66
67
luas, serta memiliki kapasitas permodalan yang baik, dengan didukung sinergi oleh perusahaan induk yaitu BRI, BNI, Mandiri, juga komitmen dari kementerian BUMN, Bank Syariah Indonesia di dorong untuk dapat mencapai persaingan tingkat global.
Menjadi energi baru pembangunan ekonomi nasional serta berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat luas, merupakan harapan dari penggabungan ketiga bank syariah tersebut. 1 Keberadaan bank syariah Indonesia juga menjadi cerminan wajah perbankan syariah Indonesia yang modern, universal, dan memberikan kebaikan bagi segenap alam.
2. Visi Misi Bank Syariah Indonesia a. Visi
Top 10 Global Islamic Bank b. Misi
1) Memberikan akses solusi keuangan syariah di Indonesia melayani 20> nasabah dan menjadi top 5 bank berdasarkan asset (500+T) dan nilai buku 50T di tahun 2025
2) Menjadu bank besar yang memberikan nilai terbaik bagi para pemegang saham top 5 bank yang paling profitable di Indonesia (ROE 18%) dan valuasi kuat (PB>2)
3) Menjadi perusahaan pilihan dan kebanggaan para talenta terbaik Indonesia perusahaan dengan nilai yang kuat dan memberdayakan
1 Bank Syariah Indonesia, “Tentang Kami-Informasi Perusahaan | Bank Syariaah Indonesia,” dalam https://www.bankbsi.co.id/company-information/tentang-kami, (diakses pada 12 Januari 2023, jam 11.24).
masyarakat serta berkomitmen pada pengembangan karyawan dengan budaya berbasis kinerja2
B. Produk-Produk Bank Syariah Indonesia KC Madiun 1. Produk Funding (penghimpunan dana):
a. Tabungan easy wadi’ah
Tabungan easy wadi’ah merupakan jenis dana simpanan berupa dana titipan nasabah yang menggunakan akad wadi’ah. Tabungan ini adalah salah satu produk paling unggulan yang terdapat di Bank Syariah Indonesia (BSI) Kantor Cabang Madiun.
b. Tabungan easy mudharabah
Adalah jenis tabungan yang mana nasabah bertindak sebagai pemilik dana serta bank menjadi pengelola dana yang menggunakan akad mudharabah. Tabungan ini memiliki sistem seperti tabungan untuk dana investasi, sehinga nantinya nasabah akan memperoleh bagi hasil sesuai dengan kebijakan bank.
c. Tabungan haji Indonesia
Tabungan haji Indonesia diperuntukan bagi nasabah yang berencana untuk melakukan perjalanan ibadah haji serta umrah yang berlaku untuk nasabah dengan nasabah dengan usia minimal 17 tahun. Prinsip yang digunakan dalam tabungan haji ini berdasarkan prinsip syariah dengan akad wadi’ah murabahah.
d. Tabungan haji muda Indonesia
2 Ibid.
69
Tabungan haji muda Indonesia diperuntukan kepada nasabah perorangan dibawah usia 17 tahun yang berencana untuk menunaikan ibadah haji atau umrah bersama keluarga atau program dari sekolah- sekolah Islam.
e. Tabungan bisnis
Tabungan bisnis adalah tabungan mata uang rupiah yang dapat memberikan kemudahan dalam bertransaksi dalam segmen wiraswasta.
f. BSI Tabungan Pendidikan
Produk tabungan ini merupakan produk dari Bank Syariah Indonesia (BSI) yang berjenis tabungan berjangka dan dikhususkan untuk perencanaan dana pendidikan untuk diri sendiri maupun anak di masa depan.
g. Tabungan SimPel IB (Simpanan Pelajar)
Merupakan produk tabungan yang diperuntukan bagi pelajar mulai dari PAUD hingga SMA sederajat.
h. BSI tabungan junior
Merupakan jenis tabungan yang diperuntukkan bagi anak-anak dan pelajar yang berusia dibawah 17 tahun.
