• Tidak ada hasil yang ditemukan

Instrumen /Alat dan Bahan Penelitian

Dalam dokumen LAMPIRAN-LAMPIRAN (Halaman 77-81)

BAB III METODE PENELITIAN

F. Instrumen /Alat dan Bahan Penelitian

Instrumen penelitian adalah suatu alat yang dapat digunakan untuk memperoleh, mengolah informasi yang diperoleh dari para responden yang dilakukan dengan menggunakan pola ukur yang sama.

Pada penelitian ini menggunakan angket berupa

41

pertanyaan yang diberikan ke masing-masing responden dalam bentuk skala likert yang dimana terdiri dari 4 pilihan alternatif, antara lain yaitu: sangat tidak setuju (STS), tidak setuju (TS), setuju (S), sangat setuju (SS), untuk pertanyaan atau pernyataan positif menggunakan penskoran jawaban sebagai berikut: STS

= 1; TS = 2; S = 3; SS = 4 dan untuk pertanyaan atau pernyataan negatif menggunakan penskoran jawaban STS = 4; TS = 3; S = 2; SS = 1.

Tabel 3.1

Tabel Alternatif Jawaban Angket Variabel X dan Y

No Alternatif Jawaban Skor

Positif Negatif

1 Sangat Tidak Setuju ( STS) 1 4

2 Tidak Setuju ( TS) 2 3

3 Setuju (S) 3 2

4 Sangat Setuju (SS) 4 1

Untuk dapat dikatakan instrumen penelitian yang baik, paling tidak memenuhi lima kriteria yaitu:

42

validitas, reabilitas, senssitifitas, objektifitas, dan fasibilitas. Namun dalam penelitian ini hanya menggunakan dua kriteria yakni validitas dan reabilitas.

Kisi-kisi Instrumen Angket Metode Mengajar Guru No

Indikator

Angket No. Butir Jumlah 1. Kesesuaian metode dengan

karakteristik siswa.

1,2 2

2. Kesesuaian metode dengan tujuan pembelajaran.

3 1

3. Kesesuaian metode dengan materi.

4 1

4. Kesesuaian metode dengan situasi.

5,6 2

5. Kesesuaian metode dengan kemampuan guru.

7-15 9

Jumlah 15

43

Kisi-kisi instrumen angket motivasi membaca pemahaman

No

Indikator Angket

No. Butir Jumlah

1. Tekun menghadapi tugas. 1,2,3,4 4

2. Ulet menghadapi kesulitan belajar 5,6 2

3. Lebih senang bekerja mandiri. 7,8,9 3

4. Cepat bosan dengan tugas rutin. 10,11 2

5. Dapat mempertahankan pendapatnya. 12,13,14,15 4

Jumlah 15

G. Tekhnik Pengumpulan Data/ Prosedur Penelitian

Pengumpulan data merupakan suatu langkah yang amat penting, dikarenakan data yang dikumpulkan akan digunakan untuk pemecahan masalah yang sedang di teliti atau untuk menguji hipotesis yang telah dirumuskan. Teknik pengumpulan data yang umum digunakan dalam suatu penelitian adalah wawancara, koesioner, serta observasi.

Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan beberapa teknik yaitu:

50

1. Kuesioner (Angket)

Kuesioner ini juga sering disebut sebagai angket dimana dalam kuesioner tersebut terdapat beberapa macam-macam pertanyaan yang berkaitan dengan masalah penelitian yang ingin dipecahkan, disusun, serta disebarkan di responden untuk memperoleh informasi. Dalam penelitian ini angket digunakan untuk mengetahui metode mengajar guru dan motivasi membaca pemahaman siswa.

2. Dokumentasi

Pada teknik ini, peneliti dapat memperoleh informasi dari bermacam-macam sumber tulisan atau dokumen yang ada pada responden melakukan kegiatan siswa. dalam penelitian initeknik dokumentasi digunakan untuk melihat data siswa kelas IV di MIN 1 Mataram.

3. Observasi

Observasi ialah suatu tekhnik yang dimana dilakukan dengan cara mengadakan suatu pengamatan

51

secara teliti serta pencatatan secara sistematis.38 Tes ini mempunyai tujuan untuk mengetahui bagaimana penggunaan metode mengajar guru yang digunakan di dalam memotivasi membaca pemahaman siswa kelas IV di MIN 1 Kota Mataram.

H. Teknik Analisis Data

Analisis data ialah salah satu langkah dalam suatu kegiatan penelitian yang sangat menentukan ketepatan dalam hasil penelitian. Analisis data merupakan sebagai pembuktian bahwa hasil penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti berhasil dan tepat.

