• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kerangka Pikir

Dalam dokumen ekstasi teknologi komunikasi pada remaja di (Halaman 61-67)

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

B. Kerangka Pikir

Ditengah era globalisasi seperti sekarang ini, pergaulan global sudah tidak dapat dihindari oleh seseorang kecuali apabila dia sengaja acuh tak acuh dan menutup diri dengan menjauhi interaksi dan komunitas dengan orang lain.

Masyarakat Ulaweng adalah masyarakat yang majemuk, kemajemukan budaya sangat memberikan pengaruh dalam pola kehidupan masyarakat seperti adanya fenomena Handpone.

Dulunya masyarakat Ulaweng khususnya pada remaja sangat mudah untuk berkomunikasi ataupun bercengkramah, bermain dan memperoleh informasi dari kerabat atau teman mereka tanpa menggunakan handphone. Kini handphone sudah merajalelah dikalangan remaja dengan berbagai tipe, ada yang berbasis 3G sampai 4G dan dilengkapi dengan fitur game yang menarik, Aplikasi dengan berbagai macam seperti; ”BBM, FaceBook, Twitter, Instagram, WhastApp, Line, sampai dengan aplikasi karokean lewat smartphone, Hingga hampir kehidupan remaja yang menggunakan smartphone ±18 jam hidup di dunia cyber atau di dunia maya, tidak memperdulikan pertanyaan yang ada di sekililingnya ataupun panggilan dari seorang orang tua, mereka sangat mementingkan sebuah alat teknologi komunikasi dibandinkan dengan dunia yang nyata ini, inilah yang dikatakan oleh Jeand Boudrillard yang di interpretasikan oleh yasraf amir piliang dalam bukunya ”Dunia yang dilipat”sebagai Ekstasi dan simulacra.

Dengan menggunakan handphone mereka dapat melakukan berbagai aktifitas melalui fasilitas yang disediakan oleh handphone yang semakin canggih, seperti mereka dapat berkomunikasi lewat handphone serta memperoleh informasi melalui SMS (Short Message Service) layanan untuk pesan berupa tulisan, dan permainan, radio, dan MMS (Multi Message Service) layanan untuk pesan berupa gambar atau foto.

Tanpa disadari penggunaan Handphone akan mengubah aspek nilai sosial khususnya di kalagan remaja karena yang tidak bisa mereka lakukan dimasa lalu akan muda dilakukan pada masa kini dengan adanya handpone.

Dengan adanya penggunaan handphone oleh kaum remaja utamanya yang berada di Kecamatan Ulaweng Kabupaten Bone, ternyata membawa imbas yang cukup signifikan dimana mereka tidak lagi menjunjung tinggi nilai-nilai yang ada ditengah-tengah masyarakat akibat pemakaian alat komunikasi tersebut. Misalnya saja ketika seorang remaja hendak meminta izin kepada orang tuanya, dia tidak lagi harus menemui atau bertatapan langsung dengan kedua orang tua akan tetapi dengan adanya handphone sang anak langsung saja menggunakan layanan SMS atau menelpon dimana jika ditinjau secara sosiologis terdapat pergeseran nilai- nilai sosial yang selama ini masih dipegang teguh. Hal tersebut merupakan suatu masalah sosial (sosial problem) dimana sang anak terkesan tidak hormat lagi kepada kedua orang tuanya akibat adanya handphone tersebut.

Berbagai macam bentuk yang disediakan oleh teknologi komunikasi (handphone) namun, tidak dipungkiri akan menimbulkan berbagai dampak baik dalam bentuk negatif maupun dalam bentuk positif. Menyadari akan beberapa dampak yang ditimbulkan oleh handphone, terutama jika dihubungkan dengan perubahan-perubahan terhadap aspek nilai sosial, kita dapat mengatakan bahwa sebenarnya tak ada yang bisa memagari kita dari teknologi selain diri sendiri.

Dimana kendali diri ini memang bersaing ketat dengan teknologi yang menawarkan berbagai kemudahan yang menyenangkan dan kadang mengarahkan kita kepada pola perilaku yang salah. Oleh karena itu, kita harus bisa memahami dengan benar keberadaan handphone guna membentuk perilaku yang mencerminkan keintelektualitasnya Kemajuan teknologi saat ini seolah sudah tidak bisa terelakkan lagi. Perkembangan teknologi yang begitu pesat membawa

banyak perubahan, terutama dalam hal inovasi alat-alat komunikasi. Smartphone sebagai teknologi modern saat ini banyak dimiliki oleh Masyarakat Ulaweng Kabupaten Bone. Smartphone, di dalamnya banyak dibenamkan fitur-fitur canggih yang menunjang komunikasi sekaligus sebagai media hiburan. Adanya fasilitas-fasilitas untuk berkomunikasi seperti sosial media yang bisa digunakan untuk chatting membuat smartphone banyak diminati oleh kaum muda, khususnya remaja. Apalagi saat ini sudah banyak aplikasi untuk berkomunikasi yang bisa diunduh secara gratis dengan fasilitas yang lebih lengkap seperti mengirim foto dan pesan suara. Aplikasi sosial media yang semakin beragam dan dapat diunduh secara gratis ini membuat penjualan gadget menjadi meningkat. Tak terkecuali remaja yang merupakan pengguna terbanyak aplikasi sosial media melalui smartphone. Tidak hanya aplikasi untuk berkomunikasi saja yang menjadi daya tarik dari smartphone tetapi juga aplikasi permainan menarik yang membuat remaja menjadi ingin memilikinya. Dalam kehidupan sehari-hari, remaja sebagai individu juga melakukan interaksi sosial dengan orang-orang yang berada di sekitarnya. Interaksi sosial tersebut berkembang karena adanya dorongan rasa ingin tahu terhadap segala hal yang ada di sekitarnya. Salah satu aspek penting yang dapat memengaruhi perilaku remaja adalah interaksi antaranggota keluarga, karena remaja hidup dalam suatu kelompok individu yang disebut keluarga.

Dalam keluarga seorang remaja mulai dikenalkan nilai dan norma yang berlaku di masyarakatnya, oleh karena itu komunikasi penting untuk dijalin demi kedekatan hubungan antar anggota keluarga.

Penggunaan smartphone pada remaja mempunyai dampak terhadap interaksi dalam keluarga, karena bagaimanapun juga keluarga mempunyai peran penting dalam proses sosialisasi seseorang. Dampak yang dimunculkan dapat berupa dampak positif maupun negatif. Menjadi negatif apabila smartphone tersebut justru menjauhkan hubungan antar remaja dengan orang tuanya. Hal itu bisa terjadi pada remaja yang sudah kecanduan dengan smartphone yang dimilikinya. Sebaliknya dapat menjadi positif apabila smartphone tersebut mendekatkan hubungan remaja dengan orang tuanya khususnya melalui komunikasi secara tidak langsung saat terpisahkan oleh jarak.

Bagan 1. Skema kerangka Pikir Ekstasi Teknologi Komunikasi Pada Remaja Di Kecamatan Ulaweng Kabupaten Bone.

Remaja Pada Masyarakat Ulaweng

Kabupaten Bone

Aplikasi Hiburan Dan Aplikasi Media Sosial Pada Smart Phone Sebelum

Menggunakan Smartphone

Setelah Menggunakan

Smartphone

Dampak Penggunaan Smartphone

Terjadinya Proses Alienasi Akibat Ekstasi Teknologi Komunikasi Pada Remaja Di Kecamatan Ulaweng

Kabupaten Bone Interaksi Dalam Lingkungan Sosial

Dalam dokumen ekstasi teknologi komunikasi pada remaja di (Halaman 61-67)