• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pembahasan Temuan

Dalam dokumen analisis kesesuaian penyusunan laporan (Halaman 96-110)

BAB IV PENYAJIAN DAN ANALISIS DATA

C. Pembahasan Temuan

Dalam pembahasan temuan merupakan hasil penerapan dari teori – teori yang sudah di kemukakan pada bab sebelumnya, yang selanjutnya akan ditafsirkan dan dijelaskan sesuai dengan hasil penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti selama berada di lapangan. Temuan-temuan tersebut telah dirangkum sebagai berikut :

1. Penyusunan Laporan Keuangan Uzzam Studio a. Laporan Laba Rugi

SAK EMKM Paragraf 5.2 laporan laba rugi entitas dalam SAK EMKM dapat mencakup akun-akun sebagai berikut: (a) pendapatan, (b) beban keuangan, (c) beban pajak.120

Adapun unsur-unsur laporan laba rugi di Uzzam Studio yaitu;

1) Pedapatan, pendapatan di dalam laporan keuangan Uzzam Studio yaitu pendapatan usaha

2) Biaya atau beban, biaya atau beban terdiri dari beban gaji , beban transportasi, beban penyusutan peralatan, beban parkir, beban listrik, beban internet, beban ATK serta beban lain-lain

Laporan laba rugi yang disusun oleh UMKM Uzzam Studio tersebut terdapat akun pendapatan dan beban yang mana pendapatan usaha yang diterima dikurangi dengan keseluruhan pengeluaran atas biaya operasional usaha atau beban. terkait hal tersebut laporan laba rugi Uzzam Studio telah memenuhi beberapa kriteria yang ada dalam

120 Dewan Standar Akuntansi Keuangan, Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan

Menengah, (Jakarta: Ikatan Akuntan Indonesia, 2016),11.

laporan laba rugi menurut SAK EMKM. Sehingga dalam penyusunan laporan laba rugi UMKM Uzzam Studio telah sesuai dengan SAK EMKM.

b. Laporan Posisi Keuangan

SAK EMKM paragraf 4.2 Laporan posisi keuangan entitas dapat mencakup akun-akun berikut: (a) kas dan setara kas, (b) piutang,(c) persediaan, (d) aset tetap, (e) utang usaha, (f) utang bank, (g) ekuitas.121

Laporan posisi keuangan Uzzam Studio mencakup pos-pos sebagai berikut: Kas, Piutang, Perlengkapan, Peralatan, Akumulasi Penyusutan Peralatan, Hutang Usaha, Modal.

Laporan posisi keuangan yang disusun oleh Uzzam Studio terdapat akun asset, liabilitas serta ekuitas berdasarkan hal tersebut penyusunan laporan keuangan Uzzam Studio telah memenuhi ketentuan akun akun yang terdapat dalam laporan posisi keuangan menurut SAK EMKM.

Sehingga dalam penyusunan laporan posisi keuangan Uzzam Studio telah sesuai dengan SAK EMKM.

c. Catatan Atas Laporan Keuangan

SAK EMKM paragraf 6.2. Catatan atas laporan keuangan memuat:122

1) Suatu pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun sesuai dengan ED SAK EMKM;

121 Dewan Standar Akuntansi Keuangan, Standar Akuntansi, 9.

122 Dewan Standar Akuntansi Keuangan, Standar Akuntansi, 13.

2) Ikhtisar kebijakan akuntansi;

3) Informasi tambahan dan rincian akun tertentu yang menjelaskan transaksi penting dan material sehingga bermanfaat bagi pengguna untuk memahami laporan keuangan.

Dalam hal ini Uzzam Studio tidak membuat catatan atas laporan keuangan. Alasan tidak dibuatnya catatan atas laporan keuangan karena dianggap kurang diperlukan/dibutuhkan bagi kelangsungan usaha untuk kedepanya.

2. Analisis Kesesuaian Laporan Keuangan Uzzam Studio dengan SAK EMKM

a. Pengakuan akun-akun pada laporan posisi keuangan Uzzam Studio

1) Aset

a) Aset lancar (1) Kas

SAK EMKM paragraf 4.2. Laporan posisi keuangan entitas dapat mencakup akun-akun berikut: (a) kas dan setara kas; (b) piutang; (c) persediaan; (d) aset tetap; (e) utang usaha;

(f) utang bank; (g) ekuitas.123

Kas di Uzzam Studio merupakan sejumlah uang yang digunakan untuk kegiatan oprasional perusahaan atau disebut sebagai alat pembayaran.