Adapun rumus yang digunakan untuk menghitung angket metode mengajar guru dan motivasi ialah dibawah ini :

Rumus: :

38 Mahmud, Metode Penelitian Pendidikan, (Bandung: Pustaka Setia, 2011), hlm. 185.

52

Uji hipotesis data hasil penelitian dilakukan dengan uji regresi linear sederhana sudah terlebih dahulu diuji prasyarat, normalitas, dan linearitas.

Analisis data dibantu dengan program SPSS 20.

53

BAB IV

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian

1. Profil Sekolah

a. Sejarah Singkat MIN 1 Kota Mataram

Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Kota Mataram ialah suatu lembaga pendidikan Agama Islam setingkat SD dibawah naungan Kementerian Agama. Pada tanggal 1 Agustus 1981 MIN Punia Mataram ialah suatu lembaga pendidikan yang di bangun dengan swadaya masyarakat Punia Karang Kateng Kelurahan Mataram Barat Kecematan Mataram yang diberi nama Madrasah Diniyah

diperoleh dari hasil kesepakatan bersama antara pengurus madrasah dengan masyaraka setempat serta didukung pula oleh para pemuka masyarakat (penghulu kelurahan) dengan bantuan penuh dari

54

kepala kelurahan Mataram Barat.39 Dengan perintisan H. Muhammad Munir, H. Rusdin, H.

Ahmad Muhlis, Drs. H. Zohdi, dan H. Nurudin yang kesemuanya ini ialah pemuka-pemuka masyarakat di lingkungan Punia Karang Kateng diperkuat pula dengan dukungan kepala lingkungan setempat yaitu H. Nurtani.

Atas permintaan pengurus Madrasah Diniyah pada tahun 1987/1988 diubah namanya menjadi Madras

diremikan oleh kepala kantor Departemen Agama Islam Lombok Barat. Kemudian pada tahun

dari swasta menjadi negeri dengan nama Madrasah Ibtidaiyah Negeri Punia Mataram, yaitu pada tanggal 24 April 1993 kemudian pada tanggal 11

39 Observasi MIN 1 Mataram, 8 Januari 2022

55

Januari 2016 berubah menjadi MIN 1 Kota Mataram.

Adapun pejabat yang pernah menjadi pemimpin atau kepala sekolah di MIN 1 Kota Mataram sejak berdirinya hingga sekarang ialah:

1. Pada tahun 1983 s/d 1989 dipimpin oleh bapak Nursaat (Madrasah Diniyah s/d Madrasah Ibtidaiyah).

2. Pada tahun 1989 s/d 1999 dipimpin oleh Hj.

Tasnim (MI s/d MIN).

3. Pada tahun 1989 s/d 1999 dipimpin oleh Drs.

Mualip, M.Pd. (MIN).

4. Pada tahun 2005 s/d 2006 dipimpin oleh H.

Rumli,S.Ag (MIN).

5. Pada tahun 2006 s/d 2012 dipimpin oleh H.Abdul Azis BA (MIN).

6. Pada tahun 2012 s/d 2013 dipimpin oleh Baiq Aluh Nurbayani, S.Ag (September 2012 s/d September 2013).

56

7. Pada tahun 2013 tepatnya pada bulan September 2013 s/d dipimpin oleh H. Marzuki, S.Pd.

8. Selepas dipimpin oleh bapak H. Marzuki, S.Pd, MIN 1 Kota Mataram di tahun 2021 hingga sekarang yang memimpin ialah Ibu Heny Marlina S,Pd.

Inilah sejarah singkat mengenai Madrasah Ibtidaiyah Negeri 1 Kota Mataram, dari awal berdirinya hingga sekarang.

b. Visi dan Misi VISI

40

MISI

1) Menumbuh kembangkan lingkungan dan perilaku religious sehingga siswa dapat

40 Visi dan Misi MIN 1 Mataram, Dokumentasi, 8 Januari 2022, hlm.1.

57

mengamalkan dan menghayati agama islam secara nyata.

2) Menumbuh kembangkan semangat belajar dan keinginan untuk mencapai prestasi yang tinggi dengan menciptakan proses pembelajaran yang di imbangi dengan fasilitas yang memadai.

