BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
C. Pembahasan
Sebagaimana dipahami bahwa setiap peserta didik memiliki berbagai macam kecerdasan yang digunakan dalam mengikuti proses belajar mengajar dan dalam perkembangannya guru maupun orang tua sangat berperan penting dalam memberikan arahan atau bimbingan kepada peserta didik agar mereka mengetahui jenis kecerdasan mana saja yang paling menonjol dalam diri setiap peserta didik karena dalam mengikuti proses belajar mengajar peserta didik tidak hanya menggunakan satu jenis kecerdasan saja tapi memungkinkan ada tujuh jenis kecerdasan yang berperan aktif dalam dirinya atau bisa saja hanya salah satu jenis kecerdasan yang lebih menonjol dan kecerdasan tersebut yang menjadi pembeda antara peserta didik yang satu dengan yang lainnya.
Hal ini sependapat dengan yang diungkapkan oleh Howard Garndner bahwa ada tujuh jenis kecerdasan atau multiple intelligensi yaitu kecerdasan linguistik (verbal), kecerdasan musical, kecerdasan spasial, kecerdasan logis matematis, kecerdasan jasmaniah, kecerdasan intrapersonal dan kecerdasan interpersonal.50
Berdasarkan pendapat di atas menunjukkan bahwa kecerdasan intrapersonal merupakan salah satu jenis kecerdasan yang penting yang harus dimiliki oleh peserta didik.
Sedangkan komponen dari kecerdasan intrapersonal kemampuan memahami diri sendiri yang meliputi kekuatan dan keterbatasan diri, kacerdasan akan suasana hati, maksud, motivasi, tempramen dan keinginan, serta kemampuan berdisiplin diri, memahami dan menghargai diri.
Kecerdasan intrapersonal merupakan kecerdasan dunia batin, kecerdasan pada pemahaman diri secara menyeluruh guna menghadapi, merencanakan, dan memecahkan berbagai persoalan yang dihadapi.51
Dari paparan di atas menyebutkan salah satu komponen kecerdasan intrapersonal yaitu motivasi yang memiliki arti bahwa seseorang yang memiliki kecerdasan intrapersonal juga dapat memotivasi dirinya sendiri sehingga dapat dikatakan bahwa kecerdasan intrapersonal dan motivasi belajar menjadi satu kesatuan yang saling membutuhkan karena dengan kecerdasan intrapersonal yang ada pada diri seseorang akan membuat
50 Dimyati Mahmud M.(1990). Psikologi pendidikan Suatu Pendekatan Terapan. Yogyakarta: BPFE. h.112
43 Muhammad Yaumi dan Nurdin Ibrahim, Pembelajaran Berbasis Kecerdasan Jamak (Multiple Intelligences). (Jakarta: Kencana Prenadamedia Group, 2013), h.20
seseorang tersebut memiliki pengendalian diri dalam melakukan suatu tindakan sehingga tidak mengarah pada suatu yang salah sedangkan motivasi merupakan sebagai pendorong atau penyemangat dalam melakukan suatu kegiatan terutama dalam melaksanakan kegiatan belajar sehingga dapat memperoleh hasil yang optimal.
Akan tetapi kecerdasan intrapersonal dan motivasi belajar akan tertanam dan berkembang dengan baik apabila ada dorongan atau pengawasan dari luar baik dari guru, maupun orang tua yang memiliki tugas untuk mendidik anaknya karena tidak semua peserta didik memiliki jeneis kecerdasan yang sama dan motivasi belajar yang sama meskipun berada dalam satu kelas, sehingga sangat penting bagi guru atau pihak sekolah untuk memperkenalkan kecerdasan intrapersonal dan tidak hanya fokus pada satu jenis kecerdasan saja dengan demikian dengan adanya kecerdasan intrapersonal dan motivasi belajar yang tertanam dalam dirinya seseorang tersebut atau peserta didik dapat terarah ke hal-hal yang positif dan mencapai tujuannya secara optimal.
Dalam proses belajar mengajar untuk mengetahui yang mana saja perserta didik yang memiliki kecerdasan intrapersonal dan motivasi belajar lebih dari peserta didik yang lainnya dapat dilihat perolehan nilai tertinggi dan nilai terendah dari kedua variabel pada tabel skor data mentah, di mana peserta didik yang mendapat niali tertinggi yaitu sebesar 65 pada variabel X dan 60 pada variabel Y hal ini terlihat dari sikap peserta didik yang lebih aktif dan komunikatif dalam menyampaikan pendapat dan ikut
berpartisipasi dalam proses belajar serta lebih bersemangat dalam melaksanakan kegiatan apapun yang dapat menambah wawasan terutama dalam kegiatan belajar. Kemudian untuk peserta didik yang memperoleh nilai terendah yaitu 35 pada variabel X dan 40 pada variabel Y, hal ini terlihat dari sikap peserta didik yang lebih fasip, tidak mandiri, tidak disiplin serta kurangnya semangan atau antusias dalam mengikuti proses belajar mengajar.
Berdasarkan hasil analisis data, hasil perhitungan regresi linear sederhana dan korelasi product moment antara kecerdasan intrapersonal (variabel X) dan motivasi belajar (variabel Y) diperoleh persamaan regresi Y = 8.77 + 0,79X. Persamaan regresi Y = 38.77 + 0,79X ini menunjukkan bahwa setiap kenaikan 1 (satu) unit X akan mengakibatkan 0,79 unit kenaikan untuk Y. Dengan kata lain setiap kenaikan 1 (satu) unit pada variabel independen (kecerdasan intrapersonal) akan mengakibatkan kenaikan untuk variabel dependen (motivasi belajar) sebesar 0,91.
Persamaan regresi Y = 8.77 + 0,79X dengan nilai a = 8.77 dengan tanda positif menunjukkan bahwa Siswa kelas XI IPS MA Draul Qur’an Bengkel memiliki motivasi belajar, begitupun sebaliknya jika nilai a tersebut negtif maka artinya Siswa kelas XI IPS MA Draul Qur’an Bengkel belum atau tidak memiliki motivasi belajar.
Disamping itu juga dari persamaan regresi linier tersebut didapatkan nilai b (koefisien regresi) sebesar 0,79 dengan tanda positif, ini menunjukkan bahwa angka peningkatan variabel dependen (motivasi
belajar) yang disebabkan oleh variabel independen (kecerdasan intrapersonal) dan tanda plus (+) pada angka arah atau kofisien regresi (b) menunjukkan garis yang ditimbulkan pada garis regresi naik.
