BAB III METODE PENELITIAN
B. Saran
Hasil penelitian dan kesimpulan yang ada, dengan melihat prospek ke depan, maka penulis dapat mengemukakan beberapa hal yang kemudian dijadikan sebagai bahan rekomendasi, yaitu sebagai berikut:
1. Standar pelayanan tentang biaya pelayanan administrasi yang tidak dikenakan biaya baik di Kantor Satuan Lalu Lintas Polrestabes Kota Makassar, sebaiknya diumumkan secara terbuka/transparan kepada masyarakat, seperti melalui papan informasi dan media online.
2. Meningkatkan pengawasan terhadap petugas pelayanan. Hal ini, dapat dilakukan melalui pemberian penghargaan yang senilai dengan prestasi yang dilakukan aparat dalam memberikan pelayanan dan memberikan sanksi yang sebanding dengan perbuatan yang dilakukan aparat jika membuat kesalahan.
66
DAFTAR PUSTAKA Buku
Chandler, Ralph C., dan Plano, Jack C. (1988). The Public Administration Dictionary. John Wiley & Sons,.
Didjaja, Mustopa. 2003. Transparansi Pemerintah. Jakarta: Rineka Cipta.
Didjaja, Mustopa. 2003. Transparansi Pemerintah. Jakarta:.Rineka Cipta.
Dwiyanto, A. 2010. “Patologi Birokrasi: Sebab dan Implikasinya bagi Kinerja Birokrasi Publik“, dalam Mengembalikan Kepercayaan Publik melalui Reformasi Birokrasi, Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Dwiyanto, A. 2003. Mewujudkan Good Governance Melalui Pelayanan Publik.
Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Dwiyanto, A. Partini, Ratminto, B. Tamtian. W.. Kusumasari, B. Nuh. M. 2002.
“Reformasi Birokrasi publik di Indonesia” Pusat Studi kependudukan dan kebijakan UGM, Yogyakarta.
Kohler, 2007. Manajemen publik: konsep, aplikasi, dan implementasinya dalam pelaksanaan otonomi daerah, Bandung: Mandar Maju.
Kristianten. 2006. Transparansi Anggaran Pemerintah. Jakarta : Rineka Cipta.
Kumorotomo, Wahyu. 2005. “Akuntabilitas dalam teori dan praktek” : Akuntabilitas Birokrasi Publik, Sketsa pada masa transisi. Yogyakarta: MAP UGM dan Pustaka Pelajar.
Lalolo krina, Loina. 2003. Indikator Alat Ukur Prinsip Akuntabilitas, Transparansi dan Partisipasi. Jakarta : Badan Perencanaan Pembangunan Nasional.
Mardiasmo, 2002. Akuntansi Sektor Publik. Andi, Yogyakart: Rineka Cipta.
Mardiasmo. 2002. Otonomi dan Manajemen Keuangan Daerah. Yogyakarta: Penerbit Andi.
Raba, Manggaukang, 2006. “Akuntabilitas Konsep dan Implementasi”. Malang : UMM Press.
Sinambela, Lijan p dkk, 2006. “Reformasi pelayanan Publik”. Jakarta: PT. Bumi Aksara.
The Public Administration Dictionary, Ralph C. Chandler dan Jack C. Palno
Waluyo, 2007. “Manajemen Publlik (konsep, aplikasi dan implementasinya dalam pelaksanaan Otonomi Daerah)”. Bandung: Mandar Maju
Widjaja, A.W. 1985. Penerapan Motivasi Dalam Kepemimpinan. Jakarta: Era Swara.
Peraturan-Peraturan/Undang-undang
Keputusan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara No 63/KEP/M.PAN/7/2003 tentang Pedoman Umum Penyelenggaraan Pelayanan Publik.
Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara No. Kep/25/M.PAN/2/2004 tentang Pedoman Umum Penyusunan Indeks Kepuasan Masyarakat Unit Pelayanan Instansi Pemerintah.
Perkap No .9 Tahun 2012 Pasal 27 tentang pengajuan pembuatan SIM baru golongan A, C & Alih Golongan.
Undang-undang Nomor 25 tahun 2009 tentang pelayanan publik.
LAMPIRAN
1. Format Pengembangan Instrumen Penelitian
a) Judul Penelitian
“Akuntabilitas dan Transparansi dalam Pelayanan Publik (Studi Pembuatan SIM) di Kantor Satlantas Polrestabes Makassar.”
b) Rumusan Masalah
1. Bagaimana Akuntabilitas dan Transparansi dalam pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) di Kantor Satuan Lalu Lintas Polrestabes Makassar?
