26
26 AAri ri WWibowo ibowo KurniawanKurniawan
BAB PERMAINAN
BAB PERMAINAN
Olahraga
Olahraga dan dan PermPermainan ainan Tradisional Tradisional 2727 kepalan tangan yang diacungkan ke udara. Kepalan tangan kepalan tangan yang diacungkan ke udara. Kepalan tangan tersebut hampir mirip dengan apa yang dilakukan oleh para tersebut hampir mirip dengan apa yang dilakukan oleh para pejuang ketika mengucapkan kata “merdeka”.
pejuang ketika mengucapkan kata “merdeka”.
Gerakan tangan yang menyerupai simbol kemerdekaan itulah Gerakan tangan yang menyerupai simbol kemerdekaan itulah yang kemudian dijadikan sebagai nama permainan yang yang kemudian dijadikan sebagai nama permainan yang bersangkutan. Kapan dan dari mana permainan ini bermula sulit bersangkutan. Kapan dan dari mana permainan ini bermula sulit diketahui secara pasti. Namun, dari nama permainan itu sendiri diketahui secara pasti. Namun, dari nama permainan itu sendiri dapat diduga bahwa permainan ini muncul di zaman penjajahan.
dapat diduga bahwa permainan ini muncul di zaman penjajahan.
Sebenarnya di daerah lain indonesia juga banyak di temukan Sebenarnya di daerah lain indonesia juga banyak di temukan permainan ini tapi dengan nama yang berbeda misal dengan permainan ini tapi dengan nama yang berbeda misal dengan nama Lompat Tali, Lompatan dll.
nama Lompat Tali, Lompatan dll.
C.
C. PePemmain ain Pada Pada LomLompat Talipat Tali Pem
Pemain ain untuk untuk tali tali merdeka inmerdeka ini bei berjumlah antara rjumlah antara 3-10 3-10 orang.orang.
Pemain terbagi dalam 2 kelompok, yaitu pemegang karet dan Pemain terbagi dalam 2 kelompok, yaitu pemegang karet dan pelompat karet. Pada umumnya permainan ini dilakukan oleh pelompat karet. Pada umumnya permainan ini dilakukan oleh kaum perempuan yang berusia antara 7-15 tahun. Kaum kaum perempuan yang berusia antara 7-15 tahun. Kaum perempuan yang telah berumur lebih dari 15 tahun biasanya akan perempuan yang telah berumur lebih dari 15 tahun biasanya akan segan untuk ikut bermain, karena takut auratnya akan terlihat segan untuk ikut bermain, karena takut auratnya akan terlihat sewaktu bermain melompati tali karet. Kalau pun ada yang ikut sewaktu bermain melompati tali karet. Kalau pun ada yang ikut bermain, biasanya hanya sebagai penggembira saja dan hanya bermain, biasanya hanya sebagai penggembira saja dan hanya melompat saat ketinggian tali masih sebatas lutut atau pinggang.
melompat saat ketinggian tali masih sebatas lutut atau pinggang.
Sedangkan kaum laki-laki hanya kadang kala saja ikut serta dalam Sedangkan kaum laki-laki hanya kadang kala saja ikut serta dalam permainan.
permainan.
D.
D. TTempaempat t PePermrmainaainan n LomLompat pat TTaliali
Permainan ini tidak terlalu membutuhkan tempat yang luas Permainan ini tidak terlalu membutuhkan tempat yang luas untuk pelaksanaannya. Lompat tali dapat dimainkan di mana saja untuk pelaksanaannya. Lompat tali dapat dimainkan di mana saja dan kapan saja, seperti: di halaman sekolah (pada waktu istirahat) dan kapan saja, seperti: di halaman sekolah (pada waktu istirahat)
28
28 AAri ri WWibowo ibowo KurniawanKurniawan
dan di halaman rumah dan dapat juga pada tempat-tempat yang dan di halaman rumah dan dapat juga pada tempat-tempat yang dapat dibilang terbatas.
dapat dibilang terbatas.
E.
E. PePeralatan ralatan LomLompat pat TTaliali
Peralatan yang digunakan dalam permainan ini adalah karet- Peralatan yang digunakan dalam permainan ini adalah karet- karet gelang yang dianyam dan disusun memanjang. Cara karet gelang yang dianyam dan disusun memanjang. Cara menyusun dan menganyam adalah dengan menyambungkan 2 menyusun dan menganyam adalah dengan menyambungkan 2 karet pada 2 karet lainnya hingga memanjang dengan ukuran 3-4 karet pada 2 karet lainnya hingga memanjang dengan ukuran 3-4 meter. Karet-karet tersebut berbentuk bulat seperti gelang yang meter. Karet-karet tersebut berbentuk bulat seperti gelang yang banyak dijual di tempat pasar-pasar tradisional. Karet tersebut banyak dijual di tempat pasar-pasar tradisional. Karet tersebut dijua
dijual dengal dengan n satuan berat satuan berat (gram(gram, , ons, daons, dan n kilo).kilo).
