BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN
C. Pembahasan
Berdasarkan hasil wawancara dengan informan diatas maka dapat dikatakan hal serupa dengan keterangan-keterangan informan sebelumnya bahwa sistem informasi manajemen dalam meningkatkan disiplin pegawai tidak pernah mengalami hambatan kecuali fasilitas teknologi dan komputer yang belum memadai sehingga sangat dibutuhkan pembenahan serta pembaharuan terkait fasilitas seperti teknologi dan komputer, sehingga para pegawai bisa menyesuaikan pada saat bekerja.
Hal tersebut diatas cukup sesuai dengan hasil obsevasi peneliti selama dilapangan yang mengamati langsung para pegawai. Kemudian terkait dengan aspek sistem informasi manajemen dalam meningkatkan kedisiplinan kerja pegawai secara umum para pegawai sudah cukup berusaha dengan baik dalam disiplin kerja sesuai dengan standar operasional prosedur yang diterapkan.
C. Pembahasan
menggunakan sistem absen Finger Print yang memudahkan pegawai dalam menjalankan tanggung jawabnya. Selain dari itu pula pegawai akan mendapatkan sanksi jika pegawai tidak masuk kerja dalam jangka waktu panjang, maka dari itu kedisiplinan pegawai semakin meningkat saat ini.
3. Hambatan
Berdasarkan hasil penelitian diatas bahwa dalam pemanfaatan sistem infromasi manajemen dalam meningkatkan kedisiplinan pegawai selama beberapa tahun ini belum pernah mengalami hambatan, karena sistemnya yang sangat memudahkan para pegawai di instansi tersebut sehingga kedisiplinan saat ini telah meningkat. Kecuali fasilitas yang belum memadai seperti teknologi komputer, sehingga diharapkan hal tersebut secepatnya ada pembenahan serta pembaharuan terkait hal tersebut.
Berdasarkan pembahasan diatas terhadap pemanfaatan sistem informasi manajemen dalam meningkatkan kedisiplinan pegawai pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gowa bahwa para pegawai sudah cukup baik dan sangat terbantu dengan adanya sistem informasi manajemen hingga dapat meningkatkan kedisiplinan pegawai.
Sistem informasi manajemen adalah sistem perencanaan bagian pengendalian internal suatu bisnis yang meliputi pemanfaatan manusia, dokumen, teknologi, elektronik, mesin hingga prosedur manajemen untuk memecahkan masalah seperti layanan,dan biaya produk, dan suatu kumpulan komponen-komponen dalam organisasi yang berhubungan dengan proses penciptaan aliran informasi, serta mendukung pihak manajemen perusahaan dalam menerima, mengelola perusahaan secara baik dan sistematis. Dalam
bentuk pemanfaatan sistem informasi manajemen pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gowa sesuai dengan prosedur yang diterapkan pada instansi tersebut.
Pemanfaatan sistem informasi manajemen menambah ilmu pengetahuan yang mudah dipahami para pegawai hingga membantu para pegawai dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya masing-masing sesuai dengan arahan pimpinan. Namun, sistem informasi yang diterapkan di Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gowa salah seorang informan mengatakan bahwa fasilitas yang belum memadai karna sarana pendukung seperti teknologi komputer dan fasilitas lainnya masih kurang. Akan tetapi, para pegawai selalu berusaha memaksimalkan fasilitas yang ada dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.
60 BAB V PENUTUP A. Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan diatas pemanfaatan sistem informasi manajemen pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gowa bahwa:
1. Pemanfaatan sistem informasi manajemen telah terlaksana dengan cukup baik, terlepas dari beberapa kelemahan yang ada didalam proses kedisiplinan pegawai. Hal ini dapat dilihat dimana para pegawai menjalankan tugas dan kewajibannya dengan baik dan berpegang pada standar operasional prosedur yang ada pada instansi tersebut.
2. Dengan adanya pemanfaatan sistem informasi manajemen kedisiplinan pegawai semakin meningkat, serta memberi manfaat kepada para pegawai atau staf dalam menjalankan tanggung jawabnya.
