BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
B. Pembahasan
bagian TI untuk kemudian diganti / dirubah data yang salah tersebut dengan data yang benar.
3) Pengendalian Pengeluaran
Salah satu bentuk pengendalian pengeluaran pada perusahaan adalah bahwa laporan (reporting) yang dihasilkan dari proses pengolahan data secara sistem komputerisasi pada perusahaan, sebelum didistribusikan kepada user maka akan dicek terlebih dahulu kebenarannya oleh output control. Salah satu bentuk dari pengendalian pengeluaran ini adalah beban perusahaan yang belum tercatat dalam buku perusahaan.
laporan keuangan yang akan dilakukan sendiri oleh komputer. Jadi dengan menggunakan EDP sistem ini kita menjadi lebih efisien dalan menghasilkan laporan keuangan.
Laporan-laporan yang dihasilkan dari sistem tersebut sangat penting bagi pimpinan untuk mengetahui sampai sejauh mana aktivitas perusahaan telah dilaksanakan dan prestasi-prestasi apa saja yang telah dicapai perusahan setiap periode. Laporan-laporan ini sangat memudahkan para pengambil keputusan untuk meningkatkan dan memperbaiki hasil usaha setiap periode karena disajikan secara lengkap dan terperinci.
2. Penerapan Pengolahan Data Elektronik pada PT Jamsostek (Persero) Kantor Cabang Makassar
Adapun pengolahan data elektronik yang digunakan PT. Jamsostek (Persero) Kantor Cabang Makassar yaitu :
a) Perangkat keras (Hardware)
Perangkat keras merupakan perlengkapan fisik yang dibutuhkan untuk mengimplementasikan sistem informasi akuntansi berbasis komputer. Komponen hardware termasuk seluruh peralatan elektronik yang digunakan dalam proses memasukkan, menyimpan, dan mengeluarkan data.
Menurut penulis, setelah melakukan riset di bagian perangkat keras sudah cukup memadai. Yang harus diperhatikan adalah pemeliharaan dan perawatan
yang teratur terhadap mesin ini agar terhindar dari kerusakan yang akan menghabiskan biaya yang sangat besar.
Dimana jalur jaringan LAN didalam PT. Jamsostek (Persero) terbagi menjadi dua bagian, yaitu server publik gedung Jamsostek dan server lokal gedung. Server publik gedung disini fungsinya untuk mengatur user atau sebuah perusahaan yang ada diluar perusahaan Jamsostek (antar cabang atau kanwil pada Jamsostek) sedangkan server lokal itu sendiri berfungsi untuk mengatur penguna yang ada didalam gedung jamsostek. PT. Jamsostek (Persero) sendiri terdiri dari 2 lantai, setiap lantainya ada 12 switch (penghubung) 48 port dan 15 PC (personal komputer), Ruang Teknologi informasi sendiri terdapat pada lantai 2 dimana dilantai ini merupakan tempat server jamsostek. PT. Jamsostek(Persero) mengunakan jaringan LAN dengan topologi star. Topologi ini dipilih karena jaringan LAN pada PT. Jamsostek(Persero) ini adalah jaringan yang besar dimana ia membutuhkan penghubung yang banyak. Topologi ini mempunyai keuntungan diantaranya jika ada kabel yang terputus hanya mempengaruhi satu terminal.
Terminal dapat ditambahkan dengan mudah, tanpa mempengaruhi keseluruhan jaringan.
b) Perangkat lunak (software)
Perangkat lunak terdiri dari program-program komputer baik program- program yang dibuat oleh perusahaan software maupun program-program yang dirancang secara khusus oleh System Analyst/Programmer perusahaan.
Program-program yang dibuat oleh perusahaan yaitu :
1) General Ledger dan Integrated System. Menurut penulis, sampai saat ini kedua jenis program tersebut masih relevan dan cocok untuk dipergunakan karena dirancang khusus untuk dipergunakan pada perusahaan tersebut.
2) Program SIPT, KBL, DPKP, SITKM dan Data Analiger.
