3. BIROKRAT SEBAGAI CENTER ACTOR DALAM KEBERHASILAN EKONOMI
3.7. Jaringan Lama Elit Bisnis dengan Elit Birokrat
Seperti halnya elit birokrat, latar belakang elit bisnis utama Jepang pada dasarnya dapat dibedakan menjadi 2, yakni yang tercipta jauh sebelum masa peperangan yang terdiri atas para daimyo, mantan samurai dan pedagang di masa feudal, masa Meiji dan masa pemulihan. Posisi zaibatsu menguat di masa Meiji
69
diantaranya Yasuda, Okura, Fujita, Iwasaki, Sumitomo, Furukawa dan Asano. Kekuatan bisnis yang mereka peroleh rata-rata berkat perlakuan khusus yang diberikan oleh pemerintah saat ini. Yasuda Zanjiro mengawali usahanya dengan memberikan layanan jasa pada pemeritah baru. Sebelum dia adalah anggota Sumurai tingkat rendah dan mulai berpindah ke Tokyo untuk mempelajari pertukaran uang di tahun 1863. Yasuda berhasil mengadakan koneksi politiknya guna memperluas bisnisnya. Keluarga Okura membangun usahanya dengan memanfaatkan momen restorasi Meiji dengan menyuplai persenjataan pada semua faksi politik yang bertikai di masa itu. Okura menggunakan uang dan dukungan yang diberikan pemerintah untuk membangun Zaibatsu Okura, padahal sebenarnya dia hanyalah seorang petani miskin yang belajar bisnis di daratan Eropa.
Fujita Denzoburo datang dari keluarga pembuat sake dan sause. Tahun 1869 dia menjual barang-barang ke pemrerintahan Osaka dan akhirnya memenangkan kontrak besar dalam pengerjaan mesin. Iwasaki Yataro, pendidi Mitsubishi berasal dari keluarga Samurai dan menikmati kemudahan bisnis daripembuat kapal yang diperlukan oleh pemerintah.
Sementara ketiga pendiri zaibatsu lain yaitu Mitsui, Sumitomo, dan Asano mengawali usaha di bidang pertambangan dan perminyakan didukung oleh pemerintah dalam hal jaminan perlindungan usaha dengan mengatasnamakan perusahaan negara, penerimaan pinjaman biaya rendah dan kepastian bidang usaha yang tidak diberikan pada perusahaan lain. Pertama-tama zaibatsu bergabung dengan proyek pemerintah dan berada di bawah kontrol elit politik, namun lama kelamaan zaibatsu mulai memisahkan diri dari pengaruh pemerintah dan tumbuh sebagai perusahaan raksasa.
70
Kelompok elit utama bisnis kedua adalah mereka yang muncul pada periode pertumbuhan ekonomi Jepang tahun 1960-an sampai tahun 1970-an seiring dengan dibubatkannya kelompok keluarga (zaibatsu) yang telah sekian lama memonopoli perekonomian Jepang. Maka pada pasca pendudukan memunculkan golongan atas dalam bisnis industri elektronik dan barang-barang ekspor. Kelahiran pelaku papan atas modern tidak semata-mata berkat kegigihan dalam menjalankan usaha tetapi mereka juga mendapatkan berbagai fasilitas dari berbagai kebijakan pemerintahan Jepang yang mempunyai visi menyetarakan ekonomi Jepang dengan Negara Barat.
Pemerintah Jepang mengirimkan para pengusaha muda yang berpotensi untuk belajar diluar negeridengan tujuan meningkatkansumber daya manusia, menyerap teknologi dan meniru sistem manajemen usaha yang kondusif bagi perekonomian Jepang. Masyarakat umum memiliki kesempatan memasuki lingkaran elit bisnis apabila mempunyai kemampuan lebih kecuali mereka yang memiliki hubungan darah dengan bekas keluarga zaibatsu yang telah bubar.
Jika kita ingin melihat latarbelakang keseluruhan elit bisnis di Jepang tentunya akan menemui kesulitan terutama yang muncu lbeberapa dekade terakhir. Salah satu studi pernah meneliti 10 eksekutif tertinggi yangkemudian menemukan realita bahwa segian besar eliteksekutif bisnis berasal dari lulusan Universitas Tokyo.
