• Tidak ada hasil yang ditemukan

K E E TENTUAN-KETENTU TENTUAN-KETENTUAN AN

Dalam dokumen Rencana Induk Sistem Drainase Perkotaan (Halaman 118-123)

2.1 Umum 2.1 Umum   

Ketentuan-ketentuan

Ketentuan-ketentuan yang harus dipenuhi adalah sebagaiyang harus dipenuhi adalah sebagai ber  ber ik ik ut:ut:  

1. Rencana

1. Rencana penyusu penyusunannan sistem kolam detensi, kolam retensi dansistem kolam detensi, kolam retensi dan sistemsistem  polder

 polder harusharus memperhatikanmemperhatikanfaktor sosial, faktor sosial, ekonomi, ekonomi, dandan lingkungan.lingkungan.  

2.

2. KelayakanKelayakandalam pelaksandalam pelaksanaan aan kolam kolam detensi, detensi, kolam kolam retensi danretensi dan sistemsistem  polder

 polder harus harus mencakup mencakup kelayakan teknis, kelayakan sosial ekonomkelayakan teknis, kelayakan sosial ekonomii dandan kelayakan

kelayakan lingkungan.lingkungan.  

3. Rencana

3. Rencana pembang pembangunanunan kolam kolam detensi, detensi, kolam kolam retensi dan sistemretensi dan sistem polder polder harus sesuai

harus sesuai dengandengan RUTRK.RUTRK.  

4. Ketersediaan lahan dan ruang

4. Ketersediaan lahan dan ruang sempadansempadan untuk kolam detensi, kolamuntuk kolam detensi, kolam retensi dan sistem

retensi dan sistem polder. polder.  

5.

5. PerencanaanPerencanaan kolam kolam detensi, detensi, kolam kolam retensi retensi dan dan sistem sistem polder polder di di -- laksanakan

laksanakan berdasarkan berdasarkan urutan urutan prioritas prioritas zona zona yang yang telahtelah ditentukanditentukan dalam rencana induk sistem drainase perkotaan dengan

dalam rencana induk sistem drainase perkotaan dengan memperhatikanmemperhatikan   /sinergis

/sinergis dengandengan rencanarencana pengelolaan pengelolaan sumber dayasumber daya air.air.  

6.

6. PerencanaanPerencanaan pembangunan pembangunankolam kolam detensi, kolam retensi dan detensi, kolam retensi dan sistemsistem polder polder harus melibatkan dan diterima

harus melibatkan dan diterima masyarakatmasyarakat  

2.2

2.2 T T ek  ek  nis nis  

2.2.1

2.2.1 Data Data dandan IInformasinformasi   Data

Data dan persyaratan dan persyaratan yang yang diperlukan diperlukan adalah sebagai adalah sebagai berikutberikut ::   1. Data spasial adalah data dasar yang sangat

1. Data spasial adalah data dasar yang sangat dibutuhkandibutuhkan dalamdalam perenca perenca-- naan drainase

naan drainase perkotaan, perkotaan, yang diperyang diperoleh oleh baik baik dari dari lapanganlapangan maupunmaupundar dar ii  pustaka,

 pustaka, mencakup mencakup antara antara lainlain ::   a)

a) Data Data peta peta yang terdiri yang terdiri dari dari peta peta dasar (peta dasar (peta daerah daerah kerja), kerja), peta peta sistsistemem drainase dan sistem jaringan jalan yang ada, peta tata guna

drainase dan sistem jaringan jalan yang ada, peta tata guna lahan,lahan,  peta

 peta topografitopografi masing-masingmasing-masing berskala  berskala antara antara 11 :: 5.000 sampai5.000 sampai denden-- gan 1

gan 1:: 25.000 25.000 atau atau disesuaikandisesuaikan dengandengan tipologi kota;tipologi kota;  

 b) Data

 b) Data kependudukankependudukan yang terdiri dari jumlah,yang terdiri dari jumlah, kepadatan,kepadatan, lajulaju  pertum- pertum-  buhan,

 buhan,  penyebaran penyebaran dan datadan data kepadatan bangunan;kepadatan bangunan;  

112

112   

TATATA TA CARA PERENCCARA PERENCANAAN ANAAN KOLAM DETENSI, KOLAM DETENSI, KOLAM RETENSI & KOLAM RETENSI & SISTEMSISTEM POLDER POLDER 

2. Data

2. Data hidrologhidrologii   a)

a) Data hujan minimal sepuluh Data hujan minimal sepuluh tahuntahun tter er akhir akhir ;;    b) Data tingg

 b) Data tinggi i mukamuka air,air,debit sungai,debit sungai,  pengaruh pengaruh airair balik balik,, peil banjir  peil banjir ,,  dandan data pasang

data pasang surutsurut..   3.

