BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN
B. Pembahasan
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian quasi eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Bentuk desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah The Nonequivalent Posttest-only Control Group Design. Teknik sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik purposive sampling karena sampel diambil berdasarkan pertimbangan dari nilai kemampuan awal atau hasil belajar siswa yang didapatkan dari guru matematika di MTs N 2 Lombok Tengah. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII A sebagai kelas eksperimen dengan model pembelajaran quantum learning sedangkan untuk siswa kelas VIII B dijadikan sebagai kelas kontrol dengan metode ceramah (konvesional). Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebanyak 61 siswa dengan materi yang diajarkan adalah Pythagoras (teorema Pythagoras). Untuk pengambilan data, peneliti melakukan pertemuan mengajar masing masing sebanyak 4 kali pertemuan baik kelas eksperimen maupun kelas kontrol, 1 kali pertemuan untuk perkenalan baik kelas
89
eksperimen maupun kelas kontrol serta diakhiri 1 kali pertemuan untuk memberikan angket dan posttest pada kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan tujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh quantum learning terhadap minat dan prestasi siswa dalam belajar matematika.
Berdasarkan hasil perhitungan di atas dapat disimpulkan bahwa hasil dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: uji normalitas terhadap minat dan prestasi belajar siswa pada kelas eksperimen yang menggunakan model quantum learning dan kelas kontrol yang tidak menggunakan model quantum learning (konvensional) memiliki data yang berdistribusi normal.
Selanjutnya dilakukan uji homogenitas terhadap kedua kelas dari hasil angket dan posttes dapat disimpulkan bahwa nilai minat dan prestasi belajar siswa kedua kelas tersebut memiliki varians yang sama atau homogen. Karena data pada penelitian ini berdistribusi normal dan homogen maka akan dilakukan uji t untuk menguji hipotesis penelitian. Uji t yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji t independen. Hasil perhitungan minat belajar siswa yang diperoleh adalah sebagai berikut: rata-rata minat belajar siswa pada kelas eskperimen dan kontrol yaitu 70.67 dan 63.71. Dengan taraf signifikan = 5% = 0,05, db = n – 2 = 61 – 2 =5 9. Sehingga
90
( ) dengan Posttest kelas eksperimen dan kontrol menunjukkan bahwa
maka ditolak. Jadi, dapat disimpulkan bahwa rata –rata minat belajar siswa pada kelas eksperimen lebih dari kelas kontrol, yang artinya bahwa terdapat pengaruh quantum learning terhadap minat siswa dalam belajar matematika. Adapun hasil perhitungan prestasi belajar siswa adalah sebagai berikut: rata-rata prestasi belajar siswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol yaitu 88.33 dan 69.84. Dengan taraf signifikan = 5% = 0,05, db = n – 2 = 61 – 2 = 59. Sehingga ( ) dengan Posttest kelas eksperimen dan kontrol menunjukkan bahwa
maka ditolak. Jadi, dapat disimpulkan bahwa rata-rata prestasi belajar siswa pada kelas eksperimen lebih dari kelas kontrol, yang artinya bahwa ada pengaruh quantum learning terhadap prestasi siswa dalam belajar matematika.
Selain dari rata-rata kelas dapat juga dilihat dari
kelas eksperimen dan kelas kontrol Posttest. Hal tersebut menunjukkan bahwa ada pengaruh quantum learning terhadap minat dan prestasi siswa dalam belajar matematika.
91
Hasil penelitian ini selaras dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh Matin Enggar Putri dkk yang berjudul
“Pembelajaran Quantum Learning Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Kelas VIII SMP Ditinjau Dari Gaya Belajar Siswa”.
Penelitian Matin Enggar Putri dkk menunjukkan bahwa quantum learning dapat meningkatkan prestasi belajar siswa kelas VIII SMP ditinjau dari gaya belajar siswa.48 selain itu, penelitian Intan Nadiroh yang berjudul “Pengaruh Quantum Learning dan Penggunaan Media Tiga Dimensi Terhadap Minat Belajar Siswa”.