Menurut penulis, sampai saat ini kedua jenis program tersebut masih relevan dan cocok untuk dipergunakan karena dirancang khusus untuk dipergunakan pada perusahaan tersebut.
c) Perangkat Pelaksana (Brainware)
Semakin tinggi kemampuan manusia sebagai tenaga pelaksana maka semakin besar pula peranan komputer sebagai alat pengolah data dalam perusahaan.
Menurut penulis, setelah melakukan riset ke bagian perangkat pelaksana, terlihat bahwa perusahaan dengan adanya pembagian kerja tersebut maka pengawasan terhadap EPD System ini menjadi sangat memadai.
3. Penerapan Pengendalian Intern Sistem EDP pada PT. Jamsostek
Pengolahan data elektronik menggunakan komputer pada perusahaan juga memerlukan penanganan yang baik dengan tidak melupakan pengendalian terhadap sarana dan sistem yang ada.
Pengendalian sistem EDP yang dilakukan perusahaan, menurut penulis cukup memadai. Hal ini disebabkan karena pengendalian tersebut tidak hanya
mencakup fisik komputer dan peralatannya saja tetapi juga terhadap sistem dan personilnya.
Pengendalian personil ini dapat dilihat melalui sistem penerimaan karyawan yang ketat sehingga seseorang tidak akan ditepatkan pada tugas yang tidak dapat dilakukannya.
Keberadaan pengendalian dalam perusahaan juga dapat di lihat melalui pengendalian dokumen, penggunaan AC, penggunaan UPS sebagai cadangan accu untuk mencegah kerusakan komputer dan data-data yang sedang diproses pada bagian input/output dan penggunaan proteksi file. Kesemuanya ini merupakan usaha penyelewengan ataupun kesalahan dalam pengolahan data perusahaan baik yang disengaja maupun tidak disengaja. Pengendalian ini tentu tidak terlepas dari pengendalian terhadap perangkat keras yang telah dirancang oleh pabrik komputer itu sendiri.
Penggunaan password dilakukan untuk mencegah adanya pengaksesan data yang disimpan oleh karyawan yang tidak berwenang. Penggunaan data back up dan recovery juga sangat mendukung pengendalian terhadap sistem ini untuk menjaga jika ternyata file yang ada hilang atau rusak.
Sementara untuk semua pengamanan sistem yang digunakan perusahaan, maka pengendalian yang dilakukan oleh perusahaan antara lain dengan melaksanakan tes terhadap program yang digunakan sedemikian rupa sehingga benar-benar merupakan sistem yang bebas dari kesalahan. Bentuk lain dari pengendalian ini adalah penggunaan nomor urut yang tercetak pada bukti asli atau
penetapan kode rekening yang benar sehingga proses yang dilakukan komputer juga benar, yaitu berdasarkan sistem yang digunakan perusahaan.
Semua tindakan pengendalian yang ada di PT Jamsostek (Persero) juga sangat mendukung oleh suasana kerja yang sangat mendukung baik dari segi tempat maupun segi psikologis. Yang penulis maksud di sini adalah suasana kerja yang bersifat kekeluargaan dengan tetap dibatasi oleh garis tugas dan tanggung jawab tiap karyawan sehingga tidak langsung tiap karyawan merasa wajib untuk melaksanakan tugas dengan sebaik mungkin. Dengan adanya suasana kerja yang kondusif ini maka karyawan diharapkan dapat bekerja sebaik mungkin sehingga informasi yang dihasilkan dari pengolahan data dapat bebas dari kesalahan.
Menurut penulis, pengendalian yang diterapkan atas penggunaan komputer dalam pengolahan data elektronik adalah cukup memadai walaupun masih terdapat kekurangan disana sini yang belum dapat ditutupi. Namun, satu hal yang menjadi tekad perusahaan yaitu terus berupaya meningkatkan efektivitas dan efisiensi usaha, yang dapat dibuktikan dari tindakan-tindakan yang dilakukan perusahaan dalam melaksanakan pengendalian terhadap sistem komputerisasi dalam pengolahan data elektronik, seperti apa yang penulis uraikan sebelumnya.
