PENDAHULUAN
Rumusan Masalah
Tujuan Penelitian
Manfaat Penelitian
Penelitian ini bermanfaat sebagai gambaran nyata mengenai perkembangan akhlak dan kepribadian siswa di sekolah yang ditawarkan dan juga melalui hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi penting sebagai bahan evaluasi dalam membentuk karakter siswa. di sekolah. Sedangkan bagi mahasiswa, penelitian ini dapat bermanfaat sebagai acuan kepribadian atau akhlaknya.
KAJIAN PUSTAKA
Karakter Siswa
The formation of team characters is often interpreted in different ways, and the actual discipline, as practiced in schools, is often misunderstood. The most common misconception is that character education is a religious phenomenon that only occurs in parochial schools. Some think that character education in schools is intended to replace the role that families play in raising their children.44.
Schwartz mengatakan bahwa pendidikan karakter sering diinterpretasikan dengan cara yang berbeda, dan disiplin yang sebenarnya, seperti yang diterapkan di sekolah, sering disalahpahami. Kesalahpahaman yang paling umum adalah bahwa pendidikan karakter merupakan fenomena keagamaan yang hanya dapat ditemukan di sekolah-sekolah yang berafiliasi dengan agama. Ada yang berpendapat bahwa pendidikan karakter di sekolah bertujuan untuk menggantikan peran keluarga dalam membesarkan anak.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, budi pekerti adalah sifat-sifat kejiwaan, moral, atau tingkah laku yang membedakan seseorang dengan orang lain; Jika dilihat dari asal katanya, istilah 'karakter' berasal dari bahasa Yunani karasso yang berarti 'garis besar', 'bentuk dasar' atau 'sidik jari'. Menurut Heri Gunawan, karakter adalah keadaan asli yang ada dalam diri seseorang yang membedakannya dengan orang lain.47.
Menurut Thomas Lickona seperti dikutip Anas, dengan ketiga aspek tersebut, jika pendidikan karakter diterapkan secara sistematis dan terus menerus maka akan menjadikan anak cerdas emosinya.48. Setidaknya ada empat alasan mendasar mengapa sekolah saat ini harus lebih serius menjadikan dirinya sebagai tempat terbaik untuk pendidikan karakter. 48 Anas Salahudin dan Irwanto Alkrienciehie, Pendidikan Karakter (Pendidikan Berbasis Agama dan Kebudayaan Nasional), (Bandung: CV Pustaka Setia, 2013), hal.
Membangun hubungan harmonis dengan keluarga dan masyarakat dengan bersama-sama menjalankan tanggung jawab pendidikan karakter.50. 50 Dharma Kesuma dkk, Pendidikan Karakter: Kajian Teori dan Praktek di Sekolah, (Bandung: PT Teen Rosdakarya, 2011), hal. 9. Namun mengacu pada pernyataan Ratna Megawangi bahwa karakter adalah sesuatu yang dikendalikan langsung dari otak, maka ketiga tahapan tersebut hendaknya disajikan kepada siswa dengan cara yang logis, rasional dan demokratis.
METODE PENELITIAN
Lokasi dan Objek Penelitian
Untuk memperoleh data primer, peneliti harus mengumpulkannya secara langsung.58 Dalam hal ini, data primer dalam penelitian ini adalah peran pendidikan moral dalam membentuk karakter siswa di SMP Unismuh Makassar. Berdasarkan pemahaman di atas maka dapat disimpulkan bahwa definisi operasional variabel dalam penelitian ini adalah peran pendidikan moral dalam membentuk karakter siswa di SMP Unismuh Makassar. Dan yang terakhir pada tahun ajaran ini berdirilah SMP Unismuh Makassar yang berjumlah 30 orang siswa, dengan Dr.
Guru SMP Unismuh Makassar dengan berbagai disiplin ilmu berusaha menjalankan tugas dan tanggung jawabnya di bidang pendidikan. SMP Unismuh Makassar merupakan sekolah Islam yang berada di bawah naungan Dewan Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Muhammadiyah. Pendidikan moral tidak dapat dipisahkan dari pembelajaran di SMP Unismuh Makassar karena pendidikan moral disajikan dalam salah satu mata pelajaran yaitu mata pelajaran keyakinan moral, dimana melalui pengajaran pendidikan moral ini siswa di SMP Unismuh Makassar dapat membantu membentuk siswa. kepribadian." 69.
Pendidikan akhlak di SMA Unismuh Makassar menjadi bagian yang penting karena akhlak tersebut merupakan visi dan misi SMA Unismuh Makassar yang secara tidak langsung akan menjadi salah satu tujuan utama yang ingin dicapai. Hal ini tercermin dari strategi pembentukan akhlak siswa SMA Unismuh sesuai ajaran agama Islam melalui kegiatan akademik dan nonakademik. Oleh karena itu, SMA Unismuh Makassar menjadikan moralitas sebagai tujuan utama pendidikan di lembaga pendidikan ini.
Apalagi peran seorang guru dalam membentuk karakter siswa di SMP Unismuh Makassar adalah dengan membiasakan memulai pembelajaran dengan membaca Al-Qur’an dan selalu membiasakan siswa berinteraksi dengan Al-Qur’an. Saya bersyukur sebagai salah satu staf pengajar SMP Unismuh Makassar, program pendidikan akhlak (non-akademik) bagi siswa di sini diberikan ruang (perhatian) yang cukup. Strategi pembentukan akhlak siswa SMP Unismuh sesuai ajaran agama Islam adalah melalui kegiatan akademik dan non akademik.
