• Tidak ada hasil yang ditemukan

Mememuhi Kebutuhan Pemustaka

3.4 Jasa Pemustaka

Perpustakaan umum harus menyediakan jasa berbasis analisis perpustakaan terhadap kebutuhan informasi masyarakat setempat. Dalam perencanaan Jasa, prioritas yang jelas harus ditetapkan dan strategi dikembangkan untuk penyediaan Jasa dalam jangka menengah dan jangka panjang.

Jasa harus dikembangkan untuk mengidentiikasi kelompok sasaran dan hanya diberikan jika kelompok-kelompok tersebut ada di tengah masyarakat setempat.

Jasa perpustakaan tidak harus tunduk pada segala bentuk tekanan ideologi, politik, agama dan komersial. Jasa perpustakaan harus mampu menyesuaikan serta berkembang untuk mencer- minkan perubahan dalam masyarakat, misalnya, keragaman dalam struktur keluarga, pola kerja, perubahan demograis, keragaman budaya dan metode komunikasi. Perpustakaan harus mempertimbangkan budaya tradisional serta teknologi baru, sebagai contoh, dukungan untuk metode komunikasi lisan serta pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi. Di beberapa negara jasa yang harus diselenggarakan oleh perpustakaan umum harus dijelaskan dalam un- dang-undang perpustakaan.

3.4.1 Ketentuan Jasa

Perpustakaan umum menyediakan berbagai jasa, di kalangan pemustaka tetap di komuni- tas, untuk memenuhi kebutuhan mereka. Perpustakaan harus memfasilitasi akses ke jasanya untuk semua, termasuk mereka yang memiliki kesulitan menbaca catatan. Jasa berikut, se- baiknya mudah diakses oleh pemustaka dalam berbagai format dan media, harus disediakan:

• Peminjaman buku dan media lainnya

• Penyediaan buku dan bahan lainnya untuk pemustakaan di perpustakaan

• Jasa informasi dengan menggunakan media cetak dan elektronik

• Jasa konsultasi pembaca termasuk Jasa pemesanan

• Jasa informasi masyarakat

• Pendidikan pemustaka termasuk dukungan untuk program literasi

• Programan dan peristiwa.

Ini bukan daftar yang lengkap tetapi sebuah indikasi dari beberapa jasa utama perpustakaan umum. Jangkauan serta kedalaman kekuatan akan tergantung pada ukuran perpustakaan dan masyarakat yang dilayani. Setiap perpustakaan harus menjadi peserta aktif dalam se- buah atau banyak jaringan, yang akan memberikan pemustaka akses ke berbagai bahan perpustakaan, berapapun kecilnya titik akses tsb..Penyediaan jasa tidak boleh terbatas di ge- dung perpustakaan tetapi juga dapat diakses langsung oleh mereka yang tidak dapat datang langsung ke gedung perpustakaan. Dalam memberikan jasa, baik di dalam maupun diluar perpustakaan, layanan tsb sebaiknya dikemas dari teknologi dan komunikasi seperti bentuk tercetak. Sebuah daftar beberapa sumber daya perpustakaan harus tersedia secara rinci sep- erti dalam paragraf 4.31.

3.4.2 Jasa Anak

Denganmenyediakan berbagai bahan perpustakaan dan kegiatan, perpustakaan umum mem- berikan kesempatan bagi anak-anak untuk menikmati kegiatan membaca serta kegembiraan saat menemukan pengetahuan serta dalam menikmati karya-karya yang penuh imajinasi.

Anak-anak dan orang tua mereka harus diajarkan bagaimana memanfaatkan perpustakaan dengan baik serta pengembangan keterampilan dalam menggunakan media cetak dan elek- tronik.

Perpustakaan umum memiliki tanggung jawab khusus dalam mendukung proses pembelaja- ran membaca serta mempromosikan buku dan media lainnya untuk anak-anak. Perpustakaan juga harus meneyelenggarakan acara-acara khusus untuk anak, seperti berbicara dan aktivi- tas lain yang terkait dengan Jasa dan sumber daya perpustakaan. Anak-anak harus dianjur- kanmenggunakan perpustakaan sejak usia dini karena ini aka membuat mereka tetap menjadi pemustaka tetap pada masa depan. Di negara yang heterogen dan multibahasa, buku dan bahan audiovisual untuk anak-anak harus dalam ‘bahas ibu’ mereka.

