• Tidak ada hasil yang ditemukan

Teknik analisis Data

Dalam dokumen A. Peranan Pendidikan Akhlak (Halaman 54-101)

BAB III METODE PENELITIAN

H. Teknik analisis Data

Terdapat banyak model analisis data dalam penelitian kualitatif dan terdapat suatu variasi cara dalam penanganan dan analisis data. Prinsip pokok metode analisis kuantitatif ialah mengelola dan menganalisa data-data yang terkumpul menjadi data yang sistematik, teratur, terstruktur, dan mempunyai makna.

Namun penulius dalam hal ini mengambil ananlisis data model miles dan Huberman yakni terdiri dari dua langkah yaitu:

1. Analisis Data Kualitatif Sebelum di Lapangan

62 Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D,( Bandung: Alfabeta,

20087), h. 330.

63 Lexi, J Moleong, Metodologi Penelitian Kualitatif,( Bandung: Remaja Rosdakarya,

2012), h. 330.

64 Sugiyono, h. 330

Analisis dilakukan terhadap data hasil studi pendahuluan atau data sekunder, yang akan digunakan untuk menentukan fokus penelitian. Namun hal ini bersifat sementara, dan akan berkembang setelah peneliti masuk dan selama di lapangan, jadi, ibarat seseorang ingin mencari pohon jati di suatu hutan.

Berdasarkan karakteristik tanah dan iklim, maka dapat diduga bahwa hutan tersebut ada pohon jatinya. Oleh karena itu peneliti dalam membuat proposal penelitian, fokusnya adalah ingin menemukan pohon jati pada hutan tersebut, berikut karakteristiknya.65

2. Analisis Data Kualitatif Selama Di lapangan

Menurut Miles dan Huberman ada tiga metode dalanm analisis data kualitatif, yaitu reduksi data, model data, penarikan/verifikasi kesimpulan.

a. Reduksi Data

Reduksi data merujuk pada proses pemilihan, pemfokusan, penyederhanaan, abstraksi, dan pentransformasian “ data mentah” yang terjadi dalam catatan-catatan lapangan yang tertulis . sebagaimana kita ketahui, reduksi data terjadi secara kontinu melalui kehidupan suatu proyek yang diorientasikan secara kualitatif. Faktanya, bahkan “sebelum” data secara aktual dikumpulkan.66

Sebagaimana pengumpulan data berproses, terdapat beberapa episode selanjutnya dari reduksi data( membuat rangkuman, pengodean, membuat tema- tema, membuat pemisah-pemisah, menulis memo-memo), dan reduksi

h. 129.

65 Sugiyono, Memahami Penelitian kualitatif,( Bandung: Alfabeta.20110), h. 90.

66 Emzir, Analisis Data:Metodologi Penelitian Kualitatif , (Jakarta: Rajawali Pers, 2011),

data/pentransformasian proses terus-menerus setelah kerja lapangan, hingga laporan akhir lengkap.

Reduksi data bukanlah suatu yang terpisah dari analisis. Ia merupakn bagian dari analisis. Pilihan-pilihan peneliti potongan-potongan data unttuk diberi kode, untuk ditarik keluar, rangkuman pola-pola sejumlah potongan, apa pengembangan ceritanya, semua merupakan pilihan-pilihan analitis. Reduksi data adalah suatu bentuk analisis yang mempertajam, memilih, memfokuskan, membuang, dan menyususn data dalam suatu cara dimana kesimpulan akhir dapat digambarkan dan diverifikasikan.

b. Model data/ Penyajian Data

Penyajian data adalah suatu kegiatan ketika sekumpulan informasi disusn.