i. BSI tabungan pensiun
Merupakan tabungan yang diperuntukkan untuk nasabah perorangan untuk menjadi mitra bayar dengan lembaga pengelola dana pensiun yang telah bekerjasama dengan bank.
j. BSI giro rupiah
Merupakan jenis produk titipan dana dari pihak ketiga yang dikelola dengan pilohan akad wadi’ah atau mudharabah yang dapat menunjang bisnis usaha perorasngan maupun non perorangan.
k. Deposito rupiah BSI
Merupakan salah satu bentuk investasi berjangka waktu tertentu dalam mata uang rupiah yang dikelola berdasarkan prinsip mudharabah muthlaqah untuk nasabah perorangan maupun perusahaan.
l. BSI tabungan efek syariah
Merupakan salah satu produk simpanan yang diperuntukan bagi nasabah perorangan untuk penyelesaian transaksi efek di pasar modal.3 2. Produk Financing (pembiayaan):
a. BSI KUR
Gambaran Umum dari BSI KUR merupakan fasilitas pembiayaan yang diperuntukkan bagi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah guna memenuhi kebutuhan modal kerja dan investasi dengan plafond s.d Rp.
500 Juta. Berikut adalah macam-macam BSI KUR:
1) BSI KUR Super Mikro
Merupakan pembiayaan yang diberikan bagi para usaha mikro, kecil serta menengah dengan kebutuhan modal kerja serta investasi dengan plafond s.d Rp. 10 juta.
2) BSI KUR Mikro
3 Bank Syariah Indonesia, “Tentang Kami-Informasi Perusahaan | Bank Syariaah Indonesia,” dalam https://www.bankbsi.co.id/company-information/tentang-kami ., (diakses pada 12 Januari 2023, jam 11.24).
71
Merupakan pembiayaan yang diberikan untuk memenuhi kebutuhan modal kerja serta investasi bagi usaha mikro, kecil dan menengah dengan plafond diatas Rp. 10 juta s.d Rp. 50 Juta.
3) BSI KUR Kecil
Merupakan pembiayaan yang diberikan guna memenuhi kebutuhan modal kerja serta investasi bagi usaha mikro, kecil dan menengah dengan plafond diatas Rp. 50 juta s.d Rp. 500 Juta.
b. BSI Griya
Merupakan layanan pembiayaan kepemilikan rumah untuk ragam kebutuhan seperti pembelian rumah baru/rumah second/ruko/
rukan/apartemen, mengambil alih pembiayaan dari bank lain (take over), maupun top up pembiayaan untuk pemenuhan kebutuhan nasabah.
Jenis-jenis dari BSI Griya adalah sebagai berikut:
1) BSI Griya Simuda
Merupakan layanan pembiayaan kepemilikan rumah untuk usia muda dalam keinginan untuk memiliki rumah impian dengan plafond pembiayaan lebih tinggi dan angsuran ringan.
2) BSI Griya Reguler
Layanan pembiayaan kepemilikan rumah untuk ragam kebutuhan, sebagai berikut:4
a) Pembelian rumah baru/ rumah second/ ruko/ rukan/apartemen
4 Ibid.
b) Pembelian kavling siap bangun c) Pembangunan/renovasi rumah
d) Ambil alih pembiayaan dari bank lain (take over) e) Refinancing untuk pemenuhan kebutuhan nasabah.
3) BSI Griya Mabrur
Merupakan program pembiayaan kepemilikan rumah berhadian porsi haji dengan persyaratan khusus yaitu plafond pembiayaan minimal rp. 300 juta dan tenor pembiayaan minimal 15 tahun.
4) BSI Griya Take Over
Gamabaran umum dari BSI Griya take over ini adalah sebagai berikut:5
a) Angsuran ringan dan tetap
b) Margin special setra 3.3% eff.p.a tetap 1 tahun c) Bebas biaya biaya didepan
d) Berhadiah porsi haji tanpa diundi (dengan syarat dan ketentuan berlaku)
e) Bebas biaya provisi, pinalti, dan appraisal.
c. BSI Mitraguna Berkah
Merupakan pembiayaan yang diperuntukan sebagai multiguna tanpa agunan dengan berbagai manfaat dan kemudahan bagi pegawai payroll
5 Ibid.
73
di BSI dengan limit pembiayaan dokter s.d Rp. 2 miliar, pegawai s.d Rp.
