• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III METODE PENELITIAN

F. Teknik Analisis Data

Metode analisis data menggunakan statistik deskriptif, uji kualitas data, uji analisis linear berganda dan uji hipotesis. Data analisis dengan menggunakan alat analisis yang terdiri dari :

1. Statistik Deskriptif

Analisis ini digunakan untuk mendeskripsikan hasil penelitian untuk ditarik kesimpulan dengan kata-kata. Langkah-langkah yang ditempuh dalam analisis ini adalah :

a. Membuat pernyataan angket.

b. Menentukan skor jawaban responden dengan ketentuan skor yang telah ditetapkan.

c. Menjumlah skor jawaban yang telah diperoleh dari tiap responden.

d. Hasil yang diperoleh dikonsultasikan dengan tabel.

2. Analisis Regresi Berganda

Regresi Linear Berganda adalah metode analisis regresi linear berganda (Multiple Regression Analysis). Dalam regresi berganda variabel tergantung dipengaruhi oleh dua atau lebih variabel bebas, di samping juga terdapat pengaruh dari variabel lain yang tidak diteliti (e).

Penelitian ini dilandaskan pada hubungan fungsional ataupun kausal satu variabel dependen untuk menyatakan ada atau tidaknya hubungan antara variabel X dan Y, dan jika ada, bagaimanakah arah hubungan dan seberapa besar hubungan tersebut.

Persamaan umum regresi linear berganda adalah :

π‘Œ = 𝑏˳ + 𝑏₁𝑋₁ + 𝑏₂𝑋₂ + 𝑒

Keterangan:

Y = Kepuasan Kerja Pegawai

bΛ³ = Nilai constant

X₁ = Hubungan kerja

Xβ‚‚ = Kondisi kerja

b₁, = Koefisiensi regresi Hubungan kerja

bβ‚‚, = Koefisiensi regresi Kondisi kerja

e = Standar error

3. Pengujian Hipotesis

Pengujian hipotesis yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari dua macam yaitu uji parsial (uji t) dan uji simultan (uji f) dan uji koefisien determinasi (R2).

a. Uji parsial (Uji t)

Uji parsial bertujuan untuk mengetahui pengaruh setiap variabel independen terhadap variabel dependen. Kriteria pengambilan keputusan dalam pengujian ini menurut ghozali (2016:99) adalah jika p value < 0,05 maka Ha diterima. Sebaliknya jika p value > 0,05 maka Ha ditolak, dapat dihitung dengan rumus y = a + b .

b. Uji simultan (Uji F)

Uji simultan bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh simultan variabel independen terhadap variabel dependen. Pengambilan keputusan dalam pengujian ini bisa dilaksanakan dengan menggunakan nilai probability value (p value) maupun F hitung, kriteria pengambilan keputusan dalam pengujian yang menggunakan p value F hitung menurut ghozali (2016: 99) adalah jika p value < 0,05 atau F hitung > F tabel maka Ha diterima. Sebaliknya jika p value > 0,05 atau F hitung < F tabel maka Ha ditolak.

31 BAB IV

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

A. Gambaran Umum Objek Penelitian

1. Sejarah Singkat Dinas Perdagangan Dan Perindustrian

Dalam bentuk sejarah dari Dinas Perdagangan Dan Perindustrian Kabupaten Gowa. Sejarah berdirinya dilihat dari Kantor depaartemen didirikan pada tanggal 16 Januari 1997 Sektor Perdagangan dan Perindustrian yang memiliki peranan atau strategis dalam pembangunan perekonomian Kabupaten Gowa. Hal ini dapat dlihat dalam peranannya yang penting dalam menyediakan kesempatan usaha, kesempatan kerja dan peningkatan eksopor, lebih dari itu sektor industri dan perdagangan lebih lebih mampu bertahan kerisis ekonomi dimasa lalu, karena karakteristiknya yang faksibel dan pemamanfaatkan sumber daya lokal sehingga dapat diandalkan mendukung ketahanan ekonomi. Dengan pertimbangan tersebut dapat diandalkan mendukung ketahanan ekonomi.

