• Tidak ada hasil yang ditemukan

Materi Pelajaran H. Pengertian Usaha

BAB V PENUTUP

C. Saran

XXX. Materi Pelajaran H. Pengertian Usaha

β€’ Selama proses belajar berlangsung peserta didik mampu menunjukkan minimal kemajuan dalam mengajukan pertanyaan.

β€’ Selama proses belajar berlangsung peserta didik mampu menunjukkan minimal kemajuan mengemukakan pendapat..

XXX. Materi Pelajaran

berjalannya. Gaya tangannya ke atas dan arah berjalannya mendatar.

I.

Hubungan Usaha dan Energi

Ketika kamu menarik sebuah kotak, kamu memberikan gaya otot pada peti tersebut sehingga peti tersebut dapat bergerak.

Dalam peristiwa itu, energi kimia dalam otot berubah menjadi energi gerak seperti yang telah kamu di depan, bahwa suatu bentuk energi dapat diubah ke bentuk energi lain.

Dapat dikatakan bahwa proses melakukan usaha merupakan cara untuk memindahkan energi. Usaha yang dilakukan suatu benda sama dengan besarnya energi yang dipindahkan. Pada contoh di atas, energi kimia di dalam ototmu digunakan untuk menggeser kotak. Besarnya usaha untuk menggeser kotak

tersebut sama dengan besar energi otot.

Selain menggunakan energi kimia, usaha dapat juga dilakukan oleh sebuah benda yang memiliki energi lain misalnya energi listrik.

Sebuah mobil bergerak dengan laju v1. Oleh karena kelajuan ini, mobil tersebut mempunyai energi kinetik E k1. Jika pengemudi menginjak pedal gas untuk menambah laju mobilnya hingga menjadi v2, energi kinetik mobil tersebut berubah menjadi Ek2. Untuk melakukan penambahan laju mobil tersebut, mesin mobil dikatakan melakukan usaha. Besar usaha ini sama dengan selisih energi kinetiknya.

Kamu memegang batu pada suatu ketinggian h1, kemudian batu tersebut kamu ubah kedudukannya ke tempat yang lebih tinggi h2. Untuk melakukan itu, otot tanganmu melakukan usaha yang besarnya sama dengan selisih energi potensial pada ketinggian h2 (Ep2) dan energi potensial pada ketinggian h1 (Ep1).

Usaha di sini dapat dituliskan dalam bentuk persaman berikut.

π‘Š = 𝐸

2

βˆ’ 𝐸

1

a. Daya

Pada pembahasan tentang gerak, kamu telah mengetahui bahwa kecepatan adalah perubahan jarak per satu sekon.

Misalkan, sebuah mobil kecepatannya 20 m/s. Angka ini mengandung arti bahwa dalam satu sekon, mobil tersebut mampu menempuh jarak 20 m. Terlihat bahwa kecepatan merupakan perubahan jarak setiap satu sekon.

Usaha dapat didefinisikan sebagai perubahan energi. Jika perubahan energi ini diukur setiap satu sekon, akan didapatkan sebuah besaran baru yaitu perubahan usaha setiap satu sekon.

Besaran tersebut disebut daya. Jadi, daya dapat didefinisikan sebagai perubahan energi setiap satu sekon. Dalam bahasa Inggris, daya adalah power. Dengan demikian, daya dilambangkan dengan.

Secara matematis, daya dituliskan sebagai berikut..

𝑃 = π‘Š 𝑑

XXXI. Model / Metode Pembelajaran

β€’ Model : Koperatif , pembelajaran langsung

β€’ Metode : Ceramah, Tanya Jawab, Resitasi

XXXII. Sumber Belajar

g. Buku SMA dan SMP 2A Erlangga h. Buku Reverensi yang relevan.

i.

XXXIII. Langkah – Langkah Pembelajaran Jenis

Kegiatan

Fase Kegiatan Guru Kegiatan Peserta

didik

Waktu (menit)

Eksplorasi Fase I:

Kegiatan awal (menyampaikan tujuan

pembeljaran dan memprsiapkan peserta didik

β€’ Guru menyiapkan peserta didik mempersilahkan membaca doa sebelum belajar. dan mengabsen peserta didik

β€’ Menyampaikan tujuan pembelajaran yang sesuai dengan materi yang dibahas.

β€’ Memberikan motivasi dan apersepsi dengan mengajukan pertanyaan

β€’ Guru menyampaikan prasyarat :

- seorang atlet sepeda menggerakkan

sepedanya kecepatan tinggi memanfaatkan apa?

