BAB IV EVIDENCE BASED DALAM PERIODE ANTEPARTUM
11. Ketidaknyamanan dan Cara Mengatasi
sembarangan. Gerakan-gerakan senam khusus itu perlu dilakukan dengan benar dan saat yang tepat agar tak membahayakan kesehatan ibu dan janin. Dokter spesialis kandungan Rumah Sakit Islam Pondok Kopi, Ahmad Zani Agusfar, mengatakan, usia kehamilan sekitar tujuh bulan adalah saat yang tepat memulai senam persiapan persalinan. “Namun senam ini hanya bisa dilakukan oleh ibu yang memiliki kehamilan yang dinyatakan sehat dan normal oleh dokter yang memeriksanya,” katanya.
Berikut sejumlah manfaat senam bagi ibu hamil, berdasar informasi dari sanggar senam Rumah Sakit Islam Pondok Kopi.
1. Mempersiapkan mental ibu hamil, sehingga ibu hamil mempunyai rasa percaya diri bahwa akan sanggup untuk menghadapi proses persalinan yang akan terjadi
2. Melenturkan otot tubuh, sehingga mengurangi keluhan-keluhan pada waktu hamil
3. Apabila diperlukan, para ibu hamil juga bisa diajarkan senam anti-sungsang, yaitu suatu usaha mengubah posisi bayi sungsang menjadi posisi kepala normal.
4. Ibu hamil dapat mengatur pernapasan, pada waktu sedang timbul mulas dalam proses persalinan
5. Ibu hamil dapat mengejan dengan baik dan benar, sehingga proses persalinan berjalan lancar.
3. Pada usia kehamilan yang mencapai 7 - 9 bulan, jantung dan paru-paru harus bekerja lebih giat dan efisien daripada sebelum hamil. Efek positifnya O2 dan zat gizi melalui darah ke seluruh tubuh dan janin tersalurkan, peningkatan kerja organ pernafasan inilah menyebabkan ibu hamil bernafas pendek.
Pencegahan / Pengobatan :
1. Gunakan bantal tambahan di malam hari.
2. Duduklah ketika Anda merasa sesak napas. Berjongkok atau membungkuk dapat membantu jika tidak ada kursi yang tersedia.
Berpegang pada sesuatu untuk menenangkan diri.
3. Untuk bantuan sementara, letakkan lengan di atas kepala Anda, dan tarik supaya tulang rusuk anda naik sehingga memberikan ruang bernafas.
4. Ketika berbaring, berbaring miring.
5. Ambil vitamin prenatal atau pil besi, seperti yang ditentukan. Makan makanan kaya zat besi seperti daging merah tanpa lemak, hati, kacang kering, dan gandum atau roti diperkaya.
6. Berjalanlah dengan santai dengan tubuh tegak dan bahu dalam keadaan santai.
7. Lakukan segala sesuatunya dengan perlahan, tidak terburu-buru.
8. Tarik napas dalam-dalam dengan sangat perlahan sambil rileks. Lakukan ini setiap hari sehingga anda terlatih untuk menggunakan kapasitas maksimum paru-paru anda.
Pengobatan / yang dihindari :
1. Hindari membawa barang-barang berat. Bila membawa barang, bagi secara seimbang antara tangan kanan dengan kiri.
2. Hindari tidur dengan posisi telentang. Tidurlah dengan posisi tubuh miring, setengah duduk, atau ganjallah sekitar bahu dengan bantal.
3. Tanda – tanda bahaya :
4. Hubungi dokter / bidan Anda jika napas menjadi berat.
b. Nyeri Punggung Bagian Bawah Trimester : 2 dan 3
Anatomi / Fisiologi :
1. Kurvatur dari vertebra umbosacral yang meningkat saat uterus terus membesar.
2. Spasme otot karena tekanan terhadap akar syaraf.
3. Kadar hormon yang meningkat, sehingga cartilage didalam sendi- sendi besar menjadi lembek.
4. Keletihan
Pencegahan / Pengobatan :
1. Gunakan kasur yang keras untuk tidur.
2. Gunakan bantal waktu tidur untuk meluruskan punggung. Tidur miring dengan bantal di letakkan antara kaki.
3. Pijatan atau usapan pada punggung. Mandi hangat dan pijat dapat menenangkan.
4. Gunakan body mekanik yang baik untuk mengangkat benda.
Pastikan untuk menekuk lutut dan menjaga punggung lurus ketika Anda membungkuk atau mengangkat beban. Angkat dengan kaki, bukan punggung.
5. Lakukan pelvic rocking, dengan memiringkan panggul dan latihan pose Cat (merangkak dengan melengkungkan dan merilekskan punggung)
6. Ketika duduk, meletakkan kaki Anda di bangku kecil untuk menjaga pinggul dan lutut selaras.
7. toko persalinan dan toko peralatan medis biasanya menjual ikat pinggang dan bahan pengikat yang membantu ibu untuk tetap merasa nyaman menyangga rahim (contoh korset maternal atau belly band yang elastic).