Penelitiandelakuka dngen mengambil sampel 10 eksekutif utama pada10 perbankan, 5 perusahaan dagang, 10 perusahaan elektronik dan 5 perusahaan motor terbesar di Jepang.
71
Hasil penelitian juga menunjukkan sebesar 60% eksekutif utama di sejumlah institusi ekonomi tersebut berasal dari Universitas Tokyo, Fakultas Ekonomi seperti yang ditunjukkan pada Tabel berikut.
Tabel 2.5. Daftar Latar Belakang Pendidikan Elit Bisnis Jepang
Kategori Nama Usaha Jabatan Nama Pendidikan
10 Bank Terbesar Bank Daichi Kangyo
Ketua Nishikawa Seijiro Univ. Tokyo, ekonomi Gubernur Muramoto Shuzo Univ. Tokyo,
ekonomi Wakil
Gubernur
Haneguro Shinya Univ. Kyoto, ekonomi
Bank Tokyo Ketua Yokota Suichi Univ. Tokyo, Bisnis Gubernur Kashigawi Yusuke Univ. Tokyo, Hukum Wakil
Gubernur
Watanaba Ko Univ. Tokyo, Hukum Bank Mitsui Ketua Oyama Goro Univ. Tokyo, Hukum
Gubernur Seki Masahiko Univ. Tokyo, Hukum Wakil
Gubernur
Kaneko Yasu Univ. Tokyo, Ekonomi Bank
Mitsubishi
Ketua Nakamura Toshio Univ. Tokyo, Hukum Gubernur Yamada Haruo Univ. Tokyo, Hukum Wakil
Gubernur
Yamamuro Yuji Univ. Tokyo, Ekonomi
Bank Sanwa Ketua Miyamichi Daigo Univ. Tokyo, Hukum Gubernur Akazuka Toshio Univ. Tokyo, Hukum Wakil
Gubernur
Kawaguchi Koji Univ. Tokyo, Bisnis Bank
Sumitomo
Ketua Ibe Kyonosuke Univ. Tokyo, Ekonomi
Gubernur Isoda Ichiro Univ. Tokyo, Hukum Wakil
Gubernur
KameokaTakeo Univ. Tokyo, Bisnis Bank Danwa Ketua Fukukawa Susumi Univ. Kyoto, Hukum
Gubernur Ikeda Ichiro Univ. Osaka, Hukum Wakil
Gubernur
Abekawa Sumio Univ. Tokyo, Hukum Bank Kyowa Ketua Isobe Yoshiaki Univ. Tokyo, Hukum
72
Gubernur Kawakami Masaichi Univ. Waseda, Bisnis
Wakil Gubernur
Yamanaka Tetsuo Univ. Tokyo, Hukum Bank Fuji Ketua Sasaki Kunihiko Univ. Tokyo, Hukum Gubernur Matsuzawa Shoji Univ. Tokyo, Hukum Wakil
Gubernur
Araki Yoshiro Univ. Kyoto, Hukum Bank Tokai Ketua Miyake Shigeaki Univ. Tokyo, Hukum Gubernur Kato Takaichi Tanpa Keterangan Wakil
Gubernur
Sakai Kentaro Univ. Tokyo, Hukum 5 Perusahaan Ito Ketua Sejima Yoshiro Univ. Rikkyo, Bisnis
Perdagangan Gubernur Tanaka Masao Univ. Osaka, Bisnis
Terbesar Presiden Tozaki Seiki Akademi Bisnis,
Tokyo
Mitsui Bussan Ketua Ikeda Yoshizo Univ. Tokyo, Hukum Wakil Ketua 1 Uchida Katsu Univ. Tokyo, Hukum Wakil Ketua 2 Aoki Saburo Univ. Tokyo, Hukum Perusahaan
Perdagangan Mitsubishi
Ketua Tabe Fumiichiro Akademi Bisnis Tokyo
Wakil Ketua Yamada Keisaburo Univ. Tokyo, Hukum Presiden Mimura Yohei Univ. Keio, Ekonomi Perusahaan
Perdagangan Sumitomo
Ketua Shibuyama Kazuo Univ. Tokyo, Hukum
Wakil Ketua Uemara Aiko Univ. Tokyo Hukum Presiden Hikada Junnosuke Univ. Tokyo Hukum Perusahaan
Perdagangan Marubeni
Presiden Matsuo Yasuichiro Univ. Tokyo, Ekonomi
Wakil Ketua Kawasaki Tachifuto Univ. Tokyo, Hukum Wakil Ketua 2 Ikeda Matsujiro Bukan dari
Universitas
