BAB III METODOLOGI PENELITIAN
B. Hasil Penelitian
dapat mengumpulkan data melalui angket yang dikerjakan oleh siswa itu sendiri. Berikut adalah hasil angket siswa kelas X Madrasah Aliyah Ma’arif Lasepang .
Tabel 4.2
Hasil Angket keterampilan mengajar guru Kelas X Madrasah Aliyah Ma’arif Lasepang
No Nama Siswa Skor
1 2 3
1 Miftahul Jannah 56
2 Sahriani 42
3 Sandi 44
4 Al Mudatsir 52
5 Asri 52
6 Aulia Rifai 52
7 Firman 56
8 Nurkhalis 56
9 Nursyam 53
10 Ahmad Hiahi 52
11 Sunarti 51
12 Arman 53
13 Herawati 58
14 M Asrul 46
15 Mardiansyah 47
16 Dian Ashari 49 17 Muh Wahyunurbeti 54 18 A Khaerul Amri H 46 19 Alam Nur Sandi 43
20 Herlina 44
21
M Arya Dwi Purnama
48
22 Sudarming 43
23 Umrah Aenul 41
24 Nurana 47
25 Nur Aenun Fadillah 41
26 Nurkhalis 52
27 Sri Wahyunita 47 28 Nurba Hidayatullah 37
29 Astir Ivo 43
30 Winda Fadianti 59 31 Susi Maulana 56
32 Irwan Azis 54
33 Musfira Tunnisya 40
34 Restu 60
35 Trisna Lapenla 43 36 Arti Dwiyanti 47 37 Masyita Nurrahmi 48 38 Achwadi Wijaya 48 39 Syahrul Hidayah 46
40 Ahmad Sukri 49 41 Fitri Handayani 49 42 Hijrah Tuljannah 50
Analisis deskriptif keterampilan mengajar guru Nilai tertinggi (NT) : 60
Nilai terendah (NK) : 37 Jumlah sample (n) : 42
a. Range/Jangkauan (R), yaitu nilai terbesar (NT) dikurang nilai terkecil (NK) Range (R)
R= NT-NK = 60 - 37 = 23 b. Banyak kelas interval
Banyak kelas interval = 1+(3,3) log n
= 1 + (3,3) log 42 = 1 + 3,3 (1,623) = 1 + 5,28
= 6,35 ~ 6 c. Panjang kelas interval
P =
P =
= 3.83 = 4 d. Kategorisasi
a. Menentukan rata-rata
Selanjutnya untuk menentukan nilai rata-rata kompetensi Keterampilan mengajar guru, maka digunakan tabel penolong sebagai berikut
Tabel 4.3
Penolong untuk Menghitung Rata-rata No Interval fi xi fi xi
1 37 – 40 2 38,5 1482,25 77 2964,5
2 41 – 44 9 42,5 1806,25 382,5 16256,25
3 45 – 48 10 46,5 2162,25 465 21622,5
4 49 – 52 10 50,5 2550,25 505 255025
5 53 – 56 8 54,5 2970,25 436 23762
6 57 – 60 3 58,5 3422.25 175.5 10266.75
Jumlah 42 291 14393,5 1658.5 289053.8
Berdasarkan tabel diatas, maka nilai rata-rata keterampilan mengajar guru adalah:
x = ∑ ∑
=
= 48,5
Berdasarkan hasil perhitungan diatas diperoleh nilai rata-rata sebesar 48,5 dari keterampilan mengajar guru. Artinya rata-rata keterampilan mengajar guru berada pada interval 45 - 48.
b. Standar Deviasi
√∑
√
√
√ = 6.2
Berdasarkan hasil perhitungan diatas diperoleh standar deviasi (simpangan baku) sebesar 6,2 . Artinya terdapat 6,2 simpangan baku dari rata-rata 48,5 keterampilan mengajar guru.
e. Menghitung persentase (%) nilai rata-rata :
(Untuk perhitungan persentase dapat dilihat pada Lampiran Tabel 4.4
Persentase keterampilan mengajar guru
Interval Frekuensi
Persentase (%)
Persentase Total
Kategori
37 – 40 2 4.8
26.2
Rendah
41 – 44 9 21.4
45 – 48 10 23.8
47.6 Sedang
49 – 52 10 23.8
53 – 56 8 19.1
26.2 Tinggi
57 – 60 3 7.1
Jumlah 42 100%
0 3 6 9 12
38.5 42.5 46.5 50.5 54.5
frekuensi
nilai keterampilan mengajar
KETERAMPILAN MENGAJAR GURU
y
36,5 40,5 44,5 48,5 52,5 56,5 60,5
x
Berdasarkan data tersebut, diperoleh bahwa keterampilan mengajar guru memiliki persentase dengan kategori rendah sebanyak 26.2%, kategori sedang sebanyak 47.6%, sedangan kategori tinggi sebanyak 26.2%.