 Di Prancis, perpustakaan umum di banyak daerah melakukan kerja sama dengan pe- Jasa kesehatan anak untuk membuat program bagi orang tua dan anak-anak mereka ketika mereka menunggu konsultasi medis. Program ini ditunjukan untuk anak-anak sejak lahir hingga usia 3 tahun, menganjurkan orang tua membaca keras untuk anak- anak mereka dan mungunjungi perpustakaan umum.

 Di Bucheres, Rumania, perpustakaan kota menawarkan program musim panas, yang dijalankan oleh relawan, yang ditunjukan untuk anak-anak usia 12-14 tahun yang dit- inggal orang tuanya bekerja.

 Di Belanda, sekelompok orang yang berusia lebih dari 50 tahun dilatih oleh perpus- takaan umum untuk membaca bagi anak-anak di sekolah-sekolah, TK dan pusat per- awatan anak.

 Di negara bagian Queensland, Australia, berbagai kegiatan untuk anak-anak disediakan oleh perpustakaan umum, termasuk sesi untuk balita, orang tua dan pengasuh mereka, mendorong, kunjungan kelas, orientasi perpustakaan, kelompok bacaan, pelatihan in- ternet dan klub pekerja rumah.

 Jasa perpustakaan di Johnson County, Kansas, Amerika Serokat, memberikan paket

‘BOOKS ti Grow’ untuk pra sekolahnsampai kelas satu. Setiap paket memiliki sebuah tema dan berisi lima buku, satu audio tape, satu video-tape dan satu forder kegiatan.

 Di Singapura, 41 perpustakaan aanak-anak dibawah 10 tahun telah didirikan sejak ta- hun 1992, bekerjasama dengan organisasi masyarakat lokal. Mereka memiliki 10.000 item lokasi, Jasa lengkap internet dan ruang bercerita. Pendanaannya bagi antara Dewa perpustakaan dan organisasi lokal.

 Selama dan setelah perang di Kroasia program membaca langkah-demi-langkah diselenggarakan diperpustakaan umum Zegreb untuk membantu pemulihan psikoso- sial anak-anak dan remaja melalui membaca dan literasi. (http://www.tel.hr/kgz/

head.htm)

 Sebuah peroyek Eropa, CHILLAS, menggunakan internet dan World Wide Web untuk menawarkan jasa perpustakaan baru untuk anak-anak. IKegiatan tsb telah dilengkapi infoplanet, sebuah situs web untuk anak-anak. Proyek ini bertujuan mempromosikan membaca dan buku dalam lingkungan multimedia (http://www.stuttgart.de/chilias/)

3.4.3 Jasa Untuk Remaja

Remaja adalah usia rerata masa anak-anak dan dewasa, mereka berkembang sebagai individu dari anggota masayarakat dengan budaya mereka sendiri. Perpustakaan umum harus mema- hami kebutuhan mereka dan memberikan Jasa untuk menemui kebutuhan mereka. Bahan perpustakaan , termasuk akses sumber daya informasi elektronik, yang mencerminkan minat dan budaya mereka harus disediakan. Dalam beberapa kasus ini berarti perolehan bahan per- pustakaan yang mewakili budaya aak muda, dalam berbgai media yang secara tidak umum bagian dari sumber daya perpustakaan. Misalnya novel populer, buku dan serial tv, musik, kaset video, majalah, poster, game komputer, novel grais. Hal ini penting untuk nerima ban- tuan dari kalangan remaja dalam memilih bahan perpustakaan untuk memastikan bahan-ba- han perpustakaan yang dipilih mencerminkan minat mereka. Di perpustakaan besar bahan untuk remaja, dengan furnitur yang tepat, dapat berbentuk bagian khusus perpustakaan. Ba- gian khusus ini akan membantu mereka untuk meresa bahwa perpustakaan ada untuk mere- ka dan membentuk untuk mereka untuk mengatasi peranan keterasingan dari perpustakaan.

