22
Pesantren Syaichona Moh. Cholil Bangkalan Madura.”
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas penerapan metode Al-Miftah dalam membaca kitab kuning bagi santri baru.
Penelitian ini termasuk jenis kuantitatif. Hasil analisa data menunjukkan bahwa penerapan metode Al-Miftah sangat baik dan efektif untuk kemampuan membaca kitab kuning bagi santri baru di Pondok Pesantren Syaichona Moh. Cholil Bangkalan Madura.
Ada perbedaan dalam penggunaan metode pembelajaran dalam membaca kitab kuning.
Kelima pembahasan tersebut mempunyai kemiripan dengan penelitian penulis yaitu tentang efektifitas pembelajaran membaca kitab kuning. Adapun yang membedakan penelitian ini dengan penelitian sebelumnya yaitu metode yang digunakan dan objek penelitiannya.
23
Sumber data adalah subyek dari mana saja diperoleh.38 Dari pendapat tersebut dapat dipahami bahwa yang dimaksud sumber data adalah darimana peneliti akan mendapatkan dan menggali informasi yang berupa data-data yang diperlukan, sehingga mendukung penelitian ini. Ada 2 sumber penelitian dalam penelitian ini yaitu :
a. Data Primer
Data primer adalah data yang dikumpulkan langsung dari sumbernya dan diperoleh sendiri oleh suatu organisasi atau perorangan.39 Adapun yang menjadi data primer dalam penelitian ini adalah pondok pesantren Alawiyah tentang penerapan metode Amtsilati dalam membaca kitab kuning serta keadaan pengajaran yang ada di pondok pesantren Alawiyah.
b. Data Sekunder
Data Sekunder adalah data yang diperoleh oleh suatu organisasi dalam bentuk yang sudah jadi. Datanya adalah data tentang jumlah santri, data pengajar dan susunan pengurus pesantren Alawiyah serta sistem kegiatan pengajian yang di terapkan dalam kelas.
3. Metode pengumpulan data
Metode pengumpulan data merupakan langkah yang paling utama dalam penelitian, karena tujuan utama dari penelitian adalah mendapatkan data tanpa mengetahui metode pengumpulan data, maka penelitian tidak akan mendapatkan data yang memenuhi standar data yang ditetapkan dalam
38 Sutrisno Hadi, Metodologi Research, jilid I (Yogyakarta:Andi Offset, 2000), h. 107.
39 Supranto, Metode Ramalan Kuantitatif. (Jakarta: Rineka Cipta), h. 8.
24
penelitian kualitatif, metode pengumpulan data lebih banyak pada observasi berperan serta wawancara mendalam dan dokumentasi. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode-metode pengumpulan data sebagai berikut:
a. Observasi
Observasi merupakan metode pengumpulan data melalui pengamatan dan pencatatan mengenai fenomena – fenomena yang diselidiki. Jadi observasi adalah cara mengumpulkan data dengan pengamatan dan pencatatan terhadap fenomena yang diselidiki.40
Observasi adalah dasar semua ilmu pengetahuan. Para ilmuan hanya dapat bekerja berdasarkan data, yaitu data mengenai dunia kenyataan yang diperoleh melalui observasi, melalui observasi peneliti belajar tentang perilaku dan makna dari perilaku tersebut. Maka dari itu dalam penelitian ini observasi menjadi metode pengumpulan data yang bersifat primer. Metode observasi ini, penulis gunakan untuk memperoleh data mengenai proses pelaksanaan model amtsilati dalam proses pembelajaran kitab kuning di Pondok Pesantren Alawiyah Tumenggungan-Wonosobo.
b. Wawancara
Yaitu metode pengumpulan data dengan jalan tanya jawab sepihak yang dikerjakan dengan sistematis dan berlandaskan pada tujuan penelitian.41 Wawancara digunakan data apabila peneliti ingin melakukan studi pendahuluan untuk menemukan permasalahan yang harus diteliti, tetapi juga
40Sugiyono, Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D, (Bandung: Alfabeta, 2010), h. 309.
41 Moh. Nazir, Metodologi Penelitian, (Jakarta:Ghalia Indonesia, 1998), cet. III, h. 63.
25
apabila peneliti ingin hal-hal dari responden yang lebih mendalam, Metode pengumpulan data ini mendasarkan diri pada laporan tentang diri sendiri atau setidak-tidaknya pada pengetahuan dan keyakinan pribadi.
Metode ini penulis gunakan untuk memperoleh data dengan cara mengadakan wawancara dengan orang-orang yang penulis anggap penting yang berhubungan dengan data penelitian. Penulis menggunakan metode wawancara ini untuk memperoleh data tentang aplikasi model amtsilati dalam proses pembelajaran kitab kuning di Pondok Pesantren Alawiyah Tumenggungan-Wonosobo.
c. Dokumentasi
Dokumentasi merupakan catatan peristiwa yang sudah berlalu untuk mendapatkan data yang lebih akurat selain diperoleh dari sumber manusia juga diperoleh dari dokumen.