3. Data sistem drainase Data sistem drainase yang ada, yang ada, yaituyaitu ::   a) Data kuantitatif

a) Data kuantitatif  banjir/genan banjir/genangangan yang meliputi: luasyang meliputi: luas genangan,genangan, lamanya

lamanya genangan,genangan, kedalaman rata-ratakedalaman rata-rata genangan,genangan, dandan fr fr ek ek uensiuensi genangan

genangan berikut berikut  permasalaha permasalahannyannya dan dan hasil hasil rencana indukrencana induk  pen pen-- gendalian

gendalian banjir wilayah banjir wilayah sungai sungai di di daerahdaerah ttersebut;ersebut;  

 b) Data saluran dan

 b) Data saluran dan bangunan bangunan pelengk  pelengk apap..   c)

c) Data saData sarana rana drainase drainase lainnya lainnya seperti seperti kolam kolam tandon, tandon, kolamkolam r r esapan,esapan, sumur-sumur

sumur-sumur r r esapan.esapan.  

4. Data Hidraulika 4. Data Hidraulika  

a)

a) Data keadaan, Data keadaan, ngunanngunan  pelengka pelengkapnyafungsifungsipnya,, jenis jenissepertiseperti,, geometri geometri gorong-gorong,gorong-gorong,dan dan dimensi dimensi  pompa,  pompa, saluran, saluran, dan dan dan dan pintu pintu ba ba air,air,-- serta kolam

serta kolam tandon tandon dan kolamdan kolam r r esapan;esapan;  

 b) Data arah aliran dan

 b) Data arah aliran dan kemampuankemampuan r r esapan.esapan.  

5. Data teknik lainn 5. Data teknik lainnyyaa  

Data

Data prasarana prasarana dan fasilitas dan fasilitas kota yang telah ada dakota yang telah ada dan yang dir n yang dir encanak encanak anan antara

antara lain: lain: jaringan jaringan jalan kota, jaringjalan kota, jaringanan drainasedrainase,, jaringan  jaringan air air limbah,limbah, TPS

TPS (tempat(tempat  pengol pengolahanahan sampah sementara),sampah sementara), TPATPA (tempat(tempat  pemrosesan pemrosesan akhir),

akhir), jaringan  jaringan telepon, telepon, jaringanjaringan listrik,listrik, jaringan  jaringan pipa pipa air air minum,minum, jar  jar inganingan gas

gas (jika(jikaada) dan jaringan utilitas lainnya;ada) dan jaringan utilitas lainnya;  

6. Data non

6. Data non ttek ek nik nik    Data

Data pembiayaanpembiayaan, , data institusi dandata institusi dan kelembagaan,kelembagaan, data sosialdata sosial ekonomiekonomi dan

dan budaya budaya (kearifan (kearifan lokal), lokal), data peran serta masyaradata peran serta masyarakat kat dandan datadata keadaan

keadaan kesehatankesehatanlingkunganlingkungan permuk permukiman.iman.  

2.2.2

2.2.2 ritriteriaeria Hidrologi Hidrologi   K 

K r r ititer er iaia  perencan perencan  aanaan hidrologi adalah sebagaihidrologi adalah sebagai ber  ber ik ik ut:ut:  

1. Hujan 1. Hujan  

a.

a. Perkiraan Perkiraan hujan hujan rencana rencana dilakukandilakukan dengandengan analisis frekuensianalisis frekuensi tter er hadaphadap data curah hujan harian maksimum tahunan,

data curah hujan harian maksimum tahunan, dengandengan lamalama pengama- pengama- tan paling sedikit 10

tan paling sedikit 10 tahun tahun yangyang berurutan. berurutan.  

K

KEE  T E N T U A N - K ET E N T U A N - K E  TENTUANTENTUAN

113 113

  

tingkat

tingkat risiko risiko dan urgensi dan urgensi infrastruktur drainase infrastruktur drainase sertaserta memper memper timtim--  bangkan

 bangkan pengaruh perubahan pengaruh perubahan iklim.iklim.  

2.