Seperti yang disebutkan Emzir dengan melihat sebuah tayangan membantu kkita memahami apa yang terjadi dan melakukan sesuatu analisis lanjutan atau tindakan yangf didasarkan pada pemahaman tersebut. Bentuk penyajian data kualitatif berbentuk teks naratif( catatan Lapangan), matriks, grafik, jaringan dan bagan.67

c. Penarikan Kesimpulan/ Verifikasi Kesimpulan

Langkah ketiga dari aktifitas analisis adalah penarikan dan verifikasi kesimpulan. Dari permulaan pengumpulan data, peneliti kualitatif mulai memutuskan apakah “makna” sesuatu, mencatat keteraturan, pola-pola, penjelasan, konfigurasi yang mungkin, alur kausal, dan proporsi-proporsi. Peneliti yang

h. 132.

67 Emzir, Analisis data: Metodologi Penelitian Kualitatif,( Jakarta: Rajawali Pers,2011),

kompoten dapat menangani kesimpulan-kesimpulan ini secara jelas, memelihara kejujuran dan kecurigaan.

Kesimpulan “akhir” mungkin tidak akan terjadi hingga pengumpulan data selesai, tergantung pada ukuran korpus dari catatan lapangan, pengodean, penyimpanan, dan metode-metode perbaikan yang digunakan, pengalaman peneliti,dan tuntutan dari penyandang dana, tetapi kesimpulan sering digambarkan sejak awal, bahkan ketika seorang peneliti menyatakan telah memproses secara induktif.

BAB IV

HASIL PENELITIAN

A. Tinjauan Umum Lokasi Penelitian

1. Latar Belakang SMP Unismuh Makassar

Pada awalnya Ketua Muhammadiyah Alm. K.H. Djamaluddin Amien selalu berusaha agar ada SMP Muhammadiyah yang berkualitas di Makassar.

Tetapi niat baiknya memiliki kendala yaitu tidak adanya dana untuk mendirikan sekolah tersebut. Tetapi beliau tetap memperjuangkan untuk dapat mendirikan sekolah Muhammadiyah di Makassar, yaitu dengan cara mengadakan pertemuan-pertemuan dengan pimpinan Universitas Muhammadiyah Makassar yang bernama Almarhum Prof. Dr. Ambo Enre Abdullah, agar dapat bersedia membuka SMP di Unismuh (Universitas Muhammadiyah Makassar).

Selanjutnya beliau mengadakan beberapa pembicaraan-pembicaraan dengan Dr.

H. Irwan Akib, M.Pd dan Pantja Nur Wahidin, S.Pd yang ketika itu mereka sedang melanjutkan kuliah S3 dan S2 nya di Surabaya, kedua beliau itulah yang menggagas SMP Unismuh Makassar. Dan akhirnya pada Tahun Ajaran 2003 - 2004 berdirilah SMP Unismuh Makassar dengan jumlah Murid sebanyak 30 orang, dengan di kepala sekolahi oleh Dr. H. Irwan Akib, M.Pd. Dan seiring berjalanya waktu SMP itu berjalan maka disusun pula struktur wakil kepala sekolah yang di wakili oleh 3 orang yaitu Drs. Kandacong Melle, M.Pd (Bidang Kurikulum) Pantja Nur Wahidin, S.Pd (bidang administrasi) dan Muh. Zia Ul Haq (bidang kesiswaan) lalu kemudian bidang Kesiswaan digantikan ole h

Parenta, S.Pd, M.Hum. Kemudian pada tahun itu SMP Unismuh mendapat Persetujuan lisan dari ketua majelis pendidikan SD dan SMP Muhammadiyah Dr. Zamrani

2. Struktur Kepemimpinan

Adapun struktur kepemimpinan di SMP Unismuh Makassar ialah sebagai berikut:

a. Kepala Sekolah : Prof. Dr. H. Irwan Akib, M.Pd.

b.

c.

Wakil Kepala Sekolah Kepala Tata Usaha

: Drs. Kandacong Melle, M.Pd.

: St. Chadidjah, S.Ag.

3. Visi dan Misi Sekolah

a. Visi

“ Mantap Keimanan, Unggul Intelektual, Anggun Berakhlak dan Sigap Berkarya”

b. Misi

1) Memantapkan Dasar-dasar ketauhidan dalam segala Aspek.

