BAB IV PENYAJIAN DATA DAN ANALISIS
C. Pembahasan Temuan
Sesuai hasil penelitian melalui teknik wawancara, observasi, dokumentasi yang sudah pada analisis menyesuaikan antara teori menggunakan fenomena yang terjadi dilapangan, maka bisa dijelaskan lebih lanjut yang akan terjadi penelitian yang sesuai dengan sistematika pembahasan. Berdasarkan pokok perumusan masalah dan sesuai dengan kondisi pada lapangan mengenai “Implementasi strategi Pembelajaran Card Sort pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam siswa Kelas VII di SMP Negeri 1 Kencong – Jember Tahun Pelajaran 2021/2022” dalam pembahasan ini dapat diklasifikasikan menjadi dua pokok tema besar, yaitu asal kedua penekanan tadi akan dibahas menjadi berikut:
1. Pelaksanaan strategi Pembelajaran Card Sort di Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam siswa Kelas VII di SMP Negeri 1 Kencong Tahun Pelajaran 2021/2022
Berasal observasi yang sudah dilakukan oleh peneliti pada lapangan, peneliti menemukan data terkait pelaksanaan strategi pembelajaran card sort di mata pelajaran Pendidikan Agama Islam pada SMP Negeri 1 Kencong ini menggunakan tingkatan pendahuluan, inti, dan penutup serta terlaksana sesuai yang sudah direncanakan sinkron menggunakan alokasi waktu yang sudah dipengaruhi. Asal data yang diperoleh di lapangan ternyata peserta didik aktif dalam mengikuti pembelajaran Pendidikan Agama Islam, tidak terdapat kendala yang dirasakan siswa-siswi, siswa- siswi juga merasa senang dan tak merasa bosan dengan strategi pembelajaran yang diterapkan pengajar Pendidikan Agama Islam.
Sebelum guru menggunakan strategi card sort, siswa mengeluhkan bahwasannya pembelajaran di dalam kelas terasa membosankan, maka dari itu guru melakukan inovasi dan melakukan strategi pembelajaran aktif yakni card sort.
Aplikasi aktivitas pembelajaran merupakan usaha yang dilakukan oleh pengajar guna mewujudkan rancangan yang sudah direncanakan baik didalam silabus maupun didalam planning pelaksanana pembelajaran.90 Mengenai tahapan asal langkah pembelajaran, yaitu:91
90 Wina Sanjaya, Perencanaan dan Desain Sistem Pembelajaran (Jakarta: Kencana, 2009),29
91 Mu’niah, Perencanaan Pembelajaran sesuai Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) dan Kurikulum (K-13) (Jember: Pustaka Pelajar, 2016), 91.
Dari observasi yang sudah dilaksanakan pendahuluan merupakan langkah awal dalam proses pembelajaran guna mengakrabkan lagi guru kepada siswa-siswi serta menciptakan lingkungan korelasi yang sinkron antar pengajar dan peserta didik-siswinya. Pada awal guru memberi salam lalu menanyakan kabar siswa-siswi pada hari itu, selesainya itu guru menyampaikan motivasi, lalu dilanjutkan siswa mengabarkan keadaan mereka. Lalu guru menyampaikan tujuan pembelajaran. Tujuan pembelajaran adalah komponen primer yang terlebih dahulu dirumuskan sang guru pada proses belajar-mengajar.92 Tujuan pedagogi artinya sasaran asal proses belajar-mengajar. Tujuan pembelajaran itu artinya target yang ingin dicapai dalam proses pembelajaran.
Pengajar bisa mengulas garis besar pelajaran sebelumnya, Jika diperlukan buat mengingatkan kepada siswa-siswi, kemudian pengajar menyampaikan pemahaman terhadap materi yang akan dibahas. Perihal tadi berfungsi buat mengungkap pengetahuan peserta didik-siswi terhadap materi yang akan di bahas. Secara jelas materi pembelajaran pengetahuan terdiri berasal liputan, konsep, prinsip, dan prosedur. Materi pembelajaran keterampilan, perilaku dan nilai.93Guru menyampaikan materi yang akan dibahas di hari itu kemudian pengajar membagi siswa sebagai beberapa kelompok, kemudian menyuruh buat duduk sesuai dengan kelompoknya,
92 Ibrahim dan Nana Syaudin S, Perencanaan Pengajaran (Jakarta: Renika Cipta, 1996), 69.
93 DITPAIS Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementrian Agama Republik Indonesia, Pengembangan Bahan Ajar PAI Pada Sekolah (Jakarta: Direktorat Pendidikan Agama Islam, 2011),14
lalu mendiskusikan jawaban kartu berita yang telah dipegang oleh setiap grup sinkron menggunakan pertanyaan yang dilontarkan.
