BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
B. Pembahasan
Hasil analisis menunjukkan bahwa aktivitas positif siswa pada siklus I, jumlah siswa yang berpartisipasi pada kegiatan awal pembelajaaran 12 orang, mencatat materi 11 orang, menanggapi bahan ajar yang disampaikan oleh guru 8 orang, memberi respon positif terhadap bahan ajar yang telah dibagikan guru 9 orang, kerjasama kelompok 10 orang, kerjasama pada fase berfikir bersama 7 orang, dan memberi respon positif pada fase menjawab pertanyaan 11 orang. Sedangkan pada siklus II, jumlah siswa yang berpartisipasi pada kegiatan awal pembelajaran 13 orang, mencatat materi 12 orang, menanggapi bahan ajar yang disampaikan oleh guru 12 orang,
memberi respon positif terhadap bahan ajar yang telah dibagikan guru 12 orang, kerjasama kelompok 13 orang, kerjasama pada fase berfikir bersama 11 orang, dan memberi respon positif pada fase menjawab pertanyaan 13 orang. Dengan demikian, hasil belajar Ilmu Pengetahuan Sosial siswa kelas IV SD Inpres Tala‟borong telah mengalami peningkatan yaitu: Berdasarkan standar presesntase aktivitas yang telah ditetapakn sebelumnya (minimal 70%), maka semua aktivitas berada pada kategori tuntas dengan rata-rata persentase sebesar 80,73%, berdasarkan hasil persentase aktivitas positif siswa meningkat maka dapat mempengaruhi peningkatan hasil belajar siswa dalam mengikuti proses belajar mengajar, sedangkan persentase aktivitas negatif siswa yang dicapai saat diberikan strategi PAIKEM pada siklus II.
Berdasarkan standar persentase aktivitas yang telah ditetapakan sebelumnya (maksimal 5%), maka aktivitas negatif berada pada kategori tuntas dengan rata-rata persentase sebesar 2,25%.
Peningkatan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Sosial kelas IV SD Inpres Tala‟borong menunjukkan bahwa penerapan strategi PAIKEM efektif digunakan dalam pembelajaran ini disebabkan karena penerapan strategi PAIKEM dapat menumbuhkan motivasi siswa untuk belajar IPS. Melalui strategi PAIKEM ini suasana belajar menjadi menarik dan menyenangkan karena diselingi dengan sedikit hiburan (permainan), sehingga semua siswa akan antusias dalam mengikuti proses pembelajaran dan siswa dapat melatih kesiapan diri dalam menjawab pertanyaan. Pembelajaran dengan strategi
PAIKEM banyak didominasi oleh kegiatan siswa dalam menemukan dan menjawab pertanyaan yang bervariasi.
Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa skor rata-rata hasil belajar IPS yang diperoleh pada akhir siklus I, skor rata-rata hasil pembelajaran IPS siswa sebesar 63,36 dari skor ideal yang mungkin dicapai yaitu 100 dan berada pada kategori sedang. Pada akhir siklus ini II, skor rata-rata hasil pembelajaran IPS siswa sebesar 89,36 dari skor ideal yang mungkin dicapai yaitu 100 dan berada pada kategori tinggi. Dengan demikian, hasil pembelajaran IPS siswa kelas IV SD Inpres Tala‟borong mengalami peningkatan dari skor 63,36 menjadi 89,36.
Adapun persentase ketuntasan hasil belajar IPS yang diperoleh siswa kelas IV SD Inpres Tala‟borong yaitu setelah diadakan tes akhir siklus I hasil belajar yang diperoleh yaitu sebanyak 7 orang siswa yang tuntas dengan persentase 50,33% dan terdapat 7 orang siswa tidak tuntas dengan persentase 49,67%. Dikarenakan pada siklus I siswa belum sepenuhnya beradaptasi dengan metode yang diterapkan terutama pada saat pemberian media pembelajaran serta permainan yang sering diselingi untuk membuat murid tidak bosan dalam belajar masih dirasa canggung dan kaku pada pengaplikasiannya dalam pembelajaran. Seperti pada saat diberikan permainan, siswa merespon dengan antusias tetapi proses dan hasil yang diharapkan belum sesuai dikarenakan kebanyakan siswa masih malu-malu saat diberi pertanyaan seputar pembelajaran.
