• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

D. Pembahasan

Dari data yang diperoleh pada analisis deskriptif terdapat beberapa hal yang berpengaruh kepada pelaksanaan pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan di Sekolah Menengah Pertama Negeri 4 Pariaman. Oleh karena itu perlu adanya pembahasan yang mempengaruhi terhadap faktor pelaksanaan pembelajaran Penjasorkes yang akan dijelaskan dengan sub-sub variabel sebagai berikut:

1. Motivasi Siswa

Hasil Penyebaran angket terhadap 62 orang responden diketahui Jumlah item pernyataan pada variabel motivasi siswa sebanyak 11 butir pernyataan valid. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa frekuensi Tidak = 122 atau 17.9% sedangkan frekuensi Ya = 560 atau 82.1%. Rerata hitung (mean) = 0.82, standar deviasi = 0.38, median = 1.00, nilai minimum = 0 dan nilai maksimum = 1. Jadi bila dilihat dari hasil analisis data dapat diambil kesimpulan bahwa ”Motivasi siswa yang dimiliki Sekolah Menengah Pertama Negeri 4 Pariaman pada pelaksanaan pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan” tingkat pencapaian responden 82.1% berada pada kategori Sangat Baik.

Berdasarkan hasil pembahasan temuan penelitian dapat disimpulkan bahwa hasil penelitian di atas bertolak belakang dari observasi awal disebabkan karena tidak semua yang di identifikasi diteliti hal ini disebabkan oleh keterbatasan waktu dan dana penelitian sehingga penulis tidak dapat meneliti semua permasalahan yang telah di identifikasi.

Dari hasil pengolahan data di atas bila dilihat motivasi siswa sangat baik. Hal ini berarti keinginan siswa untuk mengikuti pelaksanaan pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan sangat besar dimana di Sekolah Menengah Pertama Negeri 4 Pariaman Guru penjasorkesnya berhasil dalam melaksanakan pembelajaran penjasorkes sehingga menimbulkan motivasi bagi siswa untuk mengikutinya. Motivasi merupakan suatu dorongan yang diperlukan seseorang dalam proses pembelajaran, dengan adanya motivasi ,semangat dan kegairahan seseorang dalam proses pembelajaran akan menjadi baik.

2. Sarana dan Prasarana

Hasil Penyebaran angket terhadap 62 orang responden diketahui Jumlah item pernyataan pada variabel sarana dan prasarana sebanyak 5 butir pernyataan valid. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa frekuensi Tidak = 63 atau 20.3% sedangkan frekuensi Ya = 247 atau 79.7%. Rerata hitung (mean) = 0.80, standar deviasi = 0.40, median = 1.00, nilai minimum = 0 dan nilai maksimum = 1. Jadi bila dilihat dari hasil analisis data dapat diambil kesimpulan bahwa ”Sarana dan Prasarana yang dimiliki Sekolah Menengah Pertama Negeri 4 Pariaman pada pelaksanaan pembelajaran pendidikan

jasmani olahraga dan kesehatan” tingkat pencapaian responden 79.7% berada pada kategori Baik.

Berdasarkan hasil pembahasan temuan penelitian dapat disimpulkan bahwa hasil penelitian di atas bertolak belakang dari observasi awal disebabkan karena tidak semua yang di identifikasi diteliti hal ini disebabkan oleh keterbatasan waktu dan dana penelitian sehingga penulis tidak dapat meneliti semua permasalahan yang telah di identifikasi.

Dari hasil pengolahan data di atas bila dilihat Sarana dan prasarana di Sekolah Menengah Pertama Negeri 4 Pariaman sudah berada pada kategori baik. Hal ini berarti ketersedian sarana dan prasarana yang ada di SMPN4 Pariaman sudah dapat memenuhi kebutuhan para siswa dalam berolahraga berdasarkan hasil dari pernyataan tadi menunjukan betapa pentingnya sarana dan prasarana untuk membantu kelancaran siswa dalam berolahraga dan untuk kedepannya pada pihak sekolah diharapkan agar fasilitas seperti saranan dan prasarana dapat ditingkatkan jauh lebih baik lagi supaya pelaksanaan pembelajaran terutama pada mata pelajaran Penjasorkes dapat meningkatkan kualitas belajar siswa untuk lebih baik lagi.