2) Memberi bekal kemampun pemecahan masalah, kemampuan berfikir logis, kritis dan kreatif.

3) Menanamkan dasar-dasar akhlak, baik akhlak kepada pencipta, kepada sesama manusia, maupun akhlak terhadap makhluknya dan

lingkungannya.

4) Memberi bekal kepada peserta didik untuk berkarya dan bekal melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

4. Tujuan Sekolah a. Tujuan Jangka Panjang

Melahirkan kader-kader Muhammadiyah dan calon genereasi terbaik bangsa yang memiliki dasar-dasar keimanan, berkompetensi dan memiliki daya saing untuk menghadapi tantangan da‟wah amar ma‟ruf nahi munkar di era global dengan modal keunggulan intelektual dan menjadi calon pimpinan persyarikatan, dan calon tenaga kerja yang memiliki akhlak yang terpuji, siap pakai kalangan lokal, nasional, regional, maupun internasional dengan karya nyat.

b. Tujuna Jangka Pendek

1) Meningkatkan kwalitas pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).

2) Menata den melengkapi dokumen administrasi sekolah.

3) Meningkatkan disiplin siswa terhadap Tata Tertib Sekolah.

4) Meningkatkan Kompetensi Tenaga Pendidik, Kependidikan.

5) Meningkatkan pengadaan sarana prasarana penunjang KBM.

6) Mengadakan rehab ringan asrama dan ruang belajar.

7) Melaksanakan ruang kelas baru dan sarana lainnya.

8) Meningkatkan kerjasama dengan pihak Pemerintah dan masyarakat.

9) Meningkatkan kesejahteraan Tenaga Pendidik dan Kependidikan.

10) Meningkatkan kualitas pelaksanaan Al Islam, Kemuhammadiyaan dan Bahasa Arab (ISMUBA) dan bahasa asing.

5. Identitas Sekolah

Nama Sekolah : SMP Unismuh Makassar NPSN : 40313847

Nomor Statistik Sekolah : 202 196 004 222 Provinsi : Sulawesi Selatan

Kabupaten/ Kota : Makassar Kecamatan Rappocini Desa/Kelurahan Gunung Sari

E-Mail : [email protected] Website : smpunismuhmks.sch.id

Daerah : Perkotaan Status Sekolah : Swasta

Nama Yayasaan : BPH Universitas Muhammadiyah Makassar Akreditas : A

Tahun Berdiri : 2003 Tahun Operasional : 2003

Kegiatan Belajar : Mengajar Sehari Penuh Bangunan Sekolah : Milik Yayasan

Alamat Lengkap : Jl. Talasalapang No. 40 D Kode Pos : 90222

Telp./Hp. : 0411-8984678 / 08971600574

6. Data Keadaan Guru

Guru adalah pendidik dan pengajar pada pendidikan anak usia dini jalur sekolah atau pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah.

Guru-guru seperti ini harus mempunyai semacam kualifikasi formal.

Guru SMP Unismuh Makassar dengan berbagai disiplin ilmu yang demikian telah berusaha menjalankan tugas dan tanggung jawab dalam mendidik

siswa dengan sebaik-baiknya. Namun demikian, guru perlu membekali diri dengan berbagai keterampilan dan informasi penting tentang Pendidikan sehingga dapat memenuhi kebutuhan siswa dalam memperoleh ilmu pengetahuan, serta memberi contoh tauladan yang baik bagi siswanya. Karena salah satu dari pembetukan kepribadian seorang peserta didik ditentukan oleh lingkungan di mana mereka menimbah ilmu pengetahuan.

Table 1

Guru / Tenaga Pendidik

No. Nama Status pegawai Jabatan Ijazah

1

Prof.Dr. H. Irwan

Akib, M.Pd. GTY Kepala Sekolah

Guru Besar

2

Drs. Kandacong

PNS/DPK Guru IPA (Fisika) S2 Melle, M.Pd.

3

Drs. Maryanto

GTY Bid. Saran & S1

Djamhuri. Prasarana

4

Muh. Darwis,

GTY Guru PAI (Akidah

Akhlaq & Fiqih)

S1 S.Pd.I.

