• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V PENUTUP

A. Kesimpulan

Secara umum mimpi tidak terlepas dari kondisi tubuh ketika sedang tidur. Jadi sesuatu yang terlihat pada saat tidur merupakan gambaran mimpi.

Sedangkan mimpi dalam islam diyakini sebagai wahyu, kabar gembira bahkan peringatan dari Allah SWT. Selain itu, ada juga beberapa ilmuwan muslim yang menyatakan bahwa mimpi merupakan aktivitas psikis namun tidak terlepas dari tujuan untuk mengidealkan diri sesuai dengan aspek spiritual keagamaan. Berbeda ketika membahas mimpi melalui pandangan kebudayaan barat yang mana mereka mengatakan bahwa mimpi itu merupakan pesan dari dewa-dewi dan juga sebagai bentuk ramalan.

Sedangkan menurut ilmuwan non-muslim, mimpi dinyatakan murni bersumber dari aktivitas mental si pemimpi sebelum mereka mengalami mimpi.

Kisah mimpi Nabi Yusuf As yang dikisahkan secara detail dalam al- Qur’an merupakan mimpi yang benar namun butuh penafsiran karena mimpinya masih dalam bentuk yang samar (kiasan). Mimpi beliau merupakan wahyu Allah yang menjadi bukti akan kenabiannya.

Implikasi teori psikoanalisis terhadap kisah mimpi Nabi Yusuf As memberikan kesimpulan bahwasannya mimpi Nabi Yusuf As bukan wahyu

Allah dan juga mukjizat baginya akan kenabiannya. Tetapi, mimpi beliau murni cara kerja kehidupan mental (alam bawah sadar, ambang kesadaran dan alam sadar) maupun struktur mental (id, ego dan superego) yang terdapat dalam kepribadian Nabi Yusuf As. Kisah mimpi beliau terdapat banyak kesesuaian dengan teori psikoanalisis Freud dan beberapa ketidaksesuaian dengan teori tersebut.

B. IMPLIKASI TEORETIS

Implikasi teoretis pada penelitian kali ini diantaranya sebagai berikut:

1. Gambaran Umum tentang Mimpi

Mimpi yang dijabarkan dengan menyebutkan secara umum dan juga secara khusus. Memberikan pemahaman yang lebih mendetail serta memberikan pengetahuan mengenai perbedaan antara mimpi menurut ilmuwan muslim dan mimpi menurut ilmuwan non-muslim. Maka dari itu, baik bagi orang awam maupun yang berpendidikan dapat mengenal mimpinya sendiri sesuai dengan mimpi yang dibahas dalam penelitian kali ini.

2. Kisah Mimpi Nabi Yusuf As

Kisah mimpi Nabi Yusuf As yang dideskripsikan menurut beberapa tafsir, sehingga mendapat pemaparan kisah yang sesuai dengan penafsiran al-Qur’an. Memberikan pengetahuan bagi pembaca mengenai kejadian sebelum dan sesudah Nabi Yusuf As bermimpi (setting historis).

Maka dari itu, mimpi Nabi Yusuf As dapat dijadikan sebagai salah satu contoh mimpi dalam al-Qur’an bahwasannya mimpi dalam al-Qur’an

merupakan mimpi yang benar dikarenakan bersumber dari Allah.

Pembahasan ini juga dapat dijadikan acuan bagi persoalan akidah yang terjadi di masyarakat seperti adanya nabi palsu.

3. Kebenaran Mimpi Nabi Yusuf As

Kebenaran mimpi Nabi Yusuf As yang dijelaskan dalam al-Qur’an memberikan pemahaman mengenai mimpi para nabi itu adalah bukti akan kenabiannya. Maka penelitian ini berkontribusi bagi pembaca akan pengetahuan mengenai bagaimana mimpi yang benar-benar merupakan wahyu dan mana yang bukan. Tetapi, ketika implikasi teori psikoanalisis Sigmund Freud menganalisis mimpi Nabi Yusuf As, mimpi Nabi Yusuf As bukan lagi menjadi mimpi sebagai wahyu Allah melainkan mimpi karena aktivitas struktur kepribadiannya. Hal ini memberikan kontribusi keilmuan baru bagi pembaca bahwa mimpi nabi jika dianalisis dengan teori psikoanalisis akan kita dapatkan hal-hal baru yang tidak seperti ketika kita menganalisis kisah mimpi Nabi Yusuf As dari sisi keagamaan.