3. Sistem informasi Teknologi komputer yang didalam aspek ini masih belum sepenuhnya optimal karena ketersediaan perangkat atau fasilitas pendukung masih belum memadai, fasilitas seperti teknologi komputer dan fasilitas lainnya yang belum sepenuhnya optimal sehingga tentu dibutuhkan pembenahan hingga pembaharuan terkait dengan hal ini agar apa yang harapkan bisa tercapai dengan baik sesuai visi dan misi instansi tersebut.
B.Saran
Berdasarkan kesimpulan di atas maka peneliti memberikan saran pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gowa yaitu sebagai berikut:
1. Dinas Perindustrian dan Perdaganagan hendaknya lebih memaksimalkan sistem informasi manajemen agar para pegawai lebih mudah dalam menjalankan tugasnya
2. Dinas Perindustrian dan Perdagangan sebaiknya lebih berkomitmen dalam meningkatkan kedisiplinan dalam layanan berbasis sistem informasi hingga lebih optimal.
3. Sarana pendukung atau fasilitas pendukung sebaiknya pihak Dinas Perindustrian dan Perdagangan lebih berfokus dan memperhatikan fasilitas yang belum memadai serta mengantisipasi hal atau kendala yang dapat terjadi berkaitan dengan sarana atau fasilitas pendukung
62
DAFTAR PUSTAKA
Ahmad, Lukman dan Munawir, 2018. Sistem informasi manajemen. Aceh:
Lembaga komunikasi teknologi Aceh.
Agus Dharma, 2014,Manajemen Supervisi. Jakarta: Rajawali Press. Bandung Sunggono, Metode Penelitian Hukum, (Jakarta Rajawali Pers 1990).
Azwardan M. Syaful Winarningsih, 2016. Pengaruh Gaya Kepemimpinan Komunikasi dan Disiplin Kerja Trehadap Kinerja Karyawan Jurnal Ilmu Dan Riset Manajemen Vol.5, No 3, ISSN: 246-10593.
Bryan J. Kaleb, Victor P.K Lengkong, Rita N Taroreh, 2019, Penerapan SIM Dan Pengawasannya, Journal, Vol.7
Davis, Keith. 2011. Perilaku Dalam Organisasi, Jakarta: Erlangga
Fathoni, Abdurrahmant, 2006. Organisasi Dan Manajemen Sumber Daya Manusia, Jakarta: Rineka Cipta
Fauzi, Hikmah, 2013 “Sterilisasi dan Macam-Macamnya” Lembaga Sumber Daya Informasi, IPB, Bogor.S
Gaol, L, Jimmy. 2008. Sistem Informasi Manajemen Pemahaman dan Aplikasi.Jakarta: Penerbit PT Grasindo
Handoko 2017, Manajemen Sumber Daya Manusia, Edisi Revisi Jakarta Bumi Ak Aksara, Metodelogi Penelitian Untuk Skripsi Dan Tesis Bisnis Jakarta: P Gramedia Pustaka.
Hardani dkk. 2020. Metode Penelitian Kualitatif & Kuantitatif. Yogyakarta
Hariadja, Marihot T.E, 2012. Manajemen Sumber Daya Manusia. PT. Bumi Askara Jakarta
Hasibuan Malayu, 2016. Sumber Daya Manusia. Bumi Aksara, Jakarta.
Nawawi, H. 2001 Manajemen Sumber Daya Manusia. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Nitisemito, Alex S 2015. Manajemen Personalia, Ghalia Indonesia Jakarta, Raadabadi M et al. 2018. Comparing The Quality Of Nursing Services Between
Two Public And Private Hospitals, International Journal Of Healthcare Management, 10(4) pp. 252-258.