5

Dra. Rosdianah,

GTY Bimbingan dan S2

M.Pd. Konseling

6

Ahmad Nashir,

GTY Guru PAI (Al-

Quran-Hadits)

S2 M.Pd.I.

7

Hartini Nanda,

GTY Guru PAI S1

S.Ag.

8 St Aminah, S.Pd.I. GTY

Guru PAI (Akidah Akhlaq & Fiqih)

S1

9 Munir, S.Ag.,

GTY

Guru PAI

(Kemuhammadiya S1 han)

10 Masnaeni, S.Pd.I. GTY

Guru PAI (Sejarah Kebudayaan Islam)

S1

11 Ridwan Amin, S.Pd. GTY

Guru PAI

(Kemuhammadiya S1 han)

12 Rustam, S.Pd. Honorer Guru PAI (Al- Quran-Hadits)

S1

13

Drs. Rajamuddin,

GTY Guru IPA ( S2

M.Pd. Biologi)

14

Yusri Handayani,

GTY Guru IPA ( Fisika) S2 S.Pd., M.Pd.

15 Sunarto, S.Pd. GTY

Guru IPA (

S1 Biologi)

16 Hikmah, S.Pd. GTY Guru Bahasa S1

Inggris

17 Ilmiah, S.Pd., M.Pd. GTY Guru Bahasa S2 Inggris

18

Arfiah Ainun

GTY Guru Bahasa S1

Salsabilaha, S.Pd.,

Inggris Gr.

19 Nurhudaedah, S.Pd. GTY Guru Bahasa

S1 Inggris

20 Dra. Nurbaya GTY Guru IPS S1

21 Nur Ahmad, S.Pd. Honorer Guru IPS S1

S.Pd.I.

22 Nurliani, S.Pd. Honorer Guru IPS S1 23

Sriwahyuni, S.Pd.,

M.Pd. GTY Guru PKN S2

24

Abdullah, S.Pd.,

M.Pd. GTY Guru PKN S2

25

Nurhayati Buamona,

S.Pd. PNS Guru PKN S2

26 Muh. Akbar, S.Pd. GTY Guru matematika S1 27

Nurfadilah, S.Pd.,

M.Pd. GTY Guru matematika S2

28 Supriadi, S.Pd. GTY Guru Matematik S1

29 Suhaenah, S.Pd GTY Guru ISB S1

30

Maria Ulviani,

S.Pd., M.Pd. GTT Guru Bahasa

Indonesia

S2

31 Muh Ikbal, S.Pd. Honorer Guru bahasa Indonesia

S1

32

Ikrar Nusabhakti,

S.Pd., M.Pd. GTY Guru Bahasa

Indonesia

S2

33

Muftihaturrahmah Muthahhir, S.Pd., M.Pd.

Honorer Guru Bahasa Inggris

S2

34

Andi Januari Ardi,

S.Pd., M.Pd. GTY Guru PJOK S2

35 Masnidar, S.Pd. PNS Guru PJOK S2

36

Syarifuddin,

M.Kom. GTY Guru TIK S2

37 Ahmad Aktam, ST. GTY Guru TIK S2

38

Abd. Muhsin, S.Pd.,

M.Pd. GTY Ekskul HW S2

39

Miftahul Masitah,

S.Pd. GTY Guru PAI S1

40

Muslim Mubarak,

S.Pd.I. GTY Guru PAI (

Tahfidz)

S1

41

Sitti Chadidjah,

S.Ag PTY KTU S1

42

Riska Khaeriyah,

A.Md., Keb. PTY Staf ( UKS) S1

43 Arman, SE. PTY Security S1

44

Khaerul Mahfud,

S.Pd., M.Pd. Kontrak Guru BK S2

45 Abdul Muiz PTY Staf TU SMK

7. Data Siswa

a. Data siswa SMP Unismuh Makassar dua tahun terkahir.

