BAB IV PEMBAHASAN HASIL PENELITIAN
4.2 Makna Sign, Objek, Interpretant Bait II Lagu Evaluasi
114
dengan makhluk lainnya, manusia diberi kelebihan akal, pikiran serta perasaan.
Harapan itu adalah sebuah pemikiran yang umum yang semua manusia pasti memilikinya, namun jika kita sedang mengharapkan sesuatu jangan lupakan juga kemampuan yang kita miliki, jangan terlalu berlebihan mengharapkan sesuatu yang sekiranya melebihi kemampuan kita apalagi jika kita berharap kepada manusia. Ali bin Abi Thalib pernah berkata “Aku sudah merasakan semua kepahitan hidup dan yang paling pahit adalah berharap kepada manusia.” Dan juga Syaikh Sa‟ad Al-Ghamidi mengatakan “Jika hati senantiasa ingin bahagia, janganlah engkau bergantung pada siapapun selain kepada Allah SWT.” Mengutip dari perkataan tokoh diatas dapat disimpulkan bahwa kita sebagai umat muslim itu boleh berharap akan tetapi alangkah baiknya jikalau kita lebih berharap kepada Allah SWT beserta rencana-rencananya tentang hidup kita di masa yang akan datang. Yakinlah bahwa Allah itu tidak akan meninggalkan hamba-hambanya.
115
sebabnya dari kesalahan-kesalahan yang pernah kita lakukan juga sebelumnya. Oleh karena itu, diri kita lah yang mampu untuk mengoreksi dan mengevaluasi kesalahan-kesalahan kita sendiri supaya kita menjadi pribadi yang lebih baik lagi dalam menghadapi suatu masalah kedepannya.
Tabel 4.2 Bait II Lirik Lagu Evaluasi
Setiap aktifitas kita menjalani kehidupan sehari-hari seperti bekerja, sekolah, dan kegiatan-kegiatan lainnya pasti ada kalanya kita menemui kesalahan pada diri kita yang bisa menyebabkan kita mendapat teguran entah itu dari atasan, guru, atau bahkan teman-teman kita. Dan banyak juga orang-orang yang melakukan kesalahan itu berdampak buruk pada karirnya sendiri seperti dipecat dari pekerjaannya karena dia melakukan kesalahan-kesalahan yang dirasa merugikan perusahaannya dan juga lingkungan kerjanya. Hal itulah yang mampu memicu munculnya permasalahan-permasalahan yang lain datang menghampiri diri kita. Imbas dari pemecatan kerja akibat kesalahan-kesalahan yang pernah dilakukan seseorang itu bahkan bisa berdampak ke arah perekonomian dirinya dan bahkan keluarganya jika seseorang itu sudah berkeluarga, kebutuhannya menjadi tidak bisa terpenuhi karena ia kehilangan pekerjaannya. Manusia itu bukanlah makhluk yang sempurna tetapi manusia adalah makhluk ciptaan Allah SWT yang diberikan kelebihan akal, pikiran serta perasaan. Kita hanyalah manusia biasa yang tak luput dari kesalahan dan kekhilafan.
116
Pada saat kita sedang mengalami kejadian-kejadian buruk yang tak terduga sebelumnya, kita pasti mengalami shock atau kaget yang berat, pastinya hal itu akan menjadi pengalaman yang begitu membekas dan bahkan bisa menyebabkan trauma. Ketika orang mempunyai rasa trauma, maka biasanya ia berusaha untuk menghindari hal-hal yang bisa menyebabkan kejadian buruk yang pernah menimpanya itu untuk kedua kalinya dan harus mengevaluasi diri dari kesalahan-kesalahan yang pernah dilakukannya.
Evaluasi diri merupakan sebuah cara untuk melakukan penilaian pencapaian suatu usaha pada diri sendiri. Tujuannya adalah untuk mengoreksi diri kita sendiri agar dapat menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Mengevaluasi diri ini terbilang penting untuk dilakukan supaya kita dapat mengerti kelemahan serta kekuatan yang kita miliki. Dengan kita mempunyai kesadaran ini, kita mampu untuk membangun kepercayaan diri yang lebih tinggi lagi, meningkatkan kemampuan untuk mengambil keputusan yang tepat serta dapat menciptakan suatu hubungan yang lebih erat dengan orang-orang disekitar kita.
Evaluasi diri ini adalah cara menilai pencapaian usaha kita. Kita dapat mempertimbangkan sendiri kemampuan dan kualitas yang ada pada diri kita.
