3. Letakkan bayi di atas meja bayi (baby tafel).
4. Bukalah pakaian bayi, bila bayi BAB, bersihkan terlebih dahulu.
5. Bayi dibungkus handuk kecil/sedang agar bayi tidak kedinginan
Dimulai dari bagian pinggir mata yang dekat dengan batang hidung ke arah pinggir
mata terluar, lakukan juga untuk mata satu lagi.
Hidung
1. Bersihkan kotoran pada hidung bayi.
2. Gunakan kapas bertangkai (cotton bad) yang sudah dibasahi dengan air, matang hangat
Telinga
1. Bersihkan bagian belakang, luar, dan sekitar daun telinga bayi secara hati-hati dengan kapas bertangkai yang sudah dibasahi air hangat matang
Membersihkan Rambut dan kepala 1 Basahi waslap dengan
air hangat
2. Basahi rambut bayi dengan waslap
1. Ambil shampo dengan tangan kanan dan tuangkan di washlap
2. Usap perlahan kerambut, dengan washlap beberapa kali
Membersihkan Badan Bayi
1. Ambil washlap bersih, basahi dengan air hangat
2. Usap wajah bayi dengan lembut
3. Celup washlap dengan air hangat, usap seluruh badan bayi meliputi lipatan leher, dada, perut, punggung, ketiak, tangan, paha,
4. Washlap basah diberi sabun
5. Beri sabun ke seluruh badan bayi mulai dari lipatan leher, dada, perut, punggung, kelak, tangan, paha dan kaki
6. Ambil kembali washlap bersih, basahi dengan air hangat, bersihkan badan
7. Angkat bayi, selipkan tangan kiri ke bawah tengkuk bayi, pergelangan tangan menyang ga tengkuk, ibu jari dipun dak dan 4 jari diketiak bayi, pegang erat ketiaknya, tangan kanan memegang kedua belah kaki
8. Masukkan bayi ke dalam bak Mandi
9. Tangan kanan membersihkan sisa busa sabun di badan bayi dan lipatan – lipatan.
10. Biarkan bayi bermain dengan air, sedangkan kakinya didalam air kira-kira selama 2 menit
Mengeringkan Badan Bayi dengan Handuk
1. Angkat bayi dari dalam air
2. Bungkus handuk dan kauslah keringkan tubuh
3. Tekan perlahan dengan handuk seluruh bagian tubuh bayi dan lipatan kulit, jangan digosok gosokkan.
Memberikan Kosmetika Pada Bayi 1. Letakkan bayi di atas meja bayi 2. Usapkan minyak penghangat pada
dada, Perut atau punggung dan telapak kaki bayi.
Bedakilah tipis-tipis seluruh badan dan lipatan pada kulit bayi dengan
3. Angkat bayi, selipkan tangan kiri anda kebawah tengkuk bayi, pergelangan tangan menyangga tengkuk, ibu jari dipundak dan 4 jari diketiak bayi, pegang erat ketiaknya, tangan kanan memegang kedua belah kaki
4. Masukkan bayi kedalam bak Mandi
Meletakkan Bayi Di Ranjang/Box Bayi
1. Lengan kiri menopang tengkuk bayi, tangan kiri terbuka lima jari, menyangga punggung bayi dengan ujung lengan menjepit bokong 2. Letakkan tangan kiri anda
kebawah tengkuk bayi, pergelangan tangan menyangga tengkuk, tangan kanan terbuka memegang bokong .
Merapikan Peralatan
Sebelum membereskan semua peralatan mandi dan meletakkan ke tempat semula, harus dipastikan bayi berada pada tempat yang aman dan nyaman.
Peralatan yang dirapikan 1. bak mandi
2. sikat cuci
3. cairan pembersih khusus bayi 4. tempat sampah
Langkah- Langkah
1. Merapikan kosmetika bayi ketempat semula
2. Mengambil baju yang kotor dan masukkan dalam keranjang baju kotor 3. Membuang kapas, Tissu dan diapers dalam tempat sampah
4. Membuang air bekas mandi bayi yang didalam baskom dan dalam bak mandi
5. Membersihkan baskom dan bak mandi dengan sabun pembersih bayi kemudian menggosok dengan sikat lembut agar bak mandi tidak licin dan membilas hingga bersih.