Penelitian Intan Nadiroh menunjukkan hasil bahwa quantum learning memiliki pengaruh positif terhadap minat belajar siswa.49
48 Matin Enggar Putri dkk, “Pembelajaran Quantum Learning Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Kelas VIII SMP Ditinjau Dari Gaya Belajar Siswa”, 27 Maret 2019.
49 Intan Nadiroh, “ Pengaruh Quantum Learning Terhadap Peningkatan Minat Belajar Siswa Materi Volume Kubus dan Balok Kelas V MI Mambu’al Ma’arif Dennayar”, Murobbi: Jurnal Ilmu Pendidikan, Vol 3, Nomor 2, September 2019.
92 BAB V PENUTUP A. Kesimpulan
Berdasarkan hasil dari penelitian dan analisis data yang telah dilakukan oleh peneliti diperoleh kesimpulan bahwa minat belajar siswa pada kelas eksperimen lebih dari kelas kontrol dan prestasi belajar siswa pada kelas eksperimen lebih dari kelas kontrol. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh quantum learning terhadap minat dan prestasi siswa dalam belajar matematika.
B. Saran
Peneliti ingin menyampaikan beberapa saran diantaranya sebagai berikut:
1. Bagi peneliti lain, diharapkan mencoba menggunakan metode quantum learning pada materi yang berbeda dan pada jenjang yang berbeda karena siswa merasa senang dengan cara mengajar yang bervariasi.
2. Bagi guru, dapat menggunakan metode pembelajaran quantum learning sebagai alternatif dalam pembelajaran dan dapat menambah pengalaman sebagai upaya untuk meningkatkan minat dan prestasi siswa dalam belajar khususnya mata pelajaran matematika.
93
3. Bagi siswa, diharapkan siswa dapat terbiasa dalam hal belajar mandiri, berani bertanya jika ada materi yang belum dipahami dan berani dalam mengajukan maupun menanggapi pertanyaan dari guru maupun pertanyaan teman, baik dalam pelajaran matematika maupun pelajaran yang lain.
94
DAFTAR PUSTAKA
Abdoulaye Fane & Sugito, “Pengaruh Keterlibatan Orang Tua, Perilaku Guru, Dan Motivasi Belajar Terhadap Prestasi Belajar Matematika Siswa”, Jurnal Riset Pendidikan Matematika 6(1), 2019, hlm. 2 Acep & Tatang, “Keterampilan dan kreativitas mengajar guru sebagai
determinan terhadap prestasi belajar siswa”, Jurnal Pendidikan Manajemen Perkantoran, Vol. 2, Nomor 2, Juli 2017, hlm. 244.
Aditya Putra Irmansyah, “Perbandingan Model Pembelajaran Cooperatif Tipe Team Game Tournament (TGT) Dengan Model Pembelajaran Quantum Learning Terhadap Minat Belajar Matematika, (Skripsi, Program Studi Tadris Matematika Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Mataram, Mataram, 2018), hlm.21.
Agus Irianto, Statistik Konsep Dasar, Aplikasi dan Pengembangannya, (Jakarta, PT Fajar Interpratama Mandiri, April 2016), hllm. 277 Akvany Rufaida, “Peningkatan Keterampilan Menulis Permulaan Melalui
Model Quantum Learning Pada Siswa Kelas 2 SD Negeri Karangasem 1 Laweyan Surakarta, (Skripsi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret, Surakarta, 2010).
Andri dkk, “Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Rendahnya Prestasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Matematika DI SD Negeri 04 Bati Tahun Pelajaran 2016/2017”, Jurnal Pendidikan Dasar PerKhasa, Vol. 3, Nomor 2, Oktober 2017, hlm. 415
Bambang dkk, “Pengaruh Metode Quantum Learning Terhadap Minat Belajar Siswa dan Penguasaan Konsep Biologi Kelas VIII SMP Negeri 11 Bandar Lampung”, BIOSFER Jurnal Tadris Pendidikan Biologi, Vol. 8, Nomor 2, Desember 2017.