Program dan pembaca yang relevan untuk orang dewasa muda juga harus disedaiakan (lihat pedoman IFLA untuk Jasa perpustakaan umum orang dewasa muda)

 Di Hamburg, Jerman, remaja membantu untuk memilih dan membeli han pustaka un- tuk perpustakaan remaja dalm proyek yang disebut EXIT. Mereka memolih bahan per- pustakaan yang mencerminkan latar belakang budaa merek sendiri dan telah dikelola dan memperoleh sponsor sebagai cafe internet mereka sendiri (http://www. Buecher- hallen.de/)

 Di Queensland, Australia, staf perpustakaan umum menerima pelatihan khusus un- tuk bekerja dengan remaja. Pelatihan meliputi Jasa pelanggan, pemrograman ide dan bagaimana untyk menjalankan kelompo konsultan remaja dan klub pekerjaan rumah.

Dalam hubungan dengan remaja lokal banyak perpustakaan mengembangkan ruang pemuda (http://www.slq.qld.gov.au/pub/yputhspace/index.htm).

 Di Singapura, perpustakaan ditujukan untuk orang yang berusia 18-35 tahun telah di- dirikan dipusat perbelanjaan. Kelompok khusus membantu menjelaskan proil dari koleksi dan desain perpustakaan.

3.4.4 Jasa Untuk Orang Dewasa

Orang dewasa akan memiliki kebutuhan yangb berbeda dalam Jasa informasi dan perpus- takaan terkait dengan berbagai situasi yang akan merek hadapi dalam studi, pekerjaan dan

kehidupan pribadi mereka. Kebutuhan ini harus dianalisis dal Jasa dikembangkan berdasar- kan hasil analisis tersebut. Penilaian kebutuhan tersebut mencangkup kebutuhan untuk:

• Belajar sepanjang hayat

• Minat dalam waktu luang

• Kebutuhan informasi

• Kegiatan masyarakat

• Kegiatan budaya

• Bacaan rekreasi

Jasa untuk memenuhi kebutuhan ini juga harus tersedia untuk anak-anak dan remaja.

3.4.5 Belajar Seumur Hidup

Perpustakaan umum mendukung pembelajaran seumur hidup, membentuk kerjasama dengan sekoalh-sekolah dan lembaga pendidikan lainnya untuk membantu siswa dari segala usia dengan sebagai latar belakang pendidikan formal mereka. Tantangan penyediaan dukungan pendidikan memberikan kesempatan untuk perpustakaan umum berinterasi dengan guru dan pihak-pihak yang terlibat dalam sistem pendidikan lainnya. Perpustakaan harus menyediakan berbagai bahan perpustakaan dengan berbagai topik yang memungkinkan orang untuk me- nupuk minat mereka serta mendukung pendidikan formal dan informasi mereka. Perpus- takaan umum juga harus menyediakan bahan perpustakaan untuk mendukung keaksaraan dan pengembangan keterampilan hidup dasar. Sebagi tambahan perpustakaan harus menye- diakan fasilitas belajar bagi siswa yang tidak memiliki akses untuk fasilitas ini di rumah mereka.

Pengembangan dalam pembelajaran jarak jauh memiliki dampak pada perpustakaan umum.

Peserta didik jarak jauh, yang menjalankan pendidikan dirumah, cendrung memanfaatkan perpustakaan umum sebagi sumber utama bahan belajar mereka. Banyak yang akan mem- butuhkan akses kw internet yang harus disediakan oleh perpustakaan umum. Perpustakaan umum memainkan peran yang penting dalam jaringan pendidikan dan menyediakan ruang dan akses untuk bahan perpustakaan yang ditunjukan untuk memenuhi kebutuhan mereka.

 South Dublin County Library Service, Irlandia, meberikan fasilitas belajar mandiri untuk orang dewasa, termasuk pembelajaran berbasis komputer dan audio dan video berbasis dalam pembelajaran bahasa. Tujuannya adalah untuk menyediakan lingkun- gan netral dan lingkungan yang mendukung individu dapat belajar cara mereka sendiri.

 Dua perpustakaan di Oklahoma, Amerika Serikat, mensponsori kelompok diskusi un-

tuk membaca dewasa baru denga hibah dan National Endowment untuk program sas- tra. Kelompok ini membaca suatu buku pada suatu waktu, biasanya buku klasik, dan kemudian membahasnya dengan bantuan fasilitator kelompok.

3.4.6 Pemanfaatan Waktu Luang

Orang-orang membutuhkan informasi untuk mendukung minat dalam memanfaatkan waktu luang dan memperhatikan kebutuhan pemustaka dalam memanfaatkan pustaka sbagai tem- pat mengisi waktu luang adalah perubahan budaya, sosial dan ekonomi di masyarakat dan penegmbangan Jasa yang cukup laksible untuk menyesuaikan diri dengan perubahan ini.

perpustakaan umum juga harus membantu melestarikan budaya, sejarah dan tradisi mas- yarakat setempat dan membuat mereka lestari.