2. Bagaimana proses Pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) di Kantor Satuan Lalu Lintas Polrestabes Makassar?
c) Tujuan Penelitian
1. Untuk mengetahui akuntabilitas dan transparansi dalam pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) di Kantor Satuan Lalu Lintas Polrestabes Makassar
2. Untuk mengetahui proses dalam pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) di Kantor Satuan Lalu Lintas Polrestabes Makassar.
d) Fokus Penelitian
1. Akuntabilitas dan Transparansi dalam pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) di Kantor Satuan Lalu Lintas Polrestabes Makassar.
2. Proses Pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) di Kantor Satuan Lalu LintasPolrestabes Makassar.
Rancangan
Rancangan Instrumen Penelitian
Masalah Fokus Indikator Deskripsi Item Pertanyaan Sumber Data Bagaimana
Penerapan Akuntabilitas dan
Transparansi dalam pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) di Kantor Satuan Lalu Lintas Polrestabes Makassar?
Akuntabilitas Pelayanan
1. Kinerja Pelayanan
Kemampuan pelayanan yang berorientasi pada pelayanan prima
A.1
Primer 2. Biaya
Pelayanan
Segala bentuk pembiayaan dalam pelayanan
pengurusan SIM
B.1 B.2
Primer dan sekunder 3. Produk
Pelayanan
Barang atau jasa yg dibuat dan ditambah gunanya atau nilainya dalam proses produksi dan menjadi hasil akhir dari proses produksi itu
C.1
Primer dan sekunder
Transparansi Pelayanan
1. Prosedur Pelayanan
Tahap kegiatan untuk menyelesaikan suatu aktivitas
A.1 A.2 A.3
Primer
2. Rincian Pelayanan
Uraian yg berisi bagian pelayanan SIM
B.1 B.2
Primer 3. Informasi
Pelayanan
Keterangan tentang
pelayanan pembuatan SIM C.1 C.2
Primer dan sekunder Proses Pembuatan
SIM
A.1 A.2 A.3 A.4
Primer dan sekunder
Lampiran 2. Pedoman Wawancara (Interview Guide) Judul Penelitian
“Akuntabilitas dan Transparansi dalam Pelayanan Publik (Pembuatan SIM) di Kantor Satuan Lalu Lintas Polrestabes Makassar.”
Fokus I.a : Akuntabilitas Pelayanan: Kinerja pelayanan, biaya pelayanan, produk pelayanan.
A. Kinerja Pelayanan
1. Bagaimana kinerja pelayanan, dalam hal ini pelayannan SIM menurut Bapak/Ibu?
B. Biaya Pelayanan
1. Apakah Bapak/Ibu diberitahu secara rinci biaya apa saja yang harus dibayar untuk menerbitkan SIM?
2. Bagaimana, Seperti apa akuntabilitas pelayanan dalam hal ini didasarkan pada tiga indikator yaitu Kinerja pelayanan, Biaya pelayanan, Produk pelayanan?
C. Produk Pelayanan
1. Bagaimana menentukan kualitas mengenai produk pelayanan, dalam hal ini pelayannan SIM?
Fokus I.b : Transparansi Pelayanan: Prosedur pelayanan, rincian pelayanan, informasi pelayanan.
A. Prosedur Pelayanan
1. Bagaimana proses pembuatan SIM di polrestabes ini dan apakah semua prosedur harus dilalui?
2. Prosedur apa saja yang Bapak/Ibu lalui dalam menerbitkan SIM milik Bapak/Ibu?
3. Bagaimana proses pembuatan SIM di polrestabes ini dan apakah semua prosedur harus dilalui?
B. Rincian Pelayanan
1. Apakah Bapak/Ibu diberitahu secara rinci biaya apa saja yang harus dibayar untuk menerbitkan SIM?
2. Adakah rincian pelayanan yang diberikan kepada masyarakat yang malakukan permohonan SIM?
C. Informasi Pelayanan
1. Seberapa banyak informasi yang Bapak/Ibu dapatkan dan dari mana bapak/ibu bisa mendapatkan informasi tentang pelayanan?
2. Pakan informasi yang Bapak/Ibu dapat sesuai dengan kenyataan?
Fokus II : Proses Pembuatan SIM di Kantor Satuan Lalu Lintas Polrestabes Makassar
1. Menurut bapak bagaimana atau seperti apa proses pelayanan pembuatan SIM di Kantor Polrestabes Kota Makassar?
2. Bagaimana proses pembuatan SIM menurut yang bapak ketahui atau lalui?
3. Bagaimana proses pembuatan SIM di polrestabes ini dan apakah semua prosedur harus dilalui?
4. Bagaimana proses pembuatan SIM di polrestabes ini dan apakah semua prosedur harus dilalui?
Lampiran 3. Nama-nama Informan Penelitian PS. Kaur Mintu : Aiptu. Syahrul
Kasi SIM/KAUR SIM : Akp. Hj. Mariati Bagian Material : Aiptu. Kanong Syam Staf Bagian Uji Praktek : Aiptu. M. Syahrir
Masyarakat Setempat : Nana, Ibu Reni, Bapak Anwar