3. Modifikasi Pembelajaran

Hasil Penyebaran angket terhadap 62 orang responden dimana masing-masing responden memberikan penilaian jawaban terhadap pernyataan sesuai dengan pendapatnya diketahui Jumlah item pernyataan pada variabel modifikasi pembelajaran sebanyak 7 butir pernyataan valid.

Hasil perhitungan menunjukkan bahwa frekuensi Tidak = 75 atau 17.3%

sedangkan frekuensi Ya = 357 atau 83.7%. Rerata hitung (mean) = 0.83, standar deviasi = 0.38, median = 1.00, nilai minimum = 0 dan nilai maksimum = 1. Jadi bila dilihat dari hasil analisis data dapat diambil kesimpulan bahwa ”Modifikasi Pembelajaran pada Sekolah Menengah Pertama Negeri 4 Pariaman dalam pelaksanaan pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan” tingkat pencapaian responden 83.7% berada pada kategori Sangat Baik.

Berdasarkan hasil pembahasan temuan penelitian dapat disimpulkan bahwa hasil penelitian di atas bertolak belakang dari observasi awal disebabkan karena tidak semua yang di identifikasi diteliti hal ini disebabkan oleh keterbatasan waktu dan dana penelitian sehingga penulis tidak dapat meneliti semua permasalahan yang telah di identifikasi.

Dari hasil pengolahan data di atas bila dilihat modifikasi pembelajaran di Sekolah Menengah Pertama Negeri 4 Pariaman sudah sangat baik. Hal ini berarti memodifikasi suatu kegiatan pembelajaran tentu sangat diperlukan untuk mencapai tujuan dari kegiatan pembelajaran, untuk memotivasi siswa dalam proses belajar mengajar adalah dengan jalan memodifikasi olahraga kedalam pendidikan jasmani sebab secara fisik dan kemampuan satiap siswa berbeda antara satu dengan lainya tututan terhadap fisik mereka dapat dikurangi dengan memodifikasi olahraga dengan menggunakan alat-alat dan peraturan yang memungkinkan siswa secara tepat mengembangkan keterampilan dalam pembelajaran Penjasorkes.

4. Kemampuan Guru

Hasil Penyebaran angket terhadap 62 orang responden dimana masing-masing responden memberikan penilaian jawaban terhadap pernyataan sesuai dengan pendapatnya diketahui Jumlah item pernyataan pada variabel kemampuan guru sebanyak 5 butir pernyataan valid. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa frekuensi Tidak = 23 atau 7.4% sedangkan frekuensi Ya = 287 atau 92.6%. Rerata hitung (mean) = 0.93, standar deviasi = 0.26, median = 1.00, nilai minimum = 0 dan nilai maksimum = 1. Jadi bila dilihat dari hasil analisis data dapat diambil kesimpulan bahwa ”Kemampuan Guru pada Sekolah Menengah Pertama Negeri 4 Pariaman dalam pelaksanaan pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan” tingkat pencapaian responden 92.6% berada pada kategori Sangat Baik.

Berdasarkan hasil pembahasan temuan penelitian dapat disimpulkan bahwa hasil penelitian di atas bertolak belakang dari observasi awal disebabkan karena tidak semua yang di identifikasi diteliti hal ini disebabkan oleh keterbatasan waktu dan dana penelitian sehingga penulis tidak dapat meneliti semua permasalahan yang telah di identifikasi.