3) Memotivasi dan membimbing anak didik untuk lebih mengenal dan mengetahui potensi dirinya sehingga dapat berkembang secara optimal, memiliki keterampilan dan buidaya yang tinggi.41

c. Letak Geografis

Madrasah Ibtidaiyah Negeri 1 Kota Mataram terletak di jantung kota Mataram Daerah TK II, tepatnya dijalan Airlangga Mataram dengan batas wilayah sebagai berikut:

1) Sebelah timur dibatasi oleh kebun.

41 Visi dan Misi MIN 1 Mataram, Dokumentasi, 8 Januari 2022, hlm.2.

58

2) Sebelah barat dibatasi oleh perumahan penduduk.

3) Sebelah utara dibatasi oleh jalan dan perumahan penduduk.

4)

42

Hasil observasi ternyata MIN 1 Kota Mataram ini merupakan salah satu madrasah yang letaknya berada disebuah kampung padat penduduk dan dekat dengan keramaian seperti pasar, supermarket dan tempat lainnya.

d. Struktur Organisasi MIN 1 Kota Mataram.

Struktur organisasi Madrasah Ibtidaiyah Negeri 1 Kota Mataram terdiri dari Kepala Madrasah, Komite sekolah sebagai penanggung jawab sekaligus sebagai Penasehat lembaga, Wakil Kepala Madrasah sekaligus sebagai perencanaan Kurikulum, Tata Usaha sebagai pelaksana

42 Potensi Geografis MIN 1 Mataram, Dokumentasi, 8 Januari, 2022,hlm.4

59

program akademik berupa perlengkapan untuk proses belajar mengajar serta urusan administrasi, dewan guru, wali kelas, dan siswa.

Tabel 4.1

Struktur Organisasi KKM MIN 1 Kota Mataram Sumber Data : Papan Struktur Organisasi MIN 1 Mataram43

NO NAMA / NIP Tugas KKM TUGAS KEDINASAN KET

1 2 3 4 5

1. Heni Marlina, S.Pd.I Ketua Kepala MIN 1 Kota Mataram

2. Ramli Alam, S.Pd. Sekretaris Kepala MI Al-Ijtihadul Islamiah Ampenan

3. Bendahara Kepala MI NW Badrussalam Sekarbela

4. Anita Kusuma Pratiwi, S.Pd. Anggota

5. Minhajjutaesir Anggota Kepala MI Al-Madaniayah Jempong

6. Hj. Mufadallah, M.Pd. Anggota Kepala MI Nurul Islam Sekarbela

7. Ismu Rafikah,S.Ag Anggota Kepala MI NW Taman Pegesangan

8. Herman Hadi, S.Pd. Anggota Pagutan

43 Papan Struktur Organisasi MIN 1 Mataram, Dokumentasi. 8 Januari 2022.

60

e. Data guru dan tenaga kependidikan MIN 1 Mataram Tabel 4.2

Data Guru/Tenaga Pendidik di MIN 1 Mataram44

NO N A M A / NIP L/P TAHUN

LAHIR JABATAN PENDIDIKAN TERAKHIR

TAHUN

GOL/

RUANG MULAI

TUGAS STATUS PEGAWAI

1 2 3 4 5 6 7 8 9

1. Henny Marlina, S.Pd.I

NIP. 197012311994022003 P 1970 Kepala Madrasah S1 /2002 IV/a 01-10-2019 PNS 2. ERNAWATI S.Pd.I