BAB VI
KESIMPULAN DAN SARAN
Berdasarkan uraian-uraian yang dikemukakan pada bab-bab sebelumnya maka pada bab ini penulis merangkumkan pokok-pokok pemikiran yang telah dikemukakan tersebut dalam kesimpulan dan saran.
A. Kesimpulan
1. Adapun informasi yang dihasilkan oleh PT. Jamsostek (Persero) Kantor Cabang Makassar adalah informasi yang berkaitan dengan keuangan yakni laporan keuangan, yaitu : laporan neraca, laporan laba/rugi, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas. Selain dari informasi tersebut ada beberapa informasi yang dihasilkan antara lain : Listing Voucher, Neraca Percobaan, Buku Harian Rekapitulasi, Rekapitulasi Memorial, Kartu Buku Besar, Naraca Lajur, Realisasi Anggaran, Bunga JHT, Daftar Saldo Deposito, MIS Keuangan, Akuntansi dan Investasi, Lampiran Laporan.
2. Adapun program-program yang ada pada PT. Jamsostek (Persero) Kantor Cabang Makassar adalah : Program General Ledger, Program Integrated System, SIPT (Sistem Infomasi Pelayanan Terpadu), KBL (Kemitraan Bina Lingkungan), DPKP (Dana Peningkatan Kesejahteraan Peserta), SITKM (Sistem Informasi Tenaga Kerja Mandiri), Data analiger.
3. Pengendalian sistem EDP yang dilakukan perusahaan cukup memadai. Hal ini disebabkan karena pengendalian tersebut tidak hanya mencakup fisik
57
komputer dan peralatannya saja tetapi juga terhadap sistem dan personilnya.
B. Saran
1. Penggunaan dan pemeliharaan terhadap komputer juga perlu dilakukan karena jumlah investasi dana untuk teknologi tersebut relatif besar dan sebaiknya perusahaan harus mempertimbangkan faktor-faktor efektifitas, efisiensi, manfaat dan biaya terhadap penggunaan komputer.
2. Sumber daya manusia yang ada harus senantiasa mengikuti perkembangan sistem komputerisasi yang semakin hari semakin maju dan berkembang.
3. Dari sisi jaringan data, diharapkan dapat mengurangi putusnya jaringan dengan server dan kantor pusat pada saat on-line kegiatan operasional pengolahan data.
Baridwan, Zaki, 2000, Sistem Informasi Akuntansi, Edisi Kedua, Cetakan Kelima, BPFE UGM, Yogyakarta.
Bodnar H, George, William S. Hoppwood dan Amir Abadi Yusuf, 2000 & 2003, Sistem Informasi Akuntansi, Edisi keenam dan kedelapan. Jakarta:
Penerbit : Salemba Empat.
Cushing, Burry. E, 1998, Sistem Informasi Akuntansi dan Organisasi Perusahaan, Terjemahan Ruchyat Kosasih, Edisi Ketiga, Jakarta: Penerbit Erlangga
Diana, Anastasia, Lilis Setiawati, 2011, Sistem Informasi Akuntansi, Yogyakarta: Andi
Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Makassar, 2012, Pedoman Penulisan Skripsi, Makassar.
Hall, James A., 2007, Sistem Informasi Akuntansi, Edisi Keempat, Jakarta:
Salemba Empat.
Horngren, Charles, 2004, Akuntan Di Indonesia, Terjemahan Salemba Empat, Jakarta.
Mahmud, Ali, 2005, Sistem Informasi Perusahaan, Grasindo, Jakarta.
Mulyadi, 2001, Sistem Akuntansi, Edisi Ketiga, Cetakan Tiga, Jakarta: Penerbit Salemba Empat.
Riahi-Belkaoui, Ahmed., 2006, Teori Akuntansi, Edisi Kelima, Jakarta : Salemba Empat.
Reeve Fess, Warren, 2005, Pengantar Akuntansi, Edisi Dua Puluh Satu, Terjemahan Salemba Empat, Jakarta.