Pada aplikasi pembelajaran terdapat yang namanya pengorganisasian materi atau pemilihan materi. Dan hasil di dapat peneliti pengorganisasian materi yang diajarkan wajib dikaitkan menggunakan keterangan lingkungan pada rakyat.
Pada pelaksanaan strategi card sort ini, guru mengulas materi sebelumnya sebeum mempraktekkan strategi card sort. Setelah diulas guru menjelaskan langkah-langkah card sort, pertama dengan membagi keompok kecil di dalam kelas, lalu membagikan kartu kepada setiap keompok setelah itu melaksanakan sesi pertama yakni mencocokan kartu dengan salah dan benar, setelah sesi pertama selesai dilaksanakan sesi kedua yakni dengan setiap kelompok menjawab jawaban dengan cepat.
Di kelas siswa merasa pada proses pembelajaran pendidikan Agama Islam sangat menyenangkan dan mudah dipahami, tidak membosankan dan tidak jenuh. Dampaknya mereka menjadi semakin paham terkait materi pembelajaran terutama pada materi yang sulit dipahami.
Penggunaan strategi pembelajaran wajib menyesuaikan menggunakan mata pelajaran yang akan diajarkan dan memperhatikan karakter siswa-siswi sehingga materi pembelajaran bisa diterima mereka dengan efektif. Strategi pembelajaran antara lain yaitu ceramah, diskusi, kerja gerombolan , simulasi dan demonstrasi.94 Jadi Strategi pembelajaran
94 JJ. Hasibuan, Proses Belajar Mengajar (Bandung: Rosdakarya, 2012), 13.
merupakan cara yg digunakan sang pengajar dalam memberikan materi pembelajaran pada peserta didik-siswi.
Pada aktivitas penutup, pengajar bersama-sama menggunakan siswa membentuk rangkuman atau kesimpulan materi yg telah dibahas pada hari itu, melakukan evaluasi dan refleksi terhadap aktivitas yang telah dilaksanakan, memberikan umpan balik terhadap proses serta yang akan terjadi pembelajaran, merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran, program pengayaan, menyampaikan tugas, baik individu ataupun gerombolan sinkron dengan hasil belajar siswa, serta memberikan rencana pembelajaran di pertemuan berikutnya.
2. Evaluasi strategi Pembelajaran Card Sort pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam peserta didik Kelas VII di Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Kencong Tahun Pelajaran 2020/2021
Dalam rangka menjamin seluruh kegiatan penyelenggaraan pendidikan berjalan dengan optimal dan sesuai menggunakan tujuan yang telah dibuat, maka perlu adanya penilaian yang dilakukan oleh seorang pengajar. Penilaian pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam pada SMP Negeri 1 Kencong ialah bagian berasal proses aktivitas pembelajaran buat memilih nilai serta buat menentukan sejauh mana peserta didik dapat memahami materi yang telah dijelaskan serta diajarkan oleh guru.
Evaluasi merupakan suatu proses menyediakan informasi yang dapat dijadikan sebagai pertimbangan untuk menentukan lulus tidaknya peserta didik dari tujuan yang dicapai.95
Sesuai akibat observasi yang didapatkan peneliti, pada evaluasi pembelajaran waktu melakukan startegi pembelajaran card sort kemampuan siswa semakin tinggi mereka jua paham terkait materi.
Evaluasi dalam penelitian pada tahun pelajaran 2020/2021 diberikan secara lisan. Hal tersebut termasuk pada penilaian ranah kognitif.