Dengan pertimbangan tersebut maka pemerintah kabupaten Gowa, dapat meningkatkan kebijaksanaan pembinaan dan pengembangannya sehingga dapat berperan sebagai salah satu tulang punggung ekonomi Kabupaten Gowa sejalan dengan misi Bupati Gowa dalam rangka menarik investor dan mengoptimalkan pengelolaan dan pemanfaatan potensi sumber daya alam dalam pengembangannya yang lebih luas.

Dalam upanya pengembangan sektor Perdagangan dan Perindustrian berbagai persoalan masih perlu mendapat pelatihan yaitu:

a. Kondisi Perdagangan dan Perindustrian yang pada umumnya masih terbatas baik dari pada aspek produktivitas, sumber daya manusia, manajemen, teknologi, permodalan dan pemasaran.

b. Jaminan pasar yang akan menyerap hasil produksi termasuk jaringan distribusi yang dapat berfungsi sebagai jalur pemasaran secara efesiensi.

c. Krisis ekonomi internasional yang belum sepenuhnya pulih.

d. Tantangan perkembangan liberilisasi perdagangan baik dalam rangka kerja sama yang membawa dampak peningkatan persaingan usaha.

e. Mengkordinasi penyelenggaraan urusan pemerintahan dan pelayanan umum di bidang perdagangan dan perindustrian pasar dan pengendlian badan usaha milik daerah.

f. Mengkordinasi pembinaan unit pelaksanaan teknis Dinas (UPTD) g. Penyelenggaraan urusan pemerintahan dalam pelayanan umum

dibidang Perdagangan dan Perindustrian.

h. Memvalidasi bahan kebijaksanaan penelitian di bidang Perdagangan dan Perindustrian.

i. Menetapkan pelaksanaan penelitian di bidang Perdagangan dan perindustrian.

j. Pelaksanaan tugas- tugas lain yang diberikan oleh kepala Dinas sesuai dengan tugas dan fungsinya.

Struktur organisasi yang ada di Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Gowa Perivinsi Sulawesi Selatan yang terdiri dari beberapa sub bagian atau devinisi seperti gambar dibawa ini:

2. Struktur Organisasi

Gambar 4.1

Struktur Organisasi Dinas Perdagangan Dan Perindustrian Kabupeten Gowa

Salah satu faktor panting dalam mencapai tujuan perusahaan atau lembaga instansi adalah structure organisasi yang baik dan tepat di mana di dalamnya terdapat pembagian kerja yang jelas. Pembagian kerja tersebut dimaksudkan agar setiap karyawan mengetahui tentang apa yang harus dilaksanakan dan mempertanggung jawabkan tugas tersebut,

mengetahui siapa atasannya sehingga semua dapat diarahkan untuk membentuk angkatan kerja yang loyal dan harmoni.

3. Visi dan Misi Organisasi a. Visi

β€œMenigkatkan kualitas sektor Perdagangan dan Perindutrian berbasis ekonomi rakyat”

b. Misi

1. Laju perdagangan yang efektif dan berkualitas.

2. Mengembangkan sarana dan prasarana pasar daerah.

3. Menigkatkan potensi usaha IKM dalam penguatan kelembagaan dan perekonomian.

4. Job Description a. Kepala Dinas

Beberpa tugas kepala Dinas antara lain:

1) Merumuskan dan menyelenggarakan rencana strategi dan program kerja dinas yang sesuai dengan visi misi daerah

2) Mengkordinasikan perumusan dan penyusunan program kerja dinas sesuai bidang tugasnya.

3) Meyelenggarakan pemberian izin, melaksanakan pengawasan dan pembinaan terhadap usaha perdagangan dan azin usaha kawasan industri yang lokasinya di Kabupaten penyelenggaraan standar kompentensi SDM industri dan aparatur pembina industri di Kabupaten.