NIP. 197805022000032001 P 1978 Guru Madya S1/2003 IV/a 01-01-2008 PNS

3. MIZRAAH, S.Pd.I.

NIP. 197112311997032003 P 1971 Guru Madya S1/2014 IV/a 01-06-2016 PNS

4. AHMAD AZAZI,S.Pd.

NIP. 197012312005011028 L 1970 Guru Muda S1/1998 III/d 01-05-2005 PNS

5. ZAKIATUN PATNI, S.PdI

NIP. 196904142007012046 P 1970 Guru Muda S1/2003 III/c 01-06-1990 PNS

6. SUBKI ALI, S.PdI

NIP. 198201022007101002 L 1982 Guru Muda S1/2005 III/c 01-01-2009 PNS

7. ANIK SULISTYOWATI, S.P.d.

NIP. 197111072005012004 P 1971 Guru Muda S1/2001 III/d 01-09-2016 PNS

8. MUKSANAH, S.Pd

NIP. 197312312003122003 P 1973 Guru Muda S1/2010 III/c 01-05-2004 PNS

9. ASIAH, S.Pd

NIP. 197806162003122003 P 1978 Guru Muda S1/2010 III/c 01-09-2005 PNS

10. BAIQ MUAINI, S.Pd.I.

NIP. 197812312003122002 P 1978 Guru Muda S1/2008 III/c 01-07-2015 PNS

12. Nur Latifah,S.Ag

NIP. 197310221997032002 P 1973 Guru Muda S1/2011 III/d 01-10- 2019 PNS

13. MUHALI, S.Pd.I

NIP. 196412312007011642 L 1964 Guru Pertama S1/2011 III/b 01-06-1987 PNS

14. L. HAERUMAN, S.Pd.I.

NIP. 197303272006041030 L 1973 Guru Pertama S1/2010 III/b 01-10-2008 PNS

15 WAHDIAH, S.Pd.I.

NIP. 197408162007012027 P 1974 Guru Pertama S1/2010 III/a 01-06-2016 PNS

16 Baiq Sri Wardiah, S.Pd.

NIP.197012311999022001 P 1970 Guru Muda S1 (2011) III/c 01-10-2019 PNS

17 KHERUN NISAK, S.Pd.I.

NIP. 198404152009122004 P 1984 Guru Pertama S1 (2011) III/a 01-09-2017 PNS 18 NURHASANAH,S.Pd.

NIP.197312312005012004 P 1973 Guru Pertama S1 (2011) III/b 01-10-2019 PNS

19. MUHABBAH, S.Pd.I.

NIP. 197705042007102003 P 1977 Guru Pertama S1/2015 III/a 01-01-2009 PNS

20. Lalu Saprudin, S.Pd.I.

NIP. 198503152019031006 L 1985 Guru Pertama S1/2012 III/a 01-07-2019 CPNS

21. M. Ulul Azmi, S.pd.I.

NIP. 198910282019031011 L 1989 Guru Pertama S1/2013 III/a 01-07-2019 CPNS

22. NURUL MAYANA, S, Pd.

GTT P 1982 S1/2007 - 01-01-2008

44 Daftar Guru MIN 1 Mataram, Dokumentasi, 8 Januari 2022,hlm.7.

61

23. Ryta Dwiyanti Mantika, S.Pd

GTT P 1993 S1/2013 01-01-2013

24. NURTIMAH, S.Pd.I.

GTT P 1983 S1/2015 01-08-2014

25. SIRRIYANA RAHMA, S.Pd.

GTT

P 1987 S1/2011 01-07-2016

26. Fendi Alandani, S.Pd.

GTT L 1991 S1/2016 01-06-2017

Pada tabel diatas, dapat penulis simpulkan bahwa sebagian besar guru-guru tersebut berijazah sarjana, adanya pengalaman dalam keguruan ialah salah satu modal seorang guru dalam tugasnya, berdasarkan data ini juga guru yang ada di MIN 1 Kota Mataram masih dianggap atau bisa dikatakan masih pada ukuran ideal/rasio, 1 (satu) guru berbanding 35 (tiga puluh lima) siswa (1:30). Yang dibina sementara di MIN 1 Kota Mataram, jumlah gurunya 22 orang sedangkan siswanya 630 orang dan masing-masing guru mengajar mata pelajaran sesuai dengan disiplin ilmunya, meskipun ada beberapa guru yang memegang mata pelajaran yang bukan di bidangnya. Maka dari hal ini, kepala madrasah memberikan kesempatan untuk mengikuti pelatiha pelatihan serta penataran yang menunjang proses kegiatan belajar mengajar di MIN 1 Kota Mataram.