Boobbi Deporter & Mike Hernacki, Quantum Learning Membiasakan Belajar Nyaman dan Menyenangkan, (Bandung: Kaifa, 2000), hlm.
15
95
Budyatna, Metodologi Penelitian Sosial, (Bandung: PT Refika Aditama), hlm. 149
Djamarah and Syaiful Bahri, Psikologi Belajar, (Jakarta: PT Rineka Cipta, 2002), hlm.133.
Intan Nadiroh, “ Pengaruh Quantum Learning dan Penggunaan Media Tiga Dimensi Terhadap Minat Belajar Siswa”, Murobbi:Jurnal Ilmu Pendidikan, Vol. 3, Nomor 2, September 2019, hlm. 142
Jonathan Sarwono, Metode Penelitian Kuantitatif & Kualitatif, (Yogyakarta:Graha Ilmu, 2006, 54)
Karunia Eka Lestari & Mokhammad Ridwan Yudhanegara, Penelitian Pendidikan Matematika, (Bandung: PT Refika Aditama, 2017), hlm.
169
Khusnul Khotimah, “Peningkatan Minat Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Dengan Metode Sosiodrama Kelas V di Madrasah Ibtidaiyah Al-Quran Tempuran Kabupaten Lampung Tengah Tahun Pelajaran 2017/2018, (Skripsi, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Metro, 2018). hlm. 14
Ma’ruf Zahran “Quantum Learning : Spesifikasi , Prinsip, dan Faktor- Faktor yang Mempengaruhinya”, JRTIE: Journal Of Research and Thought Of Islamic Education. Vol. 2 , No.2, Tahun 2019.
Matin Enggar Putri dkk, “Pembelajaran Quantum Learning Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Kelas VIII SMP Ditinjau Dari Gaya Belajar Siswa”, 27 Maret 2019.
Moh. Zainul Rosiyd Mustajab & Aminol Rosid Abdullah, Prestasi Belajar, (Malang: Literasi Nusantara, 2018), hlm. 10
Muri Yusuf, Metode Penelitian KKuantitatif, Kualitatif, dan Penelitian Gabungan, (Jakarta: PRENADAMEDIA GROUP, 2016), hlm.150.
Nandang Kosasih & Dede Sumarna, Pembelajaran dan Optimalisasi Kecerdasan, (Bandung: ALPABETA, 2013), hlm. 76-77.
96
Nevi Trianawaty Anwar, “Peran Kemampuan Literasi Matematika Pada Pembelajaran Matematika Abad-21”, Prisma 1, 2018, hlm. 365.
Nurhasanah, “Faktor-Faktor Penyebab Rendahnya Prestasi Belajar Aqidah Akhlak Di Kelas IV MIS IQRO’UMMAT Kecamatan Manggelewa Tahun Ajaran 2016/2017”, Al- Furqon Jurnal Studi Pendidikan Islam, Vol. 4, Nomor 2, September 2015- Februari 2016, hlm. 19-20.
Prayuga, Y., & Abadi, A. P. (2019). Minat Belajar Siswa Dalam Pembelajaran Matematika. In Prosiding Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika (Vol.1052). Diakses pada tanggal 21 November 2021.
Siti Muharomatus Sa’diyah, “Pengaruh Pendekatan Quantum Learning Terhadap Prestasi Belajar Matematika Materi Luas Permukaan dan Volume Prisma
Peserta Didik Kelas VIII di SMP Islam Gandusari Trenggalek Tahun Ajaran 2010/2011, (Skripsi, REPO IAIN-Tulungagung, 2011).
Sandu Siyanto, Dasar Metodologi Penelitian, (Yogyakarta: Literasi Media Publishing, 2015), hlm. 49
Siwi Puji Astuti, “Pengaruh Kemampuan Awal dan Minat Belajar Terhadap Prestasi Belajar Fisika”, Jurnal Formatif, 5 (1), 2016, hlm.71
Syaiful Sagala, Konsep dan Makna Pembelajaran, (Bandung: Alpebeta, 2012), hlm. 152.