Dari hasil pengolahan data di atas bila dilihat dari kemampuan guru di Sekolah Menengah Pertama Negeri 4 Pariaman sudah sangat baik. Hal ini berarti berdasarkan hasil tersebut di atas jelas tanpa adanya kemampuan guru sebagai sumberdaya manusia (SDM) yang memadai baik dari segi kuantitas maupun kualitas, hal ini berpengaruh terhadap kelancaran dalam proses belajar mengajar maupun pengembangan diri siswa.

BAB V PENUTUP

Berdasarkan hasil penelitian pada bab sebelumnya maka dapat ditarik kesimpulan dan beberapa saran dalam penelitian.

A. Kesimpulan

Berdasarkan hasil pengolahan data dalam penelitian ini maka dapat di simpulkan bahwa Pelaksanaan Pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan di Sekolah Menengah Pertama Negeri 4 Pariaman sebagai berikut:

1. Motivasi siswa

Pencapaian kategori jawaban responden pada indikator Motivasi Siswa dapat disimpulkan berada pada kategori Sangat Baik.

2. Sarana dan Prasarana

Pencapaian kategori jawaban responden pada indikator Sarana dan Prasarana dapat disimpulkan berada pada kategori Baik.

3. Modifikasi Pembelajaran

Pencapaian kategori jawaban responden pada indikator Modifikasi Pembelajaran dapat disimpulkan berada pada kategori Sangat Baik.

4. Kemampuan Guru

Pencapaian kategori jawaban responden pada indikator Kemampuan Guru dapat disimpulkan berada pada kategori Sangat Baik.

46

B. Saran

Berdasarkan kesimpulan penelitian di atas penulis menyarankan beberapa hal :

1. Bagi guru Penjasorkes diharapkan agar dapat menciptakan pembelajaran Penjasorkes yang dapat meningkatkan motivasi belajar siswa agar pelaksanaan pembelajaran penjasorkes bisa berjalan dengan baik.

2. Kepala sekolah untuk dapat melengkapi sarana prasarana yang diperlukan khususnya dalam pelaksanaan pembelajaran Penjasorkes agar siswa termotivasi untuk dapat mengikuti pembelajaran Penjasorkes.

3. Diharapkan bagi seluruh siswa agar meningkatkan motivasi belajarnya sehingga belajar dengan serius disekolah, tanpa adanya paksaan dari pihak lain.

4. Kepada peneliti selanjutnya diharapkan dapat melanjutkan penelitian ini dan mengungkap permasalahan pada penelitian ini berdasarkan identifikasi permasalahan yang belum dibahas pada penelitian ini.

DAFTAR PUSTAKA

Arikunto, Suharsimi. (1992). Prosedur penelitian Suatu Pendekatan Praktis. Jakatra : Rineka Cipta.

Aussie Sport. (1993). Roll Ball. Australia : Aussie Sport.

Buku Panduan Penulisan Tugas Akhir/Skripsi Universitas Negeri Padang 2009.

Pandang : UNP.

Depdiknas. 2003. UU RI No 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Jakarta : Depdiknas.

Depdiknas. 2006. UU RI No 22 Tahun 2006 Peraturan Mentri Pendidikan Nasional.

Jakarta : Depdiknas.

Diknas. (2006). Kurikulum Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan. Jakarta : Depdiknas.

Dimiyati, Mujiono. (1999). Belajar dan Pembelajaran. Jakarta : Rineka Cipta.

Hendri. (1985). Pengaruh Motivasi dalam Pendidikan Jasmani. Jakarta : Bumi Aksara.

Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (2006). Jakarta : Depdiknas.

Nasrun Azhar. (1993). Prasarana dan Sarana Olahraga Dalam Sistem Pembinaan Olahraga pada PELITA VI. Makalah : Jakarta.

Nawawi, Hadari. (1991). Metode Penelitian Bidang Sosial. Yogyakarta : Gajah mada Universitas Perss.

Riduwan. (2003). Metode Penelitian. Jakarta : Balai pustaka.

Sadarwan Danin. (2004). Metode Penelitian Untuk Ilmu-ilmu Prilaku. Jakarta : Bumi Aksara.