62

f. Data Siswa

Tabel 4.3

Keadaan siswa MIN 1 Mataram berdasarkan buku laporan45

45 Daftar Peserta Didik MIN 1 Mataram, Dokumentasi, 8 Januari 2022,hlm,6.

No Tahun

Pelajaran

Kelas

JML

I II III IV V VI

L P L P L P L P L P L P

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15

1. 1999-2000 11 12 11 10 18 9 17 13 15 12 15 19 162

2. 2000-2001 11 13 11 21 9 12 14 10 18 11 18 13 161

3. 2001-2002 11 11 12 19 11 21 12 9 15 12 16 10 158

4. 2002-2003 22 23 11 11 12 18 11 20 11 9 13 12 173

5. 2003-2004 17 18 23 25 11 12 11 20 15 18 9 10 179

6. 2004 -

2005 18 16 17 18 23 25 11 12 11 20 15 18 204

7. 2005-2006 17 17 18 16 17 18 23 25 11 12 11 20 205

8. 2006-2007 18 17 17 17 18 16 17 18 23 25 11 12 209

9. 2007-2008 25 14 14 14 17 12 23 21 7 12 15 16 190

10 2008-2009 14 19 25 14 14 14 17 12 23 21 7 12 192

11. 2009-2010 17 12 14 19 20 13 8 11 14 14 18 21 181

12. 2010-2011 11 24 17 12 14 19 20 13 8 11 14 14 177

13. 2011-2012 19 16 11 24 19 15 15 15 16 14 11 12 187

14. 2012-2013 34 18 17 16 11 20 20 14 10 16 16 14 206

15. 2013-2014 43 39 32 17 20 14 11 21 20 16 10 14 257

16. 2014-2015 53 54 39 40 31 16 21 15 9 23 23 15 339

17. 2015-2016 46 56 51 54 37 41 31 18 21 14 8 22 399

18. 2016-2017 52 58 46 56 51 54 37 41 31 18 21 14 479

19. 2017-2018 47 61 52 58 49 53 46 53 39 39 29 18 547

20. 2018-2019 55 53 47 61 52 58 49 53 46 53 39 39 604

63

Berdasarkan data diatas, dapat disimpulkan bahwa minat masyarakat untuk memasukan putra/putrinya di MIN 1 Mataram, pada setiap tahunnya sangat meningkat, begitu juga dengan siswa-siswi motivasinya untuk masuk di MIN 1 Mataram cukup besar.

g. Sarana dan Prasarana

Sarana dan prasarana tidak kalah pentingnya dalam menunjang proses kegiatan belajar mengajar, dikarenakan sarana ialah suatu wadah yang sangat pending dalam proses pembelajaran berlangsung. Tanpa sarana dan prasarana yang memadai, proses belajar mengajar tidak akan berjalan sesuai dengan tujuan dan tidak akan berjalan secara maksimal. Maka dalam hal ini dibutuhkan media atau alat yang cukup. Mengenai sarana berupa gedung MIN 1 Kota Mataram ini dibangun diatas tanah seluas 10 are (1.000) M2 yang terdiri dari:

21 2019-2020 59 53 55 53 51 57 45 58 49 52 46 52 630

22 2020-2021 60 54 60 52 55 53 52 57 44 57 48 52 644

64

Tabel 4.4

Keadaan sarana dan prasarana MIN 1 Kota Mataram46

No Gedung / Barang Jumlah Ket

1 Bangunan :

Ruang Kepala Madrasah Ruang Tata Usaha Ruang Guru Ruang Perpustakaan Ruang Belajar Ruang BP/BK Kantin Madrasah Mushalla Kamar Mandi/WC Ruang Dokter Kecil

1 buah 1 buah 1 buah 1 buah 11 buah 1 buah 1 buah 1 buah 6 buah 1 buah 2 Alat-alat Peraga :

Globe Peta Indonesia Peta Dunia

Rangka Manusia Mini Lain lain

4 buah 1 buah 2 buah 3 buah 14 buah 3 Alat alat Olah Raga :

Bola Volly Bola Kaki Pimpong Lain lain

1 buah 1 buah 2 buah 6 buah 4 Keadaan Meabelair :

Meja siswa Kursi siswa Meja Kursi Guru Papan Tulis Almari Rak Buku Papan Absen Kursi Tamu Lain lain

170 buah 339 buah 22 stel 9 buah 21buah 4 buah 6 buah 1 stel 2 stel

46 Data Sarana dan Prasarana MIN 1 Mataram, Dokumentasi,8 Januari 2022, hlm, 9.

65

5 Perlengkapan Ruang

Perpustakaan Buku Sumber:

Aqidah Akhlaq Fiqih

SKI Bahasa Arab Bahasa Inggris Dasar Bahasa Indonesia IPA

IPS Matematika PPkn

290 buah 225 buah 235 buah 110 buah 90 buah 20 buah 300 buah 200 buah 200 buah 50 buah 250 buah

6 Perlengkapan Kesenian : Alat Qasidah

Salon Markes Baju Pentas

24 buah 1 set 3 buah 2 buah 24 stel 7 Perlengkapan Kebersihan :

Bak sampah Sapu lantai Lap pel Pembersih kaca Lain lain

10 buah 5 buah 3 buah 3 buah 7 buah

2. Penyajian Data

Dalam menghimpun data, penelitian menggunakan teknik penyebaran angket dengan variabel metode mengajar guru dan variabel motvasi membaca. Dari hasil instrumen kedua variabel tersebut yang telah diisi oleh responden atau peserta didik selanjutnya akan disajikan dengan menggunakan statistik deskriptif.