Selain itu dapat menstimulus keinginan para peneliti yang lain untuk berkontribusi dalam bidang ilmiah yang juga dikaitkan dengan pembahasan yang ada dalam al-Qur’an. Sehingga, kajian tafsir dan ilmu pengetahuan dapat terus berkembang sesuai dengan perkembangan zaman.

C. KETERBATASAN PENELITIAN

Keterbatasan penelitian ini hanya pada kisah mimpi Nabi Yusuf As tidak pada semua kisah mimpi dalam al-Qur’an. Padahal dalam al-Qur’an

terdapat beragam mimpi seperti mimpi para nabi, orang-orang terdahulu dan raja. Dari kisah mimpi tersebut hanya disandingkan dengan teori psikoanalisis milik Sigmund Freud. Dengan kata lain, mengimplikasikan teori psikoanalisis Freud terhadap kisah mimpi Nabi Yusuf As.

Adapun keterbatasan utama terletak pada penguasaan akan implikasi teori psikoanalisis terhadap kisah mimpi Nabi Yusuf As. Sebab, keterbatasan akan keilmuan yang dimiliki peneliti dalam meneliti penelitian ini.

D. SARAN

Deskripsi dan penelitian kisah mimpi Nabi Yusuf As dalam al-Qur’an dengan implikasi teori psikoanalisis terhadapnya, peneliti merasa masih banyak penjelasan yang kurang memadai serta pemahaman dan analisa yang dilakukan belum dijelaskan dengan baik. Sehingga penelitian kali ini perlu dikembangkan kembali baik itu dalam tema yang sama maupun tema yang lain yang berkaitan dengan mimpi atau psikoanalisis.

Nama : Iqo Matus Sa’diyah Tempat Tanggal Lahir: Jember, 16 Maret 1995 Alamat Asal : Dusun Krajan RT/RW 01/01

Ds. Gumuksari Kec. Kalisat Kab. Jember HP : 081331320248 / 085217941542 (WhatsApp)

Email & facebook : [email protected] & Iqomah As-Sa’diyah Jenjang Pendidikan Formal:

 SDN Bedadung 1

 MTS Miftahul Ulum Suren

 MA Nurul Jadid Paiton

 IAIN Jember

Jenjang Pendidikan Nonformal

 Pondok Pesantren Miftahul Ulum Suren

 Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton

Demikian daftar riwayat hidup ini saya buat dengan sebenar-benarnya.

Jember, 19 September 2017

Iqo Matus Sa’diyah

Al-Zamakhsyari, Mahmud bin Umar. 1998. Al-Kasyaf. Riyadh: Maktabah al-

‘Abikan.

An-Najjar, Amin. 2004. Ilmu Jiwa dalam Tasawuf. Terj. Hasan Abrori, Jakarta:

Pustaka Azzam.

Armando, Ade, dkk. Tt. Ensiklopedi Islam untuk Pelajar. Jakarta: PT. Ichtiar Baru van Hoeve.

Bock, Wolfgang. 2007. Menafsir Mimpi. Yogyakarta: Kanisius.

Boeree, George. 2007. Personality Theories: Melacak Kepribadian Anda Bersama Psikolog Dunia. Jogjakarta: Prismasophie.

Bungin, Burhan. 2003. Analisis data Penelitian Kualitatif. Jakarta: PT.

RajaGrafindo Persada.

Chaplin, James P. 2002. Kamus Lengkap Psikologi. Terj. Kartino-Kartono.

Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada.

Craze, Richard. 2010. Tafsir Mimpi Menguak Simbol Misterius Alam Bawah Sadar. Tk: Kanisius.

Dewan Redaksi Ensiklopedi Islam, 1997. Ensiklopedi Islam 1. Jakarta: PT. Ichtiar Baru van Hoeve.