β€’ Mendengarkan tujuan pembelajaran yang disampaikan guru.

β€’ Menjawab pertanyaan guru.

5

Elaborasi

Fase II : Kegiatan inti

Fase III : Membimbing peserta didik dalam

memperdalam materi

β€’ Membuka materi inti dengan pembahasan usaha dan energi.

β€’ Menanyakan tentang contoh dari usaha dan energi dalam kehidupan sehari-hari

β€’ Memberikan materi tentang usaha dan energi dan memberi pengarahan peserta didik.

β€’ Menunjuk salah satu peserta didik untuk menjelaskan hubungannya serta memberikan penghargaan atas penjelasannya

β€’ Guru memberikan contoh soal.

β€’ Guru memberikan soal tentang usaha dan energi.

β€’ Guru menunjuk salah satu peserta didik untuk menjelaskan jawaban dipapan tulis.

β€’ Menyimak penjelasan guru

β€’ Menyebutkan contoh usaha dan energi dalam kehidupan sehari- hari

β€’ Menyimak materi yang diberikan oleh

guru dan

menganalisis usaha dan energi.

β€’ Memaparkan hasil tentang analisis hitung usaha dan energi yang terjadi

β€’ Menulis contoh soal

β€’ Mengerjakan soal dari guru.

β€’ peserta didik yang ditunjuk naik untuk menjelaskan

2

25

β€’ Guru memberikan jawaban yang benar kepada peserta didik dan memberikan penghargaan bagi kelompok yang menjawab benar

jawaban di papan tulis.

β€’ Mengamati

kesalahan atau jawaban yang benar

konfirmasi Fase IV :

Pemahaman utuh

Fase Penutup

Penutup

β€’ Guru menyampaikan hal yang belum diketahui peserta didik.

β€’ Guru memberikan pnghargaan kepada kelompok yang mmiliki kerjasama yang baik dan benar.

β€’ Guru memberikan kesempatan merangkum materi yang telah dijelaskan.

β€’ Guru memberikan tugas rumah kepada peserta didik

β€’ Seluruh peerta didik memberikan

penghargaan

β€’ Salah satu peserta didik merangkum materi pelajaran.

β€’ Mencatat tugas rumah

5

3

5

45

XXXIV. Penilaian Hasil Penilaian :

Teknik = Tertulis Bentuk = Uraian Instrument Soal

No Soal Jawaban Skor

1.

2.

Seorang pria mendorong peti besi dengan gaya 600 N. peti tersebut bergeser sejauh 2 m. Hitunglah usaha yang dilakukan pria tersebut.

Sebuah benda yang sedang bergerak mempunyai energi kinetik 500 Joule. Benda tersebut dipercepat hingga energi kinetiknya 600 Joule. Hitunglah usaha yang dilakukan benda tersebut!

1.200 Joule

100 Joule

7

7

Jumlah Skor 14

Rumus penilaian = π‘ π‘˜π‘œπ‘Ÿ π‘π‘’π‘Ÿπ‘œπ‘™π‘’β„Žπ‘Žπ‘›

π‘ π‘˜π‘œπ‘Ÿ π‘šπ‘Žπ‘˜π‘ π‘–π‘šπ‘Žπ‘™ (14)

x 100

❖ Penilaian Kognitif Proses

No Uraian Tugas Kinerja Skor maks Skor yang

diperoleh

1 Mampu menyelesaikan 10

2 Terampil menentukan pangkal dan ujung atau arah

10

vector

Skor Total 20

Rumus penilaian: NP = π‘ π‘˜π‘œπ‘Ÿ π‘¦π‘Žπ‘›π‘” π‘‘π‘–π‘π‘’π‘Ÿπ‘œπ‘™π‘’β„Ž

π‘ π‘˜π‘œπ‘Ÿ π‘šπ‘Žπ‘˜π‘ π‘–π‘šπ‘’π‘š(20) x 100

❖ Penilaian Pengamatan perilaku berkarakter No Uraian Tugas

Kinerja

Sangat Baik (A)

Memuaskan (B)

Cukup (C)

Kurang (D) 1 Disiplin

2 Percaya diri 3 Jujur 4 Teliti 5 Mandiri 6 Demokratis 7 Komunikatif 8 Tanggung Jawab

❖ Penilaian Pengamatan Keterampilan Proses NO Rincian tugas

kinerja

Sangat Baik (A)

Memuaskan (B)

Cukup (C)