Pada waktu membuat anyaman dan susunan untuk Pada waktu membuat anyaman dan susunan untuk membentuk tali karet yang digunakan dalam permainan, membentuk tali karet yang digunakan dalam permainan, diperlukan dua buah karet yang disambungkan dengan dua buah diperlukan dua buah karet yang disambungkan dengan dua buah karet lain agar tidak lekas putus oleh anggota tubuh pemain yang karet lain agar tidak lekas putus oleh anggota tubuh pemain yang sedang melompat. Ada kalanya tali-karet dianyam dengan sedang melompat. Ada kalanya tali-karet dianyam dengan menyambungkan 3-4 buah karet sekaligus, agar tali menjadi menyambungkan 3-4 buah karet sekaligus, agar tali menjadi semakin kuat dan dapat dipakai berkali-kali.
semakin kuat dan dapat dipakai berkali-kali.
F. Aturan-Aturan F. Aturan-Aturan
Permainan tali merdeka terklasifikasi sangat sederhana Permainan tali merdeka terklasifikasi sangat sederhana karena pelaksanaannya hanya melompati anyaman karet yang karena pelaksanaannya hanya melompati anyaman karet yang telah tersusun dengan ketinggian yang diatur secaa tertentu. Jika telah tersusun dengan ketinggian yang diatur secaa tertentu. Jika pemain dapat melompati tali karet tersebut, maka ia akan tetap pemain dapat melompati tali karet tersebut, maka ia akan tetap menjadi pelompat hingga merasa lelah dan berhenti bermain.
menjadi pelompat hingga merasa lelah dan berhenti bermain.
Namun, apabila gagal pada saat melompat, pemain yang gagal Namun, apabila gagal pada saat melompat, pemain yang gagal harus menggantikan posisi pemegang tali hingga ada pemain lain harus menggantikan posisi pemegang tali hingga ada pemain lain berikutnya yang juga gagal dan begitupun seterusnya.
berikutnya yang juga gagal dan begitupun seterusnya.
Terdapat beberapa klasifikasi ukuran ketinggian tali karet Terdapat beberapa klasifikasi ukuran ketinggian tali karet yang harus dilompati, yaitu: (1) tali berada pada batas lutut yang harus dilompati, yaitu: (1) tali berada pada batas lutut pemegang tali; (2) tali berada sebatas pinggang (sewaktu pemegang tali; (2) tali berada sebatas pinggang (sewaktu melompat pemain tidak boleh mengenai tali karet sebab jika melompat pemain tidak boleh mengenai tali karet sebab jika
Olahraga
Olahraga dan dan PermPermainan ainan Tradisional Tradisional 2929 melompat, asalkan lompatannya berada di atas tali dan tidak melompat, asalkan lompatannya berada di atas tali dan tidak terjerat); (4) posisi tali sebatas telinga; (5) posisi tali sebatas terjerat); (4) posisi tali sebatas telinga; (5) posisi tali sebatas kepala; (6) posisi tali satu jengkal dari kepala; (7) posisi tali dua kepala; (6) posisi tali satu jengkal dari kepala; (7) posisi tali dua je
jengngkakal l dadari ri kekepapalala; ; dadan n (8) (8) poposisi sisi taltali i seacunseacungagan n ataatau u hahastasta pemegang tali.
pemegang tali.
G.
G. ProseProses s PePermrmainan ainan LomLompat pat TTaliali
Sebelum permainan diadakan, terlebih dahulu akan dipilih Sebelum permainan diadakan, terlebih dahulu akan dipilih dua orang pemain yang akan menjadi pemegang tali dengan jalan dua orang pemain yang akan menjadi pemegang tali dengan jalan gambreng dan suit. Gambreng dilakukan dengan menumpuk gambreng dan suit. Gambreng dilakukan dengan menumpuk telapak tangan masing-masing peserta yang berdiri dan telapak tangan masing-masing peserta yang berdiri dan membentuk sebuah lingkaran. Kemudian, secara serentak tangan- membentuk sebuah lingkaran. Kemudian, secara serentak tangan- tangan tersebut akan diangkat dan diturunkan. Pada saat tangan tersebut akan diangkat dan diturunkan. Pada saat diturunkan, posisi tangan akan berbeda-beda (ada yang membuka diturunkan, posisi tangan akan berbeda-beda (ada yang membuka telapak tangannya dan ada pula yang menutupnya).
telapak tangannya dan ada pula yang menutupnya).
