• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

C. Pembahasan

“Bantuan yang dikeluarkan pemerintah seperti BLT dan PKH kami sangat bersyukur dan senang karena saya mendapatkan uang itu BLT Rp600.000/bulan per keluarga (KK) dari uang BLT tersebut saya dapat menggunakan untuk tambah-tambah uang modal usaha saya”

Ibu mirna juga menyampaikan pendapatnya yakni:

“Saya juga mendapatkan bantuan dari pemerintah namun bukan uang BLT tapi uang PKH yang bantuannya berupa sembako sekitar 10 kg,telur 1 rak, dan ada juga sayur dan buah 4 biji dalam 1 kantong

Berdasarkan Hasil dari wawancara dimasyarakat dengan 3 profesi yakni petani,peternak dan pengusaha kecil dapat disimpulkan bahwa masyarakat sangat bersyukur dengan adanya bantuan tersebut sebab dengan adanya program yang dibuat pemerintah dari mulai pelatihan petani dan ternak memberikan dampak yang efektif dengan membantu berwirausaha dengan baik peningkatan keterampilan dan memotivasi masyarakat petani dan peternak,bantuan bibit dan alat hingga mesin serta bantuan penanganan yang berupa BLT dan PKH dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sehingga dapat mengurangi biaya yang dikeluarkan untuk usaha masyarakat yang ada di Desa Su’rulangi

biaya hal ini sesuai sebagaimana dalam peraturan menteri dalam Negeri No 20, tahun 2018 tentang pengelolaan keuangan Desa segala sesuatu yang berupa uang dan barang berhubungan dengan pelaksanaan hak dan kewajiban Desa.

c. Penatausahaan dalam proses keuangan Desa yang dilakukan oleh bendahara desa dilakukan menggunakan aplikasi siskeudes dimana aplikasi sistem keuangan Desa (siskeudes) merupakan aplikasi yang dikembangkan badan pengawasan keuangan dan pembangunan (BPKP) dalam rangka meningkatkan kualitas tata kelola keuangan Desa.

d. Pada Laporan realisasi pelaksanaan APBDesa sudah sesuai dalam peraturan Menteri Dalam Negeri, No 20 (2018) Pasal 68 Ayat (1-3) sebagaimana yang telah disampaikan kepala Desa Su’rulangi bahwa Kepala Desa menyampaikan laporan pelaksanaan APB Desa semester pertama kepada Bupati/Walikota melalui camat dimana laporan ini terdiri dari laporan bagaimana pelaksanaan APB Desa Dan bagaimana pelaporan realisasi kegiatannya dimana bendahara pelaksanaan kegiatan anggaran wajib menyampaikan pada laporan akhir realisasi pelaksanaan kegiatan dan anggaran kepada Desa e. Atas Laporan realisasi dan pertanggungjawaban realisasi dalam

pelaksanaan APBDesa diimformasikan kepada masyarakat secara tertulis yang mudah diakses oleh masyarakat seperti papan pengumuman (transparansi) agar dapat mengetahui apa saja yang dibuat, dilaksanakan dalam penggunaan Dana Desa tersebut.

Pengimplementasian dalam pengelolaan keuangan sudah sesuai dengan kriteria implementasi pada factor komunikasi pemerintah dan masyarakat berjalan dengan baik factor sumber daya pada implementasi anggaran Dana Desa telah mendapat kecukupan staff baik jumlah dan

kapasitasnya, faktor disposisi sikap pelaksanaan pemerintah Desa dan partisipasi masyarakat sudah berjalan dengan baik, faktor struktur birokrasi telah ada pembentukan struktur didalam pelaksanaan anggaran Dana Desa.