1.5 miliar serta tenor s.d 15 tahun.
d. BSI OTO
Merupakan layanan pembiayaan untuk kepemilikan kendaraan baik baru maupun bekas dengan cara yang lebih mudah serta angsuran tetap.
e. BSI Pensiun Berkah
Adalah pembiayaan yang diberikan kepada para penerima manfaat pension bulanan, dengan diantaranya adalah sebagai berikut:
a) Pensiunan ASN & pnesiunan janda ASN b) Pensiunan BUMN/BUMD
c) Pensiunan serta pensiunan janda ASN/PNS yang belum memasuki TMT Pensiun namun telah menerima SK pension.
Dengan limit pembayaran mencapai Rp 350 juta dengan tenor panjang hingga 15 tahun.
f. Mitraguna Online (via BSI Mobile)
Pembiayaan mitraguna online yang menggunakan akad refinancing syariah dengan skema Al-Bai’ musyarakah mutanaqishah (MMQ), merupakan layanan pembiayaan dengan cara online yang dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan halal serta dengn sumber pembayaran dari gaji/pendapatan pegawai tetap atau payroll yang melalui BSI dan tanpa menggunakan agunan.
g. BSI Mitraguna Beragun Emas (Non Qardh)
Merupakan pembiayaan yang ditujukan untuk kebutuhan konsumtif maupun produktif yang menggunakan akad murabahah/musyarakah mutanaqishah/ijarah dengan agunan yang berupa emas dengan diikat dengan akad rahn yang berarti emas yang digunakan disimpan oleh bank selama jangka waktu tertentu.
h. BSI Distributor Fianancing
Merupakan pembiayan dalam modal kerja dengan skema value chain yang adalah pembiayaan post financing (dana talangan untuk membayar terlebih dahulu invoice atas pekerjaan yang telah selesai) yang kemudian diberikan kepada supplier khusus yang mengerjakan kontrak pekerjaan dengan bouwheer. Yang dimana sumber pengembalian pembiayaan nya berupa pembayaran invoice dari bouwheer.
i. BSI KPR Sejahtera
Merupakan fasilitas pembiayaan konsumtif untuk memenuhi kebutuhan hunian subsidi pemerintah dengan prinsip syariah.
j. BSI Cash Collateral
Merupakan fasilitas pebiayaan yang dijamin dengan agunan likuid yang berarti akan dijamin dengan simpanan dalam bentuk deposito, tabunagan ataupun giro.
k. BSI Umrah
75
Merupakan pembiayaan konsumtif guna memenuhi kebutuhan pembelian jasa paket perjalanan ibadah umroh melalui bank yang telah bekerja sama dengan travel agent sesuai dengan prinsip syariah.
l. Bilateral Financing
Merupakan layanan pemberian fasilitas pembiayaan atau financing dalam valuta rupiah atau valuta asing untuk kebutuhan modal kerja jangka pendek maupun tujuan lain kepada lembaga keuangan bank maupun non bank.6
C. Struktur Organisasi Bank Syariah Indonesia (BSI) KC Madiun Struktur Organisasi Bank Syariah KC Madiun
Gambar 1.27 D. Data Wawancara
6 Bank Syariah Indonesia, “Tentang Kami-Informasi Perusahaan | Bank Syariaah Indonesia,” dalam https://www.bankbsi.co.id/company-information/tentang-kami ., (diakses pada 25 Januari 2023, jam 08.24).