6. Meletakkan peralatan di tempat semula 7. mencuci tangan
BAB VIII
PERAWATAN BAYI SEHARI-HARI Memakaikan Baju Bayi
Dalam memakaikan baju pada bayi diperlukan teknik yang tepat agar bayi tetap nyaman dan baby sitter pun tidak panik saat bayi menangis karena cara memakaikan baju yang keliru. Kegiatan memakaikan baju pada bayi di bawah 6 bulan, umumnya tidak begitu menyulitkan, tapi tidak demikian bagi anak yang lebih besar, karena mereka sudah banyak bergerak. Memakaikan baju kadang bisa membuat bayi rewel atau menangis.
Ketika anda memakaikan baju, ajaklah bayi berkomunikasi, bisa bernyanyi atau berbicara dengan melakukan kontak mata. Bayi akan merasa aman dan nyaman melihat ekspresi anda saat berinteraksi dengan dirinya.
Model baju bayi ada beberapa jenis, yang berlengan pendek untuk dipakai siang hari dan jenis baju lengan panjang dipakai pada malam hari, atau ketika bayi sedang sakit dan musim hujan. Ada juga baju bayi yang dibuka dibagian depan dan ada juga yang dibuka di bagian bahu.
1. Cara Memakaikan Baju berkancing Depan 1. Siapkan baju singlet/ kaos dalam
dan baju yang sudah terbuka kancingnya
2. Ambil kaos dalam kemudian renggangkanlah lubang leher kaos dan masukkan kepala bayi.
3. Berhati-hatilah agar hidung atau telinga bayi tidak tersangkut dan menekan kepala bayi jangan sampai terputar.
4. Pegang tangan kanan bayi dengan tangan kiri anda kemudian masukkan tangan bayi.
5. Kancingkan baju, perhatikan apakah kancing kancingnya udah tertutup dengan baik dan tidak membahayakan bagi anak.
Cara Memakaikan Baju Tanpa Kancing Depan
Cara memakai Gambar
1. Bayi yang belum bisa mengangkat kepala, baju dan celana disiapkan dan diletak kan di bawah badan bayi
2. Ambil celana bayi, regangkan lubang celana dan masukkan kaki kanan dan kiri secara bergantian
3. Regangkanlah lubang leher kaos bayi dan tariklah sampai di bawah leher bayi
4. Peganglah tangan kanan bayi dengan tangan kiri anda dan regangkan lubang lengan baju bayi, lalu masukkan tangan bayi.
5. Tariklah kaos ke bawah dan kaos sudah tertutup sampai ujung bawah
Cara Memakaikan Baju Lengan Panjang
Cara memakai Gambar
1. Gulunglah lengan baju atau pipa celana dan regangkanlah lubang baju dengan jari-jari anda.
2. Masukkan tangan atau kaki bayi dengan berhati-hati
3. Hindari menarik tangan atau kaki bayi, karena ada kemungkinan tarikan anda terlalu kuat sehingga anggota tubuh bayi terkilir.
Memakaikan Kaos Kaki dan Kaos Tangan
Cara melakukan Gambar
Sebaiknya kaos kaki dan kaos tangan dipakai saat udara dingin atau untuk melindungi dan menghindarkan kulit muka bayi dari luka goresan kuku panjangnya. Jika tidak dengan tujuan di atas.
sebaiknya bayi jangan dipakaikan kaos tangan dan kaos kaki,
Memakaikan Popok Popok Kain
Popok kain adalah salah satu jenis diaper yang terbuat dari kain yang bisa dicuci dan dipergunakan kembali. Jenis popok kain ada beberapa antara lain popok kain tradisional dan modern, Popok sekali pakai Disposable diaper
Popok kain tradisional dan modern.
Cara memakai Gambar
a. Cara Memakaikan Popok Kain Tradisional
1. Pilih popok kain yang mempunyai ukuran yang pas dan terbuat dari kain yang bisa menyerap keringat dan mempunyai pori-pori besar agar udara dapat bersirkulasi.