Sagala, Syaiful. (2003). Konsep dan Makna Pembelajaran. Bandung : Alfabeta.

Sardiman. (2011). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta : Raja Grafindo Persada.

Suparman, Eddy. (1996). Pendidikan Jasmani dan Kesehatan. Bandung : Angkasa.

Surakhmad, Winarno. (1990). Pengantar Penelitian Ilmiah Dasar Metode Teknik.

Bandung : Transito.

Supartono dalam Winarno. (2006). Prespektif Pendidikan Jasmani dan Olahraga.

Malang : Universitas Malang.

Suryosubroto. (1997). Proses Belajar Mengajar di sekolah. Jakarta : Rineka Cipta.

Lampiran 1

KISI-KISI ANGKET PENELITIAN

PELAKSANAAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 4

KOTA PARIAMAN

Variabel Sub Variabel Indikator Butir

Pertanyaan Pelaksanaan 1. Motivasi siswa

Pembelajaran - Motivasi Intrinsik - Disiplin 1-2

Penjasorkes - Kesenangan 3-4

di SMPN 4 - Perhatian 5-6

Pariaman - Motivasi Ektrinsik - Pujian 7

- Hukuman 8

- Ikut serta 9

- Perhatian 10-11

- Dorongan 12

2. Sarana dan Prasarana - Ukuran 13-14

- Jumlah 15-17

3. Mmodifikasi - Alat 18

Pembelajaran - Peraturan 19-20

- Waktu 21

- Lapangan 22-24

4. Kemampuan Guru - Membuka/Pemanasan 25-26 - Pelaksanaan/Inti 27-28 - Penutup/Evaluasi 29-30

Lampiran 2 ANGKET PENELITIAN I. Identifikasi Responden

Nama : ………..

Kelas : ………..

Nama sekolah : SMP Negeri 4 Pariaman II. Petunjuk Pengisian Angket

1. Jawablah dengan keadaan yang sebenarnya dan yang saudara ketahui.

2. Berilah tanda ( √ ) pada kolom yang telah disediakan di bawah ini !

NO PERTANYAAN JAWABAN

YA TIDAK 1 Apakah kamu tidak pernah absen dalam

pembelajaran Penjasorkes ?

2 Apakah sebelum pelajaran dimulai kamu dan teman- teman sudah siap dengan pakaian olahraga lengkap untuk praktek lapangan?

3 Apakah kamu sangat senang mengikuti pembelajaran Penjasorkes?

4

Apakah kamu senang ketika guru kamu melakukan modifikasi dalam pelaksanaan pembelajaran Penjasorkes?

5

Apakah kamu selalu memperhatikan setiap gerakan yang diajarkan gurumu dalam pelaksanaan pembelajaran Penjasorkes?

6

Apakah kamu selalu memperhatikan gurumu pada saat menjelaskan materi dalam pelaksanaan pembelajaran Penjasorkes?

7

Apakah guru olahraga kamu selalu memberikan pujian jika kamu disiplin dan tidak pernah absen ? 8

Apakah guru olahraga kamu selalu memberikan hukuman bila kamu tidak serius dalam pembelajaran Penjasorkes?

9

Apakah guru olahraga kamu juga ikut serta ketika kamu melakukan permainan pada saat kegiatan pembelajaran penjasorkes?

10

Apakah guru olahraga kamu selalu memperhatikan dan mengajarkan kamu jika ada kesalahan pada pelaksaanan pembelajaran Penjasorkes?

11

Apakah guru olahraga kamu selalu membantu kamu melakukan gerakan yang kurang kamu kuasai dalam pembelajaran penjasorkes?

12 Apakah guru olahraga kamu selalu antusias mendorong kamu dalam pelaksanaan pembelajaran Penjasorkes?

13 Apakah kamu kurang merasa nyaman dalam melakukan pembelajaran Penjasorkes karena kecilnya lapangan sekolah yang ada sehingga mempersulit kamu dalam beraktivitas?