Analisis regresi linear sederhana dengan persamaan regresi Y = 8.77 + 0,79X, membentuk garis linear dan koefisien arah regresi berarti. Dari hasil perhitungan diperoleh F hitung (F 55efg
hWh 59.23 yang dikonsultasikan dengan F tabel, untuk taraf kesalahan (5% F tabel = 4,32) dan untuk taraf kesalahan (1%, F tabel = 8,02.). Dengan demikian, F hitung
> F tabel (5% = 59.23 > 4,32) dan (1% = 59.23 > 8,02) baik untuk taraf kesalahan 5% maupun 1%, sehingga koefisien regresi tersebut berati (b ≠ 0).
Sedangkan untuk mengetahui garis regresi yang terbentuk berdasarkan hasil perhitungan dalam analisis data diperoleh F hitung F SSTC2
G2
) =
0.86 yang kemudian dikonsultasikan dengan F tabel. Untuk taraf kesalahan (5% F tabel = 2,94) dan untuk taraf kesalahan (1% F tabel = 4,78). Dengan demikian F hitung < F tabel (5% = 0.86 < 2,94) dan (1% = 0.86 < 4,78) baik untuk taraf kesalahan 5% maupun 1 %, sehingga kesimpulannya adalah regresi linear yang artinya garis regresi terbentuk.Persamaan regresi Y = 8.77 + 0,79X yang membentuk garis linear dan koefisien arah regresi berarti. Hal ini menunjukkan bahwa garis yang terbentuk dari kecerdasan intrapersonal (variabel X) dan motivasi belajar (variabel Y) adalah linear atau garis lurus. Adapun koefisien arah regresi berarti menunjukkan bahwa motivasi belajar (Y) bergantung atau
dipengaruhi oleh kecerdasan intrapersonal (X). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi kecerdasan intrapersonal siswa maka akan semakin tinggi pula motivasi belajar siswa kelas XI IPS di MA Darul Qur’an Bengkel.
Kuatnya pengaruh kecerdasan intrapersonal (variabel X) terhadap motivasi belajar (variabel Y) ditunjukkan dengan koefisien korelasi yang diperoleh dari hasil perhitungan rxy = 0,867, ini menunjukkan bahwa koefisien korelasinya kuat atau memiliki pengaruh yang besar. Dari hasil perhitungan tersebut, dikonsultasikan dengan r tabel untuk taraf kesalahan 5% dengan n = 23 diperoleh (r tabel = 0,413) dan untuk taraf kesalahan 1%
diperoleh (r tabel = 0,526). Oleh karena itu, dapat diketahui bahwa nilai r hitung > r tabel dengan taraf kesalahan (5% = 0,867 > 0,413) dan (1% = 0.867 > 0,526), maka terdapat pengaruh yang signifikan sebesar 0,867 antara kecerdasan intrapersonal dan motivasi belajar siswa. Dengan demikian disimpulkan bahwa semakin tinggi kecerdasan intrapersonal siswa maka akan semakin tinggi pula motivasi belajar siswa kelas XI IPS di MA Darul Qur’an Bengkel.
Dari hasil perhitungan tersebut menunjukkan betapa kuatnya pengaruh kecerdasan intrapersonal terhadap motivasi belajar sehingga sangat penting bagi guru untuk memberikan pemahaman atau menerapkan keceradasan intrapersonal terhadap siswa/peserta didik sehingga peserta didik mampu memahami diri, mengendalikan prilakunya serta memotivasi
dirinya dengan baik sehingga dalam mengikuti proses pembelajaran menjadi lebih efektif dan efisien dan mencapai hasil yang optimal.
Paparan di atas menunjukkan pentingnya kecerdasan intrapersonal bagi peserta didik karena, kecerdasan intrapersonal tidak hanya penting bagi mereka yang berjuang untuk menjadi pemimpin dan atasan, tetapi pada dasarnya penting bagi setiap orang yang ingin memiliki kendali atas kehidupannya dan karena itu mencapai keberhasilan dan keamanaan.
May Lwin, dkk. menyebutkan ada lima alasan mengapa cerdas diri penting bagi setiap orang, antaranya:
a. Mengembangkan pemahaman yang kuat mengenai diri yang membimbingnya kepada kestabilan emosional.
Orang yang memiliki tingkat pemahaman yang lemah terhadap dirinya sendiri akan mudah menjadi tidak stabil secara emosional di bawah tekanan atau penderitaan.
b. Mengendalikan dan mengarahkan emosi
Orang yang memiliki kecerdasan intrapersonal akan lebih mudah mengarahkan atau mengendalikan emosi yang sedang dalam keadaan tidak stabil sehinga tidak meledak-ledak dan berpengaruh pada tindakan.
c. Mengatur dan memotivasi diri
Biasanya, yang dapat membedakan orang-orang yang berhasil dengan orang lainnya adalah kemampuan mereka untuk memotivasi diri mereka dan orang lain untuk melakukan hal-hal yang harus dilakukan.
Sebaliknya, orang-orang dengan kecerdasan intrapersonal yang rendah harus bersandar pada orang lain untuk memotivasi mereka.
d. Bertanggung jawab atas kehidupan diri sendiri
Orang yang memilki kecerdasan intrapersonal tinggi akan memiliki tanggung jawab atas kehidupannya sendiri dan akibat dari apa yang mereka lakukan. Akan tetapi orang yang memiliki kecerdasan intrapersonal rendah akan cendrung menempatkan dirinya sebagai korban dan menyalahkan orang lain atas apa yang dilakukannya.
e. Mengembangkan harga diri yang tinggi yang merupakan dasar bagi keberhasilan.
Orang-orang dengan harga diri yang rendah sukar mengatasi tekanan, masalah dan kegagalan. Mereka adalah orang-orang yang cendrung mudah menyerah, menjadi sangat negatif bahkan benci terhadap kesuksesan orang lain. Sedangkan orang yang memiliki harga diri yang tinggi maka dia akan tetap menetapkan tujuan yang tinggi dan berjuang untuk meraihnya.52
Sedangkan dalam mengikuti proses belajar mengajar peserta didik sangat membutuhkkan motivasi sebagai pendorong untuk melakukan kegiatan belajarnya baik motivasi eksternal maupun motivasi internal karena tanpa motivasi seseorang tidak akan memiliki semangat untuk melakukan kegiatannya terutama dalam belajar.
52 May Lwin Dkk, Cara Mengembangkan Berbagai Komponen Kecerdasan, (Jakarta: Indeks, 2004), h234-237
Beberapa pendapat tentang defenisi motivasi belajar yang ditulis oleh Haryanto adalah sebagai berikut:
4) Mc Donald, motivasi adalah perubahan energi dalam diri seseorang yang ditandai dengan timbulnya perasaan dan reaksi untuk mencapai tujuan.
5) Thomas L. Good dan Jere B. Braphy, motivasi sebagai suatu energi penggerak dan pengarah, yang dapat memperkuat dan mendorong seseorang untuk bertingkah laku.