2. Debit banjDebit banjir ir    a.

a. Debit banjir rencanDebit banjir rencanrasional yrasional yang telah diang telah dia a dihitungdihitungmodifikasi modifikasi atau dengan metodedengan metodeatau hidrograf satuan hidrograf satuan rasional ataurasional atauuntukuntukmetodemetodedaerahdaerah  perkotaan/

 perkotaan/unitunit hydrographhydrograph for forurban areas.urban areas.  

 b

 b..  KoefisienKoefisien limpasanlimpasan ((runrun off off )) ditentukanditentukan berdasarkan  berdasarkan tata tata gunaguna lahanlahan daerah

daerah tangkapantangkapan air air ..   c.

c.Waktu Waktu konsentrasi konsentrasi dihitungdihitung dengandengan rumusrumus K K ir ir  pich pich atau atau US-SCSUS-SCS ((Unit-Unit- ed

ed States-Soil ConservationStates-Soil Conservation ServiceService).).  

d.

d. Perhitungan intensitas curah Perhitungan intensitas curah hujan mhujan menggunakan enggunakan metode metode Mononobe,Mononobe, Talbot, Sherm

Talbot, Sherman, an, Ishiguro,Ishiguro, ARROARRO(sesuai(sesuai ketersediaan data).ketersediaan data).  

e

e..  VVolumeolume  kolam kolam detensi, detensi, kolam kolam retensi, kolam retensi, kolam tandon tandon dandan tampungantampungan  polder

 polder dihitungdihitung dengandengan flood floodr r outing outing ..   2.2.3

2.2.3 ritriteriaeria Hidrolika Hidrolika   K 

K r r ititer er iaia  perencan perencanaan  aan hidrolikahidrolika ditentukanditentukan sebagaisebagai ber  ber ik ik ut:ut:  

a.

a. Kecepatan Kecepatan air air rata-rata rata-rata dalam saluran dalam saluran dihitungdihitung dengandengan rumusrumus MManning-anning- strickler atau

strickler atau chezchezyy..    b

 b..  ProfilProfil saluran drainase dapatsaluran drainase dapat  ber  ber  ben bentuk tuk :: trapesium, trapesium, segiempasegiempatt,,  segsegitiga,itiga, lingkaran,

lingkaran, setengahsetengah lingkaran ataulingkaran atau gabungangabungandiantara bentukdiantara bentuk ttersebutersebut..   c.

c. Saluran drainase khususnya saluran drainase primer dan sekunderSaluran drainase khususnya saluran drainase primer dan sekunder yyangang terpengaruh pengempangan/aliran

terpengaruh pengempangan/aliran  balik  balik ((back water effect back water effect )) dihitungdihitung  pasang

 pasang surutnyasurutnya dengandengan Standard StepStandard Step atauatau Direc DirecttStep MethoStep Method d ..   d

d..  Saluran harus direncanakan  Saluran harus direncanakan dengandengan konsep saluran stabil (konsep saluran stabil ( stable chan stable chan-- nel)

nel) yaitu tidak terjadi erosi dan tidakyaitu tidak terjadi erosi dan tidak terdapat endapanterdapat endapan sedimen;sedimen; denden-- gan:

gan:  

•  KecKecepatanepatan  air air   maksimummaksimum  (v)(v)  ditditenentuk tuk anan  ununtuk tuk   salur salur anan  tanahtanah  vv  ==  0,70,7  mm   dt

dt,,  pasang pasang  anan batu batu kalikaliv v = 2 = 2 m/dt m/dt dandan pasang pasanganan beton  beton v v = 3= 3 m/dtm/dt..  

•  KecKecepatanepatan  air air   minimumminimum  ununtuk tuk   salur salur anan  drainasedrainase  ditditenentuk tuk anan  antaraantara  0,30,3   s/d 0,4

s/d 0,4m/dtm/dt,, kecuali untuk kolam kecuali untuk kolam tampungantampunganmemanjangmemanjang..  

•  Dalam hal saluran berfungsi sebagaiDalam hal saluran berfungsi sebagai long storage/clong storage/channel hannel storagestoragekeckecee--  patan

 patan lebih lebih kecil dari kecil dari 0,3 m/det0,3 m/det dengandengan konsekuensi terjadikonsekuensi terjadi endapanendapan di saluran

di saluran ttersebutersebut..  

114

114   

TATATA TA CARA PERENCCARA PERENCANAAN ANAAN KOLAM DETENSI, KOLAM DETENSI, KOLAM RETENSI & KOLAM RETENSI & SISTEMSISTEM POLDER POLDER 

f.

f. PerencanaanPerencanaan elevasi muka air saluran haruselevasi muka air saluran harus memperhatikanmemperhatikan elevasielevasi muka air

muka air muara saluran atau muara saluran atau badan badan air air penerima penerima (dalam k(dalam kondisiondisi yyangang maksimum).

maksimum).  

g

g..  Disediakan tinggi jagaan Disediakan tinggi jagaan yangyang memadai.memadai.  