14 Apakah ukuran lapangan yang ada di sekolahmu telah mencukupi standar yang ada?

15

Apakah peralatan yang digunakan dalam pelaksanaan pembelajaran Penjasorkes disekolah kamu mencukupi?

16

Apakah dengan bola yang kurang guru olahraga memodifikasi bola disesuaikan dengan permainan yang akan dilakukan hal ini membuat kamu termotivasi dalam berolahraga?

17

Apakah kamu sering menunggu giliran bermain karena kurangnya peralatan yang ada?

18

Apakah dengan memodifikasi peralatan dapat meningkatkan kelancaran dalam pelaksanaan pembelajaran Penjasorkes disekolahmu?

19

Apakah guru olahraga kamu memodifikasi peraturan dalam permainan?

20 Apakah dengan memodifikasi peraturan dalam pelaksanaan pembelajaran Penjasorkes dapat meningkatkan kegembiraan dalam pembelajaran?

21 Apakah dengan waktu permainan yang di modifikasi dapat membuat pelaksanaan pembelajaran Penjasorkes berjalan dengan baik?

22 Apakah guru olahraga kamu memodifikasi bentuk lapangan yang ada untuk melakukan Pelaksanaan pembelajaran Penjasorkes?

23 Apakah guru kamu juga memodifikasi ukuran lapangan yang ada sehingga dapat disesuikan dengan pelaksanaan pembelajaran Penjasorkes?

24 Apakah dengan memodifikasi lapangan yang ada pelaksanaan pembelajaran Penjasorkes bisa berjalan dengan baik?

25 Apakah guru Penjasorkes kamu selalu melakukan do’a bersama sebelum memulai pelaksanaan pembelajaran Penjasorkes?

26 Apakah guru Penjasorkes kamu selalu memberikan pemanasan sebelum memulai pelaksanaan pembelajaran?

27 Apakah guru Penjasorkes melakukan pengelolaan kelas yang baik sehingga saat belajar tidak ada siswa yang ribut?

28 Apakah guru Penjasorkes menggunakan media yang tepat dalam pelaksanaan pembelajaran Penjasorkes?

29 Apakah guru olahraga kamu melakukan pendinginan sebelum mengevaluasi atau menutup pelajaran?

30 Apakah guru Penjasorkes selalu melakukan mengevaluasi materi yang sudah disampaikan sebelum menutup pelajaran?

Lampiran 5

Uji Reliabilitas Instrumen Penelitian.

RUMUS K21 (Kuder dan Richardson)

Ket :

rii = Reliabilitas instrumen

k = Banyaknya butir Pernyataan Vt = Varian Total

M = Skor Rata-rata

(Suharsimi Arikunto, 1998:185) Dengan menggunakan tabel analisis uji reliabelitas, maka diketahui : k = 28

∑X 1453

M = --- = --- = 23.43 N 62

Vt = 14.71

Jika dimasukkan ke dalam rumus, maka perhitungannya adalah sebagai berikut :

28 23.43 (28 – 23.43) rii = --- 1 - --- 28 – 1 28 (14.71)

= 0.767 > 0.254 (rtab)

Dengan demikian instrumen dimaksud cukup reliabel (dapat dipercaya) k M(k – M)

rii = --- 1 - --- -

k – 1 kVt

Lampiran 6

Uji Validitas Menggunakan Point Biserial Correlation

RUMUS Point Biserial Correlation

Dalam mana :

rpbis : Koefisien korelasi point biserial

Mp : Mean skor dari subjek-subjek yang menjawab betul item yang dicari korelasinya dengan tes

Mt : Mean skor total (skor rata-rata dari seluruh pengikut tes) St : Standar deviasi skor total

P : Proporsi subjek yang menjawab betul q ; 1- p

Mp - Mt p rpbis = --- --- ---

St q

Lampiran 7

Tabel. Hasil Perhitungan Korelasi Point Biserial ( rpbis > 0.254) NO

NO.