6) Siti Sumarni, motivasi secara harfiah adalah dorongan yang timbul pada diri seseorang secara sadar atau tidak sadar, untuk melakukan suatu tindakan dengan tujuan tertentu.53
Berdasarkan paparan di atas menunjukkan bahwa kedua variabel yang diteliti yaitu kecerdasan intrapersonal dan motivasi belajar sama-sama memiliki peranan penting dalam menunjang keberhasilan belajar peserta didik.
53 Erwin Widiasworo, 19 Kiat Sukses Membangkitkan Motivasi Belajar Peserta Didik. (Jogjakarta:AR-Ruzz Media, 2015). h.15-16
BAB VI PENUTUP A. Kesimpulan
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi kecerdasan intrapersonal siswa (variabel independen) semakin tinggi motivasi belajar siswa (variabel dependen) dimana besarnya kontribusi yang diperoleh yaitu sebesar 75.16% dan terdapat pengaruh yang signifikan sebesar 0,867 yang dihasilkan dari perhitungan dengan menggunakan rumus korelasi product moment. Adapun persamaan regresi yang dapat disusun dari kecerdasan intrapersonal terhadap motivasi belajar siswa yaitu Y = 8.77 + 0.79 X dimana persmaan ini menunjukkan bahwa setiap kenaikan satu unit X akan mengakibatkan kenaikan 0.79 untuk Y dengan demikian hipotesis alternatif (Ha) yang berbunyi “Semakin tinggi tingkat kecerdasan intrapersonal siswa semakin tinggi motivasi belajar siswa Kelas XI IPS di MA Darul Qur’an Bengkel”
diterima.
B. Saran
Adapun beberapa saran yang disampaikan oleh peneliti sesuai dengan hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu sebagai berikut:
1. Bagi Guru
Untuk mencapai hasil pembelajaran yang optimal hendaknya guru jangan pernah bosan untuk memberikan motivasi kepada peserta
didik dan memberikan pemahaman tentang pentingnya kecerdasan intrapersonal sehingga peserta didik dapat memahami dirinya dengan baik.
2. Bagi Peserta Didik
Proses belajar merupakan hal yang sangat penting yang harus diikuti oleh setiap peserta didik baik formal maupun non-formal untuk menciptakan perkembangan diri menjadi lebih baik sehingga dapat berguna bagi nusa dan bangsa serta dapat bertanggung jawab baik untuk diri sendiri, keluarga maupun masyarakat. Oleh karena itu hendaknya siswa jangan pernah menyerah dalam belajar dan terus semangat dalam mengikuti setiap pelajaran dan taat pada aturan yang ada.
3. Untuk Semua Pihak
Kepada semua pihak yang terkait baik guru maupun orang tua, hendaknya memberikan pengertian dan perhatian yang baik dan membangkitkan motivasi belajar kepada siswa untuk terus belajar dan menumbuhkan kesadaran akan pentingnya belajar sehingga dapat meningkatkan kualitas diri maupun hidupnya dimasa yang akan datang.
DAFTAR PUSTAKA
Beni Ahmad Saebani, Metode Penelitian, (Bandung: Pustaka Setia, 2008).
Munif Chatib, Alamsyah Said. Sekolah Anak-Anak Juara Berbasis Jamak dan Pendidikan Berkeadilan. (Bandung : Kaifa PT. Mizan Pustaka, 2012).
Dimayati Mahmud M, Psikologi Pendidikan Suatu Pendekatan Terapan.
(Yogyakarta: BPFE, 2010).
Erwin Widiasworo, 19 Kiat Sukses Membangkitkan Motivasi Belajar Peserta Didik, (Jogjakarta:AR-Ruzz Media, 2015).
Fitri Mares Efendi. (2015). Hubungan Antara Kecerdasan Intrapersonal dengan Prestasi Belajar Siswa Kelas IV Gugus 1 Kecamatan Srandakan Kabupaten Bantul Yogyakarta Diakses di http://eprints.uny.ac.id /26468/1/ pada tanggal 28 April 2016; Jam 15.03.
I Dw. Ag. Gde Suardana P. (2014). Hubungan Antara Interpersonal Intelligence dan Motivasi Belajar dengan Hasil Belajar IPS Siswa Kelas V SDN Gugus Letkol I Gusti Ngurah Rai Denpasar Utara Diakses di http://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JJPGSD/article/viewFile/3182/264 4 pada tanggal 4 Mei 2016. Jam 08.11
Mahmud. Metode Penelitian Pendidikan, (Bandung: Pustaka Setia. 2011).
Margono, Metodologi Penelitian Pendidikan (Jakarta: Rineka Cipta, 2007).
May Lwin Dkk, Cara Mengembangkan Berbagai Komponen Kecerdasan. (Jakarta:
Indeks, 2004).
Mohammad Achsanul Chuluq.(2015). Pengaruh Kecerdasan Intrapersonal terhadap Kemampuan dalam Bersosialisasi dengan Teman Di SMA Negeri Ngronggot Nganjuk Kelas XI IPA Diakses di http://simki.unpkediri.a c.id/mahasiswa/file_artikel/2015/ pada tanggal 4 Mei 2016. Jam 08.11 Muhammad Yaumi Dan Nurdin Ibrahim, Pembelajaran Berbasis Kecerdasan
Jamak (Multiple Intelligences), (Jakarta: Kencana Prenadamedia Group, 2013).
Nana Sujdana dan Ibrahim, Penelitian dan Penelitian Pendidikan (Bandung: Sinar Baru Algensindo, 2012).
Oemar Hamalik, Pendidikan Guru Berdasarkan Pendekatan Kompetensi, (Jakarta:
Bumi Aksara, 2002).
Riduan, Belajar Mudah Penelitian Untuk Guru-Karyawan dan Peneliti Pemula, (Bandung: Alfabrta, 2012).
Riduan, Dasar-Dasar Statistika, (Bandung: Alfabeta. 2014).
Sardiman. Intraksi dan Motivasi Belajar Mengajar. (Jakarta: Rajawali Pers. 2011).
Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R dan D, (Bandung:
Alfabeta, 2011).
Sugiono, Statistika Untuk Penelitian, (Bandung : Alfabeta, 2011).
Suharsimi Arikunto, Perosedur Penelitian, Suatu Pendekatan Peraktik, (Jakarta:
Rineka Cipta, 2010).
Syaiful Bahri Djamarah, Psikologi Belajar. (Jakarta: Rineka Cipta, 2011).
Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R dan D, (Bandung:
Alfabeta, 2013).