7 Helmi Yusron, wawancara 19 November 2022.
Branch Manager
- Mikro - Consumer Business
Representative - Consumer Business Rekationship Manager - Funding Transaction Staff
Branch Operation Service Manager
- Teller - Customer Service
- Operational - Back Office
1. Implementasi prinsip syariah dalam produk pembiayaan pada Bank Syariah Indonesia (BSI) Kantor Cabang (KC) Madiun
Berdasarkan data dari hasil wawancara yang telah dilakukan oleh peneliti di lapangan, diperoleh data hasil implementasi prinsip syariah dalam produk pembiayaan oleh consumer business staff Bank Syariah Indonesia (BSI) Kantor Cabang (KC) Madiun adalah sebagai berikut:
a. Compliance with Islamic law (Kesesuaian dengan syariat Islam) Penerapan kesesuaian dengan syariat Islam oleh Bank Syariah Indonesia (BSI) Kantor Cabang (KC) Madiun yaitu bagaimana cara Bank Syariah Indonesia (BSI) Kantor Cabang (KC) Madiun dalam memberikan pelayanan dalam pelaksanaan pembiayaan kepada nasabah sesuai dengan aturan syariat Islam. Hal ini seperti yang dipaparkan oleh Helmi Yusron selaku cunsomer business staff Bank Syariah Indonesia (BSI) Kantor Cabang (KC) Madiun:
Kalau prinsip syariah kita memang berdasarkan prinsip- prinsip syariah. Dikarenakan kita sudah diawasi oleh Dewan Pengawas Syariah Nasional-DSN MUI. Dimana kita juga menjalankan bisnis itu dengan berdasarkan prinsip syariah itu di pembiayaan kita harus tau untuk pembiayaannya disektor apa atau pembangunan apa. Nanti untuk pembangunan diskotik nggak boleh, untuk ternak babi, nah itu ndak boleh, untuk sektor-sektor minuman keras, rokok, terus tempat seperti itu, itu jelas ndak bisa.
Jadi memang kita berdasarkan prinsip syariah. Jadi modal usaha, untuk usaha apa nih? Untuk makanan atau kegiatan produktif lainnya, beli tanah, atau modal pembelian kendaraan seperti itu bisa. Sehingga kalau untuk yang tadi itu, jadi kita di prinsip syariah itu ada yang namanya akad.
77
Ada akad wakalah, akad wakalah itukan surat kuasa dari bank ke nasabah untuk melihat dan menguasai. Nah untuk proses akad wakalah itu, katakanlah untuk pembiayaan murabahah. Untuk pembiayaan murabahah adalah jual beli ya. Jadi proses jual beli itu kenapa kok diwakalahkan?
Karena kami ini perbankan bergerak dalam sektor bidang jasa. Sehingga kita tidak menyediakan barang. Sehingga penyedia barang/tempat yang dituju nasabah, dan untuk memastikan nasabah itu memiliki atau mengetahui objek jaminan tersebut. Akad wakalah itu ojek jaminan tersebut, misalnya ni mbak mau beli rumah, mbak tau kan rumah itu spesifikasi seperti apa. Ok kita survei dari segi jaminan dan sebagainya. Itu nanti kita pake prinsip akad wakalah mbak, jadi akad wakalah itu akan kita kuasakan terus kemudian ya prinsip di akan dan lain sebagainya, harga perolehan, harga jual jual. Jadi dalam angsuran itu, angsuran sudah disepakati oleh nasabah, akad nasabah. Jadi ketika di tengah jalan, angsuran naik itu nggak mungkin. Berbeda dengan bank konvensional, kalau bank konvensional kan dia prinsipnya dikatakan riba karena kan adanya perombakan uang tersebut. Kalau kita kan misalnya untuk beli apa?
Untuk beli ini rumah. Oke beli rumah. Kalau di bank konvensional kan akadnya pada uang. Itu yang dikatakan tidak sesuai dengan prinsip syariah. Tujuannya harus jelas dan untuk sektor halal dalam bisnis perbankan syariah ini.8 Berdasarkan hasil wawancara diatas, Bank Syariah Indonesia (BSI) Kantor Cabang (KC) Madiun telah memberikan pelayanan proses pembiayaan yang sesuai dengan prinsip syariat Islam serta menjunjung tinggi nilai-nilai Islam. Hal ini dapat diketahui dari: pertama, dalam sector apa pembiayaan yang diajukan akan berlangsung. Jika melakukan pembiayaan untuk usaha baru, akan tetapi usahanya adalah sejenis diskotik, ternak babi, minuman