Kurang (D) 1 Aktif bertanya

2 Aktif

mengemukakan pendapat

❖ Rumus penilaian: NP = π‘ π‘˜π‘œπ‘Ÿ π‘¦π‘Žπ‘›π‘” π‘‘π‘–π‘π‘’π‘Ÿπ‘œπ‘™π‘’β„Ž

π‘ π‘˜π‘œπ‘Ÿ π‘šπ‘Žπ‘˜π‘ π‘–π‘šπ‘’π‘š(25) x 100

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP )

Sekolah : SMP Muhammadiyah 14 Makassar Kelas/semester : VIII/ Ganjil

Mata Pelajaran : IPA

Materi Pokok : Hukum Kekekalan Energi Alokasi waktu : 1 x 45 menit (2 JP)

Tahun Pelajaran : 2019/2020

XXXV. STANDAR KOMPETENSI

Memahami peranan usaha, gaya, dan energi dalam kehidupan sehari-hari XXXVI. KOMPETENSI DASAR

Menjelaskan hubungan bentuk energi dan perubahannya, prinsip β€œUsaha dan Energi” serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPOTENSI i. Kognitif

β€’ Mendeskripsikan hukum kekekalan energi .

β€’ Menjelaskan hukum kekelan energy .

j. Afektif Karakter

β€’ Percaya diri

β€’ Jujur

β€’ Disiplin dalam mengikuti pelajaran

β€’ Mandiri

β€’ Tanggung Jawab

β€’ Komunikatif

β€’ Demokratif

β€’ Teliti KeterampilanSosial

β€’ Terampil mengajukan pertanyaan

β€’ Terampil mengemukakan pendapat XXXVII. Tujuan Pembelajaran

i. Kognitif Produk :

β€’ Peserta didik mampu menjelaskan hukum kekekalan energi.

β€’ Peserta didik mampu menyebutkan aplikasi konsep kekelan energi dalam kehidupan sehari-hari.

β€’ Peserta didik mampu menjelaskan hukum kekekalan energi Proses

β€’ Peserta didik mampu menjelaskan hukum kekelan energi.

. j. Afektif

Karakter

β€’ Selama proses belajar berlangsung peserta didik mampu menunjukkan minimal bersikap disiplin dalam mengikuti pelajaran

β€’ Selama proses belajar berlangsung peserta didik mampu menunjukkan minimal menerapkan sikap percaya diri dalam mengerjakan soal

β€’ Dapat berilaku jujur, teliti, mandiri, demokratis, dan komunikatif serta menunjukkan sifat ketekunan dalam mengerjakan tugas.

β€’ Dapat menunjukkan tanggung jawab dalam mengerjakan soal yang diberikan

Keterampilan sosial

β€’ Selama proses belajar berlangsung peserta didik mampu menunjukkan minimal kemajuan dalam mengajukan pertanyaan.

β€’ Selama proses belajar berlangsung peserta didik mampu menunjukkan minimal kemajuan mengemukakan pendapat..

XXXVIII. Materi Pelajaran

J. Hukum Kekekalan Energi

Hukum Kekekalan Energi

Pada bagian terdahulu telah dibahas mengenai bentukbentuk energi. Kamu tidak dapat bermain basket terusmenerus tanpa istirahat, makan, dan

minum karena energi

kimia dalam tubuhmu yang diperoleh dari makanan akan habis. Energi tidak dapat dimusnahkan atau diciptakan, tetapi energi dapat diubah dari suatu bentuk ke bentuk lain.

Pernyataan ini dikenal dengan hukum kekekalan energi.

Ketika batu kamu jatuhkan dari suatu ketinggian, terjadi perubahan energi yaitu energi potensial menjadi energi kinetik. Pada akhirnya, energi kinetik ini pun akan berubah menjadi bentuk lain ketika batu sampai di lantai. Marilah kita selidiki hukum kekekalan energi pada kasus benda jatuh bebas.

Pada sebuah benda yang jatuh bebas, terdapat dua buah energi yaitu energi mekanik. Energi mekanik terdiri atas energi potensial dan energi kinetik. Meskipun energi potensial benda yang jatuh bebas akan semakin kecil ketika ketinggian semakin rendah, tetapi di sisi lain energi kinetiknya bertambah. Dengan demikian energi mekaniknya tetap sama (konstan).