Sedangkan pada tes akhir siklus II berdasarkan standar persentase ketuntasan belajar siswa yang telah ditetapkan sebelumnya yaitu 81%
menunjukkan bahwa persentase ketuntasan belajar siswa meningkat sebesar 97,36 yaitu 13 orang siswa dari 14 siswa termasuk dalam kategori tuntas dan persentase ketidak tuntasan sebesar 2,64% atau 1 orang siswa dari 14 siswa termasuk dalam kategori tidak tuntas.
Ketidak tuntasan tersebut dikarenakan siswa yang bersangkutan belum lancar membaca sehingga mendapat kesulitan dalam belajar terlebih pada saat mengerjakan tugas ataupun soal-soal yang diberikan sehingga masih perlu bimbingan agar kedepannya bisa meningkat dan memberikan hasil yang diharapkan. Tetapi secara keseluruhan baik dari metode hingga media yang diterapkan sudah sesuai dengan apa yang diharapkan. Karena pada hasil akhir menunjukkan peningkatan hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II.
BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN
A. Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas di kelas IV SD Inpres Tala‟borong dengan menggunakan strategi PAIKEM pada mata pelajaran IPS, maka dapat disimpulkan bahwa:
1. Strategi PAIKEM dalam pembelajaran IPS dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hal tersebut ditunjukan dengan adanya peningkatan hasil belajar siswa pada siklus I mencapai 63,36 pada siklus II menjadi 89,36, terjadi peningkatan hasil belajar dari siklus I ke siklus II sebesar 26,00.
2. Strategi PAIKEM dalam pembelajaran IPS dapat meningkatkan hasil belajar siswa dengan nilai rata-rata pada siklus I sebesar 63,36 dan pada siklus II sebesar 89,36. Persentase ketuntasan siklus I sebesar 50,33% dengan kategori “Rendah”. Kemudian pada siklus II sebesar 97,36% dengan kategori Tinggi (Sangat Baik). Terjadi peningkatan persentase ketuntasan belajar siswa sebesar 47,03%.
B. Saran
Dalam pembelajaran IPS terutama pada buku yang digunakan sebagai bahan ajar, peneliti banyak menemukan paragraf-paragraf yang memuat teori pembelajaran dan sedikit menampilkan gambar-gambar yang menyangkut teori dari pembelajaran tersebut. Sehingga peneliti menyarankan kepada guru ataupun peneliti selanjutnya yang ingin mengangkat judul penelitian seputar
pembelajaran IPS, sebaiknya menggunakan strategi PAIKEM dalam kegiatan belajar mengajar dikarenakan guru ataupun peneliti diajak untuk menumbuhkan kreatifitasnya dalam menyusun bahan ajar hingga media yang digunakan agar menumbuhkan semangat dan motivasi siswa dalam belajar sehingga dapat meningkatkan hasil belajarnya.
DAFTAR PUSTAKA
Amri, Sofan dan Iif Khoiru Ahmadi. 2010. Proses Pembelajaran Kreatif dan Inovatif dalam Kelas. Jakarta: PT. Prestasi Pustakaraya
Apriliana, Dwi. 2014. Penerapan Strategi PAIKEM Dalam Meningkatkan Kreativitas Karya Ilustrasi Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Seni Budaya. Universitas Negeri Yogyakarta.
Daryanto. 2013. Inovasi Pembelajaran Efektif. Bandung: Yrama Widya.
Fatmah, A. Nurul. 2018. Pengaruh Strategi PAIKEM (Pembelajaran Aktif, Inovatif, Kreatif, Efektif, Menyenangkan) Terhadap Motivasi Dan Hasil Belajar Siswa. Skripsi tidak diterbitkan. Makassar: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Makassar.
Gunawan, Rudy. 2011. Pendidikan IPS Filosofi, Konsep dan Aplikasi. Bandung:
Alfabeta. Hamalik.
Hajar, S. H. 2017. Pengaruh Strategi PAIKEM Terhadap Minat Belajar Matematika Siswa Kelas VII MTs.Nurussalamah. Mataram : Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram
Hamdani, 2011. Strategi Belajar Mengajar. Bandung: CV PUSTAKA SETIA Hartono, Rudi. 2013. Ragam Model Mengajar yang Mudah Diterima Murid,
Jogjakarta: DIVA Press
Hasanah. 2013. Definisi Pendidikan IPS dan Pendidikan IPS menurut Para Ahli.