8 Helmi Yusron, wawancara 19 November 2022.
keras, rokok dan lain-lain yang diharamkan oleh Islam, maka akan ditolak. Yang kedua, terlaksananya akad wakalah atau surat kuasa dari bank kepada nasabah dalam melihat dan menguasai barang/tempat yang dituju oleh nasabah, berbeda dengan bank konvensional yang menggunakan uang tersebut sebagai akad yang dikatakan tidak sesuai dengan prinsip syariah. Dan yang ketiga adalah angsuran yang ditetapkan oleh Bank Syariah Indonesia (BSI) Kantor Cabang (KC) Madiun bersifat tetap atau tidak akan ada kenaikan jumlah angsuran seperti pada bank konvensional dengan adanya perombakan jumlah angsuran tersebut.
b. Implementasi Pembiayaan
Tata cara pelaksanaan pada pembiayaan yang diterapkan oleh Bank Syariah Indonesia (BSI) Kantor Cabang (KC) Madiun, yaitu bagaimana proses pelaksanaan pembiayaan yang diterapkan oleh Bank Syariah Indonesia (BSI) Kantor Cabang (KC) Madiun sesuai dengan aturan yang berlaku dalam sistem aturan perbankan syariah. Hal ini seperti yang dipaparkan oleh Helmi Yusron selaku consumer business staff Bank Syariah Indonesia (BSI) Kantor Cabang (KC) Madiun, yaitu:
Pembiayaan itu prosesnya panjang sebenarnya. Bisa dilihat di web resmi BSI. Cuman secara simple ya kita cari dulu segmen yang sesuai dengan nasabah kita kebetulan kalau untuk segmen pembiayaan itu kan banyak ya mbak ya, luaslah gampangnya. Mulai dari yang pertama untuk pembiayaan bisnis banking group untuk pembiayaan di atas 500 juta samapi milyar. Itukan pendanaan besar ya. Untuk
79
pendanaan besar itu ya otomatis segmennya lebih besar ya.
Tapi kalau untuk segmen lebih kecil bisa pakai mnikro.
Sehingga segmennya itu lebih jelas. Nah pegawai yang punya penghasilan tetap ya ASN, BUMN, dokter, pegawai rumah sakit dan lain-lain seperti itu. Itu nanti dinamakan data kita verifikasi dulu berdasarkan 5C tadi, kemudian kalau misalnya ada yang approve ya jalan kalau tidak ya kita kembalikan. Lalu kita verifikasi tujuannya untuk apa, kemudian kita lakukan verifikasi objek tujuan yang akan dibiayain itu apa kemudian diverifikasi oleh temen-temen juga. Kelengkapan dokumen dan juga sebagainya.
Kemudian di approve. Approve itu dalam artian disetujui dalam pelaksanaan pembiayaan. Sehingga nanti setelah approve itu prosesnya akad, kemudian proses pencairan.
Dan setelah proses pencairan itu akan ada proses pendistribusian karena itu juga dilakukan dengan baik seperti itu.9
Berdasarkan hasil dari wawancara diatas adalah Bank Syariah Indonesia (BSI) Kantor Cabang (KC) Madiun telah menerapkan proses pembiayaan sesuai dengan SOP yang berlaku dalam perbankan syariah, serta sesuai dengan syariat Islam. Hal ini dapat diketahui melalui wawancara tersebut sesuai dengan skema pembiayaan dalam perbankan syariah.
c. Terjadinya kendala gagal bayar (Restructuring)
Adalah pelayanan dan pelaksanaan tindakan dari Bank Syariah Indonesia (BSI) Kantor Cabang (KC) Madiun ketika adanya transaksi gagal bayar yang dialami nasabah sehingga tidak dapat melanjutkan angsuran pada Bank Syariah Indonesia (BSI) Kantor
9 Helmi Yusron, wawancara 19 November 2022.
Cabang (KC) Madiun sudah sesuai dengan SOP dalam perbankan syariah dan sesuai dengan syariat Islam. Hal ini diketahui dalam wawancara dengan Helmi Yusron selaku cunsomer business staff Bank Syariah Indonesia (BSI) Kantor Cabang (KC) Madiun, yaitu:
Kita tela’ah dulu. Ada akibat pasti ada sebab. Dalam artian, tidak ada kemampuan dalam mengangsur itu karena faktor apa yang menyebabkan seperti itu. Katakanlah usaha.