UU RI N.14 Tahun 2005 Tentang Guru Dan Dosen Serta UU RI No. 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas, Pasal 3
Lampiran 1
ANGKET KECERDASAN INTRAPERSONAL Identitas Responden :
Nama : Kelas : No.absen :
Petunjuk mengerjakan angket :
1. Bacalah dengan cermat setiap pertanyaan tersebut, kemudian, berikan jawaban dengan memberikan tanda centang (v) pada salah satu jawan yang paling sesuai dengan tingkat persetujuan anda, dengan pilihan jawaban sebagai berikut:
SS : Sangat setuju
S : Setuju
KS : Kurang setuju
TS : Tidak setuju
STS : Sangat tidak setuju
2. Setiap jawaban anda adalah benar semua, jangan terpengaruh dengan teman anda.
3. Kerjakan semua nomor, hasil pengerjaan angket ini tidak berpengaruh terhadap nilai anda.
4. Selamat mengerjakan.
ANGKET KECERDASAN INTRAPERSONAL
NO PERNYATAAN SKOR
SS S KS TS STS 1 Saya mampu mengontrol emosi dalam
menghadapi berbagai persoalan
2 Saya mampu mengontrol emosi ketika saya sedang marah
3 Cendrung menceritakan apa yang saya rasakan kepada teman dekat
4 Saya memiliki bakat lebih dalam pelajaran IPS dari pada pelajaran eksak
5 Saya mengembangkan potensi yang saya miliki pada setiap kesempatan
6 Saya memiliki pendirian teguh terhadap apa yang saya yakini meskipun banyak pendapat teman yang berbeda
7 Saya memiliki target dalam belajar misalnya 3 kali dalam seminggu
8 Saya akan medengarkan dengan cermat ketika guru sedang menyampaikan materi
9 Saya lebih senang belajar sendiri daripada belajar secara berkelompok
10 Saya menyukai tantangan-tantangan dalam belajar 11 Saya suka memcahkan bermacam-macam soal
pelajaran secara mandiri
12 meskipun banyak teman yang memiliki pendapat yang berbeda, saya tetap yakin dengan keputusan saya
13 Saya merasa puas dengan semua keputusan yang telah saya ambil meskipun tidak sesuai dengan harapan
14 Saya membuat agenda belajar dan tujuan-tujuan yang harus saya capai
15 Saya belajar di rumah sesuai dengan agenda yang telah saya buat secara tertib
16 Saya mengkaji kembali soal-soal yang telah saya kerjakan di sekolah
17 Saya belajar terlebih dahulu meteri pelajaran sebelum dijelaskan oleh guru
18 Saya semangat mengerjakan setiap soal/pertanyaan yang diberikan oleh guru
19 Saya menghargai pendapat teman ketika sedang berdiskusi di dalam kelas
20 Saya membantu siapa saja yang memerlukan bantuan saya
ANGKET MOTIVASI BELAJAR
NO PERNYATAAN SKOR
SS S KS TS STS 1 Saya merasa antusias ketika diberikan tugas oleh
guru
2 Saya mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru dengan sungguh-sungguh
3 Setiap ada tugas saya langsung mengerjakannya 4 Saya tidak mudah terpengaruh dengan jawaban
teman
5 Saya tidak akan berhenti mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru sampai tugas itu selesai
6 Saya terus meningkatkan prestasi saya dengan rajin membaca setiap buku pelajaran
7 Jika saya mendapatkan nilai jelek, saya akan berusaha untuk memperbaikinya
8 Saya akan bertanya kepada guru apabila ada yang sulit saya pahami
9 Saya akan belajar terlebih dahulu di rumah sebelum mengikuti proses belajar di sekolah 10 Saya tertantang untuk mengerjakan soal-soal yang
di anggap sulit oleh teman
11 Saya berusaha mengerjakan sendiri tugas yang diberikan oleh guru
12 Saya mencari sumber-sumber lain yang sesuai untuk menyempurnakan tugas yang saya kerjakan 13 Saya menyukai berbagai tantangan dalam belajar 14 Saya memberi masukan/kritik jika bertentangan
dengan pendapat saya dalam proses pembelajaran 15 Saya tidak cepat menerima pendapat orang lain
bila bertentangan dengan yang saya yakini pada saat proses pembelajaran
16 Bila saya tidak mampu menyelesaikan tugas mata pelajaran pada kesempatan pertama, saya akan mengerjakan tugas-tugas itu sampai berhasil karena saya yakin bisa menyelesaikannya
17 Saya akan mempelajari kembali soal-soal yang tidak dapat saya pecahkan di sekolah
18 Saya berusaha memperbaiki jawaban pertanyaan teman yang dijawab salah sebelumnya pada saat proses pembelajaran
19 Bila ada tugas yang saya tidak ketahui jawabannya, maka saya akan berusaha menemukan jawabannya dan tidak mengabaikannya