Table 2

Jumlah Siswa dan Rombongan Belajar

No Kelas

Tahun Pelajaran

2018-2019 2019-2020

Jumlah Rombel Jumlah Rombel

1 7 83 3 121 5

2 8 112 5 83 3

3 9 72 3 112 5

Jumlah 267 11 316 13

b. Unit Kegiatan Siswa

Unit kegiatan siswa SMP Unismuh Makassar mulai pukul 06:45 setiap hari Sabtu sampai hari Kamis, dan kegiatan disekolah berakhir pada jam 16.15 setelah shalat Ashar berjamaah. Setiap pagi melakukan apel pagi dan upacara bendera setiap hari Senin, Kegiatan ekstrakurikuler seperti Tapak Suci dan Hizbul Wathan, BTQ. Dan beberapa Kegiatan siswa lainnya seperti peminatan Sains Al-Quran, Cinematography, Animasi Komputer, Selis, Olah Vokal, Gitar, dan Olahraga , Badminton, Futsal. Bagi siswa yang ingin mencari referensi pelajaran masuk keperpustakaan sekolah dan kegiatan yang paling utama adalah proses belajar mengajar setiap hari.

c. Program Non Kurikuler Unggulan Sekolah 1) Hizbul Wathan

2) Tapak Suci 3) Futsal

4) English Meeting Club 5) Tahfidz

8. Sarana Dan Prasarana

Tabel 3

Kedaan Sarana Prasarana

No Komponen Sarana dan Prasarana Jumlah Ket

1. Ruang Pimpinan 1 Baik

2. Ruang Guru 1 Baik

3 Ruang Kelas 14 Baik

4 Ruang Tata Usaha 1 Baik

5. Ruang konseling 1 Baik

6 Ruang OSIS/ IPM 1 Baik

7. Laboratorium IPA 1 Baik

8. Laboratorium Komputer 1 Baik

9. Perpustakaan 1 Baik

10. Unit Kesehatan Sekolah 1 Baik

11. Ruang Musik 1 Baik

12. Asrama 1 Baik

13. Mesjid 1 Baik

14.

Lapangan Futsal, Volly, dan Sepak Takraw

1 Baik

15. Gudang Alat Olahraga 1 Baik

16.

Gudang Alat Hizbul Wathan/

Pramuka

1 Baik

17. Gudang Tapak Suci 1 Baik

18. Wifi 1 Baik

19. Taman Baca 1 Baik

20. Photo Booth 1 Baik

21. Kamar Kecil (WC) 4 Baik

22. Tempat Parkir 2 Baik

Faslitas Belajar:

a. 12 Kelas ukuran standar sesuai ketentuan BSNP.

b. LCD Pembelajaran, membuat pembelajaran semakin menarik.

c. CCTV.

e. Listrik yang memenuhi syarat, membuat pencahayaan kelas semakin baik.

f. AC (9 kelas).

9. Prestasi

a. Prestasi Sekolah

Tabel 4 Prestasi Sekolah

No. Nama Prestasi Tahun

1. Olimpiade penelitian siswa Indonesia 2019

b. Prestasi Guru

Tabel 5 Prestasi Guru

No. Nama Prestasi Tahun

1. Karya ilmiah tingkat Provinsi Sulawesi Selatan 2019

c. Prestasi Siswa

Tabel 6 Prestasi Siswa

No.

Nama Prestasi Tahun

1.

Juara I Lomba LKBB Lomba Pandu Pengenal Putri (LP3) dan juara umum 3 Lomba Pandu Pengenal Putri (LP3)

2019

2. Juara umum I Tungkat Pengenal Putri 2019 3. Juara umum II tingkat pengenal Putra 2019

4. Piala Bergilir beregu Kejurwil ke XI Tapak Suci

2019

5. Juara lomba Majalah sekolah olimpicad nasional VI 2019

6. Juara I lomba LKBB Pengenal Putra 2019

B. Pendidikan Akhlak di SMP Unismuh Makassar

Pendidikan akhlak adalah usaha-usaha yang dilakukan oleh seseorang untuk menanamkan nilai-nilai, ataupun norma-norma tentang budi pekerti, sehingga manusia dapat memahami dan mengerti, serta mengamalkan norma-norma tentang budi pekerti itu sendiri.