Perpustakaan umum, dengan menyelenggarakan kegiatan dan mengksploitasi sumber dayan- ya, harus mendorong pengembangan seni dan budaya pada orang-orang dari segala usia. Per- pustakaan umum juga menjadi pusat kegiatan sosial yang penting bagi individu dan kelom- pok untuk saling betemu baik secara formal maupun informal. Ini adalah kegiatn khusus dalam komunikasi di mana tempat pertemuan lainnya tidak tersedia.

3.4.7 Jasa Informasi

Pesatnya perkembangan teknologi informasi telah membawa sebagian besar informasi dapat diakses oleh semua orang melalui media elektronik. Penyediaan informasi selalu mempunyai peran penting bagi perpustakaan umum dan cara informasi tersebut dikumpulkan, diakses, dan disajikan telah berubah secara lokal radikal dalam beberapa tahun terakhir. Perpustakaan umum mempunyai peran dalam menyediakan informasi:

• Menyediakan akses informasi pada semua level.

• Mengumpulkan informasi menegnai masyarakat setempat dan menjadikan informasi seputar masyarakat setempat lebih mudah diakses, serta menjalani kerjasama dengan organisasi lain.

• Pelatihan untuk masyarakat dari segala usia dalam menggunakan informasi dan hubun- gannya dengan pemanfaatan teknoloi.

• Membimbing pemustaka pada sumber informasi yang tepat.

• Menyediakan kesempatan bagi penyandang disabilitas untuk mendapat mengakses in- formasi secara mandiri

• Menjadi pintu gerbang dunia informasi dengan membuatnya dapat diakses oleh semua orang, sehingga membantu untuk menjembatani gap antara yang kaya informasi dan minim informasi.

Perkembangan pesat internet sebagian besar besar tidak struktur dan tidak terkendali. Ledakan informasi dalam jumlah besar yang dapat diakses melalui internet menjadikan pustakawan mempunyai posisi penting. Kualitas pustakawan harus mampu membimbing pemustaka ke- pada sumber informasi yang akurat, dan dapat memenuhi kebutuhan informasi pemustaka.

 Di Horses, Denmark perpustakaan umum mendirikan sebuah Stand Informasi yang berguna bagi masyarakat untuk dapat mengakses informasi dan pemerintah, regional dan informasi lokal, dan memberikan bantua kepada masyarakat dalam mengisi for- mulir dan mengarahkannya ke dapartemen publik tepat. Pertanyaan-pertanyaan dari konsumen juga dapat dijawab baik pertanyaan yang tercatat maupun pertanyaan dari website (http://www.bibliotek.horses.dk).

 Di Medellins, Kolombia, Comfenalco perpustakaan umum telah mengembangkan se- buah webste dengan informasi terkini dari kota, termasuk lembaga-lembaga, personal, acara budaya dan prosedur yang berkait dengan pelyananpublik. Perpustakaan juga menerbitkan panduan pertanyaan yang sering diajukan oleh pemustaka (http://www.

comfenatioquia.com/sil).

3.4.8 Jasa untuk Anggota Mayarakat

Perpustakaan umum seharusnya dapat menjadi bagian yang penting dalam masyarakat jika mereka dapat memainkan perannya secara utuh damalm setiap kegiatannya. Oleh karena itu, perpustakaan umum dapat bekerja dengan kelompok lain dan beberapa elemen masyarakat.

Hal ini mencangkup pada mereka pusat dan pemerintah daerah, dunia usaha dan organisa- si sosial. Perpustakaan dapat menganalisis kebutuhan informasi dari setiap organisasi, dan menyediakan layaan dalam memenuhi kebutuhan tersebut. Hal ini tidak hanya dapat mem- batu organisasi yang terlibat tetapi juga dapat menunjukan nilai praktis dari perpustakaan umum di masyarakat sehingga memberikan pengaruh terhadap Jasa perpustakaan umum di masyarakat sehingga memberikan pengaruh terhadap Jasa perpustakaan di masa depan. Ban- yak perpustakaan umum, misalnya, menyediakan Jasa informasi untuk poliitisi pemerintah daerah dan staf, memberikan contoh praktis nilai dari perpustakaan umum.

