• Tidak ada hasil yang ditemukan

Jumlah dan Proporsi Penduduk Menurut Status Kawin36

BAB IV PERKEMBANGAN PENDUDUK

2. Penduduk Menurut Karakteristik Demografi

2.2. Jumlah dan Proporsi Penduduk Menurut Status Kawin36

di Kabupaten Purworejo tahun 2021. Angka ini termasuk tinggi karena penduduk usia muda penduduk Kabupaten Purworejo masih sangat besar.

Rasio ketergantungan total Kabupaten Purworejo jika dirinci menurut jenis kelamin, dari tabel 4.7 terlihat bahwa rasio ketergantungan laki-laki lebih tinggi dibandingkan rasio ketergantungan perempuan.

2.2 Jumlah dan Proporsi Penduduk Menurut Status

Tabel 4.8

Jumlah dan Proporsi Penduduk Berdasarkan Status Perkawinan dan Jenis Kelamin Tahun 2021

Kabupaten/Kota : 33.06 PURWOREJO No Status

Perkawinan

Pria Wanita Jumlah

n % n % n %

1 Belum Kawin 183,005 45.74 144,618 36.21 327,623 40.98 2 Kawin 202,222 50.55 208,438 52.2 410,660 51.37 3 Cerai Hidup 5,266 1.32 6,882 1.72 12,148 1.52 4 Cerai Mati 9,581 2.39 39,399 9.87 48,980 6.13

Jumlah 400.074 399.337 799.411

Sumber : Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) Tahun 2021

Tabel 4.8 menunjukkan bahwa penduduk Kabupaten Purworejo didominasi oleh penduduk berstatus kawin yakni 51,37 persen. Begitu pula untuk penduduk laki-laki maupun perempuan. Jumlah penduduk laki-laki yang berstatus kawin sedikit lebih rendah dibandingkan perempuan. Sementara, penduduk laki-laki berstatus belum kawin lebih tinggi dibandingkan dengan perempuan (45,74%

Vs 36,21%).

Menarik untuk diperhatikan pada status cerai, bahwa proporsi penduduk berstatus cerai hidup maupun cerai mati lebih besar pada perempuan daripada laki-laki.

Hal ini disebabkan laki-laki yang bercerai, baik karena perceraian maupun karena ditinggal meninggal istri lebih cepat melakukan perkawinan kembali dibandingkan perempuan. Perempuan memiliki lebih banyak pertimbangan untuk dapat menikah kembali, terutama bila perempuan tersebut sudah mandiri secara ekonomi.

Besarnya persentase penduduk perempuan yang cerai hidup dibandingkan laki-laki, diduga berhubungan dengan kemandirian perempuan secara ekonomi serta peningkatan kesadaran tentang hak-hak perempuan dalam

rumah tangga, hal tersebut seringkali menjadi penyebab keberanian perempuan menggugat cerai.

2.2.1. Angka Perkawinan Kasar (APK)

Angka Perkawinan Kasar didefinisikan sebagai persentase penduduk yang berstatus kawin terhadap jumlah penduduk keseluruhan pada pertengahan tahun untuk suatu tahun tertentu. Perhitungan angka ini adalah menggunakan data banyaknya perkawinan yang terjadi pada waktu tertentu termasuk di dalamnya perkawinan pertama dan perkawinan ulang, dan bukan banyaknya penduduk yang berstatus kawin.

Angka perkawinan kasar dapat dihitung dengan rumus:

šœ‡ = K/P x 1000

šœ‡ : angka perkawinan kasar

K : jumlah perkawinan dalam satu tahun tertentu P : jumlah penduduk pada pertengahan tahun yang

sama.

Indikator Angka Perkawinan Kasar digunakan untuk pengembangan pelayanan yang berkaitan dengan perkawinan dan perceraian, pengembangan pelayanan keluarga dan rumah tangga dan kegunaan lainnya. Angka Perkawinan Kasar Kabupaten Purworejo Tahun 2021 dapat dilihat pada tabel berikut ini.