(Online) Vol. 1, N0. 1, (http://awaliyahhasanah.blogspot.com. diakses 31 Juli 2019)
Iru & La Ode, S. A. 2012. Analisis Penerapan Pendekatan, Metode, Strategi dan Model-model Pembelajaran. Bantul: Multi Presindo.
Jauhar, Mohammad. 2011. Implementasi PAIKEM dari Behavioristik Sampai Konstruktivistik Sebuah Pengembangan Pembelajaran Berbasis CTL (Contextual Teaching & Learning). Jakarta: Prestasi Pustaka
Jihad, Asep dan Abdul Haris. 2013. Evalusi Pembelajaran. Yogyakarta. Multi Pressido.
Kemendikbud. 2013. Silabus Mata Pelajaran Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah (SMA/MA). Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Lestari, Wahyu W. 2015. Penerapan Strategi Pembelajaran Aktif Inovatif Kreatif Efektif Dan Menyenangkan (PAIKEM) Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia. IAIN Purwokerto
Mulyatiningsih, D. E. 2010. Pembelajaran Aktif, Kreatif, Inovatif, Efektif dan Menyenangkan (PAIKEM). Depok: Direktorat Jendral Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan.
Nurochim. 2013. Perencanaan Pembelajaran Ilmu-Ilmu Sosial. Jakarta : PT. Raja Grafindo
Novianti, Rani. 2017. Makalah Model Pembelajaran PAIKEM. Makalah disajikan dalam Lokakarya Pengembangan Pembelajaran PKn di SD, Universitas Muhammadiyah Jakarta, Jakarta, 15 November.
Purwanto. 2014. Evaluasi Hasil Belajar. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Remiswal & Rezki A. 2013. Format Pengembangan Strategi Paikem Dalam Pembelajaran Agama Islam, Yogyakarta : Graha Ilmu,
Rusman. (2012). Belajar dan Pembelajaran Berbasis Komputer Mengembangkan Profesionalisme Guru Abad 21. Bandung: ALFABETA
Slameto. 2010. Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta:
Rineka Cipta
Sapriya, 2009. Pendidikan IPS Konsep dan Pembelajaran, Bandung: Remaja Rosdakarya
Sudjana, Nana. 2016. Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: PT.
Ramaja Rosdakarya.
Suharsimi Arikunto. (2010). Prosedur Penelitian: Jakarta: PT. Rineka Cipta.
Sutikno, M. Sobry. 2014. Metode & Model-Model Pembelajaran. Lombok:
Holistica.
Tim Pengembang MKDP. 2012. Kurikulum dan Pembelajaran. Bandung: Raja Grafindo Persada
Undang-Undang Repoblik Indonesia No 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Uno, B Hamzah dan Nurdin Mohamad, 2011. Belajar Dengan Pendekatan PAILKEM. Jajarta: PT. Bumi Aksara
Lampiran
Lampiran
Lampiran R
P P
Siklus I
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
Satuan Pendidikan : SD Inpres Tala’borong Kelas / Semester : IV / Ganjil
Tema 5 : Pahlawanku
Sub Tema 1 : Perjuangan Para Pahlawan Pembelajaran ke : 1
Alokasi waktu : 120 menit
A. KOMPETENSI INTI
1. Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya.
2. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, santun, percaya diri, peduli, dan bertanggung jawab dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, tetangga dan Negara.
3. Memahami pengetahuan faktual, Konseptual, prosedural, dan metakognitif pada tingkat dasar dengan cara mengamati, menanya dan mencoba berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, di sekolah dan tempat bermain.
4. Menunjukkan keterampilan berfikir dan bertindak kreatif, produktif, kritis, mandiri, kolaboratif dan komunikatif. Dalam bahasa yang jelas, sistematis, logis dan kritis, dalam karya yang estetis dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan tindakan yang mencerminkan prilaku anak sesuai dengan tahap perkembangannya.
B. KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR
Muatan: Ilmu Pengetahuan Sosial
No Kompetensi Indikator
3.4 Mengidentifikasi kerajaan Hindu dan/atau Buddha dan/ atau Islam di lingkungan daerah setempat, serta pengaruhnya pada kehidupan masyarakat masa kini.