Lampiran 3
Lampiran 7
Uji Validitas Manual (Variabel X)
Item 1
X Y XY X^2 Y^2
1 65 65 1 4225
4 75 300 16 5625
3 69 207 9 4761
3 87 261 9 7569
4 70 280 16 4900
4 87 348 16 7569
4 84 336 16 7056
5 92 460 25 8464
4 84 336 16 7056
3 99 297 9 9801
2 64 128 4 4096
5 97 485 25 9409
4 72 288 16 5184
4 69 276 16 4761
4 93 372 16 8649
3 94 282 9 8836
5 91 455 25 8281
2 76 152 4 5776
3 61 183 9 3721
4 93 372 16 8649
1 47 47 1 2209
72 1669 5930 274 136597
Nl ∑ ∑ ∑
mn ∑ ∑ Mn ∑ ∑
21 5930 72x1669
mn21 274 72 Mn21 136597 1669 124530 120168
mn5754 5184Mn2868537 2785561M
= KI^
√J]HNZ `]^
KI^
√K] `^I H
KI^
^Z]], I
0,634
Item 2
X Y XY X^2 Y^2
1 65 65 1 4225
4 75 300 16 5625
1 69 69 1 4761
2 87 174 4 7569
4 70 280 16 4900
4 87 348 16 7569
4 84 336 16 7056
3 92 276 9 8464
3 84 252 9 7056
5 99 495 25 9801
2 64 128 4 4096
4 97 388 16 9409
4 72 288 16 5184
4 69 276 16 4761
5 93 465 25 8649
1 94 94 1 8836
3 91 273 9 8281
2 76 152 4 5776
1 61 61 1 3721
2 93 186 4 8649
1 47 47 1 2209
60 1669 4953 210 136597
Nl ∑ ∑ ∑
mn ∑ ∑ Mn ∑ ∑
21 4953 60 x 1669 mn21 210 60 Mn21 136597 1669
104013 100140
mn4410 3600Mn2868537 2785561M
= IZ]I
√Z H N Z `]^
IZ]I
√^] HJ^H
IZ]I
Z `Z. HK]
0,472
Item 3
X Y XY X^2 Y^2
3 65 195 9 4225
1 75 75 1 5625
4 69 276 16 4761
2 87 174 4 7569
1 70 70 1 4900
1 87 87 1 7569
3 84 252 9 7056
4 92 368 16 8464
3 84 252 9 7056
4 99 396 16 9801
4 64 256 16 4096
4 97 388 16 9409
1 72 72 1 5184
2 69 138 4 4761
4 93 372 16 8649
3 94 282 9 8836
2 91 182 4 8281
4 76 304 16 5776
1 61 61 1 3721
4 93 372 16 8649
1 47 47 1 2209
56 1669 4619 182 136597
Nl ∑ ∑ ∑
mn ∑ ∑ Mn ∑ ∑
21 4619 56 x 1669 mn21 182 56 Mn21 136597 1669
96999 93464
mn3822 3136Mn2868537 2785561M
= IJIJ
√^Z^ N Z `]^
IJIJ
√J^` JI^
IJIJ
]JKK.^I^
0,469
Item 4
X Y XY X^2 Y^2
4 65 260 16 4225
1 75 75 1 5625
4 69 276 16 4761
1 87 87 1 7569
3 70 210 9 4900
5 87 435 25 7569
3 84 252 9 7056
4 92 368 16 8464
3 84 252 9 7056
2 99 198 4 9801
2 64 128 4 4096
3 97 291 9 9409
1 72 72 1 5184
5 69 345 25 4761
4 93 372 16 8649
1 94 94 1 8836
4 91 364 16 8281
1 76 76 1 5776
2 61 122 4 3721
4 93 372 16 8649
2 47 94 4 2209
59 1669 4743 203 136597
Nl ∑ ∑ ∑
mn ∑ ∑ Mn ∑ ∑
21 4743 59 x 1669 mn21 203 59 Mn21 136597 1669
99603 98471
mn4263 3481Mn2868537 2785561M
= I
√]Z N Z `]^
I
√^KZZ] I
I
ZHJJ. ^
0,141
Item 5
X Y XY X^2 Y^2
1 65 65 1 4225
3 75 225 9 5625
3 69 207 9 4761
3 87 261 9 7569
2 70 140 4 4900
4 87 348 16 7569
2 84 168 4 7056
5 92 460 25 8464
4 84 336 16 7056
3 99 297 9 9801
2 64 128 4 4096
4 97 388 16 9409
1 72 72 1 5184
5 69 345 25 4761
4 93 372 16 8649
3 94 282 9 8836
4 91 364 16 8281
3 76 228 9 5776
1 61 61 1 3721
4 93 372 16 8649
3 47 141 9 2209
64 1669 5260 224 136597
Nl ∑ ∑ ∑
mn ∑ ∑ Mn ∑ ∑
21 5260 64 x 1669 mn21 224 64 Mn21 136597 1669
110460 106816
mn4704 4096Mn2868537 2785561M
= I^KK
√^HZ N Z `]^
I^KK
√JHKK`KHZ
I^KK
] H .]]K]
0,513
Item 6
X Y XY X^2 Y^2
2 65 130 4 4225
4 75 300 16 5625
3 69 207 9 4761
4 87 348 16 7569
3 70 210 9 4900
4 87 348 16 7569
3 84 252 9 7056
4 92 368 16 8464
1 84 84 1 7056
4 99 396 16 9801
3 64 192 9 4096
5 97 485 25 9409
2 72 144 4 5184
4 69 276 16 4761
4 93 372 16 8649
2 94 188 4 8836
3 91 273 9 8281
1 76 76 1 5776
3 61 183 9 3721
4 93 372 16 8649
1 47 47 1 2209
64 1669 5251 222 136597
Nl ∑ ∑ ∑
mn ∑ ∑ Mn ∑ ∑
21 5251 64 x 1669 mn21 222 64 Mn21 136597 1669
110271 106816
mn4662 4096Mn2868537 2785561M
= IKJJ
√J^^ N Z `]^
IKJJ
√K^`^KK ^
IKJJ
^ZJI.HJZ`
0,504
Item 7
X Y XY X^2 Y^2
1 65 65 1 4225
4 75 300 16 5625
1 69 69 1 4761
3 87 261 9 7569
2 70 140 4 4900
3 87 261 9 7569
5 84 420 25 7056
4 92 368 16 8464
3 84 252 9 7056
4 99 396 16 9801
1 64 64 1 4096
5 97 485 25 9409
1 72 72 1 5184
2 69 138 4 4761
4 93 372 16 8649
5 94 470 25 8836
5 91 455 25 8281
4 76 304 16 5776
1 61 61 1 3721
3 93 279 9 8649
4 47 188 16 2209
65 1669 5420 245 136597
Nl ∑ ∑ ∑
mn ∑ ∑ Mn ∑ ∑
21 5420 65 x 1669 mn21 245 65 Mn21 136597 1669
113820 108485
mn5145 4225Mn2868537 2785561M
= JIIJ
√` H N Z `]^
I^KK
√]^II]` H
I^KK
Z]I]. J]K
0,611
Item 8
X Y XY X^2 Y^2
3 65 195 9 4225
1 75 75 1 5625
2 69 138 4 4761
5 87 435 25 7569
1 70 70 1 4900
2 87 174 4 7569
