BAB IV APLIKASI TURUNAN
4.1. Maksismum dan Minimum
Misalkan diberikan suatu fungsi ππ(π₯π₯) dengan daerah asal ππ maka ada tiga pertanyaan sebagai berikut:
(1) Apakah ππ(π₯π₯) memiliki nilai maksimum dan minimum pada ππ?
(2) Jika ππ(π₯π₯) mempunyai nilai maksimum atau minimum maka dimanakah nilai-nilai tersebut dicapai?
(3) Apabila nilai-nilai itu ada maka berapakah nilai-nilai maksimum dan minimum itu?
1. Definisi:
Misalkan ππ, daerah asal ππ, mengandung titik ππ. Dikatakan bahwa:
a. ππ(ππ) adalah nilai maksimum ππ pada ππ jika ππ(ππ)β₯ ππ(π₯π₯) untuk semua π₯π₯ di ππ b. ππ(ππ) adalah nilai minimum ππ pada ππ jika ππ(ππ)β€ ππ(π₯π₯) untuk semua π₯π₯ di ππ c. ππ(ππ) adalah nilai ekstrim ππ pada ππ jika ia adalah nilai maksimum atau nilai
minimum
d. Fungsi yang ingin kita maksimumkan atau minimumkan adalah fungsi objektif Apakah ππ mempunyai nilai maksimum (atau minimum) pada ππ? Jawabannya bergantung pertama-tama pada himpunan ππ tersebut dengan meninjau fungsi sebagi berikut:
a. ππ(π₯π₯) =1π₯π₯ ππππππππ ππ= (0,β); fungsi ini tidak mempunyai nilai maksimum atau minimum.
b. ππ(π₯π₯) =1π₯π₯ ππππππππ ππ= [1, 3]; fungsi ini mempunyai nilai maksimum:
ππ(1) = 1 ππππππ ππ(3) =13.
c. ππ(π₯π₯) =1π₯π₯ ππππππππ ππ= (1,3]; fungsi ini tidak mempunyai nilai maksimum dan nilai minimum ππ(3) =13
80 | D a s a r - d a s a r K a l k u l u s
Jawaban juga tergantung pada jenis fungsi dengan meninjau fungsi diskontinu yang didefinisikan:
ππ(π₯π₯) ={ π₯π₯,ππππππππ 1β€ π₯π₯< 2 π₯π₯ β2,ππππππππ 2β€ π₯π₯ β€3
Pada ππ= [1, 3], fungsi ππ tidak mempunyai nilai maksimum (cukup dekat dengan 2 tetapi tidak pernah mencapainya) dan mempunyai nilai minimum ππ(2) = 0.
2. Teorema A (Teorema Keberadaan Maksimum-Minimum)
Apabila ππ kontinu pada interval tertutup [ππ,ππ] maka ππ mempunyai nilai maksimum dan nilai minimum disana.
Perhatikan kata-kata kunci dalam teorema A: ππ disyaratkan harus kontinu dan himpunan πΊπΊ disyaratkan harus berupa interval tertutup.
D a s a r - d a s a r K a l k u l u s | 81 Umumnya fungsi objektif mempunyai suatu interval πΌπΌ sebagai daerah asalnya, tetapi interval ini boleh berupa sebarang dari berbagai type interval. Beberapa permasalahan yaitu:
a. Misalkan πΌπΌ= [ππ,ππ] yang memuat kedua titik ujungnya; [ππ,ππ) hanya memuat tiitk ujung kiri; (ππ,ππ) sama sekali tidak memuat titik ujung.
Nilai-nilai ekstrim dari fungsi yang didefinisikan pada interval tertutup seringkali terjadi pada titik-titik ujung yang tampak pada gambar berikut:
b. Jika ππ sebuah titik tempat ππβ²(π₯π₯) = 0 disebut titik stasioner. Nama itu dari fakta bahwa pada titik stasioner maka grafik ππ mendatar katen garis singgung mendatar.
Nilai-nilai ekstrim seringkali terjadi pada titik stasioner yang tampak pada gambar berikut:
82 | D a s a r - d a s a r K a l k u l u s
c. Jika ππ merupakan titik dalam dari πΌπΌ dan ππβ² tidak ada maka titik ππ disebut titik singular. Pada titik singular maka ππ memiliki sudut yang tajam, garis singgung vertical, atau berupa loncatan, atau di dekatnya grafik bergoyang sangat buruk.
Nilai-nilai ekstrim dapat terjadi pada titik-titik singular yang tampak pada gambar berikut:
d. Ketiga jenis titik yaitu titik ujung, titik stasioner dan titik singular merupakan titik- titik kunci dari teori maksimum minimum. Sebarang titik dalam daerah asal fungsi ππ yang termasuk salah satu dari tiga type ini disebut titik kritis.
Contoh:
Tentukan titik-titik kritis dari ππ(π₯π₯) =β2π₯π₯3+ 3π₯π₯2 ππππππππ [β12, 2]
Penyelesaian:
Titik-titik ujung adalah β12 ππππππ 2.