2. Efektivitas Pemerintah dalam Pengelolaan Keuangan Desa Su’rulangi Dalam pencapaian tujuan dalam setiap perencanaan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa dan kualitas hidup masyarakat dalam mencapai tujuan perencanaan pemerintah khususnya dalam bidang perekonomiian dengan menerapkan pola efektivitas dengan melakukan musyawarah sudah sesuai dengan kriteria dalam menentukan efektivitas dan permendagri No 113 tahun 2014. Tentang pengelolaan keuangan Desa. Menindak lanjuti Permendagri tersebut, Menteri Dalam Negeri dikukuhkan dengan menerbitkan Surat Edaran (SE) Menteri Dalam Negeri No.146/2694/SJ dalam melaksanakan ketentuan Permendagri didalam perencanaan, pelaksanaan, dan menyelesaikan operasi tingkat Desa. Mengusulkan seperangkat prinsip yang harus diikuti ketika melaksanakan program publik.seperti melakukan musyawarah pada setiap dusun yang memiliki hasil masukan masyarakat selanjutnya dilakukan musyawarah desa dengan sosialisasi masyarakat membuat dan melaksanakan program perekonomian

3. Implikasinya Terhadap Perekonomian Masyarakat Desa Su’rulangi Pemerintah Desa Su'rulangi bertugas menyelenggarakan Anggaran

Pendapatan dan Belanja Desa sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Tim Pelaksana Tingkat Desa melaksanakan kegiatan yang diberikan dari ADD secara kasat mata dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat dengan menghadirkan papan kegiatan fisik di lokasi kegiatan. Masyarakat dapat mengetahui program ADD yang dilaksanakan dengan prinsip transparan dan akuntabilitas. Tahap

pelaksanaan program yang buat pemerintah Desa dalam hal ini mencakup segala perekonomian yang keterkaitannya dengan sumber pendapatan yang di hasilkan oleh masyarakat di Desa Su’rulangi Kecamatan polongbangkeng Kabupaten Takalar, karena masyarakat yang ada di Desa Su’rulangi sebagian besar sumber pendapatannya dengan 3 profesi yakni petani, peternak dan pengusaha kecil dapat disimpulkan bahwa masyarakat sangat bersyukur dengan adanya bantuan tersebut sebab dengan adanya program yang dibuat pemerintah dari mulai pelatihan petani dan ternak memberikan dampak yang efektif dengan membantu berwirausaha dengan baik peningkatan keterampilan dan memotivasi masyarakat petani dan peternak, bantuan bibit dan alat hingga mesin serta bantuan penanganan yang berupa BLT dan PKH dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sehingga dapat mengurangi biaya yang dikeluarkan untuk usaha masyarakat yang ada di Desa Su’rulangi.

62 A. Kesimpulan

Adapaun kesimpulan yang dapat ditarik dari hasil penelitian ini adalah:

1. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat ditarik kesimpulan bahwa pemerintah Desa Su’rulangi dalam proses pengelolaan keuangan Dana Desa dan implementasinya sudah sesuai dengan kriteria yang berlaku, hal ini dapat dilihat dari kriteria pengelolaan keuangan yang berlaku yakni:

a. Perencanaan b. Pelaksanaan c. Penatausahaan d. Pelaporan

e. Pertanggungjawaban

Untuk kriteria pengimplementasian dalam pengelolaan keuangan dapat dilihat dari 4 faktor yaitu:

a. Faktor komunikasi b. Faktor sumber daya c. Faktor disposisi d. Faktor birokrasi

2. Berdasarkan Hasil penelitian maka dapat ditarik kesimpulan bahwa pemerintah Desa Su’rulangi dalam menerapkan pola efektivitas dalam Pengelolaan Keuangan Desa Su’rulangi sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku hal ini dapat dilihat melalui Pencapaian tujuan, pencapaian waktu, proses pencairan, dan penggunaan Dana sesuai dengan pelaksanaan kegiatan yang telah direncanakan sampai dengan berakhirnya kegiatan.

3. Berdasarkan hasil penelitian dari wawancara masyarakat dalam implikasinya

terhadap perekonomian masyarakat sudah sesuai dengan implementasi anggaran Dana Desa yang dilakukan pemerintah Desa Su’rulangi hal ini dapat dilihat dengan bantuan yang memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Su’rulangi bantuan tersebut berupa bibit dan alat semprot tanaman hingga mesin pompa air bagi petani serta bantuan penanganan covid yang berupa BLT dan PKH yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dalam menambah modal untuk usaha kecil atau sebagai penambahan pendapatan sehari-hari.