4 84 336 16 7056
3 92 276 9 8464
3 84 252 9 7056
4 99 396 16 9801
2 64 128 4 4096
4 97 388 16 9409
5 72 360 25 5184
1 69 69 1 4761
2 93 186 4 8649
3 94 282 9 8836
3 91 273 9 8281
1 76 76 1 5776
1 61 61 1 3721
2 93 186 4 8649
1 47 47 1 2209
53 1669 4403 169 136597
Nl ∑ ∑ ∑
mn ∑ ∑ Mn ∑ ∑
21 4403 53 x 1669 mn21 169 53 Mn21 136597 1669
92463 88457
mn3549 2809Mn2868537 2785561M
= KHH^
√ ]KH N Z `]^
KHH^
√^ KH KH
KHH^
]ZIJ.`JZ
0,511
Item 9
X Y XY X^2 Y^2
3 65 195 9 4225
1 75 75 1 5625
1 69 69 1 4761
4 87 348 16 7569
1 70 70 1 4900
2 87 174 4 7569
1 84 84 1 7056
4 92 368 16 8464
4 84 336 16 7056
4 99 396 16 9801
3 64 192 9 4096
5 97 485 25 9409
4 72 288 16 5184
5 69 345 25 4761
4 93 372 16 8649
2 94 188 4 8836
4 91 364 16 8281
4 76 304 16 5776
1 61 61 1 3721
2 93 186 4 8649
1 47 47 1 2209
60 1669 4947 214 136597
Nl ∑ ∑ ∑
mn ∑ ∑ Mn ∑ ∑
21 4947 – 60 x 1669 mn21 214 60 Mn21 136597 1669
103887 100140
mn449 3600Mn2868537 2785561M
= I]K]
√Z`K N Z `]^
I]K]
√]K ZHJKK
I]K]
Z^ .Z Z
0,435
Item 10
X Y XY X^2 Y^2
1 65 65 1 4225
2 75 150 4 5625
5 69 345 25 4761
4 87 348 16 7569
4 70 280 16 4900
3 87 261 9 7569
1 84 84 1 7056
4 92 368 16 8464
5 84 420 25 7056
3 99 297 9 9801
4 64 256 16 4096
4 97 388 16 9409
4 72 288 16 5184
5 69 345 25 4761
2 93 186 4 8649
5 94 470 25 8836
3 91 273 9 8281
5 76 380 25 5776
4 61 244 16 3721
5 93 465 25 8649
2 47 94 4 2209
75 1669 6007 303 136597
Nl
∑ ∑ ∑
mn ∑ ∑ Mn ∑ ∑
21 6007 75 x 1669 mn21 303 75 Mn21 136597 1669
126147 125175
mn6363 5625Mn2868537 2785561M
= `]
√ ]IZ N Z `]^
`]
√^ I ZZ
`]
]Z J.I^ Z
0,124
Item 11
X Y XY X^2 Y^2
1 65 65 1 4225
3 75 225 9 5625
3 69 207 9 4761
4 87 348 16 7569
4 70 280 16 4900
4 87 348 16 7569
3 84 252 9 7056
2 92 184 4 8464
3 84 252 9 7056
5 99 495 25 9801
4 64 256 16 4096
5 97 485 25 9409
4 72 288 16 5184
2 69 138 4 4761
4 93 372 16 8649
4 94 376 16 8836
5 91 455 25 8281
3 76 228 9 5776
4 61 244 16 3721
5 93 465 25 8649
3 47 141 9 2209
75 1669 6104 291 136597
Nl
∑ ∑ ∑
mn ∑ ∑ Mn ∑ ∑
21 6140 75 x 1669 mn21 291 75 Mn21 136597 1669
128184 125175
mn6111 5625Mn2868537 2785561M
= IHH`
√KZ^ N Z `]^
IHH`
√KHI ^II^
IHH`
^IJH.IH
0,474
Item 12
X Y XY X^2 Y^2
3 65 195 9 4225
3 75 225 9 5625
2 69 138 4 4761
4 87 348 16 7569
3 70 210 9 4900
4 87 348 16 7569
4 84 336 16 7056
4 92 368 16 8464
2 84 168 4 7056
2 99 198 4 9801
4 64 256 16 4096
5 97 485 25 9409
3 72 216 9 5184
1 69 69 1 4761
4 93 372 16 8649
5 94 470 25 8836
3 91 273 9 8281
3 76 228 9 5776
4 61 244 16 3721
4 93 372 16 8649
1 47 47 1 2209
68 1669 5566 246 136597
Nl
∑ ∑ ∑
mn ∑ ∑ Mn ∑ ∑
21 5566 68 x 1669 mn21 246 68 Mn21 136597 1669
116886 113492
mn5166 4624Mn2868537 2785561M
= II`K
√ JK N Z `]^
II`K
√KK`] ``
II`K
^]H^. `H^
0,506
Item 13
X Y XY X^2 Y^2
4 65 260 16 4225
4 75 300 16 5625
3 69 207 9 4761
3 87 261 9 7569
3 70 210 9 4900
4 87 348 16 7569
5 84 420 25 7056
2 92 184 4 8464
4 84 336 16 7056
3 99 297 9 9801
1 64 64 1 4096
5 97 485 25 9409
3 72 216 9 5184
1 69 69 1 4761
4 93 372 16 8649
5 94 470 25 8836
2 91 182 4 8281
2 76 152 4 5776
2 61 122 4 3721
5 93 465 25 8649
2 47 94 4 2209
67 1669 5514 247 136597
Nl
∑ ∑ ∑
mn ∑ ∑ Mn ∑ ∑
21 5514 67x 1669 mn21 247 67 Mn21 136597 1669
115794 111823
mn5187 4489Mn2868537 2785561M
= I`]
√^`Z N Z `]^
I`]
√J]` ] KZ
I`]
]^ H.IIZ
0,521
Item 14
X Y XY X^2 Y^2
1 65 65 1 4225
2 75 150 4 5625
1 69 69 1 4761
3 87 261 9 7569
4 70 280 16 4900
3 87 261 9 7569
1 84 84 1 7056
4 92 368 16 8464
5 84 420 25 7056
5 99 495 25 9801
2 64 128 4 4096
4 97 388 16 9409
1 72 72 1 5184
2 69 138 4 4761
3 93 279 9 8649
4 94 376 16 8836
4 91 364 16 8281
2 76 152 4 5776
4 61 244 16 3721
1 93 93 1 8649
2 47 94 4 2209
58 1669 4781 198 136597
Nl
∑ ∑ ∑
mn ∑ ∑ Mn ∑ ∑
21 4781 – 58 x 1669 mn21 198 58 Mn21 136597 1669
100401 96802
mn4158 3364Mn2868537 2785561M
= IJ``
√ ]`K N Z `]^
IJ``
√^JZZ `KK
IJ``
Z ^.ZIH`
0,443
Item 15
X Y XY X^2 Y^2
3 65 195 9 4225
4 75 300 16 5625
5 69 345 25 4761
4 87 348 16 7569
3 70 210 9 4900
5 87 435 25 7569
4 84 336 16 7056
2 92 184 4 8464
4 84 336 16 7056
4 99 396 16 9801
4 64 256 16 4096
3 97 291 9 9409
2 72 144 4 5184
2 69 138 4 4761
4 93 372 16 8649