Pendapatan turun. Nah pendapatan turun ini karena apa?
apa karena segmennya yang salah? Atau karena tidak ada usaha untuk beli itu? Jadi kita lihat dulu sebabnya apa.
Kalau pun memang sebabnya pendapatannya menurun?
Omsetnya menurun? Karena penjualannya musiman seperti itu ya otomatiskan kita harus menyesuaikan dengan kemampuan nasabah. Sehingga tidak memberatkan nasabah. Nanti caranya akan di restrukturisasi lagi. Nah restrukturisasi itu ya penyesuaian jadwal kewajiban angsuran kembali. Dalam artian missal, kita setujui dalam angka angsuran 2 juta, ketika itu pendapatannya 10 juta, ternyata pendapatannya turun menjadi 5 juta, dan kemampuannya semisal 1 juta. Itu akan kita restrukturisasi.
Tapi restrukturisasi itu kan kita juga harus menerapkan prinsip perbankan syariah ya. Tidak bisa nih seolah-olah kita Misalnya tiba-tiba oh ini selama 2 tahun, 5 tahun, 10 tahun nih, oh tidak bisa. kita juga harus bisa memprediksi ya di masa depan itu kira-kira dengan usaha seperti ini kira kira ada nggak dengan pendapatan dia yang sekarang kewajibannya dia yang sekarang dan prospek usahanya itu.
Jadi kita harus bisa prediksi ya mbak. Itu kerjanya marketing ya itu. Oh ini misalnya katakanlah dia usahanya, usaha ini si A ni di masa depan prospeknya bagus, oke kita maksimal bisa 1 tahun lah, itu. Nanti kita restrukturisasi dan restrukturisasi itu bisa sampai 2 kali masa. Jadi nggak bisa kalau seolah-olah, diluar itu kan menyebutkan, kalau nggak kuat bayar lunas ya. Ya nggak begitu juga ya itu etika yang salah ya. Ya maksudnya kayak gitu tuh tidak mendidik ya.
Dalam artian dia punya kewajiban di kita, tiba-tiba dia nggak punya kemampuan trus tiba-tiba dia selesai. La
81
tanggung jawab nasabah dimana gitu loh atas kewajibannya dia, seperti itu. Terus kita juga nggak bisa tiba-tiba langsung sita atau lelang, kita nggak bisa. Jadi kena denda itu nggak masuk. Denda itu tidak termasuk diakui dalam pendapatan hutang. Orang-orang tetep kena denda dalam denda keterlambatan atau nunggak. Kita ada yang namanya lasnaz, itu denda itu akan dimasukkan ke lasnaz, dan itu akan jadi kebayar dalam pembangunan masjid, kegiatan spiritual, bencana alam, dan sebagainya. Itu kita pake disitu.
Jadi kita tidak mengakui bagian denda itu.10
Berdasarkan hasil wawancara diatas, Bank Syariah Indonesia (BSI) Kantor Cabang (KC) Madiun telah menerapkan restrukturisasi yang sesuai dengan SOP dibuktikan dengan meninjau kembali penyebab terjadinya gagal bayar oleh nasabah, dan dilanjutkan dengan optimalisasi perbaikan pada usaha nasabah dan menyesuaikan kembali jumlah angsuran agar sesuai dengan kemampuan nasabah sesuai dengan analisis yang dilakukan untuk usaha yang dilakukan oleh nasabah akan bertahan, bangkrut, ataupun dapat berkembang. Dan pendapatan dari denda keterlambatan dari nasabah tidak diakui oleh bank dalam pendapatan hutang. Melainkan masuk dalam lasnaz yang digunakan untuk pembangunan masjid, kegiatan spiritual, bencana alam, dan sebagainya.
