• Tidak ada hasil yang ditemukan

Panggung Belakang NT

Dalam dokumen 01 COVER fanyx - Repository UNISBA (Halaman 48-52)

4.5 Panggung Belakang

4.5.3 Panggung Belakang NT

Seringya kan makan minum di tanggung mereka, ya kita ga ngeluarin uang donggg

Peneliti : Oh gitu, Kalau belanja, EP kan sering belanja

Bagas : Dia belanja kalau lagi ada duit, sama aja kok kaya kita, kalau lagi ga ada duit ya udin diem di rumah

Peneliti : EP dimata Bagas gimana?

Bagas : Baik orangnya, Loyal sama temen sendiri, ga perhitungan Peneliti : Tau ga kalau di Instgram EP itu Selebgram?

Bagas : Ya jelas tau dong, yang motion endorsan siapa? Akika itu cin, merangkap juga jadi fotographer ekeu haha

(Hasil Wawancara dengan Informan V Bagas, 23 Januari 2016).

selalu ingat terhadap orangtuanya. Terlepas dari apa yang ia ingin tampilkan di Instagram, dirinya mengaku sangat menikmati menjadi Selebgram, karena ia mampu memenuhi kebutuhan sandangnya secara gratis. NT menuturkan meski terkadang endorsement yang ia dapatkan tidak sesuai dengan selera berpakaiannya, ia mensiasati hal tersebut dengan cara tetap memposting fotonya terlebih dahulu lalu memberikan pakiannya kepada orang-orang terdekatnya.

“Numpuk sih emang, hamper semua aku ambil, soalnya lumayan buat tambah uang jajan, paling aku kasihin aja sama sodara atau temen yang pada minta hehe, tapi ada juga yang ga aku pilih itu kaya kosmetik sama makanan tertentu” (Hasil wawancara dengan NT)

Ia pun menuturkan rasa senangnya ketika hasil karyanya banyak di sukai dan banyak yang memesan gambar ilustrasi yang ia buat. Selain itu NT juga menuturkan bahwa uang jasa yang ia dapatkan bisa ia gunakan untuk meringankan uang jajan yang orang tua berika kepadanya.

“Seneng sih. Ga nyangka aja bakal jadi sebanyak ini walau kadang ada haters yang gangguin lewat komen apalagi kalau banyak notif karena banyak spam yang ga jelas. Sedih juga ada sih soalnya males banget kalau kita udah upload karya kita pasti suka kadang di colong” (Hasil wawancara dengan NT)

Selain itu ketika membicarakan masalah karakter pribadinya, NT menjelaskan bahwa banyak sekali perubahan sifat yang ia miliki semenjak menjadi seorang Selebgram. Awalnya NT adalah seorang anak rumahan yang jarang sekali bermain dengan teman-temanya. Ia hanya sesekali saja keluar jalan- jalan untuk refreshing karena dirinya sendiri lebih senang diam dirumah dan membuat ilustrasi gambar. Namun sekarang NT lebih sering melakukan kegiatan

dengan banyaknya endorse membuatnya harus melakukanya, sama juga halnya dengan kegiatan komunikasinya yang ia lakukakan. Sebenarnya NT yang dulu berkomunikasi seperlunya ini, harus ia rubah karena semenjak menjadi Selebgram ia harus berkomunikasi dengan baik dengan endorser.

“Aku tuh anaknya pemalu, ga suka foto-foto juga, ya tapi karena sekarang udah banyak yang endors gimana lagi ya… mau ga mau harus foto, kan ga lucu yah kalau endors baju terus ga di pake hehe” (Hasil wawancara dengan NT)

Lebih lanjut mengakui bahwa saat berkomunikasi di Instagram, ia memiliki beban tersendiri dengan hijab yang ia gunakan. Sehingga pencitraan yang dimaksud adalah ia ingin menyesuaikan cara berkomunikasi di Instagram dengan kredibilitas dirinya yang followersnya pandang di media sosial Instagram.

NT yang menyadari bahwa komunikasi yang ia mililki tak begitu bagus, ia lebih memilih untuk berbicara seperlunya di dalam akun Instagramnya di bandingkan salah berbicara karena akan membuat citra dirinya menurun.

NT yang senang bergambar sejak TK ini menuturkan bahwa hasil karya gambar ilustrasinya itu sudah komersil. Meraka yang memesan gambar ilustrasi kepada Nabil sudah terlebih dahulu menanyakan jasa tariff pembuatan harga tanpa NT memberika harga.

“Banyak sih kalau ngomongin inspirasi, suka ga sengaja aja dapet, kadang dari film-film, Video clip, Iklan kadang juga dari lagu atau pas sharing sama adek aku. Kebetulan kan adek pinter di video jai bias bantu cari ide hehe” (Hasil wawancara dengan NT)

Informan Pendukung Panggung Belakang NT

Peneliti mewawancarai teman pria NT yang sama bergabung di suatu komunitas Instagram di Bandung yaitu Instameet. Sedikit menjelas, Komunitas Instameet merupakan ajang pertemuan para pengguna aktif Instgaram. Mereka sering mengadakan hunting foto bersama yang memiliki latar belakang yang berbeda.

Wanita yang sebenarnya sederhana ini dikenal baik oleh rekan-rekannya, terbukti dari hasil wawancara peneliti dengan salah satu teman dekatnya yaitu Sena. Sena menuturkan bahwa keseharian NT ketika berada di rumahnya, ia berpenampilan biasa saja, bahkan ia pun jarang menggunakan make up ketika bergaul di lingkungan rumahnya, pakaian yang ia kenakan pun sangatlah sederhana. NT ternyata tidak hanya berhijab saja, NT pun sangat rajin mengikuti kegiatan keagamaan di lingkungan rumahnya, terbukti ketika ia sering mengikuti kegiatan pengajian atau kegiatan lainnya yang berhubungan dengan keagamaan di lingkungan rumahnya. Sosialiasi ia pun sangat cukup baik, ia pun mempunyai cukup banyak teman di lingkungan rumahnya.

Berikut pernyataan Sena ketika di wawancarai di Sambel Hejo Peneliti : Menurut Sena, NT itu oranya gimana?

Sena : NT anaknya ramah, terus dia ga milih-milih kalau berteman, dengan siapapun dia wellcome, hanya caranya saja yang seikit berbeda, dia ga terlalu banyak ngomong

Peneliti : Sena sebagai temen deket NT yang tau sekarang NT udah jadi Selebgram gimana?

Sena : Ya ga gimana-gimana, seneng aja litanya sekarang dia punya kesibukan, dia ga kuliah, terus pendiem juga, hanya sesekali main keluar, kalau sekarang kan udah lumayan banyak kegiatan, temenya lebih banyak lagi bahkan dari berbagai kalangan

Sena : Ya sekarang dia kan sibuk, jadi ya aku sebagai temen seneng aja Cuma ya jadi susah aja kalau main, dulu kan sering ada di rumah, kalau sekarang sibuk foto endorsan, kadang foto endors ke luar kota, jadi jarang main aja pokoknya hehe

(Hasil Wawancara dengan Informan VI).

4.6 Gambaran Front Stage dan Back Stage

Dalam dokumen 01 COVER fanyx - Repository UNISBA (Halaman 48-52)

Dokumen terkait