Sebagaimana yang telah dijelaskan oleh hamzah. B. Uno, yg mengungkapkan bahwa evaluasi ranah kognitif artinya ranah kognitif meliputi pengetahuan, pemahaman, penerapan, analisis, sistensis, serta evaluasi.96 Dari Bloom, menyatakan bahwa segala sesuatu yang mencakup aktivitas otak adalah termasuk ranah kognitif. Tempat kognitif berkenaan dengan ingatan atau pengetahuan dan kemampuan intelektual dan ketrampilan-ketrampilan. pada ranah kognitif ada enam jenjang proses berfikir, mulai dari ranah terendah hingga ranah tertinggi. Keenam jenjang yg dimaksud ialah pengetahuan/hafalan/ingatan (knowledge), pemahaman (comprehension), penerapan (application), analisis (analysis), sintesis (synyhesis), serta penelitian (evaluation).
Penilaian pada ranah afektif, serta akibat penelitian maka didapat gosip bahwasannya penelitian pada ranah afektif yang dilakukan di SMP Negeri 1 Kencong lebih cenderung menggunakan penilaian menggunakan
95 Moh Sahlan, Evaluasi Pembelajaran (Jember: STAIN Jember, 2015), 95
96 Hamzah B. Uno, Model Pembelajaran (Jakarta: Bumi Aksara, 2012), 35
cara mereka pada mendapatkan materi yang dijelaskan serta merespons terkait materi yang dijelaskan menggunakan baik.
Mengenai itu telah sinkron dengan buku pusat Pengembangan Sistem Pembelajaran yang menunjukan bahwasannya penelitian hasil belajar afektif yakni kemampuan yang berkenaan dengan perasaan, emosi, perilaku/derajat penerimaan atau evaluasi suatu objek.97
Ranah afektif artinya ranah yang berhubungan dengan perilaku atau nilai. Para ahli berkata bahwa sikap seorang dapat diramalkan perubahannya Bila seseorang telah mempunyai perasaan penguasaan sikap yang baik. akibat belajar afektif akan timbul di tingkah laris peserta didik dalam segala hal aktivitas yg terjadi di dalam kelas.
Selain evaluasi ranah kognitif ada afektif, dan ranah psikomotorik.
Di SMP Negeri 1 Kencong ini menerapkan evaluasi tadi. Pengajar Pendidikan Agama Islam melakukan observasi atau pengamatan terkait perilaku peserta didik selama proses pembelajaran berlangsung di dalam kelas. Sebagai akibatnya diharapkan peserta didik mampu dalam tahu pelajaran Pendidikan Agama Islam dengan baik serta permanen mempertahankan nilai prestasi mereka.
97 Buku Pusat Pengembangan Sistem Pembelajaran, Panduan evaluasi pembelajaran, 2007, 20
BAB V PENUTUP A. Simpulan
Sesuai dengan akibat penelitian yang dilaksanakan di SMP Negeri 1 Kencong maka, tentang Implementasi strategi pembelajaran Card Sort di materi Pendidikan Agama Islam pada SMP Negeri 1 Kencong bisa diambil kesimpulan menjadi berikut:
1. Pelaksanaan strategi Pembelajaran Card Sort pada Materi Pendidikan Agama Islam peserta didik Kelas VII pada Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Kencong Tahun Pelajaran 2021/2022 dalam aplikasi pembelajaran pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam terdapat beberapa langkah-langkah aplikasi dalam proses pembelajaran di mata pelajara Pendidikan Agama Islam bab fiqih materi pokok yang mencakup syarat sholat jum’at seperti pengertian sholat jum’at, larangan-larangan sholat jum’at, kondisi pada saat sholat juma’t serta rukun khutbah dengan memprakter shalat jum’at serta berkhutbah menggunakan menggunakan strategi card sort yaitu: a) guru membuka pelajaran menggunakan berdoa serta menyanyikan lagu-lagu nasional serta menyampaikan tujuan pembelajaran, b) guru menyampaikan bahan ajar sekaligus siswa dibentuk kelompok, c) peserta didik melaksanakan strategi pembelajaran card sort.