Akhlak sebagai suatu tatanan nilai, adalah merupakan sebuah pranata sosial yang berdasarkan pada ajaran syariat Islam. Sedangkan akhlak sebagai sebuah

tingkah laku atau tabiat manusia, adalah merupakan perwujudan sikap hidup manusia yang menjelma menjadi sebuah perbuatan atau tindakan. Untuk menentukan perbuatan dan tindakan manusia itu baik atau buruk, Islam menggunakan parameter syariat agama Islam yang berdasarkan wahyu Allah swt.

Sedangkan masyarakat umum lainnya ada yang menggunakan norma-norma adat istiadat ataupun tatanan nilai masyarakat yang dirumuskan berdasarkan norma etika dan moral.

Untuk menumbuhkan dan mengembangkan akhlak yang mulia, diperlukan lembaga-lembaga pendidikan yang menjadikan pembinaan akhlak sebagai isu sentral, dan keberadaannya merupakan salah satu sarana untuk membangun kebaikan individu, masyarakat dan peradaban manusia. Dan perlu diingat dalam pembinaan pendidikan akhlak tersebut perlu dirancang dengan baik dengan memperhatikan peluang dan tantangan yang muncul.68

SMP Unismuh Makassar adalah salah satu sekolah berbasis Islam yang berada di bawah naungan Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Muhammadiyah. Sebagaimana pada umumnya, sekolah –sekolah yang berbasis Islam menerapkan tata tertib yang mengarah pada terbentuknya akhlak karimah. Terbentuknya akhlak karimah yang dimaksud adalah siswa dapat menerapkan perilaku terpuji baik di lingkungan keluarga. sekolah maupun masyarakat. Dari observasi awal peneliti melakukan wawancara dengan salah satu

68 Haidar Putra Daulay, Pendidikan Islam: Dalam Sistem Pendidikan Nasional di Indonesia, (Jakarta:

Kencana, 2004 ), hlm. 216

guru di SMP Unismuh Makassar Bapak Ridwan Amin,S.Pd tentang pendidkan akhlak di SMP Unismuh makassar:.

“Pendidikan Akhlak tidak dapat dipisahkan dari pembelajaran di SMP Unismuh Makassar, karena pendidikan akhlak ini diajarkan dalam salah satu mata pelajaran yaitu mata pelajaran akidah akhlak dimana dengan diajarkannya pendidikan akhlak ini dapat membatu siswa di SMP Unismuh Makassar untuk membetuk kepribadian siswa.”69

Sejalan dengan wawancara dengan Bapak Rustam,S.Pd. salah satu guru Qur‟an hadis di SMP Unismuh Makassar tentang pendidkan akhlak di SMP Unismuh makassar:.

“Pendidikan akhlak di SMP unismuh adalah bagian yang penting , sebab akhlak ini ada dalam visi dan misi SMP Unismuh Makassar yang secara tidak langsung akan menjadi salah satu tujuan utama yang ingin dicapai. Pendidian akhlak ini diterapkan dalam kegitan akademik maupun non akademik. Pada kegiatan akademik diajarkan dalam mata pelaajaran pendidkan agama islam yaitu akida akhlak, Fiqih, Qur‟an Hadits, Sejarah kebudayaan islam, dan Kemuhammadiyahan, kemudian dalam kegiatan non akademik diajarkan dalam organisasi Ikatan Pelajar Muhammadiah (IPM), Hisbul wathan (HW) dan kegiatan ekstrakurikuler lainnya.”70

Dalam wawancara yang lain dengan Bapak Khaerul Mahfud,S.Pd.,M.Pd.

guru Bimbingan Konseling (BK) tetang Pendidikan Akhlak di SMP Unismuh Makassar :