B. Saran

Berdasarkan kesimpulan yang diperoleh dalam penelitian ini, maka diajukan saran-saran sebagai pelengkap terhadap hasil penelitian yang diberikan sebagai berikut:

1. Bagi peneliti selanjutnya, hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi untuk mengembangkan penelitian ini dengan melakukan perbandingan anggaran tahun sekarang dengan anggaran tahun selanjutnya di Desa Su’rulangi Kecamatan Polongbangkeng Selatan Kabupaten Takalar

2. Diharapkan bagi pemerintah agar kiranya membuat website tersendiri yang dikelola langsung oleh pemerintah Desa Su’rulangi terkait profil di Desa su’rulangi agar masyarakat lebih mudah untuk mengetahui kondisi penduduk, sumber daya, sosial dan ekonominya di Desa Su’rulangi setiap tahunnya.

3. Masyarakat diharapkan mampu aktif dalam mempertahankan peranannya untuk memberikan masukan-masukan yang dapat memberikan manfaat bagi pemerintah Desa agar pelaksanaan perekonomian dapat tepat sasaran, dengan keikutsertaan masyarakat dalam pengawasan kinerja pemerintah Desa juga dapat mempengaruhi suatu keberhasilan pemerintah Desa

64

Bay, P. G., & Tunti, M. E. D. (2019). Pengaruh Sistem Pengendalian Intern Pemerintah Terhadap Efektivitas Pengelolaan Keuangan Daerah ( Studi kasus pada Badan Keuangan Daerah Kota Kupang ). Jurnal Akuntansi:

Transparansi dan Akuntabilitas, 7(2), 138–147.

Basri, Y. M., & Gusnardi, G. (2021). Pengelolaan keuangan pemerintah di Masa Pandemi Covid 19 (Kasus Pada Pemerintah Provinsi Riau). Jati: Jurnal akuntansi terapan Indonesia,4(1), 33–48.https://doi.org/10.18196/jati.v4i1.9803 Boedijono, B., Wicaksono, G., Puspita, Y., Bidhari, S. C., Kusumaningrum, N. D.,

& Asmandani, V. (2019). Efektifitas Pengelolaan Dana Desa Untuk Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa di Kabupaten Bondowoso. Jurnal Riset Manajemen dan Bisnis (JRMB) Fakultas Ekonomi UNIAT, 4(1), 9–20. https://doi.org/10.36226/jrmb.v4i1.237

Desa di Kabupaten Takalar http://pn-takalar.go.id/main/index.php/tentang-penga dilan/profile-pengadilan/wilayah-yuridiksi

Desa Su'rulangi di Kabupaten Takalar https://id.wikipedia.org/wiki/Su%27rulangi, Polombangkeng_Selatan, Takalar

Fisabililah, F. F. N., Nisaq, A. R., & Nurrahmawati, S. (2020). Pengelolaan Dana Desa dalam Pemberdayaan Masyarakat. JIAP (Jurnal Ilmu Administrasi Publik), 8(1), 208. https://doi.org/10.31764/jiap.v8i1.1932

Gambaran Pengelolaan Keuangan Daerah serta Kerangka Pendanaan https://takalarkab.go.id/wp-content/uploads/2021/09/BAB-III_RPJMD.pdf Iswari, L. (n.d.). Pengaruh Covid19 Terhadap Aktivitas Pertumbuhan Ekonomi di

Indonesia. 13–20.

Kumenaung, A. G. (2021). Efektivitas Pemanfaatan Dana Desa Terhadap Kesejahteraan Masyarakat di Kabupaten Sangihe (Studi Kasuskecamatan Tamako) the Effectiveness of Village Fund Utilization on Community Welfare in Sangihe District (Case Study of Tamako District). Tumilaar 297 Jurnal EMBA, 9(2), 297–305.

Karimah, F., Saleh, C., & Wanusmawatie, I. (2014). Pengelolaan Alokasi Dana Desa Dalam Pemberdayaan Masyarakat (Studi pada Desa Deket Kulon Kecamatan Deket Kabupaten Lamongan). Jurnal Administrasi Publik, 2(4), 597–602.

Londa, V. Y. (2020). Efektivitas Pengelolaan Dana Kelurahan Dalam Rangka Peningkatan Sarana dan Prasarana dan Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan Bahu Kecamatan Malalayang Kota Manado. Jurnal Administrasi Publik, 6(95), 61–73.