123 Dewan Standar Akuntansi Keuangan, Standar Akuntansi, 9.

Uzzam Studio telah membuat laporan posisi keuangan pada laporan keuanganya. Yang mana dalam laporan posisi keuangan yang di buat oleh Uzzam studio telah mencatat kas di dalam laporan posisi keuangan. Berdasarkan pengakuan kas menurut SAK EMKM, kas harus diakui didalam laporan posisi keuangan. Oleh karena itu pencatatan kas yang dilakukan oleh Uzzam Studio telah sesuai dengan SAK EMKM.

b) Aset Tetap

Pengakuan aset tetap menurut SAK EMKM paragraf 11.4 Entitas menerapkan kriteria pengakuan dalam paragraf 2.22 dalam menentukan pengakuan aset tetap. Oleh karena itu, entitas mengakui suatu pengeluaran sebagai biaya perolehan aset tetap, jika manfaat ekonomi dapat dipastikan mengalir ke dalam atau dari entitas serta biaya dapat diukur dengan andal.

Dalam SAK EMKM Paragraf 11.6 Aset tetap dicatat jika aset tetap tersebut dimiliki secara hukum oleh entitas sebesar biaya perolehannya.124

Pengakuan aset tetap yang dilakukan oleh Uzzam Studio yaitu dengan mencatat suatu aset tersebut sebesar uang yang dikeluarkan untuk mendapatkan aset tersebut.

Berdasarkan hal tersebut pengakuan aset tetap yang dilakukan oleh Uzzam Studio telah sesuai dengan SAK EMKM

124 Dewan Standar Akuntansi Keuangan, Standar Akuntansi ,25.

2) Liabilitas (Kewajiban)

SAK EMKM paragraf 13.3 Entitas menerapkan kriteria pengakuan dalam paragraf 2.23 dalam menentukan pengakuan liabilitas yaitu liabilitas diakui dalam laporan posisi keuangan jika pengeluaran sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi dipastikan akan dilakukan untuk menyelesaikan kewajiban entitas dan jumlah yang harus diselesaikan dapat diukur secara andal.

paragraf 13.4 Liabilitas dicatat sebesar jumlah yang harus dibayarkan.125

Berdasarkan pernyataan tersebut pengakuan liabilitas Uzzam Studio sudah sesuai dengan SAK EMKM dengan mencatat liabilitas di dalam laporan posisi keuangan serta adanya liabilitas tersebut dilakukan untuk menyelesaikan kewajiban usaha sesuai dengan ketentuan pengakuan menurut SAK EMKM.

3) Ekuitas

Modal di Uzzam Studio merupakan hasil pengurangan dari suatu aset dengan kewajiban sehingga modal di Uzzam Studio dapat diketahui. Atas dasar tersebut pengakuan modal yang dilakukan oleh Uzzam Studio telah sesuai dengan SAK EMKM yang mana pengakuan tersebut telah sesuai dengan definisi ekuitas

125 Dewan Standar Akuntansi Keuangan, Standar Akuntansi,29.

menurut SAK EMKM yaitu paragraf 2.7 ekuitas adalah hak residual atas aset entitas setelah dikurangi seluruh liabilitasnya.126 b. Pengukuran akun-akun pada laporan posisi keuangan Uzzam

Studio 1) Aset

a) Aset Lancar (1) Kas

Pengukuran kas menurut SAK EMKM paragraf 8.7 Biaya perolehan aset dan liabilitas keuangan diukur pada harga transaksi (transaction price).127

Pengukuran kas yang dilakukan oleh Uzzam Studio yaitu dengan dicatatnya jumlah kas yang dibayarkan untuk memperoleh aset tersebut.

Pengukuran yang dilakukan oleh Uzzam Studio menggunakan prinsip biaya historis yaitu mencatat asset dan liabilitas sebesar biaya perolehan. hal tersebut sesuai dengan Paragraf 2.16 dalam SAK EMKM yaitu dasar pengukuran unsur laporan keuangan dalam ED SAK EMKM adalah biaya historis. Berdasarkan hal tersebut pengukuran kas yang dilakukan Uzzam Studio telah sesuai dengan SAK EMKM.