“Saya kira sudah sangat baik. Hal ini tercermin dari strategi pembentukan akhlak peserta didik di SMP unismuh sesuai ajaran agama Islam ini melalui kegiatan akademik maupun non akademik. Kalau sisi akademik tentu dibalut dengan pelajaran- pelajaran keagamaan seperti fiqih/akidah, kemuhammadiyaan, SKI (sejarah kebudayaan islam) dan bahasa arab yang tentu

69 Wawancara dengan Bapak Ridwan Amin,S.Pd. 19 Juli 2020

70 Wawancara dengan Bapak Rustam,S.Pd. Agustus 2020

menyentuh rana kognitif (pola fikir, pengetahuan, dan keilmuan) peserta didik (wwcr.kh.8.20).”71

Berdasarkan hasil wawancara di atas pendidikan akhlak adalah bagian yang tidak dapat di pisahkan dari SMP Unismuh Makassar, karena Pendidikan akhlak secara akademik di ajarkan pada matapelajaran akidah akhlak dan pendidikan agama lainnya disamping itu juga di tanamkan pada kegiatan non akademik. Karena proses pendidikan akhlak tidak cukup melalui bidang studi akhlak semata tetapi mencakup bidang studi secara keseluruhan, bahkan mencakup seluruh program pendidikan secara keseluruhan. Melakukan proses pendidikan akhlak tidak cukup melalui bidang studi akhlak semata tetapi mencakup bidang studi secara keseluruhan, bahkan mencakup seluruh program pendidikan secara integratif.

Hasil rumusan Kemendiknas dan Kemenag menyimpulkan bahwa pendidikan budi pekerti (akhlak) bukan merupakan mata pelajaran tersendiri (monolitik), tetapi merupakan program pendidikan terpadu yang memerlukan prilaku, teteladanan, pembiasaan, bimbingan dan penciptaan lingkungan moralitas yang kondusif.72

Pendidikan akhlak tidak cukup hanya dengan meletakkan dasar kebaikan perilaku dalam seluruh bidang studi dan menjadikannya sebagai satu kesatuan sistematis dalam membangun karakter peserta didik. Tidak cukup pula menciptakan lingkungan yang dapat menumbuhkan budi pekerti luhur hanya di sekolah, tetapi juga harus menciptakan lingkungan akhlak mulia ini terutama di

71 Wawancara dengan Bapak Khaerul Mahfud,S.Pd. Agustus 2020

72 Azyumardi Azra, Paradigma .. , 187-188.

lingkungan keluarga dan masyarakat, sehingga pendidikan akhlak integratif yang melibatkan semua pihak menjadi tanggung jawab bersama antara sekolah, keluarga dan masyarakat.73

SMP Unismuh Makassar juga ,merupakan sekolah menengah pertama yang mengedepankan pendidikan akhlakul karimah sebagai buah dari ilmu pengetahuan dan bukti keimanan seseorang kepada Allah Swt. Bagi sekolah ini keberhasilan pendidikan dilihat dari seberapa jauh terimplementasinya akhlakul karimah seluruh siswa dalam kehidupan mereka sehari-hari. Oleh karena itu SMP Unismuh Makassar menjadikan akhlakul karimah sebagai tujuan utama pendidikan lembaga pendidikan ini.

Pendidikan akhlak di SMP Unismuh Makassar dapat dikatakan bagus terlihat dari beberapa fenomena positip, di lembaga ini antara lain, ketika memasuki lembaga pendidikan ini akan ditemukan anak-anak yang disiplin, datang ke sekolah sebelum waktu masuk belajar, mereka membersihkan lingkungan sekolah, kemudian sambil menunggu waktu belajar dimulai mereka terlebih dahulu tadarrus Al-Qur‟an dan sholat dhuha bersama . Setelah masuk jam pelajaran mereka masuk secara teratur, dengan memberikan penghormatan kepada guru dan mengikuti pelajaran dengan tekun dan tenang. Ketaatan dan kepatuhan kepada guru sepertinya begitu tertanam dan mendarah daging pada diri mereka.