Untuk mencari titik stasioner dipecahkan ππ(π₯π₯) =β6π₯π₯2+ 6π₯π₯= 0 Untuk π₯π₯ diperoleh 0 ππππππ 1. Tidak ada titik-titik singular
Jadi titik-titik kritisnya adalah β12, 0, 1 ππππππ 2
3. Teorema B (Teorema Titik Kritis)
Misalkan ππ didefinisikan pada interval πΌπΌ yang memuat titik ππ. Jika ππ(ππ) adalah nilai ekstrim maka ππ haruslah berupa satu titik kriti. Dengan kata lain, ππ adalah salah satu dari:
a. Titik ujung dari πΌπΌ
b. Titik stasioner dari ππ; yaitu titik dimana ππβ²(ππ) = 0 atau c. Titik singular dari ππ; yaitu titik dimana ππβ²(ππ) π‘π‘π‘π‘πππππ‘π‘ ππππππ
D a s a r - d a s a r K a l k u l u s | 83 Bukti:
Perhatikan pada kasus pertama, dengan ππ(ππ) adalah nilai maksismum ππ pada πΌπΌ dan misalkan bahwa ππ bukan titik ujung ataupun titik singular maka harus dibuktikan bahwa ππ adalah titik stasioner.
Sekarang, karena ππ(ππ) adalah nilai maksimum maka ππ(π₯π₯)β€ ππ(ππ) untuk semua π₯π₯ dalam πΌπΌ yaitu:
ππ(π₯π₯)β ππ(ππ)β€0 Jika π₯π₯<ππ sehingga π₯π₯ β ππ< 0 maka:
ππ(π₯π₯)β ππ(ππ)
π₯π₯ β ππ β₯0 (1) Sedangkan jika π₯π₯>ππ maka:
ππ(π₯π₯)β ππ(ππ)
π₯π₯ β ππ β€0 (2) Tetapi ππβ²(ππ)ππππππ, karena ππ bukan titik singular.
Akibanya, ketika misalkan π₯π₯ β ππβ dalam (1) dan π₯π₯ β ππ+ dalam (2) maka diperoleh masing-masing ππβ²(ππ)β₯0 ππππππ ππβ²(ππ)β€0, sehinga disimpulkan bahwa ππβ²(ππ) = 0 (dalam pembuktian ini berarti digunakan fakta bahwa pertidaksamaan β€ tidak beribah pada operasi pengambilan limit.
4. Nilai Ekstrim
Dari teorema A dan B dapat disederhanakan saat menghitung nilai maksimum dan nilai minimum suatu fungsi kontinu ππ pada ππππππππππππππππ πππππππππ‘π‘πππ‘π‘π‘π‘ πΌπΌ.
Langkah 1: carilah titik-titik kritis ππ pada πΌπΌ
Langkah 2: hitunglah ππ pada setiap titik kritis, yang terbesar diantara nilai-nilai adalah maksimum dan yang terkecil adalah minimum
Contoh:
Tentukan nilai-nilai maksimum dan minimum dari ππ(π₯π₯) =π₯π₯3 pada [β2, 2]
Penyelesaian:
ππβ²(π₯π₯) = 3π₯π₯2
Ketika π₯π₯= 0 maka ππβ²(π₯π₯) = 0 maka titik kritisnya adalah π₯π₯= 0 dan titik-titik ujungnya adalah π₯π₯=β2 ππππππ π₯π₯= 2.
84 | D a s a r - d a s a r K a l k u l u s
Perhitungan ππ pada titik-titik kritis menghasilkan:
ππ(β2) =β8,ππ(0) = 0 ππππππ ππ(2) = 8
Jadi nilai maksimum ππ adalah 8 (tercapai di π₯π₯= 2) dan nilai minimum adalah β8 (tercapai di π₯π₯=β2).
Perhatikan pada contoh di atas, tampak bahwa ππβ²(0) = 0 tetapi ππ tidak mencapai suatu minimum ataupun maksimum di π₯π₯= 0. Hal ini tidak bertentangan dengan teorema B karena teorema B menyatakan bahwa jika ππ adalah titik kritis maka ππ(ππ) adalah suatu minimum atau maksimum dan teprema B menyatakan bahwa jika ππ(ππ) adalah minimum atau maksimum maka ππ adalah titik kritis.
Contoh:
(1) Tentukan nilai-nilai maksimum dan minimum dari:ππ(π₯π₯) = β2π₯π₯3+ 3π₯π₯2 pada [β12, 2]
(2) Fungsi πΉπΉ(π₯π₯) =π₯π₯23 kontinu dimana-mana. Tentukan nilai-nilai maksimum dan minimumnya pada [β1,2]
(3) Tentukan nilai maksimum dan minimum dari ππ(π₯π₯) =π₯π₯+ 2 cosπ₯π₯ pada [βππ, 2ππ]
Penyelesaian:
(1) ππ(π₯π₯) = β2π₯π₯3+ 3π₯π₯2 pada [β12, 2], maka:
ππβ²(π₯π₯) =β6π₯π₯2+ 6π₯π₯ Titik-titik ujung adalah β12 ππππππ 2.