126 Dewan Standar Akuntansi Keuangan, Standar Akuntansi, 4.

127 Dewan Standar Akuntansi Keuangan, Standar Akuntansi,18.

b) Aset Tetap

Paragraf 11.6 aset tetap dicatat jika aset tetap tersebut dimiliki secara hukum oleh entitas sebesar biaya perolehannya.128

Pengukuran akun aset tetap yang dilakukan oleh Uzzam Studio untuk mengetahui besarnya nilai suatu aset yaitu dengan mencatat sebesar biaya perolehan ketika membeli aset tersebut.

Berdasarkan hal tersebut pengukuran aset tetap yang dilakukan oleh Uzzam Studio telah sesuai dengan SAK EMKM yaitu dengan menggunakan prinsip biaya historis yaitu mencatat asset dan liabilitas sebesar biaya perolehan

2) Liabilitas (Kewajiban)

Pengukuran liabilitas yang dilakukan oleh Uzzam studio yaitu dengan mencatat hutang berdasarkan jumlah uang yang harus dibayarkan sesuai kesepakatan nominal pelunasan hutang.

Hal tersebut sudah sesuai dengan dasar pengukuran SAK EMKM yaitu biaya historis sebagaimana yang dijelaskan dalam SAK EMKM paragraf 13.4 yaitu Liabilitas dicatat sebesar jumlah yang harus dibayarkan.129

128 Dewan Standar Akuntansi Keuangan, Standar Akuntansi, 23.

129 Dewan Standar Akuntansi Keuangan, Standar Akuntansi, 29.

3) Ekuitas

Di dalam SAK EMKM pengukuran adalah proses penetapan jumlah uang untuk mengakui suatu akun di dalam laporan keuangan.130 Modal di Uzzam Studio merupakan hasil pengurangan dari total aset dengan kewajiban sehingga jumlah atau total modal di Uzzam Studio dapat diketahui. Atas dasar tersebut pengukuran untuk mengetahui jumlah modal yang dilakukan oleh Uzzam Studio telah sesuai dengan SAK EMKM.

c. Penyajian akun-akun pada laporan posisi keuangan Uzzam Studio Dalam SAK EMKM paragraf 3.2. Penyajian wajar mensyaratkan penyajian jujur atas pengaruh transaksi, peristiwa, dan kondisi lain yang sesuai dengan definisi dan kriteria pengakuan aset, liabilitas, penghasilan, dan beban.131

Dalam hal penyajian Uzzam strudio telah membuat laporan posisi keuangan di dalam Laporan posisi keuangan Uzzam Studio terdapat akun aset, liabilitas, serta ekuitas, yang mana penyajian aset, liabilitas dan ekuitas telah dikelompokkan sesuai ketentuan dalam SAK EMKM serta telah memenuhi definisi serta kriteria pengakuan aset liabilitas dan ekuitas menurut SAK EMKM

130 Dewan Standar Akuntansi Keuangan, Standar Akuntansi, 5.

131 Dewan Standar Akuntansi Keuangan, Standar Akuntansi, 7.

d. Pengakuan akun-akun pada laporan Laba Rugi Uzzam Studio 1) Pendapatan

Menurut SAK EMKM paragraf 14.3 Pendapatan diakui ketika terdapat hak atas pembayaran yang diterima atau yang masih harus diterima baik pada masa sekarang atau masa depan.132

Pengakuan pendapatan yang dilakukan oleh Uzzam Studio berasal dari pemasukan yang di dapat dari hasil kegiatan usaha yaitu dari aktivitas jasa.

Berdasarkan hal tersebut pengakuan pendapatan yang dilakukan oleh Uzzam Studio telah sesuai dengan SAK EMKM yang mana pendapatan ,menurut SAK EMKM diakui ketika terdapat hak atas pembayaran yang diterima atau yang masih harus diterima baik pada masa sekarang atau masa depan.

2) Beban

SAK EMKM paragraf 2.25 Beban diakui dalam laporan laba rugi jika penurunan manfaat ekonomi di masa depan yang berkaitan dengan penurunan aset atau kenaikan liabilitas telah terjadi dan dapat diukur secara andal.133

UMKM Uzzam Studio telah mengakui beban dengan mencatatnya di laporan laba rugi dan diakui ketika beban tersebut menyebabkan terjadinya penurunan kas akibat pengeluaran kas yang dilakukan untuk keperluan usaha atau beban.