Rusjiana Jimmy, Pengaruh Sistem Informasi Manajemen Terhadap Kinerja Karyawan Di PT. Rabbani Bandung (Bandung: Computech &
Bisnis,Vol.1 2016)
Shalahuddin, 2017.Pengaruh Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil Kabupaten Paser Jurnal Ilmiah Manajemen, Vol. 1 NO.ISSN:1979-1127. Sugiyono, 2013.Metode Penelitian: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif Dan R&D, Alfabeta, Bandung
Sugiyono, 2013.Metode Penelitian: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif Dan R&D, Alfabeta, Bandung.
Susanti I. 2017. Pengaruh Disiplin Kerja, Pengawasan Dan Motivasi Terhadap Kinerja Karyawan Di PT. Mmw Di Sidoarjo. Jurnal Akutansi
Sutrisno, 2012. Manajemen Keuangan Teori Konsep dan Aplikasi . Yogyakarta : Ekonisia
Vincent Gespersc, 2001. Invancevitst John, Donnely, JR James, DIterjemahkan oleh Moeliyadi, Organisation, Perilku Struktur. Penerbit Press Erlangga Jakarta Gordon B.
64
LAMPIRAN
Pedoman Observasi
No Aspek yang di Observasi
1 Mengamati kegiatan sehari-hari
2 Mengetahui pemanfaatan sistem informasi manajemen yang dilakukan oleh pegawai atau staf
3 Mengamati kedisiplinan pada saat bekerja
4
Mengamati kecermatan dan ketepatan pegawai dalam bekerja
5 Mengetahui keahlian pegawai dalam menggunakan sistem informasi
Pedoman Wawancara
Dimensi
Penelitian Pertanyaan
Informan Penelitian
Pemanfaatan
1. Manajemen Bagaimana pemanfaatan sistem informasi manajemen yang diterapkan di Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gowa?
2. Dalam hal apa pegawai terbantu dengan adanya sistem informasi manajemen?
JR dan JP
Disiplin Kehadiran
1. Bagaimana sistem informasi manajemen dalam meningkatkan disiplin kehadiran?
2. Apa saja sanksi kedisiplinan yang diterapkan di Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gowa
JR dan JP
Hambatan
Dalam pemanfaatan sistem informasi
manajemen dalam meningkatkan kedisiplinan pegawai apakah sering mengalami hambatan?
YN dan AS
Transkip Wawancara
Nama Peneliti : Fira. S
Nama Informan : Dra, HJ Jumriah, Muh. Jupri SE, Yuanita R. ST, Anang Safri Gani
Jam : 10.00-11.30
Tempat Wawancara : Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gowa
No Materi Wawancara
1
Peneiliti
Bagaimana pemanfaatan sistem informasi manajemen di Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gowa?
JR
Selama sistem informasi manajemen diterapkan disini sangat memberikan dampak positif karena sangat terbantu dalam menyelesaikan pekerjaan dalam waktu yang cepat, apalagi dalam sistem absen disini sudah ada sistem Finger Print.
Akan tetapi dalam masa pandemic saat ini sehingga cuman 50% pegawai yang masuk yang lainnya hanya kerja dari rumah (Work from home). Dalam hal itu pegawai yang kerja dari rumah akan mendapatkan informasi dari aplikasi (My Simpeg) yang memudahkan para pegawai disini dalam memberikan informasi
JP
Pemanfaatan sistem informasi manajemen membawa banyak dampak positif karena membantu pekerjaan lebih efisien serta dapat mempersingkat waktu dalam menyelesaikan tugas dan tanggung jawab masing-masing
Peneliti Dalam hal apa pegawai terbantu dengan adanya sistem informasi manajemen?