πΈπ‘š = 𝐸𝑝= π‘š Γ— 𝑔 Γ— β„Ž

πΈπ‘š= 𝐸𝑝+ πΈπ‘˜ = π‘š Γ— 𝑔 Γ— β„Ž +1

2 Γ— π‘š Γ— 𝑣2 πΈπ‘š = πΈπ‘˜ = π‘š Γ— 𝑔 Γ— β„Ž +1

2 Γ— π‘š Γ— 𝑣2

XXXIX. Model / Metode Pembelajaran

β€’ Model : Koperatif , pembelajaran langsung

β€’ Metode : Ceramah, Tanya Jawab, Resitasi XL. Sumber Belajar

j. Buku SMA dan SMP 2A Erlangga k. Buku Reverensi yang relevan.

XLI. Langkah – Langkah Pembelajaran Jenis

Kegiatan

Fase Kegiatan Guru Kegiatan Peserta

didik

Waktu (menit)

Eksplorasi Fase I:

Kegiatan awal (menyampaikan tujuan

pembeljaran dan memprsiapkan peserta didik

β€’ Guru menyiapkan peserta didik mempersilahkan membaca doa sebelum belajar. dan mengabsen peserta didik

β€’ Menyampaikan tujuan pembelajaran yang sesuai dengan materi yang dibahas.

β€’ Memberikan motivasi dan apersepsi dengan mengajukan pertanyaan

β€’ Guru menyampaikan prasyarat :

- Ketika kita

β€’ Mendengarkan tujuan pembelajaran yang disampaikan guru.

β€’ Menjawab pertanyaan guru.

5

melemparkan bola tenis di tanah apakah bola tersebut akan terpantul?

- apa yang menyebabkan bola itu tersebut akan memantul sampai dalam keadaan rendah?

Elaborasi

Fase II : Kegiatan inti

Fase III : Membimbing peserta didik dalam

memperdalam materi

β€’ Membuka materi inti dengan pembahasan hukum kekekalan energi.

β€’ Menanyakan tentang contoh dari hukum kekelan energi

β€’ Memberikan materi hukum kekelan energi.

β€’ Menunjuk salah satu peserta didik untuk menjelaskan hubungannya serta memberikan penghargaan atas penjelasannya

β€’ Guru memberikan contoh

β€’ Menyimak penjelasan guru

β€’ Menyebutkan contoh hukum kekelan energi

β€’ Menyimak materi yang diberikan oleh

guru dan

menganalisis

hukum kekelan energi.

β€’ Memaparkan hasil tentang analisis hitung hukum kekelan energi.

2

25

soal.

β€’ Guru memberikan soal hukum kekelan energi.

β€’ Guru menunjuk salah satu peserta didik untuk menjelaskan jawaban dipapan tulis.

β€’ Guru memberikan jawaban yang benar kepada peserta didik dan memberikan penghargaan bagi peserta didik yang menjawab benar

β€’ Menulis contoh soal

β€’ Mengerjakan soal dari guru.

β€’ peserta didik yang ditunjuk naik untuk menjelaskan

jawaban di papan tulis.

β€’ Mengamati

kesalahan atau jawaban yang benar

konfirmasi Fase IV :

Pemahaman utuh

Fase Penutup

Penutup

β€’ Guru menyampaikan hal yang belum diketahui peserta didik.

β€’ Guru memberikan pnghargaan kepada kelompok yang mmiliki kerjasama yang baik dan benar.

β€’ Guru memberikan kesempatan merangkum materi yang telah dijelaskan.

β€’ Guru memberikan tugas rumah kepada peserta didik

β€’ Seluruh peerta didik memberikan

penghargaan

β€’ Salah satu peserta didik merangkum materi pelajaran.

β€’ Mencatat tugas rumah

5

3

5

45

XLII. Penilaian Hasil Penilaian :

Teknik = Tertulis Bentuk = Uraian Instrument Soal

No Soal Jawaban Skor

1.

2.

Sebuah benda jatuh tanpa kecepatan awal dari ketinggian 10 m. Pad saat ketinggian benda 7 m dari tanah, hitunglah kecepatannya!

Jelaskan pengaruh massa dan ketinggian pada hukum kekelan energi.

7,75 m/s

10

4

Jumlah Skor 14

Rumus penilaian = π‘ π‘˜π‘œπ‘Ÿ π‘π‘’π‘Ÿπ‘œπ‘™π‘’β„Žπ‘Žπ‘›

π‘ π‘˜π‘œπ‘Ÿ π‘šπ‘Žπ‘˜π‘ π‘–π‘šπ‘Žπ‘™ (14)

x 100

❖ Penilaian Kognitif Proses

No Uraian Tugas Kinerja Skor maks Skor yang

diperoleh

1 Mampu menyelesaikan 10

2 Terampil menentukan pangkal dan ujung atau arah vector

10

Skor Total 20

Rumus penilaian: NP = π‘ π‘˜π‘œπ‘Ÿ π‘¦π‘Žπ‘›π‘” π‘‘π‘–π‘π‘’π‘Ÿπ‘œπ‘™π‘’β„Ž

π‘ π‘˜π‘œπ‘Ÿ π‘šπ‘Žπ‘˜π‘ π‘–π‘šπ‘’π‘š(20) x 100

❖ Penilaian Pengamatan perilaku berkarakter No Uraian Tugas

Kinerja

Sangat Baik (A)