132 Dewan Standar Akuntansi Keuangan, Standar Akuntansi, 31.

133 Dewan Standar Akuntansi Keuangan, Standar Akuntansi , 6.

Berdasarkan hal tersebut pengakuan beban yang dilakukan oleh Uzzam Studio telah sesuai dengan SAK EMKM yaitu dengan diakuinya suatu beban apabila penurunan manfaat ekonomi di masa depan yang berhubungan dengan penurunan aset telah terjadi.

e. Pengukuran akun-akun pada laporan Laba Rugi Uzzam Studio.

1) Pendapatan

Pengukuran pendapatan dalam SAK EMKM Paragraf 14.3 Entitas mencatat pendapatan untuk manfaat ekonomi yang diterima atau yang masih harus diterima secara bruto.134

Pengukuran pendapatan yang dilakukan oleh Uzzam Studio dengan menghitung jumlah kas yang di dapat dari hasil kegiatan usaha yaitu berupa hasil dari penyedia jasa. Dari adanya hasil aktivitas jasa tersebut akan didapat sejumlah kas yang akan dicatat sebagai pendapatan.

Berdasarkan hal tersebut pengukuran yang dilakukan oleh Uzzam Studio telah sesuai dengan SAK EMKM dengan mencatat manfaat ekonomi yang diterima.

2) Beban

SAK EMKM paragraf 14.15 Dalam kondisi jumlah arus kas keluar tidak dapat diukur dengan andal serta atau waktu

134 Dewan Standar Akuntansi Keuangan, Standar Akuntansi,31.

pengeluaran arus kasnya tidak dapat dipastikan maka beban diakui pada saat kas dibayarkan.135

Pengukuran beban yang dilakukan oleh Uzzam Studio yaitu dengan melihat/menghitung jumlah kas yang dikeluarkan atau pembayaran yang dilakukan oleh Uzzam Studio untuk keperluan usaha atau beban. Hal tersebut sesuai dengan ketentuan yang terdapat dalam SAK EMKM terkait beban diukur dari jumlah arus kas yang keluar. apabila tidak dapat diukur dengan andal arus kas keluar nya maka beban diakui pada saat kas dibayarkan.

f. Penyajian akun-akun pada laporan laba rugi Uzzam Studio

Dalam SAK EMKM paragraf 3.2. Penyajian wajar mensyaratkan penyajian jujur atas pengaruh transaksi, peristiwa, dan kondisi lain yang sesuai dengan definisi dan kriteria pengakuan aset, liabilitas, penghasilan, dan beban.136 Paragraf 14.16 Pendapatan disajikan dalam kelompok pendapatan dalam laporan laba rugi. 14.18 Beban disajikan dalam kelompok beban dalam laporan laba rugi.137

Uzzam Studio telah membuat laporan laba rugi. Dalam hal penyajian akun-akun di dalam laporan laba rugi Uzzam Studio telah menyajikan dua kelompok akun yaitu pendapatan dan beban hal tersebut telah sesuai dengan ketentuan SAK EMKM yang mana di dalam laporan laba rugi wajib terdapat akun pendapatn dan beban serta akun pendapatan dan beban yang disusun oleh Uzzam Studio telah

135 Dewan Standar Akuntansi Keuangan, Standar Akuntansi, 32.

136 Dewan Standar Akuntansi Keuangan, Standar Akuntansi, 7.

137 Dewan Standar Akuntansi Keuangan, Standar Akuntansi, 32.

sesuai dengan ketentuan definisi serta kriteria pengakuan menurut penyajian wajar di dalam SAK EMKM. berdasarkan hal tersebut penyajian laporan laba rugi Uzzam Studio telah sesuai dengan SAK EMKM.

g. Kesesuaian Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK) di Uzzam Studio dengan SAK EMKM

SAK EMKM paragraf 6.2 Catatan atas laporan keuangan memuat: suatu pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun sesuai dengan ED SAK EMKM, ikhtisar kebijakan akuntansi, informasi tambahan dan rincian akun tertentu yang menjelaskan transaksi penting dan material sehingga bermanfaat bagi pengguna untuk memahami laporan keuangan.138

Dalam hal ini yaitu catatan atas laporan keuangan Uzzam Studio tidak pernah sekalipun membuat catatan atas laporan keuangan hal tersebut dikarenakan menurut Uzzam Studio catatan atas laporan keuangan tidak terlalu dibutuhkan/diperlukan bagi kelangsungan usaha.