Tabel 4.9

Angka Perkawinan Kasar Kabupaten Purworejo Tahun 2021

No

Kecamatan Jumlah Penduduk

Kode Nama APK

Jumlah Perka- winan

Periode Sebelum

Periode Sekarang

Pertengaha n Periode

1 33.06.01 GRABAG 347 52.389 51.184 51.786,5 6,70

2 33.06.02 NGOMBOL 263 36.941 36.142 36.541,5 7,20

3 33.06.03 PURWODADI 312 42.989 42.342 42.665,5 7,31

4 33.06.04 BAGELEN 226 31.435 31.511 31.473,0 7,18

5 33.06.05 KALIGESING 236 32.908 32.781 32.844,5 7,19

6 33.06.06 PURWOREJO 619 87.339 88.084 87.711,5 7,06

7 33.06.07 BANYUURIP 338 43.424 43.635 43.529,5 7,76

8 33.06.08 BAYAN 417 52.499 53.002 52.750,5 7,91

9 33.06.09 KUTOARJO 466 62.851 62.971 62.911,0 7,41

10 33.06.10 BUTUH 361 43.470 43.697 43.583,5 8,28

11 33.06.11 PITURUH 391 54.143 54.525 54.334,0 7,20

12 33.06.12 KEMIRI 427 60.293 60.795 60.544,0 7,05

13 33.06.13 BRUNO 479 54.919 55.383 55.151,0 8,69

14 33.06.14 GEBANG 331 44.306 44.717 44.511,5 7,44

15 33.06.15 LOANO 270 39.382 39.509 39.445,5 6,84

16 33.06.16 BENER 505 58.663 59.133 58.898,0 8,57

Jumlah 5.988 797.951 799.411 798.681 7,50 Sumber : Sistem Informasi Administrasi Kependudukan dan

Kementerian Agama Tahun 2021

Angka perkawinan kasar tertinggi berada di kecamatan Bruno dengan angka perkawinan kasar sebesar 8,69 jiwa dan terendah sebesar 6,70 jiwa di kecamatan Grabag. Angka perkawinan kasar Kabupaten Purworejo Tahun 2021 sebesar 7,50 jiwa artinya dari 1.000 penduduk terdapat 8 kali peristiwa perkawinan.

2.2.2. Angka Perkawinan Umum (APU)

Angka Perkawinan Umum didefinisikan sebagai angka yang menunjukkan banyaknya perkawinan di antara penduduk yang sudah layak kawin (biasanya 15 tahun ke atas) per 1.000 penduduk berumur 15 tahun ke atas.

Angka Perkawinan Umum dapat dihitung dengan rumus:

š“Kš‘ˆ = x 1000

AKU : angka perkawinan umum

K : jumlah perkawinan dalam satu tahun š‘ƒ15+ : jumlah penduduk umur 15 tahun ke atas.

Kegunaan indikator Angka Perkawinan Umum sama dengan indikator Angka Perkawinan Kasar, namun lebih cermat karena faktor pembaginya adalah jumlah penduduk dalam usia 15 tahun keatas (usia kawin), sehingga akurasi sasarannya lebih tepat.

Angka Perkawinan Umum Kabupaten Purworejo Tahun 2021 dapat dilihat pada tabel berikut ini.

Tabel 4.10

Angka Perkawinan Umum Kabupaten Purworejo Tahun 2021

Sumber : Sistem Informasi Administrasi Kependudukan dan data Kementerian Agama Tahun 2021

No Nama Kecamatan Jumlah Penduduk Angka Perkawinan

Umum Jumlah Perkawinan Umur ≄ 15

1 GRABAG 347 40.742 8,52

2 NGOMBOL 263 28.776 9,14

3 PURWODADI 312 33.818 9,23

4 BAGELEN 226 25.517 8,86

5 KALIGESING 236 26.478 8,91

6 PURWOREJO 619 70.144 8,82

7 BANYUURIP 338 35.131 9,62

8 BAYAN 417 41.834 9,97

9 KUTOARJO 466 50.316 9,26

10 BUTUH 361 34.968 10,32

11 PITURUH 391 43.340 9,02

12 KEMIRI 427 47.679 8,96

13 BRUNO 479 41.846 11,45

14 GEBANG 331 35.341 9,37

15 LOANO 270 31.133 8,67

16 BENER 505 46.568 10,84

Jumlah 5.988 633.631 9,45

Angka perkawinan umum tertinggi berada di kecamatan Bruno dengan angka perkawinan umum tertinggi sebesar 11,45 jiwa dan terendah sebesar 8,52 jiwa di kecamatan Grabag. Sedangkan angka perkawinan umum di Kabupaten Purworejo sebesar 9,45 artinya dari 1.000 penduduk Kabupaten Purworejo yang berusia 15 tahun ke atas terdapat 9 jiwa yang melakukan perkawinan.

2.2.3. Angka Perkawinan Menurut Kelompok Umur

Jika status kawin dikaitkan dengan umur nampak bahwa proporsi tertinggi penduduk yang berstatus belum kawin pada kelompok umur 15-19 tahun, sedangkan yang berstatus kawin proporsi tertinggi pada kelompok umur 50- 54 tahun. Banyaknya proporsi penduduk muda yang belum kawin diduga disebabkan oleh besarnya jumlah penduduk yang berada pada umur sekolah ditambah dengan mereka yang berstatus bekerja dan berkeinginan mapan secara ekonomi sebelum memasuki kehidupan berkeluarga.