66

a. Deskripsi variabel metode mengajar guru

Gambar 4.5

Kategori variabel metode mengajar guru

Jumlah item pertanyaan dari angket metode mengajar guru adalah 15 item soal. Skor terendah data variabel metode mengajar guru adalah 13 dan skor tertingginya adalah 18.

Berdasarkan hasil perhitungan menggunakan analisis deskriptif, untuk 35 responden variabel

13

4

18

0 5 10 15 20

RENDAH SEDANG TINGGI

Kategorisasi Variabel Metode Mengajar Guru

RENDAH SEDANG TINGGI

67

metode mengajar guru nili rata-rata yang di dapatkan adalah 59,8 dan standar deviasinya 5,7.

Dari hasil pengkategorian terlihat pada grafik di atas menunjukan kategori 13% pada tingkat terendah, 4% pada tingkat sedang dan 18%

pada tingkat tinggi.

b. Deskripsi motivasi membaca pemahaman

Gambar 4.6

Kategori variabel motivasi membaca siswa Motivasi membaca siswa diperoleh dari hasil penyebaran angket yang telah dilaksanakan

13

4

18

0 5 10 15 20

RENDAH SEDANG TINGGI

Kategorisasi Motivasi Membaca Pemahaman

RENDAH SEDANG TINGGI

68

pada bulan Desember 2023. Nilai rata-rata yang didapatkan ialah 41,5, standar deviasinya ialah 7,7.

Setelah dilakukan pengkategorisasi didapatkan hasil yaitu dalam kategorisasi rendah variabel motivasi membaca sebanyak 13%, kategori sedang 4%, dan kategori tinggi sebanyak 18%. Dari hasil tersebut menunjukkan bahwasannya variabel motivasi membaca pemahaman siswa berada dalam kategori tinggi.

c. Uji validitas

Uji validitas instrumen angket metode mengajar guru menggunakan rumus korelasi produk moment dan dihitung menggunakan aplikasi excel. Adapun hasil perhitungannya sebagai berikut:

1) Uji validitas untuk hasil perhitungan dari variabel X

69

Tabel 4.7

Hasil perhitungan uji validitas angket metode mengajar guru

No Soal

Nilai r- Hitung

Nilai r-tabel N = 20 Sig = 5%

Status Validitas

1 0,464 0,402 Valid

2 0,506 0,402 Valid

3 0,430 0,402 Valid

4 0,455 0,402 Valid

5 0,434 0,402 Valid

6 0,525 0,402 Valid

7 0,423 0,402 Valid

8 0,541 0,402 Valid

9 0,475 0,402 Valid

10 0,558 0,402 Valid

11 0,423 0,402 Valid

12 0,408 0,402 Valid

13 0,460 0,402 Valid

14 0,442 0,402 Valid

15 0,478 0,402 Valid

2) Uji validitas untuk hasil perhitungan dari variabel Y

70

Tabel 4.8

Hasil perhitungan uji validitas angket motivasi membaca pemahaman siswa

Item Soal

Nilai r- Hitung

Nilai r-tabel N = 20 Sig = 5%

Status Validitas

1 0,405 0,402 Valid

2 0,416 0,402 Valid

3 0,537 0,402 Valid

4 0,552 0,402 Valid

5 0,680 0,402 Valid

6 0,581 0,402 Valid

7 0,477 0,402 Valid

8 0,550 0,402 Valid

9 0,424 0,402 Valid

10 0,508 0,402 Valid

11 0,444 0,402 Valid

12 0,426 0,402 Valid

13 0,487 0,402 Valid

14 0,542 0,402 Valid

15 0,519 0,402 Valid

d. Uji Reliabilitas

Uji reliabilitas angket penanaman nilai- nilai keagamaan dan angket sikap spiritual

71

dihitung menggunakan teknik alpha cronbach, sebagai berikut ini:

1) Variabel metode mengajar guru

Dari perhitungan di atas diperoleh koefisien reliabilitas sebesar 0,695 dengan kategori tinggi atau reliabel.

2) Variabel motivasi membaca pemahaman siswa

72

Dari perhitungan di atas diperoleh koefisien reliabilitas sebesar 0,743 dengan kategori tinggi atau reliabel.

3. Analisis data penelitian a. Uji prasyarat

1. Uji normalitas

Pengujian normalitas data dalam penelitian ini menggunakan uji kolmogorov smirnov dengan SPSS. Teknik tersebut digunakan untuk mengetahui data penelitian ini apakah berdistribusi normal atau tidak.