2. Evaluasi strategi Pembelajaran Card Sort pada Materi Pendidikan Agama Islam siswa-siswi Kelas VII pada SMP Negeri 1 Kencong Tahun Pelajaran 2020/2021 berjalan sinkron sesuai apa yang direncakan. Dalam
69
evaluasi ini ada tiga ranah evaluasi yakni kognitif, afektif serta psikomotorik. dalam ranah kognitif terdapat ujian tulis serta ujian lisan,ujian tulis digunakan saat ulangan tengah semester serta ulangan akhir semester, ujian verbal atau lisan saat hafalan terkait materi mata pelajaran Pendidikan Agama Islam bab fiqih materi pokok yg mencakup syarat sholat jum’at seperti pengertian sholat jum’at, larangan-larangan sholat jum’at, kondisi pada saat sholat juma’t dan rukun khutbah dengan memprakter sholat jum’at dan berkhutbah. dalam ranah afektif berupa sikap dan tingkah laku siswa-siswi pada proses pembelajaran di dalam kelas, dan dalam ranah psikomotorik berupa ujian praktek terkait mata pelajaran Pendidikan Agama Islam bab fiqih materi utama yang mencakup syarat sholat jum’at seperti pengertian sholat jum’at, larangan- larangan sholat jum’at, kondisi pada saat sholat juma’t serta rukun khutbah menggunakan memprakter sholat jum’at dan berkhutbah.
B. Saran-saran
Menurut uaraian diatas, peneliti berikan saran-saran menjadi seperti dibawah ini:
1. Untuk pengajar
Kompetensi guru Pendidikan Agama Islam terkait aplikasi dan evaluasi dalam strategi pembelajaran Pendidikan Agama Islam wajib terus ditingkatkan lagi, serta dalam penerapan strategi pembelajaaran card sort lebih kretif buat berbagi potensi diri serta lebih semaksimal mungkin guna dalam memperoleh apa yang dituju.
2. Untuk siswa-siswi
Sebaiknya selalu semangat serta tingkatkan lagi belajarnya agar bisa mencapai sasaran program yang diadakan forum dan mengamalkan pada kehidupan sehari-hari. Dan lebih aktif lagi pada proses pembelajaran agar nantinya ilmu yg diperoleh bisa bermanfaat.
3. Untuk Sekolah / lembaga
Sekolah agar selalu memberikan fasiltas yg selalu mendukung guna menunjang proses pembelajaran siswa di dalam kelas. Agar pengajar serta peserta didik-siswi dapat melaksanakan kiprah masing-masing guna terealisasi proses pembelajaran sinkron impian.
DAFTAR PUSTAKA
A.M. Huberman &M.B Miles J, 2014. Qualitative Data Analysis, A Methods Sourcebook, Edition 3, Terj. Tjetjep Rohindi Rohidi. Jakarta: UI Press.
Ahmadi, Abu, 2000. Metodik Khusus Pendidikan Agama Islam (MKPA), Bandung: CV. Amrico
Annurahman, 2019. Belajar Dan Pembelajaran. Bandung: Alfabeta.
Arikunto Suharsimi, 2013. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek, Cet.
Ke-15, Jakarta: Rineka Cipta.
Atiqoh, F “Penerapan Metode Card Sort guna menaikkan hasil belajar Materi Pembelajaran PAI bab Berpuasa pada Bulan Ramadhan pada siswa-siswi Kelas V di SDN 1 Karangmalang Kecamatan Bobotsari Kabupaten Purbalingga,”(Skripsi, IAIN Purbalingga)
Buku Pusat Pengembangan Sistem Pembelajaran, Panduan evaluasi pembelajaran, 2007.
Creswell W, John 2015. , Penelitian Kualitatif dan Desain Riset. Yogyakarta : Pustaka Belajar.
Darajdat, Zakiah. 2017. Ilmi Pendidikan Islam. Jakarta: Bumi Aksara.
Departemen Agama RI, Al-Qur’an dan Terjemah. Bandung: Al-Hikmah,2010.
Depdiknas. 2002. Pendekatan Konstektual dalam Pembelajaran. Jakarta:
Depdiknas.
DITPAIS Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementrian Agama Republik Indonesia. 2011. Pengembangan Bahan Ajar PAI Pada Sekolah. Jakarta:
Direktorat Pendidikan Agama Islam
Febriany D, “Penerapan Model Pembelajaran Card Sort guna menaikkan hasil yang diperoleh siswa di pelajaran PAI Kelas V di Sekolah Dasar Negeri 74 Kota Bengkulu,”(Skripsi, IAIN Bengkulu, 2019)
Hamzah B. Uno, Model Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara, 2012.
Hartono, 2008. PAIKEM Pembelajaran Aktif Inovatif Kreatif Efektif dan Menyenangkan. Pekanbaru: Zanafa.