A
Apapabibila la yayang ng terterbabanynyak ak adadalalah ah poposisi sisi teltelapapak ak terbterbukuka, a, makamaka yang memperlihatkan punggung tangannya dinyatakan menang yang memperlihatkan punggung tangannya dinyatakan menang dan gambreng akan diulangi lagi hingga nantinya yang tersisa dan gambreng akan diulangi lagi hingga nantinya yang tersisa hanya tinggal dua orang peserta yang akan menjadi pemegang hanya tinggal dua orang peserta yang akan menjadi pemegang tali. Kedua orang tersebut nantinya akan melakukan suit, untuk tali. Kedua orang tersebut nantinya akan melakukan suit, untuk menentukan siapa yang terlebih dahulu akan menggantikan menentukan siapa yang terlebih dahulu akan menggantikan pemain yang gagal ketika melompat. Suit adalah adu ketangkasan pemain yang gagal ketika melompat. Suit adalah adu ketangkasan menggunakan jari-jemari tangan, khususnya ibu jari, jari telunjuk menggunakan jari-jemari tangan, khususnya ibu jari, jari telunjuk dan jari kelingking. Ibu jari dilambangkan sebagai gajah, jari dan jari kelingking. Ibu jari dilambangkan sebagai gajah, jari telunjuk sebagai manusia dan jari kelingking sebagai semut.
telunjuk sebagai manusia dan jari kelingking sebagai semut.
A
Apapabibila la ibibu u jajari ri beberadradu u dedengngan an jajari ri teltelununjujuk, k, maka maka ibibu u jajari ri akakanan menang, karena gajah akan menang jika bertarung dengan menang, karena gajah akan menang jika bertarung dengan seorang manusia. Namun apabila ibu jari beradu dengan jari seorang manusia. Namun apabila ibu jari beradu dengan jari kelingking, maka ibu jari akan kalah, sebab semut dapat dengan kelingking, maka ibu jari akan kalah, sebab semut dapat dengan
30
30 AAri ri WWibowo ibowo KurniawanKurniawan
mudah memasuki telinga gajah, sehingga gajah akan kalah.
mudah memasuki telinga gajah, sehingga gajah akan kalah.
Sedangkan apabila jari kelingking beradu dengan jari telunjuk, Sedangkan apabila jari kelingking beradu dengan jari telunjuk, maka jari kelingking akan kalah, sebab semut akan kalah dengan maka jari kelingking akan kalah, sebab semut akan kalah dengan m
manusia yananusia yang memg mempunypunyai banai banyak yak akalakal..
Setelah semuanya siap, maka satu-persatu pemain akan Setelah semuanya siap, maka satu-persatu pemain akan melompati tali dengan berbagai macam tahap ketinggian yang melompati tali dengan berbagai macam tahap ketinggian yang telah disebutkan di atas. Pada ketinggian-ketinggian yang sebatas telah disebutkan di atas. Pada ketinggian-ketinggian yang sebatas lutut dan pinggang, umumnya para pemain dapat melompatinya, lutut dan pinggang, umumnya para pemain dapat melompatinya, walaupun pada ketinggian tersebut tali tidak boleh tersentuh tubuh walaupun pada ketinggian tersebut tali tidak boleh tersentuh tubuh pemain. Pada tahap ketinggian yang sebatas dada hingga satu pemain. Pada tahap ketinggian yang sebatas dada hingga satu je
jengngkakal l di di ataatas s kekepapalala, , mulamulai i adada a pepemain main yayang ng merasa merasa kekesulitsulitanan untuk melompatinya. Pergantian pemegang tali mulai banyak untuk melompatinya. Pergantian pemegang tali mulai banyak terjadi pada saat ketinggian tali sebatas hingga dua jengkal di atas terjadi pada saat ketinggian tali sebatas hingga dua jengkal di atas kepala. Tahap yang paling sulit adalah ketika tali berada kepala. Tahap yang paling sulit adalah ketika tali berada seacungan hasta pemegangnya. Pada tahap ketinggian seperti ini, seacungan hasta pemegangnya. Pada tahap ketinggian seperti ini, pada umumnya hanya pemain-pemain yang memiliki postur tubuh pada umumnya hanya pemain-pemain yang memiliki postur tubuh yang tinggi dan atau sering bermain tali merdeka saja yang dapat yang tinggi dan atau sering bermain tali merdeka saja yang dapat melompatinya. Agar mempermudah lompatan, pemain juga boleh melompatinya. Agar mempermudah lompatan, pemain juga boleh melakukan gerakan berputar menyamping, yang jika diamati akan melakukan gerakan berputar menyamping, yang jika diamati akan nampak s
nampak seperti perputaran baling-balingeperti perputaran baling-baling..