Untuk mencari titik stasioner dipecahkan ππβ²(π₯π₯) =β6π₯π₯2+ 6π₯π₯= 0 Untuk π₯π₯ diperoleh 0 ππππππ 1. Tidak ada titik-titik singular
Diperoleh titik-titik kritisnya adalah β12, 0, 1 ππππππ 2, sehingga:
ππ (β1 2)= 1 ππ(0) = 0 ππ(1) = 1 ππ(2) =β4
Jadi nilai maksimum adalah 1 (dicapai di β12 ππππππ 1) dan nilai minimum adalah
β4 (dicapai di 2).
D a s a r - d a s a r K a l k u l u s | 85 (2) Fungsi πΉπΉ(π₯π₯) =π₯π₯23 pada [β1,2], maka:
πΉπΉβ²(π₯π₯) =2 3π₯π₯β13 sehingga diperoleh:
πΉπΉβ²(π₯π₯) =23π₯π₯β13 tidak pernah nol, tetapi πΉπΉβ²(π₯π₯) tidak ada dan 0 ππππππππππβ π‘π‘π‘π‘π‘π‘π‘π‘π‘π‘ π‘π‘πππ‘π‘π‘π‘π‘π‘ππ.
Titik-titik ujungnya β1 ππππππ 2
πΉπΉ(β1) = 1 πΉπΉ(0) = 0 πΉπΉ(2) =β43
Jadi nilai maksimum adalah β43 dan nilai minimum adalah 0
86 | D a s a r - d a s a r K a l k u l u s
(3) Fungsi ππ(π₯π₯) =π₯π₯+ 2 cosπ₯π₯ pada [βππ, 2ππ], maka:
ππβ²(π₯π₯) = 1β2 sinπ₯π₯ Yang terdefinisi pada (βππ, 2ππ) dan ππππππ ππππππππππππsinπ₯π₯=12.
Satu-satunya dalam interval [βππ, 2ππ] yang memenuhi sinπ₯π₯=12 adalah:
π₯π₯=ππ
6 ππππππ π₯π₯=5ππ 6 Sehingga diperoleh titik-titik kritis adalah βππ,ππ6,5ππ6 , 2ππ Nilai fungsi pada titik-titik kritis:
ππ(βππ) =β2β ππ β β5,14 ππ (ππ
6)=β3 +ππ
6β2,26 ππ (5ππ
6)=ββ3 +5ππ
6 β0,89 ππ(2ππ) = 2 + 2ππ β8,28
Jadi nilai maksimum adalah 2 + 2ππ (tercapai di π₯π₯= 2ππ) dan nilai minimum adalah β2β2ππ (tercapai di π₯π₯=βππ).
D a s a r - d a s a r K a l k u l u s | 87 Soal-soal latihan:
1. Telaah Konsep:
a. Suatu fungsi β¦β¦β¦. pada suatu interval β¦β¦β¦ akan selalu mempunyai nilai maksimum dan nilai minimum pada interval tersebut.
b. Istilah nilai β¦β¦.. menyatakan suatu nilai maksimum dan minimum
c. Suatu fungsi dapat mencapai nilai ekstrim hanya pada titik kritis. Titik-titik kritis ada tiga tipe yaitu : β¦β¦β¦, β¦β¦β¦.. dan β¦β¦β¦.
d. Titik stasioner untuk ππ adalah sebuah nilai ππ sedemikian hingga β¦β¦β¦. dan titik singular untuk ππ adalah sebuah nilai ππ sehingga β¦β¦β¦
2. Tentukan titik-titik kritis, nilai maksimum dan nilai minimum pada interval yang diberikan:
a. ππ(π₯π₯) =π₯π₯2+ 4π₯π₯+ 4 ππππππππ πΌπΌ= [β4,0]
b. β(π₯π₯) =π₯π₯2+ 3π₯π₯ ππππππππ πΌπΌ= [β2,1]
c. ππ(π₯π₯) =1π₯π₯ ππππππππ πΌπΌ= [β1,3]
d. β(π₯π₯) =π₯π₯4β2π₯π₯2+ 2 ππππππππ πΌπΌ= [β2,2]
e. ππ(ππ) = sinππ ππππππππ πΌπΌ=[βππ4,ππ4] f. ππ(π₯π₯) = βπ₯π₯ 3 ππππππππ πΌπΌ= [β1, 27]
g. β(π‘π‘) = cosπ‘π‘ ππππππππ πΌπΌ= [0, 8ππ]
h. ππ(π₯π₯) =ππ2secππ ππππππππ πΌπΌ=[βππ4,ππ4]
3. Tentukan titik-titik kritis dan nilai ekstrim pada [β1,5] untuk masing-masing fungsi:
a. ππ(π₯π₯) =π₯π₯3β6π₯π₯2+π₯π₯+ 2 b. ππ(π₯π₯) = |ππ(π₯π₯)|
88 | D a s a r - d a s a r K a l k u l u s