5 94 470 25 8836
3 91 273 9 8281
4 76 304 16 5776
1 61 61 1 3721
4 93 372 16 8649
1 47 47 1 2209
71 1669 5813 269 136597
Nl
∑ ∑ ∑
mn ∑ ∑ Mn ∑ ∑
21 5813 71 x 1669 mn21 269 71 Mn21 136597 1669
122073 118499
mn5649 5041Mn2868537 2785561M
= IJ]K
√^HZ N Z `]^
IJ]K
√JHKK`KHZ
IJ]K
] H .]]K]
0,503
Item 16
X Y XY X^2 Y^2
4 65 260 16 4225
5 75 375 25 5625
2 69 138 4 4761
5 87 435 25 7569
3 70 210 9 4900
1 87 87 1 7569
3 84 252 9 7056
2 92 184 4 8464
3 84 252 9 7056
4 99 396 16 9801
1 64 64 1 4096
5 97 485 25 9409
2 72 144 4 5184
1 69 69 1 4761
4 93 372 16 8649
3 94 282 9 8836
2 91 182 4 8281
2 76 152 4 5776
2 61 122 4 3721
4 93 372 16 8649
1 47 47 1 2209
59 1669 4880 203 136597
Nl
∑ ∑ ∑
mn ∑ ∑ Mn ∑ ∑
21 4880 59 x 1669 mn21 203 59 Mn21 136597 1669
102480 98471
mn4263 3481Mn2868537 2785561M
= KHH`
√ ]Z N Z `]^
KHH`
√^KZZ] I
KHH`
ZHJJ. ^
0,497
Item 17
X Y XY X^2 Y^2
3 65 195 9 4225
1 75 75 1 5625
3 69 207 9 4761
5 87 435 25 7569
3 70 210 9 4900
4 87 348 16 7569
3 84 252 9 7056
4 92 368 16 8464
3 84 252 9 7056
5 99 495 25 9801
3 64 192 9 4096
4 97 388 16 9409
3 72 216 9 5184
5 69 345 25 4761
4 93 372 16 8649
4 94 376 16 8836
4 91 364 16 8281
2 76 152 4 5776
3 61 183 9 3721
4 93 372 16 8649
2 47 94 4 2209
72 1669 5891 268 136597
Nl
∑ ∑ ∑
mn ∑ ∑ Mn ∑ ∑
21 5891 72 x 1669 mn21 268 72 Mn21 136597 1669
123711 120168
mn5628 5184Mn2868537 2785561M
= IJKI
√KKK N Z `]^
IJKI
√I^ZK IKK
IJKI
^H^`.]H]
0,583
Item 18
X Y XY X^2 Y^2
1 65 65 1 4225
2 75 150 4 5625
1 69 69 1 4761
4 87 348 16 7569
2 70 140 4 4900
5 87 435 25 7569
3 84 252 9 7056
4 92 368 16 8464
2 84 168 4 7056
5 99 495 25 9801
4 64 256 16 4096
3 97 291 9 9409
1 72 72 1 5184
2 69 138 4 4761
4 93 372 16 8649
5 94 470 25 8836
5 91 455 25 8281
4 76 304 16 5776
3 61 183 9 3721
4 93 372 16 8649
3 47 141 9 2209
67 1669 5544 251 136597
Nl
∑ ∑ ∑
mn ∑ ∑ Mn ∑ ∑
21 5544 67 x 1669 mn21 251 67 M n21 136597 1669
116424 111823
mn5271 4489Mn2868537 2785561M
= K^H
√]Z N Z `]^
K^H
√^KZZ] I
K^H
ZHJJ. ^
0,571
Item 19
X Y XY X^2 Y^2
4 65 260 16 4225
3 75 225 9 5625
1 69 69 1 4761
4 87 348 16 7569
1 70 70 1 4900
4 87 348 16 7569
4 84 336 16 7056
4 92 368 16 8464
5 84 420 25 7056
5 99 495 25 9801
1 64 64 1 4096
2 97 194 4 9409
3 72 216 9 5184
3 69 207 9 4761
3 93 279 9 8649
4 94 376 16 8836
4 91 364 16 8281
4 76 304 16 5776
3 61 183 9 3721
3 93 279 9 8649
3 47 141 9 2209
68 1669 5546 248 136597
Nl
∑ ∑ ∑
mn ∑ ∑ Mn ∑ ∑
21 5546 68 x 1669 mn21 248 68 Mn21 136597 1669
116466 113492
mn5208 4624Mn2868537 2785561M
= `]K
√JZK N Z `]^
`]K
√KZKJ]`ZK
`]K
^`^ . ]^`
0,427
Item 20
X Y XY X^2 Y^2
4 65 260 16 4225
4 75 300 16 5625
4 69 276 16 4761
4 87 348 16 7569
4 70 280 16 4900
3 87 261 9 7569
5 84 420 25 7056
4 92 368 16 8464
3 84 252 9 7056
5 99 495 25 9801
4 64 256 16 4096
2 97 194 4 9409
3 72 216 9 5184
2 69 138 4 4761
4 93 372 16 8649
5 94 470 25 8836
4 91 364 16 8281
4 76 304 16 5776
3 61 183 9 3721
4 93 372 16 8649
1 47 47 1 2209
76 1669 6176 296 136597
Nl
∑ ∑ ∑
mn ∑ ∑ Mn ∑ ∑
21 6176 76 x 1669 mn21 296 76 Mn21 136597 1669
129696 126844
mn6216 5776Mn2868537 2785561M
= ZJ
√KKH N Z `]^
ZJ
√I^JH`KKH
ZJ
^HK .IHK
0,472
Item 21
X Y XY X^2 Y^2
4 65 260 16 4225
4 75 300 16 5625
5 69 345 25 4761
3 87 261 9 7569
5 70 350 25 4900
4 87 348 16 7569
4 84 336 16 7056
4 92 368 16 8464
3 84 252 9 7056
5 99 495 25 9801
2 64 128 4 4096
3 97 291 9 9409
4 72 288 16 5184
3 69 207 9 4761
3 93 279 9 8649
5 94 470 25 8836
3 91 273 9 8281
5 76 380 25 5776
3 61 183 9 3721
4 93 372 16 8649
1 47 47 1 2209
77 1669 6233 305 136597
Nl
∑ ∑ ∑
mn ∑ ∑ Mn ∑ ∑
21 6233 77 x 1669 mn21 305 77 M n21 136597 1669
130893 128513
mn6405 5929Mn2868537 2785561M
= IZH
√K]^ N Z `]^
IZH
√I`K`^J]^
IZH
^ ZK.^IH
0,379
Item 22
X Y XY X^2 Y^2
3 65 195 9 4225
4 75 300 16 5625
5 69 345 25 4761
4 87 348 16 7569
5 70 350 25 4900
3 87 261 9 7569
3 84 252 9 7056
4 92 368 16 8464
2 84 168 4 7056
2 99 198 4 9801
3 64 192 9 4096
5 97 485 25 9409
4 72 288 16 5184
2 69 138 4 4761
4 93 372 16 8649
4 94 376 16 8836
4 91 364 16 8281
3 76 228 9 5776
2 61 122 4 3721
3 93 279 9 8649
2 47 94 4 2209
71 1669 5723 261 136597
Nl
∑ ∑ ∑