JR
Dalam kedisiplinan yang semakin meningkat selama diterapkannya sistem informasi manajemen karna dengan adanya fasilitas teknologi, elektronik seperti Finger Print dalam sistem abse n sehingga para pegawai mampu menyelesaikan tugas sesuai waktu yang ditentukan
JP
Dengan diterapkannya sistem informasi manajemen kami disini bisa mendapatkan informasi yang lebih akurat dan relevan kami bisa menjalankan tugas dengan cepat sesuai dengan prosedur dikantor ini, seperti pada saat mengadakan kegiatan diluar maupun dikantor kami telah melakukan perencanaan terlebih dahulu sebelum melaksanakan kegiatan kami, dengan membuat dokumen-dokumen dalam perencanaan dari semua kegiatan, bahkan pimpinan selalu mengarahkan pegawai untuk lebih giat dalam bekerja dan tetap menjaga kedisiplinan
2 Peneliti Bagaimana sistem informasi manajemen dalam meningkatkan disiplin kehadiran?
JR
JP
Jika para pegawai telah melakukan sistem absen Finger Print maka mereka langsung bekerja, karna disini telah
menerapkan batas keterlambatan sehingga disiplin pegawai semakin meningkat tidak seperti dulu pada saat masih sistem manual
Disini sangat menekankan yang namanya kedisiplinan apabila suatu pegawai yang kedisiplinanya kurang baik misalnya tidak masuk kerja maka akan dikenankan hukuman sesuai yang diberlakukan, sehingga pegawai akan berfikir dua kali bila tidak masuk kerja dalam jangka waktu panjang
Peneliti Apa saja sanksi kedisiplinan yang diterapkan di Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gowa?
JP
Sanksi yang diberlakukan disini jika dalam 5 hari tidak masuk kerja itu masih diberikan teguran lisan, tetapi jika 6-10 hari tidak masuk kerja maka akan diberi teguran tertulis berupa surat peringatan, akan tetapi jika 21-25 hari maka akan diberi sanksi penundaan pangkat selama 1 tahun
3
Peneliti
Dalam pemanfaatan sistem informasi manajemen dalam meningkatkan kedisiplinan pegawai apakah sering mengalami hambatan?
YN
Alhamdulillah selama ini belum pernah mengalami hambatan dalam diterapkanya sistem informasi apalagi dalam meningkatkan disiplin pegawai, cuman fasilitas seperti komputer yang belum terlalu memadai
AS
Jika yang saya lihat selama beberapa tahun ini tidak pernah ada hambatan yang dialami, karna pake sistem absenya pake Finger Print sehingga pegawai lebih mudah dalam meningkatkan kedisiplinannya karna sekarang juga sudah ada aplikasi (My Simpeg) yang memudahkan pegawai disini serta dapat menyesuaiakan komunikasi sesama pegawai, kecuali fasilitas komputer yang masih sangat kurang
Dokumentasi Wawancara
Nama Peneliti : Fira. S
Nama Informan : Dra, HJ Jumriah
Jabatan : Kepala Sub Bagian Umum Kepegawaian
Jam : 10.00-11.30
Tanggal :02 Agustus 2021
Tempat Wawancara : Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gowa Topik Wawancara : Pemanfaatan sistem informasi manajemen dalam
meningkatkan kedisiplinan pegawai
Pelaku Hasil wawancara
Peneliti Assalamu’alaikum bu’
JR Waalaikumsalam, iya kenapaki dek?
Peneliti Jadi begini bu’ saya mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Mkassar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Jurusan Mnajemen. Tujuan saya datang kesini untuk menemui ibu untuk meminta waktunya sedikit bu’ untuk memperoleh data dan informasi terkait tentang pem informasi sistem informasi manajemen dalam meningkatkan kedisiplinan pegawai bu’
JR Oh mahasiswa dari unismuh
Peneliti Iye ibu, apa bisa saya mulai saja bu’ ?
JR Iya dek mulai saja karna sebentar saya mau ke kantor bupati
Peneliti Apakah pemanfaatan sistem informasi manajemen sangat penting di Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten gowa?
JR Iya, sangat penting
Peneliti Bagaimana pemanfaatan sistem informasi manajemen di Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten gowa?
JR Jadi, selama sistem informasi manajemen diterapkan disini sangat memberikan dampak positif karena sangat terbantu dalam menyelesaikan pekerjaan dalam waktu yang cepat, apalagi dalam sistem absen disini sudah ada sistem Finger Print. Akan tetapi dalam masa pandemic saat ini sehingga cuman 50% pegawai yang masuk yang lainnya hanya kerja dari rumah (Work from home).
