BELAJARPADAKELAS VIII SMP N 3 BATUSANGKAR
KI 4 Mengolah, menyajikan dan menalar dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak
B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi
Pertemuan Ke-2
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
Kelas Eksperimen
Satuan Pendidikan : SMP Karya Pembangunan 10 Mata Pelajaran : Matematika
Kelas/Semester : VIII/Ganjil Materi Pokok : Pola Bilangan Alokasi Waktu : 2 x 40 menit Pertemuan : 2
A. Kompetensi Inti
KI 1 Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.
KI 2 Menunjukan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli, (toleransi, gotong royaong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.
KI 3 Memahami dan menerapkan pengetahuan (faktuan, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata.
KI 4 Mengolah, menyajikan dan menalar dalam ranah konkret
(menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.
Kompetensi Dasar Indikator pencapaian kompetensi 3.1 Membuat generalisasi dari
pola pada barisan bilangan dan barisan konfigurasi objek
3.1.5
3.1.6 3.1.7
3.1.8
Menentukan pola bilangan persegi panjang
Menganalisis pola bilangan persegi panjang
Menentukan pola bilangan segitiga paskal
Menganalisis pola bilangan segitiga pascal
4.1 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan pola pada barisan bilangan dan barisan konfigurasi objek
4.13
4.1.4
Menggunakan pola bilangan persegi panjang untuk menyelasaikan masalah
Menggunakan pola bilangan segitiga pascal untuk
menyelasaikan masalah C. Tujuan Pembelajaran
1. Melalui model Problem Based Learning (PBL) dengan diberikan masalah kontekstual berupa pola bilangan diharapkan peserta didik mampu menganalisi susunan pola bilangan persegi panjang dan susunan pola bilangan segitiga pascal secara tepat dan berlandaskan disiplin, tanggung jawab, dan religius.
2. Melalui model Problem Based Learning (PBL) dengan diberikan masalah kontekstual berupa pola bilangan persegi panjang dan susunan pola bilangan segitiga pascal diharapkan peserta didik mampu menggambarkan susunan pola bilangan segitig dan persegi secara tepat dan berlandaskan disiplin, tanggung jawab, dan religius.
3. Melalui model Problem Based Learning (PBL) dengan diberikan masalah kontekstual berupa pola bilangan persegi panjang dan susunan pola bilangan segitiga pascal diharapkan peserta didik mampu menentukan susunan berikutnya dari pola bilangan segitiga dan pola bilangan persegi secara tepat dan berlandaskan disiplin, tanggung jawab, dan religius.
4. Melalui model Problem Based Learning (PBL) dengan diberikan masalah kontekstual berupa pola bilangan persegi panjang dan susunan pola bilangan
segitiga pascal diharapkan peserta didik mampu menentukan nilai dari susunan yang ditentukan dari pola bilangan segitiga dan pola bilangan persegi secara tepat dan berlandaskan disiplin, tanggung jawab, dan religius.
D. Materi Pembelajaran
1. Materi Pembelajaran Regular a. Fakta
Pola bilangan matematika adalah susunan dari beberapa angka yang dapat membentuk pola tertentu. Pola bilangan juga bisa diartikan sebagai suatu susunan bilangan yang memiliki bentuk teratur atau suatu bilangan yang tersusun dari beberapa bilangan lain yang membentuk suatu pola.
b. Konsep
1. Pola bilangan persegi panjang
pola bilangan persegi panjang adalah suatu barisan bilangan yang membentuk pola persegi Panjang.
2. Pola bilangan segitiga pascal
Segitiga Pascal adalah pengaturan segitiga angka yang memberikan koefisien dalam perluasan ekspresi binominal. Sederhanya, segitiga Pascal adalah suatu pola bilangan yang disusun dalam kolom dan baris untuk menjadi bentuk segitiga.
c. Prinsip
1. Susunan Pola Bilangan persegi Panjang
Untuk pola bilangan persegi panjang ini, jumlah lingkaran yang membentuk bangun persegi panjang merupakan pola bilangan persegi panjang. Di suku pertama terdapat 2 lingkaran yang merupakan suku pertama pola bilangan persegi panjang. Di suku kedua terdapat 6 lingkaran yang merupakan suku kedua dari pola bilangan persegi panjang, dan begitupun seterusnya.
Berikut merupakan contoh pola bilangan segitiga: 2, 6, 12, 20, 30…
Pola bilangan persegi panjang mempunyai rumus sebagai berikut:
Un = n(n+1)
2. Susunan Pola Bilngan segitiga pascal
Pola bilangan pascal adalah jumlah seluruh bilangan yang ada pada baris yang sama. Coba lihat baris terakhir (baris ke-5) pada segitiga pascal di atas. Setelah dijumlahkan hasilnya 16. Bilangan 16 inilah yang merupakan suku bilangan ke-5 (karena terdapat pada baris ke-5) dari pola bilangan pascal.
Berikut contoh pola bilangan pascal: 1, 2, 4, 8, 16…
Pola bilangan persegi panjang mempunyai rumus sebagai berikut:
Un = 2n−1 d. Prosedur
1. Menentukan suku ke-n pola bilangan persegi panjang Dari barisan bilangan berikut 2, 6, 12, 20, 30…
Tentukan suku ke-10 dari pola bilangan diatas!
Un = n (n+1) U10 = 10 (10+1) U10 = 10 (11) U10 = 110
2. Menentukan suku ke-n pola bilangan segitiga pascal Dari barisan bilangan berikut 1, 2, 4, 8, 16
Tentukan suku berikutnya!
Bilangan berikut merupakan pola bilangan segitiga pascal, dan suku
selanjutnya berada di suku ke-6. jadi bisa diselesaikan dengan cara berikut:
Un = 2n−1
U6 = 26−1 = 32 2. Materi Remedial
Bagi siswa yang sudah mencapai indikator pembelajaran, dapat melanjutkan kebagian Pengayaan. Pada kegiatan remidial guru ditantang untuk memberikan pemahaman kepada siswa yang belum mencapai kompetensi dasar. Berikut ini alternatif cara untuk memberikan remidi:
1. Meminta siswa untuk mempelajari kembali bagian yang belum tuntas.
2. Meminta siswa untuk membuat rangkuman materi yang belum tuntas.
3. Meminta siswa untuk bertanya kepada teman yang sudah tuntas tentang materi yang belum tuntas.
4. Memberikan lembar kerja untuk dikerjakan oleh siswa yang belum tuntas.
3. Materi Pembelajaran pengayaan
Pengayaan biasanya diberikan segera setelah siswa diketahui telah mencapai KBM/KKM berdasarkan hasil PH. Mereka yang telah mencapai KBM/KKM berdasarkan hasil PTS dan PAS umumnya tidak diberi pengayaan.
Pembelajaran pengayaan biasanya hanya diberikan sekali, tidak berulang kali sebagaimana pembelajaran remedial. Pembelajaran pengayaan umumnya tidak diakhiri dengan penilaian.
E. Model dan Metode Pembelajaran
Model pembelajaran : Problem Based Learning (PBL)
Pendekatan : Saintifik
Metode pembelajaran : Diskusi, tanya jawab dan penugasan F. Media Pembelajaran
Media Pembelajaran : Power Point
Alat Pembelajaran : Laptop, spidol dan papan tulis.
Bahan Pembelajaran : Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)