Untuk memperjelas data di atas, berikut ini disajikan Keterampilan Mengajar Guru Di Madrasah Aliyah Ma’arif Lasepang Kelurahan Lamalaka Kecamatan Bantaeng Kabupaten Bantaeng dalam bentuk diagram batang:
Diagram 4. 1
Diagram Batang Keterampilan Mengajar Guru
2. Deskriptif Motivasi Belajar
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan terhadap siswa Kelas X Madrasah Aliyah Ma’arif Lasepang dengan jumlah sampel 42 siswa maka penulis dapat mengumpulkan data melalui skala yang dikerjakan oleh
siswa-siswa tersebut, yang kemudian diberikan skor pada masing-masing item.
Tabel 4.5
Data Hasil Angket Motivasi Belajar siswa Kelas X Madrasah Aliyah Ma’arif Lasepang
No Nama Mahasiswa Nilai
1 2 3
1 Miftahul Jannah 85
2 Sahriani 72
3 Sandi 71
4 Al Mudatsir 71
5 Asri 66
6 Aulia Rifai 78
7 Firman 73
8 Nurkhalis 82
9 Nursyam 88
10 Ahmad Hiahi 85
11 Sunarti 77
12 Arman 68
13 Herawati 77
14 M Asrul 69
15 Mardiansyah 61 16 Dian Ashari 75
17 Muh Wahyunurbeti 72 18 A Khaerul Amri H 74 19 Alam Nur Sandi 66
20 Herlina 67
21 M Arya Dwi Purnama
64
22 Sudarming 67
23 Umrah Aenul 67
24 Nurana 63
25
Nur Aenun Fadillah 75 26
Nurkhalis
67 27 Sri Wahyunita 83 28 Nurba Hidayatullah 67
29 Astir Ivo 68
30 Winda Fadianti 82 31 Susi Maulana 66
32 Irwan Azis 85
33 Musfira Tunnisya 62
34 Restu 76
35 Trisna Lapenla 65 36 Arti Dwiyanti 73 37 Masyita Nurrahmi 72 38 Achwadi Wijaya 69 39 Syahrul Hidayah 71
40 Ahmad Sukri 77 41 Fitri Handayani 76 42 Hijrah Tuljannah 78 Analisis deskriptif Motivasi Belajar.
Nilai tertinggi (NT) : 88 Nilai terendah (NK) : 61 Jumlah sample (n) : 42
a. Range/Jangkauan (R), yaitu nilai terbesar (NT) dikurang nilai terkecil (NK) R = NT – NK
= 88 - 61 = 27
b. Banyak kelas interval (k) K = 1+(3,3) log n
= 1 + (3,3) log 42
= 1 + 3,3 (1,623)
= 1 + 5,28
= 6,35 ~ 6
c. Menentukan interval kelas dengan rumus:
P =
=
= 4.5≈5
d. Kategorisasi
a. Menghitung rata-rata:
Tabel 4.6
Tabel Penolong Untuk Menghitung Rata-rata
No Interval Frekuensi ( fi )
Titik Tengah ( xi )
fi xi fi.
1 61 – 65 5 63 3969 315 19845
2 66 – 70 12 68 4624 816 55488
3 71 – 75 11 73 5329 803 58619
4 76 – 80 7 78 6084 546 298116
5 81 – 85 6 83 6889 498 41334
6 86 – 90 1 88 7744 88 7744
Jumlah 42 3066 481146
Berdasarkan tabel diatas, maka nilai rata-rata motivasi belajar siswa
i i i
y f y
f
= = 73
Berdasarkan hasil perhitungan diatas diperoleh nilai rata-rata sebesar 73 dari prestasi motivasi belajar siswa yang berada pada interval 71-75.
e. Standar deviasi (SD)
√∑ ( )
=
√
= √
= √
= √
= 66,74 =66,7
f. Menghitung persentase (%) nilai rata-rata:
(Untuk perhitungan persentase dapat dilihat pada Lampiran)
Tabel 4.7
Kategori Motivasi Belajar Mahasiswa
Interval Frekuensi Persentase
Persentase Total
Kategori
61 – 65 5 11,9
40,5 Rendah
66 – 70 12 28.6
71 – 75 11 26.1
42.8 Sedang
76 – 80 7 16.7
81 – 85 6 14.3
16.7 Tinggi
86 – 90 1 2.4
Total 42 100
Berdasarkan tabel diatas dapat dilihat bahwa motivasi belajar siswa memiliki persentse rendah sebanyak 40.5%, kategori sedang sebanyak 42.8%, dan kategori tinggi sebanyak 16.7%. Berikut ini adalah diagram batang yang disajikan untuk lebih memperjelas gambaran mengenai Motivasi Belajar siswa kleas X.
Diagram 4. 2
Diagram Batang Motivasi Belajar
1. Pengaruh Keterampilan Mengajar Guru Terhadap Motivasi Belajar Siswa Di Madrasah Aliyah Ma’arif Lasepang Kelurahan Lamalaka Kecamatan Bantaeng Kabupaten Bantaeng
Pengujian dasar-dasar analisis yang dilakukan meliputi pengujian normalitas dan pengujian homogenitas.
a. Pengujian Normalitas
Disini peneliti akan melakukan uji normalitas untuk Pengaruh Keterampilan Mengajar Guru Terhadap Motivasi Belajar Siswa Di Madrasah Aliyah Ma’arif Lasepang Kelurahan Lamalaka Kecamatan Bantaeng Kabupaten Bantaeng.