5 Manufaktur Toshiba Ketua Iwata Kazuo Univ. Tokyo, Hukum Elektronik Presiden Sanami Masaaichi Univ. Tokyo, Teknik
Terbesar Wakil
Presiden
Ima Ryuji Univ. Tokyo, Ekonomi
Mastushita Ketua Matsushita Asaharu Univ. Tokyo, Hukum Presiden Y. Toshihiko Bukan dari
Universitas Wakil
Presiden
Yasukawa Hiroshi Bukan dari Universitas
73
Sony Ketua Morita Akio Univ. Osaka, Fisika Presiden Iwama Kasuo Univ. Tokyo, Fisika Wakil
Presiden
Oga Sukeo Akademi Musik dan Seni Tokyo
Mitsubishi Ketua Shindo Sadakazu Univ. Kyushu, Bisnis Wakil
Presiden
Mizuno Shoji Akademi Bisnis Tokyo
Presiden Katayama Koji Univ. Kyoto, Mesin Hitachi Ketua YamashitaToshihiko Univ. Tokyo, Mesin Presiden Misumasa Fumi Univ. Tokyo, Mesin Wakil
Presiden
Mita Katsushige Univ. Tokyo, Mesin 5 Manufaktur Nissan Ketua Kawamata Katsuji Akademi Bisnis
Tokyo
Automobile Presiden Iwakoshi Takahiro Univ. Tokyo, Mesin
Terbesar Wakil
Presiden
Ishihara Toshio Univ. Tohoku, Mesin
Toyota Ketua Hanai Masaya Akademi Bisnis Kobe
Presiden Toyoda Eiji Univ. Tokyo, Mesin Wakil
Presiden
Toyoda Shoichiro Univ. Tohoku, Hukum
Honda Presiden Kawajima Kiyoshi Akademi Teknik Hamamatsu Wakil
Presiden
Sugiura Hideo Univ. Kyoto Wakil
Presiden 2
Shinomaiya Shigeo Akademi Teknik Hamamatsu Isuzu Presiden Okamura Toshio Univ. Meiji, Bisnis
Wakil Presiden
Kadoshika Tetsuya Univ. Tokyo, Bisnis Wakil
Presiden 2
Uesugi Ichiro Univ. Tokyo, Ekonomi
Mistubishi Ketua Kubo Tomio Univ. Tokyo, Mesin Presiden Sone Yoshitoshi Univ. Tokyo, Mesin Wakil
Presiden
Sugiura Kensuke Univ. Tokyo, Ekonomi Sumber: Johson, 1995:142-145
Tabel di atas jelas sekali menunjukkan bahwa personel utama Bank dan perusahaan terbesar di Jepang mayoritas adalah lulusan Universitas Tokyo. Dari data
74
ini kita dapat menelusuri lebih jauh tentang hubungan antara elit utama bisnis dengan birokrat sebenarnya telah tumbuh semenjak di dunia pendidikan, Pembentukan jaringan tua “the old ties” dapat dimengerti dari kenyataan ini. Para elit memasuki karier pada waktu yang hampir sama dan dapat dipastikan perjalanan karier mereka baik dalam bidang politik maupun ekonomi menempuh tingkat yang sederajat. Hal ini dipengaruhi oleh sistem senioritas yang diterapkan dalam jenjang karier di segala bidang sehingga rata-rata umur elit politik, birokrat maupun bisnis adalah sama.
Tatkala elit mengadakan pertemuan kelompok sosial dan jenis klub klub eksklusif lain yang berada di luar jam kerja seakan mereka bertemu dengan temannya sendiri.
Dari sini dapat ditarik kesimpulan bahwa kedekatan hubungan personal antara elit birokrat dengan elit pengusaha yang tercipta dalam jaringan lama telah menjembatani mudahnya komunikasi untuk menyatukan kepentingan masing-masing. Elit bisnis seakan menyatakan kepentingannya pada kolega sendiri yang duduk dalam pemerintahan. Dengan demikian kepentingan bisnis cepat diserap oleh elit pembuatan kebijakan dalam jajaran birokrasi.