Hartono, Strategi Pembelajaran active Learning. Suatu Strategi Pembelajaran Berbasis Student Center. www.sanaky.com.
Hasibuan, JJ. 2012. Proses Belajar Mengajar. Bandung: Rosdakarya.
Hawi, Akmal. 2013. Kompetensi Guru PAI. Jakarta: Rajawali Pers.
Helmiati. 2012. Model Pembelajaran. Yogyakarta: Aswaja Pressindo.
Hidayatulloh, S Furqon. 2018. Pendidikan Agama Islam pada Perguruan Tinggi Umum, edisi ke-3. Bogor: IPB Press.
Hikam Zaini. Strategi Pembelajarana Aktif. Yogyakarta: PUSTAKA INSANI Madani
Ibrahim, R. dan Nana Syaudin S. 1996. Perencanaan Pengajaran. Jakarta: Renika Cipta.
Isjoni, Mengembangkan Kremampuan Belajar Kelompok,Bandung: ALFABETA, 2014.
Majid, Abdul. 2014. Belajar dan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam.
Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Majid. Abdul. 2014. Implementasi Kurikulum 2013 Kajian Teoritis Dan Praktis.
Bandung: Interes Media.
Moelong J. Lexy, 2011. Metodologi Penelitian Kualitatif . PT Remaja Rosdakarya.
Moelong, Metodologi Penelitian Kualitatif.
Mu’niah. 2016. Perencanaan Pembelajaran sesuai Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) dan Kurikulum (K-13). Jember: Pustaka Pelajar.
Rizky Bunga Aliffatunisak, “Implementasi Strategi Card Sort Dalam Meningkatkan Konsentrasi Belajar dan Hasil belajar Siswa Kelas XII IPA Pada Mata Pembelajaran PAI di SMA Bakti Ponorogo Tahun Ajaran 2018/2019”.
Roqib. M , Ilmu Pendidikan Islam: Yogyakarta: Pesma An Najah Press, 2016) Sahlan M, Evaluasi Pembelajaran (Jember: STAIN Jember, 2015).
Sanjaya Wina ,2009. Perencanaan dan Desain Sistem Pembelajaran ,Jakarta:
Kencana.
Sarwan, 2013. Belajar dan Pembelajaran. STAIN Jember Press.
Sekretariat Negara republik Indonesia. Undang-undang Nomor 57 Tahun 2021 tentang Sistem Pendidikan Nasional, pasal 1 ayat (1).
Silberman, Melvin L , 2008. Aktif Learning 101 Cara Belajar Siswa Aktif, Yogyakarta: Pustaka Insani.
ST. Mirnawati Basri, “Efek model Card Sort terhadaap kenaikan proses Belajar siswa-siswi di Mata Pembelajaran Al-Qur’an pada Mts Muhammadiyah Mandalle Kabupaten Gowa,”(Skripsi,UIN Alauddin Makasar, 2019) Sugiyono, 2016. Metode Penelitian Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif Dan R&D.
Bandung: Alfabeta.
Sukarno, 2012. Metodelogi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Surabaya:
Elkaf.
Suprijuno. Agus. 2016. Model-Model Pembelajaran Eminsipatori. Yogyakarta:
Pustaka Pelajar
Tim Konsorsium 7 PTAI, 2009. Strategi Pembelajaran. Surabaya: Lapis PGMI.
Tim Penyusun. 2021. Pedoman Penulisan Karya Tulis Ilmiah. Jember: UIN Jember Press.
Undang-Undang RI Nomor 20 tahun 2021 tentang Sistem Pendidikan Nasional, 2006. Jakarta: Biro Hukum dan Organisasi Direktorat Agama RI.
Wita Arini, “ efek aplikasi Metode Card Sort terkait aktivitas serta hasil Belajar pendidikan agama Islam siswa-siswi Kelas VII SMP Negeri dua Kota Pagaralam,”(Skripsi, Universitas Muhammadiyah Makasar, 2017).
Zaini Hisyam dkk. 2002. Strategi Pembelajaran Aktif di Perguruan Tinggi.
Yogyakarta: Center for Theaching Staff Development.