Manajemen, P., & Lakidende, U. (2021). Kabupaten Konawe Kusrawan. 1, 25–

37.

Mashuri, M., Suwarno, S., & Pramono, T. (2020). Pengelolaan Dana Kelurahan dalam Perspektif Community Driven Development. Jurnal Mediasosian : Jurnal Ilmu Sosial dan Administrasi Negara, 4(1), 51–62.

https://doi.org/10.30737/mediasosian.v4i1.819

Meutia Octafian, Anita Wijayanti, & E. M. (2019). Jurnal Dinamika Ekonomi Pembangunan ( JDEP ). JDEP (Jurnal Dinamika Ekonomi Pembangunan), 2(2), 172–177. http://jdep.upnjatim.ac.id/index.php/jdep/article/view/121 Nangoi, G. B., Ekonomi, F., Akuntansi, J., & Ratulangi, U. S. (2019). Analisis

Efektivitas dan Efisiensi Pelaksanaan Anggaran Belanja Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kota Tomohon. Jurnal EMBA: Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi, 7(3), 2979–2988. https://doi.org/10.35794/emba.v7i3.24044

Nismawati, N., & Nugroho, C. (2020). Perekonomian Masyarakat Kelurahan toun saru Pasca Merebaknya Wabah Covid-19. Indonesian Journal of Economics, Entrepreneurship, and Innovation, 1(1), 54–61.https://doi.org/10.31960/ijoeei .v1i1.441

Permatasari, E., Sopanah, & Hasan, K. (2018). Pengelolaan Alokasi Dana Desa dalam Meningkatkan Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa.

Conference of Innovation and Application of Science and Technology (Ciastech), September, 186–194..

Pengelolaan Keuangan Daerah https://peraturan.bpk.go.id/Home/Details/49730/p p-no-58-tahun-2005

Pasal 2 Ayat 1 Permendagri No 20 Tahun 2018 Tentang Pengelolaan Keuangan Desa https://peraturan.bpk.go.id/Home/Details/139714/permendagri-no-20- tahun-2018

Permendagri No.113 tahun 2014 Tentang Pengelolaan Keuangan Desa https://peraturan.bpk.go.id/Home/Details/111736/permendagri-no-113 tahun -2014

Permendagri Nomor 31 Tahun 2016 Tentang pedoman penuyusan anggaran pe ndapatan dan belanja daerah tahun anggaran 2017 https://peraturan.bpk.go.i d/Home/Details/111571/permendagri-no-31-tahun- 2016

Perpu Nomor 1 tahun 2020 tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan untuk Penanganan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) dan/atau dalam Rangka Menghadapi Ancaman yang Membahayakan Perekonomian Nasional dan/atau Stabilitas Sistem Keuangan.https://peraturan.bpk.go.id/Home/Details/135060/perpu-no-1-tahu n-2020

Resdiana, E., & P., I. I. (2020). Efektivitas Dana Desa Dalam Mendukung Pemberdayaan Masyarakat Di Desa Marengan Daya Kabupaten Sumenep.

Jurnal Public Corner Fisip Universitas Wiraraja, 15(1), 48–60.

Sanjaya, N. (2020). Kebijakan Penganggaran Daerah Dimasa Pandemi Covid- 19 (Study Kasus Pada Pemerintah Daerah Provinsi Banten). Jurnal Ilmu Administrasi: Media Pengembangan Ilmu Dan Praktek Administrasi, 17(2), 273–290. https://doi.org/10.31113/jia.v17i2.608

Sazali, M. (2020). Implementasi Pengelolaan Keuangan Negara Dalam Perspektif Ekonomi Islam (Studi APBN 2009-2017). Al-Intaj: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah, 6(2), 88–107.