Djamal, M. 2015. Paradigma Penelitian Kualitatif. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Drever, James. 1986. Kamus Psikologi. Tk: BINA AKSARA.

Feist, Jess dan J. Feist, Gregory. 2008. Theories of Personality Edisi Keenam.

Terj. Yudi Santoso. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Fikri, Ali. 2003. Jejak-jejak para Nabi. Terj. Muzammal Noer. Yogyakarta: Mitra Pustaka.

Freud, Sigmund. 1979. Memperkenalkan Psikoanalisa: Lima Ceramah. Terj. K.

Bertens. Jakarta: PT. Gramedia.

_____, Sigmund. 2002. Kenangan Masa Kecil Leonardo da Vinci. Terj. Yuli Winarno. Yogyakarta: Penerbit Jendela.

Freud, Sigmund. 2002. Psikoanalisis Sigmund Freud. Terj. Ira Puspitorini.

Yogyakarta: Ikon Teralita.

_____, Sigmund. 2010. The Interpretation of Dream. Terj. James Strachey. New york: Basic Books.

Friedman, Howard S. dan Schustack, Miriam W. 2008. Kepribadian: Teori Klasik dan Riset Modern Edisi Ke-3 Jilid 1. Terj. Fransiska Dian Ikarini, dkk.

Jakarta: Penerbit Erlangga.

Hadhiri, Choiruddin. 1993. Klasifikasi al-Qur’an. Jakarta: Gema Insani Press.

Hall, Calvin S. dan Lindzey, Gardner. 1993. Psikologi Kepribadian 1: Teori-teori Psikodinamik (Klinis). Terj. Yustinus MSc. Yogyakarta: Kanisius.

Imron, Ali. 2011. Semiotika Al-Qur’an Metode dan Aplikasi terhadap Kisah Yusuf. Yogyakarta: Teras.

Irawan, Eka Nova. 2015. Buku Pintar Pemikiran Tokoh-tokoh Psikologi dari Klasik sampai Modern. Yogyakarta: IRCiSoD.

Jarvis, Matt. 2012. Teori-teori Psikologi: Pendekatan Modern untuk Memahami Perilaku, Perasaan & Pikiran Manusia. Terj. SPA-Teamwork. Bandung:

Nusa Media.

Jones, Ernest. 2015. Hidup dan Karya Sigmund Freud. Terj. Kardono.

Yogyakarta: IRCiSoD.

Kasiram, Moh. 2010. Metodologi penelitian: Refleksi Pengembangan Pemahaman dan Penguasaan Metodologi Penelitian. Malang: UIN MALIKI PRESS.

Katsir, Al-Hafidz Ibnu. 2004. Tafsir ibnu katsir, jilid 4. Terj. Abdul Ghoffar dkk.

Bogor: Pustaka Imam Asy-Syafi’i.

_____, Al-Hafidz Ibnu. 2007. Kisah Para Nabi dan Rasul, vol 2. Terj. Abu Hudzaifah. Jakarta: Pustaka As-Sunnah,.

Kung, Hans. 2016. Ateisme Sigmund Freud. Terj. Edi AH Iyubenu. Yogyakarta:

PELANGI.

Lathif, Al-Imam Zainuddin Ahmad bin Abdul. 1997. Ringkasan Shohih al- Bukhori. Terj. Cecep Syamsul Hari dan Tholib anis. Bandung: Mizan.

Ma’rifat, Muhammad Hadi. 2013. Kisah dalam al-Qur’an fakta atau metafora.

Terj. Azam Bahtiar. Tk:Penerbit Citra.

Margono, S. 2014. Metodologi Penelitian Pendidikan: Komponen MKDK.

Jakarta: Rineka Cipta.

Martinus, Surawan. 2001. Kamus Kata Serapan. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Mujib, Abdul dan Mudzakir, Jusuf . 2002. Nuansa-nuansa psikologi islam.

Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.

Nasution, Harun, dkk. 1992. Ensiklopedi Islam Indonesia. Jakarta: Djambatan.

Quthb, Sayyid. 2001. Fi dzilali al-Qur’an, Juz 12. Terj. As’ad Yasin dkk. Jakarta:

Gema Insani Press.

