Agar penelitian ini tidak dianggap mencontoh penelitan yang telah ada, amak disini akan dijelaskan mengenai perbedaan, fokus penelitian dan hasilnya.
Berikut penelitian yang relevan dengan penelitian yang akan dilakukan antara lain:
19 Sariyana, Sosiologi Pedesaan, (Yogyakarta:Zahir Publishing, 2022), 190.
20 Nur Alifah, Cecep Sumarna, Peranan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dalam Upaya Mencegah Perilaku Bullying Siswa, (Studi Kasus di MTS Negeri 1 Kota Cirebon), Journal Edueksos, VI, no. 2 (Desember 2017), 126.
1. Penelitian pertama dilakukan oleh jurnal Nur Alifah, Cecep Sumarna 2017. Peranan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dalam Upaya Mencegah Perilaku Bullying Siswa (Studi kasus di MTS Negeri 1 Kota Cirebon). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses pembelajaran pendidikan IPS di MTs Negeri 1 Kota Cirebon sudah maksimal, terbukti dengan proses perencanaa, pelaksanaan, dan tindak lanjut yang baik dilakukan oleh guru mata pelajaran IPS kepada siswasiswinya. Perilaku bullying yang terjadi saat pembelajaran adala bullying verbal. Faktor penyebab terjadinya bullying berasal dari faktor internal dan eksternal.
Peran nilai-nilai pendidikan IPS dalam mencegah perilaku bullying masih kurang terlaksana karena makna nilai-nilai pendidikan IPS dalam setiap sub bab materi belum dipahami oleh siswa. Penelitian ini mempunyai persamaan yaitu menjelaskan tentang bullying, sama meneliti mengenai IPS di SMP. Kemudian, perbedaanya penelitian ini menjelaskan tentang bullying umum, yaitu mencakup bullying verbal dan bullying nonverbal, sedangkan penelitian yang akan diteliti ini masalah bullying khusus, yaitu bullying verbal dalam penelitian ini, peneliti menistilahkan perundungan 21 2. Penelitian kedua dilakukan oleh Ria Mutmainah Manwar, 2022.
Penanaman Nilai Toleransi Sebagai Upaya Meminimalisasi Terjadinya bullying Antar Sesama Siswa UPT SPF SD Inpres Melengkeri II Kota Makassar. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa peran guru dalam penanaman nilai toleransi sebagai upaya meminimalisasi terjadinya
21 Nur Alifah, Cecep Sumarna, Peranan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dalam Upaya Mencegah Perilaku Bullying Siswa, (Studi Kasus di MTS Negeri 1 Kota Cirebon), Journal Edueksos, VI, no. 2 (Desember 2017).
bullying antar sesama siswa UPT SPF SD Inpres Malengekri II Kota Makassar adalah sebagai teladan bagi siswa dan membantu siswa dalam menerima dan menghargai perbedaan sedangkan strategi yang digunakan dalam menanamkan nilai toleransi sebagai upaya meminimalisasi terjadinya bullying antar siswa UPT SPF SD Inpres Malangkeri II Kota Makassar adalah melalui nasihat, pengaturan tempat duduk, kegiatan pembiasaan dan pemasangan media cetak di dinding sekolah.
Persamaannya sama-sama memabahas tentang bullying. Adapun perbedaannya adalah 1) Membahas tentang penanaman nilai toleransi. 2) Lokasi penelitian, peneliti melakukan penelitian di SMPN 1 Siman, Ponorogo sedangkan penelitian sebelumnya dilakukan di UPT SPF SD Inpres Malengekri II Kota Makassar.22
3. Penelitian lain yang dilakukan oleh Yasih Chykita Paputungan, 2019.
Penanaman Nilai Keislaman dalam Mencegah Perilaku Bullying di SMP IT Masjid Syuhada Yogyakarta. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa bentuk-bentuk bullying yang masih terdapat di SMP IT Masjid Syuhada Yogyakarta yaitu bullying fisik berupa memukul, berkelahi, pemalakan, menendang, menyenggol, mendorong, mencubit, menginjak kaki, merusak barang orang lain serta melempar dengan barang.
Perundungan verbal berupa mengejek dengan memanggil sebutan nama orang tua, mengejek fisik, kemampuan akademik serta pekerjaan orang tua, memberi celaan, memberi julukan nama, mengolok- olok, menyoraki
22 Ria Mutmainna Manwar, Penanaman Nilai Toleransi Sebagai Upaya Meminimalisasi Terjadinya Bullying Antar Sesama Siswa UPT SPF SD Inpres Melengkeri II Kota Makassar, (Tesis, UMM, Makassar, 2022).
serta menebar gosip. bullying mental/psikologis berupa pengucilan/
mengucilkan, memandang dengan tatapan sinis, menampilkan ekspresi wajah yang merendahkan, mempermalukan di depan umum. Kedua, Penyebab terjadinya perilaku perundungan di SMP IT Masjid Syuhada Yogyakarta yaitu pertama dari Faktor keluarga, kedua dari lingkungan sekolah, ketiga dari teman sebaya dan yang terakhir dari kepribadian.
