BAB II LANDASAN TEORI
B. Media Sosial
1. Pengertian Media Sosial
Secara garis besar media sosial bisa dikatakan sebagai media online, dimana para penggunanya (user) melalui aplikasi berbasis internet dapat berbagi, berpartisipasi, dan menciptakan konten berupa blog, wiki, forum, jejaring sosial dan ruang dunia virtual yang di sokong oleh
39 Ahmad Farih, Ahmad Jauhari, dan Eko Widodo, “Pengaruh Promosi…, h. 45.
teknologi multimedia yang kian canggih. Internet, media sosial dan teknologi multimedia menjadi satu kesatuan yang sulit dipisahkan serta mendorong pada hal-hal baru.40
Media sosial adalah konten online yang dibuat oleh orang-orang menggunakan teknologi yang sangat mudah untuk diakses, media sosial adalah tempat dimana orang dapat menemukan, membaca dan berbagi cerita dan informasi, dapat menghubungkan seseorang dan membentuk hubungan, baik hubungan pribadi maupun bisnis.41
Menurut Zarella, media sosial adalah paradigma media baru dalam konteks industri pemasaran.42 Media sosial adalah fitur berbasis website yang dapat membentuk jaringan serta memungkinkan orang untuk berinteraksi dalam sebuah komunitas. Pada media sosial kita dapat melakukan berbagai bentuk pertukaran, kolaborasi dan saling berkenalan dalam bentuk tulisan visual maupun audiovisual. Contohnya seperti twitter, facebook, blog, forsquare, dan lainnya.43
Berdasarkan uraian di atas dapat digarisbawahi bahwa media sosial merupakan wadah yang dapat digunakan untuk berinteraksi baik berkomunikasi ataupun untuk kegiatan pemasaran bisnis.
40 Tim Pusat Humas Kementrian Perdagangan RI, Panduan Optimalisasi Media Sosial Untuk Kementrian Perdagangan RI, (Jakarta: Pusat Hubungan Masyarakat, 2014), h. 25.
41Social Media Marketing, (A Free And Essential Ebook From Seop, inc), h. 4.
42Dan Zarella, The Social Media Marketing Book, (Jakarta: PT. Serambi Ilmu Semesta, 2010), h. 1.
43 Danis Puntoadi, Menciptakan Penjualan Melalui Media Sosial, (Jakarta: PT. Elex Komputindo, 2011), h. 1.
2. Manfaat Media Sosial
Manfaat media sosial perusahaan dan pembisnis marak membangun wadah sosial sendiri dan mengajak siapa yang berminat untuk berpartisipasi dengan memberi kontribusi dan umpan balik, komentar, tanggapan, mengisi poling dan survei, serta membagi informasi dalam waktu yang cepat mengenai suatu produk. Kemajuan perkembangan teknologi internet, komputer tablet dan smartphone membuat media sosial ikut tumbuh dengan pesat.
Berikut ini beberapa kelebihan media sosial dibandingkan media konvensional, antara lain:
a. Cepat, ringkas, padat dan sederhana. Kalau kita lihat, setiap produksi media konvensional membutuhkan keterampilan khusus, standar yang baku dan kemampuan marketing yang unggul.
Sebaliknya, media sosial begitu mudah digunakan (user friendly), bahkan pengguna tanpa basis pengetahuan teknologi informasi (TI) pun dapat menggunakannya, yang diperlukan hanya komputer, tablet, smartphone, ditambah dengan koneksi internet.44
b. Menciptakan hubungan lebih intens. Media-media konfesional hanya melakukan komunikasi satu arah. Untuk mengatasi keterbatasan itu, media konvensional mencoba membangun hubungan dengan model interaksi atau koneksi secara live melalui telepon, sms atau twitter sedangkan media sosial memberikan
44 Tim Pusat Humas Kementerian Perdagangan RI, Panduan Optimalisasi…, h. 31.
kesempatan yang lebih luas kepada user untuk berinteraksi dengan mitra, pelanggan, dan relasi, serta membangun hubungan timbal balik secara langsung dengan mereka.45
c. Jangkauan luas dan global. Media-media konvensional memiliki daya jangkauan secara global, tetapi untuk menopang itu perlu biaya lebih besar dan membutuhkan waktu lebih lama sedangkan melalui media sosial, siapapun bisa mengkomunikasikan informasi secara cepat tanpa hambatan geografis.