4) Memberikan perlindungan kepastian berusaha terhadap usaha industri dan pemberian fasilitas usaha dalam rangka pengembagan IKM di Kabupaten.

5) Menyelenggarakan pengawasan, pelaporan pelaksanaan serta penyajian informasi pelaksanaan wajib daftar perusahaan skala Kabupaten.

6) Membina, mengarahkan, mengawasi, memberikan sanksi dan menilai prestasi kerja serta mengembangkan karier pengawai.

7) Mengevaluasi hasil pelaksanaan program kerja di lingkungan dinas.

8) Melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada Bupati.

9) Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikakan oleh pimpinan.

10) Menilai prestasi kerja para Kepala Sub bagian dalam rangka pembinaan dan pengembagan karier.

11) Menginventarisir permasalahan-permasalahan yang berhubungan dengan kesektariatan dan menyiapkan bahan pentunjuk pemecahan masalah.

12) Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan.

b. Sekretaris Dinas

1) Merencanakan, mengorganisasikan, menggerakan dan pengendalian dan pengendalian serta menetapkan kebijakan dibidang umum, kepegawaian, keunangan, dan perlengkapan.

2) Menyusun rencana kegiatan tahunan sebagai pedoman pelaksanaan tugas.

3) Mengelola dan mengkordinasikan pelaksanaan pelayanan teknis dan administrsi kepada seluruh satuan organisasi dalam lingkup Dinas Perindustrian dan Perdagangan.

4) Mengelola data mengkordinasikan pelaksanaan urusan umu dan kepegawaian.

5) Mengelola dan mengkordinasikan pelaksanaan urusan perencanaan dan pelaporan.

6) Mengelola dan mengkordinasikan pelaksanaan urusan keuangan.

7) Mengelola dan mengkordinasikan pelaksanaan urusan keuangan.

8) Melakukan monitorng dan evaluasi terhadap penyelenggaraan administrasi umum, kepegawaian, keuangan dan perlengkapan.

9) Mengkordinasikan penyusuan laporan pelaksanaan program dan kegiatan dalam lingkup Dinas Perdagangan dan Perindustrian.

10) Menilai prestasi kerja Kepala Sub bagian dalam rangka pembinaan dan pengembangan karier.

11) Menginventarisir permasalahan-permasalahan yang berhubungan dengan kesekretariatan dan penyiapan bahan pentunjuk pemecahan masalah.

12) Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan.

c. Sub Bagian Umum dan Kepegawaian

1) Membuat rencana operasionalisasi progaram kerja Sub Bagian Umum dan kepegawaian.

2) Megendalikan surat masuk dan surat keluar, arsip, kegiatan pengetikan, administrasi barang dan perlengkapan dinas,

pelaksanaan administrasi penggunaan dan pemakaian kendaraan dan rumah dinas serta penggunaan kantor.

3) Melaksanakan pengaturan urusan rumah tangga dan keamanan lingkungan dinas serta rumah dinas kantor.

4) Melaksanakan tugas human dan keprotokoleran dinas, mengumpulkan, mengelola, dan menyimpan data kepegawaian dinas.

5) Mempersiapkan rencana kebutuhan pegawai penempatan pegawai dan bahan usulan kenaikan pangkat, gaji berkala pegawai dan data pegawai yang akan mengikuti pendidikan pelatihan kepegawaian.

6) Mempersiapkan bahan pemberhentian, teguran pelanggaran disiplin, pensiun dan surat cuti pegawai dinas.

7) Melaksanakan pengelolaan perpustakaan dinas.

8) Melaksanakan pengurusan, pengadaan, penyimpangan, pendistribusian, menginventarisasian perlengkapan dinas.

9) Membuat laporan kepegawaian dan daftar urut kepangatan (DUK), dan bahan pembuatan DP-3 setiap pegawai.

10) Mengevaluasi hasil program kerja.