Gerakan berputar pada umumnya dilakukan oleh anak laki- Gerakan berputar pada umumnya dilakukan oleh anak laki- laki. Selain berputar, pemain juga boleh memegang dan laki. Selain berputar, pemain juga boleh memegang dan menurunkan tali terlebih dahulu sebelum melompat. Cara ini menurunkan tali terlebih dahulu sebelum melompat. Cara ini biasanya dilakukan oleh anak-anak perempuan. Pemain yang biasanya dilakukan oleh anak-anak perempuan. Pemain yang telah berhasil melompati tali yang setinggi acungan tangan, akan telah berhasil melompati tali yang setinggi acungan tangan, akan menunggu pemain lain selesai melompat. Dan, setelah seluruh menunggu pemain lain selesai melompat. Dan, setelah seluruh pemain berhasil melompat, maka tali akan diturunkan kembali pemain berhasil melompat, maka tali akan diturunkan kembali sebatas lutut. Begitu seterusnya, hingga pemain merasa lelah dan sebatas lutut. Begitu seterusnya, hingga pemain merasa lelah dan berhenti bermain.
berhenti bermain.
sportivitas. Nilai kerja keras tercermin dari semangat pemain yang sportivitas. Nilai kerja keras tercermin dari semangat pemain yang berusaha agar dapat melompati tali dengan berbagai macam berusaha agar dapat melompati tali dengan berbagai macam ketinggian yang telah diatur sedemkian rupa. Nilai kecermatan dan ketinggian yang telah diatur sedemkian rupa. Nilai kecermatan dan ketangkasan terlihat dari usaha pemain untuk memperkirakan ketangkasan terlihat dari usaha pemain untuk memperkirakan antara tingginya tali dengan lompatan yang akan dilakukannya.
antara tingginya tali dengan lompatan yang akan dilakukannya.
Kecermatan dan ketangkasan dalam bermain hanya dapat dimiliki, Kecermatan dan ketangkasan dalam bermain hanya dapat dimiliki, apabila seseorang sering bermain dan atau berlatih melompati tali apabila seseorang sering bermain dan atau berlatih melompati tali merdeka. Sedangkan nilai sportivitas tercermin dari sikap pemain merdeka. Sedangkan nilai sportivitas tercermin dari sikap pemain yang tidak berbuat curang dan bersedia menggantikan pemegang yang tidak berbuat curang dan bersedia menggantikan pemegang tali jika melanggar peraturan yang telah ditetapkan dalam tali jika melanggar peraturan yang telah ditetapkan dalam permainan.
permainan.
I.
I. PePelaksanalaksanaan an PePermrmainanainan
Kemendikbud (2014: 70) menjelaskan bagaimana Kemendikbud (2014: 70) menjelaskan bagaimana pelaksanaan permainan tradisional lompat tali.
pelaksanaan permainan tradisional lompat tali.
1.
1. PermPermainan ainan dilakdilaksanakan sanakan 2 2 kelokelommpok.pok.
2.
2. Jumlah Jumlah angganggota ota dalam dalam 1 1 kelokelompok mpok jumlahnya jumlahnya samsama.a.
3.
3. MMasiasing-mng-masasing kelompok menentukan ing kelompok menentukan yang yang lebih lebih duludulu bermain dan yang jadi penjaga.
bermain dan yang jadi penjaga.
4. Kelompok yang berperan menjadi penjaga bertugas 4. Kelompok yang berperan menjadi penjaga bertugas
mengayun tali karet untuk dilompati kelompok pemain.
mengayun tali karet untuk dilompati kelompok pemain.
5.
5. Satu peSatu per satu angr satu anggota gota kelokelompok melompati mpok melompati tali tali mmulai ulai dari dari 11 lompatan. Jika ada anggota kelompok yang tidak berhasil lompatan. Jika ada anggota kelompok yang tidak berhasil melompati tali, maka berarti anggota kelompok tersebut melompati tali, maka berarti anggota kelompok tersebut sudah tidak boleh bermain. Sisa pemain satu per satu sudah tidak boleh bermain. Sisa pemain satu per satu melanjutkan dengan 2 lompatan dan seterusnya sampai 10 melanjutkan dengan 2 lompatan dan seterusnya sampai 10 lompatan sekaligus.
lompatan sekaligus.
6.
6. Kelompok pemenang aKelompok pemenang adaladalah yang h yang berhasil berhasil samsampai pai 1010 lompatan tanpa kehabisan jumlah pemain.
lompatan tanpa kehabisan jumlah pemain.
32
32 AAri ri WWibowo ibowo KurniawanKurniawan