d. Kendali dan terukur. Dalam media sosial dengan sistem tracking yang tersedia, pengguna dapat mengendalikan dan mengukur efektivitas informasi yang diberikan melalui respon balik serta reaksi yang muncul. Sedangkan pada media-media konvensional, masih membutuhkan waktu yang lama.46
Berdasarkan uraian di atas dapat digarisbawahi bahwa manfaat media sosial adalah selain cepat dan ringkas juga meningkatkan hubungan yang lebih intens dari para penggunanya selain itu media sosial bermanfaat untuk memecah jarak dan waktu yang ada karna jangkauan yang luas dan global. Sehinnga informasi yg disampaikan dapat diakses diamanpun pengguna inginkan.
45 Ibid.
46 Ibid, h. 32.
3. Aplikasi Media Sosial
Media sosial memberikan kesempatan untuk berinteraksi lebih dekat dengan konsumen, dapat menjadi media untuk membentuk komunitas online. Media sosial dapat menjadi bagian dari keseluruhan e- marketing strategi yang digabungkan melalui media sosial lainnnya. Serta sebagai jalan menemukan atau menciptakan para brand evangelist. Sosial media memberikan peluang masuk untuk komunitas yang telah ada sebelumnya dan memberikan kesempatan mendapat feedback secara langsung. Adapun aplikasi media sosial yang digunakan, yaitu :
a. Instagram
Aplikasi instagram hanya bisa dijalankan pada peranti mobile seperti smartphone. Aplikasi ini adalah jaringan sosial berbagi foto dan video seperti program-program lainnya. Hanya saja, yang paling membedakan adalah, tampilan foto instagram memiliki ciri khas dengan “bingkai” persegi. Instagram diciptakan oleh Kevin Systrom dan Mike Krieger dan diluncurkan pada oktober 2010. Nama Instagram menurut mereka, merupakan gabungan dari “instant camera” dan “telegram”. Instagram kini dapat diinstal pada beragam sistem operasi telepon genggam, melalui dari apple app store, google play dan windows phone store.47
47 Ibid, h. 84.
b. Facebook
Aplikasi ini didirikan oleh Mark Jurkenberg bersama beberapa teman kuliahnya di Universitas Hardvard. Pada awalnya, facebook hanya digunakan untuk kalangan terbatas di lingkungan kampus saja. Namun dengan cepat meluas ke wilayah Boston, Amerika Serikat, hingga mendunia, termasuk Indonesia.48 Saat ini, facebook adalah situs jejaring sosial yang dominan dan memiliki fitur yang paling berguna untuk media marketer.49
c. Twitter
Menurut Zarela, twitter atau microbloging adalah bentuk bloging yang membatasi ukuran setiap post-nya. Misalkan twitter update hanya berisi 140 karakter. Pembatasan ini melahirkan fitur- fitur, protokol-protokol, dan prilaku unik di media ini.50
Berdasarkan uraian di atas dapat digarisbawahi bahwa aplikasi media sosial merupakan aplikasi yang membantu pengguna untuk membagikan moment berharga nya. Selain itu bagi pelaku bisnis dapat mempromosikan produk dengan biaya yang minim dikarenakan mereka tidak perlu memasang iklan tentang suatu produk melainkan hanya perlu di posting di aplikasi media sosial yang ia punya.
48 Ibid, h. 72
49 Dan Zarella, The Social…, h. 67.
50 Ibid., h. 31.