Rochaety, Ety,. Setyowati Tupi, Ridwan, Z, Faisal, 2011, Sistem Informasi Manajemen, Edisi Pertama, Jakarta : Mitra Wacana Media.
Romney, Marshall B., Steinbart, Paul John, 2006, Sistem Informasi Akuntansi, Edisi Sembilan, Jakarta: Salemba Empat. Romney, Marshall B, dan Paul J
Erlangga.
Setiawan, Agung, 2003, Pengantar Sistem Komputer, Cetakan Pertama, Bandung Informatika, Bandung.
Siagian, Sondang P., 2011, Sistem Informasi Manajemen, Edisi Kedua,Cetakan Sembilan, Jakarta : Bumi Aksara
Sugiyono, 2004, Metode Penelitian Bisnis, Cetakan Ketujuh, CV. Alfabeta, Bandung.
Simamora Henry, 2002, Akuntansi Basis Pengambilan Keputusan Bisnis, Edisi Kedua, Cetakan Pertama.
Sutabri, Tata, 2004, Sistem Informasi Akuntansi, Yogyakarta: Andi
Syamsi, Ibhu, 2003, Pengambilan Keputusan (Decision Making), Penerbit Bina Aksara, Jakarta.
Thomson, 2005, Pengantar Akuntansi, Terjemahan Salembah Empat, Edisi Dua Puluh Satu, Jakarta.
Widjajayanto, Nugroho, 2001, Sistem Informasi Akuntansi, Jakarta: Penerbit Erlangga.
, 2004, Intermediate Accounting, Edisi Kelima belas, Jakarta : Salemba Empat
O’Brien, James A., 2006, Pengantar Sistem informasi, Edisi dua belas, Jakarta:
Salemba Empat.
STRUKTUR ORGANISASI
Kepala Kantor Cabang
Sekretaris
Kepala Bidang Pemasaran
Kepala Bidang Program
Khusus
Kepala Bidang Pelayanan
Kepala Bidang JPK
Kepala Bidang Teknologi Informasi
Kepala Bidang Keuangan
Kepala Bidang Umum dan
SDM
Account Officer 1
1
Account Officer 3
1 Account Officer 2
1
Account Officer 4
1 Petugas
Adm.
Pemasar 1
Account Officer Program
Khusus
Petugas Adm.
Pema- saran Program
Khusus
Verivikator Jaminan
Customer Service
Provider Servicer Officer
Verifikator Jaminan
JPK
Data Adminis
trator
Technical Support
Verifikator Akuntansi
Verifikator Anggaran
Dan Perpajakan
Pembukuan
Kasir
Petugas Umum
Petugas Pengadaan
Arsiparis
Petugas Umum
Pengemudi
Pesuruh
Petugas Umum
Satpam Administrator
DNT &
Pelaporan
Data Operator
LEMBAR KUESIONER
Pengantar
Kuesioner ini bertujuan untuk mendapatkan data tentang Penerapan Electronic Data Processing Dalam Sistem Informasi Akuntansi pada PT Jamsostek (Persero) Kantor Cabang Makassar, guna penyelesaian skripsi kami di Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Unismuh Makassar. Untuk itu Bapak/Ibu diharapkan menjawab pertanyaan dalam kuesioner ini sesuai dengan kenyataan yang ada.
Informasi yang Bapak/Ibu berikan sangat berharga dalam penelitian kami. Kesedian Bapak/Ibu untuk meluangkan waktu mengisi kuesioner ini adalah hal yang sangat berharga bagi kami, olehnya peneliti mengucapkan terima kasih.
Makassar, 2014
Peneliti
Z U H R I A 10573 1043 08
PROFIL ANDA
1. Nama responden : 2. Jenis kelamin : 3. Pendidikan terakhir :
4. Masa Kerja :
5. Jabatan :
NO. PERTANYAAN YA TIDAK
1. Dengan komputerisasi yang canggih akan menghasilkan informasi yang cepat, tepat, dan akurat ?
2. Apakah sarana dan prasarana yang ada di PT Jamsostek sudah cukup memadai ?
3. Pengolahan data berperan untuk menunjang kelengkapan informasi agar lebih efektif dan efisien dalam pengambilan keputusan ?