One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test

73

metode mengajar guru

motivasi membaca siswa

N 35 35

Normal Parametersa Mean 44.09 41.54

Std.

Deviation 5.908 7.709

Most Extreme Differences Absolute .128 .111

Positive .128 .095

Negative -.081 -.111

Kolmogorov-Smirnov Z .756 .655

Asymp. Sig. (2-tailed) .617 .784

a. Test distribution is Normal.

Hasil analisis di atas telah diperoleh signifikan dari masing-masing variabel. Variabel metode mengajar guru (X) = 0,617, variabel motivasi membaca (Y) = 0,784. Jika nilai signifikan > 0,05, maka data distribusi normal. Kesimpulannya adalah nilai (X) = 0,617>0,05, nilai (Y) = 0,784 > 0,05. Maka data dari kedua variabel tersebut berdistribusi normal.

b. Uji hipotesis regresi linear sederhana 1) Uji linearitas

74

Pengujian linearitas dilakukan pada model persamaan regresi variabel Y atas X.

Uji Linearitas dilakukan untuk memenuhi syarat dari analisis regresi yang mengharuskan adanya hubungan fungsional antara variabel pada populasi yang linear. untuk pengambilan keputusan pengujiannya, jika nilai signifikansi

> 0,05 maka terdapat hubungan yang linear dan jika nilai signifikansi < 0,05 maka tidak terdapat hubungan yang linear. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel anova dibawah ini.

ANOVAa

Model Sum of Squares Df Mean Square F Sig.

1

Regression 46.304 1 46.304 1.416 .000b

Residual 588.646 18 32.703

Total 634.950 19

a. Dependent Variable: Y1 b. Predictors: (Constant), X1

75

Berdasarkan tabel di atas, diketahui bahwa nilai F-hitung = 1,416 dengan tingkat signifikansi / probabilitas 0,000< 0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat Pengaruh yang linear atau signifikan antara metode mengajar guru terhadap motivasi membaca pemahaman siswa dan model regresi dapat dipakai untuk memprediksi variable Y.

2) Uji hipotesis analisis regresi linear sederhana

Penelitian ini menggunakan analisis regresi linear sederhana untuk menguji apakah ada pengaruh metode mengajar guru terhadap motivasi membaca pemahaman siswa. Penghitungan uji regresi linear sederhana ini dilakukan dengan bantuan aplikasi SPSS. Adapun hasil dari analisis regresi linear sederhana dapat dilihat pada tabel dibawah ini. Uji hipotesis antar dua variabel:

Ho : tidak ada pengaruh metode mengajar guru terhadap motivasi membaca pemahaman siswa.

76

Ha : ada pengaruh metode mengajar guru terhadap motivasi m4embaca pemahaman siswa.

Hasil Uji Analisis Regresi Linier Sederhana

Model Unstandardized

Coefficients

Standardized Coefficients

T Sig.

B Std. Error Beta

1

(Constant) 32.871 10.732 3.063 .007

X1 .280 .235 .270 .190 .000

a. Dependent Variable: Y1

Dari tabel koefisien di atas diperoleh nilai T hitung yakni sebesar 3,063 dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 atau thitung (3,063) > ttabel (2,093) dengan taraf signifikan 0,05 (5%) dan df n-1 (20-1 = 19), maka Ho ditolak dan Ha diterima, yang berarti Ada pengaruh yang signifikan metode mengajar guru terhadap motivasi membaca pemahaman siswa.

Adapun persamaan regresi metode mengajar guru terhadap motivasi membaca pemahaman siswa dapat dilihat pada kolom B konstant (a) sebesar 32,871,

77

sedangkan nilai X1 metode menagajar guru (b) adalah 0,280, sehingga persamaaan regresinya dapat ditulis:

Y = a + bX = 32,871 + 0,280X

Persamaan regresi yang telah ditemukan di atas dapat digunakan untuk melakukan prediksi pengaruh metode mengajar guru terhadap motivasi membaca pemahaman siswa.. Artinya apabila pengaruh metode mengajar guru bertambah 1, maka motivasi membaca pemahaman siswa akan bertambah 0,280, atau setiap metode mengajar guru bertambah 10, maka motivasi membaca pemahaman siswa bertambah sebesar 2,8.