Syardiansah, “Hubungan Motivasi Belajar dan Minat Belajar terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa Mata Kuliah Pengantar Manajemen (Studi Kasus Mahasiswa Tingkat 1 EKM A Semester 11)”, Journal Manajemen Keuangan, Vol.5, Nomor 1, Mei 2016, hlm. 444
Syofian Siregar, Metode Penelitian Kuantitatif Dilengkapi dengan Perbandingan Perhitungan Manual & SPSS, (Jakarta: Kencana, 2017). hlm, 38.
97
Trianto, Pengantar Penelitian Pendidikan Bagi Pengembangan Profesi Pendidikan & Tenaga Kependidikan, (Jakarta:Kencana, 2011), hlm, 269.
Yeti Budiyarti, “Minat Belajar Siswa Terhadap Mata Pelajaran Bahasa Indonesia (Studi Kasus di SMA PGRI 56 Ciputat), (Skripsi,Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Jakarta, 2018), hlm. 19-20.
Zainatul Mufarrikoh, Statistika Pendidikan (Konsep Sampling dan Uji Hipotesis), (Surabaya: CV Jakad Media Publishing,2020), hlm. 71.
Zawir Mahfudz, “Analisis Pemahaman Siswa Terhadap Konsep Sudut ditinjau dari Prestasi Belajar Siswa, (Skripsi,Jurusan Pendidikan Matematika UIN Mataram, Mataram, 2020), hlm.19-20.
98
LAMPIRAN
99
Lampiran 1 Tabel data hasil penelitian pada kelas eksperimen dan kontrol Siswa Kelas VIII A dan VIII B
Data hasil penelitian pada Eksperimen dan Kontrol Siswa kelas eksperimen kelas kontrol
Minat prestasi Minat Prestasi
50 75 50 55
50 75 50 50
55 75 50 60
55 75 55 65
60 80 55 65
60 80 55 65
70 85 60 65
70 85 60 65
75 85 60 65
75 85 60 65
75 85 60 65
75 85 65 65
75 90 65 65
75 90 65 70
75 90 65 70
75 90 65 70
75 90 65 70
75 90 65 70
75 90 65 70
75 90 65 70
75 95 65 70
75 95 65 75
75 95 65 75
75 95 70 75
75 95 70 75
75 95 70 75
75 95 70 75
75 95 75 80
75 100 75 80
75 100 75 85
75 95
100
Lampiran 2 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Kelas Eksperimen Rencana Pelaksanaan Pembelajaran
(RPP)
Nama Madrasah : MTs. N 2 Lombok Tengah Mata Pelajaran : Matematika
Materi Pelajaran : Pythagoras Kelas/Semester : VIII/Genap
Alokasi Waktu : 8 JP (4 kali pertemuan) A. Kompetensi Inti:
KI-1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
KI-2. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, refponsif dan pro-aktif sebagai bagian dan solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
KI-3. Memahami menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingin
101
tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
KI-4. Mengolah menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan.
B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian
Kompetensi Dasar (KD) Indikator Pencapaian Kompetensi 3.6 Menjelaskan dan
membuktikan teorema Pythagoras dan tripel Pythagoras
4. Menemukan teorema pythagoras 5. Menghitung panjang sisi segitiga siku-siku jika dua sisi lain diketahui.
6. Mengenal tripel pythagoras 4.6 Menyelesaikan masalah
yang berkaitan dengan teorema Pythagoras dan
Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan teorema Pythagoras dan tripel Pythagoras.
102 tripel Pythagoras.
C. Tujuan Pembelajaran Pertemuan pertama:
Diberikan suatu permasalahan dalam LKS, siswa diharapkan dapat memeriksa kebenaran teorema Pythagoras.
Pertemuan kedua:
Diberikan suatu permasalahan dalam LKS, siswa diharapkan dapat menghitung panjang sisi segitiga siku-siku jika dua sisi lain diketahui.