Tirtanadi, K., & Teddy Prianthara, I. B. (2021). Mengkaji Implementasi Kebijakan Dana Kelurahan Dalam Pemberdayaan Masyarakat. Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummanioramaniora, 5(2), 233.

https://doi.org/10.31604/jim.v5i2.2021.233-244

Undang-undang No 6 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Desa https://jdih.keme nkeu.go.id/fulltext/2014/6TAHUN2014UU.htm

L A M

P

I

R

A

N

PEDOMAN WAWANCARA APARAT DESA SU’RULANGI

Wawancara Kepala Desa

No Pertanyaan Coding

1. Hal apa saja yang direncanakan dalam mengatur Dana Desa khususnya dalam perekonomian

KD

2. Bagaimana pelaksanaan dalam penerimaan dan pengeluaran Dana Desa

KD 3. Bagaimana pelaporan realisasi dalam

pelaksanaan APBDesa

KD 4. Bagaimana implementasi/perencanaan

kebijakan dalam anggaran Dana Desa

KD 5. Bagaimana penerapan pola efektivitas

dalam pengelolaan keuangan

KD

Wawancara Sekretaris Desa

No Pertanyaan Coding

1. Bagaimana pelaporan realisasi dalam pelaksanaan APBDesa

SD 2. Bagaimana implementasi/perencanaan

kebijakan dalam anggaran Dana Desa

SD

Wawancara Bendahara Desa

No Pertanyaan Coding

1. Metode apa yang digunakan dalam pengelolaan Dana Desa

BD 2. Bagaimana pelaporan realisasi dalam

pelaksanaan APBDesa

BD

Wawancara Masyarakat

No Pertanyaan Coding

1. Apakah masyarakat dapat merasakan manfaat dari program atau perencanaan yang dilaksanakan pemerintah Desa Su’rulangi

DYI,SRO,KMT,S,MN

2. Bantuan apa saja yang didapatkan masyarakat dari pemerintah Desa

DYI,SRO,KMT,S,MN

TRANSKIP WAWANCARA

No Coding Transkip

1. KD Didalam Pengalokasian Dana desa khususnya dalam bidang perekonomian karena pendapatan sumber dari masyarakat desa su’rulangi terdiri dari beberapa jenis pekerjaan namun kalau dari hasil rata-rata pekerjaan dimasyarakat desa su’rulangi yaitu petani dan peternak namun kalau berbicara secara keseluruhan pengeluaran Dana desa yaitu mencakup dari pangan dan hewani, skala prioritas desa, pencegahan dan penanganan covid.

2. KD Untuk pelaksanaan pengelolaan keuangan desa penerimaan dan pengeluaran desa dilaksanakan melalui rekening kas desa pada bank yang ditunjuk pada Bapak Bupati atau walikota dalam hal ini meliputi rencana kegiatan dan anggaran Desa, rencana kerja kegiatan Desa dan rencana anggaran biaya.

3. KD Kepala Desa menyampaikan laporan pelaksanaan APB Desa semester pertama kepada Bupati/Walikota melalui camat dimana laporan ini terdiri dari laporan bagaimana pelaksanaan APB Desa Dan bagaimana pelaporan realisasi kegiatannya dimana bendahara pelaksanaan kegiatan anggaran wajib menyampaikan pada laporan akhir realisasi pelaksanaan kegiatan dan anggaran kepada desa.

4. KD Sebelum kami membuat program untuk dilaksanakan kita memberikan ruang kepada masyarakat melalui sosialisasi mengadakan pertemuan dikantor untuk menyampaikan apa yang diinginkan masyarakat itu sendiri dalam membantu perekonomiannya.

5. KD Untuk menerapkan pola efektivitas jadi dasarnya itu dimulai pada permintaan pada setiap perdusun melalui musyawarah dusun jadi hasil dari masukan masyarakat dari musyawarah dusun itu kemudian masuk ke musdes (musyawarah desa) maka dari situ ketua BPD bersama dengan Kepala desa,sekretaris desa dan semua perangkat desa yang ada pada desa tersebut telah melakukan verifikasi yang mana saja termasuk dalam prioritas desa artinya yang paling penting penggunaan dana anggaran itu untuk perekonomian masyarakat desa disu’rulangi. Dengan adanya pola efektivitas yang diterapkan dalam pemerintah desa melalui musyawarah dapat melancarkan anggaran-anggaran dari Dana desa tersebut yang Akan diimplementasikan atau yang Akan direncanakan.

