• Tidak ada hasil yang ditemukan

1. Bentuk

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan analisis berdasarkan pendekatan atau teori yang terdapat dalam pengkajian hadis yang akan menghasilkan

argumentasi kritis.114 Hal itu tercapai dengan langkah-langkah yang akan dikemukakan dalam metode analisis data kualitatif.

Kualitatif menjadi relevan karena sifat masalah itu sendiri yaitu penelitian yang bertujuan mengkaji makna, penghayatan, keberagaman, serta bertujuan untuk memahami apa yang tersembunyi di balik fenomena.115

2. Pengorganisasian Data

Bahan pustaka disertasi ini bersifat kepustakaan (Library Research). Artinya data-data yang dibutuhkan dalam penelitian berasal dari sumber kepustakaan atau dokumentatif116 sebagai sumber sekunder.

Sumber data yang digunakan adalah sumber sekunder berupa buku, artikel, media masa, dan lainnya yang menggambarkan pemahaman hadis Ali Mustafa. Sumber data tersebut adalah karya Ali Mustafa Yaqub seperti Fatwa Imam Besar Masjid Istiqlal, Fatwa-Fatwa Kontemporer, Haji Pengabdi Setan, Mewaspadai Provokator Haji, Setan Berkalung Serban, dan gagasan yang lain tertuang dalam artikel, media masa seperti TVOne, TransTV, dan Reformata, atau lainnya.

Sumber data lainnya dalam disertasi ini adalah referensi yang berkaitan dengan disertasi ini, terutama karya-karya yang mengkaji pemahaman hadis Ali Mustafa, rasionalitas dalam memahami agama, khususnya hadis yang terkait persoalan sosial dan politik, serta fakta-fakta sosial dan politik di Indonesia.

Disertasi ini juga akan merujuk pada kitab/buku, artikel jurnal, dan sumber lainnya yang membahas tentang kitab-kitab kompilasi hadis, kitab-kitab pensyarah kompilasi hadis, dan kitab-kitab lainnya yang dapat memberikan informasi tentang penjelasan hadis-hadis terkait disertasi ini.

114 Lexy J. Moleong, Metodologi Penelitian Kualitatif (Bandung: Remaja Rosdakarya, 2006), 6.

115 Iskandar, Metodologi Penelitian Kualitatif ( Jakarta: GP Press, 2009), 37.

116 Iskandar, Metodologi Penelitian Kualitatif, 64.

Mengingat jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif, maka metode dokumentasi menjadi salah satu metode pengumpulan data yang relevan. Metode ini dilakukan dengan cara mengumpulkan dokumen yang didapatkan dari kepustakaan.117 Teknik dokumentasi ini dapat dijabarkan dengan pencarian data mengenai hal atau variabel berupa catatan, transkrip, buku, dan jurnal.

3. Analisis Data

Dengan merujuk metode analisis data penelitian kualitatif Miles dan Huberman118, model analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:

1. Reduksi data dengan mengumpulkan data penelitian dari sumber karya-karya Ali Mustafa dan menyeleksi masing- masing data yang relevan dengan fokus masalah yang diteliti;

2. Menentukan unit dengan membuat klasifikasi dan memisahkan data menjadi bagian-bagian antara permasalahan sosial dan politik yang selanjutnya dapat dianalisa;

3. Penyajian data. Data yang telah didapatkan dan telah diunitisasi akan disampaikan dalam bentuk naratif secara sistematis;

4. Mengambil kesimpulan sementara untuk menerima masukan dan perbaikan;

5. Melakukan analisis data dilakukan dengan cara:

a. Melakukan penelusuran (Takhrīj) terhadap hadis-hadis yang ditujukan untuk melihat pola pemilihan hadis yang dilakukan Ali Mustafa dari sumber kitab-kitab kompilasi hadis dengan memperhatikan judul/tema

117 H. M Burhan Bungin, Penelitian Kualitatif (Jakarta: Kencana, 2012), 110-130

118 Mathew Miles dan Michael Humberman, Qualitative Data Analysis: A Sourcebook of New Methods, (London: Sage Publications, 1984) hal. 94-132

yang digunakan penulis kitab hadis terhadap hadis tersebut;

b. Menguraikan akar pemahaman hadis Ali Mustafa dari beberapa literatur syarah hadis klasik untuk membandingkan corak pemahaman tekstual dan kontekstual antara penulis kitab syarah hadis klasik dengan Ali Mustafa di era kontemporer;

c. Menguraikan dan menganalisa pemahaman hadis Ali Mustafa terkait masalah sosial dan politik dengan situasi sosial dan politik yang berkembang di era kontemporer. Dalam hal ini, pemahaman Ali Mustafa juga dibandingkan dengan pemahaman tokoh lain.

6. Menyimpulkan hasil penelitian.

Teori analisis data dengan pemahaman hadis tekstual dan kontekstual119 digunakan untuk menghasilkan informasi seputar pemahaman hadis ulama Nusantara yang dapat memberikan gambaran tentang corak pemahaman yang digunakan dalam memahami hadis antara tekstual atau kontekstual. Teori Literal Kanada yang dipopulerkan Northrop Frye juga menjadi perangkat pendekatan yang dgunakan penelitian ini untuk mengukur bagaimana pola pemilihan hadis dalam menjawab permasalahan yang ada dengan simbol kata-kata yang terdapat dalam teks hadis tersebut. Teori pemahaman hadis secara tekstual dan kontekstual ini yang akan menggambarkan peran nalar yang digunakan oleh ahli hadis Nusantara dalam memahami hadis yang turun di wilayah Arab untuk diterapkan di wilayah Nusantara. Teori pengaruh sosial yang juga disebut

119 Pendekatan tekstual adalah proses memahami hadis yang cenderung fokus pada data riwayat dengan penekanan pada gramatika bahasa dan pola pikir episteme bayani.

Adapun pendekatan kontekstual adalah proses memahami hadis dalam bentuk perkataan, perbuatan, dan keterangan berdasarkan situasi dan kondisi ketika hadis itu ditampilkan. Suryadi, “Rekonstruksi Metodologi Pemahaman Hadis”, dalam Ilyas dan Suryadi, Bunga Rampai Wacana Studi Hadis Kontemporer (Yogyakarta: Tiara Wacana, 2002).

interaksionisme simbolik untuk menganalisa pengaruh kondisi soisal dan politik di Indonesia terhadap pemikiran Ali Mustafa dalam memahami hadis sebagai respons untuk menjawab persoalan sosial dan politik yang berkembang di Indoensia.

Penelitian ini juga akan menggunaka alat bantu pendekatan sejarah (Historical Approach) untuk mendapatkan penjelasan tentang riwayat hidup dan latar belakang aktivitas intelektual Ali Mustafa, sehingga akan tampak lebih jelas kondisi sosio historis dan sosio intelektual yang melingkupi suasana kehidupan Ali Mustafa.120

120 Pendekatan sosio historis adalah bentuk analisa kritis rekaman dan peninggalan masa lalu, merekonstruksi yang imajinatif masa lampau berdasarkan data yang diperoleh.

Lihat, Louis Gottschak, Understanding History A Primer of Historical Method, terjemahan Nugroho Notosusanto (Jakarta: UI Press, 1983), 32. Lihat juga, Muhammad Nazir, Metode Penelitian (Jakarta: Ghalia Indonesia, 1988), 56-57.

Dalam dokumen FENOMENA SOSIAL DAN POLITIK (Halaman 64-69)