Pertemuan ketiga:
Diberikan suatu permasalahan dalam LKS, siswa diharapkan dapat menemukan dan menguji tiga bilangan apakah termasuk tripel Pythagoras atau bukan tripel Pythagoras.
Pertemuan Keempat:
Diberikan suatu permasalahan dalam LKS, siswa diharapkan dapat menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan teorema Pythagoras dan tripel Pythagoras.
D. Materi Pembelajaran
Memeriksa kebenaran teorema Pythagoras.
103
Menentukan panjang sisi segitiga siku-siku jika panjang dua sisi diketahui.
Menemukan dan menguji tiga bilangan apakah termasuk tripel Pythagoras atau bukan tripel Pythagoras.
Menerapkan teorema Pythagoras untuk menyelesaikan permasalahan nyata.
E. Model dan Pendekatan Pembelajaran Metode : Quantum Learning
F. Media Alat dan Bahan Pembelajaran 1. Media: Papan tulis
2. Sumber Belajar : Buku guru dan LKS G. Langkah-langkah kegiatan belajar mengajar
Pertemuan Pertama
Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi
Waktu Pendahuluan - Guru masuk kedalam
kelas dengan mengucapkan salam - mengabsen kehadiran
siswa
10 Menit
104
- Guru meminta ketua
kelas untuk
memimpin doa sebelum belajar Apresiasi
- Guru menanyakan kondisi siswa
- Guru meminta siswa untuk duduk yang rapi
TUMBUHKAN
- Guru menanyakan pada siswa apakah masih ingat dengan materi minggu lalu Motivasi:
- Guru menyampaikan tujuan dari kegiatan belajar mengajar mengenai materi
105
pembelajaran yang akan dibahas pada pertemuan ini.
Kegiatan Inti
ALAMI
- Guru meminta siswa untuk memeriksa kebenaran teorema Pythagoras
- Guru memberikan pertanyaan pada siswa, yaitu “apa yang dimaksud dengan teorema pythagoras” ? , sebutkan sifat-sifat dari teorema Pythagoras
NAMAI
- Guru meminta siswa untuk mengamati
65 menit
106
sebuah tayangan video mengenai teorema pytagoras, diiringi dengan alunan musik.
Demonstrasi
- Guru membagikan lembar kerja siswa dan meminta siswa untuk
mengerjakannya - Guru membimbing
siswa dalam
mengerjakan LKS - Guru meminta salah
satu dari siswa untuk membaca hasil kerjanya ke depan kelas untuk dibahas - Guru meminta siswa
107
yang lain
memperhatikan dan memberikan
tanggapan terhadap hasil diskusi yang telah disampaikan.
Ulangi
- Guru membahas kembali hasil diskusi
yang telah
disampaikan
- Bila ada hasil diskusi yang kurang tepat, guru memberikan perbaikan
- Guru meminta salah satu siswa untuk mengulangi hasil diskusi yang telah disampaikan tadi.
108
Penutup - Guru bersama siswa menyimpulkan pembelajaran hari ini.
RAYAKAN
- Guru memberikan penghargaan kepada siswa yang paling aktif dalam proses pembelajaran
- Guru memberikan evaluasi kepada siswa secara lisan mengenai materi pada pertemuan ini.
- Guru memberikan pengayaan mengenai materi yang akan dibahas pada pertemuan
selanjutnya.
15 menit
109
- Guru mengakhiri pelajaran dengan berdoa dan guru mengucapkan salam sebelum keluar ruangan
Pertemuan kedua
Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi
Waktu Pendahuluan - Guru masuk kedalam kelas
dengan mengucapkan salam - mengabsen kehadiran siswa - Guru meminta ketua kelas untuk memimpin doa sebelum belajar
Apresiasi
- Guru menanyakan kondisi siswa
- Guru meminta siswa untuk
10 Menit
110
duduk yang rapi TUMBUHKAN
- Guru menanyakan pada siswa apakah masih ingat dengan materi minggu lalu Motivasi:
- Guru menyampaikan tujuan dari kegiatan belajar mengajar mengenai materi pembelajaran yang akan dibahas pada pertemuan ini.
