soal dengan baik
c) Siswa banyak yang tidak memahami soal d) Siswa tergesa-gesa menjawab soal e) Siswa asal-asalan dalam menjawab
Solusi perbaikan untuk aktivitas siswa pada siklus 1 untuk perbaikan kesiklus II sebagai berikut :
a) Menyuruh siswa menjawab soal dengan hati-hati
b) Menyuruh siswa membaca soal terlebih dahulu sebelum menjawab soal tersebut
c) Memberikan pemahaman yang lebih kepada siswa sebelum memberikan soal
d) Menyuruh siswa supaya tidak terlalu tergesa-gesa dalam menjawab soal
e) Memberikan peringatan kepada siswa agar tidak asal-asalan menjawab soal
2. Pelaksanaan Siklus II
Pembelajaran siklus II dilaksanakan 2 kali pertemuan (4 x 35 menit).
Dalam pelaksanaannya tindakan pada siklus II tidak jauh berbeda dengan siklus I, hanya pada siklus II ini guru melakukan perbaikan-perbaikan yang menjadi kendala pada siklus I sehingga bisa memperbaiki proses pembelajaran yang selama ini dilakukan. Adapun tahapan-tahapan pada siklus II adalah sebagai berikut:
a. Perencanaan
Perencanaan pada siklus II lebih menekankan pada perbaikan dan penyempurnaan pada siklus I. Guru bersama dengan peneliti memperbaiki skenario pembelajaran yang telah dilaksanakan pada siklus I. Adapun perencanaan pada siklus II yaitu memperbaiki proses pembelajaran yang masih kurang memenuhi pembelajaran menggunakan media lingkungan sekitar sekolah..
Selain mempersiapkan skenario pembelajaran yang lebih matang, peneliti dan guru juga menyiapkan soal instrumen yang tidak terlalu
panjang kalimatnya dan lebih terfokus ke inti pertanyaan serta tidak terfokus ke dalam bahasa asing seperti dalam siklus satu yang menjadi kendala soal ialah bahasa seperti bioteknologi, permentasi akan tetapi kalimatnya di ganti sesuai kemampuan siswa. serta memperbaiki suasana dalam kelas, mengatur meja dan korsi dan posisi duduk peserta didik, mengatur peserta didik untuk membuat bentuk dalam lingkaran untuk mengantisipasi keributan dan kegaduhan pada saat proses pembelajaran berlangsung.
b. Pelaksanaan tindakan
Dalam tahap ini guru melakukan pembelajaran dengan menggunakan media lingkungan sekitar sekolah sesuai rencana yang telah disusun. Siklus II dilakukan selama 2 kali pertemuan yaitu 2 x 35 menit. Yaitu 1x pertemuan untuk materi dan 1x pertemuannya untuk mengulang sedikit materi yang diberikan lalu pemberian soal. Selama proses belajar mengajar berlangsung materi yang diajarkan adalah hubungan sumber daya alam dengan lingkungan.
1) Pertemuan pertama
Kegiatan diawali dengan guru membuka pembelajaran dengan Do’a dan memberikan motivasi kepada siswa.
Kegiatan inti guru dalam memberi penjelasan awal kepada siswa mengenai sumber daya alam seperti misalnya pengertian sumber daya alam, macam-macam sumber daya alam, pembagian sumber daya alam
berdasarkan sifatnya serta contoh sumber daya alam dengan menggunakan media lingkungan sekitar sekolah dengan cara pertama guru setelah memberikan penjelasan kepada siswa lalu guru memyuruh siswa mencari contoh sumber daya alam yang ada di sekitar lingkungan sekolah seperti yang tergolong kedalam sumber daya alam hayati ataupun non hayati. Sambil guru memberikan bimbingan kepada siswa dengan ikut berpartisipasi keluar kelas, sambil siswa membawa bacaan berupa LKS untuk menjadi panduan siswa keluar kelas akan tetapi terfokus kepada memberikan tanya jawab kepada siswa agar apa yang mereka belum pahami bisa di jelaskan dan untuk peningkatan dari hasil di siklus I
Kegiatan akhir pada kegiatan ini sebelum guru menutup pelajaran guru memberikan refleksi seperti memberikan kesimpulan dari pelajaran yang telah dilakukan setelah itu guru menutup pelajaran dengan salam dan Do’a.