11) Menyusun laporan hasil kegiatan

12) Melaksanakan tugas-tuagas lain yang diberikan oleh atasan.

d. Sub Bagian Keuangan

1) Membuat rencana operasionalisasi program kerja Sub bagian keuangan.

2) Membuat daftar usulan kegiatan dan melaksanakan pengajian.

3) Meyiapkan proses administrasi terkait dengan penatausahaan keuangan daerah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

4) Menyiapkan pembukuan setiap transaksi keuangan pada buku kas umum.

5) Melaksanakan perbendaharaan keuangan dinas.

6) Melaksanakan pengendalian pelaksanaan tugas pembantuan bendahara pengeluaran.

7) Pengajuan SPP untuk pengisian Kas, SPP beban tetap dan SPP gaji atas persetujuan penggunaan anggaran (Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah/ Teknis Daerah) yang ditetapkan sebagai pengguna anggaran dengan keputusan Bupati.

8) Memeriksa pembayaran gaji SKPP pegawai yang mutasi

9) Mendisribusi uang kerja kegiatan kepada bendahara kegiatan sesuai dengan jadwal kegiatan atas persetujuan penggunaan anggaran.

10) Melaksanakan kegiatan menelti, mengkoreksi dan menandatanganisurat pertanggung jawaban (SPJ) atas penerimaan dan pengeluaran kas beserta lampirannya dan laporan bulanan.

11) Mengevaluasi dan membuat laporan hasil kegiatan.

12) Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh atasan.

e. Kepala Bidang Perdagangan

1) Merencanakan dan menyelengarakan operasionalisasi rencana kerja sesuai tugas pokok dan fungsinya.

2) Merumuskan kebijaksanaan teknis pembinaan, pemberdayaan dan pengawasan usaha perdagangan.

3) Merumuskan bahan bimbingan dan pengendalian teknis pengelolaan pegawasan teknis.

4) Merumuskan bahan bimbingan dan pengendalian teknis pengelolaan kawasan perdagangan.

5) Merumuskan bahan kebijaksanaan teknis penyelenggaraan promosi agrobisnis dan agroindustri dalam rangka peningkatan potensi pasar.

6) Merumuskan bahan penyusunan rencana dan program pemberian dan penerbitan surat izin usaha perdagangan (SIUP) dan penyusunan rencana dan perogram pemberian dan penerbitan tanda daftar gudang (TDG), merumuskan bahan bimbingan dan penyelenggaraan wajib daftar perusahaan (WDP).

7) Melaksanakan kegiatan administrasi teknis peragangan dan membuat laporan pelaksanaan tugas kepada atasan.

8) Mengevaluasi pelaksanaan tugas bawahannya.

9) Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh atasan.

f. Seksi Pembinaan Usaha Dan Sarana Perdagangan

1) Megolala data usaha dan sarana perdagangan sebagai bahan konsultasi dengan pemerintah daerah. Instansi pemerintah/swasta serta lembaga-lembaga/asosiasi terkait.

2) Meyiapkan bahan dalam raangka penyusunan bimbingan teknis bimbinaan sarana dan usaha perdagangan, pemantapan keterkaitan antar dunia usaha dan antar sektor, peningkatan kerja sama dunia usaha dalam pemanfaatan dan pengembangan sarana dan usaha perdagangan.

3) Menyiapkan bahan dan data pengelolaan dan penganalisaan perusahaan yang ada di daerah sebagai bahan persiapan pemberian izin usaha dan pengendalian usaha perdagangan.

4) Menyiapkan, mengelola dan menganalisa data perjanjian usaha perdagangan dalam rangka pengelolaan, pembinaan dan pengembangan usaha dan pengendalian usaha perdagangan.

5) Menyiapkan bahan peningkatan kemampuan dan keterampilan pengusaha dalam melaksanakan kegiatan perdagangan terutama kemampuan teknis manajemen, kewiraswastaan dan persainngan usaha.