 Perpustakaan Essex County, Inggris, menciptakan website untuk organisasi sosial den- gan cara menekan biaya komersial.

 Dana hiba digunakan di Amazon, Amerika Serikat, untuk menyediakan lab komputer di perpustakaan yang dapat digunakan oleh anak-anak dan orang tdewasa dari suku Hualapai.

 West Midlands di wilayah Inggris, proyek (INTER-ALL) dikembangkan yang didukung oleh pendanaan dari dana pembangunan daerah Eropa untuk memberikan informasi kepada usaha kecil. Pusat informasi dan pembelajaran sedang didirikan di 13 perpustakaan diwilayah tersebut, didukung oleh 15 postingan utuh yang dapay di lihat pada situs (http://www.wm-libraries.org.uk).

3.4.9 Jasa Pemustaka Khusus

Tampa alasan apapun setiap jenis pemustaka memiliki proses hak yang sama dalam mener- ima Jasa perpustakaan. Oleh karena itu, perpustakaan harus dapat membuat Jasa yang dapat diakses oleh setiap jenis pemustaka khususnya koleksi perpustakaan yang disesuaikan den- gan kebutuhan pemustaka. Hal ini mencangkup:

• Transportasi khusus, seperti perpustakaan keliling, perahu buku dan bentuk lain dari transportasi dalam melayani pemustaka di daerah terpencil

• Menyediakan jasa bagi pemustaka yang btinggal dirumah

• Menyediakan jasa untuk karyawan yang ada dipabrik industri

• Menyediakan Jasa kepada mereka yang dalam lembaga masyarakat, seperti, penjara dan rumah sakit

• Tersediannya peralatan khusus dan bahan bacaan bagi mereka yang memiliki cacat isik dan sensorik, seperti tunanetra dan tunarungu

• Tersedianya koleksi khusus bagi orang-orang yang mengalami kesulitan belajar, seper- ti koleksi yang mudah dibaca dan kaset

• Menyediakan Jasa bagi imigran dan warga baru untuk membantu mereka dalam me- nemukan jalan pada daerah baru yang dan menyediakan media akses kepada budaya asli merekaPenyediaan komunikasi elektronik, seperti katalog daring (dalam jaringan, online).

Jasa yang disediakan bagi orang-orang yang berkebutuhan khusus dapat ditingkatkan dengan pemustaka teknologi baru, misalnya, synthesizer pedato bagi tentara, katalog daring (dalam jaringan, online) bagi mereka yang tinggal didaerah terpencil atau mereka yang tidak dapat meninggalkan rumah, koneksi ke situs remote untuk pembelajaran jarak jauh. Penyediaan Jasa utama, misalnya, katalog akses publik (OPACs) yang sering digunakan dapat dise- suaikan untuk mereka yang cacat isik dan sensorik dalam memenuhi kebutuhannya. Mereka dapat memperoleh keuntungan dari perkembangan teknologi setidaknya mampu membayar investasi yang diperlukan. Oleh karena itu skema inovatif harus dikembangkan oleh perpus- takaan umum untuk mengeplorasikan teknologi baru dalam membuat Jasa yang tersedia bagi masyarakat.

Jasa bagi kelompok etnis tertentu dan masyarakat adat harus dikembangkan dengan berkon- sultasi dengan pihak yang bersangkutan. Termasuk didalamnya seperti :

• Kelompok anggota/staf perpustakaan

• Koleksi termasuk literatur yang mencerminkan tradisi suatu kelompok baik lisan mau- pun tulisan

• Penerapan kondisi khusus, dalam mengembangkan masyarakat sekitar agar peka terh- adap budaya.

3.4.10 Perpustakaan di Dalam Masyarakat

Jasa perpustakaan dapat disediakan di berbagai tempat didalam masyarakat.

 Jasa perpustakaan disediakan distasiun Metro Santiago, Chili.

 Perpustakaan pantai disediakan di Catalonia, Spanyol dan di Portugal selama musim panas.