Ketiga, Penanaman nilai keIslaman dalam mencegah perilaku bullying di SMP IT Masjid Syuhada Yogyakarta yaitu (1) Pembiasaan, (2) Ibrah dan Amtsal, (3) Pemberian Nasihat. Penelitian ini mempunyai persamaan yaitu membahas tentang bullying. Perbedaannya dalam penelitian ini fokus penelitian (1) Membahas tentang penanaman sikap anti bullying verbal melalui pembelajaran IPS, sedangkan penelitian yang sebelumnya membahas tentang penanaman nilai keislaman dalam mencegah perilaku bullying. (2) Lokasi penelitian, peneliti melakukan penelitian di SMPN 1 Siman, Ponorogo, sedangkan penelitian sebelumnya di SMP IT Masjid Syuhada Yogyakarta.23
Tabel 2. 1 Kajian Penelitian Terdahulu
No Nama/Tahun/Judul Hasil Perbedaan Persamaan
1. Jurnal Nur Alifah, Cecep Su marna, 2017 (Peranan Pendid ikan Ilmu Pengetahuan Sosial Dalam Upaya Mencegah Peril aku Perundungan Siswa (Stu di kasus di MTS Negeri 1
Berdasarkan hasil penelitian dap at disimpulkan bahwa proses pe mbelajaran pendidikan IPS di MTs Negeri 1 Kota Cirebon sud ah maksimal, terbukti dengan pr oses perencanaa, pelaksanaan,
Lebih memfokuskan pada peranan IPS dalam upaya menceg ah perilaku bullying.
Menjelaskan tentang bullyi ng.
23 Yasih Chykita Paputungan, Penanaman Nilai Keislaman dalam Mencegah Perilaku Perundungan di SMP IT Masjid Syuhada Yogyakarta, (Tesis, UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta, 2019).
Kota Cirebon)) dan tindak lanjut yang baik dilakukan oleh guru mata pelajaran IPS kepada siswa- siswinya. Perilaku bullying yang terjadi saat pembelajaran adala bullying verbal. Faktor penyebab terjadinya bullying berasal dari faktor internal dan eksternal. Per anan nilai pendidikan IPS dalam mencegah perilaku bullying mas ih kurang terlaksana karena mak na nilai nilai pendidikan IPS dal am setiap sub bab materi belum dipahami oleh siswa.
2. Ria Mutmainah Manwar, (Penanaman Nilai Toleransi Sebagai Upaya Meminimalisa si Terjadinya Bullying Antar Sesama Siswa UPT SPF SD Inpres Melengkeri II Kota Makassar).
Berdasarkan hasil penelitian me nunjukkan bahwa peran guru dal am penanaman nilai toleransi se bagai upaya meminimalisasi terj adinya bullying antar sesama sis wa UPT SPF SD Inpres Malenge kri II Kota Makassar adalah seba gai teladan bagi siswa dan memb antu siswa dalam menerima dan menghargai perbedaan sedangk an strategi yang digunakan men anamkan nilai toleransi sebagai upaya meminimalisasi terjadinya bullying antar siswa UPT SPF SD Inpres Malangkeri II Kota Makassar adalah melalui nasihat pengaturan tempat duduk, kegiat an pembiasaan dan pemasangan media cetak di diding sekolah.
Lebih terfokus pada penanaman nilai tole ransi sebagai upaya meminimalisasi terja dinya bullying antar sesama siswa.
Menjelaskan tentang bullyi ng.
3. Yasih Chykita Paputungan, 2 019 (Penanaman Nilai Keisla man dalam Mencegah Perila ku Bullying di SMP IT Mas jid Syuhada Yogyakarta).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pertama, bentuk-bentuk bullying yang masih terdapat di SMP IT Masjid Syuhada Yogya karta yaitu bullying fisik berupa memukul, berkelahi, pemalakan, menendang, menyenggol, mendo
Lebih memfokuskan pada penanaman nil ai keislaman dalam mencegah perilaku bullying.
Menjelaskan tentang bullyi ng
rong, mencubit, menginjak kaki, merusak barang orang lain serta melempar dengan barang. Bullyi ng verbal berupa mengejek deng an memanggil sebutan nama orang tua, mengejek fisik, kema mpuan akademik serta pekerjaan orang tua, memberi celaan, mem beri julukan nama, mengolok- olok, menyoraki serta menebar gosip. Bullying mental berupa mengucilkan, memandang deng an tatapan sinis, menampilkan ekspresi wajah yang merendahk an, mempermalukan di depan umum. Kedua, Penyebab terjadi nya perilaku bullying di SMP IT Masjid Syuhada Yogyakarta yai tu pertama dari Faktor keluarga, kedua dari lingkungan sekolah, ketiga dari teman sebaya dan yang terakhir dari kepribadian.
Ketiga, Penanaman nilai keIslam an dalam mencegah perilaku bullying di SMP IT Masjid Syuhada Yogyakarta yaitu 1) Pe mbiasaan, 2) Ibrah dan Amtsal, 3) Pemberian Nasihat.