BUTIR ITEM

KOEFISIE N KORELASI

KET NO

NO.

BUTIR ITEM

KOEFISIE N KORELASI

KET

1 1 0.460 Valid 16 16 0.444 Valid

2 2 0.542 Valid 17 17 0.366 Valid

3 3 0.396 Valid 18 18 0.349 Valid

4 4 0.391 Valid 19 19 0.387 Valid

5 5 0.325 Valid 20 20 0.383 Valid

6 6 0.367 Valid 21 21 0.375 Valid

7 7 0.387 Valid 22 22 0.339 Valid

8 8 0.352 Valid 23 23 0.336 Valid

9 9 0.354 Valid 24 24 0.370 Valid

10 10 -0.091 Tdk

Valid 25 25 0.308 Valid

11 11 0.484 Valid 26 26 ~ Tdk

Valid

12 12 0.571 Valid 27 27 0.347 Valid

13 13 0.348 Valid 28 28 0.313 Valid

14 14 0.391 Valid 29 29 0.413 Valid

15 15 0.344 Valid 30 30 0.349 Valid

Lampiran 8

Analisis Deskriptif Variabel Motivasi Siswa

Statistics Motiv as i Sisw a

682 0 .82 1.00 .38 0 1 V alid

Mis sing N

Mean Median Std. Dev iation Minimum Max imum

Motivas i Sisw a

122 17.9 17.9 17.9

560 82.1 82.1 100.0

682 100.0 100.0

Tidak Y a Total V alid

Frequenc y Percent V alid Percent

Cumulativ e Percent

Motivasi Siswa

Motivasi Siswa

Ya Tidak

Percent

100

80

60

40

20

0

82

18

Lampiran 9

Analisis Deskriptif Variabel Sarana dan Prasarana

Statistics Sarana dan Prasarana

310 0 .80 1.00 .40 0 1 V alid

Mis sing N

Mean Median Std. Dev iation Minimum Max imum

Sarana dan Prasarana

63 20.3 20.3 20.3

247 79.7 79.7 100.0

310 100.0 100.0

Tidak Y a Total V alid

Frequenc y Percent V alid Percent

Cumulativ e Percent

Sarana dan Prasarana

Sarana dan Prasarana

Ya Tidak

Percent

100

80

60

40

20

0

80

20

Lampiran 10

Analisis Deskriptif Variabel Modifikasi Pembelajaran

Statistics Modif ikas i Pembelajaran

434 0 .83 1.00 .38 0 1 V alid

Mis sing N

Mean Median Std. Dev iation Minimum Max imum

Modifikasi Pe m be lajaran

75 17.3 17.3 17.3

359 82.7 82.7 100.0

434 100.0 100.0

Tidak Y a Total V alid

Frequenc y Percent V alid Percent

Cumulativ e Percent

Modifikasi Pembelajaran

Modifikasi Pembelajaran

Ya Tidak

Percent

100

80

60

40

20

0

83

17

Lampiran 11

Analisis Deskriptif Variabel Kemampuan Guru

Statistics Kemampuan Guru

310 0 .93 1.00 .26 0 1 V alid

Mis sing N

Mean Median Std. Dev iation Minimum Max imum

Kem am puan Guru

23 7.4 7.4 7.4

287 92.6 92.6 100.0

310 100.0 100.0

Tidak Y a Total V alid

Frequenc y Percent V alid Percent

Cumulativ e Percent

Kemampuan Guru

Kemampu an Guru

Ya Tidak

Percent

100

80

60

40

20

0

93

7

Lampiran 12

DOKUMENTASI PENELITIAN Gambar 1 : Membagikan Angket

Gambar 2 : Siswa siswi Mengisi Angket

Gambar 3 : Siswa siswi Mengisi Angket

Gambar 4 : Mengumpulkan Angket

Dokumen terkait