Peneliti Jadi yang kerja dari rumah (Work from home) mereka mendapatkan informasinya dari mana bu’?
JR Dalam hal itu pegawai yang kerja dari rumah akan mendapatkan informasi dari aplikasi (My Simpeg) yang memudahkan para pegawai disini dalam memberikan informasi
Peneliti Dalam hal apa pegawai terbantu dengan adanya sistem informasi
manajemen?
JR Dalam kedisiplinan yang semakin meningkat selama diterapkannya sistem informasi manajemen karna dengan adanya fasilitas teknologi, elektronik seperti Finger Print dalam sistem abse n sehingga para pegawai mampu menyelesaikan tugas sesuai waktu yang ditentukan Bagaimana pemanfaatan sistem informasi manajemen dalam meningkatkan kedisiplinan pegawai?
Jika para pegawai telah melakukan sistem absen Finger Print maka mereka langsung bekerja, karna disini telah menerapkan batas keterlambatan sehingga disiplin pegawai semakin meningkat tidak seperti dulu pada saat masih sistem manual
Mungkin cukup sekian kali ini bu’, sebelumya Terimah Kasih banyak bu’ atas waktunya
Iya sama-sama dek Assalamu’alaikum bu’
Waalaikumsalam
Dokumentasi Wawancara
Nama Peneliti : Fira. S
Nama Informan : Muh. Jupri SE
Jabatan : Staf Sub Bagian Umum Kepegawaian
Jam : 10.00-11.30
Tanggal :29 Juli 2021
Tempat Wawancara : Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gowa Topik Wawancara : Pemanfaatan sistem informasi manajemen dalam
meningkatkan kedisiplinan pegawai
Pelaku Hasil Wawancara
Peneliti Assalamu’alaikum pak JP Waalaikumsalam dek Peneliti Sibuk ki pak?
JP Tidak ji dek, kenapaki?
Peneliti Sebelumnya, saya mahasiswa dari unismuh pak, mau minta waktunya sedikit pak untuk memperoleh data dan informasi terkait tentang Pemanfaatan sistem informasi manajemen dalam meningkatkan kedisiplinan pegawai
JP Oh, dari jurusan apaki dek?
Peneliti Manajemen pak JP Oh, manajemen di’
Peneliti Iye pak, apa bisa saya mulai pak?
JP Iya dek silahkan
Peneliti Bagaimana pemanfaatan sistem informasi manajemen di Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gowa?
JP Pemanfaatan sistem informasi manajemen membawa banyak dampak positif karena membantu pekerjaa lebih efisien serta dapat mempersingkat waktu dalam menyelesaikan tugas dan tanggung jawab masing-masing
Peneliti Dalam hal apa pegawai terbantu dengan adanya sistem informasi manajemen?
JP Dengan diterapkannya sistem informasi manajemen kami disini bisa mendapatkan informasi yang lebih akurat dan relevan kami bisa menjalankan tugas dengan cepat sesuai dengan prosedur dikantor ini, seperti pada saat mengadakan kegiatan diluar maupun dikantor kami telah melakukan perencanaan terlebih dahulu sebelum melaksanakan kegiatan kami, dengan membuat dokumen-dokumen dalam perencanaan dari semua kegiatan,
bahkan pimpinan selalu mengarahkan pegawai untuk lebih giat dalam bekerja dan tetap menjaga kedisiplinan
Peneliti Bagaimana sistem informasi manajemen dalam meningkatkan disiplin kehadiran?
JP Disini sangat menekankan yang namanya kedisiplinan apabila suatu pegawai yang kedisiplinanya kurang baik misalnya tidak masuk kerja maka akan dikenankan hukuman sesuai yang diberlakukan, sehingga pegawai akan berfikir dua kali bila tidak masuk kerja dalam jangka waktu panjang
Peneliti Apa saja sanksi kedisiplinan yang diterapkan di Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gowa?