3. Kendala-kendala terkait penyusunan laporan keuangan yang sesuai dengan SAK EMKM

Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) memberikan pengertian bahwa kendala yaitu halangan, rintangan, hambatan. Kendala merupakan faktor atau keadaan yang membatasi, menghalangi, atau

138 Dewan Standar Akuntansi Keuangan, Standar Akuntansi, 13.

mencegah pencapaian sasaran, kekuatan yang memaksa pembatalan pelaksanaan.139

Keterbatasan pengetahuan dan pemahaman mengenai SAK EMKM menjadi kendala bagi perusahaan dalam menyusun laporan keuangan. Hal tersebut disebabkan karena perusahaan belum mengetahui sepenuhnya terkait Standar Akuntansi untuk UMKM yang berlaku saat ini yaitu SAK EMKM.

139 KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia)

96 BAB V PENUTUP A. Kesimpulan

Berdasarkan penyajian dan analisis data serta pembahasan temuan penelitian diatas dapat ditemukan kesimpulan sebagai berikut :

1. Uzzam Studio telah menyusun dua laporan keuangan yaitu laporan posisi keuangan dan laporan laba rugi.

2. Penyusunan laporan keuangan yang dilakukan oleh Uzzam Studio belum sepenuhnya sesuai dengan standar akuntansi keuangan entitas mikro, kecil, dan menengah (SAK EMKM). Perusahaan belum menyusuan Catatan atas Laporan Keuangan (CaLK). Berdasarkan SAK EMKM, laporan keuangan UMKM minimal terdiri dari laporan laba rugi, laporan posisi keuangan, dan catatan atas laporan keuangan. Sedangkan dalam pengakuan, pengukuran Uzzam Studio telah sesuai kecuali penyajian laporan keuangan belum sepenuhnya sesuai terkait ketentuan yang terdapat dalam SAK EMKM

3. Keterbatasan pengetahuan dan pemahaman mengenai SAK EMKM menjadi kendala bagi perusahaan dalam menyusun laporan keuangan. Hal tersebut disebabkan karena Uzzam Studio belum mengetahui sepenuhnya terkait Standar Akuntansi untuk UMKM yang berlaku saat ini yaitu SAK EMKM.

B. Saran 1. Teoritis

Bagi penelitian selanjutnya diharapkan untuk mencari atau mengetahui sejauh mana pemahaman beberapa UMKM mengenai SAK EMKM disuatu wilayah yang hendak di teliti mengingat SAK EMKM bukanlah standar yang baru-baru ini di berlakukan. Hal ini penting supaya dapat diketahui secara pasti diwilayah tersebut setelah di berlakukanya SAK EMKM beberapa tahun yang lalu tepatnya pada tahun 2018 apakah masih banyak UMKM yang belum paham mengenai SAK EMKM sehingga apabila masih banyak yang belum paham maka masih sangat perlu dilakukanya sosialisasi bagi para UMKM agar lebih mengenal dan paham terkait penyusunan laporan keuangan berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan EMKM.

2. Praktis

Penulis menyarankan kepada pihak Uzzam Studio untuk melakukan pencatatan dan penyusunan laporan keuangan yang sesuai SAK EMKM yaitu dengan menambah laporan keuangan berupa CaLK (Catatan atas Laporan Keuangan). Catatan atas laporan keuangan dapat mempermudah dalam memahami laporan keuangan dengan memberikan penjelasan atau rincian dari pos yang disajikan di dalam laporan keuangan sehingga dapat dengan mudah mengambil keputusan keuangan.

DAFTAR PUSTAKA

Andrianto, D. Rachmanti dan M. Hariyadi, “Analisis Penyusunan Laporan Keuangan UMKM Batik Jumput,” Balance, pp. 31-52, 2019.

Tunggal, Amin Widjaja. (1995). Dasar-dasar Analisis Laporan Keuangan. Jakarta:

Rineka Cipta.

Hery. (2009). Teori Akuntansi. Jakarta: Prenada Media Group.

Ikatan Akuntansi Indonesia .2016. Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah. Jakarta: Dewan Standar Akuntansi Keuangan.

Isnawan, Ganjar. 2012. Akuntansi Praktis Untuk UMKM. Jakarta: Laskar Aksara.

Jumingan. (2008). Analisis Laporan Keuangan. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Kartikahadi, H et al. 2012. Akuntansi Keuangan Berdasarkan SAK Berbasis IFRS. Jakarta: Salemba Empat

Kasiram, Moh. 2008. Metodologi Penelitian Kualitatif-Kuantitatif, Malang: UIN Maliki Press.