Kegiatan Inti
ALAMI
- Guru meminta siswa untuk menghitung panjang sisi segitiga siku-siku jika dua sisi lain diketahui.
- Guru memberikan
pertanyaan pada siswa, yaitu “bagaimana cara menentukan panjang dari
65 menit
111
sisi segitiga siku-siku jika dua sisi yang lainnya diketahui” ?
NAMAI
- Guru meminta siswa untuk mengamati sebuah tayangan video cara menentukan panjang sisi segitiga siku- siku jika dua sisi yang lainnya diketahui, diiringi dengan alunan musik.
Demonstrasi
- Guru membagikan lembar kerja siswa dan meminta
siswa untuk
mengerjakannya
- Guru membimbing siswa dalam mengerjakan LKS - Guru meminta salah satu
dari siswa untuk membaca
112
hasil kerjanya ke depan kelas untuk dibahas
- Guru meminta siswa yang lain memperhatikan dan memberikan tanggapan terhadap hasil diskusi yang telah disampaikan.
Ulangi
- Guru membahas kembali hasil diskusi yang telah disampaikan
- Bila ada hasil diskusi yang kurang tepat, guru memberikan perbaikan - Guru meminta salah satu
siswa untuk mengulangi hasil diskusi yang telah disampaikan tadi.
Penutup - Guru bersama siswa
menyimpulkan
15 menit
113
pembelajaran hari ini.
RAYAKAN
- Guru memberikan
penghargaan kepada siswa yang paling aktif dalam proses pembelajaran
- Guru memberikan evaluasi kepada siswa secara lisan mengenai materi pada pertemuan ini.
- Guru memberikan
pengayaan mengenai materi yang akan dibahas pada pertemuan selanjutnya.
- Guru mengakhiri pelajaran dengan berdoa dan guru mengucapkan salam sebelum keluar ruangan
114 Pertemuan Ketiga
Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi
Waktu Pendahuluan - Guru masuk kedalam kelas
dengan mengucapkan salam - mengabsen kehadiran siswa - Guru meminta ketua kelas
untuk memimpin doa sebelum belajar
Apresiasi
- Guru menanyakan kondisi siswa
- Guru meminta siswa untuk duduk yang rapi
TUMBUHKAN
- Guru menanyakan pada siswa apakah masih ingat dengan materi minggu lalu Motivasi:
- Guru menyampaikan tujuan
10 Menit
115
dari kegiatan belajar mengajar mengenai materi pembelajaran yang akan dibahas pada pertemuan ini.
Kegiatan Inti
ALAMI
- Guru meminta siswa untuk menemukan dan menguji tiga bilangan apakah termasuk tripel Pythagoras atau bukan tripel Pythagoras.
- Guru memberikan
pertanyaan pada siswa, yaitu
“apa yang dimaksud dengan tripel pythagoras” ?, “dan apakah tiga bilangan termasuk tripel Pythagoras atau bukan tripel Pythagoras”?
NAMAI
- Guru meminta siswa untuk
65 menit
116
mengamati sebuah tayangan video mengenai definisi tripel Pythagoras dan tipe- tipe yang termasuk tripel pytagoras, diiringi dengan alunan musik.
Demonstrasi
- Guru membagikan lembar kerja siswa dan meminta siswa untuk mengerjakannya - Guru membimbing siswa
dalam mengerjakan LKS - Guru meminta salah satu
dari siswa untuk membaca hasil kerjanya ke depan kelas untuk dibahas
- Guru meminta siswa yang lain memperhatikan dan memberikan tanggapan terhadap hasil diskusi yang
117
telah disampaikan.
Ulangi
- Guru membahas kembali hasil diskusi yang telah disampaikan
- Bila ada hasil diskusi yang kurang tepat, guru memberikan perbaikan - Guru meminta salah satu
siswa untuk mengulangi hasil diskusi yang telah disampaikan tadi.
Penutup - Guru bersama siswa
menyimpulkan pembelajaran hari ini.