Memuaskan (B)

Cukup (C)

Kurang (D) 1 Disiplin

2 Percaya diri 3 Jujur 4 Teliti 5 Mandiri 6 Demokratis 7 Komunikatif 8 Tanggung Jawab

❖ Penilaian Pengamatan Keterampilan Proses NO Rincian tugas

kinerja

Sangat Baik (A)

Memuaskan (B)

Cukup (C)

Kurang (D) 1 Aktif bertanya

2 Aktif

mengemukakan pendapat

❖ Rumus penilaian: NP = π‘ π‘˜π‘œπ‘Ÿ π‘¦π‘Žπ‘›π‘” π‘‘π‘–π‘π‘’π‘Ÿπ‘œπ‘™π‘’β„Ž

π‘ π‘˜π‘œπ‘Ÿ π‘šπ‘Žπ‘˜π‘ π‘–π‘šπ‘’π‘š(25) x 100

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP )

Sekolah : SMP Muhammadiyah 14 Makassar Kelas/semester : VIII/ Ganjil

Mata Pelajaran : IPA

Materi Pokok : Pesawat Sederhana Alokasi waktu : 1 x 45 menit (2 JP)

Tahun Pelajaran : 2019/2020

XLIII. STANDAR KOMPETENSI

Memahami peranan usaha, gaya, dan energi dalam kehidupan sehari-hari XLIV. KOMPETENSI DASAR

Melakukan percobaan tentang pesawat sederhana dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari .

INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPOTENSI k. Kognitif

β€’ Mendeskripsikan pesawat sederhana .

β€’ Menjelaskan hubungan pesawat sederhana dalam kehidupan sehari-hari

. l. Afektif

Karakter

β€’ Percaya diri

β€’ Jujur

β€’ Disiplin dalam mengikuti pelajaran

β€’ Mandiri

β€’ Tanggung Jawab

β€’ Komunikatif

β€’ Demokratif

β€’ Teliti KeterampilanSosial

β€’ Terampil mengajukan pertanyaan

β€’ Terampil mengemukakan pendapat XLV. Tujuan Pembelajaran

k. Kognitif

Produk :

β€’ Peserta didik mampu menjelaskan pesawat sederhana.

β€’ Peserta didik mampu menyebutkan aplikasi konsep pesawat sederhana dalam kehidupan sehari-hari.

Proses

β€’ Peserta didik mampu menjelakan pesawat sederhana.

. l. Afektif

Karakter

β€’ Selama proses belajar berlangsung peserta didik mampu menunjukkan minimal bersikap disiplin dalam mengikuti pelajaran

β€’ Selama proses belajar berlangsung peserta didik mampu menunjukkan minimal menerapkan sikap percaya diri dalam mengerjakan soal

β€’ Dapat berilaku jujur, teliti, mandiri, demokratis, dan komunikatif serta menunjukkan sifat ketekunan dalam mengerjakan tugas.

β€’ Dapat menunjukkan tanggung jawab dalam mengerjakan soal yang diberikan

Keterampilan sosial

β€’ Selama proses belajar berlangsung peserta didik mampu menunjukkan minimal kemajuan dalam mengajukan pertanyaan.

β€’ Selama proses belajar berlangsung peserta didik mampu menunjukkan minimal kemajuan mengemukakan pendapat..

XLVI. Materi Pelajaran

K.

Pesawat Sederhana

Sebagian pesawat dijalankan oleh motor listrik atau motor bakar; sebagian lagi dijalankan oleh manusia.

Pesawat sederhana adalah peralatan yang melakukan usaha dengan hanya satu gerakan.

Misalkan kamu ingin membuka kotak

kayu berpaku dengan pengumpil. Kamu

menyelipkan ujung pengumpil itu di

bawah papan kayu dan menekan ke bawah

pegangannya. Kamu melakukan usaha

terhadap pengumpil dan pengumpil

melakukan usaha terhadap papan kayu.

Pesawat memudahkan kerja/usaha dengan

mengubah besar gaya yang kamu kerahkan, arah

gaya, atau keduanya

.

