BAB VII KESIMPULAN
5.2 Kuisioner Tahap Pertama
Dalam tahap ini dilakukan validasi variabel penelitian oleh beberapa pakar yang memiliki kriteria tertentu baik dari bidang akademis maupun praktisi guna memperoleh data variabel sebenarnya. Dari wawancara dengan beberapa pakar tersebut, maka diperoleh masukan atau komentar yang berkaitan dengan penelitian ini. Masukan tersebut antara lain mengenai koreksi kalimat variabel penelitian, penambahan dan pengurangan jumlah variabel, pengolahan data, dan sebagainya.
Jumlah responden kuesioner tahap pertama ini yaitu sebanyak lima responden yang terdiri dari para pakar dari beberapa perusahaan kontraktor di wilayah Jakarta. Data dari pakar pada tahap pertama dapat dilihat pada tabel 5.1 berikut.
75
Universitas Indonesia
Tabel 5. 1 Profil Pakar untuk Validasi (Kuisioner Tahap Pertama)
No. Pakar
Pendidikan
Terakhir Pengalaman (Tahun)
1 Pakar 1 S1 32
2 Pakar 2 S2 21
3 Pakar 3 S2 20
4 Pakar 4 S2 47
5 Pakar 5 S2 26
Sumber: Telah Diolah Kembali
Berdasarkan kelima responden (pakar) yang masing-masing memberikan penilaiannya terhadap faktor-faktor risiko biaya dan waktu pada pekerjaan struktur bawah dari proyek bangunan bertingkat tinggi di Jakarta, diperoleh hasil bahwa ada beberapa variabel yang mengalami reduksi, penambahan, peleburan menjadi suatu variabel baru, dan koreksi pengkategorian variabel tersebut.
Variabel-variabel tersebut dapat dilihat pada Tabel 5.2 berikut.
Tabel 5. 2 Hasil Validasi Pakar (Variabel yang Tereduksi)
No. Variabel
Variabel yang mengalami reduksi X15 Kesalahan Pemilihan Tipe Pondasi
X16 Kesalahan Penentuan Titik dan Dimensi Pondasi X17 Tidak Tersedianya Drainase, Penampungan, dan
Pembuangan Lumpur pada Pekerjaan Pondasi X18 Kesalahan Titik Pengeboran Pondasi Tiang
Sumber: Telah Diolah Kembali
Tabel 5. 3 Hasil Validasi Pakar (Variabel Tambahan)
No. Variabel
Variabel yang Mengalami Penambahan
Adanya Sistem Eksisting Utilitas yang tidak Terdeteksi Sebelumnya
Kerusakan pada Bangunan Sekitar
Sumber: Telah Diolah Kembali
Tabel 5. 4 Hasil Validasi Pakar (Variabel Hasil Peleburan Beberapa Variabel)
No. Variabel
Variabel Baru Hasil Peleburan Beberapa Variabel
X7 – X8 Konstruksi Dewatering yang tidak Sesuai Spesifikasi Teknis
X10 dan X12
Konstruksi Dinding Penahan Tanah yang tidak Sesuai Spesifikasi Teknis
X18 – X22 Konstruksi Pondasi yang tidak Sesuai Spesifikasi Teknis
X23 – X38 Konstruksi Basement yang tidak Sesuai Spesifikasi Teknis
X39, X41, dan X42
Produktivitas Peralatan Rendah
X50 – X54 Sistem Pengendalian Biaya dan Waktu yang Lemah
Sumber: Telah Diolah Kembali
Selain itu, hasil validasi pakar tahap pertama ini juga menghasilkan koreksi terhadap kalimat-kalimat pertanyaan yang akan digunakan dalam penyebaran kuesioner tahap kedua dan variabel dikelompokkan berdasarkan pekerjaan-pekerjaan yang memungkinkan terjadinya variabel tersebut. Mengenai hasil validasi, selengkapnya dapat dilihat pada tabel 5.5. berikut.