8. Sakit punggung yang dirasakan bisa lebih nyaman dengan istirahat dan kompres dingin
9. Pada trimester kedua dan ketiga, nyeri punggung yang datang dan pergi setiap beberapa menit mungkin merupakan awal persalinan. Hubungi dokter/bidan anda.
Pengobatan / yang dihindari :
1. Hindari membungkuk berlebihan, mengangkat beban, dan berjalan tanpa istirahat.
2. Hindari sepatu atau sandal hak tinggi 3. Hindari mengangkat beban yang berat
4. Hindari tidur terlentang terlalu lama karena dapat menyebabkan sirkulasi darah menjadi terhambat.
Tanda-tanda bahaya :
Jika ketidaknyamanan selama kehamilan masih berlangsung dan berat, mungkin menjadi tanda gawat janin. Jika demam, perdarahan atau kram parah menyertai apapun sakit punggung, segera hubungi dokter Anda.
c. Peningkatan Pengeluaran Vagina Trimester : 1, 2, dan 3
Anatomi / Fisiologi :
1. Perubahan hormon dapat meningkatkan produksi lendir leher rahim atau cairan vagina. ini biasanya berwarna kuning muda, atau putih, dan tidak menimbulkan rasa sakit atau gatal.
2. Perubahan hormon juga membuat Anda lebih rentan terhadap infeksi jamur.
Pengobatan / Pencegahan :
1. Tingkatkan kebersihan dengan mandi tiap hari 2. Bersihkan dan keringkan selalu bagian vagina.
3. Pakailah pakaian katun untuk membantu mencegah infeksi jamur.
4. Peningkatan pengeluaran lendir vagina mungkin tanda bahwa serviks pembukaan (dilatasi). Hal ini terjadi sebelum 37 minggu, hubungi dokter/bidan anda segera.
Pengbatan / yang dihindari :
1. Anda mungkin merasa lebih nyaman memakai pad mini/
pantyliners, namun jangan terlalu sering/sepanjang hari pakai panty (kurang sehat)
2. Jangan melakukan douche selama kehamilan.
Tanda-tanda bahaya :
1. Jika lendir berwarna putih dan seperti keju cottage, dan menyebabkan gatal dan nyeri, Anda mungkin memiliki infeksi jamur. Panggil dokter Anda sebelum menggunakan obat tanpa resep.
2. Panggil dokter jika Anda mengalami nyeri vagina, atau keputihan semakin berwarna atau berbau busuk. Anda mungkin menderita infeksi yang memerlukan perawatan.
d. Ngidam Makanan ( pica ) Trimester : 1 (satu)
Anatomi / Fisiologi :
Mengidam terjadi disebabkan oleh hormon Human Chorionic Gonadotropin (hCG) yang dikeluarkan oleh indung telur.
Pengobatan / Pencegahan :
1. Jika pada tengah malam Anda menginginkan makanan yang sulit didapat, cobalah mengatasinya dengan berkumur dengan cairan mouthwash. Rasa cairan tersebut bisa “mengaburkan” keinginan untuk mengonsumsi sesuatu.
2. Pilihlah makanan yang menyehatkan. Jika Anda sangat ingin makan es krim yang mengandung banyak gula, cobalah menggantinya dengan yogurt.
3. Memperbanyak konsumsi air putih terbukti cukup ampuh untuk menahan keinginan terhadap makanan tertentu.
4. Jangan melewatkan makan pagi. Sebab, perut kosong di pagi hari dapat membuat Anda ingin makan apa saja dan tanpa terkendali di siang hari.
5. Usahakan agar jangan sampai mengidam membuat keseimbangan gizi si ibu terganggu. Misalnya, Anda hanya makan buah saja, tanpa mengonsumsi makanan lain.
6. Usahakan perut selalu terisi, tapi jangan terlalu banyak. Perut kosong dapat memperparah rasa mual. Makan beberapa kali sehari dalam porsi kecil, lebih baik daripada makan tiga kali sehari dengan porsi besar.
7. Untuk meringankan mual pagi hari, sebelum bangkit dari tempat tidur, isilah perut dengan sedikit makanan ringan. Tunggulah beberapa saat sampai makanan itu dicerna usus dengan baik, setelah itu baru bangun.
8. Minumlah air putih dalam jumlah yang cukup.
9. Usahakan lebih banyak mengkonsumsi protein, misalnya ikan.
Hindari makanan yang bersantan atau berlemak, seperti goreng- gorengan.
10. Banyak istirahat, hindari stress dan kelelahan.
11. Serbuk jahe dalam bentuk kapsul atau air jahe yang diminum secara teratur dapat meringankan mual muntah setelah beberapa hari. Begitu pula dengan vitamin B6.
Pengobatan / yang dihindari :
1. Jangan mengkonsumsi zat besi (Tablet Fe) dulu, karena dapat memperberat mual. Lagi pula tablet ini tidak diperlukan pada masa tiga bulan pertama kehamilan.
2. Hindari makanan yang bau atau rasanya membuat anda mual.
Contohnya, jus jeruk, susu, kopi, dan teh.