Ketika kamu menggunakan pesawat sederhana, kamu mencoba menggerakkan sesuatu yang sulit digerakkan.

Sebagai contoh, ketika kamu menggunakan sepotong kayu untuk menggerakkan sebongkah batu, kamu bekerja melawan gravitasi, yakni berat batu. Ketika kamu menggunakan pengumpil untuk membuka tutup kotak, kamu bekerja melawan gaya gesek, yaitu gesekan antara paku-paku di tutup kotak dan kotaknya.

XLVII. Model / Metode Pembelajaran

β€’ Model : Koperatif , pembelajaran langsung

β€’ Metode : Ceramah, Tanya Jawab, Resitasi XLVIII. Sumber Belajar

l. Buku SMA dan SMP 2A Erlangga m. Buku Reverensi yang relevan.

XLIX. Langkah – Langkah Pembelajaran Jenis

Kegiatan

Fase Kegiatan Guru Kegiatan Peserta

didik

Waktu (menit)

Eksplorasi Fase I:

Kegiatan awal (menyampaikan tujuan

pembeljaran dan memprsiapkan peserta didik

β€’ Guru menyiapkan peserta didik mempersilahkan membaca doa sebelum belajar. dan mengabsen peserta didik

β€’ Menyampaikan tujuan pembelajaran yang sesuai dengan materi yang dibahas.

β€’ Memberikan motivasi dan apersepsi dengan mengajukan pertanyaan

β€’ Guru menyampaikan prasyarat :

- Apakah kamu

menggunakan pesawat atau mesin hari ini?

Jika demikian, maka itulah yang dinamakan pesawat sederhana.

β€’ Mendengarkan tujuan pembelajaran yang disampaikan guru.

β€’ Menjawab pertanyaan guru.

5

Elaborasi

Fase II : Kegiatan inti

Fase III : Membimbing peserta didik dalam

memperdalam materi

β€’ Membuka materi inti dengan pembahasan pesawat sederhana.

β€’ Menanyakan tentang contoh dari pesawat sederhana.

β€’ Memberikan materi pesawat sederhana

β€’ Menunjuk salah satu peserta didik untuk menjelaskan hubungannya serta memberikan penghargaan atas penjelasannya

β€’ Guru memberikan contoh soal.

β€’ Guru memberikan soal pesawat sederhana.

β€’ Guru menunjuk salah satu peserta didik untuk menjelaskan jawaban dipapan tulis.

β€’ Menyimak penjelasan guru

β€’ Menyebutkan contoh pesawat sederhana.

β€’ Menyimak materi yang diberikan oleh

guru dan

menganalisis pesawat sederhana.

β€’ Memaparkan hasil tentang analisis jenis pesawat sederhana

β€’ Menulis contoh soal

β€’ Mengerjakan soal dari guru.

β€’ peserta didik yang ditunjuk naik untuk menjelaskan

jawaban di papan tulis.

2

25

β€’ Guru memberikan jawaban yang benar kepada peserta didik dan memberikan penghargaan bagi peserta didik yang menjawab benar

β€’ Mengamati

kesalahan atau jawaban yang benar

konfirmasi Fase IV :

Pemahaman utuh

Fase Penutup

Penutup

β€’ Guru menyampaikan hal yang belum diketahui peserta didik.

β€’ Guru memberikan pnghargaan kepada kelompok yang mmiliki kerjasama yang baik dan benar.

β€’ Guru memberikan kesempatan merangkum materi yang telah dijelaskan.

β€’ Guru memberikan tugas rumah kepada peserta didik

β€’ Seluruh peerta didik memberikan

penghargaan

β€’ Salah satu peserta didik merangkum materi pelajaran.

β€’ Mencatat tugas rumah

5

3

5

45

L. Penilaian Hasil Penilaian :

Teknik = Tertulis Bentuk = Uraian Instrument Soal

No Soal Jawaban Skor

1.

2.

Sebutkan contoh pesawat sederhana di kehidupan sehari- hari

Apa saja keuntungan pesawat sederhana dalam kehidupan sehari-hari?.