2.2.4

2.2.4 ritriteriaeria  onstruksionstruksi   K 

K r r ititer er iaia  perencan perencanaan  aan konstruksikonstruksi ditentukanditentukan sebagaisebagai ber  ber ik ik ut:ut:  

a.

a.PembebananPembebanan yang digunakan dalamyang digunakan dalam perencan perencanaanaan infrastrukturinfrastruktur drainasedrainase harus sesuai standar teknik yang

harus sesuai standar teknik yang ber  ber lak lak uu..    b

 b.. Kombinasi Kombinasi pembe pembebananbanan dandan  pendimensian pendimensian atas konstruksiatas konstruksi ditditenentuk tuk anan oleh

oleh  perencan perencanaa sesuai fungsi, cara dansesuai fungsi, cara dan tempat penggunaannyatempat penggunaannya ber  ber -- dasarkan SNI.

dasarkan SNI.  

c.

c. Stabilitas konstruksiStabilitas konstruksi banguna bangunan n penahanpenahan tanah dikontroltanah dikontrol keamanannkeamanannyyaa terhadap

terhadap kekuatankekuatan  penah penahanan tanah (amblas), geser dan guling;tanah (amblas), geser dan guling; sedangsedang stabilitas

stabilitas timbunantimbunan tanah dikontroltanah dikontrol dengandengan lingkaran longsor (lingkaran longsor ( sliding sliding circle

circle).). Faktor-faktor keamananFaktor-faktor keamanan (SF)(SF) minimumminimum ditentukanditentukan sebagaisebagai  ber  ber ii-- kut:

kut:  

•  

σ σ

  yyangang  tterjadierjadi   <<  

σ σ

  yyangang  diijink diijink anan  

• SF SF geser geser (kondisi (kondisi biasa)biasa)

≥ ≥

 1,5 1,5  

• SF SF geser geser (kondisi (kondisi gempa)gempa)

≥ ≥

 1,2 1,2  

• SF SF gulingguling

≥ ≥

 1,5 1,5   d

d.. Bahan Bahan konstruksi konstruksi yang digunakan yang digunakan harus sesuaiharus sesuai dengandengan standarstandar ttek ek niknik yang berlaku

yang berlaku dengan mengutamakandengan mengutamakanmaterialmaterial lokallokal..   e

e..  TidakTidak terletak pada daerah sesar gempa (terletak pada daerah sesar gempa ( fault  fault ))  

2.2.5

2.2.5 Parameter Parameter PenentuaPenentuann PrioritasPrioritas Penanganan DaerahPenanganan Daerah   Genangan / Banjir

Genangan / Banjir   Parameter

Parameter  penent penentuanuan  prioritas prioritas  penangana penanganann meliputi halmeliputi hal sebagaisebagai  ber 

 ber ik ik ut:ut:  

a. Parameter

a. Parameter genangan,genangan, meliputi tinggimeliputi tinggi genangan,genangan, luasluas genangangenangan dan lama

dan lama genangangenangantterjadi.erjadi.  

 b

 b..  Parameter Parameter frekuensi terjadinyafrekuensi terjadinya genangangenangan setiapsetiap tahunntahunnyya.a.  

c.

c. ParameterParameter gangguan/kerugiangangguan/kerugianekonomi, dihitung perkiraanekonomi, dihitung perkiraan kerukeru-- gian atas fasilitas ekonomi yang ada, seperti: kawasan

gian atas fasilitas ekonomi yang ada, seperti: kawasan industr industr i,i,  

K

KEE  T E N T U A N - K ET E N T U A N - K E  TENTUANTENTUAN

115 115

  

d

d.. Parameter Parameter gangguangangguansosial,sosial, seperti:seperti: kesehatankesehatan masymasyar ar ak ak aatt,, ker  ker eses han sosial dan kerusakan

han sosial dan kerusakan lingk lingk ungan.ungan.  

e

e..  Parameter kerugian harta benda  Parameter kerugian harta benda milikmilik pr  pr ibadi.ibadi.  

f.

f. ParameterParameter kerugian/kerusakan tempatkerugian/kerusakan tempat permukiman permukiman  pendud penduduk uk ..   Uraian secara rinci

Uraian secara rinci mengenai penentuanmengenai penentuan  prioritas prioritas  penanga penanganannan genangan

genangan air/banjir dapat air/banjir dapat dilihat dadilihat dalam Tata Clam Tata Caraara PenyusunanPenyusunan   Rencana I

Rencana Induk Sistem Drainasenduk Sistem Drainase Perkotaan.Perkotaan.  

116

116   

TATATA TA CARA PERENCCARA PERENCANAAN ANAAN KOLAM DETENSI, KOLAM DETENSI, KOLAM RETENSI & KOLAM RETENSI & SISTEMSISTEM POLDER POLDER 

Dalam dokumen Rencana Induk Sistem Drainase Perkotaan (Halaman 118-123)

Dokumen terkait