RAYAKAN
- Guru memberikan
penghargaan kepada siswa yang paling aktif dalam proses pembelajaran
15 menit
118
- Guru memberikan evaluasi kepada siswa secara lisan mengenai materi pada pertemuan ini.
- Guru memberikan pengayaan mengenai materi yang akan dibahas pada pertemuan selanjutnya.
- Guru mengakhiri pelajaran dengan berdoa dan guru mengucapkan salam sebelum keluar ruangan
Pertemuan keempat
Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi
Waktu Pendahuluan - Guru masuk kedalam
kelas dengan mengucapkan salam - mengabsen
10 Menit
119
kehadiran siswa - Guru meminta ketua
kelas untuk
memimpin doa sebelum belajar Apresiasi
- Guru menanyakan kondisi siswa
- Guru meminta siswa untuk duduk yang rapi
TUMBUHKAN
- Guru menanyakan pada siswa apakah masih ingat dengan materi minggu lalu Motivasi:
- Guru menyampaikan tujuan dari kegiatan belajar mengajar
120
mengenai materi pembelajaran yang akan dibahas pada pertemuan ini.
Kegiatan Inti ALAMI
- Guru meminta siswa untuk menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan teorema Pythagoras
dan tripel
Pythagoras.
- Guru memberikan pertanyaan pada siswa, yaitu
“bagaimana cara menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan teorema Pythagoras
65 menit
121
dan tripel
Pythagoras” ? NAMAI
- Guru meminta siswa untuk mengamati sebuah tayangan
video cara
menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan teorema Pythagoras
dan tripel
Pythagoras, diiringi dengan alunan musik.
Demonstrasi
- Guru membagikan lembar kerja siswa dan meminta siswa untuk
122
mengerjakannya - Guru membimbing
siswa dalam
mengerjakan LKS - Guru meminta salah
satu dari siswa untuk membaca hasil kerjanya ke depan kelas untuk dibahas
- Guru meminta siswa
yang lain
memperhatikan dan memberikan
tanggapan terhadap hasil diskusi yang telah disampaikan.
Ulangi
- Guru membahas kembali hasil diskusi
123
yang telah
disampaikan
- Bila ada hasil diskusi yang kurang tepat, guru memberikan perbaikan
- Guru meminta salah satu siswa untuk mengulangi hasil diskusi yang telah disampaikan tadi.
Penutup - Guru bersama siswa
menyimpulkan pembelajaran hari ini.
RAYAKAN
- Guru memberikan penghargaan kepada siswa yang paling aktif dalam proses
15 menit
124
pembelajaran
- Guru memberikan evaluasi kepada siswa secara lisan mengenai materi pada pertemuan ini.
- Guru memberikan pengayaan mengenai materi yang akan dibahas pada pertemuan
selanjutnya.
- Guru mengakhiri pelajaran dengan berdoa dan guru mengucapkan salam sebelum keluar ruangan
125
Lampiran 3 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Kelas kontrol
Nama Madrasah : MTs. N 2 Lombok Tengah Mata Pelajaran : Matematika
Materi Pelajaran : Pythagoras Kelas/Semester : VIII/Genap
Alokasi Waktu : 8 JP (4 kali pertemuan) H. Kompetensi Inti:
KI-1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
KI-2. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, refponsif dan pro-aktif sebagai bagian dan solusi atas berbagai
permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
KI-3. Memahami menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada
126
bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
KI-4. Mengolah menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan.
I. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian
Kompetensi Dasar (KD) Indikator Pencapaian Kompetensi 3.6 Menjelaskan dan membuktikan
teorema Pythagoras dan tripel Pythagoras
4. Menemukan teorema pythagoras 5. Menghitung panjang sisi segitiga
siku-siku jika dua sisi lain diketahui.
6. Mengenal tripel pythagoras 4.6 Menyelesaikan masalah yang
berkaitan dengan teorema Pythagoras dan tripel Pythagoras.
Menyelesaikan masalah yang
berkaitan dengan teorema Pythagoras dan tripel Pythagoras.