2. Siapkan popok kain tradisional di atas baby taffel/ meja ganti.
3. Baringkan bayi yang sudah bersih di atas popok kain.
4. Lipat popok kain ke arah perut bayi
5. Ikat tali popok ke perut bayi, usahakan tidak terlalu kencang
Cara Memakaikan Popok Kain Modern
Cara memakai Gambar
1. Pilih popok kain modern yang mempunyai ukuran yang pas dan terbuat dari kain yang bisa menyerap keringat dan mempunyai pori-pori besar agar udara dapat bersirkulasi
2. Masukkan tangan ke dalam insert (dalaman popok) seperti memakai sarung tangan
3. Masukkan insert ke dalam popok sekali pakai
4. Inilah popok sekali pakai yang siap digunakan
5. Pakaikan popok pada bayi 6. Kancingkan bagian kiri
7. Kancingkan bagian kanan popok bayi
8. Kancingkan bagian kiri
9. Kancingkan bagian kanan popok bayi
Cara Memakaikan Popok Sekali Pakai Disposable diaper
Popok sekali pakai atau Disposable diaper / diaper banyak sekali
jenis, ada popok sekali pakai celana pants dan ada juga yang buka samping waits band juga tersedia berbagai ukuran sesuai dengan berat badan bayi.
Masalah yang kerap ditemui pada penggunaan popok ini adalah bila kulit bayi sensitif dan mudah mengalami iritasi. Kulit bayi yang sensitif dapat mengalami alergi / iritasi akibat kontak dengan bahan pembuat popok.
Selain itu jika popok sudah penuh urine atau feces tidak segera diganti juga akan mudah menyebabkan kulit bayi teriritasi bahkan bisa menyebabkan infeksi pada saluran kencing bayi. Popok sekali pakai juga dilengkapi dengan cuff pada lapisan bawah popok agar cairan dapat tertampung dan tidak meluber ke samping.
Cara memakai Gambar
1. Cucilah tangan anda dengan air mengalir dan sabun hingga bersih (Pedoman 7 langkah mencuci tangan)
2. Angkat kaki bayi dan letakkan popok sekali pakai kira-kira setinggi pinggang dengan
3. Tarik bagian depan popok melewati selangkangan bayi,
4. Tempelkan perekat sesuai tanda yang tersedia. Lakukan untuk kiri dan kanan.
Membedong Bayi
Membedong bayi merupakan salah satu hal yang dilakukan pada bayi baru lahir. Membedong bayi sebaiknya dilakukan pada saat bayi selesai dimandikan atau jika udara sangat dingin. Seperti dilansir dari The American Academy of Pediatrics, membedong bayi dapat membantu bayi tidur lebih tenang dan lebih nyaman.(Arinda Veratamala, 2017) Membedong bayi hendaknya tidak terlalu ketat. Cara terbaik untuk membedong adalah memastikan cukup ruang untuk kaki bayi bergerak dengan bebas .
Berikut cara membedong yang benar :
Cara melakukan Gambar
1. Bentangkan kain bedong pada permukaan yang rata dengan bentuk seper berlian
2. Lipat sudut bagian atas kain ke bawah kurang lebih 15-20 cm, sehingga permukaan atas kain membentuk garis horizontal
3. Letakkan bayi perlahan pada punggung kain, sehingga ujung atas kain yang horisontal tadi berada sejajar dengan bahunya
4. Turunkan tangan kanan bayi sehingga berada di samping tubuhnya
5. Tarik sudut kain bedong yang berada di sisi tangan kanan
6. Turunkan tangan kiri bayi, sehingga berada di samping tubuh bayi.
7. Pastikan lipatan ujung kain bedong bagian bawah sudah kuat dan rapi
8. Biarkan kain bedong dala keadaan longgar sehingga lutut bayi bisa dilipat, pinggulnya bisa bergerak dengan baik dan bayi bisa meregangkan kaki dengan mudah
BAB IX
ILMU KESEHATAN DAN PERAWATAN ANAK
Seorang baby sitter harus dapat mengetahui bayi yang diasuhnya itu sehat atau sakit. Bila anak yang diasuhnya sakit maka sebagai baby sitter harus cepat mengetahuinya dan menyampaikan masalahnya kepada keluarga terutama ibu atau bapaknya. Disamping itu mampu memberikan pertolongan sementara sebelum keluarga memutuskan untuk mengajak minta pertolongan /berobat kedokter atau pelayanan kesehatan lainnya. Oleh karena itu baby sitter harus memahami hal-hal sebagai berikut;