6) Merencanakan evaluasi rencana dan program pemberian dan pengendalian sarana perdagangan serta perijinan usaha perdagangan meliputi faktor-faktor pendukung dan hambatan guna menyusun sarana perbaikan/pemecahan masalah.

7) Menyiapkan rencana kegiatan pendaftaran perushaan sebagai acuan pelaksanaan tugas.

8) Menyiapkan data dan penyusunan bahan bimbingan teknis pengelolaan sarana perdagangan.

9) Menyiapkan bahan untuk pembinaan dan pengendalian sarana perdagangan

10) Menyiapkan pemantauan dan penyusunan bahan perkembangan sarana perdagangan.

11) Membuat laporan pelaksanaan tugas.sebagai pertanggung jawaban.

12) Menyiapkan tugas-tugas lain yang diberikan oleh atasan.

g. Seksi Pembinaan Dan Perlindungan Konsumen

1) Merencanakan dan menyelenggarakan operasionalisasi rencana kerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

2) Memberikan petunjuk kepada bawahan agar tugas diselesaikan dengan baik.

3) Mengkoordinasikan bawahan agar serasi dan saling mendukung dalam melaksanakan tugas.

4) Menumbuhkan kesadaran pelaku usaha mengenai pentingnya pembinaan dan perlindungan konsumen sehingga tumbuh sikap y ng jujur dan bertaggung jawab dalam berusaha.

5) Menjamin kelangsungan usaha produksi barang atau jasa, kesehatan, kenyamanan, keamanan, dan keselamatan konsumen.

6) Menyiapkan sistem perlindungan konsumen yang mengandung kepastian hukum dan keterbukaan informasi.

7) Melaksanakan survei yang menyangkut kebutuhan konsumen.

8) Membina dan menilai prestasi kerja bawahan sebagai bahan pertimbangan dalam peningkatan karier.

9) Melaksanakan kegiatan admnistrasi umum perkantoran, membuat laporan pelaksanaan tugas.

h. Seksi Pengawasan Dan Distribusi Barang

1) Melaksnakan rencana kegiatan seksi pengawasan desribusi barang.

2) Membagi tugas kepada bawahan sesua dengan bidang tugasnya, pemberian tugas kepada bawahan agar tugas diselesaikan dengan baik.

3) Pemeriksaan hasil kerja bawahan agar sesuai dengan petunjuk dan ketentuan yang berlaku.

4) Melaksanakan monitoring (pengumpulan) dan analisa data harga, pengadaan dan penyaluran barang atau komoditi kebutuhan masyarakat yang terdiri dan bahan pokok (beras, gula, pasir, minyak goreng,telur daging, tepung terigu, minyak tanah, dan lain-lain) barang pentig atau strategis seperti pupuk, semen, bahan bakar minyak dan gas, bahan bagunan, alat tulis dan lain-lain serta barang umum lainnya sehingga dapat memenuhi kebutuhan masyatakat dengan harga yang wajar.

5) Melaksanakan pemantauan dan pengawasan teradap komuniti atau barang yang beredar di Kabupaten meliputi barang umum atau barang bebas tata niaganya, barang-barang yang diatur atau dikendalikan tata niaganya, barang yang dilarang diperdagangan.

6) Melaksanakan penyamaran informasi usaha khusus infomasi pasar kepada pengusaha, baik aspek harga maupun non harga, komiditi bahan pokok dan komiditi potensial hasil produksi lokal.

7) Melaksanakan pengadaan pembinaan kepada pelaku usaha perdagangan, khususnya dalam distribusi barang dan jasa dalam mengamankan kelancaran arus barang dan jasa di kabuten untuk memenuhi kebtuhan masyarakat.

8) Meyiapkan bahan dan memberikan bimbingan promosi barang dan jasa kepada para pengusaha.

9) Melaksanakan penilaian prestasi kerja bawahan sebagai bahan pertimbangan dalam peningkatan karier.