3.4.1 Mengidentifikasi kerajaan Islam di lingkungan daerah setempat, serta pengaruhnya pada kehidupan masyarakat masa kini.
4.4 Menyajikan hasil identifikasi kerajaan Hindu dan/atau Buddha dan/atau Islam di lingkungan daerah setempat, serta pengaruhnya pada kehidupan masyarakat masa kini.
4.4.1 Menceritakan kembali secara tertulis kerajaan Islam yang ada di lingkungan.
C. TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Setelah membaca teks tentang Raja Purnawarman, siswa mampu menjawab pertanyaan dengan benar.
2. Setelah menjawab pertanyaan berdasarkan teks, siswa mampu menceritakan kembali isi cerita dengan menggunakan bahasanya sendiri secara rinci.
3. Setelah mengamati gambar, siswa mampu mengidentifikasi peninggalan kerajaan di masa Hindu, Buddha dan Islam serta pengaruhnya bagi wilayah setempat dengan benar.
4. Setelah berdiskusi, siswa mampu mengomunikasikan peninggalan kerajaan di masa Hindu, Buddha dan Islam dan pengaruhnya di wilayah setempat dengan menggunakan peta pikiran.
D. SUMBER DAN MEDIA
Buku Pedoman Guru Tema 5 Kelas IV dan Buku Siswa Tema 5 Kelas IV (Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013, Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2018).
E. PENDEKATAN & METODE Pendekatan : Scientific
Strategi : PAIKEM
Teknik : Example Non Example
Metode : Permaianan, Penugasan, Tanya Jawab dan Diskusi
F. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Kegiatan Deskripsi Kegiatan
Alokasi Waktu Kegiatan
Pendahuluan
1. Kelas dimulai dengan dibuka dengan salam, menanyakan kabar dan mengecek kehadiran siswa
2. Kelas dilanjutkan dengan do’a dipimpin oleh salah seorang siswa. Siswa yang diminta membaca do’a adalah siswa yang hari ini datang paling awal. (Menghargai kedisiplinan siswa).
3. Guru mengajak siswa untuk membuat komitmen tentang karakter apa yang mau mereka tunjukkan sepanjang proses belajar mengajar hari ini (kegiatan penguatan karakter).
4. Guru mengajak siswa bekerja sama dalam menjaga kebersihan kelas sepanjang pelajaran berlangsung pada hari ini.
5. Guru menjelaskan kegiatan yang akan dilakukan dan tujuan kegiatan belajar.
15 Menit
Kegiatan Inti
Ayo Berdiskusi
Siswa diminta untuk mengamati gambar yang ada pada buku siswa. Guru memberi waktu sekitar tiga menit.
Setiap siswa kemudian menjawab pertanyaan yang ada dan mendiskusikan jawabannya di kelompok masing-masing.
Guru membimbing diskusi, berjalan berkeliling dari kelompok satu ke kelompok lain untuk memastikan bahwa setiap anggota berpartisipasi aktif.
Guru mengajak satu atau dua siswa untuk menyampaikan hasil diskusinya.
Ayo Membaca
Guru meminta siswa membaca teks tentang Raja Purnawarman dalam hati.
Setiap siswa diminta untuk menjawab pertanyaan dan secara klasikal guru membahas jawabannya Ayo Mengamati
Guru memberi contoh bahwa peninggalan bukan hanya benda bersejarah saja, tetapi juga
90 Menit
pemikiran atau nilai-nilai yang bisa mempengaruhi hidup masyarakat.
Siswa menuliskan nilai-nilai perjuangan atau peninggalan lainnya dari para raja yang mempengaruhi masyarakat atau daerah di mana mereka tinggal.
Kegiatan Penutup
A. Guru dan siswa melakukan refleksi mengenai kegiatan pembelajaran.
1. Apa saja yang sudah dipelajari pada hari ini ? 2. Bagaimana perasaan setelah mempelajari
sejarah kerajaan umat beragama di Indonesia ?