 Banyak bentuk transfortasi yang digunakan dibanyak negara. Ada perahu buku (book boats) di Norwegia dan di Indonesia, dimana sepedah dan becak digunakan, keledai di Peru, menjadi transportasi sebagaimana laptop/komputer membawa buku-buku, unta di kenya dan gerobak keledai di Zimbabwe. Motor bebek yang digunakan untuk mem- berikan buku ke rumah-rumah atau kantor di Apeldoorn, Belanda.

 asa perpustakaan Afrika Serikat juga tersedia di pemukiman informal atau daerah liar tampa infastruktur. Hal ini dilakukan dalam cara, misalnya, dari mobil boot, lemari baju untuk koleksi di klinik, kontainer kargo yang disediakan dibawah pohon oleh individu atau toko-toko kepada anggota masyarakat lainnya. Peminjaman paket buku juga disediakan untuk sekolah-sekolah dan rumah-rumah penduduk dan rumah baca

anak dan lansia serta juga disediakan pada pusat-pusat rehabilitasi untuk anak-anak yang tidak dapat pergi ke perpustakaan.

 Di Kolombia, lemari baja yang berisi sekitar 300 buku, bangku dan ruang papan reklame disediakan dimana orang-orang sering berkumpul. Jasa ini dibuka dua jam dalam sehari.

 Di Manassas, Virginia, Amerika Serikat, terdapat sebuah perpustakaan elektronik yang tersedia di depan rumah. Perpustakaan ini tidak menyediakan buku namun terdapat komputer dan kursus teknologi yang terdapat di dalam Jasa perppustakaan virtual. Jasa ini gratis untuk penduduk negara bagian Virginia.

3.4.11 Promosi Aktivitas Membaca dan Keaksaraan

Membaca, menulis dan kemampuan untuk menggunakan angka merupakan prasyarat dasar untuk menjadi anggota terpadu dan aktif dalam masyarakat. Membaca dan menulis merupa- kan teknik dasar yang dibutuhkan untuk pemustakaan sistem komunikasi baru. Perpustakaan umum harus mendukung kegiatan yang akan memungkinkan orang untuk mampu menggu- nakan teknologi modern. Kegiatan ini dapat mendukung lembaga-lembaga yang mengurangi buta aksara dalam mempromosikan kompetensi media. Tujuan ini dapat tercapai dengan:

• Mempromosikan membaca

• Menyediakan bahan yang tepat bagi mereka tunaaksara

• Bekerja dengan instansi lain di masyarakat yang menerangi tunaaksara

• Berpatisipasi dalam kampanye menerangi tunaaksara dan meningkatkan literasi

• Membuat sebuah acara untuk mempromosikan minat baca, sastra dan kultur media

• Mempromosikan dan memberikan pelatihan pemustaka teknologi komputer

• Membentuk kesadaran dengan mempromosikan perkembangan baru yang menjadi didalam pasar media

• Membantu orang lain menemukan informasi yang mereka butuhkan dalam format yang sesuai

• Bekerja sama dengan guru, orang tua dan orang-orang untuk membantu warga baru dalam memperoleh keterampilan yang diperlakukan untuk merembantu mereka dalam kehidupan yang baru

Peprustakaan umum menyediakan beberapa literatur kreatif dan menggunakan teknik pro- mosi untuk mencari perhatian dari pemustaka. Aktivitas ini juga dapat menjadi program in- terakif bagi pemustaka dam bentuk pikiran mengenai buku-buku yang telah mereka baca.

 Sebuah program interaktif yang dikembangkan di Wandsworth, Inggris, peprustakaan menggunakan sofware multimedia yang mendorong pembaca untuk bereksperimen dengan membaca suatu bahan dan terlibat dalam dialog mengenai bacaan yang telah dibaca.

 Perpustakaan Offaly dan Limerick County. Irlandia, menyediakan berbagai buku dan koleksi lainnya yang tersedia bagi literasi siswa dewasa dan tutar mereka yang seka- ligus dapat mempromosikan budaya membaca. Program ini bekerjasama engan literasi siswa, tutor, penyelenggara literasi lokasi dan badan Litesi nasional, sebagai agen aktif dalam penyediaan literasi.

 Di Singapura, perpustakaan bekerja dengan kelompok swadaya, melatih perempuan belajar bahasa inggir. Kelas diadakan di perpustakaan, perpustakaan mendukung pro- gram dengan menyediakan sumber aya yang dibutuhkan.

 Perpustakaan Comfenalco di Medellin, Kolombia, mendapat lembar mingguan pada koran utama kota. Perpustakaan melakukan ulasan dan komentar terhadap buku anak- anak

Dokumen terkait