10) Membuat laporan pelaksanaan tugas seksi pegawasan dan distribusi barang sebagai pertanggung jawaban.

11) Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan.

i. Kepala Bidang Pengembagangan Usaha Mikro

1) Merencanakan dan menyelenggarakan operasionalisasi rencana kerja sesuai tugas pokok dan fungsinya.

2) Meberikan petunjuk pelaksanan tugas.

3) Menyusun rencana kegiatan bidang pengembagan usaha Mikro sebagai acuan pelaksanana tugas.

4) Memberikan petunjuk kapada bawahan agar tugas diselesaikan dengan baik dan memeriksa hasil kerja bawahan agar sesuai dengan petunjuk agar sesuai dengan petunjuk dan ketentuan yang belaku.

5) Menyusun bahan bimbingan teknis bidang pengembangan usaha Mikro.

6) Menyususun bahan petunjuk teknis peningkatan kemampuan dan keterampilan.

7) Menyusun dan menyebarluaskan informasi mengenai pelaksanaan dan pengembangan usaha Mikro.

8) Menganalisa data para pengusaha dengan hasil peroduksi masing- masing.

9) Mengelola data perkembangan usaha Mikro untuk keperluan evaluasi terhadap partisipasi.

10) Melaksanakan kegiatan admisitrasi umum perkantoran dan membuat lapororan pelakasanaan tugas kepada atatasan.

11) Mengevaluasi pelaksanaan tugas bawahannya.

12) Melakanakan tugas lainnya yang deberikan oleh atasan.

j. Seksi Pengembangan Pasar dan Promosi

1) Menyiapkan rencana kerja sesuai tugas pokok dan fungsinya.

2) Meyiapkan rencana sarana dan prasarana pengembangan pasar dan bahan-bahan promosi.

3) Mengumpulkan hasil penganalisaan pengembangan pasar dan promosi.

4) Memberikan informasi mengenai pengembangan pasar dan promosi kedepan.

5) Melaksanakan kegiatan hubungan masyarakat tentang penanama modal.

6) Melaksanakan monitoring serta mengevaluasi hasil pendataan kegiatan pengembangan pasar dan promosi.

7) Menyiapakan identifikasi dan menyusun daftar pengusaha kecil, menengah dan besar untuk calon mitra usaha dalam rangka kemitraan.

8) Membuat profil proyek pengemangan pasar.

9) Mengumumkan misi promosi pengembanga usaha kedaerah lain.

10) Meyiapkan materi penyajian dalam rangka kerja sama sub regional di bidang pengembangan pasar.

11) Membuat laporan hasil pelaksanaan tugas dan melaksanaan tugas- tugas lainnya yang diberikan oleh atasan.

k. Seksi Kerja Sama Dan Kemitraan Usaha

1) Menyiapkan rencana kegiatan kerja sama dan kemitaraan usaha sebagai acuan pelaksanaan tugas.

2) Membagi tugas dan meberikan petunjuk kepada bawahan sesuai dengan bidang tugasnya.

3) Memeriksa hasil kerja bawahan agar sesuai dengan petunjuk dan ketentuan yang berlaku.

4) Mengumpulkan dan menyusun bahan bimbingan teknis kerja sama dan kemitraan usaha.

5) Mengumpulkan, mengelola dan menyusun bahan bimbingan dan petujuk teknis dalam rangka pembinaan dan peningkatan kerja sama dan kemitraan usaha.

6) Meyiapkan bahan petunjuk teknis kerja sama dan kemitraan usaha dengan pengusaha.

7) Mengumpulkan, menyusun dan menyebarluaskan informasi mengenai pelakasnaan dan pengembangan kerja sama dan kemitraan usahaa.

8) Mengumpulkan dan mengelola data perkembangan usaha dari para pengusaha yang telah mengikuti kerja sama dan kemitraan usaha.

9) Membuat laporan pelaksanaan tugas seksi keja sama dan kemitraan usaha sebagai pertanggung jawaban.

10) Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh atasan.

l. Seksi Pengembagan Kelembagaan.

1) Melaksanakan rencana kerja sesuai tugas pokok dan fungsinya.

2) Meyiapkan pelaksanaan program pengembangan kelembagaan melalui proses produksi dan kemitraan.

3) Memeberikan dorongan dan arahan kepada usaha mikro untuk meningkatkan usaha melalui fasilitas permodalan dari Bank, BUMN atau lembaga lainnya.

4) Mensosialisaskan kebejiksanaan pemeritah kepada usaha mikro dibidang permodalan.

5) Membina admisnistrasi organisasi dan usaha dalam bimbingan, konsultasi dan pelatihan kepada pengelolaan usaha mikro.

6) Menyiapkan teknis dan bimbingan kepada pengusaha usaha mikro.

7) Melaksanakan pembinaan dalam bentuk konsultasi, pelatihan, studi banding, pemagangan, pameran temu kemitraan bagi usaha mikro.

8) Membuat laporan pelaksanaan kegiatan.

9) Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh atasan.

m. Kepala Bidang Industri

1) Merencanakan dan menyelenggarakan operasional rencana kerja sesuai tugas pokok dan fungsinya.

2) Merumuskan kebijaksanaan teknis pembinaan, pengembangan, pemberdayaan dan pengawasan usaha industri.

3) Merumuskan bahan penyusanan rencana dan progaram pemberian izin usaha industri dan tanda daftar industri.

4) Merumuskan bahan penyusunan renaca dan progaram pelaksanaan penerbitan izin usaha kawasan industri.

5) Merumuskan bahan bimbingan dan pengendalian teknis pengelolaan dan pengembangan kawasan industri berikat dan penyelenggaraan kemitraan industri kecil, menegah, besar dan sektor ekonomi lainnya.

6) Merumuskan bahan kebijaksanaan teknis penyelengaraan promosi agrobisnis dan agroindustri dalam rangka peningkatan potensi pasar.

7) Merumuskan bahan kebijaksanaan teknis penyelengaraan pealtihan teknis dan peningatan mutu hasil produksi bagi pengusaha industri.

8) Merumuskan bahan penyususunan rencana dan program pemberian dan penerbitan izin usaha industri.

9) Melaksanakan kegiatan admnistrasi perindustrian serta membuat laporan pelaksanaan tugas kepada atasan.

10) Mengevaluasi pelaksanaan tugas bawahannya.

11) Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh atasan.

n. Seksi Industri Hasil Pertanian

1) Menyiapkan bahan bimbigangan teknis pembinaan dan pengembangan sarana usaha, produksi, penerapan standar dan pengawasan mutu, pemantauan dan evaluasi serta peningkatan kerja sama dengan dunia usaha dibidang industrial hasil pertanian.

2) Membagi tugas kepada bawahan sesuai dengan bidang tugasnya.

3) Memberi petunjuk kepada bawahan agar tugas dapat dilaksanakan dengan baik.

4) Memeriksa hasil kerja bawahan agar sesuai dengan petunjuk dan ketentuan yang berlaku.

5) Menyiapkan menilai prestasi kerja bawahan sebagai bahan pertimbangan dalam pengembangan karier.

6) Menyiapkan laporan tugas seksi industrial hasil pertanian.

7) Menyusun dan mengevaluasi laporan hasil pelaksanaan kegiatan dan program kerja.

8) Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh atasan.

o. Seksi Industri Kimia Dan Kerajinan

1) Menyiapkan bahan bimbingan teknis pembinaan dan pengembangan sarana usaha, produksi, penerapan standar dan pengawasan mutu, pemantauan dan evaluasi serta peningkatan kerja sama dengan dunia usaha di bidang industri kimia dan kerajinan.

2) Membagi tugas kepada bawahan sesuai dengan bidang tugasnya.

3) Memberi petunjuk kepada bawahan agar tugas dapat dilasanakan dengan baik.