Mengevaluasi diri tidak hanya dilakukan pada saat tujuan dan rencana kita tidak sesuai dengan harapan atau bahkan gagal. Tetapi pada saat kita berhasil pun kita harus dapat menilai keadaan diri kita. Karena bisa saja suatu saat kita akan mengalami kegagalan dan itu dikarenakan kita mempunyai kekurangan dan kesalahan yang wajib diperbaiki.
117
Pada saat kita mengevaluasi diri, kita pasti akan menemui begitu banyak kesalahan-kesalahan yang dilakukan selama sehari penuh dan bahkan kesalahan- kesalahan pada hari-hari yang sudah berlalu. Tentu saja kita tidak akan bisa menghitung kesalahan-kesalahan yang pernah kita lakukan. Mengevaluasi diri mampu membuat kita terbuka melihat semua kebaikan dan keburukan pada diri kita.
Setiap orang tentu mempunyai caranya masing-masing untuk mengevaluasi dirinya dan menyelesaikan masalah pada hidupnya. Secara umum ada beberapa cara untuk melakukan evaluasi diri, yaitu :
1. Buat Daftar Pencapaian
Menulis daftar pencapaian yang kita lakukan selama setahun terakhir bekerja atau melakukan kegiatan apapun. Lalu cobalah untuk kita bandingkan hasil pencapaian itu dengan deskripsi pekerjaan ketika awal kita bekerja, lihatlah apakah hasilnya semakin berkembang atau tidak.
Kemudian tulislah semua yang dicapai pada saat ini, setelah itu sortir atau pilih bagian di bidang pekerjaan yang mana yang kita lebih unggul dan mana yang masih dirasa kurang.
2. Pikirkan Feedback Yang Pernah Diterima
Langkah selanjutnya pada saat melakukan evaluasi diri yang perannya tak kalah penting yaitu memikirkan tentang feedback atau umpan balik yang kita terima. Karena feedback seperti ini dapat menjadi sebuah catatan tambahan dalam daftar untuk evaluasi diri. Sebenarnya kita dapat mencoba
118
untuk menanyakan feedback ini secara langsung kepada rekan kerja atau orang terdekat tentang bagaimana mereka memandang kita.
3. Memasukkan Data Analitik Bila Memungkinkan
Pada saat kita sedang melakukan evaluasi diri, menggunakan data-data yang akurat juga merupakan cara yang bagus untuk melakukan verifikasi dan legitimasi keberhasilan yang kita peroleh selama bekerja.
Contoh salah satu bentuk evaluasi diri dengan menggunakan data yaitu pada saat kita menulis “Saya adalah seorang top sales dengan pencapaian penjualan pada tahun ini mengalami peningkatan x%”. Dengan cara menuliskan data angka yang spesifik pastinya lebih memudahkan kita untuk mengukur seberapa besar pencapaian diri kita.
4. Tuliskan Tantangan Yang Kita Hadapi
Evaluasi diri itu bukan hanya membahas seputar tentang pencapaian dan kekurangan semata. Namun lebih dari itu, sebaiknya kita dianjurkan untuk mencatat setiap tantangan pada saat melakukan pekerjaan. Identifikasikan tantangan tersebut lalu berusaha mencari solusinya supaya tidak terus terulang.
5. Selaraskan Tujuan Evaluasi Diri Dengan Tujuan Dari Atasan
Pada saat kita sedang mencatat evaluasi diri kita, jangan lupakan juga untuk membandingkan apakah hasil dari evaluasi tersebut sudah sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai oleh sang atasan? Lebih baiknya lagi sertakan informasi yang melihat seberapa besar kontribusi kita didalam mencapai tujuan evaluasi dari atas tersebut.
119 6. Tuliskan Kesempatan Untuk Bertumbuh
Evaluasi diri juga mempunyai manfaat lain yaitu untuk menjelaskan tentang peluang pengembangan karir kita pada masa depan supaya kita dapat lebih profesional. Pengembangan karir ini mempunyai bermacam- macam bentuk, seperti : mendapatkan training di perusahaan, memperoleh sertifikasi ataupun bahkan kenaikan promosi jabatan. Apabila hasil dari evaluasi diri ini hasilnya positif, tidak ada salahnya juga untuk mengajukan keinginan promosi jabatan kepada atasan.
7. Perhatikan Hal-hal yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan
Selain membuat daftar pencapaian, tulislah juga upaya dan tantangan yang kita hadapi didalam suatu pekerjaan tersebut. Catat setiap hal-hal yang penting pada pencapaian dan tantangan yang utama. Kemudian mintalah saran dari orang lain terkait dengan catatan evaluasi diri yang sudah ditulis oleh kita, saran bisa datang dari mana saja seperti keluarga atau teman kita supaya kita dapat solusi serta pandangan dan pikiran yang lebih segar dari mereka.