Tabel 4.11

Angka Perkawinan Menurut Kelompok Umur Tahun 2021

Kabupaten/Kota : 33.06 PURWOREJO No Kel.

Umur

Jumlah Penduduk Penduduk Berstatus Kawin

Angka Perkawi-

nan Pria Wanita Jumlah Pria Wanita Jumlah

1 15-19 29,273 27,923 57,196 107 596 703 12.29 2 20-24 32,225 30,404 62,629 2,457 8,358 10,815 172.68 3 25-29 31,758 29,591 61,349 13,260 21,869 35,129 572.61 4 30-34 28,493 27,150 55,643 20,026 24,105 44,131 793.11 5 35-39 28,561 27,777 56,338 23,140 25,232 48,372 858.6 6 40-44 26,966 26,383 53,349 23,077 23,756 46,833 877.86 7 45-49 25,775 26,653 52,428 22,611 23,471 46,082 878.96 8 50-54 26,128 28,221 54,349 23,437 23,828 47,265 869.66 9 55-59 25,820 27,836 53,656 23,382 21,938 45,320 844.64 10 60-64 22,275 23,186 45,461 19,955 16,339 36,294 798.35 11 65-69 15,804 16,428 32,232 14,007 9,573 23,580 731.57 12 70-74 8,538 10,079 18,617 7,239 4,549 11,788 633.18 13 >=75 13,188 17,196 30,384 9,524 4,824 14,348 472.22 Jumlah 314,804 318,827 633,631 202,222 208,438 410,660 648 .11 Sumber : Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) Tahun 2021

Tabel 4.11 menunjukkan pada tahun 2021 penduduk usia 15-19 tahun yang berstatus kawin sebanyak 703 orang, hal ini memerlukan perhatian Pemerintah Kabupaten Purworejo yang berkaitan masalah kehamilan, persalinan, pasca melahirkan (kesehatan reproduksi) dan pelayanan KB.

Dimana usia 15-19 tahun ini seharusnya masih duduk dibangku sekolah. Berkaitan penduduk usia 15-19 tahun ini, Pemerintah Kabupaten Purworejo sebaiknya melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya pendidikan dan kesehatan reproduksi.

Dari tabel di atas dapat diasumsikan bahwa penduduk Kabupaten Purworejo baik laki-laki maupun perempuan melangsungkan pernikahan di usia yang cukup matang.

2.2.4. Rata-rata Umur Kawin Pertama (Singulate Mean Age at Marriage/SMAM)

Singulate Mean Age at Marriage adalah perkiraan (estimasi) untuk rata-rata umur kawin pertama berdasarkan jumlah penduduk yang tetap lajang (belum kawin). Umur

kawin pertama merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi fertilitas. Umur kawin pertama mempunyai korelasi negatif dengan tingkat fertilitas seorang perempuan, artinya semakin tua umur kawin pertama perempuan, maka semakin kecil potensi perempuan tersebut untuk melahirkan banyak anak. Hal ini terjadi karena semakin tinggi umur kawin pertama seorang perempuan, maka semakin pendek masa usia suburnya dan pada akhirnya akan menurunkan tingkat fertilitas perempuan tersebut.

Tabel 4.12

Rata-rata Umur Kawin Pertama Tahun 2021

Kabupaten/Kota : 33.06 PURWOREJO

No Kelom- pok Umur

Pria Wanita Total

Belum Kawin

Jumlah Pendudu

k

% La- jang

Belum Kawin

Jumlah Pendu- duk

% La- jang

Belum Kawin

Jumlah Pendu-

duk

% Lajang 1 15-19 29,165 29,273 99.63 27,312 27,923 97.81 56,477 57,196 98.74 2 20-24 29,725 32,225 92.24 21,859 30,404 71.9 51,584 62,629 82.36 3 25-29 18,173 31,758 57.22 7,034 29,591 23.77 25,207 61,349 41.09 4 30-34 7,767 28,493 27.26 2,026 27,150 7.46 9,793 55,643 17.6 5 35-39 4,364 28,561 15.28 1,123 27,777 4.04 5,487 56,338 9.74 6 40-44 2,773 26,966 10.28 868 26,383 3.29 3,641 53,349 6.82 7 45-49 2,045 25,775 7.93 871 26,653 3.27 2,916 52,428 5.56 8 50-54 1,459 26,128 5.58 865 28,221 3.07 2,324 54,349 4.28 Jumlah 95,471 229,179 41.66 61,958 224,102 27.65 157,429 453,281 34.73 Sumber : Sistem Informasi administrasi Kependudukan (SIAK) Tahun 2021