Sedangkan untuk melihat koefisien determinasi (R) dapat dilihat pada tabel dibawah ini:

Model Summary

Model R R Square Adjusted R

Square

Std. Error of the Estimate

1 .270a .073 .021 5.719

78

Tabel di atas digunakan untuk mengukur seberapa jauh korelasi variabel metode mengajar guru dan motivasi membaca pemahaman siswa. Jadi r2 = 0,2702 = 0,073. Hal ini berarti nilai rata-rata motivasi membaca siswa sebesar 7,3% dipengaruhi oleh metode mengajar guru, sisanya 92,7 % ditentukan oleh faktor lain.

B. Pembahasan

mengajar guru terhadap motivasi membaca pemahaman siswa kelas IV pada mata pelajaran bahasa indonesia di MIN 1 Mataram tahun pelajaran 2022/2023

oleh peneliti pada bulan November sampai Desember 2021. Lokasi penelitian bertempatkan di MIN 1 Mataram.

Dalam penelitian ini yang menjadi variabel penelitian adalah metode mengajar guru dan motivasi membaca siswa. Jenis penelitian ini ialah kuantutatif dengan pendekatan deskriptif presentatif. Pengambilan data dalam penelitian ini dengan menggunakan instrumen/angket

79

untuk memperoleh data dengan 15 nomor soal pada masing-masing variabel.

Untuk menguji instrumen, peneliti menggunakan dua kriteria pengujian yaitu uji validitas dan reliabilitas.

Uji validitas dan reliabilitas dalam penelitian ini digunakan untuk mengukur instrumen metode mengajar guru dan motivasi membaca pemahaman siswa. Adapun hasil angket metode mengajar guru yang diperoleh oleh peneliti setelah menyebarkan kepada 35 responden dengan 15 item pertanyaan diperoleh skor tertinggi yaitu 18 dan skor terendah yaitu 13. Sedangkan hasil angket motivasi membaca pemahaman siswa skor yang diperoleh oleh peneliti adalah 13 skor terendah dan 18 skor tinggi.

Setelah dilakukan uji validitas dan reliabilitas hasilnya adalah instrument pengaruh metode mengajar guru dan motivasi membaca pemahaman siswa merupakan instrumen yang valid dan reliabel.

Uji prasyarat dalam penelitian ini menggunakan uji normalitas dengan rumus liliefors. Hal ini dilakukan

80

untuk mengetahui apakah data yang telah terkumpul memenuhi syarat atau tidak untuk dianalisis. Uji normalitas digunakan untuk mengetahui apakah data berdistribusi normal atau tidak. Berdasarkan hasil uji normalitas dengan menggunakan rumus liliefors bahwa nilai dari Lhitung variabel metode mengajar guru dan motivasi membaca pemahaman siswa sebesar Lhitung

(0,049)(0,078) < Ltabel (0,190) pada signifikansi 5%, yang berarti data metode mengajar guru dan motivasi membaca pemahaman siswa merupakan data berdistribusi normal, jadi data dari kedua variabel tersebut dapat digunakan pada tahap analisis selanjutnya.

Adapun persamaan regresi yang telah ditemukan yakni Y = a + bX = 32,871 + 0,280X. Hal ini berarti bahwa apabila metode mengajar guru bertambah 1, maka nilai rata-rata motivasi membaca pemahaman siswa akan bertambah 0,28 atau setiap metode mengajar guru bertambah 10 maka nilai rata-rata motivasi membaca pemahaman siswa akan bertambah sebesar 2,8. Dengan

81

demikian hasil uji hipotesis penelitian pengaruh metode mengajar guru terhadap motivasi membaca pemahaman siswa kelas IV pada mata pelajaran bahasa indonesia di MIN 1 Mataram tahun pelajaran 2022/2023 menggunakan rumus regresi linier sederhana yang dihitung menggunakan bantuan aplikasi SPSS 20 didapatkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 atau thitung (3,063) > ttabel (2,093) dengan taraf signifikan 0,05 (5%) dan df n-1 (35-1 = 34), yang berarti Ha diterima dan Ho ditolak sehingga terdapat pengaruh metode mengajar guru terhadap motivasi membaca pemahaman siswa kelas IV pada mata pelajaran bahasa indonesia di MIN 1 Mataram tahun angkan koefisien determinasinya r2 = 0,2702 = 0,073. Hal ini berarti metode mengajar guru terhadap motivasi membaca pemahaman siswa kelas IV pada mata pelajaran bahasa indonesia di MIN 1 Mataram tahun pelajaran 2022/2023 sebesar 7,3%, sisanya dipengaruhi oleh faktor lain seperti faktor lingkungan tempat tinggal, lingkungan sekolah, teman

Dalam dokumen LAMPIRAN-LAMPIRAN (Halaman 77-81)

Dokumen terkait