3. Apa kegiatan yang paling disukai ?
4. Informasi apa yang ingin diketahui lebih lanjut ?
5. Bagaimana cara siswa mendapatkan informasi tersebut ?
6. Siswa dan guru bekerja sama membersihkan ruang kelas.
7. Setelah merapikan dan membersihkan ruang kelas, siswa diminta duduk kembali di tempat masing-masing.
B. Menyanyikan salah satu lagu daerah untuk menumbuhkan Nasionalisme, Persatuan, dan Toleransi
C. Salam dan doa penutup dipimpin oleh salah satu siswa (Religius)
15 menit
G. PENILAIAN
Penilaian terhadap proses dan hasil pembelajaran dilakukan oleh guru untuk mengukur tingkat pencapaian kompetensi peserta didik. Hasil penilaian digunakan sebagai bahan penyusunan laporan kemajuan hasil belajar dan memperbaiki proses pembelajaran. Penilaian terhadap materi ini dapat dilakukan sesuai kebutuhan guru yaitu dari pengamatan sikap, tes pengetahuan dan presentasi unjuk kerja atau hasil karya/projek dengan rubric penilaian sebagai berikut.
1. Penilaian Sikap
Pengamatan dan Pencatatan Sikap selama kegiatan menggunakan lembar observasi (Lihat pedoman penilaian sikap)
2. Penilaian Pengetahuan
»» Tes tertulis mengenai ide pokok dan pokok-pokok informasi dari suatu bacaan.
»» Tes tertulis mengenai luas permukaan suatu benda dengan satuan tidak baku.
3. Keterampilan:
• Mengomunikasikan hasil
• Mengidentifikasi
• Menceritakan kembali PROGRAM TINDAK LANJUT Remedial
1.
2.
3.
Kegiatan Alternatif (Pengayaan) 1.
2.
3.
Refleksi Guru 1.
2.
Rumus nilai
Nilai = jumlah skor perolehan x 100 Jumlah skor keseluruhan
Tala’borong, 04 Desember 2019 Peneliti
Alqadri Agung Munandar Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru kelas IV
H. Muh. Nurdin, S.Pd Hasriani, S.Pd NIP : 19650810 198411 1 001 NIP : 19850226 200901 2 008
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
Satuan Pendidikan : SD Inpres Tala’borong Kelas / Semester : IV /Ganjil
Tema 5 : Pahlawanku
Sub Tema 1 : Perjuangan Para Pahlawan Pembelajaran ke : 5
Alokasi waktu : 120 menit A. KOMPETENSI INTI
1. Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya.
2. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, santun, percaya diri, peduli, dan bertanggung jawab dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, tetangga dan Negara.
3. Memahami pengetahuan faktual, Konseptual, prosedural, dan metakognitif pada tingkat dasar dengan cara mengamati, menanya dan mencoba berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, di sekolah dan tempat bermain.
4. Menunjukkan keterampilan berfikir dan bertindak kreatif, produktif, kritis, mandiri, kolaboratif dan komunikatif. Dalam bahasa yang jelas, sistematis, logis dan kritis, dalam karya yang estetis dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan tindakan yang mencerminkan prilaku anak sesuai dengan tahap perkembangannya.
B. KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR
Muatan: Ilmu Pengetahuan Sosial
No Kompetensi Indikator
3.4 Mengidentifikasi kerajaan Hindu dan/atau Buddha dan/ atau Islam di lingkungan daerah setempat, serta pengaruhnya pada kehidupan masyarakat masa kini.
3.4.1 Mengidentifikasi kerajaan Islam di lingkungan daerah setempat, serta pengaruhnya pada kehidupan masyarakat masa kini.
4.4 Menyajikan hasil identifikasi kerajaan Hindu dan/atau Buddha dan/atau Islam di lingkungan daerah setempat, serta pengaruhnya pada kehidupan masyarakat masa kini.
4.4.1 Menceritakan kembali secara tertulis kerajaan Islam yang ada di lingkungan.
C. TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Setelah membaca teks tentang Raja Purnawarman, siswa mampu menjawab pertanyaan dengan benar.
2. Setelah menjawab pertanyaan berdasarkan teks, siswa mampu menceritakan kembali isi cerita dengan menggunakan bahasanya sendiri secara rinci.
3. Setelah mengamati gambar, siswa mampu mengidentifikasi peninggalan kerajaan di masa Hindu, Buddha dan Islam serta pengaruhnya bagi wilayah setempat dengan benar.