Angka perkawinan umur pertama penduduk perempuan Kabupaten Purworejo tahun 2021 adalah 26,96 tahun dengan rincian 29,08 tahun untuk laki-laki dan 24,78 tahun untuk perempuan. Perhitungan angka ini diperoleh dari data pelayanan SIAK terolah. Angka perkawinan pertama ini menunjukkan bahwa rata-rata penduduk laki- laki di Kabupaten Purworejo telah menunda perkawinan karena diduga mereka lebih memilih melanjutkan pendidikan dan masuk ke pasar kerja. Angka ini juga mencerminkan bahwa penduduk laki-laki di Kabupaten Purworejo saat memutuskan untuk membina rumah tangga telah matang secara mental dan finansial.

Tingginya angka rata-rata umur kawin pertama penduduk laki-laki yang dihasilkan dari data pelayanan

SIAK terolah, dikarenakan data penduduk yang berstatus kawin yang ada dalam database kependudukan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil adalah penduduk yang mempunyai bukti perkawinan yang sah menurut Negara.

Ada kemungkinan pula penduduk muslim yang berstatus kawin sah secara agama maupun Negara, namun belum melaporkan ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

Atau diduga penduduk kawin hanya sah menurut agama atau adat sehingga mereka tidak tercatat dalam database kependudukan.

2.2.5. Angka Perceraian Kasar

Angka Perceraian Kasar didefinisikan sebagai banyaknya perceraian yang terjadi per 1000 penduduk pada suatu tahun tertentu. Angka Perceraian Kasar dapat dihitung dengan rumus:

c = š¶/š‘ƒ x 1000, di mana c : angka perceraian kasar

C : jumlah perceraian yang terjadi selama satu tahun š‘ƒ : jumlah penduduk pada pertengahan tahun yang

sama

Indikator Angka Perceraian Kasar digunakan untuk pengembangan pelayanan yang berkaitan dengan perkawinan dan perceraian, pengembangan pelayanan keluarga dan rumah tangga dan kegunaan lainnya. Angka Perceraian Kasar Kabupaten Purworejo Tahun 2021 dapat dilihat pada tabel berikut ini.

Tabel 4.13.

Angka Perceraian Kasar Kabupaten Purworejo Tahun 2021

Keterangan Jumlah (Orang)

Cerai Talak 834

Cerai Gugat 2.326

Jumlah Perceraian 3.160

Penduduk Pertengahan Tahun 798.681

Angka Perceraian Kasar (%) 3,96

Sumber : Sistem Informasi Administrasi Kependudukan dan Pengadilan Agama Kabupaten Purworejo Tahun 2021

Angka Perceraian Kasar Kabupaten Purworejo Tahun 2021 sebesar 3,96 artinya bahwa dari 1.000 penduduk terjadi peristiwa perceraian sebanyak 4 kali.

2.2.6. Angka Perceraian Umum

Angka Perceraian Umum didefinisikan sebagai proporsi penduduk yang berstatus cerai terhadap jumlah penduduk usia 15 tahun keatas pada pertengahan tahun disuatu daerah/negara untuk suatu tahun tertentu.

Kegunaan indikator Angka Perceraian Umum sama dengan indikator Angka Perceraian Kasar, namun lebih cermat karena faktor pembaginya adalah jumlah penduduk dalam usia 15 tahun keatas (usia kawin), sehingga akurasi sasarannya lebih tepat.

Angka perceraian umum dapat dihitung dengan rumus : C15 = x 1000

c : angka perceraian umum

C : jumlah perceraian dalam satu tahun C15+ : jumlah penduduk umur 15 tahun ke atas.

Angka Perceraian Umum penduduk Kabupaten Purworejo Tahun 2021 dapat dilihat pada tabel berikut ini.

Tabel 4.14

Angka Perceraian Umum Kabupaten Purworejo Tahun 2021

Keterangan Jumlah (Orang)

Cerai Talak 834

Cerai Gugat 2.326

Jumlah Perceraian 3.160

Penduduk Pertengahan Tahun

usia > 15 633.631

Angka Perceraian Kasar (%) 4,99

Sumber : Sistem Informasi Administrasi Kependudukan dan Pengadilan Agama Kabupaten Purworejo Tahun 2021

Angka perceraian umum di Kabupaten Purworejo sebesar 4,99 Artinya, dari 1.000 penduduk usia 15 tahun ke atas, terdapat 5 kasus perceraian yang terjadi pada tahun 2021.