77
Universitas Indonesia
Tabel 5. 5 Variabel Hasil Validasi
No. Tahapan Pekerjaan Kategori Sumber Risiko Kode Faktor Risiko
1 Pekerjaan Penyelidikan Tanah
Eksternal Tak Terprediksi
X1 Pada saat pelaksanaan, ditemukan sistem Eksisting Utilitas yang tidak terdeteksi Sebelumnya
Internal Teknis X2 Data Tanah yang Tidak Akurat
Internal Non Teknis X3 Sistem Pengendalian Biaya dan Waktu yang Lemah 2 Pekerjaan Dewatering Eksternal Tak Terprediksi X4 Gempa Bumi
X5 Area proyek dan sekitarnya terkena bencana banjir
X6 Pada saat pelaksanaan, ditemukan sistem Eksisting Utilitas yang tidak terdeteksi Sebelumnya
X7 Kerusakan pada Bangunan Sekitar
Eksternal Terprediksi X8 Curah hujan yang melebihi estimasi data BMG
Legal X9 Proyek Melanggar Aspek Hukum dan Aspek Lingkungan Internal Teknis X10 Konstruksi Dewatering yang tidak Sesuai Spesifikasi
X11 Muka Air Tanah lebih tinggi dari hasil penyelidikan tanah X12 Subkontraktor Kurang Berkualitas
Internal Non Teknis X13 Sistem Pengendalian Biaya dan Waktu yang Lemah
X14 Rangkaian Pekerjaan (Sequencing) tidak dapat dilaksanakan di lapangan
Tabel 5. 6 (Sambungan)
No. Tahapan Pekerjaan Kategori Sumber Risiko Kode Faktor Risiko
X15 Pekerjaan Lain yang Mendahului (masih dalam scope kontraktor utama), Terlambat
3 Pekerjaan Dinding Penahan Tanah
Eksternal Tak Terprediksi X16 Gempa Bumi
X17 Area proyek dan sekitarnya terkena bencana banjir
X18 Pada saat pelaksanaan, ditemukan sistem Eksisting Utilitas yang tidak terdeteksi Sebelumnya
Eksternal Terprediksi X19 Inflasi / kenaikan harga yang melebihi estimasi awal X20 Curah hujan yang melebihi estimasi data BMG
Legal X21 Proyek Melanggar Aspek Hukum dan Aspek Lingkungan Internal Teknis X22 Gagalnya Dewatering
X23 Konstruksi Dinding Penahan Tanah yang tidak Sesuai Spesifikasi X24 Produktivitas Tenaga Kerja Rendah
X25 Produktivitas Peralatan Rendah X26 Keterlambatan Pemesanan Peralatan X27 Kurangnya Pengamanan Peralatan X28 Keterlambatan Pemesanan Material X29 Keterlambatan Pengiriman Material
X30 Kualitas Material yang tidak Sesuai Spesifikasi
79
Universitas Indonesia
Tabel 5. 6 (Sambungan)
No. Tahapan Pekerjaan Kategori Sumber Risiko Kode Faktor Risiko
X31 Gagalnya hasil fabrikasi material X32 Kurangnya Pengamanan Material X33 Subkontraktor Kurang Berkualitas
Internal Non Teknis X34 Sistem Pengendalian Biaya dan Waktu yang Lemah
X35 Rangkaian Pekerjaan (Sequencing) tidak dapat dilaksanakan di lapangan X36 Pekerjaan Lain yang Mendahului (masih dalam scope kontraktor utama),
Terlambat 4 Pekerjaan Galian Eksternal Tak Terprediksi X37 Gempa Bumi
X38 Area proyek dan sekitarnya terkena bencana banjir
X39 Pada saat pelaksanaan, ditemukan sistem Eksisting Utilitas yang tidak terdeteksi Sebelumnya
Eksternal Terprediksi X40 Curah hujan yang melebihi estimasi data BMG
Legal X41 Proyek Melanggar Aspek Hukum dan Aspek Lingkungan Internal Teknis X42 Gagalnya Dewatering