Tanda-tanda bahaya :
Untuk ngidam yang ringan, perawatannya lebih baik dilakukan di rumah. Namun jika mual dan muntah sudah parah, anda sebaiknya pergi ke dokter atau rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan.
e. Nyeri Ligamentum Rotundum Trimester : 2 dan 3
Anatomi / Fisiologi :
1. Terjadi karena peregangan atau kejang di ligamen-ligamen, setelah partus berangsur-angsur menciut kembali seperti sediakala.
2. Ditandai dengan nyeri tajam yang memancar di panggul, perut, atau daerah pangkal paha.
3. Durasinya singkat, dan mungkin berulang.
Pengobatan / Pencegahan :
1. Tekuk lutut ke arah abdomen atau dada.
2. Berbaring di sisi berlawanan rasa sakit.
3. Mandi air hangat.
4. Gunakan bantalan pemanas pada area yang terasa sakit hanya jika tidak terdapat kontraindikasi.
5. Gunakan sebuah bantal untuk menopang uterus dan bantal lainnya letakkan di antara lutut sewaktu dalam posisi berbaring miring.
Pengobatan / yang dihindari :
1. Cobalah untuk tidak duduk dan berdiri untuk waktu yang lama.
2. Jangan melakukan pergerakan dengan cepat. Bergerak secara perlahan dan bertahap.
Tanda-tanda bahaya :
Jika anda mengalami demam, menggigil, nyeri buang air kecil, kesulitan berjalan, atau perdarahan, maka segera datangi dokter anda, gejala-gejala tersebut dapat mengindikasikan kondisi yang lebih serius.
f. Sering buang air kecil atau nocturia
• Penjelasan mengenai sebab terjadinya
• Kosongkan saat terasa dorongan untuk BAK
• Perbanyak minum pada siang hari
• Jangan kurangi minum pada malam hari
• Batasi minum bahan diuretik seperti kopi, teh, cola dengan kafein
• Tidur dalam posisi miring, kaki ditinggikan untuk meningkatkan deuresis
• Jelaskan tentang tanda Urinarius Tracktus Infections g. Garis-garis di perut
• Gunakan anti pruritic jika ada indikasinya
• Gunakan pakaian yang menopang payudara dan abdomen h. Chloasma/perubahan warna areola
• Hindari sinar matahari berlebihan selama kehamilan
• Gunakan bahan pelindung non alergis i. Diare
• Cairan pengganti – rehidrasi oral
• Hindari makanan berserat
• Makan sedikit tapi sering j. Edema
• Hindari posisi berbaring terlentang
• Hindari posisi berdiri dalam waktu yang lama
• Tinggikan kaki, miring kekiri
• Hindari kaos kaki yang ketat
• Lakukan senam secara teratur k. Gatal-gatal
Gunakan kompres, dingin mandi berendam/shower l. Gusi berdarah
Berkumur dengan air hangat m. Memeriksakan gigi secara teratur
Jaga kebersihan gigi, mengosok gigi dan flossing n. Hemoroid (wasir)
• Hindari konstipasi
• Makan makanan yang berserat tinggi
• Gunakan kompres hangat
• Dengan perlahan masukkan kembali ke dalam rektum
o. Insomnia
• Gunakan teknik relaksasi
• Mandi air hangat, minum minuman hangat (susu) p. Kelelahan/fatigue
• Yakinkan bahwa hal ini normal terjadi dalam kehamilan
• Dorong ibu untuk sering beristirahat
• Hindari istirahat yang berlebihan q. Keputihan
• Tingkatkan kebersihan dengan mandi setiap hari
• Memakai pakaian dalam yang terbuat dari katun lebih kuat dayaserapnya
• Hindari pakaian dalam dan pantyhose yang terbuat dari bahannilon
r. Keringat bertambah
• Pilihlah pakaian yang longgar dan tipis
• Tingkatkan intake cairan s. Konstipasi
• Tingkatkan intake cairan, serat di dalam diet
• Istirahat cukup
• Senam
• Membiasakan BAB teratur
• BAB setelah ada dorongan t. Kram pada kaki
• Kurangi komsumsi susu (kandungan fosfor tinggi)
• Berlatih dorsofleksi pada kaki
• Gunakan penghangat u. Mengidam
• Jelaskan tentang bahaya makan yang tidak benar
• Makan makanan yang bergizi v. Perut kembung
• Hindari makanan yang mengandung gas
• Mengunyah makanan secara sempurna
• Lakukan senam secara teratur w. Pusing
• Bangun secara perlahan dari posisi istirahat
• Hindari berdiri terlalu lama
• Hindari berbaring dalam posisi terlentang x. Rasa mual/muntah-muntah
• Hindari bau atau faktor-faktor penyebab
• Makan biskuit kering atau roti bakar
• Makan sedikit-sedikit tapi sering
• Duduk tegak setiap kali selesai makan
• Hindari makanan yang berminyak dan bumbu merangsang
• Bangun tidur secara perlahan-lahan, hindari gerakan secara tibatiba