Uji normalitas dilakukan terhadap data hasil skala kompetensi pro fesionalisme guru terhadap motivasi belajar siswa. Hal ini dilakukan untuk
0 3 6 9 12
63 68 73 78 83 88
frekuensi
nilai motivasi belajar
Motivasi Belajar
y
60,5 65,5 70,5 75,5 80,5 85,5 90,5 X
mengetahui apakah data tersebut berdistribusi normal atau tidak. Pengujian normalitas ini dilakukan dengan menggunakan SPSS versi 21. Jika data tersebut
berdistribusi normal maka Sig > α = 0,05 dan jika data tersebut tidak berdistribusi normal maka Sig < α = 0,05.
Uji normalitas dilakukan pada data hasil skala untuk kompetensi profesionalisme dosen terhadap motivasi belajar siswa. Taraf signifikansi yang digunakan pada data tersebut adalah α = 0,05. Berdasarkan pengolahan data dengan SPSS Versi 21 (lihat dilampiran) maka didapatlah nilai sign untuk data untuk kompetensi profesionalisme dosen terhadap motivasi belajar mahasiswa adalah sebesar 1,000 Berarti nilai sign lebih besar dari nilai α (1,000 > 0,05), maka data untuk kelompok nilai X dan Y berdistribusi normal.
Berikut hasil uji normalitas yang didapatkan dari variabel yang diuji:
Tabel 4.8
Uji normalitas one-sample kolmogrov-smirnov
One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Unstandardi
zed Residual
N 42
Normal Parametersa,b
Mean ,0000000
Std.
Deviation
6,00902694
Most Extreme Differences
Absolute ,055
Positive ,055
Negative -,047
Kolmogorov-Smirnov Z ,349
Asymp. Sig. (2-tailed) 1,000
a. Test distribution is Normal.
b. Calculated from data.
a. Uji Linearitas
Uji linearitas adalah uji yang akan memastikan apakah data yang kita miliki sesuai dengan garis linear atau tidak. Uji linearitas digunakan untuk
mengkonfirmasikan apakah sifat linear antara dua variabel yang diidentifikasikan secara teori sesuai atau tidak dengan hasil observasi yang ada. Dalam hal ini variabel yang akan di uji yaitu keterampilan mengajar guru (X) dengan Motivasi Belajar siswa (Y). Pengujian ini di analisis dengan menggunakan SPSS 21. Berdasarkan hasil pengujian menggunakan SPSS, maka di peroleh Sig. adalah 0.994 berarti dalam hal ini Sig. lebih besar dari α (0.994 > 0,05 ), sehingga kita dapat menarik kesimpulan bahwa antara keterampilan mengajar guru dengan motivasi belajar siswa, siswa memiliki hubungan yang linear. Artinya setiap perubahan yang terjadi pada satu variabel akan diikuti perubahan dengan besaran yang sejajar dengan variabel lainnya.
Table 4.9 Uji Linearitas ANOVA
Sum of Squares
df Mean Squar
e
F Sig.
motivasi * kompetensi
Between Groups
(Combined) 762,567 17 44,85 7
,846 ,634
Linearity 521,372 1 521,3 72
9,82 9
,005
Deviation from Linearity
241,194 16 15,07 5
,284 ,994
Within Groups 1167,03 3
22 53,04 7
Total 1929,60
0 39
b. Analisis korelasi dan regresi
Analisis korelasi digunakan unruk menguji hubungan/kaitan antara variabel dengan menggunakan teknik statistik, sementara analisis regresi digunakan untuk melakukan prediksi seberapa tinggi nilai variabel dependen (Y) bila nilai variabel independen dimanipulasi (diubah-ubah).
Model SummaryTabel 4.10 Model Summary Mode
l
R R
Square
Adjusted R Square
Std. Error of the Estimate
1 ,520a ,270 ,251 6,088
a. Predictors: (Constant), kompetensi b. Dependent Variable: motivasi
Angka R sebear 0.520 menunjukan bahwa korelasi antara variabel keterampilan mengajar guru terhadap motifasi belajar siswa adalah kuat.
1. Anova
Table 4.10 Model Anova ANOVAa
Model Sum of
Squares
Df Mean
Square
F Sig.
1
Regressio n
521,372 1 521,372 14,069 ,001b
Residual 1408,228 38 37,059
Total 1929,600 39
a. Dependent Variable: motivasi b. Predictors: (Constant), kompetensi
Nilai probabilitas pada kolom sig. (signifikan) adalah 0.001 adalah lebih kecil dari standar SPSS sebesar 0.05 atau 5 persen, model regresi dapat dipakai untuk memprediksi variabel dependennya.
2. Kofisien regresi
Tabel 4.11 Coefficientsa
Model Unstandardized
Coefficients
Standard ized Coefficie
nts
T Sig.
B Std. Error Beta
1
(Constant )
41,638 8,258 5,04
2
,000
kompeten si
,629 ,168 ,520 3,75 1
,001
a. Dependent Variable: motivasi