SURAT PERNYATAAN KEASLIAN
Yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama : Alivia Cahyanun Nufus NIM : T20181319
Fakultas : Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Jurusan : Pendidikan Islam
Program Studi : Pendidikan Agama Islam
Menyatakan dengan sebenarnya bahwa skripsi yang berjudul Implementasi Strategi Pembelajaran Card Sort Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Siswa Kelas VII Di SMP Negeri 1 Kencong – Jember Tahun Pelajaran 2021/2022” adalah benar-benar hasil karya asli saya sendiri, kecuali kutipan- kutipan yang disebutkan sumbernya. Apabila terdapat kesalahan di dalamnya, maka sepenuhnya menjadi tanggung jawab saya.
Demikian surat pernyatan ini saya buat dengan sesungguhnya.
Jember, 21 Juni 2022 Penulis
Alivia Cahyanun Nufus NIM: T20181319
MATRIKS PENELITIAN JUDUL
PENELITIAN VARIABEL SUB VARIABEl INDIKATOR SUMBER
DATA
METODE PENELITIAN
FOKUS PENELITIAN IMPLEMENTASI
STRATEGI
PEMBELAJARAN CARD SORT PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SISWA KELAS VII DI SMP NEGERI 1 KENCONG TAHUN PELAJARAN 2021- 2022
1. Strategi Pembelajaran Card Sort
2. Pembelajaran Pendidikan Agama Islam
1.1 Pelaksanaan 1.2 Evaluasi
2.1Proses Pembelajaran Pendidikan Agama Islam
1.2.1 Pengertian Strategi Pembelajaran Card Sort
1.2.2 Prinsip Strategi Pembelajaran Card Sort
1.2.3 Tujuan Strategi Pembelajarn Card Sort
1.2.4 Kekurangan dan kelebihan Strategi Pembelajaran Card Sort
2.1.1 Pengertian Pembelajaran
Pendidikan Agama Islam
2.1.2 Tujuan dan Fungsi Pembelajaran
Pendidikan Agama Islam
2.1.3 Pentingnya
Pendidikan Agama Islam bagi Anak (Peserta Didik)
1. Informan:
a. Kepala Sekolah b. Guru
Pendidik an Agama Islam c. Siswa 2. Dokumentasi 3. Kepustakaan
1. Pendekatan dan Jenis Penelitian:
Kualitatif Deskriptif dan Field Research 2. Metode penentuan informan: Purposive 3.Teknik
Pengumpulan Data:
a. Observasi b. Wawancara c. Dokumenter 4.Teknik Analisis Data:
a. Kondensasi Data
b. Penyajian Data c. Penarikan
Simpulan 5.Uji Keabsahan Data
a. Triangulasi Sumber b. Triangulasi
Teknik
1. Bagaimana Pelaksanaan Strategi Pembelajaran Card Sort Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Siswa Kelas VII di Smp Negeri 1 Kencong Tahun Pelajaran 2021- 2022?
2. Bagaimana Evaluasi Strategi Pembelajaran Card Sort Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Siswa Kelas VII di Smp Negeri 1 Kencong Tahun Pelajaran 2021- 2022?
FOLMULIR PENGUMPULA DATA A. Pedoman Observasi
1. Observasi tentang kondisi obyektif di SMP Negeri 1 Kencong.
2. Observasi tentang proses strategi pembelajaran card sort pada siswa kelas VII di SMP Negeri 1 Kencong.
B. Pedoman Wawancara
1. Pelaksanaan Strategi Pembelajaran Card Sort di Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam siswa-siswi Kelas VII pada Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Kencong Tahun Pelajaran 2021/2022.
a. Bagaimana kegiatan awal (pendahuluan) dalam proses pembelajaran pada mata pelajaran pendidikan agama Islam dalam strategi pembelajaran card sort?
b. Bagaimana kegiatan inti dalam proses pembelajaran pada mata pelajaran pendidikan agama Islam dalam strategi pembelajaran card sort?
c. Bagaimana kegiatan akhir (penutup) pembelajaran pada mata pelajaran pendidikan agama Islam dalam strategi pembelajaran card sort?
d. Apa saja sub bab materi yang digunakan pada strategi pembelajaran card sort?
e. Bagaimana langkah-langkah yang dilakukan oleh guru Pendidikan agama Islam dalam melaksanakan strategi pembelajaran card sort ? f. Bagaimana upaya sekolah untuk meningkatkan proses pembelajaran
di dalam kelas?
g. Strategi pembelajaran apa yang sering dilaksanakan oleh guru dalam pembelajaran sehari-hari?
h. Bagaimana merumuskan tujua pembelajaran pendidikan agama Islam di sekolah?
i. Bagaimana tanggapan siswa pada saat guru menggunakan strategi pembelajaran card sort dalam pembelajaran pendidikan agama Islam?