7,75 m/s

8

6

Jumlah Skor 14

Rumus penilaian = π‘ π‘˜π‘œπ‘Ÿ π‘π‘’π‘Ÿπ‘œπ‘™π‘’β„Žπ‘Žπ‘›

π‘ π‘˜π‘œπ‘Ÿ π‘šπ‘Žπ‘˜π‘ π‘–π‘šπ‘Žπ‘™ (14)

x 100

❖ Penilaian Kognitif Proses

No Uraian Tugas Kinerja Skor maks Skor yang

diperoleh

1 Mampu menyelesaikan 10

2 Terampil menentukan pangkal dan ujung atau arah vector

10

Skor Total 20

Rumus penilaian: NP = π‘ π‘˜π‘œπ‘Ÿ π‘¦π‘Žπ‘›π‘” π‘‘π‘–π‘π‘’π‘Ÿπ‘œπ‘™π‘’β„Ž

π‘ π‘˜π‘œπ‘Ÿ π‘šπ‘Žπ‘˜π‘ π‘–π‘šπ‘’π‘š(20) x 100

❖ Penilaian Pengamatan perilaku berkarakter No Uraian Tugas

Kinerja

Sangat Baik (A)

Memuaskan (B)

Cukup (C)

Kurang (D) 1 Disiplin

2 Percaya diri 3 Jujur 4 Teliti 5 Mandiri 6 Demokratis 7 Komunikatif 8 Tanggung Jawab

❖ Penilaian Pengamatan Keterampilan Proses NO Rincian tugas

kinerja

Sangat Baik (A)

Memuaskan (B)

Cukup (C)

Kurang (D) 1 Aktif bertanya

2 Aktif

mengemukakan pendapat

❖ Rumus penilaian: NP = π‘ π‘˜π‘œπ‘Ÿ π‘¦π‘Žπ‘›π‘” π‘‘π‘–π‘π‘’π‘Ÿπ‘œπ‘™π‘’β„Ž

π‘ π‘˜π‘œπ‘Ÿ π‘šπ‘Žπ‘˜π‘ π‘–π‘šπ‘’π‘š(25) x 100

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP )

Sekolah : SMP Muhammadiyah 14 Makassar Kelas/semester : VIII/ Ganjil

Mata Pelajaran : IPA

Materi Pokok : Usaha dan Pesawat Sederhana Alokasi waktu : 1 x 45 menit (2 JP)

Tahun Pelajaran : 2019/2020

LI. STANDAR KOMPETENSI

Memahami peranan usaha, gaya, dan energi dalam kehidupan sehari-hari LII. KOMPETENSI DASAR

Melakukan percobaan tentang pesawat sederhana dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari

INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPOTENSI m. Kognitif

β€’ Mendeskripsikan pesawat sederhana .

β€’ Menjelaskan hubungan usaha dan pesawat sederhana.

n. Afektif Karakter

β€’ Percaya diri

β€’ Jujur

β€’ Disiplin dalam mengikuti pelajaran

β€’ Mandiri

β€’ Tanggung Jawab

β€’ Komunikatif

β€’ Demokratif

β€’ Teliti KeterampilanSosial

β€’ Terampil mengajukan pertanyaan

β€’ Terampil mengemukakan pendapat LIII. Tujuan Pembelajaran

m. Kognitif Produk :

β€’ Peserta didik mampu menjelaskan hubungan pesawat sederhana dengan usaha.

β€’ Peserta didik mampu menyebutkan aplikasi konsep usaha dalam pesaawat sederhana dan dalam kehidupan sehari-hari.

Proses.

β€’ Peserta didik dapat menentukan hubungan usaha dan pesawat sederhana.

n. Afektif Karakter

β€’ Selama proses belajar berlangsung peserta didik mampu menunjukkan minimal bersikap disiplin dalam mengikuti pelajaran

β€’ Selama proses belajar berlangsung peserta didik mampu menunjukkan minimal menerapkan sikap percaya diri dalam mengerjakan soal

β€’ Dapat berilaku jujur, teliti, mandiri, demokratis, dan komunikatif serta menunjukkan sifat ketekunan dalam mengerjakan tugas.

β€’ Dapat menunjukkan tanggung jawab dalam mengerjakan soal yang diberikan

Keterampilan sosial

β€’ Selama proses belajar berlangsung peserta didik mampu menunjukkan minimal kemajuan dalam mengajukan pertanyaan.

β€’ Selama proses belajar berlangsung peserta didik mampu menunjukkan minimal kemajuan mengemukakan pendapat..

LIV. Materi Pelajaran

L. Hubungan Usaha dan Pesawat Sederhana

Dua gaya dilibatkan saat sebuah pesawat digunakan untuk melakukan usaha. Gaya yang dikenakan kepada pesawat disebut gaya kuasa (Fk). Gaya yang dikerahkan oleh pesawat untuk mengatasi hambatan disebut gaya beban (Fb).

Dalam contoh tutup kotak tadi, kamu mengerahkan gaya kuasa pada pegangan pengumpil. Gaya beban berupa gaya pengumpil terhadap tutup kotak.