73 Jamal Ma‟ruf Asamani, Buku Panduan Pendidikan Karakter di Sekolah. ( Yogyakarta: Diva Press: 2013) 155

C. Peran Guru di SMP Unismuh Makassar dalam Membentuk Karakter Siswa

Guru memiliki peran yang sangat penting dalam pembelajaran. Peserta didik memerlukan peran seorang guru untuk membantunya dalam proses perkembangan diri dan pengoptimalan bakat dan kemampuan yang dimiliki peserta didik. Tanpa adanya seorang guru,mustahil seorang peserta didik dapat mewujudkan tujuan hidupnya secara optimal. Hal ini berdasar pada pemikiran manusia sebagai makhluk sosial yang selalu memerlukan bantuan orang lain untuk mencukupi semua kebutuhannya.

Sebagai seorang pendidik tentunya tidak terlepas dari tugas dan tangung jawab,tanggung jawab seorang pendidik tidak hanya mengajar dan memberikan nilai, tetapi juga bertanggung jawab untuk membentuk akhlak peserta didik agar mempunyai kepribadian dan tingkah laku yang sesuai dengan nilai-nilai agama dan budaya.

Hal petama yang harus diketahui oleh seorang pendidik, yaitu harus mengetahui bahwasanya siswa yang akan diajar berasal dari latar belakang yang berbeda, ini akan membuat siswa mempunyai kepribadian dan tingkah laku yang berbeda sesuai dengan budaya mereka masing-masing. Disinilah peran guru sangat penting dalam membentuk tinggkah laku sesuai dengan nilai agama dan budaya.

Mulyasa mengidentifikasikan sedikitnya sembilan belas peran guru dalam pembelajaran. Kesembilan belas peran guru dalam pembelajaran yaitu, guru sebagai pendidik, pengajar, pembimbing, pelatih, penasehat, pembaharu

(innovator), model dan teladan, pribadi, peneliti, pendorong kreativitas, pembangkit pandangan, pekerja rutin, pemindah kemah, pembawa cerita, aktor, emansivator, evaluator, pengawet, dan sebagai kulminator.74 Wawancara dengan salah satu guru yaitu Bapak Ridwan Amin,S.Pd tentang peran guru dalam membetuk karakter siswa :

“Adapun peran guru di SMP Unismuh Makassar dalam membentuk karakter siswa diantaranya adalah

a. Melakukan pelatihan-pelatihan kepemimpinan bagi siswa seperti PKD TM (IPM).

b. Guru memberikan keteladanan dan mengembangkan diri melalui pelatihan-pelatihan khusus bagi Guru-guru

c. Membiasan setiap memulai pembelajaran selalu berinteraksi dengan Al-Qur‟an ”75

Berdasarkan wawancara di atas ada beberapa peran guru dalam membetuk karakter siswa yang pertama memberikan pelatihan kepemimpinan pada siswa.

Dimana latihan kepemimpinan ini bertujuan agar siswa mempu mengenal dirinya sendiri, selain itu dalam pelatihan kepemimpinan siswa diharapakan memiliki sikap yang lebih disiplin serta memiliki kemampuan yang baik dalam berintraksi dengan orang lain. Bila seorang siswa mendapatkan contoh sikap kepemimpinan yang baik, sudah pasti hal tersebut akan melekat kuat dan menjadi salah satu pedoman dalam bergaul maupun membentuk komunitas.

Selain itu peran guru dalam membetuk karakter siswa adalah dengan memberikan keteladanan kepada siswa dalam bentuk tindakan-tidakan yang nyata dan guru sentiasa mengebangkan diri melalui pelatihan-pelatihan khusus bagi guru-

74 Mulyasa, Guru Dalam Implementasi Kurikulum 2013 (Bandung:PT. Remaja Rosdakarya, 2014)

75 Wawancara dengan Bapak Ridwan Amin,S.Pd.juli 2020

Dalam dokumen A. Peranan Pendidikan Akhlak (Halaman 54-101)

Dokumen terkait