mn ∑ ∑ Mn ∑ ∑
21 5723 71 x 1669 mn21 261 71 Mn21 136597 1669
120183 118499
mn5481 5041Mn2868537 2785561M
= ^ZK
√KKH N Z `]^
^ZK
√I^JH`KKH
^ZK
^HK .IHK
0,279
Item 23
X Y XY X^2 Y^2
3 65 195 9 4225
3 75 225 9 5625
3 69 207 9 4761
2 87 174 4 7569
1 70 70 1 4900
3 87 261 9 7569
4 84 336 16 7056
4 92 368 16 8464
3 84 252 9 7056
4 99 396 16 9801
1 64 64 1 4096
1 97 97 1 9409
5 72 360 25 5184
1 69 69 1 4761
4 93 372 16 8649
4 94 376 16 8836
3 91 273 9 8281
4 76 304 16 5776
1 61 61 1 3721
4 93 372 16 8649
1 47 47 1 2209
59 1669 4879 201 136597
Nl
∑ ∑ ∑
mn ∑ ∑ Mn ∑ ∑
21 4879 59 x 1669 mn21 201 59 Mn21 136597 1669
102459 98471
mn4221 3481Mn2868537 2785561M
= I`ZZ
√]KH N Z `]^
I`ZZ
√^ KH KH
I`ZZ
]ZIJ.`JZ
0,509
Item 24
X Y XY X^2 Y^2
3 65 195 9 4225
4 75 300 16 5625
3 69 207 9 4761
4 87 348 16 7569
2 70 140 4 4900
4 87 348 16 7569
4 84 336 16 7056
4 92 368 16 8464
5 84 420 25 7056
4 99 396 16 9801
4 64 256 16 4096
3 97 291 9 9409
4 72 288 16 5184
2 69 138 4 4761
4 93 372 16 8649
4 94 376 16 8836
5 91 455 25 8281
4 76 304 16 5776
4 61 244 16 3721
5 93 465 25 8649
3 47 141 9 2209
79 1669 6388 311 136597
Nl
∑ ∑ ∑
mn ∑ ∑ Mn ∑ ∑
21 6388 79 x 1669 mn21 311 79 Mn21 136597 1669
134148 131851
mn6531 6241Mn2868537 2785561M
= `]
√ `H N Z `]^
`]
√ KH^IHKH
`]
K`HJ.KH`I
0,468
Item 25
X Y XY X^2 Y^2
4 65 260 16 4225
4 75 300 16 5625
1 69 69 1 4761
3 87 261 9 7569
2 70 140 4 4900
4 87 348 16 7569
4 84 336 16 7056
4 92 368 16 8464
4 84 336 16 7056
5 99 495 25 9801
1 64 64 1 4096
4 97 388 16 9409
3 72 216 9 5184
3 69 207 9 4761
3 93 279 9 8649
5 94 470 25 8836
4 91 364 16 8281
3 76 228 9 5776
4 61 244 16 3721
5 93 465 25 8649
4 47 188 16 2209
74 1669 6026 286 136597
Nl
∑ ∑ ∑
mn ∑ ∑ Mn ∑ ∑
21 6026 74 x 1669 mn21 286 74 Mn21 136597 1669
126546 123506
mn6006 5476Mn2868537 2785561M
= IHKH
√ JIH N Z `]^
IHKH
√KI`]] ZH
IHKH
^^I .JI^Z
0,458
Lampiran 8
Variabel Y Item 1
X Y XY X^2 Y^2
2 48 96 4 2304
3 65 195 9 4225
1 69 69 1 4761
3 67 201 9 4489
3 77 231 9 5929
3 81 243 9 6561
5 93 465 25 8649
4 86 344 16 7396
4 87 348 16 7569
2 74 148 4 5476
3 75 225 9 5625
4 97 388 16 9409
1 69 69 1 4761
3 83 249 9 6889
2 69 138 4 4761
3 98 294 9 9604
3 85 255 9 7225
2 90 180 4 8100
4 97 388 16 9409
4 92 368 16 8464
3 50 150 9 2500
62 1652 5044 204 134106
Nl
∑ ∑ ∑
mn ∑ ∑ Mn ∑ ∑
21 4987 62 x 161652 mn21 204 62 Mn21 134106 1652
105924 102424
mn4284 3844Mn2816226 2729104M
= IJHH
√KKH N Z]
IJHH
√IZIII^ZH
IJHH
^ ` .K ``
0,565
Item 2
X Y XY X^2 Y^2
1 48 48 1 2304
1 65 65 1 4225
1 69 69 1 4761
2 67 134 4 4489
1 77 77 1 5929
3 81 243 9 6561
4 93 372 16 8649
1 86 86 1 7396
3 87 261 9 7569
1 74 74 1 5476
3 75 225 9 5625
5 97 485 25 9409
2 69 138 4 4761
3 83 249 9 6889
3 69 207 9 4761
3 98 294 9 9604
1 85 85 1 7225
3 90 270 9 8100
4 97 388 16 9409
4 92 368 16 8464
3 50 150 9 2500
52 1652 4288 160 134106
Nl
∑ ∑ ∑
mn ∑ ∑ Mn ∑ ∑
21 4288 52 x 1652 mn21 160 52 Mn21 134106 1652
90048 85904
mn3360 2704Mn2816226 2729104M
= K KK
√^J^ N Z]
K KK
√J] J HI
K KK
]JJ`.Z`^I
0,548
Item 3
X Y XY X^2 Y^2
2 48 96 4 2304
1 65 65 1 4225
2 69 138 4 4761
3 67 201 9 4489
2 77 154 4 5929
3 81 243 9 6561
5 93 465 25 8649
4 86 344 16 7396
4 87 348 16 7569
2 74 148 4 5476
1 75 75 1 5625
5 97 485 25 9409
3 69 207 9 4761
3 83 249 9 6889
2 69 138 4 4761
5 98 490 25 9604
3 85 255 9 7225
4 90 360 16 8100
5 97 485 25 9409
3 92 276 9 8464
1 50 50 1 2500
63 1652 5272 225 134106
Nl
∑ ∑ ∑
mn ∑ ∑ Mn ∑ ∑
21 5272 63 x 1652 mn21 225 63 Mn21 134106 1652
110712 104076
mn4725 3969Mn2816226 2729104M
= ^^I^
√]J^ N Z]
^^I^
√^JZ^K I
^^I^
Z J.^]Z
0,818
Item 4
X Y XY X^2 Y^2
1 48 48 1 2304
3 65 195 9 4225
4 69 276 16 4761
1 67 67 1 4489
3 77 231 9 5929
1 81 81 1 6561
5 93 465 25 8649
4 86 344 16 7396
1 87 87 1 7569
4 74 296 16 5476
3 75 225 9 5625
4 97 388 16 9409
3 69 207 9 4761
1 83 83 1 6889
4 69 276 16 4761
5 98 490 25 9604
4 85 340 16 7225
4 90 360 16 8100
4 97 388 16 9409
4 92 368 16 8464
2 50 100 4 2500
65 1652 5315 239 134106
Nl
∑ ∑ ∑
mn ∑ ∑ Mn ∑ ∑
21 5315 65 x 1652 mn21 239 65 Mn21 134106 1652
111615 107380
mn5019 4225Mn2816226 2729104M
= K IJ
√]`K N Z]
K IJ
√^` ]KZ^Z
K IJ
ZI ]. KI