• Tidak ada hasil yang ditemukan

Metode Penelitian

BAB I PENDAHULUAN

G. Metode Penelitian

Pendekatan pada penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Penelitiaan deskriptif memiliki tujuan untuk menjelaskan, menerangkan, atau menggambarkan suatu peristiwa sebagaimana mestinya. Penelitian ini dilakukan dalam rangka menganalisis peran Bank NTB Syariah dalam mendukung usaha ternak sapi di Desa Jenggik. Sebagaiman seperti yang dikemukakan oleh Bodgan dan Taylor, bahwa melalui penelitian kualitatif diharapkan dapat menghasilkan suatu uraian secara mendalam tentang ucapan, tulisan dan tingkah laku yang dapat di amati dari beberapa kalangan tertentu seperti, suatu

32 Mersyah R, Desain Sistem Budidaya Sapi Potong Berkelanjutan Untuk Mendukung Pelaksanaan Otonomi Daerah di Kabupaten Bengkulu Selatan. Skripsi, Disertai Sekolah Pasca Sarjana Institut Pertanian Bogor, 2005.

24

individu, kelompok atau organisasi dalam konteks tertentu yang dikaji dari sudut pandang yang utuh.33

2. Kehadiran Peneliti

Peneliti dalam penelitian ini berfungsi sebagai instrument pengumpulan data yang paling utama atau sering disebut instrument kunci, yaitu peneliti terjun langsung ke lokasi penelitian guna melakukan observasi agar data yang di kumpulkan nyata, tidak ada tipuan data karena peneliti sendiri yang mengumpulkan data. Peneliti menjalin hubungan baik dengan sumber data agar proses wawancara dan observasi, narasumber menyadari sepenuhnya kehadiran peneliti yang bertindak sebagai peneliti.

Sesuai dengan yang di ungkapkan oleh Sugiyono bahwa salah satu ciri dari penelitian yang menggunakan pendekatan kualitatif adalah peneliti sebagai salah satu instrument kunci.34

3. Lokasi Penelitian

Lokasi dalam penelitian ini akan dilaksanakan di Desa Jenggik, Kecamatan Terara Kabupaten Lombok Timur. Peneliti memilih lokasi tersebut dikarenakan dari masalah yang ingin di teliti sangat relevan dengan fenomena yang ingin di kembangkan saat ini yaitu masalah usaha ternak sapi, berdasarkan hal tersebut peneliti mengambil lokasi penelitian di Desa Jenggik untuk mengetahui peran Bank NTB Syariah dalam mendukung usaha ternak sapi.

4. Sumber Data Penelitian

Dalam penelitian ini, data yang dikumpulkan dalam penilitian ini yaitu data primer. Data primer adalah data yang diperoleh dari sumber data utama. Sumber data utama dalam penelitian ini yaitu pengusaha ternak sapi yang berada di Desa Jenggik Kecamatan Terara Lombok Timur.

33 Susilowati, “Kegiatan Humas Indonesia Bergera di Kantor Pos Depok II Dalam Meningkatkan Citra Instansi Pada Publik Eksternal”, Jurnal, Vol. VIII, No. 2, September 2017, hal. 50.

34 Sugiyono, Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D, (Bandung, Alfabeta, 2017), hal. 224

25

5. Prosedur Pengumpulan Data

Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara, dokumentasi.

a. Observasi

Observasi adalah pengamatan dan pencatatan secara sistematis terhadap gejala yang tampak pada objek penelitian35. Jenis teknik observasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik observasi nonpartisipan, yaitu kegiatan observasi dimana peneliti hanya menjadi pengamat, tidak ikut serta terhadap kegiatan masyarakat dalam pengelolaan ternak sapi.