No Coding Transkip

1. SD Untuk realisasi laporan penggunaan dana desa yang dilakukan pemerintah desa hal ini dapat dilihat dipapan transparansi yang sudah dibuat disitu dapat dilihat terkait apa saja yang dikelola dalam penggunaan dana desa seperti program atau bantuan yang buat untuk dapat dituangkan dimasyarakat itu sendiri secara keseluruhannya dapat dilihat dipapan transparansi yang sudah kita buat hal ini agar masyarakat itu tahu bagaimana kinerja pemerintanhya dana itu digunakan untuk apa saja.

2. SD Setiap pelaksanaan ADD bersifat transparan, dan pada setiap akhir kegiatan masyarakat dilakukan pertemuan dengan Kepala Desa untuk menilai pelaksanaan kegiatan, termasuk pengelolaan Dana pemerintah

No Coding Transkip

1. BD Untuk metode pengelolaan keuangannya saya menggunakan metode dengan aplikasi siskeudes karena hal ini lebih memudahkan dalam mencatat pelaporan keuangan.

2. BD Jadi untuk setiap awal dan akhir kegiatan selalu melakukan penyusunan Hasilnya, membuat laporan kegiatan di awal dan akhir setiap kegiatan dalam format yang disediakan sebagai prasyarat untuk pengajuan anggaran tahun depan.

BD Didalam pengimplementasian yang dilakukan guna manfaat dana desa dapat dilihat dari data tersebut rincian pengeluaran dikeluarkan untuk membantu sumber dari pendapatan masyarakat didesa su’rulangi karena semenjak adanya covid ini seperti kita ketahui kondisi sekarang perekonomian cukup menurun maka dari itu semoga program ini dapat membantu masyarakat dengan adanya bantuan ini masyarakat dapat memanfaatkannya sebaik mungkin.

No Coding Transkip

1. DYI Pada masa lalu Sektor pertanian tanaman pangan dan palawija yang selama ini ditekuni oleh masyarakat, petani, dan pengusaha rumah tangga kecil di bidang pertanian dan peternak yang masih belum dapat berkembang. Hal ini disebabkan karena kurangnya pemahaman tentang kewirausahaan, serta sulitnya memperoleh pinjaman modal dari bank atau lembaga lain. Karena berkaitan dengan petani kecil pada umumnya, Posisinya memang tidak ada harapan, hanya dengan kemampuan bertahan. Oleh karena itu, Sangat penting untuk memberikan arahan tentang bagaimana agar apa yang bersumber dari pendapatan petani dan peternak usahanya dapat dilancarkan tapi kami bersyukur pemerintah sekarang membuat program pelatihan.

2. SRO Para masyarakat yang sumber pendapatannya dari petani dan ternak itu bersyukur sebab dengan adanya program pelatihan yang dibuat oleh pemerintah desa su’rulangi pelatihan petani dan ternak terhadap masyarakat mampu memberikan efek yang besar kepada kami terhadap pada peningkatan keterampilan, motivasi dan penerapan. Dengan dibuatnya pelatihan petani dan ternak maka telah terbukti mendapatkan manfaat dari pelatihan karena meningkatkan pengetahuan tentang bagimana bertani dengan baik sehingga dapat meningkatkan keterampilan dalam peningkatan pendapatan, sehingga dapat memotivasi masyarakat.

3. KMT Tidak hanya memberikan program pelatihan namun memberikan bantuan seperti memberikan handsprayer untuk membasmi hama, bantuan mesin pompa air dan juga pupuk hal ini sangat membantu khususnya dalam pengeluaran dalam membeli alat semprot pompa air dan benih pupuk untuk pertanian saya karena saya punya sawah, kebun daun kacang dan Lombok.

4. S Bantuan yang dikeluarkan pemerintah seperti BLT dan PKH kami sangat bersyukur dan senang karena saya mendapatkan uang itu BLT Rp600.000/bulan per keluarga (KK) dari uang BLT tersebut saya dapat menggunakan untuk tambah-tambah uang modal usaha saya.

5. MN Saya juga mendapatkan bantuan dari pemerintah namun bukan uang BLT tapi uang PKH yang bantuannya berupa sembako sekitar 10 kg,telur 1 rak, dan ada juga sayur dan buah 4 biji dalam 1 kantong.