JP Sanksi yang diberlakukan disini jika dalam 5 hari tidak masuk kerja itu masih diberikan teguran lisan, tetapi jika 6-10 hari tidak masuk kerja maka akan diberi teguran tertulis berupa surat peringatan, akan tetapi jika 21-25 hari maka akan diberi sanksi penundaan pangkat selama 1 tahun
Peneliti Mungkin cukup sekian kali ini bu’, sebelumya Terimah Kasih banyak bu’ atas waktunya
JP Iya dek
peneliti Assalamu’alaikum pak JP Waalaikumsalam
Dokumentasi Wawancara
Nama Peneliti : Fira. S
Nama Informan : Yuanita R. ST
Jam : 10.00-11.30
Tanggal :04 Agustus 2021
Tempat Wawancara : Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gowa
Pelaku Hasil wawancara
Peneliti Assalamu’alaikum bu’
YN Waalaikumsalam, iya kenapaki dek?
Peneliti Maaf bu’ menganggu, jadi begini bu’ saya mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Mkassar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Jurusan Mnajemen. Tujuan saya datang kesini untuk menemui ibu untuk meminta waktunya sedikit bu’ untuk memperoleh data dan informasi terkait tentang pem informasi sistem informasi manajemen dalam meningkatkan kedisiplinan pegawai bu’
YN Oh mau wawancara ya?
Peneliti Iye ibu, apa bisa saya mulai saja bu’ ? YN Iya dek mulai saja silahkan
Peneliti Apakah disini telah menerapkan sistem informasi manajemen?
YN Iya sudah beberapa tahun lalu
Peneliti Apakah sistem informasi manajemen sangat penting di Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabuten Gowa?
YN Iya sangat penting
Peneliti Apakah pegawai terbantu dengan adanya sistem informasi manajemen?
YN Iya dek
Peneliti Dalam pemanfaatan sistem informasi manajemen dalam meningkatkan kedisiplinan pegawai apakah sering mengalami hambatan?
YN Alhamdulillah selama ini belum pernah mengalami hambatan dalam diterapkanya sistem informasi apalagi dalam meningkatkan disiplin pegawai, cuman fasilitas seperti komputer yang belum terlalu memadai
Peneliti Mungkin ini cukup bu’, sebelumya Terimah Kasih banyak bu’ atas waktu dan kesempatannya
YN Iya sama-sama Peneliti Assalamu’alaikum bu’
YN Waalaikumsalam
Dokumentasi Wawancara
Nama Peneliti : Fira. S
Nama Informan : Anang Safri Gani
Jam : 10.00-11.30
Tanggal :04 Agustus 2021
Tempat Wawancara : Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gowa
Pelaku Hasil wawancara
Peneliti Assalamu’alaikum pak
AS Waalaikumsalam, iya dek kenapa ki?
Peneliti Maaf pak menganggu, jadi begini pak saya mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Mkassar Tujuan saya datang kesini untuk menemui bapak untuk meminta waktunya sedikit pak untuk memperoleh data dan informasi terkait tentang pem informasi sistem informasi manajemen dalam meningkatkan kedisiplinan pegawai pak AS Oh dari kampus unismuh ki di’
Peneliti Iye pak, apa bisa saya mulai saja pak ? AS Iya dek mulai saja
Peneliti Apakah disini telah menerapkan sistem informasi manajemen?
AS Iya dek sudah lama
Peneliti Apakah sistem informasi manajemen sangat penting di Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabuten Gowa?
AS sangat penting
Peneliti Apakah pegawai terbantu dengan adanya sistem informasi manajemen?
AS Iya dek sangat terbantu
Peneliti Dalam pemanfaatan sistem informasi manajemen dalam meningkatkan kedisiplinan pegawai apakah sering mengalami hambatan?