4. Setelah berdiskusi, siswa mampu mengomunikasikan peninggalan kerajaan di masa Hindu, Buddha dan Islam dan pengaruhnya di wilayah setempat dengan menggunakan peta pikiran.
D. SUMBER DAN MEDIA
Buku Pedoman Guru Tema 5 Kelas IV dan Buku Siswa Tema 5 Kelas IV (Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013, Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2018).
E. PENDEKATAN & METODE Pendekatan : Scientific
Strategi : PAIKEM
Teknik : Example Non Example
Metode : Permaianan, Penugasan, Tanya Jawab dan Diskusi F. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Kegiatan Deskripsi Kegiatan
Alokasi Waktu Kegiatan
Pendahuluan
1. Kelas dimulai dengan dibuka dengan salam, menanyakan kabar dan mengecek kehadiran siswa
2. Kelas dilanjutkan dengan do’a dipimpin oleh salah seorang siswa. Siswa yang diminta membaca do’a adalah siswa yang hari ini datang paling awal. (Menghargai kedisiplinan siswa).
15 Menit
3. Guru mengajak siswa untuk membuat komitmen tentang karakter apa yang mau mereka tunjukkan sepanjang proses belajar mengajar hari ini (kegiatan penguatan karakter).
4. Guru mengajak siswa bekerja sama dalam menjaga kebersihan kelas sepanjang pelajaran berlangsung pada hari ini.
5. Guru menjelaskan kegiatan yang akan dilakukan dan tujuan kegiatan belajar.
Kegiatan Inti
Ayo Berdiskusi
Secara berkelompok, siswa diminta mendiskusikan dan menuliskan jawaban atas pertanyaan- pertanyaan pada selembar kertas
Siswa diminta menyampaikan hasil diskusi mereka kepada kelompok lain.
Setelah menyampaikan hasil diskusi, siswa memperluas pengetahuan mereka dengan membaca teks tentang perjuangan Gajah Mada yang terdapat di buku siswa.
Ayo Membaca
Siswa melanjutkan membaca tentang kompleks candi Penataran.
Siswa menuliskan pendapat mereka tentang candi Penataran di buku siswa.
Siswa mendiskusikan pendapat tersebut secara berpasangan
Ayo Mengamati
Guru memberi contoh bahwa peninggalan bukan hanya benda bersejarah saja, tetapi juga pemikiran atau nilai-nilai yang bisa mempengaruhi hidup masyarakat.
Siswa menuliskan nilai-nilai perjuangan atau peninggalan lainnya dari para raja yang mempengaruhi masyarakat atau daerah di mana mereka tinggal.
90 Menit
Kegiatan Penutup
Guru dan siswa melakukan refleksi mengenai kegiatan pembelajaran.
1. Apa saja yang sudah dipelajari pada hari ini ? 2. Bagaimana perasaan setelah mempelajari
sejarah kerajaan umat beragama di Indonesia ?
3. Apa kegiatan yang paling disukai ?
4. Informasi apa yang ingin diketahui lebih lanjut ?
5. Bagaimana cara siswa mendapatkan informasi tersebut ?
6. Siswa dan guru bekerja sama membersihkan ruang kelas.
7. Setelah merapikan dan membersihkan ruang kelas, siswa diminta duduk kembali di tempat masing-masing.
8. Menyanyikan salah satu lagu daerah untuk menumbuhkan Nasionalisme, Persatuan, dan Toleransi
9. Salam dan doa penutup dipimpin oleh salah satu siswa (Religius)
15 menit
G. PENILAIAN
Penilaian terhadap proses dan hasil pembelajaran dilakukan oleh guru untuk mengukur tingkat pencapaian kompetensi peserta didik. Hasil penilaian digunakan sebagai bahan penyusunan laporan kemajuan hasil belajar dan memperbaiki proses pembelajaran. Penilaian terhadap materi ini dapat dilakukan sesuai kebutuhan guru yaitu dari pengamatan sikap, tes pengetahuan dan presentasi unjuk kerja atau hasil karya/projek dengan rubric penilaian sebagai berikut
i. Penilaian Sikap
Pengamatan dan Pencatatan Sikap selama kegiatan menggunakan lembar observasi (Lihat pedoman penilaian sikap)
ii. Penilaian Pengetahuan
»» Tes tertulis mengenai ide pokok dan pokok-pokok informasi dari suatu bacaan.