10 Helmi Yusron, wawancara 19 November 2022.
2. Tingkat kepercayaan nasabah terhadap prinsip syariah yang diterapkan oleh Bank Syariah Indonesia (BSI) Kantor Cabang (KC) Madiun.
Berdasarkan data hasil wawancara yang telah dilakukan oleh peneliti dilapangan, diperoleh data hasil usaha bank dalam menarik dan mempertahankan nasabah untuk mau dan berlanjut dalam melakukan pembiayaan di Bank Syariah Indonesia (BSI) Kantor Cabang (KC) Madiun adalah sebagai berikut:
a. Promotion (promosi)
Adalah usaha Bank Syariah Indonesia (BSI) Kantor Cabang (KC) Madiun dalam menarik kepercayaan serta minat nasabah untuk melakukan pembiayaan di Bank Syariah Indonesia (BSI) Kantor Cabang (KC) Madiun berdasarkan penuturan Helmi Yusron selaku cunsomer business staff di Bank Syariah Indonesia (BSI) Kantor Cabang (KC) Madiun, yaitu:
Untuk menarik minat, kalau diera sekarang itu pembiayaan itu sangat sensitive dengan proses; proses cepat, mudah, kemudian kompetitif. Proses cepat ini ya dari segi bisnis prosesnya kita yang tentang pembiayaan itu ya bisa dijangkau dengan industri perbankan lainnya ya. Jadi kalau di bank lain bisa segera itu mungkin cuman 2 hari, dan kita minimal sama lah, minimal 2 hari kalau bisa sehari ya sehari, tapi karna merupakan prinsip pembiayaan yang 5C itu ya, terus kemudian verifikasi dokumen, misalnya dokumennya juga nggak terlalu banyak, ndak ribet seperti itu. Ini juga salah satu cara kita untuk menarik nasabah untuk melakukan pembiayaan disini. Terus kemudian ketiga itu bisa jadi margin yang ditawarkan, fitur pembiayaan yang ditawarkan. Termasuk prinsip syariah
83
juga seperti itu. Karena ya enggak aneh juga ya di industri dengan mayoritas penduduk muslim terbesar dengan perekonomian syariahnya sedang tumbuh seperti itu, tapi memang ada beberapa pasar, itu sudah paham dengan apa itu prinsip syariah. Untuk menarik minat memang kami berdasarkan prinsip syariah dalam artian proses akadnya, jual beli nya, proses skemanya itu memang harus berdasarkan prinsip syariah itu juga tidak melepaskan dari segi komponen laiinnya, seperti margin yang murah, dan yah minimal kompetitiflah. Itu memikat yaa dan disatu sisi lain kita juga ada beberapa cara lain sih. Yang namanya berbisnis ya kita harus banyak mempromosikan atau mensyiarkan ke beberapa instansi pemerintahan, lembaga negara, itu semua juga kita tawarkan. Sehingga semangat untuk pembangunan bank syariah terbesar itu terlaksana.11 Berdasarkan wawancara dengan Helmi Yusron selaku cunsomer business staff di Bank Syariah Indonesia (BSI) Kantor Cabang (KC) Madiun adalah yang pertama dengan proses yang cepat, mudah serta kompetitif. Akan tetapi tetap mempertahan aturan perbankan syariah dengan melengkapi prinsip pembiayaan 5C (character, capacity, capital, collateral, and condition) dengan dilanjutkan verifikasi dokumen yang diminta dengan mempersingkat berkas yang dibutuhkan. Yang kedua adalah penawaran margin yang murah serta fitur pembiayaan yang ditawarkan. Yang ketiga adalah dengan cara mempromosikan atau mensyiarkan ke beberapa instansi pemerintahan dan lembaga negara untuk mencapai visi dan misi dari Bank Syariah Indonesia (BSI) Kantor Cabang (KC) Madiun.
11 Helmi Yusron, wawancara 19 November 2022.