Kusuma, I. C. (2018). Persepsi Umkm Dalam Memahami Sak Emkm. Jurnal Akunida, 4(2), 1-14.

Mardalis. 2002. Metode Penelitian, Jakarta: PT. Bumi Aksara.

Moleong, Lexy J. 2017. Metodologi Penelitian Kualitatif. Rosda Karya Edisi/Edition.

Moleong, J Lexy .(2011). Metode Penelitian Kualitatif Edisi Revisi . Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Narbuko. 2003. Metode Penelitian, Jakarta: Bumi Aksara.

Silalahi, Uber. 2009. Metode Penelitian Sosial. Bandung: PT. Refika Aditama.

Sugiono. 2014. Metode Peneltian Kuantitatif Kualitatif R&D, Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung:

Alfabeta.

Sugiyono. 2018. Metode Penelitian Bisnis Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, Kombinasi, R&D, Bandung: Alfabeta.

Sujarweni, V. Wiratna. (2017). Analisis Laporan Keuangan. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.

Suradi.(2009). Akuntansi Pengantar 1. Yogyakarta : Gava Media

S R ,Soemarso . 2004. Akuntansi Suatu Pengantar, Edisi ke- 5. Jakarta: Salemba Empat.

Tim penyusun. 2017. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah. Jember: IAIN Jember Press.

Tatik, T. (2018). Implementasi SAK EMKM (Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro Kecil Dan Menengah) Pada Laporan Keuangan UMKM (Studi Kasus Pada UMKM XYZ Yogyakarta). Relasi: Jurnal Ekonomi, 14(2), 1-14.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2008 tentang UMKM.

PERNYATAAN KEASLIAN TULISAN

Yang bertanda tangan dibawah ini:

Nama : Widy Alviansyah Nim : E20173078 Prodi : Akuntansi Syariah Jurusan : Akuntansi Syariah

Fakultas : Ekonomi dan Bisnis Islam Institusi : UIN KH Achmad Siddiq Jember

Dengan ini menyatakan bahwa skripsi yang berjudul “Analisis Kesesuaian Penyusunan Laporan Keuangan UMKM di Kecamatan Kabat Kabupaten Banyuwangi Dengan SAK EMKM (Studi Kasus Pada UMKM Uzzam Studio)”

secara keseluruhan merupakan hasil penelitian yang dilakukan oleh saya sendiri, kecuali bagian-bagian yang dirujuk sumbernya. Demikian surat pernyataan ini saya buat dengan sebenar-benarnya untuk digunakan sebagaimana mestinya.

Jember, 19 Mei 2022 Penulis,

Widy Alviansyah

Nim. E20173078

1

MATRIK PENELITIAN

Judul Variabel Indikator Sumber Data Metode Penelitian Rumusan Masalah

Analisis Kesesuaian Penyusunan Laporan Keuangan UMKM di Kecamatan Kabat Dengan SAK EMKM (Studi Kasus Pada UMKM Uzzam Studio)

1. Laporan Keuangan 2. SAK EMKM

1. Pengakuan 2. Pengukuran 3. Penyajian

1. Data Primer a. Pemilik UMKM

Uzzam Studio b. karyawan bagian

keuangan Uzzam Studio

2. Data Sekunder

a. buku – buku ilmiah b. Jurnal

c. Skripsi

d. Laporan keuangan Uzzam Studio

1. Pendekatan : penelitian Kualitatif

2. Jenis Penelitian:

Deskriptif Komparatif 3. Penentuan

Subjek/Sumber Data penelitian

menggunakan tekhnik purposive

4. Metode Pengumpulan Data :

a. Observasi b. Wawancara c. Dokumentasi 5. Keabsahan Data:

a. Triangulasi Sumber

1. Bagaimana laporan keuangan yang disusun oleh UMKM Uzzam Studio ?

2. Bagaimana kesesuaian

penyusunan laporan keuangan yang disusun oleh UMKM Uzzam Studio dengan SAK EMKM ?

3. Apa saja kendala yang dihadapi terkait penyusunan laporan keuangan yang sesuai dengan SAK EMKM ?

1

Surat Permohonan Ijin Penelitian

Jurnal Kegiatan Penelitian

Surat Keterangan Selesai Penelitian

DOKUMENTASI

Dalam dokumen analisis kesesuaian penyusunan laporan (Halaman 96-110)

Dokumen terkait