Dan pada pertemuan ke 2 kegiatan yang dilakukan yaitu guru memberikan tes evaluasi untuk mengetahui hasil belajar mengenai sumber daya alam.
c. Pengamatan 1. Observasi
a) Hasil observasi aktivitas guru
Hasil observasi aktivitas guru pada siklus II menunjukkan kategori terlaksana dengan baik. Hasil akhir observasi aktivitas guru siklus ini dapat dilihat di tabel berikut :
Tabel 4.8
Hasil observasi aktivitas guru MI Haqqul Yaqin NW Sayang- sayang Tahun Pelajaran 2017/2018
Siklus Skor aktivitas guru Rata-rata Kategori
II 36 90% Baik sekali
Adapun hasil observasi aktivitas guru pada siklus II menggunakan media lingkungan sekitar sekolah dapat dilihat pada lampiran 2.
Dari tabel diatas dapat dilihat bahwa skor aktivitas guru pada siklus II sebesar 90 %.
b) Hasil observasi aktivitas siswa
Hasil observasi aktivitas siswa pada siklus II. Hasil akhir dari aktivitas siswa ini dapat ditentukan sebagai berikut :
Tabel 4.9
Hasil observasi aktivitas siswa MI Haqqul Yaqin NW Sayang- sayang Tahun Pelajaran 2017/2018
Siklus Skor aktivitas siswa Rata-rata Kategori
II 47 83,92 % Baik sekali
Dari tabel diatas dapat dilihat hasil observasi aktivitas siswa pada siklus II dengan menggunakan media lingkungan sekitar
sekolah diperoleh skor sebesar 84% dan termasuk kategori baik sekali. Adapun hasil observasi aktivitas siswa pada siklus II menggunakan media lingkungan sekitar sekolah dapat dilihat pada lampiran 4.
c) Tes
Pada akhir proses pembelajaran siswa diberi tes dengan jumlah 10 soal pada siklus II dengan menggunakan pilihan ganda dengan tujuan untuk mengetahui tingkat keberhasilan siswa dalam proses pembelajaran yang telah dilakukan. Adapun hasil siklus II terjadi peningkatan.
Hasil tes siklus II menggunakan media lingkungan sekitar sekolah dari 10 siswa diperoleh nilai rata-rata sebesar 84% dengan siswa yang mencapai ketuntasan belajar adalah 10 orang siswa dengan ketuntasan klasikal sebesar 100% termasuk kategori tuntas.
Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel dibawah ini : Tabel 4.10
hasil evaluasi siklus II
No. Nama Siswa Nilai Keterangan
Tuntas Tidak Tuntas
1. Dian Apriantin 80 T
2. Elvina Vivin Ayu N. 80 T
3. Gilang Barbera Wira 80 T
4. Hannan Suwena 100 T
5. Kurnia Widianingsih 80 T
6. Muzizat Hulaimi 80 T
7. Nurahman Zidan Pratama 100 T
8. Rifa Sulaeman 90 T
9. Soviana suri 80 T
10. Surya Adi Saputra 90 T
Jumlah Rata-rata
Jumlah siswa yang hadir Nilai tertinggi
Nilai terendah
Jumlah siswa yang tuntas Jumlah siswa yang tidak tuntas Ketuntasan klasikal
840 84 10 100 80 10 0 100%
Jadi, dilihat dari hasil pembelajaran dengan media lingkungan sekitar sekolah di siklus II ini dinyatakan tuntas, dilihat dari ketuntasan belajar siswa dengan 10 orang siswa yang tuntas mendapat nilai ≥75. Untuk lebih jelasnya lihat pada lampiran 10.
d. Refleksi
Dari hasil observasi dan tes belajar siswa, diperoleh bahwa aktivitas belajar siswa meningkat, guru melaksanakan pembelajaran sesuai dengan RPP yang telah disusun, dan rata-rata skor hasil belajar siswa mengalami peningkatan secara signifikan sehingga pemberian tindakan dihentikan sampai siklus II. Dari hasil analisis data, tingkat aktivitas belajar siswa pada siklus II dikategorikan sangat aktif, sedangkan hasil tes belajar siswa dikategorikan tuntas secara klasikal karena persentase ketuntasannya sudah lebih dari 100%.
Berdarkan hasil yang telah dicapai pada siklus II maka penelitian ini dikatakan tuntas.