4) Memeriksa hasil kerja bawahan agar sesuai dengan petunjuk dan ketentuan yang berlaku.

5) Menyiapkan penilaian prestasi kerja bawahan sebagai bahan pertimbangan dalam pengebangan karier.

6) Menyiapkan laporan tugas seksi industri kimia dan kerajinan.

7) Menyusun dan mengevaluasi laporan hasil pelaksanaan kegiatan dan laporan kerja.

8) Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh atasan.

p. Seksi Industri Mesin, Logam dan Elektronika

1) Menyiapkan bahan bimbingan teknis pembinaan dan pengembangan sarana usaha, produksi, penerapan standar dan pengawasan mutu, pemantauan dan evaluasi serta peningkatan kerja sama dengan dunia usaha industri mesin, logam dan elektronika.

2) Membagi tugas kepada bawahan sesuai dengan bidang tugasnnya.

3) Memberi petunjuk kepada bawahan agar tugas dapat dilaksanakan dengan baik.

4) Memeriksa hasil kerja bawahan agar sesuai dengan petunjuk dan ketentuan yang berlaku.

5) Menyiapkan penilaian prestasi kerja bawahan sebagai bahan pertimbangan dalam pengembagan karier.

6) Menyiapkan laporan tugas seksi industri mesin, logam dan elektonika.

7) Menyusun dan mengevaluasi laporan hasil pelaksanaan kegiatan dan program kerja.

8) Melaksanakan tugas-tugas yang diberikan oleh atasan.

B. Hasil Penelitian 1. Statistik Deskriptif

Berikut ini akan di gambarkan atau di deskriptifkan dari data masing- masing informasi mengenai identitas reponden mulai dari jenis kelamin, umur, pendidikan, dan pendapatan.

a) Deskripsi profil responden berdasarkan jenis kelamin

Karakteristik dari jenis kelamin responden dapat di kelompokan menjadi 2 yaitu kelompok pria dan wanita, dan agar lebih jelasnya maka di sajikan dalam bentuk tabel sebagi berikut :

tabel 4.1 Karakteristik Responden Menurut Jenis Kelamin No Jenis kelamin responden Frekuensi responden Frekuensi %

1 Pria 33 62%

2 Wanita 20 38%

Jumlah responden 53 responden 100%

Sumber data primer yang diolah 2020

Berdasarkan tabel 4.1 maka dapat di deskripsikan bahwa karakteristik responden jenis kelamin pria mendominasi dalam melakukan analisa Pengaruh Hubungan dan Kondisi Kerja Terhadap Kepuasan Kerja Pegawai pada Dinas Perdagangan dan Perindustrian di Kabupaten Gowa, yang mana jenis kelamin pria berada pada 33 responden (62%), sedangkan jenis kelamin wanita berada di angka 20 responden (38%) atau berada pada posisi bawah dari jenis kelamin pria.

b) Deskripsi profil responden berdasarkan usia

Sebagaimana penetapan karaktristik responden, maka peneliti menyajikan karakteristik ini dalam bentuk tabel sebagai berikut :

tabel 4.2 Karakteristik Responden Menurut Usia

NO Umur responden Frekuensi responden Frekuensi %

1 21 - 29 tahun 22 42%

2 30 - 39 tahun 18 34%

3 40 – 49 tahun 8 15%

4 50 tahun 5 9%

Jumlah 53 responden 100%

Sumber data primer yang diolah 2020

Berdasarkan uraian tabel 4.2 maka di peroleh hasil dari karakteristik responden dari segi umur yakni; responden yang berumur 21 – 29 tahun. Merupakan responden berada di angka 22 responden (42%), sedang responden yang berumur 30 – 39 tahun berada di angka 18 responden (34%), serta responden yang berumur 40 – 49 tahun berada di angka 8 responden (15%), dan responden yang berumur 50 ke atas berada di angka 5 responden (9%), maka dapat di interpretasikan dalam

Dokumen terkait