Berdasarkan hasil wawancara di atas, maka langkah dan strategi yang digunakan di SMA Unismuh Makassar dalam pembentukan karakter erat kaitannya dengan pembentukan moral. Langkah dan strategi yang digunakan SMA Unismuh Makassar dalam pembentukan karakter dilaksanakan melalui kegiatan akademik dan non akademik. Siswa SMA Unismuh Makassar dilatih untuk membiasakan berinteraksi dengan Al-Qur'an, mulai dari tadarrus subuh, sholat berjamaah, memberikan nasehat agama kepada guru dan teman sekelas.
Siswa di SMP Unismuh Makassar diharapkan dapat berpartisipasi dalam organisasi pembentukan karakter yang disebut pembentukan kader IPM (PKD TM).” 91. Menentukan visi dan misi sekolah melalui peraturan perundang-undangan yang ada di SMP Unismuh Makassar untuk dilaksanakan.Setelah meneliti peranan pendidikan akhlak dalam pembentukan karakter siswa di SMP Unismuh Makassar, maka kesimpulan yang dapat diambil adalah sebagai berikut.
Dari hasil penelitian diatas diketahui peran pendidikan moral dalam membentuk karakter siswa di SMP Unismuh Makassar.
Focus Penelitian
Deskripsi Fokus Penelitian
Sumber Data
Irwan Akib, M.Pd dan Pantja Nur Wahidin, S.Pd yang saat itu sedang menempuh studi doktoral dan magister di Surabaya, keduanyalah yang menginisiasi SMP Unismuh Makassar. Belakangan pada tahun itu, SMP Unismuh mendapat persetujuan lisan dari Ketua Dewan Pendidikan SD dan SMP Muhammadiyah, Dr. Zamrani. Unit kegiatan siswa SMP Unismuh Makassar dimulai pada 06.45 setiap hari Sabtu sampai Kamis, dan kegiatan sekolah berakhir pada pukul 16.15 setelah salat Asar berjamaah.
Berdasarkan hasil wawancara di atas, maka pendidikan akhlak merupakan bagian yang tidak terpisahkan di SMA Unismuh Makassar, karena pendidikan akhlak akademik diajarkan pada mata pelajaran akhlak dan pendidikan agama lainnya, serta termasuk dalam kegiatan non-akademik. SMA Unismuh Makassar juga merupakan sekolah menengah pertama yang mengutamakan pendidikan akhlakul karimah sebagai buah ilmu dan pembuktian keimanan kepada Allah SWT. Pendidikan akhlak di SMA Unismuh Makassar bisa dikatakan baik, terlihat dari beberapa fenomena positif, di lembaga ini antara lain ketika masuk lembaga pendidikan ini banyak dijumpai anak-anak yang disiplin, datang ke sekolah sebelum mereka mulai belajar, membersihkan halaman sekolah, dan kemudian sambil menunggu. Saat pembelajaran dimulai, mereka terlebih dahulu membacakan Al-Qur'an bersama-sama dan memanjatkan Roh Doa.
Namun di sisi lain, kita juga harus bersyukur bahwa program pendidikan moral (non akademik) juga memberikan dampak positif bagi siswa di SMP Unismuh Makassar karena dalam praktiknya di sekolah juga terbentuk perilaku positif yang akhirnya menjadi perilaku positif. terbiasa tidak keluar rumah seperti menjaga hubungan, menjaga kontrol verbal. , santri putra dan putri bersama-sama, menjaga aurat, salat tadarrus dan dhuha subuh secara konsekuen. Namun di SMP Unismuh pendidikan akhlak (non-akademik) mendapat perhatian bahkan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dan diintegrasikan dalam setiap mata pelajaran dan kegiatan ekstrakurikuler dengan harapan pembiasan tersebut akan membentuk karakter yang baik pada siswa. Sholat berjamaah baik siang maupun azhar juga diprogramkan wajib bagi siswa SMP Unismuh Makassar dan setelah selesai diselingi dengan kegiatan baca Al-Quran dan ceramah agama oleh siswa terjadwal yang dilanjutkan dengan sesi tanya jawab antar siswa.
Upaya membangun semangat juang di SMP Unismuh yang masih berada pada wilayah non akademik dengan memisahkan kelas putar dan kelas putri, mulai dari kelas 7 hingga kelas 9. Hal tersebut salah satunya bertujuan untuk menjaga perilaku siswa, seperti misalnya tidak berduaan di kelas dengan siswa non mahram (putra dan putri) yang dapat memicu hal-hal yang tidak diinginkan. wwcr.kh.8.20) Namun dalam proses pembentukan akhlak siswa di SMP Unismuh, masih ada sebagian siswa laki-laki yang dinilai guru mempunyai akhlak (ucapan dan perilaku) yang negatif. Menentukan visi dimana visi SMP Unismuh Makassar adalah mempunyai iman yang kuat, unggul intelektual, akhlak yang anggun dan kerja yang cepat, untuk mencapai visi tersebut SMP Unismuh Makassar menetapkan peraturan perundang-undangan sebagai sarana membentuk kedisiplinan pada diri peserta didik.
Pendidikan akhlak merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari SMP Unismuh Makassar, karena pendidikan akhlak akademik diberikan dalam mata pelajaran akhlak dan pendidikan agama lainnya, namun juga tertanam dalam kegiatan non-akademik. Langkah-langkah yang dilakukan SMP Unismuh dalam membangun karakter antara lain: menetapkan visi, membiasakan siswa berinteraksi dengan Al-Quran, dan mewajibkan siswa untuk mengikuti organisasi pembentuk karakter seperti Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IPM), Hisbul Wathan (HW). Tapak Kudus dan kegiatan ekstrakurikuler lainnya.
Instrument Penelitian
Teknik Pengumplan Data
Teknik analisis Data
HASIL PENELITIAN PEMBAHASAN
Pendidkan Akhlak di SMP Unismuh Makassar