REDUKSI DATA

NO. Coding Reduksi

1. KD Perencaan yang dibuat pemerintah desa

su’rulangi untuk kepentingan masyarakat khususnya dalam perekonomian sudah sesuai dengan kriteria yang berlaku.

2. KD Pada pelaksanaannya untuk pengelolaan

keuangan desa dilaksanakan melalui rekening kas desa pada bank yang ditunjuk pada Bapak Bupati/Walikota yang meliputi rencana kegiatan dan anggaran desa, rancana kerja kegiatan desa dan rencana anggaran biaya hal ini sesuai sebagaimana dalam peraturan menteri dalam Negeri No 20, tahun 2018 tentang pengelolaan keuangan Desa segala sesuatu yang berupa uang dan barang berhubungan dengan pelaksanaan hak dan kewajiban Desa.

3. BD Dalam proses keuangan desa yang dilakukan

oleh bendahara desa dilakukan menggunakan metode aplikasi siskeudes dimana aplikasi sistem keuangan desa (siskeudes) merupakan aplikasi yang dikembangkan badan pengawasan keuangan dan pembangunan (BPKP) dalam rangka meningkatkan kualitas tata kelola keuangan desa.

4. KD,SD,BD Pada Laporan realisasi pelaksanaan

APBDesa sudah sesuai dalam peraturan Menteri Dalam Negeri, No 20 (2018) Pasal 68 Ayat (1-3) sebagaimana yang telah disampaikan kepala desa su’rulangi bahwa Kepala Desa menyampaikan laporan pelaksanaan APB Desa semester pertama kepada Bupati/Walikota melalui camat dimana laporan ini terdiri dari laporan bagaimana pelaksanaan APB Desa Dan bagaimana pelaporan realisasi kegiatannya dimana bendahara pelaksanaan kegiatan anggaran wajib menyampaikan pada laporan akhir realisasi pelaksanaan kegiatan dan anggaran kepada desa

Laporan realisasi dan pertanggungjawaban dalam pelaksanaan APBDesa diimformasikan

kepada masyarakat secara tertulis yang mudah diakses oleh masyarakat seperti papan pengumuman (transparansi) agar dapat mengetahui apa saja yang dibuat, dilaksanakan dalam penggunaan dana desa tersebut.

Pemerintah Desa Su'rulangi bertugas menyelenggarakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Tim Pelaksana Tingkat Desa melaksanakan kegiatan yang diberikan dari ADD secara kasat mata dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat dengan menghadirkan papan kegiatan fisik di lokasi kegiatan. Masyarakat dapat mengetahui program ADD yang dilaksanakan dengan prinsip transparan dan akuntabilitas. Tim Pelaksana Desa melapor kepada Tim Pelaksana Kecamatan dan selanjutnya kepada Tim Pelaksana Kecamatan selama melaksanakan kegiatan

5. KD,BD upaya komunikasi pemerintah dengan warga

berjalan dengan baik. Bentuk komunikasinya berupa adanya sosialisasi yang ditetapkan terkait pada anggaran Dana Desa.

sikap pelaksanaan baik dari pemerintah desa, tim khusus dalam membuat program kegiatan dan juga warga yang berpartisipasi dalam mendukung berjalannya program dari perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan dan pertanggungjawaban sudah berjalan dengan baik

6. KD dalam setiap perencanaan meningkatkan

kesejahteraan masyarakat Desa dan kualitas hidup masyarakat dalam mencapai tujuan perencanaan pemerintah khususnya dalam bidang perekonomiian dengan menerapkan pola efektivitas dengan melakukan musyawarah sudah sesuai dengan kriteria dalam menentukan efektivitas dan permendagri No 113 tahun 2014.

7. DYI,SRO,KMTS,MN masyarakat sangat bersyukur dengan adanya bantuan tersebut sebab dengan adanya program yang dibuat pemerintah dari mulai pelatihan petani dan ternak memberikan

dampak yang efektif dengan membantu berwirausaha dengan baik peningkatan keterampilan dan memotivasi masyarakat petani dan peternak,bantuan bibit dan alat hingga mesin serta bantuan penanganan yang berupa BLT dan PKH dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sehingga dapat mengurangi biaya yang dikeluarkan untuk usaha masyarakat yang ada didesa su’rulangi

Dokumen terkait