Shadily, Hassan, Dkk. Tt. Ensiklopedi Indonesia. Jakarta: PT Ichtiar Baru-Van Hoeve.

Shihab, M. Quraish, dkk. 2007. Ensiklopedia Al-Qur’an: Kajian Kosa Kata.

Jakarta: Lentera Hati.

_____, M. Quraish. 2007. Membumikan Al-Qur’an: Fungsi dan Peran Wahyu dalam Kehidupan Masyarakat. Bandung: Mizan Media Utama.

_____, M.Quraish. 2002. Tafsir Al-Misbah: Pesan, Kesan dan Keserasian Al- Qur’an, vol 6. Jakarta: Lentera Hati.

Sirin, Muhammad bin. 2004. Tafsir Mimpi Menurut Al-Qur’an dan As-Sunnah.

Terj. M.Syihabuddin dan Asep Sopian. Jakarta: Gema Insani.

Sugiyono, 2014. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D. Bandung:

Alfabeta.

Sujanto, Agus. 1991. Psikologi Umum. Jakarta: Bumi Aksara.

Tanjung, Bahdin Nur dan Ardial. 2010. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah (Proposal, Skripsi dan Tesis dan Mempersiapkan Diri Menjadi Penulis Artikel Ilmiah). Jakarta: Kencana.

Thawilah, Abdul Wahab Abdussalam. 2006. Mengungkap Berita Besar dalam Kitab Suci. Terj. Subhanur. Solo: Tiga Serangkai..

Tim Penyusun Kamus Bahasa. 2007. Kamus Besar Bahasa Indonesia, Edisi 3.

Jakarta: Balai Pustaka.

Tim penyusun. 2015. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah IAIN Jember. Jember:

IAIN Jember press.

Umar, Husein. 2008. Metode Penelitian Untuk Skripsi dan Tesis Bisnis. Jakarta:

PT. RajaGrafindo Persada.

Wilcox, Lynn. 2007. Psychosufi. Terj. Abdullah Mas’ud. Jakarta: Paramuda.

Zed, Mestika. 2004. Metode Penelitian Kepustakaan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Zuhaili, Wahbah. 2009. Tafsir al-munir, Jilid 6. Beirut: Dar al-Fikr.

Skripsi dan Tesis:

Damayanti, Ismi. 2012. “Mimpi sebagai Qualia Kesadaran Melalui Interpretasi Mimpi Sigmund Freud”. Skripsi. Universitas Indonesia, Jakarta.

Nurhadi, Dzulhaq. 2011. Nilai-nilai Pendidikan Kisah Yusuf As dalam Al-Qur’an.

Tesis. UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta.

Nuruddin, Habibullah. 2016. “Mimpi dalam Al-Qur’an (pendekatan Psikologi islam)”. Tesis. UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta.

Suroso, 2013. “Mimpi dalam Al-Qur’an dan As-sunnah (Studi Komparasi atas Pemikiran Ibnu Sirin dan Ibnu Hajar Al-Asqalani”. Tesis. IAIN Walisongo, Semarang.

_____. 2005. “Ta’wil Mimpi sebagai Materi Bimbingan Konseling Islam (Studi Komparasi Pandangan Ibnu Sirin dengan Teori Psikoanalisa Sigmund Freud)”. Skripsi. IAIN Walisongo, Semarang.

Syahbudi. 2001. “Mimpi dalam Islam”. Skripsi. IAIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta.

Wellem, Karmila A.s. 2016. Ambivalensi Diri Tokoh Utama terhadap Kematian dalam Novel A Monster Calls Karya Patrick Ness: Sebuah Kajian Psikoanalisis. Tesis. Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Jurnal:

Nurhayat, Muhammad Arpah. 2016. Mimpi dalam Pandangan Islam. Jurnal. JIA.

No 1.

Aplikasi:

Al-Qur’an Digital versi 2.0.

Qur’an in Ms Word 2013 versi 2.2.0.0

Zekr.org (Open Qur’anic Project) Indonesia versi 1.0.0.0

Dokumen terkait