Pada penelitian ini, peneliti melakukan observasi terhadap kegiatan usaha ternak yang di jalankan oleh usaha ternak sapi yang berada di Desa Jenggik.

b. Wawancara

Wawancara adalah suatu proses interaksi dan komunikasi verbal dengan tujuan untuk mendapatkan informasi penting yang di inginkan dari informan / narasumber. Jenis wawancara yang digunakan dalam penelitian ini yaitu wawancara tak berstruktur. Teknik wawancara tak bertsruktur digunakan peneliti untuk menggali informasi tentang bagaimana kondisi usaha ternak sapi di Desa Jenggik sebelum mereka melakukan pembiayaan di Bank NTB Syariah.

c. Dokumentasi

Peneliti menggunakan teknik dokumentasi untuk merekam data yang telah didapatkan dari sumber data yaitu mendokumentasikan proses observasi dalam bentuk foto, merekam kegiatan, wawancara ke dalam bentuk audio.36

6. Teknis Analisis Data

Penelitian ini menggunakan teknik analisis data interaktif yang dikemukakan oleh Miles dan Huberman. Teknik analisis data model interaktif ini terdiri dari 3 tahapan analisis yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.

35 Sugiyono, Memahami Penelitian Kualitatif. (Bandung: Penerbit CV.

Alfabeta Bandung, 2014), hal. 64.

36 Hardani, dkk. Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif, (Bandung: CV Alfabeta, 2020), hal. 150

26

a. Pengumpulan Data

Pada penelitian ini, peneliti mengumpulkan data menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi.

Pada tahap pengumpulan data ini, peneliti mencatat ataupun merekam seluruh temuan atau informasi yang didapatkan dari lokasi penelitian secara rinci melalui ketiga metode yang di gunakan.

b. Reduksi Data

Data yang dikumpulkan bersifat beragam, sehingga peneliti harus melakukan reduksi data. Penelitian disini menelaah kembali catatan hasil observasi, wawancara dan dokumentasi, selanjutnya memisahkan data yang penting dan tidak penting. Setelah itu peneliti mengklasifikasikan data yang telah dikumpulkan berdasarkan kategori - kategori sesuai dengan permasalahan yang diangkat, untuk mempermudah peneliti dan memberikan gambaran yang lebih jelas.

c. Penyajian Data

Langkah selanjutnya yaitu penyajian data. Dalam penyajian data, peneliti mendeskrifsikan data yang telah diklasifikasikan dengan melihat fokus dan tujuan penelitian.

Penyajian data bertujuan untuk memahami apa yang terjadi dan merencanakan langkah selanjutnya yang akan dilakukan.

d. Penarikan Kesimpulan

Langkah terakhir yaitu penarikan kesimpulan. Peneliti membuat analisis akhir dari kegiatan penelitian dalam bentuk laporan hasil penelitian.

7. Keabsahan Data

Teknik triangulasi yang dilakukan untuk pengecekan keabsahan data yang dipake peneliti ada 3 jenis yaitu triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan triangulasi waktu.

a. Triangulasi Sumber

Untuk menguji kredibilitas data dengan melakukan pengecekan data yang telah diperoleh dari berbagai sumber.

b. Triangulasi Teknik

Untuk menguji kredibilitas data dengan berbagi teknik yang berbeda kepada sumber data yang sama. Misalnya data

27

yang diperoleh dengan wawancara, maka akan di cek kembali dengan dokumentasi dan observasi.

c. Triangulasi Waktu

Untuk menguji kredibilitas data dengan cara melakukan pengecekan data dalam waktu dan situasi yang berbeda. Waktu sering juga mempengaruhi kredibilitas data.37

Dari tiga jenis triangulasi tersebut, penulis memilih keabsahan data dengan dua pendekatan yakni, triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Untuk menguji kredibilitas data dilakukan dengan cara mengecek data yang telah diperoleh melalui beberapa sumber. Data di cek dan di analisis oleh peneliti sehingga akan menghasilkan suatu kesimpulan dari beberapa sumber yang sama dengan teknik yang berbeda dimana peneliti memperoleh data dengan wawancara, lalu di cek dengan cara observasi, dan dokumentasi.

Dokumen terkait