4. Pengolahan data akuntansi secara elektronik yaitu dengan menggunakan komputer, mampu meminimalkan kesalahan yang sering terjadi pada pengolahan secara manual ?
5. Dengan penggolahan data elektronik dapat memproses data dan menyajikan data dengan cepat dan up to date serta setiap saat dapat digunakan ?
6. *Aplikasi / program apa saja yang digunakan oleh PT. Jamsostek (Persero) Kantor Cabang Makassar dalam menjalankan fungsi akuntansi secara terkomputerisasi ? misalnya menggunakan General Ledger/program buku besar ?
7. Perangkat lunak yang digunakan perusahaan dalam fungsi akuntansi memudahkan input-proses-output ?
8. Dengan system EDP, hanya memasukkan jurnal dari bukti transaksi untuk proses selanjutnya hingga menghasilkan laporan keuangan
secara otomatis komputer yang akan melakukannya ?
8. Setelah menggunakan pengolahan data elektronik, perusahaan sering kecolongan atau terjadi kelalaian pencacatan ?
9. Pengolahan Data Elektronik (PDE) tersebut, apakah membantu kinerja anda dalam perusahaan ?
10. Sistem jaringan yang dimiliki adalah jaringan yang terhubung dengan jaringan komunikasi data misalnya LAN dan internet atau ada yang lain ?
11. Apakah yang mengelola data menguasai secara maksimal penggunaan PDE?
12. Sistem keamanan jaringan yang digunakan, contoh : Firewall, AntivirusdanBlue Coatatau ada yang lain ?
13. EDP mampu mengotorisasi setiap transaksi-transaksi yang masuk ? 14. Pemasukan data dilakukan dikantor cabang kemudian kantor
cabangon lineke pusat ?
15. Software yang ada di perusahaan mudah digunakan (user friendly) ? 16. PDE yang ada diperusahaan dapat digunakan untuk mendukung
pekerjaan anda ?
17. Anda dapat berkomunikasi secara lebih baik dalam hal kualitas dengan rekan kerja, pelanggan (customer), atau pemasok (suppler) dengan memanfaatkan fasilitas yang diberikan aplikasi yang diterapkan perusahaan ?
18. Secara keseluruhan teknologi informasi dapat lebih ditingkatkan dengan memanfaatkan Pengolahan data yang ada dalam PT Jamsostek ?
19. Gangguan virus baik melalui media disk dan internet tidak dapat menyerang aplikasi ?
20. Kemampuan dari operator selalu dapat diandalkan jika sewaktu- waktu terjadi kerusakan software ?
21. Sumber daya (instruktur, peralatan-peralatan pendukung dan
perangkat keras yang dibutuhkan untuk pendidikan dan pelatihan selalu mudah didapat sesuai dengan kualifikasi yang diharapkan ? 22. Aplikasi yang digunakan jarang mengalami gangguan (crash / hang)
dalam penggunaannya ?
23. Sistem pengolahan data yang digunakan oleh perusahaan adalahOn Line Input With Batch Processing ?
24. Perangkat komputer membutuhkan pemeliharaan yang rutin ? 25. Penempatan komputer dan peralatan pada ruangan yang bersih dan
aman serta dilengkapi alat pendingin ruangan (AC) ?
26. UPS ( Uninterruptable Power System), dimana alat ini senantiasa dalam keadaan readyuntuk mengatasi masalah tiba-tiba arus listrik terputus ?
27. Memberikanpasswordkepada personil yang telah ditetapkan untuk membatasi akses hanya kepada pemakai yang sah ?
28. Penggunaan data back up dan recovery sangat mendukung untuk menjaga jika ternyata file yang ada hilang atau rusak ?
29. Penggunaan nomor urut yang tercetak pada bukti asli atau penetapan kode rekening yang benar ?
30. Pengendalian personil ini dapat dilihat melalui sistem penerimaan karyawan yang ketat ?