Terdapat dua jenis usaha saat pesawat digunakan: usaha kepada pesawat dan usaha oleh pesawat. Usaha kepada pesawat disebut usaha masukan (Win) dan usaha oleh pesawat disebut usaha keluaran (Wout). Ingatlah kembali bahwa usaha adalah perkalian antara gaya dengan jarak saat gaya bekerja: W = F Γ— d. Usaha masukan adalah perkalian antara gaya kuasa dan dengan jarak saat gaya bekerja : W in = Fk X dk. usaha keluaran adalah hasil kali gaya beban dengan jarak gerak beban : W out = Fb x db.

Ingatlah bahwa usaha adalah pemindahan energi melalui gerak, sedangkan energi selalu kekal.jadi kamu tidakkan mendapatkan usaha keluaran dari pesawat lebih besar dari usaha yang kamu berikan. dengan kata lain, W out tidak akan lebih besar dari W in. kenyataanya jika pesawat digunakan, sebagian energi diubah menjadi panas karena gesekan.

jadi W out selalu lebih kecil dari W in.

walaupun pesawat sempurna tidak akan pernah dibuat, kita dapat membayangkan pesawat tanpa gesekan. tidak ada energi yang diubah

menjadi panas oleh pesawat ini. pada pesawat ideal, usaha masukan sama dengan usaha keluaran. untuk pesawat ideal.

π‘Šπ‘–π‘› = π‘Šπ‘œπ‘’π‘‘ LV. Model / Metode Pembelajaran

β€’ Model : Koperatif , pembelajaran langsung

β€’ Metode : Diskusi , Ceramah, Tanya Jawab, Resitasi LVI. Sumber Belajar

n. Buku SMA dan SMP 2A Erlangga o. Buku Reverensi yang relevan.

LVII. Langkah – Langkah Pembelajaran Jenis

Kegiatan

Fase Kegiatan Guru Kegiatan Peserta

didik

Waktu (menit)

Eksplorasi Fase I:

Kegiatan awal (menyampaikan tujuan

pembeljaran dan memprsiapkan peserta didik

β€’ Guru menyiapkan peserta didik mempersilahkan membaca doa sebelum belajar. dan mengabsen peserta didik

β€’ Menyampaikan tujuan pembelajaran yang sesuai dengan materi yang dibahas.

β€’ Memberikan motivasi dan apersepsi dengan mengajukan pertanyaan

β€’ Guru menyampaikan prasyarat :

- ketika kita memakai sekrup untuk membuka sebuah kotak, apakah

β€’ Mendengarkan tujuan pembelajaran yang disampaikan guru.

β€’ Menjawab pertanyaan guru.

5

ada usaha yang keluar dari ujung sekrup yang digunakan?

Elaborasi

Fase II :

Kegiatan inti (menyajikan informasi dan mengorganisasik an peserta didik dalam kelompok

Fase III : Membimbing kelompok

bekerja dan belajar

β€’ Membuat kelompok dan mendikusikan pengertian energi potensial dan kinetik.

β€’ Menanyakan tentang contoh dari usaha dan pesawat sederhana dalam kehidupan sehari-hari

β€’ membagikan LKS untuk setiap kelompok

β€’ Memberikan materi tentang usaha dan pesawat sederhan dan memberi pengarahan peserta didik untuk melakukan percabaan.

.

β€’ Menunjuk salah satu peserta didik untuk menjelaskan hubungan

β€’ Membuat kelompok sesuai perintah bimbingan guru.

β€’ Menyebutkan contoh usaha dan pesawat sederhana dalam kehidupan sehari-hari

β€’ Menyimak materi yang diberikan oleh

guru dan

menganalisis usaha dan pesawat sederhana.

β€’ Mengerjakan

percobaan sesuai arahan guru dan instruksi LKS yang sudah diberikan

2

25

usaha dalam pesawat sederhana serta memberikan penghargaan atas penjelasannya

β€’ Guru memberikan contoh soal.

β€’ Guru memberikan soal tentang energi potensial dan kinetik.

β€’ Guru menunjuk salah satu perailan kelompok untuk menjelaskan jawaban dipapan tulis.

β€’ Guru memberikan jawaban yang benar kepada peserta didik dan memberikan penghargaan bagi kelompok yang menjawab benar

β€’ Mengerjakan soal dari guru.

β€’ Mengutus prwakilan

kelompok untuk menjawab soal.

β€’ Mengamati

kesalahan atau jawaban yang benar

Dokumen terkait