AS Jika yang saya lihat selama beberapa tahun ini tidak pernah ada hambatan yang dialami, karna pake sistem absenya pake Finger Print sehingga pegawai lebih mudah dalam meningkatkan kedisiplinannya karna sekarang juga sudah ada aplikasi (My Simpeg) yang
memudahkan pegawai disini serta dapat menyesuaiakan komunikasi sesama pegawai, kecuali fasilitas komputer yang masih sangat kurang
Peneliti Mungkin ini cukup pak, sebelumya Terimah Kasih banyak pak atas kesempatannya
AS Iya sama-sama dek Peneliti Assalamu’alaikum pak
AS Waalaikumsalam
REDUKSI
No Reduksi
1
JR, JP
1. Selama sistem informasi manajemen diterapkan disini sangat memberikan dampak positif karena sangat terbantu dalam menyelesaikan pekerjaan dalam waktu yang cepat, apalagi dalam sistem absen disini sudah ada sistem Finger Print. Akan tetapi dalam masa pandemic saat ini sehingga cuman 50% pegawai yang masuk yang lainnya hanya kerja dari rumah (Work from home). Dalam hal itu pegawai yang kerja dari rumah akan mendapatkan informasi dari aplikasi (My Simpeg) yang memudahkan para pegawai disini dalam memberikan informasi
2. Pemanfaatan sistem informasi manajemen membawa banyak dampak positif karena membantu pekerjaan lebih efisien serta dapat mempersingkat waktu dalam menyelesaikan tugas dan tanggung jawab masing- masing
JR,JP
1. Dalam kedisiplinan yang semakin meningkat selama diterapkannya sistem informasi manajemen karna dengan adanya fasilitas steknologi, elektronik seperti Finger Print dalam sistem absen sehingga para pengawai mampu menyelesaikan tugas sesuai waktu yang ditentukan
2. Dengan diterapkannya sistem informasi manajemen kami disini bisa mendapatkan informasi yang lebih akurat dan relevan kami bisa menjalankan tugas dengan cepat sesuai dengan prosedur dikantor ini, seperti pada saat mengadakan kegiatan diluar maupun dikantor kami telah melakukan perencanaan terlebih dahulu sebelum melaksanakan kegiatan kami, dengan membuat dokumen-dokumen dalam perencanaan dari semua kegiatan, bahkan pimpinan selalu mengarahkan pegawai untuk lebih giat dalam bekerja dan tetap menjaga kedisiplinan pada saat berhadapan dengan orang luar maupun sesama pegawai
2
JR, JP
1. Jika para pegawai telah melakukan sistem absen Finger Print maka mereka langsung bekerja, karna disini telah menerepkan batas keterlambatan sehingga disiplin pegawai semakin meningkat tidak seperti dulu pada saat masih sistem manual
2. Disini sangat menekankan yang namanya kedisiplinan apabila suatu pegawai yang kedisiplinanya kurang baik misalnya tidak masuk kerja maka akan dikenankan hukuman sesuai yang diberlakukan sehingga pegawai akan berfikir dua kali bila tidak masuk kerja dalam jangka waktu panjang
JP
Sanksi yang diberlakukan disini jika dalam 5 hari tidak masuk kerja itu masih diberikan teguran lisan, tetapi jika 6- 10 hari tidak masuk kerja maka akan diberi teguran tertulis berupa surat peringatan, akan tetapi jika 21-25 hari maka akan diberi sanksi penundaan pangkat selama 1 tahun
3
YN. AS
1. Alhamdulillah selama ini belum pernah mengalami hambatan dalam diterapkanya sistem informasi apalagi dalam meningkatkan disiplin pegawai, cuman fasilitas seperti komputer yang belum terlalu memadai
2. Jika yang saya lihat selama beberapa tahun ini tidak pernah ada hambatan yang dialami, karna pake sistem absenya pake Finger Print sehingga pegawai lebih mudah dalam meningkatkan kedisiplinannya karna sekarang juga sudah ada aplikasi (My Simpeg) yang memudahkan pegawai disini serta dapat menyesuaiakan komunikasi sesama pegawai, kecuali fasilitas komputer yang masih sangat kurang