2. Evaluasi strategi Pembelajaran Card Sort di Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam siswa-siswi Kelas VII pada Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Kencong Tahun Pelajaran 2021/2022.
a. Bagaimana evaluasi yang dilakukan oleh guru pendidikan agama Islam pada saat menggunakan strategi pembelajaran card sort?
b. Kapan proses evalausi dilakukan dan apa saja yang dievaluasi dalam strategi pembelajaran card sort?
c. Bagaimana hasil dari pelaksanaan card sort?
d. Bagaimana sistem penilaian dalam strategi pembelajaran card sort pada materi pendidikan agama Islam?
C. Pedoman Dokumentasi
1. Gambar objek penelitian : SMP Negeri 1 Kencong 2. Sarana dan prasarana SMP Negeri 1 Kencong 3. Profil SMP Negeri 1 Kencong
4. Kegiatan pembelajaran pendidikan agama Islam menggunakan strategi pembelajaran card sort.
DOKUMENTASI
Wawancara dengan Kepala Sekolah Ibu Mamik
Wawancara dengan siswa SMP Negeri 1 Kencong
Guru memberikan penjelasan terkait mode pembelajaran card sort
Siswa berkumpul dengan kelompok yang sudah dibagi
Siswa mulai mengurutkan kartu sesuai dengan kategori pertanyaan
Guru menjelaskan strategi card sort
Perwakilan kelompok maju dan menata kartu pada meja yang telah disediakan
Evaluasi yang dilakukan oleh setelah melakukan strategi card sort
Media kartu yang digunakan oleh guru
Evaluasi yang dilakukan oleh guru PAI
Siswa melaksanakan strategi card sort yang didampingi oleh guru
SILABUS
(Permendikbud No. 22 Tahun 2016) 1. Mata Pelajaran : PAI dan Budi Pekerti
2. Nama Sekolah : SMP Negeri 1 Kencong
3. Klas : VII (Tujuh))
4. Semester : Genap 5. Kompetensi Inti
KI.1 Menghargai dan menghayati ajaranagama yangdianutnya
KI.2 Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli(toleransi, gotongroyong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.
KI.3 Memahami pengetahuan (faktual,konseptual,dan prosedural)berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata.
KI.4Mencoba, mengolah,dan menyaji dalam ranah konkret(menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi,dan membuat)dan ranah abstrak (menulis, emmbaca, menghitung, menggambar dan mengarang) sesuai yang dipelajari dari seolah dan sumber lainnya yang sama dengan pandangan teori.
Kompetensi Dasar
Materi Pembelajaran
Kegiatan Pembelajaran Nilai
Karakter Penilaian
Alaokasi waktu (JP)
Sumber Belajar 1.4.. Beriman kepada
malaikat-malaikat Allah Swt.
2.4.Menunjukkan perilaku disiplin sebagai cerminan makna iman kepada malaikat.
3.4.Memahami makna iman kepada malaikat
berdasarkan dalil naqli.
4.4.Menyajikan contoh perilaku yang
mencerminkan iman kepada malaikat Allah Swt.
Iman kepada Malaikat Allah Swt.
Mengamati dan memberi komentar gambar atau tayangan yang terkait dengan iman kepada malaikat Allah Swt.
Menyimak dan membaca penjelasan mengenai iman kepada malaikat Allah Swt.
Membaca dalil naqli tentang iman kepada malaikat Allah Swt.
beserta artinya.
Mengajukan pertanyaan tentang malaikat Allah, atau pertanyaan lain yang relevan.
Mengajukan pertanyaan mengenai manfaat beriman kepada malaikat
Religius, disiplin dan bertangg ung jawab
Sikap : Saat saat proses pembelajaran berlangsung
Pengetahuan
; pretes dan postes Latihan soal (google form)
Keterampila Portofolio / unjuk kerja
Produk
9 Kementeri an
Pendidika n dan Kebudaya an. 2016.
BukuSisw a Mata Pelajaran Pendidika n Agama Islam dan Budi Pekerti:
Jakarta:
Kementeri an
Pendidika