Dokumentasi ini dapat berupa catatan-catan , trankrip, buku, surat kabar, majalah, notulen rapat, dan sebagainya.42
Metode ini penulis gunakan untuk memperoleh data berupa foto-foto, dokumen-dokumen, peraturan dan kebijakan tentang aplikasi model amtsilati dalam proses pembelajaran kitab kuning di Pondok Pesantren Alawiyah Tumenggungan- Wonosobo.
4. Analisis data
Analisisis data merupakan upaya mencari dan menata secara sistematis catatan hasil observasi, wawancara dan lainnya untuk meningkatkan pemahaman peneliti tentang
42Suharsimi Arikunto, Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek, (Jakarta: Rineka Cipta, 2010), Cet. Ke-14 h. 206.
26
kasus yang diteliti dan menyajikannya sebagai sebuah temuan.43
Analisis data adalah proses mencari dan menyusun secara sistematis data yang diperoleh dari hasil wawancara, catatan lapangan dan dokumentasi dengan cara mengorganisasikan data kedalam kategori, menjabarkan kedalam unit-unit melakukan sintesa, menyusun kedalam pola, memililih mana yang penting dan yang akan dipelajari, dan membuat kesimpulan sehingga mudah difahami oleh sendiri maupun orang lain.
Analisis data dalam penelitian kualitatif dilakukan sejak sebelum memasuki lapangan, selama dilapangan, dan setelah selesai dilapangan. Namun dalam penelitian kualitatif, analisis lebih difokuskan selama proses di lapangan bersamaan dengan pengumpulan data.
Sebagai metode analisis data dalam penelitian ini, penulis menggunakan deskriptif kualitatif, penjelasannya sebagai berikut:
a. Metode deskriptif, yaitu prosedur pemecahan masalah yang diselidiki, menggambarkan atau melukiskan keadaan objek ponelitian pada saat sekarang, berdasarkan fakta- fakta yang tampak atau sebagaimana adanya.44
43 Noeng Muhadjir, Metode penelitian kualitatif, (Yogyakarta:Rake Sarasin, 1996), h.
104.
44 Lexy J. Moeleong, Metode Penelitian Kualitatif, (Bandung:Remaja Rosda Karya,2002), h. 3.
27
b. Metode Kualitatif, yaitu metode menganalisis hasil data dengan landasan teoritis yang telah ditetapkan.45 G. Sistematika Penulisan
Penulis membagi sistematika pembahasan penelitian ini menjadi lima bab dengan rincian tiap bab sebagai berikut:
Bab pertama, pendahuluan yang berisi latar belakang masalah, permasalahan meliputi: identifikasi masalah, pembatasan masalah, perumusan masalah, tujuan penelitian, kegunaan penelitian, kajian pustaka, metode penelitian, serta sistematika penulisan.
Bab kedua, landasan teori yang berisi tentang : pembelajaran yang meliputi pengertian pembelajaran, pembelajaran yang efesien dan efektif, Pesantren dan Pendidikan Islam, kemampuan membaca kitab kuning dan metode Amtsilati yang meliputi sejarah perkembangan metode Amtsilati, materi-materi dalam metode Amtsilati, sistem pembelajaran metode Amtsilati, silabus metode Amtsilati dan tujuan pembelajaran metode Amtsilati.
Bab ketiga, berisi tentang gambaran umum pondok pesantren Alawiyah yang meliputi letak geografis, sejarah singkat berdirinya, visi dan misi, struktur organisasi serta keadaan pengasuh, ustadz dan santri.
Bab keempat, berisi tentang pembelajaran bahasa arab dengan metode amtsilati di pondok pesantren Alawiyah yang meliputi: konsep dasar metode amtsilati, penerapan metode amtsilati di pondok pesantren Alawiyah yang meliputi sejarah penerapan metode Amtsilati, sistem pembelajaran Amtsilati dan efektifitas pembelajaran metode Amtsilati, hambatan-hambatan yang terjadi pada proses pembelajaran metode amtsilati di pondok pesantren
45Lexy J. Moeleong, Metode Penelitian Kualitatif, h. 23.
28
Alawiyah, dan keberhasilan pembelajaran metode amtsilati dalam kemampuan membaca kitab kuning di pondok pesantren Alawiyah.
Bab kelima , penutup berisi tentang kesimpulan dan saran- saran dari penulis untuk perbaikan-perbaikan yang mungkin dapat dilakukan.
29 BAB V PENUTUP