X43 Terjadi Keruntuhan Dinding Penahan Tanah X44 Kesalahan Pengaturan Tanah Bekas Galian X45 Elevasi Galian tidak Memenuhi Persyaratan X46 Produktivitas Tenaga Kerja Rendah X47 Produktivitas Peralatan Rendah
Tabel 5. 6 (Sambungan)
No. Tahapan Pekerjaan Kategori Sumber Risiko Kode Faktor Risiko
X48 Keterlambatan Pemesanan Peralatan X49 Kurangnya Pengamanan Peralatan X50 Subkontraktor Kurang Berkualitas
Internal Non Teknis X51 Sistem Pengendalian Biaya dan Waktu yang Lemah
X52 Rangkaian Pekerjaan (Sequencing) tidak dapat dilaksanakan di lapangan X53 Pekerjaan Lain yang Mendahului (masih dalam scope kontraktor utama),
Terlambat 5 Pekerjaan Pondasi Eksternal Tak Terprediksi X54 Gempa Bumi
X55 Area proyek dan sekitarnya terkena bencana banjir
X56 Pada saat pelaksanaan, ditemukan sistem Eksisting Utilitas yang tidak terdeteksi Sebelumnya
Eksternal Terprediksi X57 Inflasi / kenaikan harga yang melebihi estimasi awal X58 Curah hujan yang melebihi estimasi data BMG
Legal X59 Proyek Melanggar Aspek Hukum dan Aspek Lingkungan Internal Teknis X60 Gagalnya Dewatering
X61 Terjadi Keruntuhan Dinding Penahan Tanah X62 Konstruksi Pondasi tidak Sesuai Spesifikasi X63 Produktivitas Tenaga Kerja Rendah X64 Produktivitas Peralatan Rendah
81
Universitas Indonesia
Tabel 5. 6 (Sambungan)
No. Tahapan Pekerjaan Kategori Sumber Risiko Kode Faktor Risiko
X65 Keterlambatan Pemesanan Peralatan X66 Kurangnya Pengamanan Peralatan X67 Keterlambatan Pemesanan Material X68 Keterlambatan Pengiriman Material
X69 Kualitas Material yang tidak Sesuai Spesifikasi X70 Gagalnya hasil fabrikasi material
X71 Kurangnya Pengamanan Material X72 Subkontraktor Kurang Berkualitas
Internal Non Teknis X73 Sistem Pengendalian Biaya dan Waktu yang Lemah
X74 Rangkaian Pekerjaan (Sequencing) tidak dapat dilaksanakan di lapangan X75 Pekerjaan Lain yang Mendahului (masih dalam scope kontraktor utama),
Terlambat 6 Pekerjaan Basement Eksternal Tak Terprediksi X76 Gempa Bumi
X77 Area proyek dan sekitarnya terkena bencana banjir Eksternal Terprediksi X78 Inflasi / kenaikan harga yang melebihi estimasi awal
X79 Curah hujan yang melebihi estimasi data BMG
Legal X80 Proyek Melanggar Aspek Hukum dan Aspek Lingkungan Internal Teknis X81 Gagalnya Dewatering
X82 Terjadi Keruntuhan Dinding Penahan Tanah
Tabel 5. 6 (Sambungan)
No. Tahapan Pekerjaan Kategori Sumber Risiko Kode Faktor Risiko
X83 Konstruksi Basement tidak Sesuai Spesifikasi X84 Produktivitas Tenaga Kerja Rendah
X85 Produktivitas Peralatan Rendah X86 Keterlambatan Pemesanan Peralatan X87 Kurangnya Pengamanan Peralatan X88 Keterlambatan Pemesanan Material X89 Keterlambatan Pengiriman Material
X90 Kualitas Material yang tidak Sesuai Spesifikasi X91 Gagalnya hasil fabrikasi material
X92 Kurangnya Pengamanan Material X93 Subkontraktor Kurang Berkualitas
Internal Non Teknis X94 Sistem Pengendalian Biaya dan Waktu yang Lemah
X95 Rangkaian Pekerjaan (Sequencing) tidak dapat dilaksanakan di lapangan X96 Pekerjaan Lain yang Mendahului (masih dalam scope kontraktor utama),
Terlambat Sumber: Telah Diolah Kembali
83
Universitas Indonesia