»» Tes tertulis mengenai luas permukaan suatu benda dengan satuan tidak baku.
iii. Keterampilan:
• Mengomunikasikan hasil
• Mengidentifikasi
• Menceritakan kembali
H. PROGRAM TINDAK LANJUT Remedial
1.
2.
3.
Kegiatan Alternatif (Pengayaan) 1.
2.
3.
Refleksi Guru 1.
2.
Rumus nilai
Nilai = jumlah skor perolehan x 100 Jumlah skor keseluruhan
Tala’borong, 05 Desember 2019
Peneliti
Alqadri Agung Munandar Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru kelas IV
H. Muh. Nurdin, S.Pd Hasriani, S.Pd NIP : 19650810 198411 1 001 NIP : 19850226 200901 2 008
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
Satuan Pendidikan : SD Inpres Tala’borong Kelas / Semester : IV / Ganjil
Tema 5 : Pahlawanku
Sub Tema 2 : Pahlawanku Kebanggaanku Pembelajaran ke : 1
Alokasi waktu : 120 menit H. KOMPETENSI INTI
5. Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya.
6. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, santun, percaya diri, peduli, dan bertanggung jawab dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, tetangga dan Negara.
7. Memahami pengetahuan faktual, Konseptual, prosedural, dan metakognitif pada tingkat dasar dengan cara mengamati, menanya dan mencoba berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, di sekolah dan tempat bermain.
8. Menunjukkan keterampilan berfikir dan bertindak kreatif, produktif, kritis, mandiri, kolaboratif dan komunikatif. Dalam bahasa yang jelas, sistematis, logis dan kritis, dalam karya yang estetis dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan tindakan yang mencerminkan prilaku anak sesuai dengan tahap perkembangannya.
I. KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR
Muatan: Ilmu Pengetahuan Sosial
No Kompetensi Indikator
3.4 Mengidentifikasi kerajaan Hindu dan/atau Buddha dan/ atau Islam di lingkungan daerah setempat, serta pengaruhnya pada kehidupan masyarakat masa kini.
3.4.1 Mengidentifikasi kerajaan Islam di lingkungan daerah setempat, serta pengaruhnya pada kehidupan masyarakat masa kini.
4.4 Menyajikan hasil identifikasi kerajaan Hindu dan/atau Buddha dan/atau Islam di lingkungan daerah setempat, serta pengaruhnya pada kehidupan masyarakat masa kini.
4.4.1 Menceritakan kembali secara tertulis kerajaan Islam yang ada di lingkungan.
J. TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Setelah membaca teks tentang Sultan Hasanuddin, siswa mampu menyebutkan informasi yang sudah diketahui dan yang ingin diketahui dengan benar.
2. Setelah mengumpulkan informasi yang sudah dan ingin diketahui lebih lanjut, siswa mampu mempresentasikannya melalui bahasa lisan dan tulisan.
3. Setelah mengamati gambar, siswa mampu mengidentifikasi peninggalan kerajaan Islam serta pengaruhnya bagi wilayah setempat dengan benar.
4. Setelah berdiskusi, siswa mampu mengomunikasikan peninggalan kerajaan pada masa Islam dan pengaruhnya di wilayah setempat dengan menggunakan peta pikiran.
5. Setelah melakukan percobaan tentang cahaya dan cermin, siswa mampu menyimpulkan sifat-sifat cahaya dan hubungannya dengan penglihatan dengan benar.
6. Setelah melakukan percobaan tentang cahaya dan cermin, siswa mampu menulis laporan tentang sifat cahaya dan hubungannya dengan penglihatan dengan terperinci dan benar.
K. SUMBER DAN MEDIA
Buku Pedoman Guru Tema 5 Kelas IV dan Buku Siswa Tema 5 Kelas IV (Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013, Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2018).
Buku novel sejarah Perang Makassar 1669
Gambar Sultan Hasanuddin L. PENDEKATAN & METODE Pendekatan : Scientific
Strategi : PAIKEM
Teknik : Picture & Picture
Metode : Permaianan, Penugasan, Tanya Jawab dan Diskusi